Anda di halaman 1dari 2

Pembahasan Oleh Hizba Ilmi Nafan (121411045)

Pada praktikum kali ini, kami melakukan praktikum filtrasi dengan menggunakan metoda
vakum terhadap cairan yang homogen. Tujuan penggunaan vakum adalah untuk menurunkan
tekanan pada tangki filtrat sehingga terjadi perbedaan tekanan, Tekanan digunakan sebagai
Driving force sehingga slurry dapat melalui filter.
Suspensi yang digunakan adalah cairan homogen yang digunakan memiliki konsentrasi
4%, 6%, dan 8%. Suspensi merupakan campuran air dengan tepung tapioka, tepung tapioka
digunakan karena cake lebih mudah terbentuk dan terlihat. Pada tangki digunakan pengaduk,
pengaduk digunakan agar suspensi tidak menyumbat aliran pipa. Perbedaan tekanan (P) yang
digunakan adalah 0.2 dan 0.1 bar, tekanan tidak konstan karena pada alat perbedaan tekanan
tidak dapat mencapai angka 0.2 bar pada run ke-2 dan berikutnya.
Dari praktikum, dapat dilihat bahwa filter hanya berfungsi diawal proses, karena setelah
proses berjalan cake akan terbentuk dan berfungsi sebagai filter. Apabila cake semakin tebal
maka laju alir menurun namun kualitas filtrat semakin jernih. Sehingga dapat disimpulkan bahwa
cake juga berperan sebagai penyaring (filter).
Perbedaan perlakuan slurry dilakukan dengan 2 cara, cara pertama slurry langsung
dimasukan ke dalam tangki pengaduk dan cara kedua slurry di diamkan terlebih dahulu selama 5
menit, perbedaan perlakuan bertujuan untuk melihat perbedaan cake yang dihasilkan. Semakin
tebal cake yang dihasilkan, maka filtrat yang dihasilkan semakin jernih.
Dari hasil percobaan didapat nilai tahanan cake () dan koefisien medium fiter (Rm)
sebagai berikut
Konsentrasi (%) -P ( kg/m.s
2
) ( m/kg) Rm ( m
-1
)
4 2. 10
4

6
3.8 x 10
5
6 1.4. 10
4

5
5.5 x 10
6

8 1.10
4

5
3.7 x 10
6

4* 1.10
4

5
3.4 x 10
6

6* 1.10
4

6
1.7 x 10
6

8* 1.10
4

5
2.9 x 10
6

(*) Slurry didiamkan terlebih dahulu selama 5 menit kemudian sisa yang tidak
mengendap dimasukkan ke dalam FTU
Dari praktikum dapat disimpulkan bahwa perlakuan pertama, langsung dimasukan ke
tangki pengaduk, nilai tahanan cake semakin bertambah seiring bertambahnya konsenrasi karena
banyaknya slurry yang menjadi cake. Sedangkan pada perlakuan kedua, didamkan 5 menit
terlebih dahulu, tahanan cake semakin menurun seiring bertambahnya konsentrasi karena banyak
padata yang mengendap akibat banyaknya padatan yang terkandung pada suspensi.

Kesimpulan
- Filtrasi adalah pembersihan partikel padat dari suatu fluida (Suspensi) dengan
melewatkannya pada medium penyaringan. Filter Testing Unit adalah
seperangkat alat filtrasi dengan menggunakan metode vakum.
- Nilai harga tahanan cake () dan koefisien media filter (Rm) pada tiap
variabel :
Konsentrasi (%) -P ( kg/m.s
2
) ( m/kg) Rm ( m
-1
)
4 2. 10
4

6
3.8 x 10
5
6 1.4. 10
4

5
5.5 x 10
6

8 1.10
4

5
3.7 x 10
6

4* 1.10
4

5
3.4 x 10
6

6* 1.10
4

6
1.7 x 10
6

8* 1.10
4

5
2.9 x 10
6

(*) Slurry didiamkan terlebih dahulu selama 5 menit kemudian sisa yang tidak
mengendap dimasukkan ke dalam FTU
- Perbedaan tekanan (P) akan mempengaruhi besar tahanan cake dan koefisien
media filter. Cake yang terbentuk digunakan sebagai media filter sehingga
fitrat yang dihasilkan akan semakin jernih.
- Perbedaan perlakuan terhadap slurry akan berpengaruh terhadap banyaknya
cake yang terbentuk.