Anda di halaman 1dari 78

Di kelas X telah dipelajari bahwa senyawa karbon yang terdiri dari unsur C dan H .

Pada kesempatan ini


akan dipelajari senyawa karbon yang mengandung unsur C, H dan O. saja. Sedangkan senyawa karbon yang
terdiri dari unsur C, H dan unsur-unsur lainnya akan dibiarakan pada kesempatan yang lain.
Senyawa karbon yang akan dipelajari pada bab ini dapat dianggap sebagai turunan alkana, karena
senyawa ini dapat diperoleh dengan menggantikan satu atom H pada alkana dengan atom atau gugus lain.
Dengan adanya atom atau gugus pengganti ini ternyata senyawa tersebut mempunyai si!at yang khas. Si!at suatu
senyawa karbon juga dapat diakibatkan oleh adanya jenis ikatan yang terdapat dalam rantai atom karbon.
"ugus atom atau jenis ikatan yang memberikan si!at khas terhadap senyawa karbon dinamakan gugus
!ungsional. Dalam reaksinya gugus !ungsional inilah yang paling akti!, karena selalu mengalami perubahan.
#enis gugus !ungsi yang terdapat dalam suatu senyawa dapat ditunjukkan oleh reaksi pengenalannya. Contoh
beberapa reaksi senyawa organik$
CH%CH&OH ' (a CH%CH&O(a ' H&
CH%CH&OH ' oksidator CH%COOH ' H&O
Pada penulisan persamaan reaksi senyawa karbon pada umumnya tidak perlu disetarakan, tetapi yang penting
adalah senyawa karbon yang direaksikan dan hasil reaksinya. )eberapa gugus !ungsi senyawa karbon terantum
dalam tabel dibawah ini.
*+),- $ ".".S /.("S0O(+- S,(1+2+ 3+4)O(
"O-O("+( ".".S
/.("S0O(+-
4.5.S .5.5
CO(*OH
4.5.S (+5+
+lkanol - OH CnH&n'&O CH%CH&OH ,tanol
,ter - O - CnH&n'&O CH%-O-CH% Dimetil eter
+lkanal - CHO CnH&nO
O
66
CH% 7 C 7 H
,tanal
CO(*OH

899 3050+ % 6Semester &
BA
B
SENYAWA KARBON
"O-O("+( ".".S
/.("S0O(+-
4.5.S .5.5 4.5.S (+5+
+lkanon
O
66
- C -

C
n
H
&n
O
O
66
CH% 7 C 7 CH%
Propanon
:aseton;
+sam
+lkanoat
O
66
- C - OH
C
n
H
&n
O
&
O
66
CH% - C 7 OH
+sam ,tanoat
:asam uka;
,ster
O
66
- C 7 O -
C
n
H
&n
O
&
O
66
CH%- C7O7 CH% 5etil etanoat
)eberapa reaksi tertentu dapat dugunakan untuk mengidenti!ikasi adanya gugus !ungsi dalam suatu senyawa,
misalnya$
8. 4eaksi antara alkohol dengan logam natrium menghasilkan gas hidrogen. 4eaksi ini dapat digunakan untuk
menentukan senyawa dengan rumus umum CnH&n'&O termasuk alkohol atau eter.
CH%-CH&OH ' (a CH%-CH&O(a ' H&
CH% 7 O 7 CH% ' (a tidak bereaksi
&. Pereaksi /ehling :ampuran 3-(a *artrat, CuSO< dan basa kuat 3OH6(aOH; dan pereaksi *ollens
: -arutan +g(O% beramoniak; dapat digunakan untuk membedakan aldehid dan keton.
CH%CH&CHO ' & CuO:a=; CH%CH&COOH ' Cu&O:s;
5erah bata
CH%CO-CH% ' & CuO tidak bereaksi
5.1 ALKOHOL DAN ETER
+lkohol dan eter mempunyai rumus umum yang sama yaitu CnH&n'&O. +lkohol merupakan senyawa yang
sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari dan kita gunakan sebagai pelarut dan antiseptik. +lkohol yang
kita kenal dan diperdagangkan dalam konsentrasi >9? dan @A? mempunyai rumus CH%CH&OH. Sedangkan eter
yang kita jumpai dalam perdagangan terutama dietil eter :CH%-CH&-O-CH&-CH%; digunakan sebagai obat bius
dan pelarut.
6.1.1 Alkohol
+lkohol dapat dianggap sebagai turunan air bila satu atom hidrogen dari molekul air diganti oleh suatu
gugus alkil. +lkohol juga dapat dianggap dari turunan alkana dimana satu atom H dari alkana diganti gugus OH.
Oleh karena itu si!at khas senyawa alkohol disebabkan adanya gugus !ungsi hidroksil :-OH;. )erdasarkan
jumlah gugus 7OH yang terikat tiap molekul olkohol, senyawa alkohol dapat dibedakan menjadi 5ono alkohol
dan poli alkohol.
+danya gugus 7OH pada alkohol menyebabkan terbentuknya ikatan hidrogen antar molekul alkohol dan
menyebabkan titik didih alkohol jauh lebih tinggi dari pada titik didih eter dengan -
jumlah atom C yang sama.
)erdasarkan terikatnya gugus 7OH pada jenis atom C, alkohol dibedakan menjadi $

898 3050+ % 6Semester &
- +lkohol primer $ "ugus 7OH terikat pada atom C primer
- +lkohol sekender $ "ugus 7OH terikat pada atom C sekunder
- +lkohol tersier $ "ugus 7OH terikat pada atom C tersier
)erdasarkan jumlah gugus 7OH yang terikat, alkohol dibedakan menjadi $
- +lkohol monoBalen $ mengikat satu gugus OH, CH%CH&OH :etanol;
- +lkohol diBalen $ mengikat dua gugus OH, CH&OH-CH&OH :etanadiol;
- +lkohol triBalen $ mengikat tiga gugus OH, CH&OH-CHOH-CH&OH :gliserol;
- +lkohol poliBalen $ mengikat gugus OH lebih dari %, CH&OH 7 :CHOH;n 7 CH&OH
1. TATANAMA SENYAWA ALKOHOL
3arena alkohol dapat dikatakan sebagai turunan alkana, maka ara memberi nama senyawa ini sesuai
dengan pemberian nama senyawa alkana dengan mengganti akhiran 7a dengan 7ol. -angkah-langkah pemberian
nama senyawa alkohol adalah sebagai berikut.
8. Pilihlah rantai terpanjang dari rumus struktur senyawa tersebut yang mengikat gugus !ungsi OH.
&. Pemberian nomor urut atom C pada rantai karbon, sedemikian rupa sehingga atom C yang mengikat gugus
!ungsi mendapat nomor urut terkeil.
Contoh$
CH%OH CH%CH&OH CH%-CHOH-CH% CH%-CH&-CH&OH
5etanol etanol &-propanol 8-propanol
Kegiatan 1 :
8. Dengan menggunakan molymod buatlah model molekul C<H89O yang mengandung gugus OH :golongan
alkanol;
4usmus struktur $ a. CCCCCCCCCCCC. CCCCCCCCCCCCC..
(ama $ CCCCCCCCCCCC. CCCCCCCCCCCCC..
4usmus struktur $ b. CCCCCCCCCCCC. d CCCCCCCCCCCCC..
(ama $ CCCCCCCCCCCC. CCCCCCCCCCCCC..
&. *uliskan rumus struktur senyawa alkohol yang namanya terantum dibawah ini$
a. &-metil-8-butanol $ CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC..
b. %-metil-&-pentanol $ CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC..
. &-etil-8-butanol $ CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC..
d. &-etil-&-metil-8-pentanol$ CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC..
e. &,%-dimetil-%-pentanol $ CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC..
%. Dari senyawa-senyawa yang anda peroleh pada soal nomor 8 dan & kelompokkan pada jenis alkohol primer,
sekender dan tersier.
+lkohol primer $ CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC.

89& 3050+ % 6Semester &
+lkohol sekunder $ CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC.
+lkohol tersier $ CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC.
. Si!at"#i!at Alkohol
a. Si!at /isis
"ugus hidroksil :-OH; adalah gugus yang bersi!at polar. Oleh karena itu molekul alkohol juga bersi!at
polar. 3epolaran alkohol akan semakin berkurang jika rantai C-nya semakin panjang. 5etanol, etanol
dan propanol mudah larut dalam air, tetapi kelarutan 8-butanol hanya D,% gram dalam 899 gram air.
3elarutan alkohol dalam air akan bertambah jika rantai C-nya berabang dan bertambahnya jumlah
gugus 7OH.
3arena gugus hidroksil :-OH; dapat membentuk ikatan hidrogen, maka titik didih alkohol jauh lebih
tinggi dari pada titik didih eter dengan jumlah atom C yang sama. *itik didih alkohol juga dipengaruhi
oleh jumlah atom C pada rantai dan jenis alkohol primer, skender atau tersier. Pada jumlah atom C yang
sama titik didih alkohol primer lebih tinggi dari pada alkohol sekunder dan tersier, sedangkan titik didih
alkohol tersier paling rendah.
*itik didih beberapa alkohol terdapat pada tabel di bawah ini.
(ama 0.P+C (ama *riBial 4umus *itik didih :
o
C;
5etanol 5etil alkohol CH%OH E<,A
,tanol ,til alkohol CH%CH&OH >D,%
8-propanol n-propil alkohol CH%CH&CH&OH @>,&
&-propanol 0sopropil alkohol CH%CHOHCH% D&,%
8-butanol n-butil alkohol CH%:CH&;&CH&OH 88>,>
&-butanol Sek. )util alkohol CH%CHOHCH&CH% @@,A
&-metil-8-propanol 0sobutil alkohol CH%CH:CH%;CH&OH 89>,@
&-metil-&-propanol *ersier butil alkohol :CH%;&COHCH% D&,E
$. Si!at Ki%ia
8. +lkohol bereaksi dengan logam natrium menghasilkan gas hidrogen
4OH ' & (a 4O(a ' H&
CH%CH&OH ' (a CH%CH&O(a ' H&
&. )ereaksi dengan PX% dan PXA
% 4OH ' PX% % 4X ' P:OH;%
% CH%CH&OH ' PCl% % CH%CH&Cl ' P:OH;%
%. +lkohol dapat didehidratasi oleh H&SO< pekat
a. pada suhu 8D9
o
C membentuk alkena
b. pada suhu 8<9
o
C membentuk eter

1&'
o
(
C
n
H
&n :+lkena;

89% 3050+ % 6Semester &
4OH ' H&SO<pekat
1)'
o
(
R"O"R

1&'
o
(
CH& F CH&
CH%CH&OH ' H&SO<pekat

1)'
o
(
CH%CH&OCH&CH%
<. Dapat dioksidasi :alkohol primer paling mudah teroksidasi membentuk alkanal, alkohol sekender
membentuk keton dan alkohol tersier paling sukar dioksidasi. Oksidasi alkohol tersier dengan
oksidator kuat akan menyebabkan putusnya rantai karbon;
a. oksidasi alkohol primer membentuk aldehid, dan reaksi oksidasi akan berlanjut sampai
terbentuk asam karboksilat.
4OH ' oksidator 4-CHO 4-COOH
CH%CH&CH&OH ' oksidator CH%CH&CHO CH%CH&COOH
b. Oksidasi alkohol sekunder akan menghasilkan keton yang sukar dioksidasi lebih lanjut.
O
66
4OH ' oksidator 4 - C - 4
OH O
66
CH%- CH - CH&OH ' oksidator CH% 7 C - CH%
. +lkohol tersier sukar dioksidasi
OH

4 7 C 7 4G ' oksidator tidak bereaksi
4
:CH%;& 7 COH 7 CH% ' oksidator tidak bereaksi
A. +lkohol bereaksi dengan asam karboksilat membentuk ester
4OH ' 4GCOOH 4GCOO4 ' H&O
CH%CH&OH ' CH%COOCH&CH% CH%COOCH&CH% ' H&O
E. )ereaksi dengan asam halida :HX; membentuk 4X
4OH ' 4GCOOH 4GCOO4 ' H&O
CH%CH&OH ' HCl CH%CH&Cl ' H&O
>. )ereaksi dengan H&SO< pekat atau H(O% membentuk ester anorganik
4OH ' HOSO% 4OSO%H ' H&O
CH%CH&OH ' HOSO%H CH%CH&OSO%H ' H&O
4OH ' HO(O& 4O(O& ' H&O

89< 3050+ % 6Semester &
CH%CH&OH ' HO(O& CH%CH&O(O& ' H&O
*. +e%$,atan alkohol
,tanol seara alami banyak terdapat pada buah-buahan yang telah masak, akibat !ermentasi
karbohidrat. Oleh karena itu alkohol dapat terbentuk dari proses peragian dalam pembuuatan tape
C8&H&&O88 CEH8&OE
peragian
& C&HAOH ' CO&
Peragian akan berhenti jika kadar alkohol telah menapai kadar 8<? hingga 8E?. #ika diinginkan kadar
yang lebih tinggi, ampuran itu harus disuling. Hasil penyulingan merupakan aHeotrop @A? alkohol dan A?
air. .ntuk menghasilkan alkohol pekat :@E?; atau alkohol absolut :899?; ke dalam aHeotrop ditambahkan
CaO untuk menarik air.
). Keg,naan alkohol
,tanol dalam kehidupan sehari-hari digunakan sebagai pelarut, obat-obatan dan bahan bakar.
+lkohol >9? biasa digunakan untuk disin!ektan, larutan iodium dalam alkohol :iodium tinture; digunakan
sebagai obat luka. +lkohol tehnis yang telah dirauni metanol dan kita kenal sebagai spiritus digunakan
sebagai pelarut at :plitur; dan sebagai bahan bakar.
5etanol banyak digunakan sebagai pelarut dalam pembuatan pernis dan lak serta sebagai pembersih
karat pada logam-logam. *itik beku yang rendah menyebabkan metanol digunakan untuk ampuran anti
beku pada mobil di daerah dingin.
+lkohol kadar rendah : sampai dengan 8A?; banyak terdapat dalam minuman ringan sampai
minuman keras "reen Sand mengandung 8? alkohol dan bir mengandung 8A ? alkohol. +lkohol yang
dikonsumsi manusia akan dierna dan dioksidasi terutama didalam hati :leBer; dengan pertolongan enHime
yang disebut alkohol-dehidrogenase. Produk dehidrogenase ini adalah asetaldehid, CH%CHO dan oksidasi
biologis metanol menghasilkan !ormaldehid yang bersi!at raun. 3arena alkohol yang dikonsumsi lebih
mudah teroksidasi dari pada karbohidrat, lemak dan protein, maka orang yang mengkonsumsi alkohol
enderung terasa hangat dan malas makan, sebab energi yang diperlukan sudah terpenuhi. +lkohol juga
menyebabkan ketergantungan pada konsumennya.
A.8.& ,*,4
1. R-M-S -M-M
,ter ditunjukkan oleh gugus C 7 O 7 C, senyawa-senyawa ini biasanya diberi nama dengan
pertama-tama menyebutkan kedua gugus alkil atau aril yang terikat pada atom oksigen dan kemudian
ditambah kata eter. )ila kedua gugus alkil atau aril sama maka awalan di seringkali tidak digunakan
CH% 7 O 7 CH% CH% 7 CH& 7 O 7 CH& - CH% CH% 7 CH 7O - CH%
Dimetil eter dietil eter metil isopropil eter
:metil eter; :etil eter; CH%
3arena eter merupakan turunan alkana, maka tata nama eter juga dapat diturunkan dari nama alkana
sedangkan gugus alkoksi :- O 7 4; dapat dianggap sebagai abang :4 dengan rantai C lebih panjang dianggap
sebagai rantai utama alkana;.
4 - O - 4G 4 I 4G
+lkana alkil F alkoksi alkana

89A 3050+ % 6Semester &
CH% 7 O 7 CH% CH% 7 O 7 CH& 7 CH% CH% 7 CH& 7 O 7 CH& 7 CH%
5etoksi metana metoksi etana etoksi etana
.ntuk lebih mengenal ara memberi nama senyawa eter tuliskan nama senyawa-senyawa eter di bawah ini$
CH% 7 O 7 CH& 7 CH& 7 CH% F CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC
CH% 7 O 7 CH 7 CH% F CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC

CH%
CH%

CH% 7 O 7 CH 7 CH% F CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC

CH%
. Be$e.a/a #i!at 0an keg,naan ete.
Si!at-si!at eter antara lain, lebih mudah menguap :titik didih dan titik leleh eter kurang dari separo
titik didih alkohol yang jumlah atom C-nya sama;, karena eter tidak mempunyai ikatan hidrogen dalam
molekulnya, tetapi eter dapat membentuk ikatan hidrogen dengan air, alkohol atau !enol. 3arena ikatan
hidrogen dengan H&O inilah maka kelarutan dietil eter dengan 8-butanol kira-kira sama.
eter sangat berguna sebagai pelarut untuk senyawa-senyawa hidrokarbon dan senyawa-senyawa
yang mengandung gugus !ungsi polar. #uga digunakan untuk mengisolasi Hat lain dari tumbuh-tumbuhan
:ekstraksi senyawa organik atau minyak atsiri dari sumbernya;. ,ter juga terkenal sebagai obat bius, akan
tetapi karena ia memberikan e!ek lain, maka eter dewasa ini tidak banyak digunakan sebagai obat bius.
). 1#o%e. /a0a alkohol 0an ete..
Dikenal beberapa jenis isomer, antara lain isomer struktur :posisi, rantai dan gugus !ungsi; dan
isomer optik.
Pada isomer gugus !ungsi terdapat perbedaan gugus !ungsi Hat, misalnya antara alkohol :-OH;
dengan eter :-O-;, Sedangkan pada isomer rantai terdapat perbedaan rantai utama dan pada isomer posisi
ditunjukkan oleh letak abang atau letak gugus !ungsi dalam rantai utama.
*elah diketahui bahwa atom karbon mempunyai empat elektron Balensi yang terarah ke sudut-sudut
suatu tetrahedron. #ika keempat Balensi itu mengikat empat atom atau kumpulan atom yang berlainan,
misalnya &-butanol ditemukan dua susunan molekul sebagai berikut$

89E 3050+ % 6Semester &
3edua susunan molekul itu berbeda karena susunan yang satu merupakan bayangan ermin dari
susunan kedua yang tidak dapat saling berimpit. Perbedaan antara kedua susunan molekul ini akan jelas
terlihat bila digunakan model molekul :molymod;.
3arena kedua susunan molekul berlainan , berarti kedua molekul tersebut berlainan. Demikian pula
kedua senyawa menunjukkan si!at-si!at yang berlainan. Salah satu si!at yang berlainan dari sepasang isomer
ini ialah pengaruhnya terhadap ahaya yang berpolarisasi dalam suatu bidang. 3arena itu pasangan isomer
seperti ini disebut isomer optik. Sedangkan senyawa yang dapat memutar bidang getar ahaya terpolarisasi
baik dalam bentuk air atau larutan dikatakan bersi!at optik akti!. Senyawa yang dapat memutar ahaya
terpolarisasi kekanan diberi awalan deJtro :kanan; dan yang memutar ahaya terpolarisasi kekiri
:berlawanan arah jarum jam; diberi awalan -eBo.
Suatu senyawa dapat dikatakan berisomer optik jika senyawa tersebut mempunyai atom C
asimetris (atom C khiral) yaitu atom C yang mengikat 4 gugus berlainan. )anyak senyawa yang
ditemukan di alam bersi!at optik akti! dan senyawa yang biasa ditemukan hanya salah satu dari dua isomer
yang mungkin. Suatu senyawa yang mengandung sebuah atom karbon asimetri hanya mempunyai sepasang
isomer optik. #umlah isomer bertambah bila dalam satu molekul terdapat lebih banyak atom karbon
asimetrinya. #umlah isomer optik dalam suatu senyawa sebanyak &
n
, dimana n adalah jumlah atom khiral
dalam senyawa tersebut.
.ntuk lebih memahami isomer lakukan kegiatan berikut$
8. Dengan menggunakan molymod arilah rumus struktur yang mungkin dari C<H89O dan beri nama senyawa
tersebut.
a. CCCCCCCCCCCCCCCCC e. CCCCCCCCCCCCCCCC...
nama $ CCCCCCCCCCCCCC nama $ ..CCCCCCCCCCCCC.
b. CCCCCCCCCCCCCCCCC !. CCCCCCCCCCCCCCCC...
nama $ CCCCCCCCCCCCCC nama $ ..CCCCCCCCCCCCC.
. CCCCCCCCCCCCCCCCC g. CCCCCCCCCCCCCCCC...
nama $ CCCCCCCCCCCCCC nama $ ..CCCCCCCCCCCCC.
d. CCCCCCCCCCCCCCCCC
nama $ CC.CCCCCCCCCCC
Dari rumus-rumus diatas senyawa-senyawa mana yang menunjukkan adanya isomer$
a. gugus !ungsi CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC.
b. Posisi CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC.
. 4antai CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC.
d. optik akti! CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC.

89> 3050+ % 6Semester &
&. Dengan ara yang sama untuk senyawa CAH8&O.
a. CCCCCCCCCCCCCCCCC g. CCCCCCCCCCCCCCCC... nama $
CCCCCCCCCCCCCC nama $ ..CCCCCCCCCCCCC.
b. CCCCCCCCCCCCCCCCC h. CCCCCCCCCCCCCCCC..
nama $ CCCCCCCCCCCCCC nama $ .CCCCCCCCCCCCCC.
. CCCCCCCCCCCCCCCCC i. CCCCCCCCCCCCCCCC...
nama $ CCCCCCCCCCCCCC nama $ .CCCCCCCCCCCCCC.
d. CCCCCCCCCCCCCCCCC j. CCCCCCCCCCCCCCCC...
nama $ CCCCCCCCCCCCCC nama $ .CCCCCCCCCCCCCC.
e. CCCCCCCCCCCCCCCCC k. CCCCCCCCCCCCCCCC...
nama $ CCCCCCCCCCCCCC nama $ .CCCCCCCCCCCCCC.
.ntuk memudahkan dan menghindari kesalahan dalam menari isomer, anda harus memahami jumlah rantai
struktur yang mungkin dari alkil$

89D 3050+ % 6Semester &
3emungkinan rumus struktur dari alkil n F 8 s.d n F A
#umlah
atom C
4umus alkil 4umus Strutur
#umlah
kemungkinan
8 CH% - CH% - 8
& C&HA - CH% 7 CH& - 8
% C%H> - CH% 7 CH& 7 CH&-
CH% 7 CH 7

CH%
&
< C<H@ - CH% 7 CH& 7 CH& 7 CH&-
CH% 7 CH 7 CH& 7

CH%
CH% 7 CH& 7 CH 7

CH% CH%

CH% 7 C 7

CH%
<
A CAH88 - CH% 7 CH& 7 CH& 7 CH& 7 CH&-
CH% 7 CH& 7 CH& 7 CH 7 CH%

CH% 7 CH& 7 CH 7 CH& 7 CH%

CH% 7 CH& 7 CH 7 CH& 7

CH%
CH% 7 CH 7 CH& 7 CH& 7

CH%
CH%

CH% 7 C 7 CH 7

CH%
CH%

CH% 7 CH& 7 C 7

CH%
D

89@ 3050+ % 6Semester &
CH%

CH% 7 C 7 CH& 7

CH%
Dengan memperhatikan tabel tersebut dapat diketahui isomer dari$
a. +lkohol 4-OH, karena 4 dengan n F A kemungkinannya ada D maka jumlah alkohol yang mungkin ada D
rumus struktur alkohol.
Kseperti pada tabel diatas :nFA; pada tangan yang kosong letakkan OHL
b. ,ter 4 7 O 7 4G , jumlah n dalam 4 dan 4G F A dengan komposisi$
n F 8 dan nG F < jumlah isomer yang mungkin 8 J <
n F & dan nG F % jumlah isomer yang mungkin 8 J &
#adi jumlah isomer eternya E.
Contoh$
4 :n F 8; 4G : n F <;
CH% 7 O 7 CH& 7 CH& 7 CH& 7 CH%
7 CH& 7 CH 7 CH%

CH%
7 CH 7 CH& 7 CH%

CH% CH%

7 C 7 CH%

CH%
Dari rumus-rumus diatas senyawa-senyawa mana yang menunjukkan adanya isomer$
a. gugus !ungsi CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC.
b. Posisi CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC.
. 4antai CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC.
d. optik akti! CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC.
+ntara alkohol dan eter dapat dibedakan dari si!at !isis :titik didih dan titik leleh; dan si!at kimia
senyawa tersebut. .ntuk lebih memahami ara membedakan alkohol dan eter lakukanlah kegiatan berikut$
3egiatan$

889 3050+ % 6Semester &
8. Perhatikan tabel titik didih dan titik leleh isomer-isomer C<H89O berikut$
Na%a R,%,# St.,kt,. Titik 0i0ih
8- butanol CH% 7 CH& 7 CH& 7 CH&OH 88>,>
o
C
&- butanol CH% 7 CH:OH; 7 CH& 7 CH% @@,A
o
C
&-metil-&-propanol CH% 7 C :OH; 7 CH%

CH%
D&,E
o
C
&-metil-8-propanol CH% 7 CH:CH%; 7 CH&OH 89>,@
o
C
8-metoksi propana CH% 7 O 7 CH& 7 CH& 7 CH% %D,@
o
C
&-metoksi propana CH% 7 O 7 CH 7 CH%

CH%
%&,A
o
C
,toksi etana CH% 7 CH& 7 O 7 CH& 7 CH% %<,A
o
C
Pertanyaan $
a. )agaimana titik didih alkanol dibanding dengan titik didih eter jika jumlah atom C nya samaM
CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC..
CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC..
b. )agaimana hubungan antara titik didih alkanol dengan$
b.8. #enis alkanol :primer, sekunder, tersier;M
CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC
CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC
b.& Panjang rantai utamanyaM
CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC
CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC
. Senyawa dengan rumus molekul C%HEO dapat berupa alkanol dan eter. #ika senyawa dimaksud adalah
senyawa + , ), C dengan titik didih berturut-turut @>,&
o
C, 89
o
C dan D&,%
o
C. *entukan senyawa +, ) dan C
yang dimaksud.
CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC..
CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC..
CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC..

888 3050+ % 6Semester &
&. 4eaksi alkohol dengan beberapa pereaksi
+lkohol dan eter merupakan isomer gugus !ungsi. Selain dapat dibedakan melalui si!at !isikanya,
kedua golongan senyawa ini juga dapat dibedakan dengan mereaksikan Hat tersebut.
)eberapa pereaksi yang dapat digunakan untuk membedakan kedua senyawa di atas diantarnya $
logam (a, PX% dan oksidator.
,ter +lkohol
a. Dengan logam (a tidak bereaksi
4 7 O 7 4 ' (a tidak bereaksi
a. Dengan logam (a bereaksi menghasilkan
gas hidrogen
4OH ' (a 4O(a ' H&
b. Dengan PX% tidak bereaksi b. Dengan pereaksi PX% membentuk 4X dan
P:OH;%
4OH ' PX% 4X ' P:OH;%
CH%-CH&OH'PCl% CH%-CH&Cl 'P:OH;%
. tidak dapat dioksidasi . Dapat dioksidasi
+lkohol primer dioksidasi menjadi aldehid
+lkohol sekunder dioksidasi menjadi keton
+lkohol tersier sukar sekali dioksidasi, dan
bila dioksidasi dengan oksidator kuat akan
peah menjadi alkanal dan alkanon dengan
rantai C lebih pendek
Soal Latihan
8. )erilah nama senyawa-senyawa yang mempunyai rumus struktur berikut$
a. CH%-CH:CH%;-CH&OH d. CH% 7 CH& 7 O 7 CH:CH%;&
b. CH% 7 CH& - CH:OH; 7 CH:CH%;& e. CH% 7 O - CH:CH%; 7CH:CH%; 7 CH%
. CH% 7 CH& 7CH& 7 CH:CH%;-CH&OH !. CH% 7 CH& 7 O 7 CH& 7CH:CH%;&
&. *uliskan rumus struktur senyawa-senyawa di bawah ini
a. & metil-8-butanol d. metil-isopropil eter
b. % metil-8-butanol e. &-etoksi propana
. &,% dimetil-&-butanol !. &-metoksi, &-metil butana
%. Suatu senyawa mempunyai rumus molekul C%HDO. Senyawa tersebut bereaksi dengan logam (a
menghasilkan gas H&. #ika dioksidasi menghasilkan senyawa C%HEO yang tidak mereduksi !ehling. *entukan
nama senyawa C%HDO yang dimaksud.
5.1.* ALDEH1D DAN KETON
Dalam pembuatan awetan di laboratorium biologi dan dunia kedokteran, sering digunakan !ormalin.
/ormalin merupakan larutan !ormaldehid <9 ?. /ormaldedida tergolong senyawa alkanal :aldehid; yang
mempunyai rumus HCHO. )ila air tape dioksidasi dengan hati-hati, akan terbentuk aldehid yang
mempunyai rumus CH%CHO. Sedangkan untuk menghilangkan at kuku :kutek;, umumnya digunakan

88& 3050+ % 6Semester &
aseton :CH%COCH%;. /ormaldehid dan asetaldehid merupakan senyawa aldehid, sedangkan aseton adalah
ontoh dari senyawa keton.
A.%.8 4umus .mum
Perhatikanlah rumus struktur dari ketiga senyawa aldehid dan keton yang sering anda jumpai sehari-hari
di bawah ini.
O O O
NN NN NN
H - C - H CH% - C - H CH% 7 C 7 CH%
5etanal etanal aseton
)ila anda perhatikan ke tiga ontoh rumus molekul di atas, dapat dikatakan bahwa aldehid dan
keton mempunyai gugus !ungsi karbonil :IC F O;. Pada aldehid atom C dari gugus karbonil terikat
pada satu atom hidrogen dan satu atom C lain. Pada keton atom C dari gugus karbonil terikat pada dua
atom C lain.
O
66
- C 7 C
O
H
aldehid
sehingga rumus umum aldehid dan keton dapat ditulis sebagai
O O
66 66
4 7 C 7 H 4 7 C 7 4
+ldehid :alkanal; 3eton :alkanon;
A.%.& *atanama +ldehid dan 3eton
5enurut 0.P+C, nama sistematik senyawa alkanal diturunkan dari nama hidrokarbon sebanding
dengan mengganti akhiran 7a dengan akhiran 7al. Seperti biasa atom-atom karbon diberi nomor berurutan
dimulai dari atom karbonil. +kan tetapi nomor satu tidak perlu ditunjukkan, karena dalam senyawa-
senyawa aldehid ali!atik, atom C karbonil selalu ada pada ujung rantai atom karbon
Sedangkan senyawa keton dapat dianggap sebagai turunan hidrokarbon dengan urutan rantai karbon
yang terpanjang mengandung gugus karbonil. +khiran -a dari hidrokarbon induk diganti dengan -on. dan
Posisi gugus karbonil ditunjukkan oleh sebuah nomor demikian rupa sehingga nomor tersebut sekeil
mungkin. (omor atom C karbonil dapat ditempatkan di depan nama asal atau tepat sebelum akhiran 7on.
Contoh $
Di samping penamaan menurut 0.P+C, juga sering digunakan nama triBial. (ama triBial aldehid
dapat diturunkan dari nama asam karboksilat dengan mengganti akhiran at dengan kata aldehid. 5isalnya,
asetaldehid :dari asam asetat;. Sedangkan nama triBial senyawa keton, dengan jalan menyebutkan terlebih
dahulu gugus alkil yang terikat pada atom C, gugus karbonil, kemudian diikuti dengan kata keton. Contoh
beberapa senyawa aldehid dan keton$
O

88% 3050+ % 6Semester &
O

- C 7 C 7 C -

3eton
O
66
CH% 7 C 7 CH%
Propanon
aseton
66
H 7 C 7 H
metanal
!ormaldehid

O O
66 66
CH% 7 C 7 H CH% 7 CH& 7 C 7 H
,tanal propanal
:asetaldehid; :propionaldehid;
O
66
CH% 7 CH& 7 C 7 H
propanal
:propionaldehid;
O
66
CH% 7 CH 7 CH& 7 C 7 H

CH%
%-metil, butanal
.ntuk lebih memahami ara memberi nama aldehid dan keton, diskusikan kegiatan di bawah iniP
8. Dengan menggunakan molymood buatlah model molekul dengan rumus C<HDO. 3emudian rumus struktur
yang anda peroleh dan berilah nama senyawa-senyawa tersebut.

a. CCCCCCCCCCCCCCC . CCCCCCCCCCCCCCCC...
nama $ CCCCCCCCCCCCC... nama $ ..CCCCCCCCCCCCC.
b. CCCCCCCCCCCCCCC
nama $ CCCCCCCCCCCCC
Dari rumus-rumus diatas senyawa-senyawa mana yang menunjukkan adanya isomer$
a. gugus !ungsi CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC.
b. Posisi CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC.
. 4antai CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC.
d. optik akti! CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC.
&. Dengan ara yang sama untuk senyawa CAH89O.

88< 3050+ % 6Semester &
O
66
CH% 7 C 7 CH& 7 CH%
)utanon
,til, metil keton
O
66
CH% 7 C 7 CH 7 CH%

CH%
&-metil, &-propanon
: metil, isopropil keton;
a. CCCCCCCCCCCCCCC e. CCCCCCCCCCCCCCCC...
nama $ CCCCCCCCCCCCC... nama $ ..CCCCCCCCCCCCC.
b. CCCCCCCCCCCCCCC !. CCCCCCCCCCCCCCCC...
nama $ CCCCCCCCCCCCC... nama $ ..CCCCCCCCCCCCC.
. CCCCCCCCCCCCCCC g. CCCCCCCCCCCCCCCC...
nama $ CCCCCCCCCCCCC... nama $ ..CCCCCCCCCCCCC.
d. CCCCCCCCCCCCCCC h. CCCCCCCCCCCCCCCC...
nama $ CCCCCCCCCCCCC... nama $ ..CCCCCCCCCCCCC.
Dari rumus-rumus diatas senyawa-senyawa mana yang menunjukkan adanya isomer$
e. gugus !ungsi CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC.
!. Posisi CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC.
g. 4antai CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC.
h. optik akti! CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC.
%. Dengan ara yang sama untuk senyawa CEH8&O.
a. CCCCCCCCCCCCCCC e. CCCCCCCCCCCCCCCC...
nama $ CCCCCCCCCCCCC... nama $ ..CCCCCCCCCCCCC.
b. CCCCCCCCCCCCCCC !. CCCCCCCCCCCCCCCC...
nama $ CCCCCCCCCCCCC... nama $ ..CCCCCCCCCCCCC.
. CCCCCCCCCCCCCCC g. CCCCCCCCCCCCCCCC...
nama $ CCCCCCCCCCCCC... nama $ ..CCCCCCCCCCCCC.
d. CCCCCCCCCCCCCCC h. CCCCCCCCCCCCCCCC...
nama $ CCCCCCCCCCCCC... nama $ ..CCCCCCCCCCCCC.
Dari rumus-rumus diatas senyawa-senyawa mana yang menunjukkan adanya isomer$
i. gugus !ungsi CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC.
j. Posisi CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC.

88A 3050+ % 6Semester &
k. 4antai CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC.
l. optik akti! CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC.
5.*.* +e%$,atan Al0ehi0 0an Keton
+ldehid dapat dibuat dengan oksidasi alkohol primer, sedang keton dapat diperoleh dari aksidasi
alkohol sekunder.
O
Cr&O>
&-
' H
'
66
4 7 CH&OH 4 7 C 7 H
O
Cr&O>
&-
' H
'
66
CH% 7 CH& 7 CH&OH CH% 7 CH& 7 C 7 H
O
Cr&O>
&-
' H
'
66
4 7 CH:OH; 7 4 4 7 C 7 4G
O
Cr&O>
&-
' H
'
66
CH% 7 CH:OH; 7 CH% CH% 7 C 7 CH%
5.*.) Be$e.a/a Reak#i Al0ehi0 0an Keton
8. 4eaksi Oksidasi
+ldehid merupakan senyawa yang mudah mengalami oksidasi dan membentuk asam karboksilat. +danya
senyawa aldehid dapat diuji dengan pereaksi yang bersi!at oksidator sangat lemah, misalnya larutan /ehling dan
larutan perak beramoniak :pereaksi tolens;.
)erlainan dengan aldehid, keton merupakan senyawa yang sukar mengalami oksidasi. Oleh karena itu
dengan oksidator lemah tidak bereaksi, senyawa keton tidak dapat mereduksi larutan seperti larutan /ehling dan
larutan perak beramoniak. )ila dioksidasi dengan oksidator yang kuat, molekul keton akan peah menjadi
beberapa senyawa.
.ntuk mempelajari daya reduksi senyawa aldehid dan keton lakukanlah kegiatan berikut.
3egiatan E
8. Sediakan & buah tabung reaksi. 0silah tabung 8 dengan 8 ml larutan !ormalin yang mengandung 89?
!ormaldehid.
&. 0silah tabung & dengan & ml larutan aseton yang telah dienerkan dengan perbandingan 8$8.
%. Dalam kedua tabung ditambahkan & ml larutan /ehling :larutan /ehling + dan /ehling ) dapat
diampur pada saat digunakan;.
<. Panaskan kedua tabungdalam pemanas air. 5aksudnya elupkan kedua tabung itu ke dalam wadah yang
berisi air panas di atas api.
A. .langi langkah 8 s6d <, tetapi menggunakan pereaksi *olens :larutan perak nitrat 9,8 5 yang ditambah
larutan (H% pekat sampai berlebih;.
&. 4eaksi +disi

88E 3050+ % 6Semester &
a. +disi gugus karbonil dengan gas Hidrogen :reduksi;
hasil adisi alkanal dengan hidrogen menghasilkan alkohol primer, dan adisi alkanon menghasilkan
alkohol sekunder
O
66
4 7 C 7 H ' H& 4 7 CH&OH alkohol primer
O
66
CH% 7 CH& 7 C 7 H ' H& CH% 7 CH& 7 CH&OH alkohol primer
Propanal 8- propanol
O OH
66
4 7 C 7 4G ' H& 4 7 CH 7 4G alkohol sekunder
O OH
66
CH% 7 CH& 7 C 7 CH& - CH% ' H& CH% 7 CH& 7 CH- CH& 7 CH%
%-pentanon %-pentanol
alkohol sekunder
4eaksi ini tergolong reduksi karena dengan penambahan molekul hidrogen, gugus karbonil dari aldehid
mengalami reduksi menjadi alkohol.
. +disi alkanal atau alkanon dengan pereaksi grignard :4-5g-X;.
+lkanal ditambah 4- 5g- X kemudian direaksikan dengan air, membentuk alkohol sekunder.
Sedangkan adisi alkanon dengan 4 7 5g 7 X dihasilkan alkohol tersier
O O 7 5gX
66
4 7 C 7 H ' 4 7 5g 7 X 4 7 C 7 4

H
O O 7 5gCl
66
CH% 7 C 7 H ' Cl 7 5g 7 CH&-CH&-CH% CH% 7 C 7 CH& 7 CH& 7 CH%

H
O 7 5g Cl OH

CH% 7 C 7 CH&-CH&-CH% ' H&O CH% 7 C 7 CH& 7 CH& 7 CH% ' 5g:OH;Cl

H H
d. Senyawa alkanal dan alkanon dapat diadisi dengan Hat lain seperti HX, HC( dan H&O.

88> 3050+ % 6Semester &
5.6 ASAM KARBOKS1LAT
*entu anda sudah tidak asing lagi terhadap asam uka yang mempunyai rumus molekul CH%COOH.
+sam uka merupakan senyawa asam karboksilat. +sam karboksilat yang lain yaitu senyawa yang terdapat
dalam tubuh semut sehingga dikenal sebagai asam semut atau asam !ormiat. +sam semut mempunyai
rumus HCOOH. )ila anda perhatikan rumus molekul kedua senyawa asam tersebut dapat dikatakan bahwa
asam karboksilat mengandung gugus !ungsional karbonil yang mengikat hidroksil :gugus karboksil;$
- C F O
O
OH
"ugus karboksil terikat pada ujung rantai C , sehingga asam karboksilat dapat dinyatakan dengan rumus umum$
4 - C F O
O
OH
+sam karboksilat dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis yaitu asam karboksilat jenuh, asam
karboksilat tidak jenuh, asam dikarboksilat, asam hidroksil karboksilat dan asam amino karboksilat :asam
amino, penyusun utama protein;. +sam karboksilat dengan rantai lurus telah lama ditemukan, terutama dari
hidrolisis lemak yang berasal dari tumbuh-tumbuhan atau hewan. 3arena itu asam karboksilat seringkali
disebut asam lemak.
(ama triBial dari asam karboksilat biasa diturunkan dari sumbernya atau menggunakan nama asam
alkana karboksilat. Sedangkan berdasarkan aturan tatanama 0.P+C, nama senyawa asam karboksilat dapat
diturunkan dari nama alkana yang sesuai diawali dengan kata asam dan akhiran -a diganti -oat.
.ntuk lebih memahami tatanama asam karboksilat lengkapi *abel dibawah ini
(o 4umus Struktur (ama Sistematik
:0.P+C;
(ama *riBial
8.
&.
%.
<.

O
66
H 7 C 7 OH


O
66
CH% 7 C 7 OH
CCCCCCCCCC
O
66
CH% 7 :CH&;& 7 C 7 OH
+sam metanoat
+sam ,tanoat
+sam Propanoat
CCCCCCCCCC
+sam /ormiat 6+sam semut
+sam Cuka6+sam asetat
+sam metana karboksilat
+sam propionat
+sam CCCCCCCCC
+sam )utirat6asam mentega
+sam CCCCCCCC..

88D 3050+ % 6Semester &
A.
O
66
CH% 7 :CH&;% 7 C 7 OH CCCCCCCCCC +sam Qalerat
CCCCCCCCCCC
#ika asam karboksilat tersebut mengikat abang tentu ara pemberian nomor urut atom C pada rantai
dimulai dari atom C gugus !ungsi.
CH% - CH& - CH& - CH& - CH - COOH CH%- CH - CH&- CH& - COOH

CH% CH%
+sam &-metil heksanoat asam <-metil pentanoat
CH% - CH - COOH CH%- CH - COOH

OH (H&
+sam &-hidroksil propanoat asam &-amino propanoat
:+sam laktat6asam susu; :+sam -amino propanoat, alanine;
+sam karboksilat rantai panjang biasa kita kenal sebagai asam lemak. +sam lemak yang paling banyak
terdapat di alam diantaranya asam palmitat, asam stearat, asam oleat, dan asam linoleat. Diantara asam-asam
lemak tersebut ada yang merupakan asam lemak jenuh dan ada pula yang masing mengandung ikatan rangkap
pada rantai atom C nya.
+sam lemak jenuh $ C8A H%% COOH $ asam palmitat
C8> H%A COOH $ asam stearat
+sam lemak tak jenuh $
C8>H%%COOH $ asam oleat :mempunyai 8buah C F C;
C8>H%8COOH $ asam linoleat :mempunyai & buah C F C;
)ila gugus karboksilnya ada dua senyawa itu diberi nama dengan akhiran -dioat. +sam-asam ini dapat
mengalami polimerisasi membentuk serat-serat sintetik seperti nilon dan tetoron. +sam glutamat digunakan
untuk bahan pembuatan penyedap masakan yaitu mono sodium glutamat :5S";.
R,%,# St.,kt,. R,%,# Molek,l Na%a #en2a3a
HOOC - COOH :COOH;&
+sam etandioat
:+sam oksalat;
HOOC 7 CH& - COOH CH&:COOH;&
+sam CCCCCCCC.
:+sam 5alonat;
HOOC 7 :CH&;&-COOH C&H<:COOH;&
+sam CCCCCCCC..
:+sam Suksinat;
HOOC 7 :CH&;% 7 COOH C%HE:COOH;&
+sam CCCCCCCC...
:+sam glutamat;
HOOC 7 :CH&;< 7 COOH C<HD:COOH;& +sam CCCCCCCC..

88@ 3050+ % 6Semester &
:+sam adipat;
+sam !ormat adalah asam yang paling kuat diantara asam-asam karboksilat normal dan seringkali
digunakan untuk menggumpalkan lateks. Ditinjau dari segi jumlah penggunaannya asam asetat adalah asam
organik yang paling penting. +sam ini merupakan bagian utama dari uka, yakni &A? dari asam asetat dalam
air. +sam asetat antara lain dapat diperoleh dengan ara !ermentasi tetes.
Si!at A#a% Ka.$ok#ilat:
Si!at /isik $
*itik didih dan titik leleh asam karboksilat akan meningkat sesuai dengan bertambahnya rantai karbon, oleh
karena itu suku-suku rendah berupa Hat air ener, suku-suku tengah Hat air kental dan suku-suku tinggi
berupa Hat padat.
Si!at 3imia
a. reaksi dengan basa membentuk garam
4-COOH ' (aOH 4COO(a ' H&O
CH%COOH ' (aOH CH%COO(a ' H&O
b. reaksi dengan alkohol membentuk ester
O O
66 66
4 7 C 7 OH ' 4GOH 4 7 C - O4G ' H&O
O O
66 66
CH% 7 C 7 OH ' HOCH& - CH% CH% 7 C 7 O - CH&CH% ' H&O
. reaksi dengan PClA membentuk asil halida
O O
66 66
4 - C - OH ' PClA 4 7 C - Cl ' POCl% ' HCl
O O
66 66
CH% - C - OH ' PClA CH% 7 C - Cl ' POCl% ' HCl
d. reaksi dengan H&SO< dan P&OA membentuk anhidrida asam
O O
66 66
CH% - C - OH CH% 7 C
H&SO< pekat O
O O
66 6
CH% - C - OH CH% 7 C
44
O
5.5. . ESTER

8&9 3050+ % 6Semester &
,ster, salah satu dari senyawa organik yang sangat berguna, dapat diubah menjadi beraneka senyawa lain.
,ster banyak dijumpai di alam. -emak dan lilin lebah adalah ester. ,ster juga digunakan untuk polimer sintetik
:poliester, daron;. ,ster atsiri menyebabkan aroma yang sedap dalam banyak buah dan par!um. Citara buah
alamiah merupakan ramuan rumit bermaam-maam ester bersama dengan senyawa organik yang lain. Citarasa
dari esense biasanya hanya merupakan ampuran dari beberapa senyawa ester. )eberapa ontoh ester
beserta itarasa yang ditimbulkan dapat anda baa pada tabel dibawah ini.
Ta$el : Be$e.a/a e#te. /ilihan $e#e.ta $a, 2ang 0iti%$,lkan
(ama *riBial Struktur )au
5etil asetat
,til asetat
Propil asetat
,til )utirat
0soamil asetat
0sobutil propionat
5etil salisilat
CH%CO&CH%
CH%CO&CH&CH%
CH%CO&:CH&;&CH%
CH%:CH&;&CO&CH&CH%
CH%CO&:CH&;&CH:CH%;&
CH%CH&O&CH&CH:CH%;&
CO&CH%

OH
,nak
,nak
Seperti buah pear
Seperti nenas
Seperti buah pear
Seperti rum
Seperti gandapura
)ila diperhatikan ontoh-ontoh pada tabel di atas dapat dikatakan bahwa ester merupakan turunan asam
karboksilat dan dinyatakan dengan rumus umum$
4 - C F O
O
O - 4R
,ster dapat terbentuk bila asam karboksilat direaksikan dengan alkohol. 4eaksinya dalam kesetimbangan
sesuai dengan persamaan $
+sam karboksilat ' +lkohol ,ster ' +ir
4 - C F O ' HO4R 4 - C F O ' H&O
O O
OH O - 4R
3arena ester terbentuk dari reaksi antara asam karboksilat dengan alkohol, maka senyawa ester di beri
nama sebagai alkil karboksilat atau aril karboksilat, nama gugus alkil atau aril yang terikat pada atom oksigen
diantumkan sebagai pengganti kata asam. Contoh $
CH% - CH& - C F O CH% - CH - C F O
O O
O - CH& -CH% CH% O - CH& - CH%


8&8 3050+ % 6Semester &
etil propanoat etil, &-metil propanoat
.ntuk lebih mendalami struktur dari ester, arilah rumus struktur dari C<HDO& yang tidak
mengandung ikatan rangkap pada rantai atom C nya. Pertama kali anda tentu akan menuliskan rumus
struktur dari asam karboksilatnya, yaitu$
CH% - CH& - CH& - C F O
O asam butanoat
OH
Dengan memotong satu atom C yang paling ujung dan kemudian menggantikanya pada atom H yang
mungkin anda akan memperoleh rumus struktur$
CH% - CH - C F O dan CH% - CH& - C F O
O O
CH% OH O - CH%
asam &-metil propanoat metil propanoat
Seterusnya, dengan ara yang sama anda akan mendapatkan rumus struktur berikut$
CH% - C F O H - C F O
O O
O - CH& - CH% O - CH& - CH& - CH%
etil metanol n-propil metanoat
dan O
66
H - C - O - CH - CH%

CH% isopropil metanoat
.ntuk lebih memahami proses pembentukan ester lakukanlah kegiatan berikut$
Kegiatan /e%$,atan E#te.
,ster dapat dibuat dengan jalan mereaksikan asam karboksilat dan alkohol dengan katalis H&SO< pekat,
misalnya $
CH%COOH ' CH%OH CH%COOCH% ' H&O
(a.a " Ke.6a
8. Panaskan kira-kira 899 ml air dalam gelas kimia &A9 ml, sampai suhunya kira-kira >9
o
C.
&. Sementara air dipanaskan$
a. masukkan % ml etanol, % ml asam asetat pekat dan &9 tetes asam sul!at pekat ke dalam tabung
berlengan, ium bau ampuran itu.
b. masukkan tabung reaksi keil ke dalam lubang gabus, dan sumbat tabung berlengan dengan gabus itu.
. isi tabung reaksi keil itu dengan air.

8&& 3050+ % 6Semester &
%. masukkan tabung berlengan ke dalam air yang telah di panaskan. -anjutkan pemanasan kira-kira 89 menit
dan atur pemanasan agar suhu air tidak melebihi D9
o
C. Cium bau Hat yang terjadi.
<. .langi prosedur di atas dengan menggunakan % ml metanol, asam salisilat sebanyak satu sendok teh dan
&9 tetes asam sul!at pekat.
Ha#il +enga%atan
)ahan yang diampurkan Sebelum dipanaskan Setelah dipanaskan
8. ,tanol ' asam asetat '
asam sul!at pekat
&. 5etanol ' asam
salisilat ' asam sul!at
pekat
CCCCCCCCCC
CCCCCCCCCC
CCCCCCCCCC
CCCCCCCCCC
CCCCCCCCCCC.
CCCCCCCCCCC.
CCCCCCCCCCC.
CCCCCCCCCCC.
+e.tan2aan
8. *ulis persamaan reaksi etanol dengan asam asetat
&. +pa !ungsi air pada tabung reaksi keilM
%. 5engapa pemanasan harus di pertahankan pada suhu D9
o
C
<. berikan nama beberapa bahan dirumahmu yang kira-kira mengandung ester
A. )erikan nama ester yang dibuat dalam kegiatan ini
,ster biasanya mempunyai titik leleh dan titik didih lebih rendah dari pada asam karboksilat yang
mempunyai jumlah atom C sama. 0ni disebabkan karena ester tidak mempunyai gugus hidroksil bebas.
Disamping dikenal ester dari alkohol monoBalensi juga dikenal ester ester dari alkohol poliBalensi, terutama
ester-ester dari gliserol. ,ster gliserol yang penting dan luas penggunaannya adalah lemak hewani dan nabati.
0somer asam karboksilat dan ester
Carilah isomer CAH89O, satu atom C digunakan sebagai gugus !ungsi yaitu
7 COOH :asam karboksilat; atau - COO 7 :ester;
+sam karboksilat
C<H@COOH ,ster 4 7 COO 7 4G
+da < isomer 4 S n F 8 4GS n F % ada & isomer
CH% 7 CH& 7 CH& - CH& - COOH 4S n F & 4GS n F & ada 8 isomer
CH% 7 CH& 7 CH - COOH 4S n F % 4GS n F 8 ada & isomer
O
CH% 66
CH% CH% - C
O
CH% 7 CH 7 CH& - COOH O 7 CH& 7 CH& 7 CH%
O

8&% 3050+ % 6Semester &
CH% 66
CH% - C
CH% 7 C 7 COOH O
O 7 CH 7 CH%
CH%
CH%
O
66
CH% 7 CH& 7 C 7 O 7 CH& 7 CH%
O
66
CH% 7 CH& 7 CH& 7 C 7 O 7 CH%
O
66
CH% 7 CH 7 C 7 O 7 CH%

CH%
5.5.1 Le%ak 0an %in2ak
)anyak diantara bahan yang dipakai sehari-hari termasuk golongan lemak atau minyak, atau berasal
dari pengolahannya. 5argarin misalnya adalah lemak yang sudah mengalami proses tertentu, sehingga
mempunyai si!at-si!at menyerupai mentega asli yang berasal dari susu. 5inyak at adalah lemak yang
mudah bereaksi dengan oksigen dan membentuk lapiran yang keras. #ika minyak at ini dilaburkan pada
suatu permukaan akan terbentuk suatu lapisan yang keras dan tahan air, sehingga melindungi permukaan
tersebut.
-emak dan minyak adalah ester-ester dari gliserol dengan asam-asam-asam karboksilat suku tinggi
:asam-asam lemak;. ,ster-ester tersebut dikenal sebagai gliserida. +sam - asam lemak yang terikat dalam
gliserida seringkali tidak sama. "liserida yang demikian disebut gliserida ampuran. #ika ketiga asam
karboksilat yang bersenyawa dengan gliserol adalah sama, gliserida itu disebut gliserida sederhana.
O
66
CH& - O - C 7 C8>H%A
O
66
CH - O - C 7 C8>H%A
O
66
CH& - O - C - C8>H%A
Pada sebagian besar organisme, +riasil gliserol adalah suatu bentuk panjang dari penyimpanan energi.
3elebihan makanan akan diubah menjadi lemak, apakah murni sebagai karbohirdat, protein, atau lemak
sendiri. -emak merupakan sumber besar energi kimia.

8&< 3050+ % 6Semester &
Perbedaan lemak dan minyak terdapat pada titik leburnya. *itik leleh lemak dan minyak terutama ditentukan
oleh $
8. Perbandingan jumlah asam lemak jenuh dan tak jenuh yang menyusun suatu gliserida titik. 5akin banyak
jumlah asam lemak tidak jenuh dalam suatu gliserida, titik lelehnya akan semakin keil.
&. 5assa molekul relati! asam lemak penyusun.
-emak sebagian besar tersusun dari gliserida yang berasal dari asam lemak jenuh, sehingga pada suhu
kamar berupa padat. Sedangkan minyak terutama mengandung gliserida yang berasal dari asam-asam lemak
tak jenuh . Pada suhu kamar minyak berwujud air. Struktur lemak atau minyak $
5inyak dan lemak biasanya terdapat dalam buah dan biji tanaman dan dapat dikeluarkan dengan ara
mengempa pada suhu rendah atau suhu tinggi. +tau ditarik dengan suatu pelarut organik yang baik. 5inyak
yang berkualitas baik biasa diperoleh dengan ara mengempa pada suhu rendah. Penarikan menggunakan
pelarut organik menghasilkan minyak yang lebih banyak dan bermutu tinggi tanpa bau dan rasa.
-emak dan minyak yang telah tersimpan lama, akan sedikit terhidrolisa. +sam yang terjadi terutama
asam lemak tak jenuh, teroksidasi oleh udara menghasilkan aldehid, keton dan asam-asam yang lebih
sederhana yang berbau tengik.
.ntuk menghindari proses tersebut diatas, minyak yang banyak mengandung asam-asam tak jenuh :C
F C; diadisi dengan H& dan menggunakan katalis serbuk (i. Hasil dari hidroginasi minyak dihasilkan lemak
padat yang baiasa disebut margarin atau mentega tiruan.
*entunya kwalitas margarin yang diperoleh tergantung pada jumlah kadar asam lemak yang tak jenuh
yang tersisa didalamnya. 5akin keil kadar asam lemak tak jenuh yang tersisa makin baik mutu dari margarin
tersebut.

(i
triolein :l; ' %H&
(i
tristearin :p;
O O
66 66
CH& - O - C - C8A H%8 CH& - O - C - C8> H%A
O O
66 (i 66
CH - O - C - C8> H%% ' % H& CH - O - C - C8> H%A

8&A 3050+ % 6Semester &
O
66
CH
&
- O - C - C
8A
H
%8

O

66
CH - O - C - C
8>
H
%A
O
66
CH
&
- O - C - C
8>
H
%%
gliserol palmito, stearo, oleat
:gliserida ampuran;

O
66
CH
&
- O - C - C
8>
H
%A

O
66
CH - O - C - C
8>
H
%A
O
66
CH
&
- O - C - C
8>
H
%A
gliserol tri stereat atau tristearin
:gliserida sederhana;
O O
66 66
CH& - O - C - C8> H%% CH& - O - C - C8> H%A
%in2ak %a.ga.in
Hidrolisis dari suatu gliserida dengan basa kuat :suatu proses yang disebut Saponi!ikasi; menghasilkan
garam asam lemak :sabun; dan gliserol bebas. Oleh karena itu reaksinya disebut reaksi penyabunan
:saponi!ikasi;.
O
66
CH& - O - C - 48 CH& - OH
O O
66 66
CH - O - C - 4& ' % (aOH CH - OH ' % 4 7 C 7 O (a
O sabun
66
CH& - O - C - 4% CH& - OH
gliserol
Si!at sabun
8. Sabun terdiri atas asam lemah dan basa kuat. Sehingga dalam air terhidrolisa sebagian :hidrolisa parsial;,
dan menunjukan si!at basa. :dengan indikator !enolptalin memberikan warna merah;.
C8>H%ACOO(a ' H&O FFFF C8>H%ACOOH ' (aOH
C8>H%ACOO
-
' HOH FFFF C8>H%ACOOH ' OH
-
&. Dalam air sadah bereaksi dengan ion-ion Ca
&'
dan 5g
&'
membentuk endapan.
& C8>H%ACOO(a ' Ca
&'
:C8>H%ACOO;&Ca:s; ' &(a
'

3arena membentuk endapan sabun tak dapat6sukar berbuih, sehingga air sadah tidak baik untuk menui
:endapan akan mengotori pakaian ;.
%. Sabun yang umum digunakan adalah sabun (a, sedang sabun 3 untuk keperluan khusus.
11. HALOALKANA
Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, kebutuhan hidup manusia dibantu oleh
berbagai bahan sintesis, seperti plastik, tektil, pelarut, karet sintesis, insektisida dan obat-obatan. )ahan 7 bahan
tersebut dibuat dari berbagai Hat kimia, diantaranya haloalkana.
Haloalkana dapat dianggap sebagai turunan alkana dengan satu atau lebih atom H dari alkana diganti halogen.
Haloalkana yang sering dijumpai dalam laboratorium misalnya karbon tetra klorida :CCl<; sebagai pelarut, 3loro !orm
:CHCl%; sebagai obat bius. Sebagai pelarut :*ipp ,J; digunakan senyawa 8,8,8 trikloroetana. Halo alkana yang banyak
digunakan untuk bahan pendingin pada !reeHer dan sebagai aerosol tetapi disoroti masyarakat 0nternational karena
menyebabkan penemaran udara adalah C/C :Chloro /luoro Carbon;. Pada bab ini akan dibahas reaksi pembuatan
haloalkana, kegunaan dan dampak negati!nya terhadap lingkungan.

8&E 3050+ % 6Semester &
11..1 Reak#i /e%$,atan haloalkana
Pada umumnya haloalkana dapat diperoleh dari reaksi subtitusi alkana :gas alam :-("; atau -P";
dengan halogen dengan bantuan sinar matahari :sinar ultra Biolet;. 4eaksi alkana dengan !luor sangat epat,
sedangkan reaksi dengan klor dan brom tidak terlalu epat. Hasil yang diperoleh dalam reaksi ini merupakan
ampuran mono, di, tri. *etra halo alkana. Sebagai ontoh perhatikan reaksi-reaksi dibawah ini.
CH<:g; ' Cl&:g;
s. u. B.
CH%Cl:g; ' HCl:g;
CH%Cl ' Cl&:g;
s. u.B.
CH&Cl&:l; ' HCl:g;
CH&Cl& ' Cl&:g;
s. u. B.
CHCl%:l; ' HCl:g;
CH%Cl ' Cl&:g;
s. u. B.
CCl<:l; ' HCl:g;
Haloalkana juga dapat diperoleh dari beberapa reaksi dibawah ini$
8. 4OH ' PX% 4X ' P:OH;%
CH%-CH&OH ' PCl% CCCCC.. ' CCCC.
&. 4OH ' HX 4X ' H&O
CH%-CH&OH ' H&O CCCCC.. ' CCCC.
%. CnH&n ' HX 4X
CH& F CH& ' HCl CCC..
11.. Tatana%a haloalkana
*atanama pada haloalkana sama seperti nama senyawa karbon lainnya, yaitu berdasarkan rantai alkil dan
halogen yang terikat pada atom C-nya.
8. Pemberian nomor urut sedemikian sehingga C yang mengikat halogen mendapat nomor terkeil.
&. #ika jumlah atom halogen lebih dari 8 diberi awalan di, tri, tetra dst.
Contoh $
H H H Cl

H 7 C 7 Cl H 7 C 7 Cl H 7 C 7 C 7 Cl

H Cl H Cl
3loro metana diklorometana 8,8,8 triklorometana
)eri nama-nama senyawa berikut$
/ H H H CH%

/ 7 C 7 Cl H 7 C 7 C 7 Cl H 7 C 7 C 7 CH%

Cl Cl H H Cl
CCCCCCC CCCCCCC. CCCCCCCCC.

8&> 3050+ % 6Semester &
CH% 7 CH 7 CH% CH% 7 CH 7 CH:CH%;& Cl H
O 6
)r Cl C F C
CCCCCCC CCCCCCCC.. 6 O
H H
CCCCCCCCC.
11..* Be$e.a/a .eak#i haloalkana
8. 4X ' +gOH 4OH ' +gX
CH% 7 CH:Cl; 7 CH% ' +gOH CCCCCC.. ' CCCCC.
&. 4X ' & (a 4 7 4 ' & (aX
CH% 7 CH:Cl; 7 CH% ' & (a CCCCCCCC ' CCCC.
%. 4X ' (H% 4(H& ' HX
CH% 7 CH&Cl ' (H% CCCCCCC. ' CCCC
<. 4X ' 5g 45gX
CH% 7 CH&Cl ' 5g CCCCC..
A. 4X ' +gC( 4C( ' +gX
CH% 7 CH 7 CH% ' +gC( CCCCCCCC ' CCCCC.

)r
11.*.) Keg,naan #en2a3a haloalkana 0an 0a%/akn2a te.ha0a/ lingk,ngan.
3egunaan senyawa haloalkana dalam kehidupan sehari-hari sangat luas, misalnya senyawa organoklor
banyak digunakan sebagai insektisida :DD*, )HC, )aygon;, pelarut :CCl<, CH%-CCl%;, pendingin,aerosol :C/&Cl&;,
plastik seperti *e!lon :lapisan anti lengket;, PQC :plastik anti boor pada baterai dan airan pemadam kebakaran
:CCl<;.
2alaupun kegunaan haloalkana sangat luas, akan tetapi penggunaan yang tidak tepat atau berlebihan akan
mengganggu kesetimbangan lingkungan. Contohnya $
a. Penggunaan C/C atau !reon, yaitu gas yang tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak terbakar ini menyebabkan
gangguan pada atmos!er, karena di atmos!er C/C menguraikan gas O% :oHon; menjadi O&. Padahal kita
mengetahui bahwa lapisan oHon di tropos!er ber!ungsi untuk menyaring sinar ultra Biolet yang menuju bumi.
3elebihan sinar ultra Biolet yang menapai bumi dapat menyebabkan penyakit kanker kulit.
b. )anyak senyawa organo klor yang digunakan sebagai pestisida sukar terurai sehingga dampak yang ditimbulkan
sangat luas dan merusak lingkungan. Sebagai ontoh penggunaan DD*, aldrin yang sukar terurai disamping
dapat membunuh bibit penyakit pada tanaman juga dapat membunuh hewan-hewan air dan hewan-hewan
pemakan bangkai, sebagian lagi terisap oleh tumbuh-tumbuhan dan masuk ke dalam tubuh manusia.
. Haloalkana sebagian besar sebagai bahan dasar pembuatan plastik yang sukar diuraikan oleh mikroorganisme,
sehingga pemakaian plastik dalam kehidupan sehari-hari menimbulkan dampak terhadap lingkungan terutama
penemaran tanah. Pembakaran sampah plastik juga akan menimbulkan penemaran udara.
d. 0odo!orm :CH0%; yang pernah digunakan sebagai obat luka berbau tidak enak dan beraun
e. 3loro!orm :CHCl%; suatu Hat air tidak berwarna dan berbau sedap dan bersi!at membius. Digunakan sebagai
pelarut lemak dan obat bius. 3arena si!atnya yang mengganggu hati sekarang diganti halotan : &-bromo 7 & 7
kloro 7 8,8,8 7 tri!loroetana, C/% 7 CHCl)r;.
Soal Latihan

8&D 3050+ % 6Semester &
8. *uliskan nama senyawa-senyawa berikut$
a. CH% - CH& - COOH
b. CH% - CH& - COOCH%
. CH% - CH& 7CH:CH%; - COOH
d. CH% -CH - C F O CH%
O
CH% O - CH& - CH - CH%
e. CH% 7 CH - C F O
O
CH% O - CH& - CH%

&. *uliskan rumus struktur dari senyawa-senyawa berikut$
a. +sam -&-metil butanoat
b. +sam - &-etil butanoat
. ,til, &-metil butanoat
d. *ersier butil propanoat
e. 0sopropil etanoat
%. *entukan isomer-isomer dari senyawa yang mempunyai rumus molekul CAH89O& serta nama dari
senyawa bersangkutan.
<. Sebutkan empat kegunaan ester dalam kehidupan sehari-hari.
A. Sebutkan & perbedaan antara minyak dan lemakP
E. )agaimana ara mengubah asam lemak tidak jenuh menjadi asam lemak jenuhM *uliskan ontoh reaksinya.
>. berikan tiga ontoh senyawa haloalkana yang sering anda jumpai dalam kehidupan sehari-hari
D. *uliskan reaksi subtitusi halogen pada metana sampai terbentuk CCl<.
@. C/C atau !reon mempunyai rumus dan nama sesuai dengan tatanamanya.
a. tuliskan rumus dan tatanamanya.
b. Sebutkan & kegunaan C/C dalam kehidupan sehari-hari
. )agaimana ara menanggulangi penemaran akibat penggunaan C/C.
89. *uliskan % reaksi sintesis yang menggunakan bahan dasar haloalkana.
4angkuman
8. "ugus !ungsional adalah atom atau kelompok atom yang memberikan beberapa si!at kimia yang khas dari
senyawa yang molekulnya mengandung gugus tersebut.
&. +lkohol dapat dianggap dari turunan alkana, dimana satu atom H nya diganti gugus !ungsi OH.
%. *ata nama alkohol dapat diturunkan dari nama alkana dan mengganti akhiran a dengan ol.
<. )erdasarkan jenis atom C yang mengikat gugus !ungsi, alkanol ali!atis dapat dibedakan menjadi alkanol
primer, alkanol sekunder dan alkanol tersier.
A. +lkanol berisomer gugus !ungsi dengan eter.
E. +lakol dan eter dapat dibedakan dengan beberapa pereaksi, misalnya logam (a dan PCl%.
>. Oksidasi alkanol primer menghasilkan alkanal dan pada oksidasi selanjutnya menghasilkan asam
karboksilat.
Oksidasi alkohol sekunder menghasilkan keton.
Sedangkan alkanol tersier sukar dioksidasi.
D. +lkohol dapat dibuat dari peragian karbohidrat dan tetes tebu.

8&@ 3050+ % 6Semester &
@. +lkohol merupakan pelarut yang baik untuk bermaam-maam Hat.
89. 4umus umum eter 4 - O - 4R.
88. ,ter mudah menguap dan mudah terbakar.
8&. ,ter dapat digunakan sebagai obat bius dan sebagai pelarut
8%. 4umus umum aldehid 4COH
8<. +ldehid dapat diperoleh dari oksidasi alkohol primer.
8A. +ldehid berisomer gugus !ungsi dengan keton
8E. +ldehid sangat mudah mengalami oksidasi, sehingga dapat mereduksi pereaksi /ehling dan *olens.
8>. 4umus umum keton 4-CO-4R
8D. 3eton banyak digunakan sebagai pelarut
8@. 3eton sukar dioksidasi dan tidak dapat mereduksi pereaksi /ehling dan *olens
&9. +sam karboksilat mempunyai rumus umum 4- COOH
&8. +sam karboksilat rantai panjang biasa disebut sebagai asam lemak
&&. 4eaksi asam karboksilat dengan alkohol menghasilkan ester
&%. ,ster dari alkohol monoBalen menyebabkan aroma buah tertentu dan banyak digunakan untuk esense
&%. ,ster dari gliserol dapat berupa minyak dan lemak.
&<. 5inyak merupakan ester gliserol yang mengandung asam lemak tidak jenuh, dan pada suhu kamar
berwujud air.
&A. -emak merupakan ester gliserol yang mengandung asam lemak jenuh, dan pada suhu kamar berwujud
padat.
&E. 4eaksi antara minyak atau lemak dengan basa kuat menghasilkan sabun.
Soal"#oal Latihan Akhi.:
8. *uliskan gugus !ungsional dari $
a. eter d. alkohol
b. asam karboksilat e. ester
. aldehid
&. )erilah nama senyawa senyawa yang mempunyai rumus struktur berikut $
a. CH%CH:OH;CH% d. CH% 7 C:CH%;:OH; -CH%
b. :CH%;&CH - O - CH% e. CH% - CH:CH%; - CH&OH
. CH% - CH& -O - CH:CH%;&
%. *uliskan rumus struktur senyawa dibawah ini $
a. &-metil, 8-propanol d. &,%-dimetil, &-butanol
b. &-etil, 8-butanol e. metoksi etana
. &-etoksi propana
<. )agaimana anda dapat membedakan senyawa alkanol dengan senyawa eter, jika hanya diketahui rumus
molekul senyawanyaM
A. #elaskan apa yang dimaksud isomerP
E. #enis isomer apakah yang terjadi antara propanal dan asetonM
>. *uliskan rumus struktur yang mungkin dari CAH8&O dan beri nama senyawa yang anda peroleh.
D. +da < buah senyawa yang mempunyai rumus molekul C<H89O. Dari perobaan diperoleh data bahwa
titik didih masing-masing senyawa adalah

Senyawa 8 & % <
*itik Didih 88>,>
o
C @@,A
o
C 89>,@
o
C %<,A
o
C

8%9 3050+ % 6Semester &
#ika kemungkinan rumus struktur keempat senyawa tersebut adalah
a. CH% - CH& - O - CH& - CH% . CH% - CH& - CH& - CH&OH
b. CH% - CH:OH; - CH& - CH% d. CH% - CH:CH%; - CH&OH
*entukanlah rumus struktur senyawa-senyawa dimaksud. #elaskan bagaimana anda sampai pada
kesimpulan tersebut.
@. Suatu senyawa mempunyai rumus molekul C%HDO. Senyawa tersebut tidak dapat bereaksi dengan logam
(a dan PCl%. *entukan nama senyawa C%HDO yang dimaksud.
10. Suatu senyawa + :C<H89O; tidak dapat bereaksi dengan logam natrium. 4eaksi senyawa + dengan
H0 berlebih menghasilkan senyawa ), C dan H&O. Hidrolisis senyawa ) meng-hasilkan & propanol.
*entukanlah rumus struktur dari senyawa +.
88. Dari analisis senyawa organik X diperoleh hasil sebagai berikut$
i. senyawa X dengan pereaksi 35nO< dalam asam menghasilkan larutan yang memerahkan lakmus biru.
ii. )ereaksi dengan logam (a
iii. )ila didehidrasi H&SO< pekat pada suhu 8D9
o
C menghasilkan 8 butanol
)erdasarkan si!at di atas tentukan
a. rumus struktur dan nama senyawa X
b. bila logam (a direaksikan dengan senyawa tersebut dihasilkan <,<D - gas H&:S*P;, berapa massa
senyawa X tersebutM
. *uliskan rumus struktur yang berisomer posisi dengan senyawa X tersebutM
8&. 4eaksi apakah yang dapat digunakan untuk membedakan senyawa 8-propanol dengan &-propanolM
13. Suatu senyawa dengan rumus molekul C%HDO bila dioksidasi dengan hati-hati terbentuklah suatu Hat
dengan rumus molekul C%HEO yang tidak dapat mereduksi larutan /ehling. )agaimana rumus struktur
C%HDO dimaksud.
8<. Suatu senyawa X dengan rumus molekul C<H89O dapat bereaksi dengan logam natrium menghasilkan
gas hidrogen. 4eaksi X dengan 35nO< dalam suasana asam menghasilkan suatu alkanon yang sama
jumlah atom C nya. Senyawa X tersebut dapat memutar bidang getar ahaya terpolarisasi. *entukan nama
senyawa X yang dimaksudP
Soal /ilihan gan0a
P0-0H-+H S+*. #+2+)+( 1+(" P+-0(" *,P+*
8. "ugus !ungsi memegang peranan paling
penting dalam banyak reaksi kimia senyawa
karbon, karena gugus !ungsi merupakan
bagian senyawa karbon yang C.
a. paling akti!
b. sangat stabil
. mudah mengikat unsur lain
d. mudah membentuk rantai karbon
berabang
e. paling bersi!at radioakti!
&. Senyawa organik yang mempunyai rumus
struktur$
O

CH% 7 C 7 CH& 7 CH%
*ermasuk C.
+. ,ter D. +sam karboksilat
). +ldehide ,. ,ster
C. keton

8%8 3050+ % 6Semester &
%. (ama sistematik senyawa
CH% - CHOH - C:CH%;& - CH%
adalah ....
+. %,% dimetil, & butanol
). %,% dimetil butil alkohol
C. &,&-dimetil %-butanol
D. 8,&,% trimetil propanol
,. neobutil 8 alkohol
<. 1ang merupakan gugus !ungsi alkohol
adalah C.
+. 7 OH D. 7 COOH
). 7 CO ,. 7 COO 7
C. 7 CHO
A. Pada oksidasi suatu alkohol dihasilkan
aseton. +lkohol yang dioksidasi adalah ....
+. 8 7 propanol D. 8 7 butanol
). & 7 propanol ,. & 7 butanol
C. &-metil-8-propanol
E. Diantara isomer CAH8&O dibawah ini yang
merupakan alkohol tersier adalah C.
+. &-pentanol
). %-pentanol
C. &-metil, &-butanol
D. &,&-dimetil, 8-propanol
,. %-metil, &-butanol
>. )ila etanol mengalami dehidrasi oleh akibat
penambahan asam sul!at pekat pada suhu
8D9
o
C, maka Hat yang terbentuk adalah ....
+. CH& F CH&
). CH% -CH& - O- CH& - CH%
C. CH& F CH -CH& - CH%
D. CH% - CH& - CH& - CH%
,. CH% - CH F CH - CH%
D. Pereaksi yang tidak dapat bereaksi dengan
alkanol adalah ....
+. PCl% D. H&
D. HCl ,. (a
). 3&Cr&O> ' H&SO<
@. Pereaksi yang dapat digunakan untuk mem-
bedakan alkohol dan eter terantum di bawah
ini
i. HCl iii. logam (a
ii. H&O iB. oksidasi
yang benar adalah ....
+. i dan iii D. ii dan iii
C. ii dan iB ,. i, ii dan iii
,. i dan iii
89. Pasangan senyawa yang merupakan isomer
gugus !ungsi dari CH%-CH&-CH&-CH&-CHO
adalah C.
+. dimetil keton - & metil-butanal
). etil asetat - &-metil propanol
C. &-metil butanon - dietil keton
D. etil asetat - isobutil aldehid
,. pentanal - % metil butanal
88. "olongan senyawa di bawah ini yang
keduanya merupakan isomer adalah C.
+. +lkena dan alkanol
). ,ter dan ester
C. +sam karboksilat dan ester
D. +lkanon dan alkanoat
,. +lkanal dan alkanol
8&. Dari senyawa-senyawa berikut ini bersi!at
optik akti!, keuali ....
+. H&( - CH& - COOH
). CH% - CH:(H&; - COOH
C. CH%-CH:OH;-CH&-CH%
D. CH%-CH&-CH:OH; - COOH
,. CH% - CH:OH; - COOH
8%. Senyawa X dioksidasi menghasilkan asam
&-metil butanoat, maka senyawa X adalah ....
+. CH%-:CH&;%COH
). CH%-CH&-CH&-CH&-CH&OH
C. CH%:CH&;%OCH%
D. CH%CH:CH%;-CH&CH&OH
,. CH%CH&CH:CH%;CH&OH
8<. Suatu senyawa alkohol dioksidasi dengan
3&Cr&O>, dalam suasana asam sul!at
menghasilkan suatu senyawa dengan rumus$
CH%-CH&-CO-CH%, maka rumus senyawa
alkohol tersebut adalah .C
+. CH% - CH& - CH& - CH&OH
). CH% - CH:OH; - CH& - CH%
C. CH% - C:CH%;&OH - CH%
D. CH% - CH& - CH& - CH%
,. CH%-CH:OH;-CH:OH;-CH&OH
8A. Dari A rumus umum senyawa karbon di
bawah ini $
O O
66 66
0. 4 - C - H 0Q. 4 7 C 7 4G
O O
66 66
00. 4 - C 7 OH Q. 4 7 C7O74
000. 4 - O 7 4
1ang termasuk rumus umum senyawa alkanal
dan asam alkanoat adalah ...

8%& 3050+ % 6Semester &
+. 0 dan 00 D. 00 dan 0Q
). 000 dan 0Q ,. 0Q dan 0
C. 0Q dan Q
8E. Senyawa yang dapat dikenal identitasnya
dengan pereaksi /ehling atau pereaksi tolens
:ermin perak; adalah .....
+. &-metil &-propanol D. asam propanoat
). metanal ,. metil propanoat
C. aseton
8>. Salah satu isomer gugus !ungsi dari dietil
keton adalah .....
+. %-butanol
). &-metil - &- butanol
C. asam %-metil butanoat
D. pentanal
,. &-metil-8- butanol
8D. Pasangan pereaksi berikut yang dapat dipakai
untuk membedakan gugus aldehid dengan
gugus keton adalah ....
+. /ehling dan *ollens
). )enedit dan 5illon
C. *ollens dan )iuret
D. /ehling dan )iuret
,. )iuret dan 5illon
8@. Dari pasangan berikut yang merupakan
pasangan isomer adalah ....
+. n. butanol dan & metil butanol
). etoksi etana dan & propanol
C. 8-propanol dan di etil eter
D. etil asetat dan asam butanoat
,. &-propanal dan & propanol
&9. Suatu senyawa dengan rumus
CH% - CH& - CH:OH; - CH%
dihasilkan dari reaksi Hat + dengan H& :katalis
Pt;. "ugus !ungsi yang terdapat pada Hat +
adalah ...
+. - OH D. - CHO
). - CO - ,. - COO -
C. - COOH
&8. Senyawa X jika dioksidasi menghasilkan
asam butanoat, maka senyawa X adalah ....
+. CH%:CH&;%COH
). CH%-CH&-CH&-CH&OH
C. CH%:CH&;%OCH%
D. CH%CH&CH:CH%;CH&OH
,. :CH%;&CH-CH&CH&OH
&&. Suatu senyawa X dengan rumus molekul
C<H89O dapat bereaksi dengan logam natrium
menghasilkan gas hidrogen. 4eaksi X dengan
35nO< dalam suasana asam menghasilkan
suatu aldehid yang berantai abang. 4umus
senyawa X adalah .....
+. :CH%;&CH - CH&OH
). CH%-CH:OH;-CH&- CH%
C. CH%-O-CH& -CH& -CH%
D. CH%-C:OH;:CH%;&
,. CH% - CH& - CH& - CH&OH
&%. Senyawa-senyawa berikut larutannya dapat
memutar bidang getar ahaya terpolarisasi,
keuali ....
+. %- metil &-pentanol
). &-metil %-pentanol
C. asam & hidroksi butanoat
D. &-metil, &-butanol
,. &-butanol
&<. Dari senyawa berikut yang dapat memutar
bidang polarisasi ahaya ialah ....
+. &-etil, &-butanol
). &,&-dimetil 8-butanol
C. %-pentanol
D. &-etil, %-metil-&-pentanol
,. %-metil, %-pentanol
&A. Senyawa + dengan rumus molekul C<HDO
tidak dapat bereaksi dengan larutan perak
amoniakal. "ugus !ungsi dalam senyawa +
adalah ....
+. - (H& D. - OH
). - O - ,. - CHO
C. - CO -
&E. Hasil oksidasi senyawa T adalah senyawa X.
)ila senyawa X dioksidasi lebih lanjut akan
terjadi asam &-metil propa-noat. Senyawa T
adalah .....
+. CH% - CH& - CH& - CH&OH
). CH% - COH:CH%; - CH%
C. CH% - CHOH - CH& - CH%
D. CH% - CH:CH;% - CHO
,. CH% - CH:CH%; -CH&OH
&>. Suatu Hat dianalisis mempunyai rumus mole-
kul CEH8&O. 4antai karbonnya tidak bera-
bang, tidak mengandung ikatan rangkap atau
ikatan ganda tiga dan mengandung satu gugus
keton. )erapa senyawa yang mempunyai si!at
seperti di atas ....
+. 8 D. <
). & ,. A
C. %
&D. Pasangan senyawa karbon di bawah ini yang
merupakan isomer gugus !ungsional
adalah ....
+. metil etanoat dan propanol
). etil metil eter dan metil etanoat

8%% 3050+ % 6Semester &
C. propanol dan etil metil eter
D. etil metil eter dan &-propanon
,. propanol dan propanal
&@. Pasangan senyawa yang merupakan isomer
dari CH%-CH&-CH&-CH&-CHO adalah .C
+. dimetil keton - & metil-butanal
). etil asetat - &-metil propanol
C. &-butanon - dietil keton
D. etil asetat - isobutil aldehid
,. dietil keton - % metil butanal
%9. Senyawa yang merupakan isomer !ungsional
dari butanal adalah .....
+. CH%CH:OH;CH&CH%
). CH%CH&OCH&CH%
C. CH%CH&CH&CH&OH
D. CH%CH&CH&CHO
,. CH%CH&COCH%
%8. 4eaksi yang dapat digunakan untuk
memperoleh gliserol dari asam lemak adalah
C.
+. ,steri!ikasi D. oksidasi
). (etralisasi ,. hidrolisis
C. reduksi
%&. 4eaksi yang dapat digunakan untuk
memperoleh gliserol dari lemak adalah C.
+. ,steri!ikasi D. oksidasi
). (etralisasi ,. penyabunan
C. reduksi
%%. Satu liter gas hidrokarbon dibakar sempurna
dengan E,A liter gas O& menghasilkan gas CO&
dan A liter uap air. Hidrokarbon tersebut
dengan Cl& mengalami subtitusi kemudian
hasilnya ditambah 3OH dalam air. Senyawa
akhir yang diperoleh adalah C.
+. ,tanol D. butil klorida
). )utanol ,. kloro etana
C. propanol
%<. 0somer !ungsional dari CH% 7 O 7 C&HA
adalah C.
O O
66 66
+. C&HA 7 C D. CH% 7 C
O O
OH H CH%
O O
66 66
). C&HA 7 C ,. CH% 7 C
O O
H OCH%
O
66
C. CH% 7 C
O
CH%
%A. Senyawa karbon dengan rumus molekul
CAH8&O yang merupakan alkohol tersier
adalah C.
+. % 7 pentanol
). & 7 metil 7 8 7 pentanol
C. % 7 metil 7 & 7 butanol
D. & 7 metil 7 & 7 butanol
,. & 7 metil 7 & 7 propanol
11. 1 REAKS1 +ADA SENYAWA KARBON
Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa reaksi kimia terjadi karena adanya interaksi antar atom,
molekul, atau ion. *erjadinya reaksi antara atom, molekul, atau ion selalu melibatkan elektron-elektron di
sekitar inti atom. )ila ingin memahami terjadinya reaksi kimia, kita harus mengetahui bagaimana elektron-
elektron itu mengalami perubahan distribusi selama reaksi berlangsung. Selain itu, dalam mempelajari

8%< 3050+ % 6Semester &
(ilai $
Para! "uru $
reaksi kimia harus diperhatikan bentuk ukuran dari atom, molekul atau ion yang mengalami reaksi, serta
jenis ikatan kimianya.
Senyawa karbon pada umumnya mengandung ikatan koBalen yang si!atnya terarah. Hal ini
disebabkan elektron-elektron dipusatkan antara atom-atom yang terikat. )entuk molekul senyawa yang
yang terdapat dalam tiga dimensi merupakan !aktor penting dalam mempelajari reaksi-reaksi senyawa
karbon.
Pada dasarnya, reaksi karbon adalah reaksi perubahan suatu gugus menjadi gugus lain. *iap gugus
memberikan si!at serta reaksi-reaksi karbon digolongkan menjadi < golongan yaitu $
8. reaksi subtitusi
&. reaksi adisi
%. reaksi eliminasi
<. reaksi oksidasi
11.1.1 REAKS1 S-BT1T-S1
Seperti yang pernah anda kenal reaksi subtitusi adalah suatu reaksi dimana suatu atom, ion atau gugus
atom disubtitusikan untuk menggantikan atom, ion atau gugus di dalam suatu molekul. +lkana merupakan
senyawa yang sukar bereaksi dengan Hat-Hat lain, salah satu reaksi yang telah anda kenal pada kondisi-kondisi
tertentu adalah reaksi klorinasi, nitrasi dan sul!onasi.
a. klorinasi
4H ' Cl - Cl 4 - Cl ' HCl
4eaksi klorinasi merupakan reaksi yang berantai dan reaksi akan berhenti bila semua atom H pada alkana
telah diganti oleh klor

s. u. B
CH< ' Cl - Cl CH% Cl ' HCl
s. u. B
CH%Cl ' Cl - Cl CH&Cl& ' HCl
s. u. B
CH&Cl& ' Cl - Cl CHCl% ' HCl
s. u. B
CHCl% ' Cl - Cl CCl< ' HCl
b. 4eaksi dengan asam nitrat pekat,
H&SO<
4 - 4 ' HO(O& 4 - (O& ' H&O
H&SO<
CH% -CH&H ' HO(O& CH% - CH& - (O& ' H&O
. 4eaksi dengan asam sul!at pekat,

8%A 3050+ % 6Semester &
4 - H ' HOSO%H 4 - SO%H ' H&O
CH% - CH&H ' HOSO%H CH% - CH& - SO%H ' H&O
Disamping reaksi-reaksi subtitusi pada alkana, reaksi subtitusi juga dapat terjadi pada penggantian gugus
!ungsi.Contoh$
8. +lkil halida dengan basa kuat6+gOH
4 - X ' +gOH 4 - OH ' +gX:s;
CH% - CH&Cl ' +gOH CH% - CH&OH ' +gCl:s;
&. +lkanol dengan PCl%
4 - OH ' PCl% 4 - Cl ' P:OH;%
CH%-CH&-CH&OH ' PCl% CH%7-CH&7-CH&7-Cl ' P:OH;%
%. +likl halida dengan amonia
4 - X ' (H% 4 - (H& ' HX
CH% - CH&)r ' (H% CH% - CH& - (H& ' H)r
<. +lkil halida dengan natrium alkoksida :dikenal sebagai sintesis 2illiamson;
4 - X ' 4 - O - (a 4 - O - 4 ' (aX
CH%-CH&-CH&Cl ' CH%-CH&-O-(a % CH%-CH&-CH&-O-CH&-CH%
A. 4eaksi alkanol dengan logam (a
4 - OH ' &(a 4 - O(a ' H&
& CH% - CH&OH ' &(a & CH% - CH& - O(a ' H&
E. 4eaksi alkohol dengan asam halida
4 - OH ' HX 4 - X ' H&O
CH% - CH&OH ' HCl CH% - CH& - Cl ' H&O
11.1. REAKS1 AD1S1

)ila suatu seyawa alkena direaksikan dengan gas hidrogen akan terjadi reaksi seperti ontoh berikut$

katalis
CH% - CH& - CH F CH& ' H - H CH% - CH& - CH& - CH%

4eaksi diatas telah anda kenal dengan reaksi adisi, yaitu reaksi penambahan atom atau gugus pada
senyawa yang mengandung ikatan rangkap sehingga ikatan rangkap itu berubah menjadi ikatan tunggal. 4eaksi

8%E 3050+ % 6Semester &
adisi juga dapat terjadi bila senyawa berikatan rangkap direaksikan dengan gas halogen, hidrogen halida, air.
)eberapa reaksi adisi yang telah dikenal dapat anda perhatikan pada berikut ini.
8. +disi alkena 6 alkuna dengan air brom :senyawa tidak jenuh dapat menghilangkan warna air brom;.
4eaksi ini dapat dipergunakan untuk mengidenti!ikasi bahwa suatu senyawa organik mengandung ikatan
rangkap pada rantai C nya.
H&C F CH& ' )r& H&C CH&
oklat
)r )r tak berwarna

HC F CH ' & )r& )r CH HC )r

)r )r
%. +disi alkena oleh hidrogen halida :HX;
+pa yang akan terbentuk bila propena diadisi dengan HClM )erdasarkan hasil eksperimen, hasil utama dari
reaksi adisi propena dengan HCl adalah senyawa & kloro propana.
CH% CH F CH& ' H Cl CH% CH CH%

Cl
& kloro propana
3enyataan tersebut pertama kali dikenal oleh Qlademir 5arkoBnikoB, dan beliau menarik kesimpulan
sebagai berikut $
Bila alkena tak simetris diadisi oleh HX, maka atom H dari HX menuju ke atom karbon yang berikatan
rangkap yang telah lebih banyak memiliki hidrogen". Pernyataan lebih dikenal dengan nama aturan
5arkoB (ikoB. Hal tersebut diatas dapat dijelaskan bahwa makin panjang rantai karbon makin besar daya
tolaknya terhadap elektron :makin bersi!at positi!;.
.ntuk reaksi adisi alkena oleh H)r ternyata tidak selalu terbentuk Hat sesuai dengan aturan 5arkoB
(ikoB, Penyimpagan ini dapat terjadi jika pada saat adisi terdapat gas oksigen atau gas hidrogen peroksida.
Contoh$
CH% CH F CH& ' H)r CH% CH CH&
H&O&
H )r
Penyimpangan reaksi adisi ini tidak terjadi pada adisi alkena dengan H/, HCl dan H0. )agaimana halnya
pada reaksi antara & pentena dengan hidrogen halidaM )erdasarkan hasil pengamatan dalam reaksi & pentena
dengan gas hidrogen halida diperoleh hasil utama % kloro pentana. 4eaksi yang terjadi dapat
diilustrasikann sebagai berikut.
CH%-CHFCH-CH&-CH% ' H-Cl CH%-CH&-CH-CH&-CH%

Cl
% kloro pentana

8%> 3050+ % 6Semester &
3enyataan tersebut sebenarnya telah dipelajari oleh SaytHe!! dan 2agner. )erdasarkan hasil-hasil
pengamatannya tersebut mereka mengambil kesimpulan bahwa $ U#ika atom C yag berikatan rangkap
mengikat atom H yang sama banyak, tetapi mengikat gugus alkil yang tidak sama maka atom halogen
akan terikat oleh atom C yang mengikat alkil yang lebih pendek.
4eaksi adisi juga dapat terjadi antara gugus C F O atau C ( dengan H&, HX , H&O dan 45gX :pereaksi
"rignard;.
8. +disi gugus karbonil dengan gas hydrogen
O
66
4 - C ' H& 4 - OH alkohol primer
O
H
O
66
CH% - CH& - C ' H& CH% - CH& - CH&OH 8 propanol
O
H

O
66
4 - C - 4R ' H& 4 - CH:OH; - 4R alkohol Sekunder
O
66
CH% - CH& - C - CH% ' H& CH% - CH& CH:OH; - CH%
& butanol
&. +disi alkanal atau alkanon dengan pereaksi grignaard :4-5g-X;. +lkanal dengan 4-5g-X kemudian
direaksikan dengan air dihasilkan alkohol sekunder.
O O - 5gX
66
4 - C ' 4 - 5g - X 4 - C - H
O
H 4
O O - 5gCl
66
CH% - C ' Cl - 5g - CH& - CH% CH% - C - CH& - CH%
O
H H
O - 5gCl OH

8%D 3050+ % 6Semester &

CH% - CH - CH& - CH% ' H - OH CH% - CH - CH& - CH% ' 5g:OH;Cl
%. +disi gugus C ( dengan gas hidrogen menghasilkan senyawa amina :(H&;
4 - C ( ' & H& 4 7 CH& 7 (H&
4eaksi ini biasa digunakan untuk menambah 8 atom C pada sintesis senyawa organik
CH% 7 CH& 7 C ( ' & H& CH% 7 CH& 7 CH& 7 (H&
,til sianida n-propil amina
<. +disi gugus C ( dengan H&O dalam suasana asam menghasilkan asam karboksilat :4-COOH;
4 7 C ( ' & H&O ' H
'
4 7 COOH ' (H%
CH% 7 CH& 7 C ( ' & H&O CH% 7 CH& 7 COOH ' (H%
11.1.*. Reak#i EL1M1NAS1
4eaksi eleminasi biasa dikenal sebagai reaksi pelepasan sebuah molekul sederhana seperti H&O dan
HCl dari suatu senyawa. .ntuk berlangsungnya reaksi eliminasi, harus terdapat katalis yang ber!ungsi
menarik molekul yang akan dilepaskan. 4eaksi ini sebenarnya merupakan kebalikan dari reaksi adisi. +tom-
atom6 gugus-gugus terlepas dari molekul dan tidak digantikan oleh yang lain. Pada reaksi ini dua buah
atom atau gugus yang masing-masig terikat pada dua buah atom karbon yang berdam- pingan dibebaskan
oleh suatu pereaksi menghasilkan suatu ikatan ganda atau suatu ikatan rangkap tripel. 4eaksinya seara
umum dapat ditunjukkan sebagai berikut$
C C C F C ' X1

X 1
C F C C C ' X1

X 1
Dalam reaksi eliminasi perlu diperhatikan$ bila HX dilepaskan dari 4X maka H diambil dari atom C yang
mengikat H paling sedikit. Prinsip ini dikenal dengan aturan SaytHe!!.
Contoh $
a. ,leminasi pada alkohol.
4eaksi alkohol dengan asam sul!at pekat akan dihasilkan alkena atau eter tergantung suhu pada saat
reaksi berlangsung. 4eaksi ini biasa disebut reaksi Dehidrasi.


8D9
o
C
CnH&n :alkena;
alkohol ' H&SO< pekat

8%A
o
C
4 7 O 7 4 :eter;
H&SO<
CH% - CH&OH CH% - CH& - O - CH& - CH% ' H&O

8%@ 3050+ % 6Semester &
8%A
o
C
H&SO<
CH% - CH&OH CH& F CH& ' H&O
8D9
o
C
b. eleminasi pada alkil halida :4X; dengan 3OH pekat dalam etanol
CH% CH%
3OH dalam
CH% C CH CH% CH% C F CH CH% ' HCl
alkohol
H Cl
11.1.) REAKS1 OKS1DAS1
Pada dasarnya setiap senyawa karbon jika dioksidasi kuat :reaksi pembakaran;, terjadi gas CO&, H&O
dan energi. Dalam reaksi oksidasi terkontrol terhadap senyawa karbon dapat terjadi asam, aldehid atau keton.
3egunaan reaksi oksidasi adalah untuk mengubah $
8. alkohol menjadi aldehid, asam atau keton
&. alkil benHena menjadi asam.
Dalam reaksi-reaksi organik persamaan reaksi seringkali tidak disetimbangkan. )iasanya yang
ditunjukan hanyalah senyawa-senyawa organik yang mengalami perubahan.
A. Reak#i ok#i0a#i alkohol
8. +lkohol primer mudah dioksidasi menjadi alkanal dan bila jumlah pengoksidasinya berlebih akan
menjadi alkanoat.
O O
Cr&O
&
>
' H
'
66 Cr&O
&
>
' H
'
66
4 CH OH -----------I 4 C ----------- 4 C
O O
H OH
O O
CrO
&
<
' H
'
66 CrO
&
<
' H
'
66
CH% CH& CH&OH CH% CH& C CH% CH& C
O O
H OH
&. +lkohol sekunder dioksidasi menjadi alkanon

O

8<9 3050+ % 6Semester &
Cr&O>
&-
' H
'
66
CH% CH& CHOH CH% CH% CH& C CH%
%. +lkohol tersier sukar sekali dioksidasi dan bila dioksidasi dengan oksidator sangat kuat akan peah
menjadi alkanon dan asam alkanoat dengan rantai C yang lebih pendek.
B. Reak#i ok#i0a#i alkanal
+lkanal merupakan Hat organik yang paling mudah dioksidasi, sehingga reaksi ini bisa digunakan untuk
membedakan antara alkanal dan alkanon, sebab alkanon sukar sekali dioksidasi. +lkanal dapat dioksidasi oleh
oksidator yang sangat lemah misalnya $ pereaksi Tolens :larutan perak amoniakal; menghasilkan ermin perak,
dan pereaksi ehling menghasilkan endapan merah bata.
O O
66 66
4 C ' & Cu
&'
' < OH
-
4 C ' Cu&O ' & H&O
O O %e.ah $ata
H ko%/lek# 0engan a#a% ta.ta.at OH
O O
66 66
CH% C ' & Cu
&'
' < OH
-
CH% C ' Cu&O ' & H&O
O O
H OH
Soal Latihan
8. *entukan jenis-jenis reaksi dan hasil reaksi pada sintesis senyawa berikut$
CH% 7 CH& 7 CH&OH ' H&SO< pekat a ' HCl b
C 3OH
Cr&O>
&-
' H
'
d
. T,li#kan /e.#a%aan .eak#i /a0a #inte#i# #en2a3a"#en2a3a $e.ik,t:
a. etena mono kloro etana butana
b. etanol etena etil siaida asam propanoat
. etanol etil klorida etil magnesium klorida etana
d. etanol etil klorida etil amina
Pertanyaan $
i. tentukan jenis masing-masing tahap reaksi
ii. tuliskan pereaksi yang digunakan

8<8 3050+ % 6Semester &
&
8
%
<
11.). BEN7ENA DAN T-R-NANNYA
Pada permulaan abad ke-8@ banyak ditemukan senyawa-senyawa organik yang mempunyai bau :aroma;
yang karakteristik :khas;, terutama yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, misalnya damar benHoin, bermaam-
maam minyak balsam, dan senyawa-senyawa seperti asam sianat dan asam benHoat. 3arena baunya yang
karakteristik ini, maka senyawa-senyawa tersebut dimasukkan dalam satu golongan yang disebut senyawa
aromatik.
Penggolongan senyawa menurut aroma tidak dipergunakan lagi. Sekarang yang disebut senyawa
aromatik merupakan segolongan persenyawaan yang lebih luas, yaitu benHena.
)enHena pertama kali disintesis pada tahun 8D&A oleh 5ihael /araday :8>@8- 8DE>; dari suatu gas
yang saat itu dipakai untuk lampu penerangan. Dari penyelidikannya, ia menemukan bahwa senyawa tersebut
mempunyai perbandingan C 7 H dan dari massa molekulnya diketahui bahwa rumus molekulnya adalah CEHE.
#ika atom H pada molekul benHena disubtitusi, akan menyebabkan pembentukan turunan-turunan benHena.
11.).1 St.,kt,. Ben8ena
3etika para ahli kimia pada tahun 8D%< menemukan bahwa rumus molekul benHena adalah CEHE,
mereka mengira bahwa senyawa ini memiliki ikatan tak jenuh yang lebih banyak dari alkena dan alkuna. +kan
tetapi, setelah diselidiki lebih lanjut, ternyata benHena tidak dapat mengalami reaksi adisi. #ustru reaksi-reaksi
benHena umumnya adalah reaksi subtitusi :pada umumnya menggunakan katalis;.
)enHena merupakan senyawa siklis yang mempuyai rumus molekul CEHE dimana tiap-tiap atom C
mengikat 8 atom H. Dengan mengguakan model atom tentu anda dapat membuat model senyawa benHena
tersebut. )ila model tersebut ada akan memperoleh suatu gambaran molekul benHena sebagai berikut $
5odel tersebut diatas pertama kali dikemukakan oleh 8DEA, /riedrih +ugust 3ekule :8D&@ 7 8D@E;
yang berhasil menerangkan struktur benHena, dari kenyataan bahwa$
8. Hanya ada satu hasil monosubtitusi dari benHena
&. +da % isomer dari hasil disubtitusi benHena
0a menyimpulkan bahwa keenam atom karbon pada struktur benHena harus membentuk rantai tertutup, terdapat
disudut-sudut heksagonal beraturan, dan tiap atom karbon berikatan dengan satu atom hidrogen. Supaya atom C
tetap berikatan koBalen, maka dituliskan ikatan rangkap yang berselang-seling.
Dari gambar tersebut seakan-akan benHena bersi!at sama dengan alkena. (amun kenyataannya, benHena
tidak menghilangkan warna larutan ener kalium permanganat, maka disarankan ikatan tunggal dan ikatan
rangkap bertukar tempat dengan epat sehingga reaksi-reaksi khusus yang terjadi pada alkena tidak terjadi pada
benHena
+pakah kedua rumus struktur diatas merupakan isomerM 3edua senyawa diatas bukan merupakan
isomer, karena ikatan rangkap dalam senyawa benHena selalu bergerak dan peristiwa ini disebut resonansi.
)erdasarkan penyelidikan dengan sinar X diperoleh data bahwa panjang ikatan C - C dalam benHena 9,8%@ nm.
Panjang ikatan tersebut merupakan pertengahan antara panjang ikatan C - C tunggal :9,8A< nm; dan ikatan C
F C ikata ganda :9,8%% nm;.
Struktur elektron dari inin benHena itu dapat ditunjukkan oleh rumus resonansi. )erdasarkan teori
orbital molekul ikatan dalam benHena dapat digambarkan sebagai berikut

8<& 3050+ % 6Semester &
Dalam gambar diatas terlihat bahwa orbital molekul pi meliputi inin atom C dan elektron pi dikatakan
terdelokalisasi. .ntuk mempermudah penggambaran benHena diberikan dengan rumus sebagai berikut
Subtitusikan 8 atom dari benHena dengan klor. )erapa model yang dapat anda perolehM Dari mono subtitusi
benHena dengan gas klor akan diperoleh satu jenis molekul yaitu kloro benHena, yang mempunyai rumus
struktur
Cl

)ila dua buah atom H dari benHena anda subtitusikan anda akan memperoleh struktur sebagai berikut $

Cl Cl Cl Cl Cl
Cl Cl

Cl Cl
Cl
8. &. %. <. A.
Struktur 8 dan A merupakan senyawa yang sama dan disebut ortho :O; dikloro benHena, struktur & dan < disebut
meta :m; dikloro benHena dan struktur % disebut para dikloro benHena. Seara umum posisi subtitusi dapat
dituliskan
Cl

:A; orto - - orto :8;
:<; meta meta :&;
para
:%;
11.). S,%$e. 0an /e%$,atan Ben8ena
Sumber utama benHena, benHena tersubtitusi adalah petroleum dan ter batu bara :airan kental
hasil penyulingan batu bara pada saat pembuatan oas;. Seara sintesis dapat dibuat dengan jalan$
a. Polimerisasi etuna
"as etuna dialirkan melalui pipa pada temperatur lebih kurang EA9
o
C tanpa udara dengan katalis
serbuk besi
/e

8<% 3050+ % 6Semester &
% C&H&
EA9
o
C
b. Penyulingan kering kalsium benHoat dengan Ca:OH;&.
O
66
C
O
Ca ' Ca:OH;& & ' & CaCO%
O
C
OO
O
. Pemanasan (atrium benHoat dengan (aOH
O
C
O(a ' (aOH ' (a&CO%
d. Hidrolisis asam benHena sul!onat dengan pemanasan dan katalis HCl
SO%OH
' HOH
H(l
' H&SO<
88.<.% Si!at-si!at )enHena
+. Si!at /isis
)enHena merupakan senyawa yang berwujud air, tidak berwarna, lebih ringan dari air,
sukar berampur dengan air, dan titik didihnya D9
o
C.
). Si!at 3imia
a. Oksidasi
8. )enHena tidak dapat dioksidasi dalam larutan 35nO< seperti alkena
&. Pada oksidasi sempurna :pembakaran sempurna; dihasilkan gas CO& dan H&O.
b. +disi
)enHena tidak dapat diadisi seperti alkena
#ika benHena diadisi
a. dengan H& akan menghasilkan siklo alkana CH&

8<< 3050+ % 6Semester &
CH& CH&
' % H& CH& CH&
CH& siklo heksana
b. dengan gas klor , Cl&, aka menghasilkan )enHena heksa klorida
Cl
C
Cl C C Cl
' % Cl&
Cl C C Cl
C
Cl
. Subtitusi
2alaupun benHena mempunyai ikatan rangkap, ternyata benHena sukar mengalami reaksi
adisi, tetapi mudah mengalami peristiwa subtitusi.
4eaksi subtitusi pada inti benHena yang dikenal adalah.
a. (itrasi
(O&
H&SO<
' HO(O& ' H&O

(itro benHena
b. Sul!onasi
SO%H

' HOSO%Hpekat ' H&O
)enHena sul!onat
. 3lorinasi
Cl

' Cl& /eCl% ' HCl
3loro benHena
d. +lkilasi :sintesis /riedel-Cra!ts; CH%

' CH%Cl /eCl% ' HCl
*oluena
)eberapa senyawa turunan benHena yang telah anda kenal adalah asam benHoat, toluena, anilin, nitro
benHena dan kloro benHena

8<A 3050+ % 6Semester &
COOH CH% (H& (O& Cl

+sam benHoat *oluena +niline (itro benHena 3loro benHena

*uliskan % rumus struktur dari turunan benHena lain yang anda ketahui
11.).). De.i9at $en8ena
Diperoleh dengan reaksi subtitusi. Subtitusi benHena, tergolong subtitusi elektro!ilik.
8. +lkil benHena :sintesa /riedel V Cra!ts;
CH%
+lCl%
' CH%Cl ' HCl
*oluena :untuk pembuatan bahan peledak;
&. Halogen benHena
Cl
/e
' Cl& ' HCl

monoklor benHena
.ntuk pembuatan insektisida. 5isalnya DD* V heksakloran.
%. (itro benHena :dengan nitrasi;
Campuran H(O% pekat dan H&SO< pekat asam penitrasi
H&SO< (O&
' HO(O& -------I ' H&O
nitro benHena untuk membuat bahan peledak misal *(* :&,<,E tri nitro toluena;
<. +sam benHena sul!onat$ :dengan sul!onasi;
SO%H
' H&SO< pekat ------I ' H&O
*urunan asam sul!onat yang terkenal adalah sakarin :'A99J lebih manis dari gula;

8<E 3050+ % 6Semester &
A. +nilin 6 +mino benHena
a. (O& ' E H& (H& ' &H&O
b. Cl ' H(H& (H& ' HCl
+nilin untuk Hat warna dan obat-obatan.
E. Hidroksi benHena atau /enol
a. SO%H ' &(aOH -OH ' (aHSO%
Cl (a& CO% OH
b. ' H&O ' HCl
/enol untuk desin!ektan, obat-obatan, Hat warna, bahan peledak,V plastik.
OH
O&( (O&
asam pikrat :&,<,E tri nitro !enol;
bahan peledak.

(O&
OH

dan 4OH mempunyai persamaan dan perbedaan.


8<> 3050+ % 6Semester &
)edanya$
OH O(a

' (aOH ' H&O

asam garam (a-!enolat
4OH ' (aOH 6
!enol :asam;, 4OH bukan asam, bukan basa.
>. )enHaldehide dan +sam benHoat dari toluena
CH% CCl% COH
a. ' Cl& ' H&O ' % HCl
*oluena benHil triklorida benHaldehide
CH% COOH
b. ' O& ' H&O
+sam benHoat
+sam benHoat untuk pembuatan Hat warna dan pengawet bahan makanan.
*urunan asam benHoat $
COOH COOCH% COOH


OH OH O - C - CH%
asam salisilat metil salisilat asam asetil salisilat
minyak gondopuro O :asetosal6aspirin;
D. +ldehid aromatik
)enHaldehid dibuat dari toluena.
CH% CHO
/e&O%
' O& ' H&O
benHaldehid :untuk par!um dan Hat warna;
&D -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
@. ,ter aromatik
-O - CH% - O -

metil !enil eter di!enil eter
Soal-soal -atihan
8. +pa bukti bahwa dalam senyawa benHena tidak terdapat ikatan rangkap seperti pada alkenaM
&. *uliskan tiga isomer dari mono kloro toluena.
%. *uliskan rumus struktur dari
a. 8,%,A trinitro toluena
b. 8,%,A trikloro, -&,<,E- tribromo benHena
<. *uliskan rumus struktur ester yang terjadi antara asam salisilat dengan metanol, apa nama dan !ungsi
ester tersebutM
A. *uliskan rumus struktur dari asam benHoat dan apa !ungsinya dalam kehidupan sehari-hari.
4+("3.5+(
8. #enis reaksi senyawa karbon yang utama adalah reaksi subtitusi, adisi, eleminasi dan
oksidasi
&. 4eaksi subtitusi :penggantian; dapat terjadi pada$
a. 4eaksi alkan dan halogen dengan bantuan sinar ultra Biolet :S...Q; menghasilkan
haloalkana
b.4eaksi halo alkana atau alkil halida dengan logam natrium menghasilkan alkana dengan
rantai karon yang lebih panjang
. 4eaksi haloalkana dengan basa :(aOH, 3OH, +gOH; menghasilkan alkanol
d.4eaksi alkohol dengan logam natrium menghasilkan senyawa natrium alkoksida dan gas
hidrogen.
e. 4eaksi alkanol dengan !os!or penta klorida atau !os!or triklorida menghasilkan alkil
klorida
!. 4eaksi natrium alkoksida dengan alkil halida dalam alkohol menghasilkan eter.
%. 4eaksi adisi dapat terjadi pada ikatan rangkap : - C F C -, - C C -, - C F O, - C (;
dengan pereaksi H&, HX, H&O.
<. 4eaksi eleminasi dapat terjadi pada alkohol dengan H&SO< pekat atau pada alkil halida
dengan basa kuat pekat dalam etanol.
A. Senyawa haloalkana merupakan turunan dari senyawa alkana dimana satu atom H-nya atau
lebih diganti halogen
E. )eberapa senyawa haloalkana berguna dalam kehidupan sehari-hari yaitu sebagai pelarut,
obat bius, plastik, pestisida.
a. 3loro!orm $ digunakan sebagai obat bius :anestasi; yang kuat, kerugiannya
merusak hati.
b.0odo!orm $ digunakan sebagai antiseptik luka, kerugiannya bau tidak enak dan
beraun
. /reon $ digunakan sebagai Hat pendingin pada lemari es, +C dan lain-lain.
3erugiannya merusak lapisan oHon pada lapisan stratos!er sehingga
membahayakan lingkungan.
>. Penggunaan beberapa senyawa haloalkana dapat menimbulkan penemaran lingkungan.
&@ -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
D. )enHena dengan rumus CEHE dan ikatan rangkap yang terkonjugasi dalam ikatan rangkap
yang tertutup. 2alaupun benHena mempunyai ikatan rangkap benHena sukar mengalami
reaksi adisi, tetapi mudah mengalami reaksi subtitusi terkatalis
@. 4eaksi subtitusi pada benHena diantaranya halogenasi, nitrasi, alkilasi, sul!onasi dan asilasi.
89. #ika pada benHena tersubtitusi sudah terdapat satu gugus 7CH%, -CH&Cl, -Cl, -)r, -0, -OH,
-(H& maka gugus pengganti :Subtituen; kedua menempati arah ortho dan para.
Sedangkan, jika pada benHena tersubtitusi sudah terdapat satu gugus - (O&, - COOH, -
CHO, - C(, - SO%H maka gugus pengganti kedua menempati arah meta.
88. Senyawa-senyawa benHena banyak berman!aat dalam kehidupan sehari-hari. +ntara lain
sebagai pelarut, bahan dasar untuk membuat stirena :karet sintesis; dan nilon EE, sebagai
bahan desin!ektan misalnya lisol, karbol.
Soal"#oal O$2ekti!
P0-0H-+H S+*. #+2+)+( 1+(" P+-0(" *,P+*
8. Diketahui reaksi $
4 7 CH F CH& ' HX 4 7 CH 7 CH%
|
X
4eaksi tersebut adalah reaksi C.
a. Subtitusi d. oksidasi
b. +disi e. dehidrasi
. eleminasi
&. *urunan alkana yang dapat melakukan reaksi adisi, mempunyai rumus umum C.
%.
&. Pada oksidasi suatu alkohol dihasilkan aseton. +lkohol yang dioksidasi adalah ....
+. 8 - propanol D. 8 - butanol
). & - propanol ,. & - butanol
+. & - metil-8-propanol
&. Suatu alkena berantai abang, mempunyai A atom C, adisinya dengan air brom menghasilkan 8,&-
dibromo-& metil butana, nama alkena tersebut adalah ....
+. 8-butena D. &-butena
). &-metil-&-butena ,. %-metil-&-butena
). &-metil-8-butena
%. )ila etanol mengalami dehidrasi oleh akibat penambahan asam sul!at pekat pada suhu 8%A
o
C, maka
Hat yang terbentuk adalah ....
+. CH% -CH& - O- CH& - CH%
). CH& F CH&
C. CH% - CH F CH - CH%
D. CH& F CH -CH& - CH%
,. CH% - CH& - CH& - CH%
<. Pereaksi yang tidak dapat bereaksi dengan alkuna adalah .....
+. H& D. HCl
). )r& ,. Cl&
/. (a
A. Pereaksi yang dapat digunakan untuk membedakan alkohol dan eter terantum di bawah ini
i. logam (a iii. Oksidasi
%9 -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
ii. ii. PCl% iB. HCl
yang benar adalah ....
+. i dan iii D. i, ii dan iii
). ii dan iii ,. iB saja
C. ii dan iB
E. Senyawa + direaksikan dengan larutan perak amoniakal dan terbentuk ermin perak. "ugus !ungsi
dalam senyawa + adalah ....
+. - (H& D. - OH
). - O - ,. - CO 7
C. 7 CHO
>. Suatu senyawa dengan rumus
CH% - CH& - CH& - CH&OH
dihasilkan dari reaksi Hat + dengan H& :katalis Pt;. "ugus !ungsi yang terdapat pada Hat + adalah C.
+. - OH D. - CHO
). - CO - ,. - COOH
C. - COO-
D. Senyawa X jika dioksidasi menghasilkan asam &-metil butanoat, maka senyawa X adalah ....
+. CH%:CH&;%COH
). CH%CH&CH:CH%;CH&OH
C. CH%CH&CH&CH&OH
". :CH%;&CH-CH&CH&OH
H. CH%:CH&;%OCH%
@. Suatu senyawa X dengan rumus molekul C<H89O dapat bereaksi dengan logam natrium menghasilkan
gas hidrogen. 4eaksi X dengan 35nO< dalam suasana asam menghasilkan suatu aldehid yang tidak
berantai abang. 4umus senyawa X adalah .....
+. :CH%;&CH - CH&OH
). CH% - CH:OH; -CH& - CH%
C. CH% - O - CH& - CH& - CH%
). CH% - C:OH;:CH%;&
C. CH% - CH& - CH& - CH&OH
89. Suatu senyawa alkohol dioksidasi dengan 3&Cr&O>, dalam suasana asam sul!at meng- hasilkan suatu
senyawa dengan rumus $ CH% - CH& - CO - CH%, maka rumus senyawa alkohol tersebut adalah ....
+. CH% - CH& - CH& - CH&OH
). CH% - CH:OH; - CH& - CH%
C. CH% - C:CH%;&OH - CH%
D. CH% 7 CH:CH%; 7 CH&OH
,. CH% - CH:OH; - CH:OH; - CH&OH
88. Pasangan pereaksi-pereaksi berikut yang dapat dipakai untuk membedakan gugus aldehide dengan
gugus keton adalah ....
+. /ehling dan *ollens
). )enedit dan 5illon
C. *ollens dan )iuret
D. /ehling dan )iuret
,. )iuret dan 5illon
8&. Pasangan senyawa yang dapat dikenal identitasnya dengan pereaksi /ehling atau pereaksi tolens
:ermin perak; adalah ....
+. etanal, glukosa , amilum
). aseton, propanal, glukosa
+. !ormaldehide, glukosa, aseton
%8 -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
). !ormaldehide, glukosa, !ruktosa
C. propanol, propanal, propanon
8%. Hasil oksidasi senyawa T adalah senyawa X. )ila senyawa X dioksidasi lebih lanjut akan terjadi
asam butanoat. Senyawa T adalah ....
+. CH% - CH& - CH& - CH&OH
). CH% - COH:CH%; - CH%
C. CH% - CHOH - CH& - CH%
D. CH% - CH:CH;% - CHO
,. CH% - CH:CH%; -CH&OH
8<. Suatu senyawa karbon mempunyai si!at-si!at sebagai berikut$
8. dapat menghilangkan warna air brom
&. bereaksi dengan HCl menghasilkan % kloro pentana
%. teroksidasi oleh 35nO< dalam H&SO< menghasilkan & maam asam.
Dari data di atas, senyawa karbon tersebut adalah ....
+. 8-pentana D. &-pentena
). &,<-pentadiena ,. %-metil 8-pentena
C. &-metil &-pentena
8A. Suatu senyawa karbon mempunyai si!at-si!at sebagai berikut$
8. dapat melunturkan warna air brom
&. bereaksi dengan HCl menghasilkan % kloro pentana
%. teroksidasi oleh 35nO< dalam H&SO< menghasilkan & maam asam.
Dari data di atas, senyawa karbon tersebut adalah ....
+. 8 pentena
). &-pentena
C. %-metil, 8-pentena
D. &-metil, &-pentena
,. &,<-pentadiena
8E. Diberikan beberapa jenis alkohol sebagai berikut$
8. &-propanol
&. &-metil, &-propanol
%. %-pentanol
<. &,&-dimetil 8-propanol
+lkohol yang manakah jika dioksidasi dapat menghasilkan suatu alkanonM
+. :8; dan :%; D. :8; dan :&;
). :&; dan :<; ,. :8; dan :<;
C. :&; dan :%;
8>. 4eaksi antara etena dengan asam klorida yang menghasilkan etil klorida tergolong reaksi ....
+. adisi D. dehidrasi
). subtitusi ,. polimerisasi
C. eleminasi
8D. CH% Senyawa nitro toluena pada
gambar di samping mempunyai
isomer sebanyak ....

(O&
+. 8 C. % ,. A
). & D. <
8@. #umlah isomer yang mungkin dari rumus molekul CEH<Cl& adalah .......
+. 8 C. % ,. A
). & D. <
%& -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
&9. 5etil !enol :kresol; memiliki isomer sebanyak C.
+. 8 C. % ,. A
). & D. <
&8. )enHena dan *oluena dikenal sebagai senyawa golongan C.
+. +lkena D. sikloalkana
). +romatik ,. para!in
C. alkana
&&. Oksidasi sempurna senyawa toluene menghasilkan C..
+. !enol D. nitrobenHena
). benHaldehid ,. anilin
C. asam benHoat
&%. #ika gas klorin dialirkan pada toluene yang mendidih akan dihasilkan C.
+. o-klorotoluena D. !enil klorida
). p- klorotoluena ,. )enHil klorida
C. m- klorotoluena
&<. Suatu senyawa deriBat benHena dioksidasi kuat dengan larutan 35nO<6H&SO< ternyata permol- nya
menghasilkan 8 mol asam benHoat, 8 mol CO& dan & mol H&O. Senyawa deriBasi benHena itu
adalah ....
+. metil benHena
). iso propil benHena
C. etil benHena
D. orto di metil benHena
,. n-propil benHena
&A. *urunan benHena di bawah ini yang bersi!at asam adalah ....

+ . - OH D. - Cl

). - CHO ,. - (H&

C. - O - CH%

%% -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
Dalam kehidupan sehari-hari anda telah mengenal karbohidrat dan protein. 3edua
senyawa tersebut dapat tersusun dari molekul-molekul sederhana sehingga terbentuk molekul
raksasa atau makromolekul. Contoh senyawa makromolekul yang lain adalah karet alam. Suatu
senyawa yang terbentuk dari banyak unit yang sama sehingga terbentuk senyawa dengan massa
molekul yang sangat tinggi disebut senyawa polimer. Sedangkan satuan unit yang membentuk
suatu polimer disebut monomer.
Seperti amilum, glukogen dan sellulose merupakan senyawa polimer alam yang tersusun
dari glukosa, sedangkan protein tersusun dari asam amino dan karet alam merupakan polimer
dari isoprena.
Polimer sintesis pertama kali diketemukan dalam tahun 8@9@ oleh -eo )akland. Polimer
bernama bakelit, dibuat dari !enol dan !ormaldehide menjadi suatu plastik penting serta resin
untuk adesi! dan at.
Sutu ontoh sederhana adalah polietilena, yang berisi banyak unit etilen, 7 CH& 7 CH& 7,
terikat seara kimia satu dengan yang lain membentuk molekul dengan rantai panjang yang
berisi ribuan unit etilen. (ama polietilena berasal dari nama monomer :etilena; bersama-sama
dengan awalan poli, berarti banyak.
Satu unit etilena
H H H H H H H H H H

C F C 7 C 7 C 7 C 7 C 7 C 7 C 7 C 7 C 7

H H H H H H H H H H
Polietilena
Proses polimerisasi
Seara tradisional polimer-polimer telah diklasi!ikasikan menjadi dua kelompok utama,
polimer adisi dan polimer kondensasi. Penggolongan ini pertama kali diusulkan oleh Carothers,
yang didasarkan pada apakah unit ulang dari suatu polimer mengandung atom-atom yang sama
seperti monomer. Suatu polimer adisi memiliki atom yang sama seperti monomer dalam unit
ulangnya, sedangkan polimer kondensasi mengandung atom-atom lebih sedikit karena
terbentuknya produk sampingan selama berlangsungnya proses polimerisasi. Pengklasi!ikasian
polimer kedalam polimer adisi dan kondensasi dapat menimbulkan miskonsepsi karena banyak
polimer-polimer penting dapat dibuat baik dari proses adisi maupun proses kondensasi. )erikut
beberapa ontoh polimer yang terbentuk seara adisi maupun kondensasi
%< -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
MAKROMOLEK-L
BAB
1
BAB
1
O O
8. Poliester 66 H
'

a. +disi C:CH&; AO
b. 3ondensasi O
Panas
HO:CH&;ACO&H C:CH&;AO ' H&O
&. Poliamida
a. +disi O O
66 H
'

C:CH&;A(H
b. 3ondensasi
%. Poliuretana
a. +disi
b. 3ondensasi
<. Polimer hidrokarbon
a. +disi
b. 3ondensasi
Polimer-polimer yang memiliki unit-unit ulang identik tetapi terbentuk melalui reaksi-
reaksi yang berbeda tidak selalu mempunyai si!at-si!at yang identik. Sebaliknya si!at-si!at !isika
dan mekanika dapat sangat berbeda akibat perbedaan berat molekul, gugus ujung, stereokimia
atau kemungkinan berabangnya rantai.

Polimer sangat beraneka ragam karena itu ada beberapa ara untuk pengelompokkannya$
1. Be.0a#a.kan a#aln2a
%A -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
O
(H
Polimer ada yang terdapat di alam dan ada yang dibuat melalui ssitem kimia di pabrik-
pabrik. Polimer yang terdapat di alam disebut polimer alam, sedangkan yang buatan disebut
polimer sintesis.
a. Polimer alam
Protein dari monomer asam amino
3arbohidrat : amilum, glukogen dan ellulose; dengan monomer glukosa
3aret alam dari monomer isoprena
+sam nukleat dengan D(+ dan 4(+
b. Polimer sintesis
Plastik politena dan turunannya, nilon, terilen, dakron, bakelit, dan lain-lainnya
. Be.0a#a.kan 6eni# 0an #,#,nan ,nit ,lang 0ala% .antain2a
a. Homopolimer, polimer ini merupakan susunan ulang dari satu jenis monomer. Contoh $
Polietilena, poliprokaltam atau nilon E, poli 88-undekanoamida atau nilon 88,
polipropena.
CH% CH% CH% CH% CH%

n CH F CH& 7 CH 7 CH& 7 CH 7 CH& 7 CH 7 CH& 7 CH 7 CH& 7
propena polipropena
b. 3opolimer, polimer ini tersusun oleh beberapa jenis monomer yang dipolimerisasikan
seara bersama-sama atau bergantian. Contoh $ poli etilena tere!talat, poli heksametilena
sebasamida atau nilon E89, poli m-!enilenatere!talamida, bakelit dll. Seara sederhana
dapat digambarkan sebagai berikut$
- kopolimer statis :tidak teratur;
7 + 7 ) 7 ) 7 + 7 + 7 + 7 ) 7 + 7 ) 7 ) 7 + 7 ) 7 ) 7 + 7 ) 7
- kopolimer blok :kelompok;
7 + 7 + 7 CCCCCCC. 7 + 7 + 7 ) 7 ) 7 CCCCC.) 7 ) 7
- kopolimer bergantian
+ 7 ) 7 + 7 ) 7 + 7 ) 7 + 7 ) 7 + 7 ) 7 + 7 ) 7 + 7
*. Be.0a#a.kan #i!at /la#ti# /oli%e.
a. Polimer termoplastik, polimer jenis ini menjadi lunak bila dipanaskan dan menjadi keras
bila didinginkan kembali serta dapat dilunakkan atau dikeraskan berulang-ulang. 1ang
termasuk jenis ini misalnya poliBinilklorida :PQC;
b. Polimer termoset, yang melunak bila dipanaskan, tetapi bila terus dipanaskan akan
mengalami perubahan kimia dan mengeras. Sekali menjadi keras tidak dapat diubah
lagi. Contoh polimer jenis ini adalah urea !ormaldehide :bakelit;, !enol !ormaldehide
dan melamine!ormladehide.
%E -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
). Be.0a#a.kan keg,naann2a
3omoditi polimer sintesis dunia sekarang ini kira-kira >9 juta metrik ton per tahun, hampir
AE? diantaranya terdiri plastik, 8D? serat, dan 88? karet sintesis. Sisanya terdiri dari bahan
pelapis dan bahan perekat.
a. Plastik
Plastik dibagi menjadi & yaitu plastik komoditi dan plastik tehnik.
Plastik komoditi sering dipakai dalam bentuk barang yang bersi!at sekali pakai seperti
lapisan pengemas, atau beberapa produk yang tahan lama. 1ang termasuk plastik
komoditi adalah
*ype 3egunaan
Polietilena masa
jenis rendah :-DP,;;
-apisan pengemas, isolasi kawat dan kabel, barang mainan,
botol !leksibel, perabotan, bahan pelapis
Polietilena masa
jenis tinggi :HDP,;
)otol, drum, pipa saluran, !ilm, lembaran, isolasi kawat dan
kabel
Polipropilena :PP; )agian-bagian mobil, perkakas, tali, anyaman, karpet dan
!ilm
Polistirena :PS; )ahan pengemas :busa dan !ilm;, isolasi busa, perkakas,
barang mainan dan perabotan rumah
PiliBinil klorida
:PQC;
)ahan bangunan, pipa tegar, bahan untuk lantai, isolasi, !ilm
dan lembaran
Plastik tehnik biasanya dipakai terutama dalam bidang transportasi :mobil, truk,
pesawat;, kontruksi :perumahan, instalsi pipa air; perangkat keras barang-barang
elektronik :mesin bisnis, komputer; mesin-mesin industri. Contoh beberapa plastik
tehnik diantaranya
*ype 3egunaan
/enol-!ormaldehide :P/; +lat listrik dan elektronik, bagian mobil, perekat plywood
.rea-!ormaldehide :./; Sama seperti polimer P/, juga bahan pelapis
Poliester tak jenuh 3ontruksi, bagian-bagian mobil, lambung kapal, asesoris
kapal, saluran anti korosi, pipa, tangki dan peralatan bisnis
,poksi )ahan pelapis protekti!, perekat, aplikasi-aplikasi listrik
dan elektronika, bahan lantai industri, bahan pengaspal
jalan raya, bahan paduan :komposit;
5elamine !ormaldehide
:5/;
Sama seperti polimer ./, bingkai dekorati!, tutup meja,
perkakas makan
b. Serat
Polimer serat mempunyai iri antara lain kekuatannya yang tinggi, daya rentangnya
baik, stabilitas panas yang baik :ukup untuk menahan panas seterika;, spinabilitas
:kemampuan untuk diubah menjadi !ilamen-!ilamen; dan sejumlah si!at 7 si!at lain yang
bergantung pada pemakaiannya :tekstil, kawat, tali, kabel dll;
)eberapa serat sintesis utama
#enis Diskripsi
%> -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
Sellulosa
4ayon asetat
4ayon Biskosa
Sellulosa asetat
Sellulosa regenerasi
(onsellulosa
Poliester
(ilon
Ole!in
+krilat
*erutama poli:etilena tere!talat;
*ermasuk nilon EE, nilon E dan berbagai poliamida ali!atik dan
aromatik
*ermasuk polipropilena dan kopolimer Binil klorida dengan
jumlah akrilonitril, Binil asetat, atau Binilidena klorida
:CH& F CCl&;yang kurang :kopolimer yang terdiri lebih
dari DA? Binil klorida disebut serat Binyon;
5engandung paling sedikit D9? akrilonitril, disebut
serat modakrilat jika terdiri dari akrilonitril dan &9?
Binil klorida atau Binilidena klorida

. 3aret sintesis
3aret atau elastomer, merupakan polimer yang memperlihatkan resiliensi :daya pegas;
atau kemampuan meregang dan kembali ke keadaan semula dengan epat. )eberapa
elastomer termoset yang penting terdapat dalam tabel berikut$
#enis Diskripsi
Stirena-butadiena
3opolimer dari dua monomer dengan berbagai proporsi bergantung pada si!at-
si!at yang diinginkan. Disebut S)4 :styrena-butadiena 4ubber;
Polibutadiena Hampir seluruhnya terdiri dari is-8,<-polibutadiena
,tilena-propilena
Sering disebut ,PD5 :ethilena-propilena 7 diena monomer; dibuat terutama dari
unit-unit etilena dan propilena dengan sejumlah keil diena untuk memberikan
e!ek ketidakjenuhan
Polikloroprena
*erutama plimer trans-8,<, tetapi juga beberapa plimer is-8,< dan is-8,& juga
dikenal sebagai karet neoprena
Poliisoprena *erutama polimer is-8,<. 3adang-kadang disebut Ukaret alam sintesisW
(itril 3opolimer dari akrilonitril dan butadiena
)util 3opolimer dari isobutilena dan isoprena, dengan hanya sejumlah keil isoprena
Silikon
mengandung rangka anorganik dari atom oksigen dan silikon termetilasi yang
berselang-seling, juga disebut polisiloksana
d. Pelapis dan perekat
Sebagai bahan pelapis yang utama adalah at-at emulsi untuk dinding yang terbuat dari
kopolimer stirena-butadiena, poli :Binil asetat; dan berbagai jenis poli :akrilat ester;.
Sedangkan sebagai perekat terutama polimer !enol !ormaldehide dan urea !ormaldehide
untuk perekat plywood dan partikel board, epoksi dan sianokrilat
Dengan berkembangnya produksi dan penggunaan polimer, maka akan ada pengaruh pada
lingkungan, yaitu masyarakat dan daerah-daerah tertentu. Selama ini dampak yang terjadi
merupakan hal yang positi!. Dengan ditemukannya berbagai polimer dalam bentuk benda-benda
untuk keperluan sehari-hari :pembungkus, serat, karet dll; sangat membantu kehidupan manusia.
Dengan menggunakan polimer hampir semua kebutuhan tersebut dapat dipenuhi dan praktis.
Hal yang menjadi permasalahan sampah plastik pada umumnya tidak dapat diuraikan oleh
mikroorganisme, oleh karena itu pemeaha masalah sampah polimer yang paling e!ekti!
sekarang ini adalah daur ulang.
%D -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
Soal latihan:
8. +pakah yang dimaksud dengan polimerM
&. #elaskan perbedaan polimer alam dan polimer sintesisP
%. +pakah perbedaan plastik termosetting dan termoplasM
<. +pa yang dimaksud dengan kopolimerM
A. Sebutkan A polimer sintesis yang sering anda jumpai dalam kehidupan sehari-hari dan apa
!ungsinya.
E. 5engapa sampah polimer sintetik :plastik; terutama jenis Binil jangan dibakarM #elaskan
Rangk,%an
8. Polimer adalah gabungan dari monomer-monomer dengan ara reaksi kimia
&. )erdasarkan jenis monomernya dapat dibedakan menjadi kopolimer dan homopolimer
%. Polimer dapat digunakan sebagai plastik, serat, karet, perakat dan pelapis :at;
<. Polimer sintesis banyak membantu kehidupan manusia karena mudah penyediaannya dan
praktis, tetapi tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme.
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat
8. 3aret alam adalah polimer dari C.
a. normal propena
b. 8,% butadiena
. &-metil 8,% butadiena
d. !enil etena
e. &-metil propena
&. Di bawah ini ada lima maam jenis polimer
8. poliisoprena
&. poli kloropena
%. plistirena
<. poliBinil klorida
A. polisakarida
Pasangan yang termasuk polimer alam adalah C.
a. 8 dan & d. 8 dan A
b. & dan < e. & dan %
. % dan A
%. )akelit polimer sintesis pertama yang dapat
disintesis tahun 8@@9, dibuat dari monomer-
monomer C.
a. urea dan !olmaldehide
b. !enol dan !ormaldehide
. 8,& etanadiol dan 8,E asam tere!talat
d. dimetil tere!talat dan 8,& etanadiol
e. 8,& etanadiol dan 8,E diamino heksana
<. Pada saat ini banyak sekali barang yang terbuat
dari plastik, tetapi plastik juga merupakan
tantangan bagi lingkungan hidup karena plastik ....
+. mudah rusak
). sukar diuraikan oleh mikroorganisme
C. tidak mudah terbakar
D. jika kena panas menjadi lunak
,. dapat menimbulkan penyakit
A. 3opolimer dengan struktur
:7 + 7 + 7 ) 7 ) 7 + 7 + 7 ) 7 ) 7 + 7 +7;n
disebut kopolimer C.
a. )erabang d. sejajar
b. )ergantian e. blok
. tak beraturan
E. Poliester merupakan polimer yang banyak
digunakan sebagai C.
a. Plastik d. pelapis
b. ,lastomer e. perekat
. Serat
>. 5ono!er pembentuk polimer
-C/&-C/&-C/&-C/&-C/&-C/&- adalah ...
/ / /
N O 6
+. / - C - / C. C F C F C
N 6 O
/ / /
/ /
O 6
). C F C D. C/& - C/&
6 O N N
/ / / /
/ /
O
,. C F C - C - /
6
%@ -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
/ /
D. Pasangan polimer yang terbentuk melalui reaksi
kondensasi adalah .....
+. polystirena dan polyetilena
). polysakharida dan polystirena
C. polyBinil klorida dan polystirena
D. polypeptida dan poly propilena
,. polyester dan polyamida
@. Diantara polimer polimer berikut merupakan
elastomer, keuali C.
a. strirena-butadiena d. nitril
b. polikloropropena e. epoksi
. polisiloksana
89. Plastik pada umumnya merupakan isolator listrik
bukan konduktor. Pada saat ini para ahli kimia
telah mengembangkan plastik yang dapat
menghantarkan listrik seperti halnya logam. #enis
plastik semaam ini adalah polimer organik yang
mempunyai ikatan 7 ikatan tunggal dan ganda
antar atom-atom karbon. Satu elektron dalam
ikatan ganda dapat bergerak bebas sepanjang
rantai polimer. Dengan menambahkan ion positi!
atau ion negati! pada polimer :disebut proses
doping; yang membiarkan elektron bergerak
menghasilkan aliran elektron yang akibat
pergerakan tersebut menghasilkan arus listrik.
(amun demikian polimer organik yang bersi!at
konduktor mudah teroksidasi, sehingga jika
terbuka dengan udara, maka si!at konduktornya
epat hilang
a. plastik selalu digunakan sebagai isolator
listrik
b. polimer organik dengan hanya ikatan tunggal
adalah konduktor yang baik
. polimer organik dengan hanya ikatan ganda
adalah konduktor yang baik
d. dengan proses doping menyebabkan elektron
dapat bergerak bebas dalam polimer
e. si!at konduktor logam selalu lebih baik dari
plastik
88. Polimer adalah molekul yang sangat besar dan
tersusun dari unit yang berulang-ulang yang
disebut monomer, jika propena,
CH% 7 CH F CH& monomer manakah satu dari
rumus dibawah ini mewakili polimernyaM
a. :7 CH& 7 CH& 7;n
b. :7 CH& 7 CH 7;n

CH%
. :7 CH& 7 CH 7;n

CH&
d. :7 CH& 7 CH 7 CH& 7;n
e. :7 CH& 7 CH& 7 CH 7 CH& 7 ;n

CH%
8&. Plastik ransparan yang banyak digunakan untuk
pembuatan gelas atau alat-alat plastik transparan
pada umumnya terbuat dari polimer C.
a. Polistirena d. poliisoprena
b. Orlon e. poliBinil klorida
. Daron
8%. Suatu polimer yang dipergunakan dalam industri
otomoti! adalah
CH% CH% CH%

C CH& C CH& C CH&

CO&CH% CO&CH% CO&CH%
5onomer yang dipergunakan untuk mengha-silkan
polimer tersebut adalah C.
a. CH&FCH:CH%; 7 CO&CH%
b. CH& F CH 7 CH%
. CH% H H

CH& = C C C F C H

CO&CH% CO&CH%
d. :CH%;&C F CH 7 CH%
e. CH& F CH:CO&CH%;CHFCH&
8<. 5onomer dari poliBinilklorida
H H H H H H

C C C C C C

H Cl H Cl H Cl n
+dalah C.
a. CH%Cl d. C&HACl
b. C&H<Cl e. C&H&Cl&
. C&H%Cl
8A. Polimer adalah molekul besar yang tersusun dari
satuan-satuan unit yang berulang.
Selama ribuan tahun polimer alam berserat seperti
kapas dan wol telah digunakan oleh orang. Pada
saat ini polimer sintetik seperti politena dan te!lon
telah diproduksi. Polimer digunakan untuk
berbagai maam tujuan, dari tirai6kelambu sampai
CD, bahkan rompi anti peluru.
Contohnya $
HDP, digunakan botol susu,
S+( digunakan untuk menyebarkan pigmen
pada at.
P,* digunakan untuk botol minuman ringan
:minuman tanpa alkohol ;
+)S digunakan untuk membuat ase6boJ
komputer.
<9 -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
Polimer terbuat dari satuan-satuan unit yang
berulang :monomer-monomer; yang mungkin
semuanya sama :homo polimer; atau mungkin
yang mempunyai dua atau lebih jenis satuan yang
berbeda :kopolimer;.
"ambar dibawah ini menggambarkan unit-unit
monomer
5anakah dari gambar berikut yang termasuk
kopolimer M
a. hanya : ii ; C. : i ; dan : iii ;
b. hanya : iB ; D. : ii ; dan : iB ;
. :ii; dan :iii;
3arbohidrat dan turunannya merupakan sekelompok senyawa yang banyak terdapat di alam baik
dalam tumbuh-tumbuhan maupun hewan. 3arbohidrat terdiri atas karbon, hidrogen dan oksigen.
Dalam tumbuh-tumbuhan karbohidrat dihasilkan dengan proses !otosintesis yang reaksinya
dapat ditulis sebagai berikut$

E CO& ' E H&O kloro!il
,
.Q CEH8&OE ' E O&
"lukosa dan karbohidrat sederhana lainnya kemudian diubah menjadi karbohidrat yang lebih
kompleks seperti tepung6kanji dan selulosa.
3arbohidrat dengan rumus umum CJ:H&O;y biasanya diklasi!ikasi menjadi gula dan
nongula. "ula biasanya terasa manis, berbentuk kristal, dan larut dalam air. Selain itu gula masih
dikelompokkan menjadi mono, di, ataupun trisakarida. 3arbohidrat nongula merupakan
polisakarida yaitu makromolekul6molekul raksasa yang tersusun dari monosakarida yang sangat
banyak dan terikat satu sama lain sambil membebaskan air.
5onosakarida
5onosakarida dapat mengandung % sampai E atom karbon yang diberi nama triosa,
tetrosa, pentosa, dan heksosa. 5onosakarida dapat merupakan polihidroksi aldehid :aldosa;
maupun polihidroksi keton :ketosa;.
<8 -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
BAB
1
BAB
1
3+4)OH0D4+*
D+( P4O*,0(
5onosakarida yang mengandung E atom C dan gugus aldehid disebut aldoheksosa,
ontohnya glukosa. /ruktosa adalah suatu ketoheksosa karena mengandung E atom C dan gugus
keton. "lukosa dan !ruktosa keduanya terdapat dalam buah-buahan dan madu, rumus
strukturnya dapat berupa rantai lurus dan berlingkar. Semua monosakarida mempunyai atom C
asimetris sehingga monosakarida mempunyai isomer optis :diatereo isomer;, misalnya antara
glukosa dan galaktosa keduanya mempunyai rumus molekul sama, tetapi struktur yang berbeda.
4umus molekul monosakarida biasa dituliskan dengan ara ,mil /isher :Polihidroksi
aldehide6keton; rantai lurus, struktur hemiasetal siklik :*olens; atau struktur melingkar yang
disarankan oleh Hawort. 4umus proyeksi glukosa dan !ruktosa dapat digambarkan sebagai
berikut$
O H&COH
66
C H H C OH C O
H H
H C OH H C OH H
O C C
H C OH H C OH OH H
OH OH
H C OH H C OH C C

H C OH H C H OH

H& C OH H& C OH
:Proyeksi /isher; :Proyeksi *ollens; :Proyeksi Hawort;
4umus-rumus struktur glukosa


H& C OH H& C OH O
H&COH H&COH
C F O H C
C C
H C OH H C OH OH H
O H OH
H C OH H C OH C C

H C OH H C H OH

H& C OH H& C OH
:Proyeksi /isher; :Proyeksi *ollens; :Proyeksi Hawort;
4umus-rumus struktur !ruktosa
<& -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
"lukosa yang juga disebut gula anggur diperoleh seara industri dengan pemanasan
tepung kanji dengan asam klorida ener di bawah tekanan.
:CEH89OA;n ' n H&O n CEH8&OE
"lukosa adalah Hat padat putih berkristal, larut dalam air tetapi sukar larut dalam alkohol,
rasanya manis tetapi tidak semanis gula pasir. -arutan glukosa bersi!at optik akti! putar kanan
:dekstrorotatory; karena itu disebut juga dekstrosa :putaran jenis F ' A&,>
o
;.
"lukosa menunjukkan si!at alkohol dan aldehid. Hasil reaksi antara glukosa dengan
anhidrida asam asetat menunjukkan glukosa mengandung gugus hidroksil.
CHO CHO

& :CHOH;< ' A CH%:CO;&O & :CHOCOCH%;< ' A H&O
anhidrid asam asetat
CH&OH CH&OCOCH%
"lukosa pentaasetilglukosa
"lukosa dapat direduksi menjadi sorbitol
CHO CH&OH

& :CHOH;< ' A CH%:CO;&O & :CHOCOCH%;< ' A H&O
anhidrid asam asetat
CH&OH CH&OCOCH%
"lukosa Sorbitol
"lukosa dapat mereduksi larutan !ehling dan pereaksi *ollens. Hal ini menunjukkan
glukosa mengandung gugus aldehid.
CHO COOH

:CHOH;< ' CuO:a=; :CHOH;< ' Cu&O :s;
/ehling :ampuran 3-(a-*atrat merah bata
CH&OH CuSO< dan (aOH63OH; CH&OH
"lukosa asam glukolat
CHO COOH

:CHOH;< ' +g&O:a=; :CHOH;< ' +g:s;
*ollens :larutan +g(O% dalam ermin perak
CH&OH amoniak pekat berlebih; CH&OH
"lukosa asam glukolat
/ruktosa dapat diperoleh dari hasil hidrolisis inulin yang terdapat dalam umbi bunga
dahlia.
:CEH89OA;n ' n H&O n CEH8&OE
<% -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
!ruktosa
Hidrolisis dilakukan dengan pemanasan dalam asam sul!at, kemudian setelah mengendapkan
kelebihan asam sul!at dinetralkan dengan barium hidroksida, disaring dan diuapkan sehingga
terbentuk kristal !ruktosa.
/ruktosa adalah Hat padat berkristal tak berwarna, lebih mudah larut dalam air dan
alkohol dari pada glukosa, tetapi rasa manisnya kira-kira sama. -arutan !ruktosa alam bersi!at
optik akti! putar kiri dan disebut lae!alusa. /ruktosa merupakan isomer glukosa tetapi
mengandung gugus keton. #uga menghasilkan penta asetil !ruktosa, dapat direduksi menjadi
sorbitol dan mereduksi larutan !ehling dan pereaksi *ollens, sehingga sukar dibedakan dari
glukosa. 5onosakarida lain yang dikenal adalah galaktosa, manosa.
Disakarida
4umus molekul disakarida adalah C8&H&&O88, bila dihidrolisis akan menghasilkan dua
molekul monosakarida yang sama atau berbeda. Contoh disakarida adalah sukrosa, maltosa dan
laktosa.
Hidrolisis sukrosa :sakarosa atau gula tebu; akan menghasilkan satu molekul glukosa
dan satu molekul !ruktosa.
Sukrosa ' air glukosa ' !ruktosa
)ila disakarida itu suatu maltosa akan menghasilkan dua molekul glukosa.
5altosa ' air & glukosa
)ila disakarida itu suatu laktosa akan menghasilkan glukosa dan galaktosa.
-aktosa ' air glukosa ' galaktosa
A. S-KROSA :SAKAROSA;
Dari ketiga disakarida yang dikenal di atas, sukrosa yang paling sering ditemui orang
yaitu berupa gula pasir yang dapat diperoleh dari tebu atau bit. Sukrosa adalah Hat padat putih
berkristal, larut dalam air tetapi tidak larut dalam alkohol. Sukrosa adalah gula yang paling
manis dengan titik lebur 8D9
9
C, bila melebur lalu membeku kembali akan membentuk gula batu.
Pada pemanasan yang lebih tinggi akan terurai dengan membebaskan air dan membentuk
karamel yang bersi!at optik akti!, dan banyak dipakai sebagai pengharum dan pewarna. Sukrosa
adalah gula yang bersi!at optik akti" putar kanan dalam larutannya. Putaran jenisnya F ' EE,A
O
-glikopiranosa
-!ruktopiranosa
Sukrosa F sakarosa
<< -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
:-D-!rukto!uranosil--D-glukopiranosida;
#ukrosa bukan gula pereduksi karena itu tidak akan bereaksi dengan larutan /ehling
maupun pereaksi *ollens. Sukrosa bereaksi dengan anhidrida asam asetat membentuk oktaasetil.
Hal ini menunjukkan bahwa terdapat D gugus hidroksil pada sukrosa. 4eaksi kimia yang utama
yang ditunjukkan oleh sukrosa adalah reaksi hidrolisis. Dengan larutan asam ener, sukrosa
diubah menjadi $ampuran ekimolekuler dari glukosa dan "ruktosa yang disebut gula in!ert.
"ula inBert putar kiri karena putaran jenis --!ruktosa :mempunyai daya putar kiri; lebih
besar daripada D-glukosa. Proses inBersi :hidrolisis; gula tebu dapat pula dilakukan dengan
enHim inBertase yang terdapat dalam ragi. "ula inBerst lebih manis dari pada sukrosa karena
!ruktosa memang lebih manis dari pada sukrosa sehingga gula inBerst digunakan untuk membuat
kembang gula, sirup, es krim dan buah kaleng
C8&H&&O88
hidrolisis
CEH8&OE ' CEH8&OE
Sukrosa glukosa !ruktosa
). 5+-*OS+
5altosa disebut juga gula gandum. *ingkat kemanisan maltosa hanya 9,%% kali kemanisan
sukrosa. 5altosa terbentuk dari dua satuan D-glukopiranosa. Satuan pertama dalam bentuk
-glikosida dan satuan ini terikat ke oksigen pada karbon <G dalam satuan kedua oleh suatu
hubungan 8,<G - .
maltosa
3arbon anomerik dari satuan kedua glukopiranosa dalam maltosa merupakan bagian dari
satu gugus hemiasetal. +kibatnya terdapat dua bentuk maltosa :-maltosa dan -maltosa; yang
berada dalam kesetimbangan satu sama lain dalam larutan. #adi, maltosa menunjukkan
mutarotasi dan bersi!at gula pereduksi , berarti maltosa bereaksi positi! dengan pereaksi
/ehling, )enedit dan pereaksi *ollens.
5altosa tidak terdapat bebas di alam, tetapi dapat dibuat dari hidrolisis amilum dengan
pengaruh enHim diastase. )ila amilum dipeahkan oleh diastase akan menghasilkan ampuran
dekstrin-dekstrin dan maltosa, kemudian maltosa dengan enHim maltase menghasilkan & molekul
glukosa.
+milum
diastase
+milodekstrin
diastase
<A -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
+krodekstrin
diastase
,ritrodekstrin
diastase
5altosa
maltase
glukosa ' glukosa
5altosa dipakai untuk makanan bayi dan orang sakit, karena ada anggapan bahwa maltosa
lebih mudah dierna dari pada gula-gula yang lain.
C. -+3*OS+
-aktosa terdapat dalam susu, maka disebut gula susu. *ingkat kemanisannya rendah
sekali, yaitu 9,8E kali kemanisan sukrosa :gula tebu;. -aktosa terbentuk dari satuan glukosa
yang digabung dengan satu satuan galaktosa. 0katan glikosida menghubungkan -
galaktopiranosa ke oksigen pada karbon ke <G dalam atau -D-glukopiranosa.
boleh atau
-aktosa
3arbon anomerik dari satuan glukopiranosa dalam laktosa merupakan bagian dari suatu
gugus hemiasetal. +kibatnya, terdapat dua bentuk laktosa : dan laktosa; yang berada dalam
keseimbangan satu sama lain dalam larutan. #adi laktosa menunjukkan mutarotasi dan
merupakan gula pereduksi, berarti maltosa bereaksi positi! dengan pereaksi /ehling, )enedit
dan pereaksi *ollens.
-aktosa merupakan suatu disakarida alamiah yang hanya dijumpai dalam binatang
menyusui dan manusia. Hidrolisis laktosa oleh enHim laktase menghasilkan glukosa dan
galaktosa
-aktosa
laktase
glukosa ' galaktosa
POLISAKARIDA
5olekul polisakarida seperti dekstrin, glikogen, tepung kanji dan selulosa dapat
dianggap tersusun atas molekul-molekul heksosa berikatan membentuk suatu rantai molekul
<E -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
yang panjang dengan melepaskan molekul air pada setiap pasang molekul heksosa. 4umus
umum polisakarida dapat ditulis sebagai :CEH89OA;n atau n CEH8&OE 7 nH&O. )erbagai molekul
heksosa terlibat dalam penyusunan berbagai polisakarida di mana jumlah molekul heksosa :n;
dalam rumus :CEH8&OE;n tidak selalu diketahui seara pasti dan berBariasi antara satu
polisakarida ke polisakarida yang lainnya.
Ta$el. +oli#aka.i0a 2ang /aling ,%,%
Polisakarida Satuan heksosa #umlah satuan 4umus molekul
*epung
Selulosa
"likogen
Dekstrin
"lukosa
"lukosa
"lukosa
"lukosa
%%9
E99
8999
&%
:CEH89OA;%%9
:CEH89OA;E99
-
:CEH89OA;&%
Seara umum polisakarida-polisakarida ini akan terhidrolisis menjadi sakarida yang
lebih sederhana yaitu disakarida atau monosakarida.
AM1L-M :+AT1;
+milum merupakan polisakarida paling melimpah kedua sesudah sellulosa. +milum
terbentuk pada proses !otosintesis pada bagian-bagian tumbuhan yang mengandung kloro!il
dengan bantuan ahaya matahari :sinar ultra Biolet;
En CO&:g; ' An H&O:l; :CEH8&OA;n ' En H&O
Oleh tumbuh-tumbuhan, amilum disimpan dalam akar, batang, biji dan sebagainya
sebagai adangan makanan seperti beras, jagung, ubi, singkong, kentang dan sagu. +milum
dapat dipisahkan menjadi dua !raksi utama berdasarkan kelarutan bila dibubur :triturasi; dengan
air panas, yaitu sekitar &9? pati adalah amilosa :larut; dan D9? sisanya adalah amilopektin
:tidak larut;. Perbedaan antara amilosa dan amilopektin adalah sebagai berikut.
8. +milosa
-arut dalam air
Dengan iodin berwarna biru
4umus molekulnya lurus
0katannya adalah 8,<G glukosidik
5assa molekul relati!nya antara A9.999 7 &99.999
<> -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
&. +milopektin
*idak larut dalam air
Dengan iodin berwarna merah atau lembayung
4umus molekulnya berabang
0katannya adalah $ 8,<G glukosidik :rantai utama;
8,EG glukosidik :rantai abang;
5assa molekul relati!nya antara >9.999 7 8.999.999
+milum dalam air panas membentuk koloid. Hidrolisis amilum dalam suasana asam mineral
panas menghasilkan dekstrin, maltosa dan akhirnya glukosa. Proses hidrolisis ini juga dapat
terjadi dengan enHim diastase atau amilase yang terdapat dalam gandum.
:(6H1'O5;n < = HO:l; = (6H1O6
+milum tidak bersi!at mereduksi, jadi tidak bersi!at aldehid. +milum terdapat sebagai serbuk
putih dalam semua tumbuh-tumbuhan dan merupakan makanan adangan tumbuh-tumbuhan dan
komponen makanan hewan yang penting. +milum dapat digunakan sebagai bahan makanan,
sumber glukosa, bahan kosmetik, bahan perekat, tambahan bahan tablet dan lain sebagainya
S,--.-OS+
Selulosa merupakan dinding sel dari semua tumbuh-tumbuhan, komponen utama dari
kapas, rami, dan goni. Si!at serat tumbuh-tumbuhan ini digunakan untuk membuat kain kaliko,
linen, tambang, dan karung. Selulosa berupa Hat padat putih, tidak larut dalam air dan semua
<D -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
amilosa
amilopektin
pelarut organik lainnya tetapi larut dalam Scweitaer yang merupakan ampuran amonia dan
tembaga :00; hidroksida. Selulosa tidak terhidrolisis semudah tepung, dengan pemanasan dengan
asam sul!at ener di bawah tekanan akan terurai menjadi glukosa. Selulosa banyak digunakan
untuk membuat produk lain seperti serat nitroselulosa, kapas ledak, seluloid, koloidon, selulosa
asetat, sutra buatan, rayon, selo!an, dan lain-lain.
"-03O",(
"likogen merupakan makanan adangan bagi hewan dan dikenal sebagai tepung hewan. *epung
tumbuh-tumbuhan dimakan oleh hewan kemudian dihidrolisis oleh enHim menjadi maltosa dan
glukosa. "lukosa yang tidak digunakan langsung akan diubah menjadi glikogen di dalam hati.
Seperti tepung, glikogen juga merupakan serbuk putih amor!os.
Dekstrin diperoleh dengan jalan hidrolisis tepung dengan diastase atau pemanasan
tepung dalam keadaan Bakum. Dekstrin merupakan serbuk amor!os yang larut dalam air
menghasilkan larutan untuk membuat perekat.
Skema pembagian karbohidrat
"-.3OS+
5O(OS+3+40D+ /4.3*OS+ 5ereduksi
"+-+3*OS+
S.34OS+
3+4)OH0D4+* D0S+3+40D+ -+3*OS+
5+(OS+
<@ -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
5ereduksi
sellulosa
+50-.5
PO-0S+3+40D+ S,--.-OS+
"-.3O",(
A9 -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
$. +.otein
Protein merupakan suatu Hat makanan Xang amat penting bagi tubuh, karena Hat ini
disamping ber!ungsi sebagai bahan bakar dalam tubuh juga ber!ungsi sebagai Hat pembangun
dan pengatur. Protein adalah sumber asam-asam amino yang mengandung unsur-unsur C, H, O
dan ( yang tidak dimiliki karbohidrat atau lemak.
5olekul protein juga dapat mengandung !os!or, belerang, dan ada jenis protein yang
mengandung unsur logam seperti besi dan tembaga. /ungsi utama protein bagi tubuh adalah
untuk membentuk jaringan baru dan mempertahankan jaringan yang telah ada dengan mengganti
jaringan yang rusak.
Protein dapat juga digunakan sebagai bahan bakar apabila keperluan energi tubuh tidak
terpenuhi oleh karbohidrat dan lemak. Protein ikut pula mengatur berbagai proses tubuh, baik
langsung maupun tidak langsung dengan membentuk Hat-Hat pengatur proses tubuh. Protein
mengatur kesetimbangan airan dalam jaringan dan pembuluh darah, yaitu dengan menimbulkan
tekanan osmotik koloid yang dapat menarik airan dari jaringan ke dalam pembuluh darah.
Protein juga dapat menjaga kesetimbangan asam-basa dalam tubuh.
Protein dalam bahan makan yang dikonsumsi manusia akan diserap oleh usus dalam
bentuk asam amino. 3adang-kadang beberapa asam amino yang merupakan peptida dan
molekul-molekul protein keil dapat juga diserap melalui dinding usus, masuk kedalam
pembuluh darah. Hal semaam inilah yang menyebabkan kadang-kadang manusia alergik jika
makan s$uatu bahan makanan tertentu.
Protein adalah suatu senyawa yang mengandung ikatan peptida yang menghubungkan
asam-asam amino.
O ikatan peptida
66
C (H -
Dalam suasan asam, alkali atau pengaruh enHim protein terurai menjadi asam-asam amino
misalnya glisina, alanina, sisteina, metionina, histidina, lisina.
H O
66
4 C C OH 4umus asam ammino

(H
&
4 F gugus alkil atau aril
Perbedaan antara asam-asam amino itu bergantug pada jenis gugus 4 yang terikat pada atom
karbon . Hanya &9 asam amio yang kita kenal, tetapi dari &9 maam asam amino ini dapat
terbentuk berbagai strukur protein yang berbeda beda dan terdapat pada otot, kuku, bulu, sutera,
enHim dan hormon. Dalam sel tubuh, asam-asam r amino dapat diubah menjadi protein.
A8 -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
8; ASAM AM1NO
+sam-asam amino mengandung gugus amino, - (H&, dan gugus karboksilat. "ugus amino
bersi!at basa, sedangkan gugus karboksilat bersi!at asam. 3arena itu asam-asam amino adalah
am!oter. 3ebasaan gugus amino lebih besar dari pada ion karboksilat,-COO
-
, sehingga proton
lebih mudah terikat pada gugus amino dari pada ion karboksilat. Dengan demikian asam amino
berada sebagai ion dipolar yang disebut juga ion Ywitter. "lisin misalnya, sebagian berada
dalam bentuk ion Ywitter sebagai berikut.
O O
66 66
H CH C H CH C
O O
(H& OH (H%
'
O
-
"lisin dalam bentuk "lisin dalam bentuk
molekul netral ion Ywitter
Si!at asam amino $
8. Dalam air membentuk ion dwi kutub :ada muatan ' dan muatan -; atau disebut Hwitter ion 6
am!ion. *erbentuknya Hwitterions diperlukan lingkungan tertentu6harga pH tertentu yang
disebut *0- :titik iso elektrik;. *iap asam amino memiliki *0- sendiri-sendiri.
&. +m!otir, mengandung 7 COOH sebagai asam, dan 7 (H& sebagai basa. 5aka asam amino
dapat bereaksi dengan basa kuat maupun dengan asam kuat.
%. Si!at optik akti! :semua asam amino keuali glisin bersi!at akti! optik;, karena
memmpunyai atom C asimetris pada atom C al!a.
Peranan asam amino di alam disebabkan kemampuannya untuk saling berikatan satu sama
lain. 0katan antara satu molekul asam amino dengan molekul yang lain ialah ikatan amida yang
disebut pula ikatan peptida. Senyawa yang dibentuk oleh dua moleku8 asam amino disebut.
dipeptida, misalnya glisil-glisin yang dibentuk oleh dua molekul glisin.
O O

H&( CH& C H CH& C OH
ikatan peptida
"lisil-glisin dalam bentuk netral
O O

'
H%( CH& C H CH& C O
-
"lisil-glisin dalam bentuk Hwitter
Seperti glisin, dipeptida ini adalah am!oter dan berada dalam bentuk ion YwRitter. Peptida-
peptida yang lebih tinggi dapat juga terbentuk seperti tripeptida yang terbentuk dari % molekul
A& -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
asam amino, tetrapeptida dari < molekul asam amino, dan seterusnya. )ila banyak molekul
asam amino saling bergabung diperoleh polimer yang disebut polipeptida.
O H O 4 H O 4
66
C OH ( C C ( C C
O 6 O 6 O 6 O 6 O 6 O 6 O 6
n H C (H& C C ( C C ( C

4 O 4 H O 4 H O
asam amino polipeptida
Protein adalah salah satu jenis polipeptida yang berat molekulnya kjra-kira E999 sampai
satu juta lebih yang djbentuk oleh A9 sampai D999 asam amino tiap molekulnya. *elah
dikemukakan di atas berbagai maam protein berasal dari kira-kira &9 asam amino yang
berlainan. Perbedaan antara suatu protein dan protein lainnya terletak pada jumlah masjng-
masjngasam amino serta urutannya di dalam molekul protein itu. Dengan perkataan lain struktur
molekul suatu protein, berarti juga si!at-si!atnya, ditentukan oleh tiga !aktor di atas yakni maam
asam amino, jumlah masing-masing asam amino, dan urutan asam-asam amino yang saling
berikatan di dalam molekul itu. 5isalnya protein yang mengandung % asam amino yang
berlainan, +, ), C, dapat tersusun dalam E ara sebagai berikut.
+ ) C ) + C C + )
+ C ) ) C + C ) +
5akin banyak jenis asam amino yang menyusunnya makin banyak pula jenis protein yang
dihasilkan, apalagi bila jumlah masing-masing asam amino bertambah besar. Struktur molekul
protein menjadi lebih rumit oleh ara masing-masing molekul saling berikatan yang menentukan
bentuk molekul. )entuk molekul inilah yang pada akhirnya menentukan peranan suatu protein.
5isalnya, protein yang berbentuk serat ber!ungsi sebagai bahan pembentuk jaringan, seperti
yang ditemukan dalam jaringan rambut, kulit dan kuku. 3arena bentukya protein ini tidak larut
dalam air.
/ungsi lain dari protein ialah sebagai katalis dalam reaksi biokimia. Protein ini dikenal
sebagai enHim yang berbentuk bulat. )entuk ini disebabkan oleh terjadinya perlipatan molekul,
karena ikatan hidrogen, ikatan Qan der 2aals dan ikatan disul!ida, -S-S-.
0katan hidrogen terjadi karena adanya gugus karbonil, :-CFO; dan gugus -(H di dalam
molekul protein. 3arena banyaknya gugus tersebut banyak pula ikatan hidrogen yang dapat
terbentuk. 3eadaan ini terlihat pada "ambar dibawah ini.
A% -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
Perlipatan molekul yang menyebabkan bentuk molekul bulat mengakibatkan gugus-gugus
non polar. terarah ke sebelah dalam mengakibatkan bagian-bagian molekul yang bersi!at polar
berada pada permukaan molekul. )agian yang polar ini dapat membentuk ikatan hidrogen
dengan molekul-molekul pelarut, yakni air. Dengan demikian protein yang berbentuk bulat
seperti hemoglobin dapat larut dalam air sehingga mudah menjalankan !ungsinya. 0katan antara
sesama molekul protein, antara lain terjadi pula melalui ikatan disul!ida, S S . 0katan ini
terjadi dari oksidasi gugus tiol, S H, dari asam amino sistein. 0katan disul!ida ini mudah
putus kembali karena reaksi reduksi.
Proses pemutusan dan pe$mbentukan ikatan disul!ida, -S-S- dipergunakan dalam pengeritingan
rambut, karena protein rambut kaya akan ikatan disul!ida. Dengan menggunakan suatu reduktor,
ikatan-ikatan .tersebut putus dan molekul protein terbuka sehingga rambut mudah dibentuk.
Setelah dibentuk dan kemudian ditambah dengan suatu oksidator lemah, ikatan disul!ida, -S-S-,
terbentuk kembali. Proses ini terlihat pada "ambar Q $ Pemutusan ikatan disul!ida dari protein
alam oleh suatu bahan kimia seperti di atas menyebabkan perubahan si!at protein. Proses ini,
yakni pemutusan ikatan antara
"ambar $ Proses pemutusan dan pembentukan kembali
ikatan -S-S- pada pengeritingan rambut.
sesama molekul protein alam yang menyebabkan perubahan si!atnya, disebut denaturasi.
Denaturasi protein dapat pula terjadi karena pengaruh !isik, seperti panas, ahaya, dan lain-lain.
Sebagai ontoh ialah penggumpalan protein susu yang semula larut pada pemanasan.Hal ini
disebabkan putusnya ikatan hidrogen sehingga bentuk molekul berubah dan si!at-si!atnya pun
berubah.
Si!at-si!at protein$
8.
merupakan makromolekul, masa molekulnya 89
A
&.
umumnya sukar larut dalam segala maam pelarut. #ika dilarutkan dalam air membentuk
koloid hidro!il :suka pada air;
A< -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
%.
tidak tahan suhu tinggi :terjadi denaturasi;, sehingga tidak ada yang murni
<.
bersi!at am!otir.
Soal S,$2ekti!
8. Sebutkan penggolongan senyawa karbohidrat dan berikan ontoh masing-masingP
&. #elaskan apa yang dimaksud aldoheksosa, ketoheksosa, aldopentosa dan ketopentosaP
%. "lukosa dan !ruktosa mempunyai rumus molekul sama, yaitu CEH8&OE
a. sebutkan perbedaan antara glukosa dan !ruktosa
b. gambarkan rumus struktur dan rumus Hawort dari glukosa dan !ruktosa P
<. Sebutkan dengan urut hasil-hasil hidrolisis amilum hingga menghasilkan glukosaP
A. +pa yang dimaksud dengan $
a. gula inBert
b. mutarotasi
E. #elaskan mengapa asam alpa amino bersi!at am!otirP
>. #elaskan apa yang dimaksud dengan Hwitter ionP *uliskan reaksi pembentukannyaP
D. +pa perbedaan antara polipeptida dan proteinM jelaskanP
@. *uliskan dua jenis dipeptida sebagai hasil kondensasi dari $
a. alanin dan sistein
b. glisin dan sistein
89. +pa yang dimaksud dengan denaturasi proteinM Sebutkan !aktor-!aktor yang dapat
menyebabkan terjadinya denaturai protein.
Soal Obyekti!
8. 3arbohidrat yang termasuk kelompok
monosakarida adalah C.
+. +milum D. laktosa
). maltosa ,. sellulosa
C. galaktosa
&. Senyawa karbon dibawah ini yang termasuk
golongan disakarida adalah C.
+. +milum D. laktosa
). "lukosa ,. sellulosa
C. galaktosa
%. 3arbohidrat dibawah ini yang termasuk
golongan aldosa adalah C.
+. Sukrosa D. !ruktosa
). Sellulosa ,. laktosa
C. glukosa
<. Salah satu karbohidrat yang paling banyak
diproduksi adalah C.
+. laktosa D. maltosa
). glukosa ,. !ruktosa
C. sakarosa
A. Pereaksi yang digunakan untuk mengidenti-
!ikasi adanya gugus aldehide dalam karbo-
hidrat adalah C.
+. /ehling D. 0odo!erm
). )iuret ,. larutan kanji
C. +ir brom
E. 3arbohidrat dalam lambung manusia akan
terhidrolisis. Hasil hidrolisis oleh insulin
tersimpan sebagai adangan makanan yang
digunakan untuk menghasilkan tenaga. Yat
adangan itu adalah C.
+. maltosa D. !ruktosa
). sukrosa ,. glikogen
C. glukosa
>. Suatu senyawa J yang mempunyai rumus
:CH&O;J. jika dihidrolisis dengan asam dan
enHim terjadi glukosa dan galaktosa. Senyawa
X adalah C.
+. Sukrosa D. laktosa
). 5altosa ,. glukogen
C. amilum
AA -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
D. Struktur yang menggambarkan - D 7
glukopiranosa adalah C.
@. Semua senyawa karbohidrat di bawah ini
dapat mereduksi pereaksi !ehling atau
pereaksi )enedit, keuali C.
+. glukosa D. laktosa
). galaktosa ,. sakarosa
C. maltosa
89. Semua asam amino dibawah ini bersi!at optik
akti!, keuali C.
+. "lisin D. leusin
). +lanin ,. trenin
C. Balin
88. Pereaksi yang digunakan untuk mengidenti-
!ikasi adanya gugus benHena dalam suatu
protein adalah C.
+. pereaksi biuret
). kertas timbal asetat
C. pereaksi /ehling
D. Jantoproteat
,. larutan kanji
8&. 0katan peptida antara asam-asam amino yang
terdapat dalam protein dalam protein
terbentuk dari bergabungnya C.
+. gugus alkohol dengan gugus metil
). gugus metil dan gugus amino
C. gugus amino dan gugus karboksilat
D. gugus karboksilat dan gugus metil
,. gugus amino dan gugus alkohol
8%. protein adalah suatu makromolekul yang
komponen utamanya adalah C.
+. asam amino D. karbohidrat
). asam nukleat ,. hidrokarbon
C. lipid
8<. sebanyak J molekul asam amino glisin
:H&( 7 CH& 7 COOH; berpolimerisasi
membentuk senyawa polipeptida. 5r glisin F
>A dan 5r polipeptida itu F %%99. 5aka
besarnya J adalah C.
+. 88 D. EE
). && ,. DD
C. <<
8A. Struktur yang dikenal sebagai ikatan peptida
adalah C.
O
66
+. 7 C 7 (H& D. 7 CH& 7 (H&
H (H& O
66
). 7 C 7 COO
-
,. 7 C 7 C
O
(H& H OH
O H

C. 7 C 7 ( 7
8E. Preotein adalah polimer dari asam al!a amino.
"ugus !ungsi yang terdapat dalam molekul
asam al!a amino adalah C.
+. 7 COOH dan 7 (H&
). 7 COOH dan 7 OH
C. 7 COOH dan 7 (H%
D. 7 OH dan 7 (H&
,. 7 CO dan 7 (H&
8>. +sam amino dapat mempunyai muatan
positi! dan negati! seperti digambarkan
struktur berikut
O
66
CH% 7 CH& 7 CH 7 C
O
(H%
'
O
-
Struktur di atas dikenal sebagai C.
+. ion sekunder D. ion netto
). ion sejenis ,. Hwitter ion
C. double ion
8D. Pereaksi yang digunakan untuk mengidenti-
!ikasi adanya gugus belerang dalam suatu
protein adalah C.
+. pereaksi biuret
). kertas timbal asetat
C. pereaksi /ehling
D. Jantoproteat
,. larutan kanji
8@. 1ang tidak termasuk si!at-si!at umum asam
amino adalah C.
+. am!oter
). dapat membentuk Hwitter ion
C. optis akti!
D. dapat membentuk ikatan peptida
AE -3S 3050+63,-+S %6Sem-&
,. asam kuat
&9. 4umus bangun protein sebagai berikut$
H O CH% H O CH%

( C C ( C C
O 6 O 6 O 6 O 6 O 6 O 6 O 6
C C ( C C ( C

O CH% H O CH% H O
8 & % < A
0katan peptida ditunjukkan pada nomor
+. 8 D. <
). & ,. A
C. %
.
8@. +milum adalah suatu polisakarida. Hasil
hidrolisis amilum seara berurutan adalah..
+. amilurn - amilodestrin - akrodekstrin -
eritrodekstrin -mal tosa -glukosa
). amilum - akrodektrin - amilodektrin 7
eritrodekstrin - maltosa - glukosa
C. amilum - akrodektrin - eritrodektrin -
amilodektrin - maltosa - glukosa
D. amilum - amilodektrin - eritrodektrin-
akrodektrin - maltosa - glukosa
,. amilurn - eritrodektrin -amilodektrin
-akrodektrin -maltosa -glukosa
&9. 3omponen utama penyusun protein adalah
C.
+. asam--amino D. asam - - hidroksi
). asam - -amino ,. asam - - hidroksi
C. asam - - amino
&8. 1ang termasuk asam amino esensial adalah
C.
+. glisin D. serin
). glutamin ,. asparagin
C. leusin
%E. 1ang dimaksud dengan struktrur primer
protein adalah C.
+. rangkaian asam-asam amino dalam suatu
rantai polipeptida
). struktur,protein yang berbentuk heliks
C. rantai polipeptida yang berbentuk heliks
yang menggulung
D. satu subunit protein
,. beberapa subunit protein
%>. 3olagen yang terdapat pada jarinXan ikat,
urat, dan tulang termasuk golongan
+. protein globular D. protein sintetis
). protein !iber ,. protein esensial
C. protein gabungan
A> -3S 3050+63,-+S %6Sem-&