Anda di halaman 1dari 2

YULIA PUSPITA HAYATI

120600037

SOAL
Perbandingan keberhasilan perawatan saluran akar pada gigi sulung dengan bahan pasta
ZOE, CaOH dan pasta iodoform (indikasi, isi bahan, mekanisme kerja bahan, keuntungan dan
kekurangan, manipulasi kerja, perbandingan evaluasi keberhasilan dari bahan)

Pasta Iodoform

1. Indikasi
a. Komposisi Bahan-bahan yang mengandung iodoform disarankan untuk
mengisi saluran akar untuk gigi sulung karena aktifitas antibakterialnya dan
resorbsi yang mudah.
1

b. Perawatan gigi dan obsturasi gigi sulung yang mengalami infeksi pada kanal
Kontra indikasi :
a. Tidak boleh digunakan pada anak dibawah 30bulan.
b. Perhatikan : pasien yang alergi terhadap iodin tidak bisa digunakan pasta ini

2. Isi bahan
Bahan yang mengandung iodoform yang tersedia KRI pasta:
Mengandung :
a. 80% iodoform
b. 2% parachlorophenol
c. 5% kamper
d. 1% mentol

3. Mekanisme kerja bahan
Iodoform ketika diekstrusikan ke dalam area apikal, dapat berdifusi atau diresorbsi
oleh macropag, dalam waktu yang singkat sekitar 1-2 minggu sampai 2-3 bulan dan
menyebabkan tidak ada reaksi tubuh dari luar, dengan kesuksesan sekitar 96%-100%.
1

4. Keuntungan
a. Aktifitas bakterial
1

b. Mudah resorbsi
1

c. biokompatible
d. tidak menggangu evolusi benih gigi maupun erupsi gigi permanent
e. tidak ada tindakan iritan
f. dalam dosis kecil menghilangkan rasa sakit dan disinfektan memiliki pengaruh
besar pada sistem saraf
g. tidak toksik
h. mudah masuk dan dikeluarkan
i. bila iodoform paste ekstruksi secara tidak sengaja, iodoform akan resorbsi
dalam 1-2 minggu sehingga tidak terjadi gangguan pada enamel gigi lain atau
defeksi morphologi gigi lain
j. memiliki resobability dan sifat disinfektan yang lebih baik dari ZOE

5. Kekurangan
a. Bahan dasar iodoform meskipun menyerap kembali jika didorong melewati
apeks namun jangkauan dari resorbsi lebih cepat dari pada akar. Itu juga
memiliki kekurangan yang menyebabkan diskolorisasi gigi.
1

b. Erasquin et al. 1967, telah menunjukkan bahwa iodoform dapat mengiritasi
jaringan periapikal dan dapat menyebabkan necrosis cemental. Pasta iodoform
dilaporkan dapat menyebabkan encephalopathy ketika digunakan sebagai
penutup luka dari operasi kepala dan leher.
1

c. Namun, eliminasi cepat dari iodoform meninggalkan ruang kosong didalam
saluran akar, yang mungkin merusak kesuksesan dari terapi endodontic.
1

d. Sebagai tambahan, penggunaan bahan dasar iodine di dalam kontak dengan
jaringan hidup tidak diindikasikan karena potensinya menyebabkan efek
samping toxic.
1

e. Waktu resorbsi lebih cepat dari resorbsi fisiologi akar gigi sulung
f. Alergi iodine
g. Perubahan warna kekuningan-coklat mahkota gigi yang dapat menggangu
estetika
h. Terdapat efek encefalopathy sampai koma
i. Sampai saat ini masih ada keraguan mengenai keamanan iodoform sebagai
bahan pengisi saluran akar dan tampaknya masih belum dipercaya untuk
digunakan pada gigi sulung

6. Manipulasi kerja
a. 2 gram pasta dalam syringe polypropylene dapat digunakan untuk 50 kali pengisian
saluran akar. Dilengkapi dengan rubber indicator yang dapat menyesuaikan
kepanjanggan saluran akar. Sebelum dan setelah menggunakan permukan, syrince
harus diulas dengan cotton yang dibahasi dengan 0,5% NaCL atau 70% alcohol.
Setelah itu ujung syringe ditutup kembali dengan protective cup (sudah tersedia dalam
kemasan).
b. Preparasi saluran akar dan membersihkan debris serta mengeringkan kanal
c. Masukkan ujung syringe ke dalam kanal
d. Mengisi kanal dengan menekan plugger syringe dengan pelan sambil mengeluarkan
ujung syringe dari kanal
e. Membuang kelebihan pasta dengan kapas steril dan meletakkan sealer

7. Perbandingan evaluasi keberhasilan dari bahan
Waktu yang singkat sekitar 1-2 minggu sampai 2-3 bulan dan menyebabkan tidak ada
reaksi tubuh dari luar, dengan kesuksesan sekitar 96%-100%.

DAFTAR PUSTAKA
1. Sunitha B, K Pratej Kiran, Puppala R, Kethineni B, Ravigna, Dandotikar DR.
Resorption of Extruded Obturating Material in Primary Teeth. Indian Journal of
Mednodent and Allied Sciences Vol. 2, No. 1, February 2014, pp- 64-67