Anda di halaman 1dari 3

IMUNITAS ISLAM

Imunitas islam adalah suatu sistem yang melindungi diri seorang muslim terhadap
pengaruh kehidupan duniawi. Imunitas islam ini sangat dibutuhkan oleh seorang
muslim/ikhwah karena sangat dibutuhkan dalam menjalani kehidupan dunia serta dalam
berdakwah. Dalam berdakwah, tentu tidak hanya dilakukan dalam masjid atau tempat ibadah-
ibadah lainnya, namun dakwah juga perlu dilakukan dikehidupan duniawi seperti pasar,
terminal, dan tempat lain sebagainya dimana terdapat banyak saudara-saudara kita
tidak/belum menjalankan syariat islam. Nah, imunitas islam ini sangat diperlukan dalam
berdakwah, agar kita tidak terpengaruh dengan kehidupan duniawi. Bila tidak mempunyai
imunitas, maka yakinlah ketika kita memasuki kehidupan duniawi sebenarnya untuk
berdakwah, kita sangat lugu. Kita sangat mudah dipengaruhi kehidupan duniawi. Yang jadi
pertanyaan nya adsalah bagaimana cara kita mendapatkan imunitas islam tersebut ?? ustadz
Subagio Rahmat Sentosa mengatakan bahwa imunitas melewati kehidupan ini tidak bisa kita
dapatkan kecuali dalam tarbiyah. Beruntunglah bagi kita yang tetap istiqomah dalam
tarbiyah ini.
Imunitas islam terbagi menjadi 7 bagian yaitu :
1. Memahami dasar-dasar islam
2. Memahami fikrah dakwah
3. Memahami manhaj dakwah
4. Keinginan yang kuat
5. Kesetiaan yanng kuat
6. Bergerak secara kontinou
7. Semangat untuk berkorban
3 bagian utama adalah penguasaan secara teoritis, 2 bagian selanjutnya adalah penguasaan
secara mentalitas, dan 2 bagian terakhir adalah penguasaan secara amal.
1. Memahami dasar-dasar islam
Salah satu bagian imunisasi islam adalah memahami dasar-dasar islam. Memahami
dasar-dasar islam sangat dibutuhkan di dalam menjalani kehidupan karena hal tersebut
merupakan benteng utama kita sebagai muslim/ikhwah. Dasar-dasar islam seperti hal-hal
mengenai aqidah, akhlak, fiqh, muamalah, dan lain sebagainya. Aqidah yaitu kepercayaan
hati dan pembenarannya kepada sesuatu. Misalnya mengenai rukun dan makna islam, iman
kepada Allah, malaikat, kitab Allah, utusan Allah, hari akhir dan lain sebagainya. Akhlak
adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan perilaku/perbuatan manusia.seorang ikhwah
harus memiliki akhlak yang baik dan terpuji. Akhlak ini terbagi menjadi beberapa bagian
yaitu akhlak terhadap diri sendiri, orang tua, teman, guru, dan lingkungan hidup. Fiqh sebagai
ilmu yang menerangkan hukum-hukum syara yang ditetapkan secara khusus bagi perbuatan-
perbuatan para manusia (mukallaf) seperti wajib, haram, mubah, sunnah, makruh, perikatan
yang sahih (sah), perikatan yang fasid (rusak) dan yang batal, serta menerangkan tentang
ibadah yang dilaksanakan secara qada (pelaksanaannya di luar ketentuan waktunya) dan hal-
hal lain semacamnya.
2. Memahami fikrah dakwah
Memahami fikrah dakwah juga merupakan salah satu bagian dari imunuisasi islam.
Fikrah dakwah disini juga mempunyai pengertian yaitu pokok-pokok pemikiran dakwah
ikhwanul muslimin. Sebagai ikhwah, kita harus mempunyai pemahaman mengenai pokok-
pokok yang telah ditetapkan oleh jamaah ikhwanul muslimin yang tentunya tidak
bertentangan ataupun keluar dari manhaj.
3. Memahami manhaj dakwah
Memahami manhaj dakwah juga bagian dari imunisasi islam. Kita harus tau dan
paham mengenai manhaj kita dalam memikul beban dakwah ini. Dalam berdakwah, kita
harus berpegang teguh pada manhaj kita. Jangan sampai menyimpang ataupun keluar dari
manhaj dakwah ini. Manhaj kita tentu adalah Al-Quran dan Al-Hadist. Al-quran adalah
panduan utama karena al-quran adalah kumpulan firman-firman Allah SWT, sedangkan Al-
Hadist adalah salah satu manhaj kita juga karena merupakan kumpulan sabda Rasulullah
SAW, yang menjadi suri tauladan kita sebagai umat islam (QS. Al-Ahzab:21 dan An-
Nahl:36) Dari Hadist lah kita dapat belajar bagaimana cara berdakwah dan lain sebagainya.
4. Keinginan yang Kuat
Keinginan yang kuat juga merupakan bagian dari imunisasi islam. Sebagai ikhwah,
kita harus mempunyai keinginan yang kuat dalam menjalankan dakwah ini. Keinginan untuk
mendapatkan ridho dari dzat yang maha agung. Walaupun tidak dibayar, walaupun tidak
diberi makan tapi kita yakin bahwa dalam dakwah ini akan mendapatkan hal yang luar biasa
dari Allah SWT. Hal itu yang kemudian membangkitkan keinginan kuat kita.
5. Kesetiaan yang Kuat
Kesetiaan yang kuat adalah salah satu bagian dari imunisasi islam. Kesetian ini sangat
dibutuhkan oleh para ikhwah. Kita harus memiliki kesetiaan yang tinggi pada dakwah ini,
sehingga apabia ada panggilan dakwah maka kita dengan senang hati menyambutnya dan rela
meninggalkan urusan duniawi (kecuali alasan yang syari).
6. Bergerak secara Kontinou
Bergerak secara kontinou pun harus menjadi karakteristik para ikhwah dan
merupakan salah satu bagian dari imunisasi islam. Kita dalam bergerak harus secara kontinou
dan jangan setengah-setengah. Yakinlah, ketika kita beerdakwah secara setengah-setengah,
seperti hari ini dakwah besok tidak, maka yakinlah kita akan termasuk orang-orang yang
gugur dalam dakwah ini. Lakukanlah dakwah ini secara kontinou dan penuh. Maka,
insyaAllah kita akan istiqomah dalam dakwah ini.
7. Semangat untuk Bekorban
Salah satu bagian imunisasi islam adalah semangat untuk bekorban. Kita juga harus memiliki
semangat untuk bekorban dalam dakwah ini. Kita harus rela berinfaq, bersedekah tenaga,
pikiran, waktu dan lainnya dalam dakwah ini. Jangan berpikir hal tersebut akan sia-sia.
Karena dalam Al-Qur'an Surat: 6, Ayat: 160 dan Al-Qur'an Surat: 2, Ayat: 261 serta banyak
surat lainnya, Allah melipat gandakan apa-apa yang telah kita berikan untuk kepentingan
agama islam