Anda di halaman 1dari 9

BAB IV

HASIL PERCOBAAN DAN PEMBAHASAN


IV.1 Hasil Percobaan
Tabel IV.1 Penurunan pengendapan pada air kapur dengan
konsentrasi 10%, t = 2 menit
No. Waktu / t menit! "etinggian #m!
1
2
$
%
&
'
(
)
*
10
11
12
0
2
%
'
)
10
12
1%
1'
1)
20
22
)*
()
'2
%(
$&
20
*
)
(
',&
',&
',&
Tabel IV.2 Penurunan pengendapan pada air kapur dengan
konsentrasi 20%, t = 2 menit
No. Waktu / t menit! "etinggian #m!
1
2
$
%
&
'
(
)
*
10
0
2
%
'
)
10
12
1%
1'
1)
*$,&
)'
(&,&
'&,&
&&,&
%2
$$
2&
1'
1&,&
IV+1

Bab IV Hasil Percobaan dan Pembahasan
11
12
1$
1%
1&
1'
1(
1)
1*
20
21
22
2$
2%
2&
20
22
2%
2'
2)
$0
$2
$%
$'
$)
%0
%2
%%
%'
%)
1%,&
1$,&
1$
12,2
11,*
11,'
11,&
11,%
11,1
11
10,*
10,)
10,(
10,(
10,(
Tabel IV.$ Penurunan pengendapan pada air kapur dengan
konsentrasi $0%, t = 2 menit
No. Waktu / t menit! "etinggian #m!
1
2
$
%
&
'
(
)
*
10
11
12
1$
1%
0
2
%
'
)
10
12
1%
1'
1)
20
22
2%
2'
)*,&
)%,&
)0
($,&
'',&
'0,&
&%
%(
%2
$%
$1
2(,&
2',2
2&,2
,-P./-N .P0/-1I T0"NI" "I2I- 1
P/.3/-2 1T45I 5III T0"NI" "I2I-
6TI+IT1 14/-7-8-

IV+2



Bab IV Hasil Percobaan dan Pembahasan
1&
1'
1(
1)
1*
20
21
22
2$
2%
2&
2'
2)
$0
$2
$%
$'
$)
%0
%2
%%
%'
%)
&0
2&
22,)
21,)
21,&
1*,*
1*,2
1(,(
1(
1',(
1',&
1',&
1',&
,-P./-N .P0/-1I T0"NI" "I2I- 1
P/.3/-2 1T45I 5III T0"NI" "I2I-
6TI+IT1 14/-7-8-
IV+$

Bab IV Hasil Percobaan dan Pembahasan
IV.2. Grafi !an Pe"ba#asan
Grafi IV.2.1. Grafi H$b$n%an an&ara & '(a&$) !an *
'e&in%%ian) +a!a lar$&an s$s+ensi 1,-. 2,-. !an /,-
1edimentasi adala9 proses pemisa9an slurr: atau
suspensi men;adi larutan ;erni9 dan slurr: :ang mengandung
,-P./-N .P0/-1I T0"NI" "I2I- 1
P/.3/-2 1T45I 5III T0"NI" "I2I-
6TI+IT1 14/-7-8-

IV+%



Bab IV Hasil Percobaan dan Pembahasan
partikel solid lebi9 besar, berdasarkan penurunan partikel
se#ara gra<itasi.
(Christie J. Geankoplis, Transport Processes and Unit
Operations, Third Edition,1993, ll!n and "acon!
3a:a gra=itasi ;uga berpengaru9 ter9adap ke#epatan
pengendapan, dimana partikel :ang mempun:ai massa :ang
besar akan mengalami proses pengendapan :ang tinggi .
(#cCa$e, %.&., J.C. '(ith, and P. )arriot, *Unit Operation o+
Che(ical En,ineerin,*, -
th
edition, #cGra./)ill 0nt "ook,
'in,apore, 1993. 1
-da beberapa =aktor :ang dapat mempengaru9i
ke#epatan pengendapan, sala9 satun:a adala9
konsentrasi. >ika konsentrasi :ang semakin besar maka
drag =or#e ;uga semakin besar. 5rag =or#e atau ga:a seret
ini beker;a pada ara9 :ang berla?anan dengan gerakan
partikel dalam =luida. 3a:a seret ini disebabkan ole9
adan:a trans=er momentum :ang ara9n:a tegak lurus
permukaan partikel dalam bentuk gesekan. 2aka, dengan
adan:a drag =or#e :ang ara9n:a berla?anan dengan ara9
gerak partikel ini akan men:ebabkan gerakan partikel
men;adi lebi9 lambat. 5engan adan:a kenaikan
konsentrasi akan menurunkan ke#epatan pengendapan.
5imana tidak terdapat @at padat dan meningkat #epat
dengan konsentrasi tertentu. 2aka dalam aplikasin:a kita
9arus memper9atikan konsentrasi dari suspensi tersebut.
(christie 2.,eankoplis,1993,transport processes and 3nit
operation,4
ed
,prentice/hall.inc,ne. 2erse!,9561
,-P./-N .P0/-1I T0"NI" "I2I- 1
P/.3/-2 1T45I 5III T0"NI" "I2I-
6TI+IT1 14/-7-8-
IV+&

Bab IV Hasil Percobaan dan Pembahasan
"e#epatan pengendapan ditentukan dengan
menggambar tangen pada #ur<e gambar d! dengan
memberi ?aktu t1 dan slope Ad@/dt = 1. Pada point ini
ketinggian @1 dan @i adala9 inter#ept dari tangen pada
#ur<e. Ini di9itung B
3ra=ik IV.2.1 adala9 gra=ik 9ubugan antara t ?aktu!
dan C ketinggian! pada larutan suspensi 10%D 20%D dan $0%.
Pada gra=ik dengan konsentrasi 10%, didapatkan ba9?a ?aktu
konstan pengendapan adala9 1) menit dan slurr: '.& #m. Pada
konsentrasi 20% didapatkan ba9?a ?aktu konstan
pengendapan adala9 %% menit dan slurr: 10.( #m. Pada
konsentrasi $0% didapatkan ba9?a ?aktu konstan
pengendapan adala9 %' menit dan slurr: 1'.& #m.
3a:a tarikAmenarik antar partikel, ga:a seret :ang
beker;a berla?anan dengan ara9 gerakan partikel dan ga:a
,-P./-N .P0/-1I T0"NI" "I2I- 1
P/.3/-2 1T45I 5III T0"NI" "I2I-
6TI+IT1 14/-7-8-

IV+'



Bab IV Hasil Percobaan dan Pembahasan
gra<itasi ;uga mempengaru9i ?aktu pengendapan. Eal ini
sesuai dengan literatur :ang men:ebutkan ba9?a semakin
tinggi konsentrasi larutan semakin ban:ak ;umla9 partikeln:a
dan semakin lama pula ?aktu pengendapann:a. "e#epatan
pengendapan suatu partikel <! ditentukan dengan tangen
kur<a pada ?aktu tertentu dan slope
1
7
dt
d8
=
. Pada titik ini,
ketinggiann:a adala9 @
1
dan @
i
adala9 inter#ept dari tangen
kur<a, se9ingga B
0 t
@ @
<
1
1 i
1

=

(Geankoplis, C.J,/, Transport Proccesses and Unit Operation, 5
nd
ed, Prentice/)all o+ 0ndia Pri7ate &i(ited, 9e. :elhi, p.;5-/;5< 1
Pada konsentrasi 10% ini ketinggian @
1
= '.& dan @
i
= $0
adala9 intercept dari tangen pada gra=ik. Pada per#obaan
sedimentasi dengan larutan kapur konsentrasi 10% diperole9
ke#epatan sedimentasi sebesar 1,$1 #m/menit, dengan #araB
#m/menit 1,$1
1)
'.& $0
t
1
C
i
C
V
=

=
('3($er=http=>>che.+t/3ntirta.ac.id>do.nloadcenter>cate,or!>1/
operasi/teknikki(ia?do.nload@<A3sedi(entasi1
Pada konsentrasi 20% ini ketinggian @
1
= 10.( dan @
i
='0 adala9 intercept dari tangen pada gra=ik. Pada per#obaan
sedimentasi dengan larutan kapur konsentrasi 20% diperole9
ke#epatan sedimentasi sebesar 1.12 #m/menit, dengan #araB
,-P./-N .P0/-1I T0"NI" "I2I- 1
P/.3/-2 1T45I 5III T0"NI" "I2I-
6TI+IT1 14/-7-8-
IV+(

Bab IV Hasil Percobaan dan Pembahasan
#m/menit 1.12
%%
10.( + '0
t
1
C
i
C
V
=
=

=
('3($er=http=>>che.+t/3ntirta.ac.id>do.nloadcenter>cate,or!>1/
operasi/teknikki(ia?do.nload@<A3sedi(entasi1
Pada konsentrasi $0% ini ketinggian @
1
= 1'.& dan @
i
=
'& adala9 intercept dari tangen pada gra=ik. Pada per#obaan
sedimentasi dengan larutan kapur konsentrasi $0% diperole9
ke#epatan sedimentasi sebesar 1.0& #m/menit, dengan #araB
#m/menit 1.0&
%'
1'.& + '&
t
1
C
i
C
V
=
=

=
('3($er=http=>>che.+t3ntirta.ac.id>do.nloadcenter>cate,or!>1/
operasi/teknik/ki(ia?do.nload@<A3sedi(entasi1
5ari per9itungan diperole9 ke#epatan pengendapan
pada konsentrasi larutan suspensi kapur 10% adala9 1,$1
#m/menit. "e#epatan pada konsentrasi suspensi kapur 20%
adala9 1.12#m/menit. "e#epatan pada konsentrasi suspensi
kapur $0% adala9 1.0&#m/menit. 5ari 9asil per9itungan dapat
disimpulkan ba9?a semakin besar konsentrasin:a, maka
ke#epatan pengendapann:a ;uga semakin lambat..
Eal ini sesuai dengan literatur :ang men:ebutkan
ba9?a, ;ika konsentrasi semakin besar maka drag =or#e ;uga
semakin besar. 5rag =or#e atau ga:a seret ini beker;a pada ara9
:ang berla?anan dengan gerakan partikel dalam =luida. 2aka,
dengan adan:a drag =or#e :ang ara9n:a berla?anan dengan
ara9 gerak partikel ini akan men:ebabkan gerakan partikel
men;adi lebi9 lambat. 5engan adan:a kenaikan konsentrasi
akan menurunkan ke#epatan pengendapan.
,-P./-N .P0/-1I T0"NI" "I2I- 1
P/.3/-2 1T45I 5III T0"NI" "I2I-
6TI+IT1 14/-7-8-

IV+)



Bab IV Hasil Percobaan dan Pembahasan
('3($er=http=>>che.+t/3ntirta.ac.id>do.nloadcenter>cate,or!>1
operasi/teknik/ki(ia?do.nload@<A3sedi(entasi1
,-P./-N .P0/-1I T0"NI" "I2I- 1
P/.3/-2 1T45I 5III T0"NI" "I2I-
6TI+IT1 14/-7-8-
IV+*