P. 1
REPRODUKSI PRIA

REPRODUKSI PRIA

|Views: 4,246|Likes:
Dipublikasikan oleh daniela

More info:

Published by: daniela on Dec 24, 2009
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/25/2013

pdf

text

original

REPRODUKSI PRIA

• GENETALIA LUAR • GENETALIA DALAM
Penis Scrotum Testis Saluran sperma Kelenjar kelamin

PENIS
• Ukuran Penis : Panjang normal : • Panjang Ereksi : • Diameter normal : • Diameter Ereksi : • 7,5 – 8,5 cm 11,5 – 16 cm 2 – 2,5 cm 2,8 – 4,3 cm

Scrotum sebagai bungkus dan pelindung Testis ( berlapis-lapis )

Gambar: Anatomi Reproduksi Pria

Gambar: Anatomi Testis

Gambar: Anatomi Penis

TESTIS
• • • • • • Bentuk bulat telur , dua buah Dibungkus scrotum Dinding Testis : - Tunica vaginalis - Tunica Albuginea - Tunica vasculosa T. albuginea dibag. blk. menebal membentuk mediastinum testis

Tubuli seminiferi
90 % masa testis , terdapat dlm. Lobula Tiap testis terdapat 250 buah lobula Tiap lobula = 2 – 3 tubuli seminiferi Panjang tubuli / lobula = 30 – 70 cm Diameter tubuli = 150 – 250mikrometer Dalam tubuli terdapat sel Sertoli dan sel germinal

SALURAN SPERMA
- Dalam testis : - rete testis - vasa afferentia - Ductus Epidydimis : maturasi sperm. - Vas deferens ----- ampulla - Ductus ejaculatorius - Urethra

KELENJAR KELAMIN
• Vesicula seminalis : - bermuara pd. Ampulla – duct. Ejac. -------- urethra • Kelenjar prostat : - ditembus oleh duct. Ejaculatorius dan urethra • Kel. Cowperi / Bulbourethralis : - bermuara pada urethra ---- ada klep • Kel. Littre : - kel. kecil-kecil bermuara pada urethra

FUNGSI TESTIS
1. Spermatogenesis : - dalam tubuli seminiferi - menghasilkan spermatozoa 2. Steroidogenesis : - dalam jar. Interstitial - oleh sel Leydig - menghasilkan testosteron

Spermatogenesis
melalui beberapa tahap dipengaruhi beberapa hormon terjadi di dalam tubulus seminiferus dibutuhkan 74 hari.

Urutan spermatogenesis 1. Spermatogonium 2. Spermatosit Primer : 44XY -------(Meiosis I) 3. Spermatosit Sekunder : 22X-22Y ------ (Meiosis II) 4. Spermatid 5. Spermatozoa

Gambar : Spermatogenesis

Pengaturan fungsi testis
• Hipothalamus GnRH ------- Hipophyse • Hipophyse LH ------------- sel Leydig FSH ---------- tubuli seminiferi • Feedback mechanism

Poros Hipothalamus - Hipofise – Testis
Poros ini memegang peranan penting. Hubungan ini terjaga melalui sistem vaskuler. Sistem Portal Hipofise  sarana pengangkut zat-zat dari dari hipotalamus yang disebut faktor pelepas (Releasing Factor )  GnRH ( Gonadotropin Releasing Hormon ). Jaringan pembuluh hipothalamus - hipofise sangat komplek. vaskularisasi antara hipothalamus dan hipofise tersusun sedemikian rupa sehingga memungkinkan pula hipofise melakukan pengendalian sekresi hipothalamus.

Poros Hipofise – Testis Hipofise dengan sel Leydig  Sintesa Testosteron dimulai sejak embrio usia 7 minggu. Testosteron yang dihasilkan leydig selain diperlukan oleh organ target, berperan pula dalam pengendali sekresi hipofise atau langsung pada hipothalamus ------> NEGATIF SUPRESI & RECOVERY system Poros Hipofise - Tubuli Seminiferi Faktor pengendali sekresi FSH adalah inhibin yang dihasilkan sel sertoli.

Gambar: Poros hipotalamus - hipofise - testis

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->