Anda di halaman 1dari 16

Analisa Usaha Batako Manual

Batako merupakan salah satu bentuk dari produksi beton sebagai pengganti bata merah yang biasa
di gunakan pada Zaman dahulu. Penggunaan batako lebih ramah lingkungan karena tidak melalui
proses pembakaran, sebagaimana yang dilakukan pada bata merah. Batako bisa di produksi secara
manual maupun dengan bantuan mesin cetak batako press. Batako manual dikerjakan dengan cara
dipadatkan dengan cara di tumbuk tanpa bantuan mesin press batako, adonan batako di masukan
dalam cetakan dan di tumbuk agar padat. Berikut ini analisa usaha batako manual yang bisa di capai
dalam usaha batako.


Analisa usaha batako manual ini mengacu pada bahan baku 1 Truk pasir yang di kerjakan sekitar 11
hari kerja, analisa usaha batako manual ini dengan asumsi bahwa kita baru memulai usaha batako
dan membeli peralatan produksi baru. 1 truk pasir di asumsikan dapat menghasilkan sebanyak 2400
pcs batako dan harga batako Rp 2.000.

Peralatan Kerja :

1 buah Cetakan Manual Batako : Rp. 350.000,- .
1 buah Gerobak (troli) : Rp. 465.000,- .
1,5 ml Ayakan Pasir (Stimien) : Rp. 47.000,-.
1 buah Scrab : Rp. 35.000,-
1 buah Cethok : Rp. 15.000,-
1 buah Cangkul : Rp. 50.000,-
2 buah Ember : Rp. 12.000.-
1 meter Kayu Landasan : Rp. 40.000,-
10 meter Plastik : Rp. 40.000,-

Total biaya peralatan : Rp 1.054.000

Material Bahan Baku :

1 Truk (+ 6,5 m3) Pasir : Rp. 340.000,-
31 Zak Semen 40 kg : Rp.1.550.000,-
Total biaya material bahan baku : Rp 1.890.000

Upah Biaya Pembuatan (dengan asumsi dikerjakan karyawan)

Biaya untuk 2400 Batako @60.000 : Rp. 660.000,-
Uang Makan untuk 11 hari @10.000 : Rp. 110.000,-
Total biaya upah : Rp 770.000

Jumlah Pengeluaran termasuk Peralatan : Rp. 3.714.000,-
Jumlah Pemasukan untuk 2400 Batako : Rp. 4.800.000,-
Jumlah Keuntungan Untuk 1 Truk Pasir : Rp. 1.086.000,-
Break Event Point
Jumlah modal awal di bagi penghasilan = Rp. 3.714.000/Rp. 4.800.000
= 0,774 = 1857 pcs

Analisa usaha batako manual ini masih termasuk biaya peralatan, untuk produksi selanjutnya
dikurangi dengan biaya peralatan. Keuntungan yang akan kita dapat juga akan lebih besar karena
sudah tidak ada beban pembelian peralatan. Peluang usaha batako masih sangat menguntungkan, di
tambah lagi dengan banyaknya permintaan untuk kalangan perumahan.

Usaha Krupuk Cakar Ayam

Inovasi sangat di perlukan dalam membuat usaha baru dan mengembangkan usaha. Salah satu
bentuk inovasi adalah usaha krupuk cakar ayam. Cakar ayam biasanya di anggap sampingan dalam
usaha ayam potong, namun saat ini sudah banyak yang berinovasi dengan cakar ayam ini. Sebut saja
mie ayam cakar, soto cakar ayam, gulai cakar ayam, dan yang terakhir krupuk cakar ayam.

Untuk membuat krupuk cakar ayam memang di butuhkan pekerjaan lebih, kesabaran dan
ketelatenan. Ini karena kita mesti membuang tulang pada cakar ayam tersebut, walau begitu hasil
yang di peroleh sungguh sesuai dengan apa yang kita kerjakan.

Usaha krupuk cakar ayam banyak bermunculan terutama di daerah Purbalingga dan Semarang,
namun saat ini sudah menyebar ke banyak daerah lain di Indonesia. Krupuk cakar ayam biasanya di
jadikan oleh oleh dan penganan ringan yang renyah dan gurih. Berikut ini resep cara membuat
kerupuk cakar ayam.

Cara membuat krupuk cakar ayam

Bahan baku krupuk cakar ayam
1 kg cakar ayam broiler

Bumbu krupuk cakar ayam
1 sendok teh merica
5 siung besar bawang putih
Garam dapur secukupnya
Cara membuat krupuk cakar ayam :
Pilih cakar ayam yang baik dan masih segar, potong kukunya dan cuci hingga bersih.
Masak air dalam panci hingga mendidih.
Masukkan cakar ayam ke dalam air mendidih dan rebus selama 15 menit, kemudian angkat dan
tiriskan.
Keluarkan tulang-tulang dengan cara memukul-mukul bagian persendian atau dengan disayat
pelan-pelan.
Haluskan semua bumbu, tambahkan sedikit air. Cakar ayam yang telah tidak ada tulangnya
dimasukkan ke dalam bumbu dan diamkan selama 1 jam sampai bumbu meresap.
Setelah itu goreng cakar ayam tersebut setengah matang, angkat dan tiriskan. Sesudah cakar ayam
dingin goreng kembali sampai matang.
Krupuk cakar ayam yang sudah matang ditiriskan terlebih dahulu, setelah itu simpan dalam tempat
yang kedap udara atau dikemas.

Usaha krupuk cakar ayam ini masih terbilang baru, namun masih sangat terbuka dan menjanjikan.
Semoga anda bisa memanfaatkan peluang usaha krupuk cakar ayam ini. Salam ukm.














Peluang Usaha Telur Ayam Kampung



Usaha Telur Ayam Kampung saat ini sudah banyak di lakukan dan mulai merambah pasar modern
seperti Supermarket, Hypermarket sampai Minimarket. Berbeda dengan beberapa tahun silam di
mana konsumen telur ayam kampung hanyalah masyarakat pedesaan sekitar pemilik ayam
kampung dan para pengusaha kecil Jamu yang biasa di kenal dengan nama STMJ. Saat ini toko toko
sembako pun mulai mau menjual telur ayam kampung. Telur ayam kampung sangat di gemari
karena di percaya memiliki gizi lebih banyak dan dapat menyembuhkan berbagai penyakit atau
sebagai suplemen terutama saat sakit atau saat minum Jamu.

Manfaat dan khasiat telur ayam kampung untuk mengobati penyakit Tenggorokan, Batuk, paru-paru,
Ginjal, Saluran kencing. Ramuan Telur Ayam Kampung untuk penyakit dada, tenggorokan maupun
jantung yaitu Telur ayam kampung dicampur dengan buah kenari yang telah ditumbuk dan diberi
madu, dan juga bermanfaat untuk penyakit kuning.


Keliling Desa Mencari Peternak Ayam Kampung

Pertama kali memulai usaha telur ayam kampung mungkin anda akan banyak menemui kesulitan,
kesulitan pertama di karenakan kurangnya pasokan telur ayam kampung. Para peternak ayam
kampung umumnya merupakan usaha rumahan ayam kampung dalam skala kecil saja, umumnya
masih jarang di temui peternakan ayam kampung skala besar seperti peternakan ayam ras atau
negeri. Untuk itu anda harus keliling dari desa kedesa untuk mengambil telur ayam kampung dari
para peternak, anda mungkin membutuhkan alat transportasi minimal sebuah sepeda atau sepeda
motor.


Promosi dan Penjualan Telur Ayam Kampung

Target awal pemasaran telur ayam kampung anda adalah para pedagang jamu, baik itu pedagang
jamu keliling maupun pedagang jamu yang membuka kios jamu STMJ yang biasanya baru buka
malam hari. Setelah anda dapat menguasai para pedagang jamu ini, anda bisa melebarkan usaha
dengan memasok para pedagang di pasar maupun para pedagang di pinggiran jalan. Biasanya para
pedagang akan membayar dalam tempo tertentu tidak langsung membayar saat telur ayam
kampung kita berikan, sebaiknya berhati hati jangan terlalu banyak menitipkan telur seperti ini
untuk menjaga alur keuangan anda agar tetap lancar dan selalu tersedia untuk belanja modal.


Anda juga bisa melebarkan pasar dengan memasok pasar modern seperti Supermarket,
Hypermarket maupun Minimarket yang saat ini banyak di temui disekitar kita. Tentu saja untuk
memasok pasar modern anda mesti memiliki kemasan yang menarik dan merek yang mudah
diingat. Anda juga biasanya mesti mengurus perizinan terlebih dahulu, biasanya minimal ada ijin
usaha kecil dari Dinas Kesehatan setempat dan lebih utama lagi bila di tambah dengan Sertifikasi
Halal MUI untuk menaikan telur ayam kampung anda baik di mata para pedagang maupun para
calon konsumen.


Bila saat ini anda sedang bingung memilih wirausaha apa yang hendak di kerjakan, anda bisa
memulai mengembangkan pemasaran telur kampung di kota anda. Sebab bisnis ini meskipun
banyak di remehkan orang tapi sebetulnya menyimpan potensi yang keuntungan yang cukup
menjanjikan.

Peluang Usaha Kerupuk Udang


Tidak dapat di pungkiri lagi bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia menyukai makanan berupa
kerupuk, salah satunya kerupuk udang. Selain memiliki rasa yang enak, harganya pun cukup
terjangkau dan murah. Usaha kerupuk udang bisa dilakukan baik itu industri besar, usaha kecil
menengah bahkan usaha kecil atau usaha rumahan sebab proses membuatnya sangat mudah.

Jenis kerupuk bisa di bedakan menjadi 2, yaitu kerupuk dengan bahan baku tepung saja (tapioka
atau tepung lain) dengan kerupuk dengan bahan baku tepung tapioka dengan campuran udang atau
ikan. Untuk usaha kerupuk dengan bahan tepung saja misalnya kerupuk Kasandra dengan bahan
baku yang digunakan adalah tepung tapioka, kerupuk Puli yang di buat dari tepung terigu dengan
tepung taipoka maupun kerupuk inpala yang di buat dari tepung gaplek dengan tepung tapioka.
Selain kerupuk di atas yang di buat dari tepung baik di campur udang maupun tidak, ada juga usaha
kerupuk kulit di mana kerupuk di buat dari kulit kerbau.

Umumnya setiap pengusaha tidak hanya menjual satu jenis kerupuk, mereka akan membuat
beberapa jenis kerupuk sekaligus di sebabkan cara membuat kerupuk dan peralatan membuat
kerupuk umumnya sama. Mesin yang umumnya di tambahkan adalah mesin pencetak disesuaikan
dengan bentuk kerupuk. pengusaha akan membagi jenis kerupuk apa yang hendak di buat, walau
begitu usaha kerupuk udang bisa di bilang lebih mempunyai peluang usaha. Hal ini di karenakan
selain semua menyukainya, kerupuk udang sudah menjadi hidangan pelengkap saat makan ataupun
saat ada acara khusus seperti pesta, tidak ada kerupuk lain yang seperti ini.

Usaha pembuatan kerupuk udang umumnya terdiri atas usaha perorangan dan usaha kelompok.
Usaha perorangan banyak tersebar di seluruh wilayah di luar sentra industri, sedangkan usaha
kelompok banyak terdapat di wilayah wilayah sentra industri. Jumlah produksi usaha perorangan
relatif lebih rendah dengan wilayah pemasaran fokus ke dalam negeri. Sedangkan, usaha kelompok
memiliki skala usaha yang lebih besar sebab merupakan gabungan dari beberapa usaha perorangan
dengan jumlah produksi lebih banyak serta wilayah pemasaran lebih luas sampai ke luar negeri
terutama wilayah Asia, Amerika serta Timur tengah.

Bahan Dasar Usaha Kerupuk Udang

Bahan utama tentu saja udang, anda tidak perlu menggunakan jenis udang windu atau lobster.
Cukup gunakan udang udang kecil yang lebih murah, atau bahkan udang rebonpun ( udang
kecil/bayi) dapat digunakan. Usahakan menggunakan udang yang masih segar karena akan
mempengaruhi kwalitas kerupuk udang yang di hasilkan. Bahan lain adalah tepung terigu atau
tepung tapioka.


Peralatan Membuat Kerupuk Udang

Untuk skala usaha kecil biasanya masih menggunakan peralatan traditional seperti bak atau panci
besar untuk mencampur adonan, kukusan dan pisau potong. Sedangkan untuk skala industri besar
biasanya sudah menggunakan mesin modern.

Cara membuat kerupuk udang :

Guna membuat kerupuk udang yang super renyah di butuhkan takaran adonan yang tepat dan
sesuai. Terlalu banyak campuran tepung bisa membuat hasil kurang maksimal hingga kerupuk sulit
mengembang atau bantat. Jika takaran tepung yang terlalu banya maka kerupuk udang akan kurang
renyah. Sedangkan bila kerupuk mudah patah hal ini biasanya disebabkan oleh pengukusan adonan
yang kurang matang hingga kurang homogen.

Bahan bahan membuat kerupuk udang
1 kg Tepung kanji atau tapioka
1 kg Tepung terigu
100 gram ons Udang, 50 gram diantaranya digiling halus
2 Butir telur ayam
0.5 liter air
20 gram gula halus
penyedap rasa jika diperlukan
2 butir bawang putih dihaluskan
20 gram garam

Cara membuat kerupuk udang :

1. Tumis bawang putih dengan sedikit minyak sampai harum

2. Masukan udang yang telah digiling halus, bawang putih, gula, garam, serta penyedap rasa.
Aduk sampai rata, simpan.

3. Campurkan tepung terigu dengan tepung tapioka, aduk hingga rata.

4. Tambahkan setengah campuran tepung ke dalam adonan udang, tuangkan air liter sedikit
demi sedikit. setelah itu didihkan sampai menjadi adonan yang kental.

5. Tambahkan sisa setengah campuran tepung kedalam adonan yang kental, tuangkan kembali
liter air sedikit demi sedikit, Setelah itu aduk sampai rata hingga kalis.

6. Bentuk adonan menjadi beberapa silinder berdiamater 5 sampai 7 centi meter.

7. Bungkus adonan yang telah berbentuk silinder menggunakan aluminium foil atau plastik.
Kukus sampai benar benar matang, angkat dan dinginkan sampai mengeras ( 10 jam )

8. Iris kecil-kecil adonan tersebut dengan ketebalan 1-2 mili meter dengan pisau tajam. bisa
juga menggunakan mesin khusus.

9. Angin anginkan adonan tersebut selama 24 jam dan setelah itu dijemur dibawah terik
matahari hingga benar benar kering.

10. Kerupuk udang siap digoreng untuk dikonsumsi atau kemas kerupuk udang yang telah
kering tersebut untuk disimpan dan dipasarkan.

Jika anda ingin kerupuk udang lebih awet dan tahan lama, dapat di tambahkan pengawet buatan
yang di perbolehkan oleh pemerintah. Walau begitu kerupuk alami tanpa bahan pengawet saat ini
justru sedang di gemari, karena walaupun tanpa bahan pengawet apapun kerupuk yang telah benar-
benar kering dapat bertahan hingga 2-3 tahun asalkan tetap kedap udara. Pengawet buatan yang
diperbolehkan adalah Natrium Benzoat dengan perbandingan tidak boleh lebih dari 0.005-0.01 per
kg berat badan, pengawet lain seperti Borak, Bleng, dan formalin DILARANG di gunakan untuk
makanan.

Jika anda menjual juga kerupuk yang sudah di goreng, jangan menggoreng krupuk dengan minyak
yang telah digunakan lebih dari 3 kali menggoreng. Sebab akan menyebabkan krupuk cepat tengik.
Gunakan juga kemasan yang menarik untuk usaha kerupuk udang anda.
Peluang Usaha Air Minum Isi Ulang

Peluang Usaha Air Minum Isi Ulang mempunyai prospek yang semakin besar, hal ini di karenakan
berubahnya paradigma masyarakat yang biasanya memasak sendiri air untuk minum namun
sekarang membeli air siap minum kemasan. Hal ini tak lepas dari sulitnya air bersih yang di dapat
dan menurunnya kwalitas air bersih yang di produksi PDAM, bau kimia masih tercium bila air
dimasak dan rasanya tidak enak. Setiap orang pasti membutuhkan air minum setiap harinya, bagi
yang mampu memang bisa dengan mudah membeli air minum bermerek sedangkan bagi
masyarakat kelas menengah kebawah lebih memilih air minum isi ulang karena harganya yang jauh
lebih murah dibanding yang bermerek. Oleh karena itu Peluang Usaha Air Minum Isi Ulang sangat
mempunyai potensi terutama di perkotaan yang selama ini menggantungkan diri dari air produksi
PDAM, Peluang Usaha Air Minum Isi Ulang juga sudah bisa ditemui dipinggiran karena kepraktisan
dan perubahan paradigma masyarakat tersebut.


Deskripsi Usaha Air Minum Isi Ulang

Tempat usaha Air Minum Isi Ulang

Tempat usaha air minum isi ulang haruslah di kawasan padat penduduk, pilihlah lokasi yang mudah
di jangkau dan di pinggiran jalan sebab mobil tangki pengisi air minum mesti datang dari waktu ke
waktu. Kita bisa membuka usaha kecil ini di sekitar perumahan, kita bisa memanfaatkan sebagian
rumah kita yang di "sulap" menjadi tempat usaha ini.

Perlengkapan Usaha Air Minum Isi Ulang

Modal awal untuk usaha ini memang cukup besar, hal ini dikarenakan perlengkapan usaha yang di
butuhkan juga cukup lumayan harganya. Tentu saja yang paling penting adalah alat penyulingan air
minum isi ulang yang bisa anda dapatkan dari para supplayer, biasanya para supplayer alat ini juga
akan menyediakan air minum isi ulang yang bisa anda beli per tangki yang di ambil dari mata air
pegunungan. Harga untuk Paket alat penyulingan air minum isi ulang ini bervareasi, saat ini berkisar
Rp 10 juta hingga Rp 20 juta tergantung teknologi, jenis filtrasi, ukuran dan kapasitas.

Saat anda memutuskan membelinya, pastikan ada garansi purna jual atau perawatan dari supplayer
termasuk ketersediaan stock lampu UV dan alat filtrasi lainnya yang mungkin akan anda butuhkan
dikemudian hari. Anda juga membutuhkan tangki penampungan air dengan kapasitas diatas 5000
liter, hal ini di karenakan isi dari satu tangki mobil air minum isi ulang adalah 5000 liter. Dikarenakan
harga tangki air ukuran 5000 liter ke atas masih mahal (sekitar Rp 5 jutaan ), anda dapat
membangun tandon air sendiri dengan kapasitas besar. Anda juga mesti membeli Tisu + Tutup Galon
dan air baku untuk usaha ini.

Berikut Perlengkapan usaha yang di butuhkan.
Perlengkapan Harga (Rp)
Tangki penampungan air 5.000.000
Alat penyulingan air 10.000.000
20 Galon air minum @25.000 500.000
Troli untuk membawa galon air 250.000
Meja kursi + Perlengkapan kantor 300.000

Karyawan Usaha Air Minum Isi Ulang
Untuk usaha ini anda memang membutuhkan setidaknya 1 orang karyawan bila anda terjun
langsung, anda bisa bertindak sebagai kasir dan seorang karyawan sebagai pengisi air. Bila anda
memutuskan ingin memberikan layanan pesan antar, maka setidaknya anda memerlukan satu atau
dua orang guna melakukan pengantaran dan membantu operational. Untuk itu anda juga bisa
menyediakan transfortasi seperti sepeda atau sepeda motor yang di modifikasi


Promosi Usaha Air Minum Isi Ulang

Umumnya usaha air minum isi ulang ini 80% menunggu pelanggan datang dengan sendirinya.
Namun anda juga harus melakukan promosi untuk usaha ukm anda ini, sebuah spanduk atau banner
besar di depan lokasi usaha wajib di buat untuk memberitahukan usaha anda. Anda juga dapat
menyebarkan brosur dan kartu nama yang berisi informasi usaha anda, pastikan terdapat No Telp
yang bisa dihubungi untuk delivery. Bagi anda yang mempunyai managemen yang sudah baik, anda
dapat meminjamkan galon air kepada calon pelanggan. Peminjaman galon air akan menjamin
pelanggan selalu mengisi air isi ulang di tempat kita namun hanya boleh dilakukan bila managemen
anda sudah baik, sebab bila buruk akan banyak galon air tidak kembali dan hilang.


Harga Jual Air Minum Isi Ulang

Harga jual air minum isi ulang sekitar Rp 3.000, Rp 3.500 hingga Rp 4,000. Pastikan harga jual yang
anda tetapkan tidak melebihi harga jual pesaing di sekitar lokasi anda.


Resiko Usaha Air Minum Isi Ulang

Resiko terbesar berasal dari pesaing, adanya pesaing baru biasanya akan menurunkan omzet dalam
3 bulan pertama. Setelah itu bila pelayanan anda prima, biasanya pelanggan anda akan kembali
normal. Resiko lain adalah berasal dari kita sendiri seperti rasa air yang tidak enak dan layanan
delivery yang tidak tepat waktu. Rasa air minum yang tidak enak bisa disebabkan karena tabung
filter yang jarang dibersihkan, penggantian filter cartridge yang tidak terjadwal maupun kwalitas air
baku yang jelek.
























Peluang Usaha Eceng Gondok

Eceng Gondok yang mempunyai nama Latin Eichhornia Crassipes ini adalah gulma bagi perairan,
biasanya Waduk, Rawa dan Situ. Eceng gondok dengan cepat berkembang di tempat yang
perairannya terkena limbah karena bisa mengikat logam berat dalam air seperti besi, seng, tembaga,
serta raksa. Karena perkembangannya sangat pesat, jika didiamkan, eceng gondok dapat
menyebabkan perairan menjadi dangkal karena sedimentasi. Meskipun demikian, Eceng Gondok
dapat dimanfaatkan menjadi produk yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Peluang Usaha Eceng
Gondok dapat di buat seperti produk berikut ini.


I. Sebagai Bahan Kerajinan Tangan - Handcraft


Eceng gondok dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan kerajinan tangan eceng gondok yang
cantik dan memiliki nilai jual yang tinggi. Nilai jual sebuah tas cantik dari Eceng Gondok misalnya,
biasa di hargai antara Rp 15.000 hingga Rp 20.000. Bahkan di beberapa gerai bisa mencapai Rp
80.000, tentu saja dengan kreativitas dan kualitas yang tinggi. Eceng Gondok juga bisa di jadikan
furniture sebagai pengganti rotan, harganya tentu saja lebih tinggi. Yaitu bisa mencapai Rp 5.000.000
hingga Rp 15.000.000 per set, pasar eksport-pun juga masih terbuka luas. Tapi pembuatan kerajinan
tangan Eceng Gondok butuh proses yang agak lama, berikut langkah langkahnya.


Pisahkan pangkal tangkai eceng gondok, setelah itu keringkan sekitar dua minggu.
Sesudah eceng gondok kering, bentuk kepangan kepangan panjang.
Eceng gondok pun sudah siap dianyam menjadi barang kerajinan tangan yang diinginkan, mulai dari
tas cantik, pot bunga, tempat pensil, tempat sampah, kotak tisu, topi anyaman , perlengkapan
dapur, sampai furniture.
Agar lebih meningkatkan daya tarik, hasil anyaman dapat dicat dan dipernis. Kreativitas anda dalam
membuat desain sangat di perlukan agar hasil kerajinan tangan yang dihasilkan dapat menarik dan
berkualitas serta memiliki nilai jual yang tinggi.


2. Sebagai Pakan Hewan Ternak


Bila Eceng gondok digunakan sebagai pakan ternak, eceng gondok mesti diolah terlebih dahulu
sebab memiliki kandungan serat kasar yang tinggi. Salah satunya diolah terlebih dahulu melalui
teknik fermentasi. Dalam proses ini, eceng gondok diolah menjadi tepung, kemudian difermentasi
secara padat dengan bantuan campuran mineral serta mikroba Trichoderma harzianum yang
dilakukan selama empat hari dalam suhu ruang.

Teknik fermentasi ini dapat meningkatkan nilai gizi yang terdapat didalam eceng gondok. Protein
kasar meningkat sebesar 61,81 % (6,31 ke 10,21 persen) serta serat kasar turun hingga 18 % (dari
26,61 ke 21,82 persen). Bila diberikan kepada ayam, eceng gondok hasil fermentasi ini tidak
menyebabkan pengaruh yang berbeda secara nyata terhadap konsumsi, konversi pakan, bobot
hidup, lemak abdomen, persentase karkas, serta bobot organ pencernaan, walau terdapat
kecenderungan penurunan nilai gizi pada peningkatan produk fermentasi eceng gondok. Karena itu,
eceng gondok hasil fermentasi bisa dicampurkan hingga 15 % didalam pakan ayam pedaging.



3. Sebagai Bahan Pembuatan Biogas



Eceng gondok ternyata juga dapat dijadikan bahan baku bagi pembuatan biogas. Proses
pembuatannya pun sangat mudah dan tidak menimbulkan bau apa pun, tak seperti biogas dari
kotoran makhluk hidup. Yang harus dipersiapkan yaitu drum bekas yang sudah dimodifikasi. Selain
itu, kita juga butuh pipa pengalir serta kantong plastik atau drum guna menampung gas hasil dari
eceng gondok yang telah dibusukkan. Berikut ini langkah langkahnya.


Eceng gondok basah dicacah kecil kurang lebih 1 cm, kemudian dimasukkan ke dalam drum
modifikasi, serta ditambah air. Dengan perbandingan 1 : 1.
Sesudah dianggap cukup, diamkan selama seminggu. Kemudian, buka keran yang ada di atas drum
modifikasi guna mengeluarkan oksigen.
Untuk melakukan test apakah ada gas atau tidak, nyalakan korek api di dekat keran. Bila menyala,
segera salurkan gas tersebut ke plastik atau drum tempat menampung gas. Dari tempat menampung
inilah gas bisa disalurkan ke kompor. Kita dapat menggunakannya untuk memasak dan keperluan
lain.
Agar menambah kekuatan semburan gas, letakkan batu besar di atas penampung gas untuk
menekannya. Banyaknya gas bergantung pada seberapa banyak jumlah eceng gondok yang kita
masukkan. Sebagai gambaran, eceng gondok seberat 200 kg bisa menghasilkan biogas yang cukup
bagi keperluan seminggu dengan pemakaian 1,5 jam / hari. Selain lebih irit ongkos, biogas dari eceng
gondok juga aman dari kemungkinan kebocoran gas.



4. Sebagai Bahan Baku Pembuatan Briket



Berikut ini cara pembuatan briket dari ecang gondok.
Cincang eceng gondok seukuran ujung ruas jari, kemudian jemur selama 3 hari sampai kering. Bila
cuaca mendung, proses penjemuran dapat memakan waktu sampai 5 hari.
Campurkan cincangan eceng gondok kering dengan cairan kanji sebagai pengikat. Perbandingannya
80 : 20. Larutan kanji ini berfungsi untuk merekatkan partikel - partikel dalam bahan baku sehingga
briket yang didapat cukup padat.
Cairan kanji yang di gunakan sebagai pengikat berbahan dasar organik menghasilkan abu yang lebih
sedikit saat briket di bakar atau di gunakan dan umumnya merupakan bahan perekat yang efektif.
Mencampurnya hendaknya dilakukan saat kanji masih berupa tepung supaya tidak menggumpal.
Kanji ditaburkan di atas cacahan terlebih dahulu, baru kemudian diberi air hingga kental.
Setelah itu campuran ini dibentuk bulat seukuran bakso dengan cara meremas - remas
menggunakan telapak tangan. dapat juga menggunakan alat pres briket. Sesudah berbentuk bulatan,
bahan briket dikeringkan lagi menggunakan cara dijemur sinar matahari selama tiga hari.
Tahap akhir adalah karbonisasi. Karbonisasi adalah suatu proses yang penting pada pembuatan
briket eceng gondok supaya didapat struktur rantai karbon yang lebih panjang. Semakin panjang
rantai karbon, hasil pembakaran yang didapat lebih sempurna atau lebih panas serta bersih. Pada
proses pembakaran atau , kompor kaleng harus dalam keadaan tertutup. Pada bagian atas diberi
lubang dengan diameter sekitar 4 cm, sebagai jalan masuk oksigen yangmerupakan syarat terjadinya
pembakaran. Pada kondisi kaleng yang hampir tertutup ini, akan terjadi akumulasi asap pembakaran
yang bisa meningkatkan kadar karbon briket. Sesudah melewati tahap karbonisasi, briket eceng
gondok siap digunakan.

Selain menggunakan tungku atau kompor kaleng, briket eceng gondok ini juga dapat digunakan
menggunakan tungku tanah liat. Tapi terdapat kelemahan, abu sisa pembakaran mudah
beterbangan serta terhirup ke pernapasan. Solusinya, masyarakat agar menggunakan kompor briket
dengan memanfaatkan kaleng bekas cat tembok.

Cara pembuatannya sederhana, 2 kaleng cat tembok bekas direkatkan bertumpuk. Pada kaleng
bagian bawah dibagi dua dengan penyekat berlubang - lubang. Penyekatan kaleng bagian bawah
dimaksudkan guna meletakkan briket di bagian atasnya, serta sisa abu pembakaran bisa ditampung
di dasar melalui sekat berlubang. Sedangkan pada kaleng bagian atas digunakan untuk menyangga
panci atau kuali.

Anda dapat menggunakan Eceng gondok sebagai salah satu peluang usaha eceng gondok seperti di
jelaskan di atas, fokuslah terhadap salah satu jenis usaha eceng gondok terlebih dahulu, bila sudah
cukup sukses baru bisa menggunakan eceng gondok sebagai usaha lainnya.


Sumber Refferrensi:
Penelitian Cita Indah, mahasiswi Jurusan Teknik Kimia ITS

















Peluang Usaha Es Tebu

Beberapa waktu yang lalu saya memilih meminum es tebu sebagai pilihan pemuas
dahaga saat saya sedang haus di perjalanan di daerah Bogor, dimana rasanya manis dan aroma
tebunya begitu segar. Saya sempat sedikit berbincang dengan pedagang es tebu tersebut, ternyata
peluang usaha es tebu sangat menggiurkan. Pedagang tersebut yang menjajakan es tebu memakai
mobil bak terbuka menggunakan sebuah mesin penggiling tebu mesin ukuran kecil, awalnya saya
sempat berpikir kalo penjual ini berani mengorbankan mobilnya sebagai modal usaha. Ternyata dia
berhasil menjual 150 - 200 cup perhari dengan harga Rp 3.000 per cup, atau sekitar Rp 450.000 - Rp
600.000 omzet per harinya. Bila dalam satu bulan dapat mencapai Rp 9 juta - Rp 12 juta. Dengan
keuntungan bersih sekitar 60%, menakjubkan.


Deskripsi Usaha Es Tebu


Bahan Baku Es Tebu

Bahan baku utama tentusaja adalah pohon tebu, selain itu es batu juga anda perlukan sebagai bahan
baku. Selain itu, bisa di bilang tidak ada lagi bahan baku yang di butuhkan untuk memulai usaha kecil
es tebu

Tempat Usaha Es Tebu

Tempat usaha yang cocok adalah adalah di tempat keramaian, perempatan jalan, pasar, depan
terminal atau bahkan sekolahan. Anda juga dapat menjual di depan Minimarket atau Mal, atau
bahkan membuka kafe khusus dengan menu utama es tebu. Tentu dengan harga jual yang di
sesuaikan lebih tinggi dari di pinggiran jalan.



Perlengkapan Usaha Es Tebu

Perlengkapan usaha es tebu cukup ringkas, peralatan utamanya adalah mesin pembuat tebu. Anda
dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan anda. Harga sebuah mesin pembuat es tebu ber variasi,
untuk manual dengan cara di putar tangan sekitar Rp 600.000 - Rp 1.000.000. Sedangkan untuk
mesin listrik berkisar antara Rp 2.5 juta hingga Rp 10 juta, tergangtung kapasitas giling tebu. Perlu di
ingat semakin besar ukuran mesin penggiling tebu listrik maka semakin besar kebutuhan listriknya,
anda mungkin juga memerlukan sebuah Genset bila ingin berjualan secara berkeliling. Gerobak atau
etalase juga anda perlukan.
Perlengkapan Usaha Es Tebu Harga - Rp
Gerobak atau etalase 1.500.000 - 2.000.000
Baskom penampung air tebu 25.000 - 50.000
Termos es batu 75.000 - 100.000
Mesin pembuat es tebu - Pilih sesuai kebutuhan
Manual ( usaha keliling & menetap) 600.000 - 1.000.000
Mesin kapasitas kecil ( usaha keliling & menetap) 2.500.000 - 3.000.000
Mesin Kapasitas sedang 5.000.000 - 6.000.000


Karyawan

Anda tidak memerlukan karyawan untuk mengelola usaha ini, seluruh operasional usaha dapat anda
jalankan sendiri.



Promosi dan Pemasaran Es Tebu

Bangun gerobak anda semenarik mungkin, ini merupakan promosi nyata bagi usaha anda. Pilihlah
jenis tebu yang sama supaya rasa es tebu buatan anda tidak berubah dan mempunyai ciri khas
tersendiri. Buatlah merek dan slogan yang mudah di ingat dan singkat.



Resiko Usaha Es Tebu

Resiko terbesar peluang usaha es tebu adalah hujan, saat mesin hujan omzet anda akan menurun
drastis. Untungnya bahan baku usaha es tebu tidak akan basi selama anda belum menggilingnya, ini
menghindarkan anda dari kerugian lebih besar di banding usaha es lainnya.


*NB: Anda dapat membeli mesin pemeras tebu di situs di bawah ini.

http://www.tokomesin.com/

































Peluang Usaha Budidaya Pohon Sengon

Peluang usaha budidaya sengon. Saat ini Sengon ( Paraserianthes falcataria ) atau biasa di sebut juga
pohon jen-jen merupakan salah satu alternatif dan menjadi primadona baru dalam dunia
perkayuan.Dikarenakan pertumbuhannya cepat, masa tebang lebih pendek, budidayanya lebih
mudah, dapat ditanam diberbagai kondisi tanah, kayunya cenderung lebih lurus, produktivitasnya
tinggi, serta multi manfaat.peluang investasi usaha budidaya sengon


Dengan melakukan peluang usaha budidaya sengon ini anda juga sudah terlibat dalam usaha untuk
memperbaiki hutan. Bermitra menanam sengon di pekarangan / kebun yang saat ini dirasakan
kurang bermanfaat untuk ditanami sengon sehingga mendapatkan hasil yang lebih optimal.
Keuntungan pada peluang usaha budidaya sengon ini anda tidak perlu terlibat merawat sendiri
kebun kayu segon yang anda beli,tetapi hanya perlu menginvestasikan sejumlah uang dan anda akan
menerima hasilnya

Analisa peluang investasi usaha budidaya sengon dengan sistem bagi hasil:


Populasi pohon Sengon Solomon yang di tanam 200 pohon
Modal peluang investasi usaha budidaya sengon:
Pembelian Bibit Sengon Solomon Rp. 800.000,-
Biaya pemeliharaan selama 5 tahun Rp. 7.000.000,-
Biaya Sewa Lahan 5 Tahun Rp. 2.500.000,-
JUMLAH PENGELUARAN Rp. 10.300.000,-
PEMASUKAN
Hasil Tebang ( umur 5 th ) 200 X Rp. 450.000,- Rp. 90.000.000,-
JUMLAH PEMASUKAN PELUANG INVESTASI USAHA BUDIDAYA SEGON
Laba bersih = Rp.90.000.000 Rp. 10.300.000 Rp. 79.700.000,-
Profit Sharing
Profit sharing yang di terima pada saat 5 Tahun dengan sistem 70 : 30
Profit yang diterima Mitra Usaha 70 % X Rp. 79.700.000,- adalah Rp. 55.790.000,-

Bagi yang anda berminat dan ingin berkonsultasi tentang kerjasama peluang usaha budidaya sengon
bisa hubungi melalui beberapa kerjasama di bawah ini
Kantor peluang investasi usaha budidaya sengon
Jl. Cibeunying Permai I No.7
Bandung, Jawa Barat

Kebun Kerjasama peluang investasi usaha budidaya sengon Pola Bagi Hasil
Kedunggalar, Ngawi, Jawa Timur
Phone : 0819.3121.9067 ; 0813.2023.1099
Tlephone : 022 7092.6604,022 9112.4048
E-Mail &Web peluang investasi usaha budidaya sengon:
info@sengonalbasia.com
http://www.sengonalbasia.com










Cara Membuat Tahu



Cara Membuat Tahu? Tahu merupakan makanan tradisional Indonesia yang di sukai hampir seluruh
lapisan masyarakat, bentuknya yang kenyal dan rasanya yang gurih serta mudah di masak menjadi
hidangan apapun membuat tahu sebagai salah satu primadona masakan Indonesia. Bisnis tahu
bagus bisnis rumahan atau usaha kecil membuat tahu tempe. Sebelum kami berikan resep tahu dan
cara membuat tahu, kami jelaskan dahulu peralatan yang mesti tersedia dalam membuat tahu
terutama bila membuat tahu untuk produksi usaha




Peralatan Membuat Tahu

Tahu yang berkwalitas dipengaruhi oleh cara membuat tahu. Disamping itu, kwalitas tahu juga
dipengaruhi oleh peralatan, sanitasi dan bahan yang digunakan saat membuat tahu. Pembuatan
tahu yang asal asalan akan membuat tahu tidak enak untuk dimakan. Peralatan yang dipakai dalam
membuat tahu sebagai berikut.



Timbangan dan takaran

Kedelai adalah bahan baku tahu mesti selalu ditimbang sebelum diolah menjadi tahu. Sebelum
dicampur dengan kedelai, air yang digunakan juga ditakar terlebih dahulu. Gelas ukur bisa digunakan
guna menakar air tersebut. Berat kedelai yang sudah ditimbang serta banyaknya air yang ditakar
diolah sedemikian rupa supaya dihasilkan tahu yang baik.



Alat untuk menjemur

Saat ini, menjemur kedelai sudah sering memakai pelat alumunium atau bisa juga tampah. Lamanya
penjemuran kedelai sekitar 2-3 hari. Alumunium banyak dipakai untuk menjemur kedelai karena
alumunium termasuk logam penghantar serta pemantul panas yang baik. Kedelai yang dijemur akan
cepat mengering. Hal ini disebabkan kedelai mendapat panas dari semua penjuru hingga lebih cepat
kering.



Bak perendaman kedelai

Sebelum digiling, biasanya kedelai direndam terlebih dahulu di dalam bak. Hal ini dilakukan agar
kedelai lebih lunak sehingga mempermudah dalam penggilingan. Bak perendaman kedelai dapat
dibuat dari semen. Selain itu, dapat juga digunakan bak plastik berukuran besar. Bak plastik banyak
digunakan karena dapat dipindah pindahkan.



Penggiling kedelai

Pada zaman dahulu, penggilingan kedelai terbuat dari batu. Alat ini digerakkan oleh tenaga manusia
atau juga hewan. Semakin lembut kedelai, semakin baik pula kualitasnya. Tapi saat ini sudah banyak
digunakan penggiling kedelai dari mesin. Penggunaan mesin penggiling kedelai lebih mudah karena
menggunakan energi listrik. Disamping itu, hasil gilingan yang didapat lebih banyak.



Bak penampung

Bak penampung dipakai guna menampung bubur kedelai hasil penggilingan. Bak ini umumnya
dilengkapi dengan pengukur isi. Oleh sebab itu, semua bubur kedelai hasil penggilingan bisa
diketahui isinya.



Alat perebus bubur kedelai atau susu kedelai

Alat yang di pakai guna merebus bubur kedelai adalah wajan yang disatukan dengan dapur
pembakaran dan disemen. Alat perebus bubur kedelai juga digunakan pada pembuatan tempe,
kecap, dan tauco. Pada pembuatan tahu, perebusan kedelai tidak membutuhkan penutup karena
sari kedelai gampang meluap pada saat mendidih.



Bak penggumpalan protein

Bak ini biasa di pakai berdekatan dengan bak perebusan supaya kerjanya lebih cepat dan mudah.
Bak ini terbuat dari semen dan ukuran volumenya sama dengan bak perebusan bubur kedelai.
Bagian bawah bak penggumpalan protein bentuknya menyerupai wajan.



Bak penyimpanan cairan bekas

Bak penyimpanan cairan bekas bisa dibuat dari semen atau dari plastik seperti jerigen plastik. Letak
bak penyimpanan cairan bekas mesti berdekatan dengan bak penggumpalan protein.



Kain saring

Kain saring bisa menggunakan kain putih yang ditenun jaring, atau belacu. Kain saring di pakai guna
memisahkan cairan sari kedelai dengan ampasnya. Di setiap ujung kain dipasangi kawat gantungan,
lalu dikaitkan pada ujung ujung kayu yang bersilangan. Pasangan kayu silang dan kain tersebut
digantungkan menggunakan rantai besi, letaknya tepat di atas bak penggumpal tahu.



Cetakan tahu

Cetakan tahu ada yang berbentuk lempengan atau nampan. Cetakan ini digunakan pada saat
menuangkan bubur kedelai. Selain itu, ada juga cetakan tahu yang berbentuk petak-petak kecil.
Kadang-kadang, ditemukan juga cetakan khusus satu per satu. Hasil cetakan tahu dari alat ini
biasanya berbentuk cembung.



Peralatan pendukung lainnya untuk pembuatan tahu seperti berikut ini :
Alat kempa (alat pres), terbuat dari kayu dan digunakan untuk mengeluarkan air dari bubur tahu.
Alat penghalus, seperti cobek-uleg, lumping alu, atau blender.
Alat pemanas, seperti kompor brauder.
Wajan dan pengaduk kayu.
Tampah atau nyiru, digunakan untuk memisahkan kedelai dari kulitnya (menampi).
Rege/kalo, digunakan untuk meniriskan tahu.
Mesin pengupas kedelai.


Cara Membuat Tahu

Cara membuat Tahu
Tampi atau pilah kedelai guna memilih biji yang besar, bagus dan bersih.
Cuci kedelai, lalu direndam dalam air besar selama enam jam.
Cuci lagi kedelai selama setengah jam.
Pecah kedelai menggunakan mesin pengupas kedelai
Setelah itu giling kedelai hingga halus menggunakan mesin penggiling kedelai, dan susu kedelai
dialirkan ke dalam bak penampung.
Rebus susu kedelai hingga mendidih di dalam alat perebus bubur kedelai atau susu kedelai.
Susu kedelai kemudian dipindahkan dari alat perebus bubur kedelai ke dalam Bak penggumpalan
protein guna disaring dengan kain belacu atau kain mori kasar yang sudah diletakkan pada sangkar
bambu. Supaya semua sari dalam susu kedelai tersaring seluruhnya, pada kain saring diletakkan
sebuah papan kayu dan seseorang naik di atasnya dan menggoyang-goyangnya. Limbah
penyaringan, yang disebut ampas tahu di simpan di Bak penyimpanan cairan bekas. Kemudian
diperas kembali dengan menyiram air dingin, hingga tidak mengandung sari lagi. Penyaringan
dilakukan berkali-kali sampai bubur kedelai habis.
Air saringan yang tertampung dalam Bak penggumpalan protein dicampur dengan asam cuka agar
menggumpal. Di samping asam cuka, bisa juga menggunakan air kelapa, atau cairan whey (air sari
tahu bila tahu telah menggumpal) yang sudah dieramkan, atau bubuk batu tahu (sulfat kapur).
Air asam dipisahkan dari gumpalan atau jonjot putih dan disimpan, sebab masih bisa dipakai
kembali. Gumpalan atau jonjot tahu yang mulai mengendap dituangkan dalam Cetakan tahu dan
dialasi kain belacu. Adonan tahu kotak dikempa atau press selama satu menit, sampai air yang masih
tercampur dalam adonan tahu itu terperas habis. Adonan tahu berbentuk kotak yang sudah padat
dipotong potong sesuai ukuran yang diinginkan, misalnya dengan ukuran 6 x 4 cm2.
Tahu siap dijual dan di masak menjadi berbagai olahan lezat.