Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Energi merupakan tema pembicaraan yang menarik untuk terus diperbincangkan baik aspek
kenegaraan, ekonomi, ketahanan, industri maupun teknologi. Semua berlomba untuk dapat
memenuhi tuntutan atas kebutuhan energi tersebut. Komsumsi energi yang terus meningkat
dimana energi utama didominasi oleh minyak dan gas, sementara cadangan minyak dan gas yang
ada cenderung menurun. Untuk itu dibutuhkan pengembangan teknologi dan insdustri agar dapat
menenemukan sumber/prospek hidrokarbon baru. Mahalnya biaya untuk menginvestigasi
keberadaan hidrokarbon mengharuskan peneliti terus melakukan terobosan dalam hal eksplorasi
hidrokarbon. Tentunya metode geofisika menjadi faktor yang berpengaruh dan memiliki peranan
penting dalam menginvestigasi keberadaan sumber-sumber hidrokarbon. (Sandi Akbar.2010)
Metode geofisika merupakan salah satu metode yang cukup ampuh untuk memetakan sumber
daya alam di bawah permukaan. Beberapa metode geofisika yang banyak digunakan untuk
memetakan sumber daya alam diantaranya metode Geolistrik sebagaimana yang dilakukan oleh
Guerin dan Benderitter (1995), metode Seismik sebagaimana dilakukan oleh Chen et.al (2004),
metode Magnetik sebagaimana yang dilakukan oleh Sharma 1987(Joko Sampurno,-). Namun
metode ini hanya sebatas mampu menggambarkan dan memprediksi permukaan bawah saja.
Untuk mengetahui kevalidan yang mendekati kebenaran tertinggi maka kita harus menggali
sampai titik kedalamana terntentu, salah satu proses penggalian ini disebut dengan well-log.

1.2 TUJUAN PRATIKUM
Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam praktikum pada mata kuliah Analisa Sumur Bor,
yaitu:
1. Mengetahui tahapan-tahapan pengolahan data well log yang benar.
2. Mengidentifikasi litologi dari formasi batuan yang terekam pada data well log.
3. Mengetahui zona prospek hidrokarbon berdasarkan parameter petrofisika.

1.3 BATASAN MASALAH
Pada praktikum ini agar pembahasan yang dilakukan dapat terfokus, maka terdapat
pembatasan masalah pada beberapa hal, antara lain:
1. Data yang digunakan merupakan data sumur Walakpa 1.
2. Data sumur yang digunakan yaitu log Gamma Ray, log SP (Spontaneous Potential), dan
log Caliper.
3. Parameter petrofisika yang dihitung adalah kandungan lumpur (V
sh
).
BAB II
METODOLOGI
2.1 DIAGRAM ALIR PRATIKUM
















2.2 ANALISIS RESERVOAR
2.2.1 KANDUNGAN LUMPUR (VOLUME SHAL
2.2.2 LAPISAN PERMEABEL DAN TIDAK PERMEABEL
2.3 CROSS-CORELASI
2.4 WAVELET MULTISCALE


start
Download Data Walakkpa 1
Pemodelan pada Matlab
Pengolahan data pada Matlab
Gamma Ray log Calliper log SP log
smooting