Anda di halaman 1dari 3

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1. Waktu dan Lokasi Penelitian
Penelitian ini dilakukan pada Usaha Kecil Menengah (UKM) yang
berada dalam daerah Kabupaten Banyuwangi dengan jangka waktu dua bulan
mulai dari bulan Juni 2014 s/d bulan Agustus 2014.
3.2. Jenis dan Sumber Data
Jenis penelitian yang digunakan peneliti dalam menyusun skripsi ini
adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Adapun sumber data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah:
1) Data Primer
Data primer merupakan data lapangan yang diperoleh langsung dari
orang-orang atau pelaku yang menjadi subjek dalam penelitian ini seperti melalui
hasil observasi dan hasil wawancara.
2) Data Sekunder
Data Sekunder merupakan data primer yang sudah diolah lebih lanjut dan
disajikan oleh pihak pengumpul data primer atau pihak lain misalnya dalam bentuk
catatan maupun dokumen-dokumen.
3.3. Populasi dan Sampel
Populasi dalam hal ini berkaitan dengan penelitian yaitu UMKM di kabupaten
Banyuwangi sebanyak 10 UMKM. Pengambilan sebagian subjek dari populasi
dinamakan sampel. Dengan kata lain, tidak semua elemen dari populasi dapat
dijadikan sampel. Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah melalui
beberapa tahapan. Pada tahapan pertama, pengambilan sampel dengan menggunakan
teknik purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan pertimbangan
tertentu yaitu berdasarkan tujuan penelitian. Teknik ini digunakan untuk menentukan
sasaran sampel yang akan digunakan oleh peneliti. Selanjutnya, pada tahapan kedua
peneliti menggunakan teknik Simple Random Sampling. Menurut Singarimbun
(1989: 155) simple random sampling (sampel acak sederhana) ialah sebuah
sampel yang diambil sedemikian rupa sehingga tiap unit penelitian dari populasi
mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih sebagai sampel.

3.4. Teknik Pengumpulan Data
Mengumpulkan data primer dan data sekunder peneliti menggunakan
beberapa teknik pengumpulan data yakni observasi (pengamatan), wawancara
mendalam, dan studi pustaka. Sedangkan sebagai teknik tambahan yakni
pembicaraan informal. Selanjutnya masing-masing teknik pengumpulan data
diuraikan sebagai berikut:
1) Observasi (Pengamatan)
Observasi/Pengamatan yang dimaksud adalah pengamatan yang sistematis
tentang kejadian dan tingkah laku dalam setting sosial yang dipilih untuk diteliti.
2) Wawancara Mendalam
Menurut Indriantoro dan Supomo (2002) wawancara merupakan teknik
pengumpulan data dalam metode survei yang menggunakan pertanyaan secara
lisan kepada subyek penelitian. Atau disebut juga wawancara secara personal.
Wawancara personal didefinisikan Dermawan Wibisono (2008: 78) sebagai
komunikasi langsung di mana pewawancara ada dalam situasi tatap muka dan
melakukan proses tanya jawab secara langsung dengan responden.
3) Studi Pustaka
Studi pustaka merupakan metode pengumpulan data dari berbagai sumber
informasi dan mempelajari buku-buku yang berhubungan dengan permasalahan
yang akan dibahas. Studi pustaka dilakukan guna melengkapi data dan
informasi yang telah diperoleh melalui penelitian lapangan.
4) Wawancara Informal
Teknik wawancara informal digunakan sebagai teknik tambahan dalam
pengambilan data untuk memperoleh data tambahan. Teknik ini akan dilakukan
peneliti diluar dari penelitiannya namun terstruktur. Penggunaan teknik ini dilakukan
secara situsional sesuai dengan kebutuhan peneliti.