Anda di halaman 1dari 3

Religious education and The

Nation State
Gabriel Moran, Departement of humanities and the social sciences,
New York University.

The Backround
This essay is a reflection on the ambigous role of
the nation state in its relation to religion. The
nation state is assumed to be the main agent in
the worlds politic, economics, and social
dealings. Religious education has an important
part to play in maintaining a fruitful tension
between the natuion- state and religion.

Nation - State
Protector of Rights
1. Relegion is often thought
anemy of human right.
2. Binding agreement
Religion as a challenge to the
nation state
1. The aims is to critize nation
policy.
2.
Universal Declaration of Human Rights (Isi Pernyataan Pernyataan Umum tentang
Hak-Hak Asasi Manusia) antara lain mencantumkan, bahwa setiap orang mempunyai
hak :
Hidup
Kemerdekaan dan keamanan badan
Diakui kepribadiannya
Memperoleh pengakuan yang sama dengan orang lain menurut hukum untuk
mendapat jaminan hukum dalam perkara pidana, seperti diperiksa di muka umum,
dianggap tidak bersalah kecuali ada bukti yang sah
Masuk dan keluar wilayah suatu Negara
Mendapatkan tempat perlindungan (asylum)
Mendapatkan suatu kebangsaan
Mendapatkan hak milik atas benda
Bebas mengutarakan pikiran dan perasaan
Bebas memeluk agama
Mengeluarkan pendapat
Berapat dan berkumpul
Mendapat jaminan sosial
Mendapatkan pekerjaan
Berdagang
Mendapatkan pendidikan
Turut serta dalam gerakan kebudayaan dalam masyarakat
Menikmati kesenian dan turut serta dalam kemajuan keilmuan