Anda di halaman 1dari 13

Menjaga Kesehatan Gigi dan

Pentingnya Mencuci Tangan


Bagi Kesehatan
Utin Mufti Dewi H


Gigi yang jarang dibersihkan
juga dapat memicu timbulnya bau
mulut, sariawan, gusi bengkak dan
bahkan yang lebih parah bisa
memicu terjadinya kanker mulut.
Kesehatan mulut dan gigi harus selalu
kita jaga untuk menghindari terjadinya
beberapa penyakit mulut dan gigi.

Menggosok gigi dengan cara yang benar
dan teknik yang baik, dapat mencegah
berbagai masalah seperti bau mulut dan
gusi bengkak.
Dalam merawat kesehatan gigi, anda juga harus memperhatikan
intensitas atau jumlah menggosok gigi dalam sehari.

Minimal adalah 2 kali dalam satu hari yaitu pagi dan malam hari
sebelum tidur.

TUJUANNYA :

Supaya gigi tidak berlubang, anda bisa membersihkan gigi sehabis
makan. Hal ini untuk mencegah penumpukan sisa-sisa makanan yang
masih tertinggal.

Sedangkan menggosok gigi sebelum tidur bertujuan untuk mengatasi
masalah bau mulut di pagi hari saat bangun tidur

Berapa Kali Saya Harus Menggosok Gigi?



Bagaimana Cara Menyikat Gigi Yang Benar?

1. Sikat gigi dan gusi dengan posisi kepala sikat membentuk
sudut 45 derajat di daerah perbatasan antara gigi dengan
gusi.
2. Gerakan sikat dengan lembut dan memutar. Sikat bagian
luar permukaan setiap gigi atas dan bawah dengan posisi
bulu sikat 45 derajat berlawanan dengan garis gusi agar sisa
makanan yang mungkin masih menyelip dapat dibersihkan.
3. Gunakan gerakan yang sama untuk menyikat bagian dalam
permukaan gigi.
4. Gosok semua bagian permukaan gigi yang digunakan untuk
mengunyah. Gunakan hanya ujung bulu sikat gigi untuk
membersihkan gigi dengan tekanan ringan sehingga bulu
sikat tidak membengkok. Biarkan bulu sikat membersihkan
celah-celah gigi. Rubah posisi sikat gigi sesering mungkin.
5. Untuk membersihkan gigi depan bagian dalam, gosok gigi
dengan posisi tegak dan gerakkan perlahan ke atas dan
bawah melewati garis gusi.
6. Sikat lidah untuk menyingkirkan bakteri dan agar napas
lebih segar.
TIPS !!!

Pilihlah sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut karena yang keras dapat
membuat gusi terluka dan menimbulkan abrasi pada gigi, yaitu penipisan
struktur gigi terutama di sekitar garis gusi. Abrasi dapat membuat bakteri dan
asam menghabiskan gigi karena lapisan keras pelindung enamel gigi telah
terkikis.

Ganti sikat gigi jika bulu sikat sudah rusak dan simpan di tempat yang kering
sehingga dapat mengering setelah dipakai.

Jangan pernah meminjamkan sikat gigi Anda kepada orang lain karena sikat gigi
mengandung bakteri yang dapat berpindah dari orang yang satu ke yang lain
meski sikat sudah dibersihkan.

Tujuan
Tujuan utama mencuci tangan adalah
menghilangkan kuman dan kotoran yang
ada di tangan, mencegah infeksi, mencegah
penyebaran infeksi.
Waktu yang Tepat
untuk Mencuci
Tangan
Sebelum dan sesudah makan
Sebelum dan sesudah menyentuh orang sakit
Sebelum menyiapkan makanan
Setelah memegang daging mentah
Sesudah menggunakan kamar mandi
Setelah mengganti popok atau pembalut
menyentuh hewan atau kotoran hewan
Setelah membersihkan dan membuang sampah
Setelah menyentuh hewan atau kotoran hewan
Setelah bermain
Manfaat !!!
Pertama terhindar dari penyakit ISPA (infeksi saluran pernapasan atas)
misal : influenza, laringitis, faringitis, sinusitis bahkan rhinitis.

Sentuhan adalah awal dari penyebaran penyakit-penyakit ini. Tangan yang
terkontaminasi virus influenza bisa memindahkan virus dari tangan kita ke
bagian wajah seperti hidung dan mulut melalui sentuhan. Lalu kuman
tersebut akan memulai fase hidupnya di tempat baru tanpa kita sadari. Dan
dalam hitungan hari bahkan jam kita bisa terinfeksi penyakit tersebut.

Manfaat kedua terhindar dari penyakit saluran cerna,
misal : diare, demam typhoid, disentri, muntaber bahkan cacingan. Sama
seperti mekanisme penularan influenza, penularan penyakit pada saluran
cerna juga terjadi melalui sentuhan. Kuman-kuman seperti Salmonela
typhosa dan E. coli bisa bersarang di bagian mana saja dari tangan kita.
Dan kalau kita tidak mencuci tangan sebelum makan maka kuman tersebut
akan tertelan tanpa kita sadari. Lalu berkembang biak di dalam saluran
pencernaan kita.

Manfaat ketiga, menghindarkan PENULARAN penyakit
KEPADA ORANG LAIN. Penyakit seperti influenza, diare,
demam typhoid bisa menular ke orang lain melalui tangan
kita. Bahkan kalau kita tidak sakit sekalipun. Bagaimana bisa?
Sekali lagi, tangan yang terkontaminasi kuman penyebab
penyakit-penyakit tersebut bisa menempel di tangan kita
tanpa kita sadari. Dan melalui sentuhan kuman itu bisa
berpindah ke tubuh orang lain. Petualangan baru sang
kuman di tempat barupun dimulai.
Cuci tangan yang benar itu harus menggunakan sabun dan
menggunakan air yang bersih dan mengalir. Kenapa harus
pakai sabun? Karena sabun mengandung desinfektan yang
bisa membunuh kuman yang bersarang di tangan kita.
Kenapa harus menggunakan air bersih dan mengalir? Karena
kalau airnya kotor percuma dong kita cuci tangan. Kuman di
tangan hilang kuman di air pindah ke tangan kita. Oh
noooooooo!!!! Dan harus di air mengalir. Ini penting, biar
kuman yang ada di tangan kita bisa langsung hanyut terbawa
aliran air dan tidak kembali menempel ke tangan kita.
Penyakit Penyakit
yang dapat Dicegah
dengan Mencuci
Tangan dengan Sabun
Diare
Infeksi Saluran Pernapasan Akut
Infeksi Cacing, Infeksi Mata, dan Penyakit
Kulit

Cara Mencuci
Tangan yang
Benar dan Sehat