Anda di halaman 1dari 3

Lapisan

1 2 3 4 5
Dalam
(CM)

0-13 13-26 26-46 46-70 >70
Batas Kejelasan Abrut Clear Gradual Diffuse

Topografi Smooth Wavy Smooth Smooth

Warna Matrix
(Lembab)
Dark
Brown
7,5 YR
3/2
Cokelat
Terang
7,5 YR
5/6
Strong
Brown
7,5 YR
4/6
Strong
Brown
7,5 YR
5/8
Strong
Brown
7,5 YR
5/8
Tekstur

Granulair Gumpal Gumpal Gumpal
Bersudut
Gumpal
Bersudut
Kerikil/
Batu

Lempung
Berpasir
Lempung
Liat
Berpasir
Liat
Berpasir
Liat Liat
Konsis-
tensi
Lembab Gembur,
Agak
Lekat
Teguh,
Lekat
Teguh,
Lekat
Teguh,
Sangat
Lekat
Sangat
Teguh,
Sangat
Lekat
4.2 Pembahasan
Berdasarkan hasil dari pengamatan yang dilakukan pada percobaan profil tanah di
lapangan, saya dapat membahas bahwa terlihat adanya lapisan yang terdiri dari lapisan
I, lapisan II, lapisan III, lapisan IV dan lapisan V. Pada pengamatan profil tanah, lapisan I
memiliki kedalaman 0-13 cm, lapisan ke II memiliki kedalaman 13-26 cm, lapisan III
memiliki kedalaman 26-46 cm, lapisan IV memiliki kedalaman 46-70 cm dan lapisan V
memiliki kedalaman > 70 cm. Sedangkan batas lapisan-lapisanya, pada lapisan I
kejelasan Abrut dan topografi Smooth, lapisan II kejelasan Clear dan topografi Wavy,
lapisan III kejelasan Gradual dan topografi Smooth, lapisan IV kejelasan Diffuse dan
topografi Smooth dan pada lapisan V tidak diketahui, ini disebabkan karna adanya
perbedaan kedalaman tanah pada tiap lapisan dalam proses pencucian dimana pada
saat hujan, air tersebut akan mengalir turun ke lapisan bawah bersama mineral tanah
dengan kecepatan tinggi sehingga menyebabkan adanya perbedaan horizon. Perbedaan
lapisan tanah disebabkan oleh:
Topografi yang dimaksud adalah konfigurasi permukaan dari suatu area/wilayah.
Perbedaan topografi akan mempengaruhi jenis tanah yang terbentuk. Tanah pada
daerah lereng infiltrasi kurang dibandingkan kehilangan melalui runcff. Sedangkan pada
daerah datar/rendah, menerima kelebihan air yang menyediakan air lebih banyak untuk
proses genesis tanah.
Warna tanah dipengaruhi kandungan bahan organik, mineral, drainase, kandungan air,
dan aerasi. Pada pengamatan profil tanah ditemukan perbedaan warna dari setiap
lapisan, lapisan I berwarna Dark Brown, lapisan II berwarna Cokelat Terang, lapisan III
berwarna Strong Brown, lapisan IV berwarna Strong Brown dan lapisan V juga berwarna
Strong Brown.
Tekstur tanah ialah perbandingan tanah yang menunjukkan kasar halusnya tanah dari
fraksi tanah halus (2mm). Pada pengamatan profil tanah, diperoleh data lapisan I berupa
Lempung Berpasir, lapisan II berupa Lempung Liat Berpasir, lapisan III berupa Liat
Berpasir, lapisan IV berupa Liat, dan lapisan V berupa Liat. Tekstur tanah penting untuk
diketahui, karena komposisi ketiga fraksi butir-butir tanah tersebut akan menentukan
sifat-sifat fisika, fisika kimia, dan kimia tanah. Hal ini dikarenakan adanya proses
pencucian.
Konsistensi tanah adalah istilah yang digunakan untuk menunjuk manifestasi gaya-gaya
fisika yakni kohesi dan adhesi yang bekerja di dalam massa tanah dengan kandungan air
yang berbeda-beda. Konsistensi ditetapkan dalam keadaan basah, lembab dan kering,
dan pada pengamatan kali konsistensi yang diamati pada keadaan lembab. Pada lapisan
I konsistensinyan adalah Gembur dan Agak lekat, lapisan II konsistensinya adalah Teguh
dan Lekat, lapisan III konsistensinya adalah Teguh dan Lekat, lapisan IV konsistensinya
adalah Teguh dan Sangat Lekat, dan lapisan V konsistensinya adalah Sangat Teguh dan
Sangat Lengket.
V. KESIMPULAN
Profil tanah disusun oleh lapisan-lapisan tanah atau lebih dikenal dengan horison-
horison. Horison yang menyusun solum tanah adalah horison A ( A1, A2, A3 ) dan
horison Bahan-bahan ( B1, B2, B3 ) serta ditambah dengan horison C dan horison Reaksi
yang kedua horison ini tidak kami ketemukan dalam praktikum dan tanah terdiri dari
hasil pelapukkan batuan yang bercampur dengan bahan organik.
Proses perkembangan atau penyusunan tanah yang berbeda akan mengakibatkan
perbedaan sifat-sifat tanah pada suatu daerah. Sifat fisik tanah pada setiap lapisan /
horison dipengaruhi oleh tekstur tanah, struktur tanah, konsistensi tanah, porositas
tanah, warna tanah, drainase tanah, serta keadaan perakaran dan lingkungan.
Berdasarkan hasil pengamatan praktikum maka dapat disimpulkan bahwa :
a. Lapisan I mempunyai kedalaman 0-13 cm dan memiliki batas kejelasan aburt,
topografi batas lapisan smooth, warna dark brown, tekstur lempung berpasir,
konsistensi lembab gembur dan agak lekat
b. Lapisan II mempunyai kedalaman 13-26 cm dan memiliki batasan kejelasan clear,
topografi batas lapisan wavy, warna cokelat terang, tekstur lempung liat berpasir,
konsistensi lembab teguh dan lekat.
c. Lapisan III mempunyai kedalaman 26-46 cm dan memiliki batasan kejelasan gradual,
topografi batas lapisan smooth, warna strong brown, tekstur liat berpasir, konsistensi
lembab teguh dan lekat.
d. Lapisan IV mempunyai kedalaman 46-70 cm memiliki memiliki batasan kejelasan
diffuse, topografi batas lapisan smooth,warna strong brown, tekstur liat, konsistensi
lembab teguh dan sangat lekat.
e. Lapisan V mempunyai kedalaman > 70 cm memiliki warna strong brown, tekstur liat,
konsistensi lembab sangat teguh dan sangat lekat.
f. Faktor- faktor pembentukan tanah yaitu kemiringan, material asal, organisme hidup,
waktu, dan iklim.