Anda di halaman 1dari 52

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Guru merupakan jabatan profesional yang memberikan layanan ahli. Jabatan ini
menuntut persyaratan kemampuan yang secara akademik dan pedagogik dapat
diterima oleh pihak penerima jasa. Guru sebagai jabatan profesional harus
disiapkan melalui program pendidikan yang relatif panjang dan dirancang
berdasarkan standar kompetensi guru. Oleh sebab itu diperlukan waktu dan
keahlian untuk membekali para lulusannya dengan berbagai kompetensi yang
meliputi penguasaan bidang studi, landasan keilmuan kependidikan dan
penerapannya secara profesional di lapangan.
Undang-undang Nomor ! "ahun !!# tentang $istem %endidikan Nasional,
Undang-undang Nomor &' "ahun !!( tentang Guru dan )osen, %eraturan
%emerintah Nomor &* "ahun !!( tentang $tandar Nasional %endidikan, dan
%eraturan %emerintah Nomor +' "ahun !!, tentang Guru, mewajibkan guru
memiliki kuali-kasi akademik, kompetensi, dan serti-kat pendidik. %ada %asal '
%eraturan %emerintah Nomor +' "ahun !!, ditegaskan bahwa serti-kat
pendidik bagi guru diperoleh melalui program pendidikan profesi yang
diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang memiliki program pengadaan
tenaga kependidikan yang terakreditasi, baik yang diselenggarakan oleh
%emerintah maupun masyarakat.
)i tingkat $ekolah .enengah /ejuruan 0$./1 guru mengajar mata diklat2mata
pelajaran. $ampai saat ini jumlah kompetensi keahlian di $./ mencapai &&
program keahlian 0/eputusan )irjen .andikdasmen, No. (&232/ep2..2!!,
tentang $pektrum /eahlian %endidikan .enengah /ejuruan1. $truktur kurikulum
membagi kelompok mata diklat2mata pelajaran ke dalam # 0tiga1 kelompok,
yaitu kelompok normatif, adaptif, dan produktif. /elompok mata pelajaran
normatif menyiapkan para lulusan untuk memiliki kompetensi kepribadian
sebagai manusia 4ndonesia yang pancasilais, yang meliputi mata pelajaran
5gama, %/n, dan 6ahasa 4ndonesia, %endidikan Jasmani, $ejarah Nasional dan
$ejarah Umum. .ata pelajaran adaptif berfungsi menyiapkan kemampuan dasar
yang memiliki daya transfer terhadap semua mata pelajaran keahlian. /elompok
ini meliputi mata pelajaran .atematika, 7isika, 6ahasa 4nggris, /imia, 4%5, dan
/ewirausahaan. /elompok mata pelajaran produktif mempersiapkan peserta
didik untuk memiliki kompetensi yang handal di bidang kejuruan yang saat ini
dikelola dalam && program keahlian. $etiap kompetensi keahlian produktif
menuntut penguasaan konsep-konsep dan keterampilan yang rele8an dengan
bidang keahlian, untuk menjamin kompetensi lulusan yang kompetitif.
$aat ini ada beberapa kebutuhan guru program studi di $./ yang belum
mampu di disediakan oleh 9%"/ misalnya, guru produktif untuk program studi
&
keahlian di $./ %enerbangan, %ertanian, %ariwisata, dan %erikanan. )alam
memenuhi kebutuhan tersebut secara hukum 9%"/ dimungkinkan untuk
melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi lain yang memiliki sumberdaya
yang rele8an dengan program studi keahlian yang diperlukan. )alam %eraturan
.enteri %endidikan Nasional Nomor , "ahun !!* tentang %endidikan %rofesi
Guru %ra Jabatan %asal # ayat # 0tiga1 dinyatakan bahwa: )alam hal belum ada
program studi yang terakreditasi atau dalam hal belum ada program studi yang
sesuai dengan mata kuliah di perguruan tinggi, .enteri dapat menetapkan
perguruan tinggi penyelenggara %%G untuk bekerjasama dengan perguruan
tinggi yang memiliki sumber daya yang rele8an dengan program studi tersebut.
6eberapa 9%"/ pernah memiliki pengalaman menjalin kerjasama dengan
beberapa instansi penyelenggara pendidikan yang menyiapkan tenaga ahli
dibidang tertentu untuk bersama-sama menyelenggarakan program 5kta
.engajar 444 dan 4; bagi lulusan yang berlatar non kependidikan, terutama bagi
guru yang sudah mengajar tetapi tidak memiliki akta mengajar. $ebagaimana
diketahui 6adan 5dministrasi /epegawaian Negara 065/N1 yang sekarang
menjadi 6adan /epegawaian Negara 06/N1 tidak memberikan tunjangan
fungsional guru bagi mereka yang tidak memiliki serti-kat akta mengajar.
6idang-bidang yang pernah dilakukan kerjasama antara lain untuk guru
pertanian 0/erjasama dengan 4nstitut %ertanian 6ogor1, instruktur 9embaga
%endidikan %" Garuda, "enaga %endidikan dilingkungan %O9<4, %engajar pada
)epartemen %erhubungan 9aut, %engajar pada $ekolah "inggi "ransportasi
)arat, Guru $ekolah .enengah 5nalis /imia, Guru $ekolah %erawat
0)epartemen /esehatan1, dan calon instruktur pada /omando %endidikan
5ngkatan 9aut. /erangka kerjasama tersebut dapat menjadi pengalaman
melalui beberapa modi-kasi yang sesuai dengan keperluan.
)isamping penyelenggaraan program %endidikan %rofesi Guru 0%%G1 yang
konsekutif 0setelah $&1 dicoba untuk dikembangkan kembali program profesi
guru yang terintegrasi dan kolaboratif sebagai rintisan. %rogram %endidikan
%rofesi Guru terintegrasi adalah pendidikan profesi guru yang diselenggarakan
dalam kurun waktu yang bersamaan dalam program akademik baik substansi
bidang studi maupun substansi bidang kependidikan dan diakhiri dengan %%9
yang intensif di sekolah yang rele8an. /olaboratif adalah 9%"/ melakukan
kerjasama dengan perguruan tinggi2politeknik yang memiliki sumber daya
rele8an dengan program studi keahlian yang diperlukan dan belum dimiliki oleh
9%"/.
B. LANDASAN HUKUM
1. Undang-undang Nomor ! "ahun !!#, tentang $istem %endidikan Nasional.
2. Undang-undang Nomor &' "ahun !!( tentang Guru dan )osen.
3. %eraturan %emerintah Nomor &* "ahun !!( tentang $tandar Nasional
%endidikan.

4. %eraturan %emerintah Nomor +' "ahun !!, tentang Guru.


5. %eraturan .enteri %endidikan Nasional Nomor &= "ahun !!+ tentang
$tandar /uali-kasi 5kademik dan /ompetensi Guru.
6. %eraturan .enteri %endidikan Nasional Nomor , "ahun !!* tentang
%rogram %endidikan %rofesi Guru %ra Jabatan.
7. %eraturan .enteri %endidikan Nasional Nomor + "ahun !!, tentang
$tandar /uali-kasi 5kademik dan /ompetensi /onselor.
8. $urat /eputusan )irektur Jenderal .anajemen %endidikan )asar dan
.enengah )epartemen %endidikan Nasional Nomor : (&232/ep2.N2!!,
tentang $pektrum /eahlian %endidikan .enengah /ejuruan.
C. TUJUAN
<intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif bertujuan menghasilkan model
pendidikan guru untuk melahirkan calon guru yang memiliki keunggulan dalam
kompetensi sebagai guru profesional di bidang kejuruan.
"ujuan penyusunan pedoman ini adalah sebagai berikut:
1. .emberi acuan bagi 9%"/ dalam menyelenggarakan <intisan %rogram
/olaboratif %%G $./ %roduktif>
2. .emberi arah bagi 9%"/ penyelenggara <intisan %rogram /olaboratif %%G
$./ %roduktif agar sesuai dengan prosedur dan persyaratan minimal yang
harus dipenuhi>
3. .enjadi acuan minimal dalam penjaminan mutu penyelenggaraan <intisan
%rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif.
D. PELAKSANAAN PROGRAM
%elaksanaan <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif memerlukan
kerjasama antara 9%"/ dengan perguruan tinggi mitra2uni8ersitas2politeknik
yang memiliki sumberdaya yang rele8an.
%rogram ini dilaksanakan melalui integrasi dan kolaborasi antara dua institusi
0 9%"/ dengan %oliteknik2Uni8ersitas1 dalam menjalankan program pendidikan
profesi guru $./ %roduktif yang pada umumnya tidak atau belum ada di 9%"/
dan bidang-bidang lain yang memiliki kebutuhan guru yang tinggi di lapangan
sementara lulusan 9%"/ masih terbatas. 4n put2 calon mahasiswa pada program
ini berasal dari lulusan program $& /ependidikan dan program $&2)-4;
Nonkependidikan. .odel pelaksanaannya setelah lulus seleksi, calon harus
mengikuti program %endidikan %rofesi Guru dalam dua semester. $emester
pertama terdiri dari pendalaman bidang studi dan pendalaman bidang
kependidikan serta %rogram ?orkshop %engembangan %erangkat %embelajaran
0%%%1. 6agi peserta yang berasal dari $& /ependidikan, sebelum mengikuti
?orkshop %%%, harus mengikuti pendalaman materi bidang studi, sementara
peserta yang berasal dari $&2)-4; Non-kependidikan harus mengikuti
#
pendalaman bidang kependidikan. %ada semester kedua semua peserta wajib
mengikuti program %raktik %engalaman 9apangan di $./. .odel pelaksanaan
program ini secara umum dapat dilihat pada gambar & berikut.
Gambar &: .odel %elaksanaan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif
'
BAB II
PROFIL PESERTA DAN LULUSAN
A. Profl Luluan
Guru memiliki peran sentral dalam proses pembelajaran di sekolah, mulai dari
jenjang pendidikan usia dini sampai sekolah menengah. Guru berperan
membelajarkan peserta didik, dengan kata lain keberhasilan anak didik menjadi
seorang pembelajar salah satu faktor penentunya adalah peran guru. Oleh
sebab itu kedudukan guru dalam sistem persekolahan menempati posisi
strategis, berada di garis paling depan, mengajar di depan kelas, menghadapi
dan mengatasi secara langsung berbagai persoalan yang terjadi dengan peserta
didik di kelas dan di sekolah, baik yang bersifat akademik maupun yang bersifat
nonakademik. /eberhasilan peserta didik menguasai pengetahuan dan
mengasah ketajaman keterampilan, bergantung kepada guru dalam memberi
arahan, tuntutan, bimbingan, dan keteladanan yang baik. )engan demikian,
guru bukan hanya menjadi ujung tombak pendidikan di sekolah, tetapi juga
menjadi kunci keberhasilan pendidikan secara nasional. @asil studi @attie 0!!#1
yang mengatakan bahwa faktor guru mempunyai sumbangan besar terhadap
peningkatan mutu pembelajaran dan pencapaian hasil belajar peserta didik di
sekolah dibandingkan dengan faktor-faktor lainnya menguatkan pernyataan
tersebut. Oleh karena itu, tidak perlu diragukan lagi bahwa ketersediaan guru
yang bermutu dan profesional merupakan tuntutan mutlak yang diyakini akan
dapat memberi sumbangan sangat berarti terhadap pencapaian keberhasilan
pendidikan.
%asal & ayat 0&1 %% No. +'2!!, tentang Guru, menyatakan bahwa guru adalah
pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar,
membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan menge8aluasi peserta
didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan
dasar, dan pendidikan menengah.
$ejalan dengan pernyataan tersebut, guru wajib memiliki kompetensi yang
diharapkan dapat melaksanakan peran, tugas dan fungsinya sebagai guru
profesional, yakni kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi
kepribadian, dan kompetensi sosial. )engan demikian, untuk menghasilkan guru
profesional sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan dan memenuhi
tuntutan peraturan perundang-undangan 0%ermendiknas No. &=2!!+ tentang
$tandar /uali-kasi 5kademik dan /ompetensi Guru1, perlu dirumuskan pro-l
lulusan <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif yang memiliki
keunggulan kompetensi sebagai berikut.
(1) Unggul dalam /ompetensi %edagogik /ejuruan
(
/ompetensi pedagogik kejuruan merupakan kemampuan guru dalam
mengelola pembelajaran untuk memberikan bekal pengetahuan dan
keterampilan, baik teori maupun praktek kepada peserta didik sesuai
dengan tujuan pembelajaran kejuruan. /emampuan pengelolaan
pembelajaran seorang guru dicerminkan dengan memahami landasan
kependidikan, memahami perkembangan peserta didik, mengembangkan
kurikulum atau silabus, merancang dan melaksanakan pembelajaran teori
dan praktek yang mendidik dan dialogis, memanfaatkan teknologi
pembelajaran, melakukan e8aluasi hasil belajar, mendorong peserta didik
untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya, dan memiliki
kemampuan belajar sepanjang hayat.
)i samping itu, guru juga kreatif dalam menciptakan alat bantu
pembelajaran, yang dapat memanfaatkan bahan-bahan bekas pakai yang
terdapat di lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakatnya.
(2) Unggul dalam /ompetensi /epribadian
Guru memiliki sifat religius, taat beragama dan mengamalkan ajaran agama
yang dianutnya dengan sungguh-sungguh dalam bersikap dan berperilaku
sehari-hari, sehingga dapat menjadi teladan dan panutan bagi peserta didik
dan masyarakat di lingkungannya. Guru yang unggul dalam kompetensi
kepribadian dapat menunjukkan sosok utuh guru yang mencerminkan ciri-
ciri dan sifat-sifat berakhlak mulia, arif dan bijaksana, demokratis, mantap,
berwibawa, stabil, dewasa, jujur, sportif, secara obyektif menge8aluasi
kinerja sendiri, dan mengembangkan diri secara mandiri dan
berkelanjutan.
Guru memiliki penampilan yang mantap, meyakinkan dalam setiap langkah,
sikap, dan tutur kata sehingga memberi kesan baik dan mendalam bagi
peserta didik. $elain itu, guru memiliki sifat kepemimpinan yang tegas,
disiplin, taat aturan, dan teguh dalam pendiriannya yang digunakan sebagai
bekal untuk membina, mengarahkan, membimbing, dan menuntun peserta
didik menjadi manusia yang cerdas, bermanfaat, dan bertanggungjawab.
Guru menjunjung kebenaran dan keadilan, mengamalkan kebajikan,
mencintai lingkungan, memiliki karakter yang kuat sebagai hasil dari olah
hati, olah pikir, olahraga, dan olahrasa2karsa. /arakter yang kuat tercermin
pada nilai utama karakter: jujur, cerdas, tangguh dan peduli.
a. Jujur: tulus, ikhlas, menyatakan apa adanya> terbuka> konsisten> berani
berkata benar> dapat dipercaya> dan tidak curang.
b. 3erdas: ber-kir secara cermat dan tepat, bertindak dengan penuh
perhitungan> rasa ingin tahu yang tinggi> berkomunikasi efektif dan
empatik> bergaul secara santun>
c. "angguh: pantang menyerah> andal> kuat berpendirian> disiplin> tabah>
dan memiliki sikap ketahanmalangan yang tinggi.
=
d. %eduli: memperlakukan orang lain dengan sopan> bertindak santun>
toleran terhadap perbedaan> tidak suka menyakiti orang lain> mau
mendengar orang lain> mau berbagi> tidak merendahkan orang lain>
tidak mengambil keuntungan dari orang lain> mampu bekerjasama>
mau terlibat dalam kegiatan masyarakat> menyayangi manusia dan
makhluk lain> setia> cinta damai dalam menghadapi persoalan.
(3) Unggul dalam /ompetensi $osial
$ebagai anggota masyarakat, guru dapat berkomunikasi melalui lisan,
tulisan, atau isyarat secara santun, menggunakan teknologi komunikasi
dan informasi secara fungsional. Guru juga dapat bergaul secara efektif
dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, pimpinan
perguruan tinggi, orang tua atau wali peserta didik, dan bergaul secara
santun dengan masyarakat sekitar dengan mengindahkan norma dan
sistem nilai yang berlaku, serta menerapkan prinsip persaudaraan sejati
dan semangat kebersamaan.
/omunikasi merupakan unsur penting dalam proses pembelajaran. Guru
harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan dapat memberikan
kejelasan pesan yang disampaikan, sehingga tidak menimbulkan kesalahan
informasi yang diterima. /emampuan komunikasi guru yang hebat dicirikan
dengan penyampaian pesan yang sistematis dan runtut, menggunakan
bahasa baku, intonasi suara yang tepat, dan penggunaan bahasa tubuh
yang sesuai.
(4) Unggul dalam /ompetensi %rofesional
/ompetensi profesional merupakan kemampuan guru dalam menguasai
pengetahuan dan keterampilan bidang ilmu pengetahuan, teknologi,
dan2atau seni dan budaya yang diampunya serta
mengimplementasikannya dalam proses pembelajaran kejuruan. Guru
sekurang-kurangnya memiliki 0a1 penguasaan terhadap materi pelajaran
secara luas dan mendalam sesuai dengan standar isi program satuan
pendidikan, mata pelajaran, dan2atau kelompok mata pelajaran yang
diampu, 0b1 penguasaan terhadap konsep dan metode disiplin
keilmuan, teknologi, atau seni yang rele8an, yang secara konseptual
menaungi atau koheren dengan program perguruan tinggi, mata
pelajaran, dan2atau kelompok mata pelajaran yang diampu, dan 0c1
memiliki keterampilan yang dipersyaratkan untuk program studi keahlian
tertentu.
Guru lulusan <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif mempunyai
kewenangan mengajar pada kelompok .ata %elajaran %roduktif sesuai
dengan kompetensi keahliannya.
B. Per!aratan Peerta
+
<intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif dimaksudkan untuk memenuhi
kekurangan guru $./. Untuk itu, peserta <intisan %rogram /olaboratif %%G $./
%roduktif diprioritaskan kepada lulusan program )-4; atau $-& dalam bidang
teknologi dan bisnis manajemen, serta berminat menjadi guru $./ kelompok
produktif dengan persyaratan sebagai berikut.
1. .emiliki kuali-kasi akademik minimal lulus %rogram )-4; atau $& dari
perguruan tinggi yang terakreditasi dan terdaftar di %)%" 0 %angkalan )ata
%erguruan "inggi1>
2. 6erusia maksimal , tahun 0pada #& )esember !&1>
3. .emiliki 4%/ A ,+(>
4. 6ersedia untuk tidak cuti selama mengikuti pendidikan>
5. 6erbadan sehat, bebas napBa 0narkotika, psikotropika, dan Bat aditif lainnya1
dibuktikan dengan surat keterangan dokter>
6idang %endidikan yang diutamakan dalam program ini adalah:
1. "eknik %endingin dan "ata Udara
2. "eknologi %esawat Udara
3. "eknik %erkapalan
4. "eknologi "ekstil
5. "eknik Gra-ka
6. Geologi %ertambangan
7. %ariwisata
8. 5gribisnis %roduksi $umber )aya %erairan
9. 5gribisnis %roduk "ernak
10. "eknik Otomotif
11. "4/
12. %elayaran
C. S"te# Perekrutan Peerta
Guru profesional ditentukan oleh kualitas masukan, dan proses yang dilakukan
untuk menghasilkan keluaran seperti yang telah ditetapkan dalam standar
profesi pendidik dan tenaga kependidikan. $istem perekrutan harus mampu
menjaring dan menyaring putra-putri terbaik bangsa untuk menjadi pendidik
profesional. $elanjutnya proses pendidikan guru harus dilaksanakan oleh 9%"/
bersama dengan %erguruan tinggi mitra2politeknik dengan menerapkan sistem
pendidikan guru yang mengintegrasikan proses perkuliahan dan pengenalan
lapangan sedini mungkin melalui magang (internship) sebelum melaksanakan
pendidikan profesi.
Untuk memperoleh masukan seperti tersebut di atas, sistem perekrutan peserta
<intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif dilakukan dengan dua tahap
,
seleksi,yaitu seleksi administrasi dan seleksi akademik oleh 9%"/ dan %erguruan
"inngi .itra2%oliteknik.
D. Mekan"#e Perekrutan $alon Peerta
.ekanisme pelaksanaan <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif dimulai
dari kegiatan penetapan kuota oleh )irektorat %endidik dan "enaga
/ependidikan, )itjen )ikti untuk 9%"/ dan %erguruan "inggi .itra yang
ditunjuk2ditetapkan. %elaksanaan perekrutan calon peserta dilakukan oleh 9%"/
dengan alur mekanisme perekrutan seperti disajikan pada Gambar .
Gambar : 5lur .ekanisme %erekrutan 3alon %eserta
<intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif
%erekrutan calon peserta <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif
sebagai berikut.
*
Te
e%ara
onl"ne
&a'a
te#&at
!ang
tela(
'"tentuk
Pengu#u
-#an
(a"l te
online
'an
)a'*al
*a*an%a
+a*an%a
ra 'an
&engu#u
-#an
(a"l
elek"
e%ara
online
Selek"
'an
,er"fka
"
'oku#e
n e%ara
online
$alon
#eng""
Borang
Pen'a-tar
an 'an
#elengk
a&"
'oku#e
n
a. )itjen )ikti menetapkan kuota calon peserta bagi setiap 9%"/ yang
ditetapkan>
b. 9%"/ melakukan perekrutan calon peserta lulusan program $&2)' )ik dan
Nondik>
c. 3alon peserta mengisi borang pendaftaran dan melengkapi dokumen
persyaratan pendaftaran secara online pada laman
http:22majubersama.dikti.go.id
d. 3alon peserta mengikuti tes 06ahasa 4nggris dan "%51 secara online pada
9%"/ yang telah ditentukan>
e. $etelah peserta dinyatakan lulus tes, peserta mengikuti wawancara>
f. @asil seleksi ditentukan setelah wawancara dan diumumkan secara online.
BAB III
KURIKULUM DAN SISTEM PEMBELAJARAN
A. Kur"kulu#
1. Stan'ar Ko#&eten" Luluan
/ompetensi yang harus dimiliki lulusan <intisan %rogram /olaboratif %%G
$./ %roduktif mencakup kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian,
dan sosial. /arakteristik /eempat kompetensi tersebut adalah sebagai
berikut.
a. .emiliki /ompetensi %edagogi
/eahlian pedagogi penting ketika seorang pendidik melakukan kegiatan
pendidikan yang membuat peserta didik menjadi dewasa dalam sikap dan
&!
pengetahuannya. 9ulusan <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif
diharapkan memiliki kompetensi pedagogik yang meliputi, kemampuan
mengenal secara mendalam peserta didik yang dilayani> penguasaan
bidang studi dan bidang kependidikan, serta kemampuan mengemas
materi pembelajaran> kemampuan menyelenggarakan pembelajaran
yang mendidik meliputi: a1 perancangan pembelajaran, b1 pelaksanaan
pembelajaran, c1 penilaian proses dan hasil pembelajaran, d1
pemanfaatan hasil penilaian terhadap proses dan hasil pembelajaran
sebagai dasar perbaikan secara berkelanjutan.
b. .emiliki /ompetensi %rofesional
/ompetensi professional merupakan kemampuan 9ulusan <intisan
%rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif dalam menguasai pengetahuan
dan keterampilan bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan atau seni dan
budaya yang diampunya serta mengimplementasikannya ke dalam
proses pembelajaran kejuruan. $ekurang-kurangnya seorang pendidik
harus menguasai 0a1 materi pelajaran secara luas dan mendalam sesuai
dengan standari isi satuan program pendidikan, mata pelajaran, dan2atau
kelompok mata pelajaran yang diampu> 0b1 konsep dan metode disiplin
keilmuan, teknologi atau seni yang rele8an, yang secara konseptual
menaungi atau koheren dengan program perguruan tinggi, mata
pelajaran dan2atau kelompok mata pelajaran yang diampu, dan 0c1
memiliki keterampilan yang dipersyaratkan untuk program studi keahlian
tertentu.
c. .emiliki /ompetensi /epribadian
9ulusan <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif harus menjadi
teladan dan panutan bagi peserta didik. Oleh karena lulusan <intisan
%rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif harus berakhlak mulia, arif dan
bijaksana, demokratis, mantap, berwibawa, stabil, dewasa, jujur, sportif,
secara objektif menge8aluasi kinerja sendiri, dan mengembangkan diri
secara mandiri dan berkelanjutan. 9ulusan juga berpenampilan mantap,
meyakinkan dalam setiap langkah, sikap dan tutur kata sehingga
memberi kesan baik dan mendalam bagi peserta didik. 9ulusan juga
memiliki sifat kepemimpinan yang tegas, disiplin, taat aturan, dan teguh
dalam pendirian yang digunakan sebagai bekal membina, mengarahkan,
membimbing, dan menuntun peserta didik menjadi manusia yang cerdas,
bermanfaat, dan bertanggunjawab.
d. .emiliki /ompetensi $osial
$ebagai anggota masyarakat, 9ulusan <intisan %rogram /olaboratif %%G
$./ %roduktif harus dapat berkomunikasi melalui lisan, tulisan, atau
isyarat secara santun dan menggunakan teknologi komunikasi dan
informasi secara fungsional. 9ulusan juga dapat bergaul secara efektif
&&
dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, pimpinan,
orang tua atau wali peserta didik, dan bergaul secara santun dengan
masyarakat sekitar dengan mengindahkan norma dan sistem nilai yang
berlaku, serta menerapkan prinsip persaudaraan sejati dan semangat
kebersamaan. 9ulusan program ini harus memiliki kemampuan
komunikasi yang baik dan dapat memberikan kejelasan pesan yang
disampaikan, sehingga tidak menimbulkan kesalahan informasi yang
diterima. /emampuan komunikasi dari lulusan yang baik dicirikan dengan
penyampaian pesan secara sistematis dan runtut, menggunakan bahasa
baku, intonasi suara yang tepat, dan penggunaan bahasa tubuh yang
sesuai.
/eempat kompetensi tersebut dapat ditinjau dari segi pengetahuan,
keterampilan, dan sikap yang merupakan kesatuan utuh dari dua dimensi,
yaitu dimensi akademik dan dimensi profesional.)imensi akademik lebih
banyak berkenaan dengan pengetahuan konseptual, teknis2prosedural,
faktual, dan sikap positif terhadap profesi guru, sedangkan dimensi
profesional berkenaan dengan penerapan pengetahuan dan tindakan
pengembangan diri secara profesional. $esuai dengan sifatnya, dimensi
akademik diperoleh melalui pendidikan akademik jenjang $-& atau melalui
pendidikan 8okasi jenjang )-4;, sedangkan dimensi profesional diperoleh
melalui pendidikan profesi guru 0%%G1. $ecara rinci standar kompetensi
lulusan <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif merujuk pada
%ermendiknas Nomor &= "ahun !!+ tentang $tandar /uali-kasi 5kademik
dan /ompetensi Guru.
)isamping itu lulusan <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif
mempunyai kompetensi setara le8el + pada /erangka /uali-kasi Nasional
4ndonesia 0//N41 yaitu &1 mampu merencanakan dan mengelola
sumberdaya di bawah tanggung jawabnya, dan menge8aluasi secara
komprehensif kerjanya dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan,
teknologi, dan2atau seni untuk menghasilkan langkah-langkah
pengembangan strategis organisasi> 1 mampu memecahkan permasalahan
ilmu pengetahuan, teknologi, dan2atau seni di dalam bidang
keilmuannya melalui pendekatan monodisipliner> #1 .ampu melakukan
riset dan mengambil keputusan strategis dengan akuntabilitas dan
tanggung jawab penuh atas semua aspek yang berada di bawah tanggung
jawab bidang keahliannya.
c. Struktur Kur"kulu#
$truktur kurikulum <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif
dikembangkan berdasarkan tuntutan lapangan pekerjaan sebagai guru
profesional dengan kewenangan mengajar pada $./.
&
6erdasarkan kondisi lapangan pekerjaan, dapat diidenti-kasi struktur kurikulum
yang sesuai didasarkan pada calon peserta didik yang berasal lulusan )-4; atau
$& 0/ependidikan dan non kependidikan1.6erdasarkan pada identi-kasi calon
peserta, kurikulum dikembangkan sebagai seberikut.


Gambar #: .odel %rogram %endidikan %rofesi Guru $./ %roduktif
<intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif diperuntukkan bagi %eserta
didik yang berasal dari 9ulusan )-4;2$-& Non-kependidikan dan $-& /ependidikan,
dimana untuk peserta lulusan )-4;2$-& Non-kependidikan, dan $& kependidikan
di berikan perlakuan yang sama. /urikulum terdiri atas semester. %ada
semester pertama terdiri dari blok dan semester terdiri & blok. /urikulum
dirancang sebagai berikut:
Se#eter I kurikulum dirancang untuk pendalaman materi bidang studi dan
pedagogi pada blok & dan ?orkshop %engembangan %erangkat %embelajaran
0%%%1 kejuruan pada semester & blok .
Se#eter II peserta didik mengikuti %raktik %engalaman 9apangan 0%%91,
selanjutnya mengikuti uji kompetensi untuk memperoleh serti-kat pendidik
&#
dan serti-kat keahlian. %roporsi beban belajar 0$/$1 dapat dilihat pada "abel
&.
"abel &
$truktur /urikulum %rogram <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif
untuk 9ulusan $-& /ependidikan dan $-&2)-4; Non /ependidikan
$C.C$"C< 4 69O/ &
.5"5 /U945@
JU.95@ /5"CGO<4
$/$ " % 9
%<O7C$4 %CN)4)4/ /CJU<U5N
C;59U5$4 @5$49 6C95J5< /CJU<U5N
.C"O)O9OG4 %"/ /CJU<U5N
.C"O)4/ /@U$U$ /CJU<U5N
%C</C.65NG5N %C$C<"5 )4)4/ /CJU<U5N
.5"5 /U945@ "CO<4 /C5@945N &
.5"5 /U945@ "CO<4 /C5@945N
.5"5 /U945@ "CO<4 /C5@945N #
.5"5 /U945@ %<5/"C/ /C5@945N &
.5"5 /U945@ %<5/"C/ /C5@945N
.5"5 /U945@ %<5/"C/ /C5@945N #
$/$
# $/$
$/$
# $/$
$/$
.5/.
& $/$
;
;
;
;
;
;
;
;
;
;
;
"O"59 $/$
$C.C$"C< 4 69O/
$/$ /5"CGO<4
" % 9
?O</$@O% %CNGC.65NG5N %C<5NG/5"
%C.6C95J5<5N 0%%%1 /CJU<U5N
&! $/$ ;
"O"59 &! $/$
&'
$C.C$"C< 69O/ #
.5"5 /U945@
$/$
/5"CGO<4
" % 9
%<5/"C/ %CNG595.5N 95%5NG5N 0%%91
UJ4 /O.%C"CN$4 64)5NG /C%CN)4)4/5N
UJ4 /O.%C"CN$4 64)5NG /C5@945N
= $/$
! $/$
! $/$
;
"O"59 = $/$
B. S"te# Pe#.ela)aran 'an Ae#en
1. Pen'ala#an Mater" B"'ang Stu'" 'an Daar Ke&en'"'"kan
1) %endalaman .ateri 6idang $tudi
%endalaman materi bidang studi diberikan kepada lulusan $&
/ependidikan dan $&2)4; non /ependidikan. )engan
mempertimbangkan bahwa peserta %rogram /olaboratif %%G $./
%roduktif ini belum tentu linier atau sama dengan program studi
yang ditempuh peserta pada perkuliahan $&2)4; maka
pendalaman materi bidang studi ini diperlukan untuk
memberikan penguatan kompetensi bidang studi sebagai guru
profesional bidang kejuruan.
2) %endalaman .ateri )asar /ependidikan.
%endalaman materi dasar kependidikan diberikan kepada lulusan
$& 2)-4; non kependidikan dan $& /ependidikan/ %emberian
materi tersebut dimaksudkan sebagai pembekalan awal sebelum
peserta mengikuti kegiatan %%%.
0. Penge#.angan Perangkat Pe#.ela)aran 1PPP2 Ke)uruan
%roses pembelajaran dalam <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %rodutif
lebih menekankan pada partisipasi aktif peserta melalui model
pembelajaran workshop atau lokakarya yang difasilitasi oleh dosen
pembimbing 0)%1 dan guru pamong 0G%1 yang berasal dari 9%"/, %erguruan
tinggi mitra dan $./ mitra.
?orkshop %%% kejuruan adalah pembelajaran berbentuk lokakarya yang
bertujuan untuk menyiapkan peserta agar mampu mengemas materi bidang
&(
studi untuk %engembangan %erangkat pembelajaran 0%%%1, sehingga peserta
dinyatakan siap untuk melaksanakan %%9, yang ditandai dengan kesiapan:
&1 rencana pelaksanaan pembelajaran 0<%%1, 1 bahan ajar, #1 media
pembelajaran, dan '1 pendukung pembelajaran lainnya, serta (1
kemampuan menampilkan kinerja guru profesional bidang kejuruan.
"ahapan workshop %%% dijelaskan sebagai berikut.
a. %leno &
?orkshop %%% diawali dengan pleno, diikuti oleh seluruh peserta, dibuka
dan diarahkan oleh 9%"/ dan difasilitasi oleh dosen pembimbing dan
instruktur. %leno & bertujuan untuk: a1 membekali peserta tentang hakikat,
tujuan, dan ruang lingkup <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif,
b1 sistem pembelajaran, c1 %%9, d1 sistem e8aluasi. "ahapan pleno &
sebagai berikut.
&1 %enjelasan umum tentang <intisan %rogram /olaboratif %%G $./
%roduktif.
2) Brainstorming berbagai hal yang terkait dengan Guru professional.
3) %emantapankompetensi dalam dimensi akademik kependidikan dan
kompetensi dalam dimensi akademik bidang studi. %emantapan
kompetensi dalam dimensi akademik bidang studi, jika diperlukan bisa
diulang sebelum mengemas setiap perangkat pembelajaran.
4) %emantapan pengembangan perangkat pembelajaran.
b. )iskusi /elompok
)osen pembimbing0)%1 dan Guru %among 0G%1 memfasilitasi peserta
workshop untuk menelaah kurikulum, sistem pembelajaran, dan e8aluasi
sesuai dengan jenjang dan jenis pendidikan peserta didik, agar peserta
workshop dapat menemukan tema dan materi pembelajaran yang akan
dikembangkan menjadi perangkat pembelajaran. /egiatan diskusi
kelompok dilakukan sebagai berikut.
1) $inkronisasi standar kompetensi 0$/1 dan kompetensi dasar 0/)1,
memilih pendekatan, strategi dan teknik pembelajaran yang sesuai
dengan tujuan pembelajaran. Jika dalam diskusi kelompok
teridenti-kasi peserta kurang dan atau mengalami kekeliruan
konseptual materi, maka )% dan G% segera melakukan pendalaman
dan2atau pelurusan konseptual.
2) .emilih dan menetapkan tema dan2atau materi pembelajaran,
pendekatan dan metode pembelajaran untuk pengembangan
perangkat pembelajaran.
c. /erja /elompok2.andiri
)alam tahap kerja kelompok2mandiri peserta secara berkelompok
dan2atau mandiri menyusun:
&=
1) $ilabus>
2) <%%>
3) 6ahan ajar>
4) .edia pembelajaran>
5) 4nstrumen e8aluasi>
6) 5lat bantu pembelajaran lainnya.
d. %leno
@asil dari kerja kelompok dan2 atau mandiri selanjutnya dibawa ke dalam
pleno yang bertujuan untuk:
1) .emaparkan hasil kerja kelompok dan2atau mandiri>
2) .endapatkan masukan dari )%, G%, dan teman sejawat.
e. <e8isi
%eseta %%G diberikan kesempatan untuk mere8isi, berdasarkan masukan
dari )%, G%, dan teman sejawat.
f. Microteaching dan2atau peerteaching
%eserta <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif diberi
kesempatan untuk mengujicobakan <%% dalam bentuk microteaching
dan2atau peerteaching sekaligus untuk memantapkan kemampuan
komunikasi dalam pembelajaran.
g. <eDeksi dan <e8isi
$elesai melaksanakan ujicoba, peserta <intisan %rogram /olaboratif %%G
$./ %roduktif melakukan reDeksi dan re8isi.
1) <eDeksi dilakukan dalam bentuk jurnal belajar untuk menjawab apa
yang dipelajari dan dirasakan, kelebihan kekurangan, dan apa
rencana tindak lanjutnya.
2) 6erdasarkan reDeksi diri selanjutnya diberikan masukan dari )%, G%,
dan teman sejawat.
3) 6erdasar hasil reDeksi dan masukan dari )%, G%, dan teman sejawat,
peserta <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif melakukan
re8isi terhadap perangkat pembelajaran.
h. %ersetujuan <%%
Jika <%% dan kelengkapannya dinyatakan benar dan layak digunakan
untuk %%9, maka )% dan G% menyetujui <%%.
d. Prakt"k Pengala#an La&angan 1PPL2
1) "ujuan
"ujuan umum penyelenggaraan %%9 adalah agar peserta menjadi guru
profesional yang memiliki seperangkat pengetahuan, sikap, dan
&+
keterampilan yang dapat menunjang tercapainya penguasaan
kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan
kompetensi profesional secara utuh.
"ujuan di atas dijabarkan sebagai berikut.
1) .elakukan pemantapan kemampuan profesional calon guru>
2) .endemonstrasikan kompetensi dalam merencanakan,
melaksanakan, dan menilai hasil pembelajaran>
3) .elakukan perbaikan pembelajaran yang berorientasi pada
pengembangan potensi peserta didik>
4) .endalami karakteristik peserta didik dalam rangka meningkatkan
moti8asi belajar.
5) .engidenti-kasi permasalahan pembelajaran di kelas dan mengatasi
permasalahan pembelajaran tersebut secara indi8idu maupun
kelompok.
6) .enerapkan pembelajaran ino8atif yang bertolak dari suatu
permasalahan pembelajaran.
7) .elakukan penilaian pembelajaran peserta didik dengan
menggunakan instrumen yang dapat mengukur kemampuan berpikir
tingkat tinggi 0higher order thinking1.
8) .enindaklanjuti hasil penilaian dengan melakukan pembimbingan
dan pelatihan peserta didik.
9) .elakukan penelitian tindakan kelas sebagai salah satu upaya
mengembangkan profesionalitas guru.
10) .elakukan remedial teaching bagi siswa yang membutuhkan.
11) .endalami kegiatan non-mengajar meliputi: manajemen pendidikan
sekolah, kultur sekolah, kegiatan ekstra kurikuler, layanan bimbingan
dan konseling bagi siswa.
2) $istem, %rosedur dan /egiatan %raktik %engalaman 9apangan 0%%91
1) $istem
%raktik %engalaman 9apangan menerapkan pendekatan super8isi
klinis dan tindakan reDektif dengan prinsip berkelanjutan,
terstruktur, dan rele8an dengan perangkat pembelajaran. $uper8isi
/linis adalah suatu bentuk bimbingan profesional yang diberikan
kepada peserta sesuai dengan kebutuhannya untuk meningkatkan
profesionalitas.
&,
%elaksanaan super8isi klinis dengan prinsip-prinsip sebagai berikut:
0&1 hubungan kolegial dan interaktif yang sinergis dan terbuka> 01
pertemuan untuk musyawarah secara demokratis> 0#1 sasaran
super8isi adalah kebutuhan dan aspirasi peserta> 0'1 pengkajian
balikan berdasarkan data obser8asi untuk memantapkan rencana
kegiatan selanjutnya> dan 0(1 mengutamakan prakarsa dan tanggung
jawab peserta.
%enempatan peserta %%9 di $ekolah .itra, dikoordinasikan oleh
%elaksana program dan unit pelaksana %%9 %erguruan "inggi29%"/
penyelenggara.
2) %rosedur dan /egiatan
%rosedur dan kegiatan %%9 dapat dilakukan dengan pola 6lok.
%rosedur dan kegiatan %%9 pola 6lok dapat dijelaskan sebagai
berikut.
%rosedur dan kegiatan %%9 dalam pola blok dilaksanakan selama
satu semester, yaitu pada semester kedua. )i semester pertama
peserta menyelesaikan pendalaman materi dan workshop PPP yang
menghasilkan perangkat pembelajaran untuk semua jenjang $./.
%ada semester kedua, peserta mengimplementasikan perangkat
pembelajaran sesuai dengan kalender akademik kampusmitra.
%rogram %engalaman 9apangan pola blok dilaksanakan dengan
kegiatan sebagai berikut.
a) %ersiapan %%9 melalui obser8asi dan orientasi di sekolah mitra
b) %raktik mengajar terbimbing
c) %raktik mengajar mandiri
d) Ujian praktik mengajar
Untuk memberikan pengalaman melaksanakan %enelitian "indakan
kelas 0%"/1, salah satu <%% dirancang sebagai %enelitian "indakan
/elas. <ancangan %enelitian "indakan /elas berupa proposal yang
selanjutnya akan dilaksanakan bersama )osen %embimbing. @asil
pelaksanaan %enelitian "indakan /elas adalah berupa
pengembangan model pembelajaran.
)iagram alur pelaksanaan pendalaman 6idang studi, workshop %%%
dan %%9 dengan pola blok dapat disajikan pada Gambar '.
&*
3) /egiatan %%9
(a) "empat /egiatan
%%9 dilaksanakan di $ekolah .itra terakreditasi minimal 6.
(b) "ahapan %elaksanaan
(1) %ersiapan %%9
%ersiapan %%9 meliputi kegiatan sebagai berikut:
penetapan peserta %%9>
pendataan dan pemetaan $./ .itra.
penetapan )osen %embimbing>
koordinasi dengan $./ .itra untuk menetapkan Guru %among
dan jadwal pelaksanaan %%9>
pembekalan )osen %embimbing dan Guru %among> dan
pembekalan peserta %%9.
(2) %elaksanaan %%9
%elaksanaan %%9 di $ekolah .itra.
.onitoring dan C8aluasi
(3) %enilaian %%9
%roses penilaian, komponen penilaian, dan kriteria kelulusan
kegiatan %%9 sebagai berikut.
!
Gambar ' : )iagram 5lur %elaksanaan pendalaman 6idang $tudi,
?orkshop %%% dan %%9 %ola 6lok
%enilaian dilakukan selama %%9, yang terdiri atas penilaian
proses dan penilaian akhir. $ecara umum, komponen penilaian
terdiri atas kemampuan mengemas perangkat pembelajaran,
praktik-mengajar, kemampuan melakukan tindakan reDektif,
dan kemampuan aspek personal dan sosial.
%enilaian dilakukan oleh G% dan )% yang meliputi: 0a1 praktik
mengajar, 0b1 kegiatan obser8asi industri, 0c1 kompetensi sosial
dan kepribadian, 0d1 portofolio, 0e1 laporan %%%, dan 0f1 laporan
%enelitian "erapan. $eluruh aspek penilaian menggunakan
instrumen penilaian disertai deskriptornya.
/riteria kelulusan %%9 minimal 6.
4) /egiatan %eserta selama %%9
1) Obser8asi dan Orientasi 9apangan
6eberapa kegiatan yang dilakukan peserta pada tahap obser8asi dan
orientasi lapangan sebagai berikut.
a) .empersiapkan diri dengan berbagai instrumen yang diperlukan
untuk pelaksanaan obser8asi dan orientasi lapangan.
b) 6erkonsultasi dengan pimpinan $ekolah .itra untuk menentukan
sasaran obser8asi, dan menyusun jadwal kegiatan harian.
c) .engumpulkan dan menganalisis data yang diperlukan dengan:
melihat situasi dan kondisi $ekolah, seperti kondisi instruktur,
fasilitas kampus, prosedur penggunaan dan pemeliharaan sarana
dan prasarana kampus> mewawancarai Guru serta akti8itas G% di
dalam dan di luar kelas.
d) .enyusun laporan kegiatan harian disertai dengan bukti-bukti
yang rele8an.
e) .endiskusikan laporan dengan G% dan )% untuk mendapatkan
pengarahan dan balikan yang diperlukan.
f) .embuat laporan tentang proses dan hasil kegiatan obeser8asi dan
orientasi lapangan yang disertai pembahasan untuk menemukan
implikasi bagi pengembangan rencana pengemasan pembelajaran
yang mendidik.
2) %raktik mengajar
%eserta melakukan kegiatan praktik mengajar meliputi praktik
mengajar terbimbing dan praktik mengajar mandiri. %raktik mengajar
mandiri diamati oleh )%, G%, dan mengikutsertakan teman sejawat
0lesson study1. %raktik mengajar dilaksanakan sekurang-kurangnya '
kali pada jenjang kelas yang berbeda, setiap jenjang kelas minimal (
kali.
3) %engembangan kompetensi kepribadian dan sosial
&
%eserta menampilkan kompetensi kepribadian, dan sosial, seperti:
kerja sama, etos kerja, kedisiplinan, kepedulian, tanggung jawab,
sopan santun, dan sebagainya, selama pelaksanaan %%9.
4) .elaksanakan kegiatan non-mengajar
$elama %%9 peserta melaksanakan kegiatan non mengajar, seperti:
manajemen pendidikan sekolah, mengikuti rapat guru, piket sekolah,
berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler 0seperti pramuka,
kesenian, olah raga1, penanganan kesulitan belajar siswa, dan
sebagainya.
5) .embuat 9aporan %%9
9aporan %%9 memuat seluruh kegiatan %%9 meliputi kegiatan praktik
mengajar 0obser8asi dan orientasi lapangan, praktik mengajar1 dan
kegiatan nonmengajar 0penanganan kesulitan belajar mahasiswa,
kegiatan ekstra kurikuler, dan manajemen kampus1.
6) .enyusun 9aporan %enelitian "erapan
9aporan %enelitian "erapan memuat rumusan masalah dan tujuan,
ketepatan metode yang digunakan, dan hasil uji coba produk.
7) .engumpulkan portofolio
%eserta mengumpulkan perangkat <%% yang telah disempurnakan
beserta seluruh perangkat lainnya sebagai portofolio.
e. Doen Pe#."#."ng3 Guru &a#ong3 'an Fa"l"ta +ork(o&
1. Per!aratan3 Tuga3 'an Tanggung Ja*a. Doen Pe#."#."ng
a. %ersyaratan )osen %embimbing
1) )osen tetap yang memiliki kuali-kasi akademik minimal $trata- 0$-1
dan mempunyai serti-kat pendidik.
2) .emiliki bidang keahlian yang rele8an dengan program studi yang
dibimbing.
3) .emiliki masa kerja sekurang-kurangnya + tahun dengan jabatan
fungsional 9ektor.
4) .emiliki komitmen yang tinggi diwujudkan dengan menandatangani
pernyataan kesediaan melaksanakan tugas dan tanggung jawab
sebagai pembimbing.
b. "ugas dan "anggung Jawab )osen %embimbing

1) .embimbing dan menilai peserta<intisan %rogram /olaboratif %%G


$./ %roduktifdalam mengikuti workshop PPP dan implementasi
perangkat pembelajaran
2) 6ertanggungjawab terhadap semua akti8itas akademik peserta
<intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif selama workshopPPP
dan %%9 dengan prinsip super8isi klinis.
3) .embimbing peserta <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif
dalam workshop PPP dan %%9 paling banyak ( orang.
4) .enghadiri kegiatan workshop PPP dan %%9 sekurang-kurangnya ,!E
dari setiap kegiatan.
2. Per!aratan3 Tuga 'an Tanggung Ja*a. Intruktur Dun"a
Ker)a4In'utr"
a. %ersyaratan Guru %among
1) .emiliki bidang keahlian yang rele8an.
2) .emiliki masa kerja sekurang-kurangnya + tahun.
3) )iutamakan telah memiliki serti-kasi %endidikan %rofesi Guru.
b. "ugas dan "anggung Jawab Guru %among
Guru %among bertugas dan bertanggungjawab membimbing dan menilai
peserta <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif dalam
workshop %%% dan %%9.
Guru pamong membimbing peserta <intisan %rogram /olaboratif %%G
$./ %roduktif paling banyak ( orang.
3. Stan'ar Pela!anan Fa"l"ta M"n"#al
a. <uang workshop
<uang workshop perlu dirancang sedemikian rupa sehingga
memungkinkan terjadinya proses pembelajaran <intisan %rogram
/olaboratif %%G $./ %roduktifyang efektif dengan kriteria minimal
sebagai berikut:
1) 9uas, bersih, terang, nyaman dan ber8entilasi baik.
2) "ersedia alat tulis
3) "ersedia perangkat untuk presentasi audio 8isual.
4) "ersedia tempat penyimpanan bahan dan hasil workshop.
5) "ersedia tempat penyimpanan referensi dan sumber belajar.
#
6) "ersedia meja dan kursi 0seat arrangement1 yang memungkinkan
interaksi pembelajaran yang lebih efektif.
7) "ersedia papanpajangan hasil karya peserta <intisan %rogram
/olaboratif %%G $./ %roduktif.
8) "ersedia papan informasi.
9) "ersedia sarana kebersihan.
10) "ersedia internet.
b. %engaturan tempat duduk 0seat arrangement1
%engaturan tempat duduk dimaksudkan untuk menjamin mutu proses
belajar peserta secara efektif selama workshop. Oleh sebab itu,
pengaturan tempat duduk perlu dilakukan untuk mempertahankan
tingkat perhatian peserta 0being on-task1, mutu interaksi, dan umpan
balik. .al8in $ilberman 0!!&1 dalam %edoman %%G" !&& memberikan
contoh pengaturan tempat duduk sebagaimana pada Gambar (a, (b,
(c, dan (d.
Gambar (a : .odel /onferensi
Gambar (b : .odel %ola "im
'
Gambar (c : .odel /elompok "erpisah
Gambar (d : .odel Work Station
c. "eknologi pendukung workshop
$aat ini teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari suatu proses
pembelajaran. "eknologi sudah menjadi bagian penting furnitur kelas,
seperti slide projector, oerhead projector 0O@%1, 93) Projector, -lm,
8ideo dan !omputer "ssisted #earning 03591. $elain hal tersebut,
$n%ormation !ommunication &echnolgy 043"1 dan internet perlu
diusahakan dan dimanfaatkan untuk memperkaya proses belajar
mengajar selama workshop %%%.
f. E,alua" 'an U)" Ko#&eten"
)alam penyelenggaraan <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif, perlu
dilakukan e8aluasi dan uji kompetensi untuk mengetahui tingkat ketercapaian
tujuan yang telah ditetapkan. )i samping itu, e8aluasi dan uji kompetensi
sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggaraan <intisan %rogram /olaboratif %%G
$./ %roduktif.
1. E,alua"
%elaksanaan <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif die8aluasi
secara komprehensif meliputi proses dan produk. C8aluasi dilaksanakan
(
selama proses %endalaman 6idang $tudi, workshop %%% dan pelaksanaan
%%9.
a. %endalaman .ateri bidang studi 2 dasar kependidikan 0bobot &!1
b. C8aluasi ?orkshop %%% 0bobot !1
/egiatan workshop die8aluasi dari aspek proses dengan bobot &( dan
produk dengan bobot (.
1) %roses ?orkshop 0bobot &(1.
%elaksanaan e8aluasi terhadap peserta <intisan %rogram /olaboratif
%%G $./ %roduktif berlangsung selama proses workshop yang
meliputi :
a) /eaktifan mengikuti ?orkshop %%%' diukur dengan skor partisipasi
dan skor teman sejawat
b) /emampuan akademik bidang studi 0substansi materi1
c) Micro teaching, yaitu latihan mengajar kepada siswa difokuskan
pada kecakapan spesi-k
d) Peer teaching: latihan mengajar kepada teman sejawat difokuskan
pada kompetensi utuh
2) %roduk workshop 0bobot (1
%roduk workshop yang die8aluasi terdiri atas:
a) %erangkat <%% hasil workshop>
b) %roposal %enelitian "erapan.
c. C8aluasi %%9 0bobot '!1
C8aluasi %%9 terdiri atas e8aluasi proses 0bobot #!1 dan produk 0bobot
&!1.
1) %roses %%9 0bobot #!1
/omponen yang die8aluasi dalam proses %%9 meliputi:
a) /egiatan praktik mengajar>
b) /egiatan non-mengajar, seperti kegiatan ekstra kurikuler,
manajemen sekolah, layanan bimbingan dan konseling, dan
kegiatan sejenis lainnya>
c) /ompetensi sosial dan kepribadian.
2) %roduk %%9 0bobot &!1
%roduk %%9 yang die8aluasi meliputi:
a) %ortofolio>
b) 9aporan kegiatan %%9>
c) 9aporan %"/.
2. U)" Ko#&eten"
<intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktifdiakhiri dengan uji
kompetensi. Uji /ompetensi dilaksanakan oleh program studi2jurusan yang
dikoordinasikan %erguruan "inggi29%"/, penyelenggara.
=
Uji kompetensi sebagai ujian akhir terdiri atas uji tulis dan uji kinerja,
ditempuh setelah peserta <intisan %rogram /olaboratif %%G $./
%roduktiDulus pendalaman bidang studi, workshop %%% dan %%9.
a. Uji tulis dengan bobot 0&!1
Uji tulis dilaksanakan oleh program studi2jurusan penyelenggara program
%%G. <ambu-rambu penyusunan uji tulis perlu memperhatikan hal-hal
berikut.
1) Uji tulis berbentuk uraian berbasis pemecahan masalah atau studi
kasus 0tidak boleh berbentuk pilihan ganda1.
2) 6utir soal dikembangkan secara terintegrasi dan komprehensif untuk
mengukur kompetensi pedagogik dan profesional, atau bahkan ke
arah kompetensi sosial dan kepribadian.
3) %engembangan butir soal lebih diarahkan kepada pemecahan masalah
0problem based learning1 kasus otentik yang terjadi dalam proses
pembelajaran, yaitu kemengapaannya, bagaimana penyelesaiannya,
pendekatan pedagogis apa yang digunakan, dst.
4) 6utir soal harus diupayakan mengukur tingkat kemampuan berpikir
tingkat tinggi 0higher order thinking1 secara proporsional sesuai
dengan karakteristik materi yang diujikan.
5) 6utir soal uji kompetensi diharapkan dapat mendorong pola
pembelajaran yang dilakukan oleh para guru.
6) 6utir soal harus ditelaah dengan memperhatikan substansi, konstruksi,
dan bahasanya.
b. Uji kinerja dengan bobot 0!1
Uji kinerja dilaksanakan oleh program studi2jurusan dengan melibatkan
organisasi profesi dan2atau pihak eksternal yang profesional dan rele8an.
Uji kinerja berupa kegiatan praktik mengajar dengan menggunakan
perangkat <%% yang sesuai dengan kalender akademik sekolah.
c. Uji /eahlian
Uji keahlian adalah uji kompetensi bidang keahlian sesuai dengan
program studi yang dilakukan oleh program studi di Uni8ersitas2%oliteknik
0institusi mitra 9%"/1.
/omponen e8aluasi pendalaman bidang studi, workshop %%%, %%9, dan uji
kompetensi serta uji keahlian program <intisan %rogram /olaboratif %%G
$./ %roduktif secara lengkap disajikan pada "abel #.
+
3. Ketentuan Keluluan
/elulusan peserta <intisan %rogram /olaboratif %%G $./
%roduktifditentukan dari hasil e8aluasi workshop %%%, pelaksanaan %%9, dan
uji kompetensi, yang masing-masing diberikan bobot sebagai berikut.
a. /omponen pendalaman materi bidang studi 2 dasar kependidikan
dengan bobot &!E
b. /omponen ?orkshop %%% yang mencakup kegiatan selama proses dan
hasil atau produk dengan bobot !E.
c. /omponen%%9, meliputi kegiatan selama proses dan produk, dengan
bobot '!E.
d. /omponen Uji /ompetensi, meliputi uji tulis dan uji kinerja, dengan
bobot #!E.
"abel #.
/omponen C8aluasi dan Uji /ompetensi
No Ko#&onen A&ek
Su.
Ko#&onen
R"n%"an
&

%endalaman
.ateri 0bobot
&!1
?orkshop
0bobot !1
4nput
%roses
0&(1
%enguasan
bidang studi
/emampuan
5kademik
/ependidikan2
%edagogik
- %emahaman teori dasar kependidikan
- %engayaaan bidang studi
- %enerapan "eori 6elajar dan
%embelajaran yang .endidik
- %enerapan $trategi %embelajaran
- %emahaman %eserta )idik
- /emampuan perencanaan
%embelajaran
- /emampuan C8aluasi
- /eaktifanworkshop diukur dengan skor
,
partisipasi dan skor teman sejawat
/emampuan
akademik
bidang studi
$ubstansi .ateri
%eer2 .icro
teaching
)ikembangkan oleh masing-masing
%erguruan "inggi29%"/ penyelenggara
%roduk
0(1
%erangkat <%%
hasil workshop
- $ilabus
- $kenario
- 9/$
- 9embar %enilaian
- .edia %embelajaran
%roposal
penelitian
"erapan
%%9
06obot '!1
%ros
es
0#!1
%raktik
.engajar
- <incian sesuai %edoman %%9
/egiatan Non
.engajar
- )ikembangkan %rodi
/ompetensi
$osial dan
/epribadian
UU no. &' !!(. "entang Guru dan
)osen
%rod
uk
0&!1
%ortofolio - %erangkat <%% dengan
penyempurnaan saat %%9
9aporan
/egiatan %%9
- $ejak obser8asi hingga akhir
*
# Uji /ompetensi
0bobot #!1
Uji "ulis 0&!1 %enguasaan kompetensi pedagogis dan
profesional
Uji /inerja 0&!1 %raktik mengajar menggunakan
%erangkat <%% yang sesuai dengan
kalender akademik sekolah.
Uji /eahlian
0&!1
uji kompetensi bidang keahlian sesuai
dengan program studi yang dilakukan
oleh program studi di
Uni8ersitas2%oliteknik 0institusi mitra
9%"/1
4. N"la" Ak("r
Nilai akhir dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut.
N5 F &!. G !? G '!% G#!U/
&!!
/eterangan:
. F Nilai %endalaman .ateri
? F Nilai /egiatan ?orkshop
% F Nilai /egiatan %%9
U/ F Uji /ompetensi, yang terdiri atas Uji "ulis dan Uji
/inerja serta Uji /eahlian. Uji kinerja adalah ujian praktik %%9
/elulusan peserta <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif harus
mencapai nilai minimal 6.
%eserta yang lulus program <intisan %rogram /olaboratif %%G $./
%roduktif, berhak memperoleh serti-kat pendidikan profesi guru yang
dikeluarkan oleh perguruan tinggi29%"/, penyelenggara.
#!
BAB I5
STRATEGI IMPLEMENTASI
A. Ta(a& Prakon'""
"ahap prakondisi adalah tahap orientasi yang difokuskan pada analisis konteks
dan kebutuhan 0conte(t and needs analysis1, yakni suatu langkah penelitian
atau pengkajian untuk mengumpulkan data tentang sejauh mana <intisan
%rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif dirasakan sebagai kebutuhan masa kini
dan masa mendatang oleh pemerintah daerah 0%emda1, 9%"/, %erguruan tinggi
mitra2politeknik dan masyarakat.
"ahap ini juga melakukan kegiatan analisis kemampuan (capacity analysis) dari
masing-masing 9%"/ dan perguruan tinggi mitra2politeknik yang ditetapkan
sebagai penyelenggara <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif ini, yaitu
suatu analisis kemampuan 9%"/ dan %erguruan "inggi .itra dalam
menyelenggarakan <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif secara
efektif dan e-sien.
/egiatan-kegiatan yang dilakukan dalam tahap ini adalah:
1. $inkronisasi kebijakan antara 9%"/ dan %erguruan tinggi mitra2politeknik
dengan )inas %endidikan. $inkronisasi /ebijakan antara 9%"/ dan %erguruan
tinggi mitra2politeknik dengan )inas %endidikan adalah kegiatan-kegiatan
diskusi, saling tukar pemahaman, dan penggalangan komitmen bersama
demi tercapainya kesamaan 8isi tentang <intisan %rogram /olaboratif %%G
$./ %roduktif. /egiatan sinkronisasi dilakukan melalui pertemuan sosialisasi
<intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif yang dihadiri )inas
%endidikan, 9%"/ dan perguruan tinggi mitra2politeknik dengan tujuan: 0&1
peningkatan pemahaman, 01 peningkatan moti8asi 0greget melakukan1 dan
0#1 peningkatan dukungan bersama atas keberhasilan <intisan %rogram
/olaboratif %%G $./ %roduktif.
#&
2. ;isitasi ke 9%"/ dan %erguruan tinggi mitra2politeknik
;isitasi kesiapan 9%"/ dan perguruan tinggi mitra2politeknik adalah kegiatan
pengumpulan informasi 0data1 tentang konteks penyelenggaraan dan
kesiapan input 0segala sesuatu yang dibutuhkan bagi <intisan %rogram
/olaboratif %%G $./ %roduktif, melalui kegiatan pengamatan 0obser8asi1,
angket, dan wawancara di 9%"/ dan %erguruan tinggi mitra2politeknik calon
penyelenggara.
B. Ta(a& Peneta&an LPTK 'an Perguruan T"ngg" M"tra4Pol"tekn"k
Pen!elenggara
9%"/ dan %erguruan tinggi mitra2politeknik penyelenggara adalah 9%"/
%erguruan tinggi mitra2politeknik yang dipandang mampu dan diberi tugas
secara resmi oleh )irektorat Jendral %endidikan "inggi untuk menyelenggarakan
<intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif. 9%"/ ini berdasarkan
pengalaman yang dimiliki menunjukkan kesesuaian konteks 0bersedia
melaksanakan1, kesiapan input 0mempunyai fasilitas yang memadai1, dan
berkomitmen untuk bersedia melaksanakan <intisan %rogram /olaboratif %%G
$./ %roduktif secara efektif dan e-sien.
9%"/ penyelenggara dapat mengusulkan perguruan tinggi mitra2politeknik
yang sesuai dengan bidang keahlian yang ditugaskan untuk membantu
penyelenggaraan <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif.
"abel '. .atriks 4nsitusi %elaksana <intisan %rogram /olaboratif %%G $./
%roduktif
#
C. Ta(a& Konol"'a" Internal LPTK 'an Perguruan T"ngg"
M"tra4Pol"tekn"k Pen!elenggara
"ahap /onsolidasi 4nternal bertujuan untuk menyiapkan 9%"/ dan %erguruan
tinggi mitra2politeknik penyelenggara adalah:
/egiatan sosialisasi <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif untuk
meningkatkan pemahaman tentang kebijakan <intisan %rogram /olaboratif
%%G $./ %roduktif dan teknik pelaksanaan.
%enyusunan %edoman <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif bersama
9%"/, %erguruan tinggi mitra2politeknik untuk mengembangkan panduan
penyelenggaraan. %edoman disusun dengan maksud untuk:
a. memberi acuan bagi 9%"/ dan %erguruan tinggi mitra2politeknik dalam
menyelenggarakan <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif,
b. memberi arah bagi 9%"/, dan perguruan tinggi mitra2politeknik
penyelenggara <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif agar sesuai
dengan prosedur dan persyaratan minimal yang harus dipenuhi,
c. menjadi acuan minimal dalam penjaminan mutu penyelenggaraan <intisan
%rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif.
D. Rekrut#en Peerta
<ekrutmen peserta dilakukan secara transparan dan kolaboratif serta
bertujuan untuk mendapatkan peserta dengan kriteria sebagai berikut :
##
9ulusan $&2)4; yang berasal daerah seluruh 4ndonesia dan bersedia
ditempatkan di diseluruh ?ilayah 4ndonesia dan menunjukkan tingkat akademik
memadai, serta memiliki )"*a keguruan 0e#angat #en)a'" guru sebagai
pilihan hidup1. Oleh sebab itu, beberapa cara rekruitmen peserta dipilih untuk
mendapatkan calon dengan persyaratan diatas.
1. %enerimaan calon harus disesuaikan dengan permintaan nyata di lapangan
dengan menggunakan prinsip supply and demand sehingga tidak ada lulusan
yang tidak mendapat tempat bekerja sebagai pendidik di sekolah. @al ini
dapat mendorong calon yang baik memasuki rintisan %rogram %%G $./
/olaboratif.
2. .engutamakan kualitas calon peserta dengan menentukan batas kelulusan
minimal menggunakan acuan patokan. 4ni berarti bahwa calon peserta hanya
akan diterima jika memenuhi persyaratan lulus minimal dan bukan
berdasarkan alasan lain. @anya calon terbaik yang dapat diterima.
3. Untuk memenuhi prinsip butir & dan di atas maka penerimaan peserta baru
perlu dilakukan bekerjasama antara 9%"/, %erguruan tinggi mitra2politeknik
dengan )inas %endidikan di daerah sebagai stakeholders. /erjasama ini
perlu dilakukan menyangkut jumlah calon.
4. 5gar mendapatkan calon yang berkualitas tinggi maka proses penerimaan
harus dilakukan secara fair, terbuka dan bertanggung jawab.
5. <ekrutmen peserta dilakukan dengan prosedur sebagai berikut.

Selek" A'#"n"tra"
3alon mahasiwa <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif mendaftar
ke 9%"/ dengan menyerahkan.
a. 6orang isian pendaftaran calon peserta>
b. 7oto kopi ijaBah $&2)4; yang sudah dilegalisasi oleh %erguruan "inggi asal
dengan bidang keahlian sebagai berikut>
B. KRITERIA PENDAFTAR
No BIDANG STUDI Luluan Pro'" S64D7
6 Tekn"k Pen'"ng"n 'an Tata
U'ara
"eknik %endingin
"eknik .esin2Otomotif
"eknik Clektro
"eknik %erpipaan
"eknik energi2kon8ersi Cnergi
%endidikan "eknik .esin
%endidikan "eknik Clektro
%endidikan "eknik Otomotif
0 Teknolog" Pea*at U'ara "eknik %esawat Udara25eronotika
"eknik .esin
"eknik Clektro2Clektronika
%endidikan "eknik .esin
#'
%endidikan "eknik Clekto2Clektonika
8 Tekn"k Perka&alan %erkapalan
"eknik .esin
"eknik Clektro2Clektronika
"eknik $ipil2bangunan
"eknik 5rsitektur
%endidikan "eknik .esin
%endidikan "eknik Clektro2Clektronika
%endidikan "eknik $ipil26angunan
%ower %lant
7 Teknolog" Tekt"l "ekstil
/imia
"eknik /imia
%endidikan "eknik /imia
%endidikan "ata 6usana2%endidikan
"eknik 6usana
%endidikan /esejahteraan keluarga2"ata
busana
9 Tekn"k Grafka Gra-ka
"eknik 4nformatika
)esain %roduct 0khususnya /omunikasi
;isual1
"eknik .ultimedia
"eknologi Game
%endidikan "eknik Clektronika konsentrasi
.ultimedia
%endidikan "eknik Clektro konsentrasi
%"4/
%endidian "eknologi 4nformasi 0%"41
"eknik Clektro
%endidikan "eknik Clektro2Clektronika
: Geolog" Perta#.angan "eknik %ertambangan
"eknik $ipil
"eknik Geologi
"eknik %erminyakan
"eknik /imia
%endidikan "eknik $ipil26angunan
/onser8asi Cnergi
;/ Par"*"ata %ariwisata
.anajemen %erhotelan
Usaha %erjalanan ?isata
%endidikan /esejahteraan /eluarga
0//12"ata 6oga
</ Agr"."n" Pro'uk" Su#.er
Da!a Pera"ran
%erikanan
6udidaya %erairan
6udidaya %erikanan
.arine 3ulture
4lmu /elautan
%endidikan 6iologi
6iologi
#(
5gribisnis %erikanan
=/ Agr"."n" Pro'uk Ternak %erternakan
/edokteran @ewan
<eproduksi "ernak
5gribisnis %eternakan
Nutrisi .akanan "ernak
6>/ Tekn"k Oto#ot"- "eknik otomotif
%end "eknik Otomotif
%endidikan "eknik .esin
%end "eknik .esin /onsentrasi Otomotif
"eknik .esin
"eknik .esin /onsentrasi Otomotif
"eknik .esin /onsentrasi %roduksi
"eknik .esin /onsentrasi %erawatan
"eknik kon8ersi energi
66/ TIK "eknik 4nformatika 2/omputer
%endidikan "eknologi informasi 0%"41
%endidikan "eknik 4nformatika dan
/omputer 0%"4/1
%endidikan Clektronika /onsentrasi "/J
%endidikan "eknik Clektro2Clektronika
"eknik Clektro
4lmu /omputer
"eknik 6roadcasting
5nimasi
.ultimedia
60/ Pela!aran "eknologi %enangkapan 4kan
%erikanan
.esin kapal %erikanan
%erkapalan
"eknik .esin
%endidikan "eknik .esin
"eknik /elautan
/emaritiman
c. 7oto kopi "ranskrip Nilai yang dilegalisir oleh sekolah asal>
d. $urat pernyataan kesediaan mengikuti pendidikan sesuai peraturan yang
berlaku dan kesediaan ditempatkan sesuai dengan tempat penugasan
yang telah ditetapkan>
e. $urat keterangan berbadan sehat dari dokter>
f. $urat keterangan bebas napBa dari instansi yang berwenang>
g. %as foto berwarna terbaru ukuran ' H = sebanyak ' 0empat1 lembar.
Selek" Aka'e#"k ole( LPTK
a. 9%"/ melakukan 8eri-kasi dokumen administrasi calon peserta.
b. 9%"/ melakukan seleksi akademik berdasarkan "ranskrip Nilai, tes .inat
dan 6akat, "es %otensi 5kademik dan "es /emampuan 6ahasa 4nggeris.
c. 9%"/ menetapkan hasil seleksi sesuai dengan kuota yang telah
ditetapkan oleh /ementerian %endidikan Nasional dan melaporkan ke
)irektorat %endidik dan "enaga /ependidikan 0)it. )iktendik1 )itjen.
#=
4nstrumen seleksi akademik disusun oleh 9%"/ dan "im penyelenggara
<intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif )ikti.
)iagram alir proses seleksi seperti ditunjukkan pada gambar =.

#+
)iterima
)iterima
$eleksi 5kademi online
$eleksi
5).
In&ut
9U9U$5N $&2)-4;
)ik2Non-)ik
GU<U
$./ %rofesional
?orkshop %%% 0'!E1 dan %endalaman .ateri 0!E1
$emester &
%raktik %engalaman 9apangan 0'!E1
$emester
)itolak
)itolak

Gambar = : )iagram 5lir <ekrutmen dan $eleksi 3alon %eserta
<intisan %rogram %%G" $./ /olaborasi
"abel (
<ekrutmen %eserta
Meto'e In-or#a" !ang
'"ku#&ulkan
Keterangan
#,
?awancara

)iterima
1. "es 5dministrasi /uali-kasi akademik,
4%/, Negeri 5sal,
<ekomendasi %emda
Untuk melihat kelayakan
calon peserta
2. "es Obyektif "ingkat pengetahuan
0pengusaan1 bidang
studi
4nformasi tentang
%otensi akademik calon
3. ?awancara 3ita-cita 0;isi hidup1,
alasan memilih guru
sebagai profesi.
?awancara
dimanfaatkan untuk
menegaskan kebutuhan
masa depan, mental
model, cita-cita dan
komitmen.
4. )emonstrasi
tentang
)Presentations
Skills*
/emampuan dasar
untuk bicara,
mendengar, merespon
dan mengembangkan
gagasan terstruktur.
)emonstrasi ini adalah
untuk mengenal
kemampuan dasar
berbicara, mendengar,
memberi saran, dan
menyampaikan gagasan,
sebagai bagian penting
dari pengajaran.
.ekanisme pelaksanaan <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif dimulai
dari kegiatan penetapan kuota pro8insi dan kabupaten2kota, sosialisasi, seleksi,
hingga penetapan dan pengumuman hasil seleksi.
E. Pelakanaan R"nt"an Progra# Kola.orat"- PPG SMK Pro'ukt"-
%enyelenggaraan rintisan %rogram %%G dilakukan berbasis aBas penyelenggran
suatu rintisan %rogram yang tran&ara", menekankan kerja sama
0kola.ora"23 akunta.el, dan menekankan e-ekt","ta e-siensi. Oleh sebab
itu, kegiatan-kegiatan berikut ini diselenggarakan untuk menjamin
keterlaksanaan <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif yang efektif.
/egiatan ini dilaksanakan di 9%"/ dan dan %erguruan tinggi mitra2politeknik.
"abel =. Jadwal %elaksanaan <intisan %rogram /olaboratif %%G $./
%roduktif
No Keg"atan TAHUN 0>60
6 0 8 7 9 : ; < = 6> 66 60
6 )esain .odel
#*
<intisan %rogram
/olaboratif %%G
$./ %roduktif
0 %enyusunan
%edoman
8 %enunjukan 9%"/
%enyelenggara
7 %enunjukan
%erguruan
"inggi 2%oliteknik
.itra
9 %enetapan $./
.itra
: <ekruitmen
peserta
; %elaksanaan
%rogram
< .onitoring dan
C8aluasi
1. Peran 'an Tanggung Ja*a.
1. )irjen )ikti
.emberi pengarahan
.elakukan monitoring dan
e8aluasi
2. "im %elaksana
Nasional <intisan
%rogram %%G
.engontak 9%"/
.engirimkan kuesioner
.elakukan ujicoba
.embuat laporan
3. 9%"/
.erekrut calon peserta
.enyediakan tempat untuk
pelaksanaan %%G
.elaksanakan rintisan %rogram
%%G
.elakukan .one8 4nternal
'!
4. %erguruan tinggi
mitra2politeknik
.elaksanakan rintisan %rogram
dengan memanfaatkan $umber
daya yang dimiliki 9%"/ dan
%erguruan tinggi mitra2politeknik
.elakukan .one8 4nternal
5. $ekolah
.enyediakan tempat untuk
magang
6.
.enyediakan Guru %among
3. R"n%"an B"a!a Pen!elenggaraan
<incian biaya penyelenggaraan <intisan %rogram /olaboratif %%G $./
%roduktif diuraikan sebagai berikut.
4. La&oran Keg"atan? Ha"l !ang '"(ara&kan
)alam penyelenggaraan <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif,
perlu dilakukan pembuatan laporan penyelenggaran berbasis data monitoring
dan e8aluasi serta uji kompetensi untuk untuk memberikan informasi
tentang kesiapan input, transparansi proses penyelenggaraan, dan tingkat
ketercapaian tujuan yang telah ditetapkan. 9aporan berbasis data
monitoring dan C8aluasi serta Uji /ompetensi adalah bentuk pertanggungan
jawab dan pertanggungan gugat 0responsible and accountable1 kepada
%emerintah dan masyarakat.
9aporan /egiatan mengulas informasi kuantitatif dan kualitatif tentang
aspek konteks, kesiapan input, proses, output dan outcome.. 9aporan
kuantitatif menjawab beberapa pertanyaan.
F. Mon"tor"ng
.onitoring dan e8aluasi 0.C1 ini merupakan bagian integral dari
penyelenggaraan <intisan %rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif. .onitoring ini
adalah proses pemantauan untuk mendapatkan informasi tentang kesiapan
input, proses penyelenggaraan, output dan outcome penyelenggaraan <intisan
%rogram /olaboratif %%G $./ %roduktif tersebut kemudian dibandingkan dengan
kriteria ideal yang seharusnya terlaksana. 5spek-aspek yang dimonitor
sebagaimana pada tabel + berikut.
"abel +
'&
5spek-aspek yang )imonitoring
A&ek Pertan!aan Kun%" Ite# Pertan!aan
Kontek 5pakah <intisan
%rogram /olaboratif
%%G $./ %roduktif
dirasakan sebagai
kebutuhan
%emerintah, peserta,
masyarakatI
a) 5pakah tokoh
masyarakat hadir
dalam sosialisasi
<intisan %rogram
/olaboratif %%G $./
%roduktifI
b) 6erapa E kehadiran
tokoh masyarakat pada
sosialisasi awalI
c) 5pakah )irektur2
)ekan2<ektor membuka
secara resmi
pembukaan <intisan
%rogram /olaboratif %%G
$./ %roduktifI
5pakah <intisan
%rogram /olaboratif
%%G $./ %roduktif
dirasakan sebagai
tanggung jawab bagi
masa depan bangsa
oleh 9%"/ dan
%erguruan tinggi
mitra2politeknik
penyelenggaraI
In&ut 1. $ebelum <intisan
%rogram %%G"
$./ /olaboratif
dimulai, apakah
sudah tersedia:
sarana2pra-sarana,
petunjuk, panitia,
materi, dana,
pembagian tugas,
dan instrumen
monitoringI
a) )imana lokasi
penyelenggaraan
<intisan %rogram
/olaboratif %%G $./
%roduktifI
b) 5pakah ada panduanI
c) $iapa panitiaI
d) 5pakah ada instrumenI
e) 5pakah ada pembagian
tugasI
f) 6agaimana sarpras
berfungsi dengan baikI
g) 5pakah peserta sesuai
kriteriaI
h) 5pakah sudah ada
instrumen mone8I
2. 5pakah <intisan
%rogram
/olaboratif %%G
$./ %roduktif
untuk semua
kegiatan %%G"
berfungsi dengan
baikI
3. 5pakah kriteria
peserta <intisan
%rogram
/olaboratif %%G
$./ %roduktif
'
terpenuhiI
Proe 1. 5pakah rintisan
%rogram telah
berjalan sesuai dg
yang
direncanakan:
apakah jadwal
mudah diikutiI
a) /apan rintisan %rogram
direncanakan selesaiI
b) 6erapa hari mundur
dari rencanaI
c) $iapa saja 0unsur apa
saja1 yang terlibatI
d) 5pakah ada
pengumuman ke publik
0surat, papan
pengumumuman, dst1
e) 5pakah ada pembagian
tugasI
f) 6agaimana sarpras
berfungsi dengan baikI
g) 5pakah kegiatan sesuai
kriteriaI
2. $udahkah terjadi
partisipasi yang
optimum: apakah
semua peserta
aktif mental, -sikI
3. 5pakah
transparansi
rintisan %rogram
terlihatI
4. 6againama
dengan
akuntabilitasI
6ukti-bukti
kegiatanI $iapa yg
mengumpulkan
dan dimana,
kapanI
Output 5pakah hasil
sesuai dengan
yang diharapkanI
/ualitas pekerjaan sesuai
standarI 9ihat standar
yang disepakati2lihat
panduan
penyelenggaraan J
5pakah terjadi
peningkatan
%eningkatan .utuI
/ualitas pekerjaan sesuai
dengan panduanI 9ihat
panduan J
5pakah hasil
sesuai dengan
yang diharapkanI
5pakah ada hasil-hasil
peserta yang mudah dilihat
0tangible products)+
5pakah terjadi
peningkatan
/ualitas pekerjaan sesuai
standarI 9ihat standar J
'#
%eningkatan .utuI
Outcome 6agaimana
manfaat <intisan
%rogram
/olaboratif %%G
$./ %roduktif bagi
$ekolah mitraI
6agaimana dengan
/enaikan mutu
pembelajaran 0/6.1I
6agaimana manfaat
rintisan %rogram
bagi masyarakat.
6agaimana dengan
/enaikan mutu
pengelolaan $).I
6agaimana manfaat
rintisan %rogram
thd rintisan
%rogram nasional
percepatan $&2)'
5pakah <intisan %rogram
/olaboratif %%G $./
%roduktif mendorong
%ercepatan guru
berkuali-kasi $&2)' dan
berser-katI
$elanjutnya informasi 0data1 tersebut digunakan oleh petugas .ONC; untuk
memberikan bantuan2masukan secukupnya tentang penyelenggaraan <intisan
%rogram %%G"i, agar proses pelaksanaan rintisan %rogram-rintisan %rogram %%G"
berjalan efektif dan e-sien, dalam usahanya mensukseskan rintisan %rogram
nasional serti-kasi guru pra-jabatan.
)ata juga digunakan sebagai bahan e8aluasi komprehensif tentang hasil,
keunggulan, dan kelemahan sebagai bahan masukan 0feedback1 kepada )irektur
Jenderal %endidikan "inggi.
Re&on'en
<esponden monitoring2 e8aluasi <intisan %rogram %%G" adalah peserta, )osen,
Guru %among, /epala $ekolah, dan pejabat )inas %endidikan tingkat pro8insi
maupun daerah.
Pengu#&ulan 'ata
4nformasi 0data1 dikumpulkan dengan:
)aftar pertanyaan yang telah disiapkan yang dilengkapi dengan :
?awancara langsung
%engecekan dokumen
''
%engamatan dan pencatatan terstruktur
Ja'*al #on"tor"ng
.onitoring tahap 4 dilaksanakan pada minggu 444 setelah <intisan %rogram
/olaboratif %%G $./ %roduktif dimulai. $elanjutnya monitoring ke 44 dilakukan
pada tengah semester, dan pada setiap akhir semester dilakukan monitoring
akhir 04441.
Anal"" Data Mone,
$emua instrumen yang telah diisi diserahkan kepada koordinator tim
monitoring dan e8aluasi nasional, untuk selanjutkan direkam dan dianalisis
sebagai bahan masukan kepada )irektorat Jenderal %endidikan "inggi.
/egiatan merekam dan menganalisis serta laporan dibantu oleh konsultan
managemen pro8insi.
"abel ,
Jadwal /egiatan .onitoring
Keg"atan Bulan Jul"4Agutu
.inggu .inggu .inggu
.engumpulkan data
.erekam data
.enganalisis
.embuat laporan Pen)"l"'an
.enyampaikan rekomendasi
Kr"ter"a Petuga Mon"tor"ng
a. $ehat -sik dan mental
b. Jujur dan dapat dipercaya
c. "ekun bekerja dan bertanggung jawab sebagai seorang profesional
d. $erius melaksanakan tugas-tugas mone8
e. .enggunakan keahliannya secara maksimal
f. .empunyai komitmen untuk memprioritaskan tugas-tugas mone8
dibandingkan dengan kepentingan pribadi lainnya
g. 6ersikap tidak melampaui batas-batas kewenangannya
'(
h. "idak bersedia menerima pemberian dalam bentuk apapun dari responden
atau pihak lain yang dapat mengganggu temuan informasi
i. .ampu bekerja secara team-work
j. .ampu memberikan citra yang baik )ikti secara nasional, dan tim mone8
secara
/husus
BAB 5
'=
SISTEM PENJAMINAN MUTU
A/ S"te# Pen)a#"nan Mutu
1. Pengert"an
)alam %edoman %enjaminan .utu )itjen )ikti tahun !!#, dinyatakan
bahwa penjaminan mutu adalah proses penetapan dan pemenuhan
standar mutu pengelolaan secara konsisten dan berkelanjutan,
sehingga konsumen, produsen, dan pihak lain yang berkepentingan
memperoleh kepuasan. )engan demikian, penjaminan mutu
pendidikan tinggi adalah proses penetapan dan pemenuhan standar
mutu pengelolaan pendidikan tinggi secara konsisten dan
berkelanjutan, sehingga stakeholders 0peserta, orang tua, dunia kerja,
pemerintah, dosen, tenaga penunjang, serta pihak-pihak lain yang
berkepentingan1 memperoleh kepuasan. %erguruan tinggi
penyelenggara berkewajiban membangun dan mengembangkan
budaya mutu yang akan dicapai agar memenuhi atau melebihi
$tandar Nasional %endidikan 0$N%1 dan atau $tandar 4nternasional
yang dirujuk, dan yang sifatnya tidak bertentangan dengan peraturan
perundangan. %erguruan "inggi wajib dan bertanggung jawab dalam
pembangunan dan pengembangan K6udaya .utuL yang meliput
seluruh komponen penyelenggaraan %endidikan "inggi.
2. Pelakanaan
%enjaminan mutu pendidikan tinggi dilaksanakan secara bertahap,
sistematis, dan terencana bertujuan untuk memenuhi atau melampaui
standar mutu layanan pendidikan tinggi melalui suatu program
penjaminan mutu dengan target dan kerangka waktu yang jelas serta
perbaikan mutu layanan pendidikan yang terus menerus. %enjaminan
mutu <intisan %rogram %endidikan %rofesi Guru $./ %roduktif
dilaksanakan secara 0a1 internal oleh 9%"/ dan 0b1 eksternal oleh
lembaga di luar 9%"/ 065N-%", 6%$).-%.%1
a. Pen)a#"nan Mutu Internal
%enjaminan mutu internal merupakan proses penjaminan bahwa
perguruan tinggi penyelenggara <intisan %rogram %endidikan
%rofesi Guru $./ %roduktif dalam memenuhi tingkat mutu yang
'+
ditetapkan dan sesuai dengan harapan stakeholders. Untuk itu,
standar mutu terhadap sumberdaya manusia 0peserta, dosen, guru
pamong1, sarana dan prasarana pembelajaran 0ruang kuliah dan
teknologi pendudukung workshop, laboratorium2bengkel, ruang
microteaching1, sekolah mitra, proses pembelajaran, dan sistem
penyelenggaraan harus dipenuhi dan diperbaiki secara terus
menerus.
%erguruan "inggi %enyelenggara <intisan %rogram %endidikan
%rofesi Guru $./ %roduktif melalui lembaga penjaminan mutu
internalnya wajib menjamin mutu pelaksanaan <intisan %rogram
%endidikan %rofesi Guru $./ %roduktif.
b. Pen)a#"nan Mutu Ekternal
/egiatan penjaminan mutu eksternal terhadap seluruh komponen
penyelenggaraan <intisan %rogram %endidikan %rofesi Guru $./
%roduktif prosesnya dilaksanakan oleh lembaga lain di luar
%erguruan "inggi, yang prosesnya disebut akreditasi. %roses
5kreditasi dilaksanakan oleh 6adan 5kreditasi Nasional %erguruan
tinggi 065N-%"1 dan atau lembaga akreditasi internasional.
B/ Ruang L"ngku& 'an Stan'ar Mutu Aka'e#"k
<uang lingkup <intisan %rogram %endidikan %rofesi Guru $./ %roduktif
meliputi komponen masukan, proses dan luaran dengan standar mutu
akademik yang harus dipenuhi untuk setiap komponen. $emua
komponen harus diarahkan untuk memenuhi standar mutu akademik
yang ditetapkan dan sesuai dengan harapan pemangku kepentingan
0stakeholders1. )alam menjamin tercapainya mutu bagi komponen
masukan, proses, dan luaran yang dihasilkan oleh <intisan %rogram
%endidikan %rofesi Guru $./ %roduktif, maka e8aluasi tingkat
keberhasilannya mengacu pada pemenuhan standar mutu akademik
setiap komponen tersebut.
1 Maukan
$ebelum penyelenggaraan <intisan %rogram %endidikan %rofesi Guru
$./ %roduktif , semua masukan harus terjamin ketersediaannya, baik
secara kuantitas maupun kualitas.
a. .ahasiswa peserta didik
.ereka adalah lulusan jenjang pendidikan $&2)4; )4/ dan non )4/
yang memenuhi persyaratan administratif dan akademik.
%erekrutan peserta sesuai dengan alur dan mekanisme pendaftaran
dan penetapan peserta dengan jumlah dan penyebaran daerah
',
yang memenuhi aspek terbuka dan proporsional.
b. /urikulum
/urikulum disusun dan dikembangkan dengan mengacu pada
$tandar /ompetensi 9ulusan 0$/91 sebagai dasar pengembangan
kurikulum bagi <intisan %rogram %endidikan %rofesi Guru $./
%roduktif. /urikulum pada dasarnya mengacu /epmendiknas Nomor
#2U2!!! dan Nomor !'(2U2!!, kurikulum %%G yang antara
lain memuat: 0&1 penguatan program keahlian, yang terdiri dari
keahlian /ependidikan atau keahlian bidang studi 0non )ik1, 0&1
workshop %%%, dan 01 %%9.
c. )osen
)osen adalah dosen mata kuliah dan dosen pembimbing <intisan
%rogram %endidikan %rofesi Guru $./ %roduktif yang berpangkalan
di 9%"/ penyelenggara, dimana mereka adalah dosen dari 9%"/
penyelenggara sendiri dan dosen dari %olteknik2Uni8ersitas, yang
memenuhi kuali-kasi akademik dan persyaratan lain yang
ditetapkan. )i samping itu mereka dipersyaratkan memiliki
komitmen tinggi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
<intisan %rogram %endidikan %rofesi Guru $./ %roduktif di kampus.
d. Guru %among
Guru pamong adalah guru sekolah mitra yang memenuhi
persyaratan dan bersedia terlibat aktif dalam mengikuti kegiatan
workshop di kampus, magang dan %%9 di sekolah mitra.
e. $ekolah .itra
$ekolah mitra adalah sekolah tempat pelaksanaan %%9 yang
memenuhi persyaratan dan ditetapkan oleh 9%"/ bersama )inas
%endidikan. $ekolah mitra menyediakan G% dan fasilitas yang
diperlukan untuk menjamin keterlaksanaan magang dan %%9 secara
maksimal.
f. 7asilitas 6elajar dan %endukung
7asilitas dan sumber belajar yang ada di 9%"/,
%oliteknik2Uni8ersitas dan di sekolah mitra, yang harus memenuhi
syarat standar pelayanan minimal bagi pelaksanaan <intisan
%rogram %endidikan %rofesi Guru $./ %roduktif
2 Proe
'*
%roses penyelenggaraan <intisan %rogram %endidikan %rofesi Guru $./
%roduktif harus berlangsung secara objektif, transparan, partisipatif,
kolaboratif, efektif, e-sien, dan akuntabel.
a. %embelajaran di /ampus
(1) menggunakan pendekatan pembelajaran "ctie #earning $n
,igher -ducation 0594@C1 agar dihasilkan calon guru yang dapat
melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan "ctie
#earning $n School 0594$1>
(2) melibatkan peserta secara aktif, mendalam dan bersungguh-
sungguh untuk mencapai kompetensi pedagogis, profesional,
sosial, dan kepribadian>
(3) meningkatkan rasa ingin tahu peserta>
(4) mengarahkan pada keberhasilan belajar peserta secara
bertanggungjawab sesuai dengan tujuan pendidikan>
(5) .erencanakan pembelajaran secara sistematis dengan merujuk
pada metode pembelajaran ino8atif, mutakhir, dan serta
berorientasi pada higher order thinking>
(6) .engarahkan agar peserta mencapai kematangan akademik,
kematangan pribadi dan kematangan sosial sebagai calon
pendidik>
(7) .embangkitkan suasana akademik yang menjamin kebebasan
berpikir dan berakti8itas intelektual, seperti: berargumentasi,
berani bertanya, melakukan penelitian, dan mengngembangkan
diri>
(8) .engarahkan peserta agar mampu mengemas materi
pembelajaran meliputi kesiapan bahan ajar, strategi, media,
suasana, dan e8aluasi pembelajaran>
(9) .engarahkan peserta agar mampu menggunakan pengetahuan
untuk menyelesaikan masalah>
(10) .engarahkan peserta agar mampu mengkomunikasikan
pengetahuan, keterampilan, dan sikap kepada peserta didik
dengan efektif>
(11) .engacu pada pendekatan kontekstual yang sesuai dengan
kriteria mata kuliah yang diajarkan>
(12) .emanfaatkan multimedia dan teknologi informasi dalam
proses pembelajaran.
b. .agang di $ekolah .itra
(1) memberikan pengenalan lingkungan -sik, administrasi,
akademik, sosial, dan budaya sekolah>
(!
(2) menyesuaikan diri terhadap lingkungan sekolah, terutama
dalam mengembangkan aspek pribadi dan sosial di lingkungan
sekolah tempat melaksanakan magang>
(3) memperoleh pelajaran berharga berupa nilai-nilai edukatif,
pengalaman, dan reDeksi selama melakukan kegiatan magang>
(4) menjamin terbentuknya kompetensi calon tenaga pendidik,
terutama pada kompetensi pedagogik dan kompetensi
profesional pada diri peserta didik.
c. Workshop %%%
Workshop %%% merupakan kegiatan di kampus untuk menyiapkan
perangkat pembelajaran antara lain: silabus, <%%, bahan ajar,
perangkat e8aluasi, media pembelajaran, dan alat bantu
pembelajaran. )alam pelaksanaan workshop, harus dapat
mewujudkan hal-hal berikut.
(1) kesesuaian produk atau perangkat pembelajaran yang
dihasilkan dengan $/, /), rele8ansi, dan ketersediaan waktu
penyelenggaraan>
(2) kesesesuaian metode pembelajaran yang digunakan untuk
membangun suasana akademik yang dapat mendorong
peserta berpikir kritis, berkomunikasi aktif, berargumentasi,
berani bertanya, meneliti, mengembangkan diri, dan belajar
sepanjang hayat>
(3) keterlibatan peserta secara aktif, mendalam dan bersungguh-
sungguh untuk mencapai kompetensi pedagogis, profesional,
sosial, dan kepribadian>
(4) keberlanjutan proses pembelajaran agar peserta dapat
mengembangkan belajar mandiri dan belajar kelompok.
d. %rogram %engalaman 9apangan 0%%91
%%9 dalam <intisan %rogram %endidikan %rofesi Guru $./ %roduktif
merupakan pemantapan kompetensi bagi peserta melalui
pengalaman mengajar di kelas yang memadukan pengetahuan,
sikap, dan keterampilan. %elaksanaan %%9 ditujukan untuk
menghasilkan lulusan yang memahami lingkup tugas dan
pekerjaannya sebagai guru profesional. )alam pelaksanaannya,
%%9 harus:
(1) memberikan bekal penguasaan berbagai keterampilan dasar
mengajar dalam proses pembelajaran sesuai bidangnya>
(2) memberikan bekal kemampuan mendidik secara profesional>
(3) mengembangkan aspek kepribadian dan aspek sosial di
lingkungan sekolah tempat melaksanakan %%9>
(&
(4) menamankan nilai-nilai edukatif melalui penghayatan,
pengalaman dan reDeksi selama melakukan kegiatan di
sekolah>
(5) menerapkan pendekatan super8isi klinis dan tindakan reDektif
dalam bentuk siklus dengan prinsip berkelanjutan, terstruktur,
dan rele8an dengan perangkat <%%>
(6) menempatkan peseta di sekolah mitra.
e. Uji /ompetensi
Uji kompetensi merupakan kegiatan akhir <intisan %rogram
%endidikan %rofesi Guru $./ %roduktif untuk menilai kemampuan
peserta calon guru pada aspek teori dan praktik. 5spek teori diuji
melalui uji tulis sesuai dengan bidang studi, sedangkan aspek
praktik diuji melalui uji kinerja. /egiatan uji kompetensi harus
memperhatikan standar dan ketentuan, baik persyaratan, tata
cara ujian, maupun kriteria kelulusan. %engembangan instrumen
uji kompetensi dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip
pengukuran atau pengujian.
3 Luaran
luaran adalah lulusan dari <intisan %rogram %endidikan %rofesi Guru
$./ %roduktif yang memenuhi standar kompetensi lulusan dengan
kewenangan penuh sebagai guru $./ %roduktif. 9ulusan <intisan %rogram
%endidikan Guru $./ %roduktif memeroleh serti-kat %endidik dari 9%"/
penyelenggara.
(