Anda di halaman 1dari 9

MAKALAH FISIKA

Fluida Dinamis (Penyemprot Nyamuk)









Oleh :
XI IPA 6
1. Anggi Rizky A. S 06
2. Elvin Nur Nadhifatin 12
3. Rachma Noviyanti H. 23
4. Rachmad Didik S. 24


PEMERINTAH KABUPATEN TUBAN
DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA, DAN OLAH RAGA
SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 TUBAN
Jl. WR. Supratman 2 Tuban
2014
Daftar Isi

























BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Munculnya permasalahan di berbagai negara untuk membasmi dan pengendali
hama rumah tangga seperti nyamuk, kecoa, lipan, dan semut membuat beberapa tokoh
pemikir untuk memberikan solusi dan cara ampuh untuk membasminya. Pada tahun
1890-an seorang pengusaha Jepang, Eiichiro Ueyama berhasil mengembangkan obat
nyamuk bakar berbentuk batang. Sebenarnya obat nyamuk bakar sudah mulai
digunakan di Persia sejak tahun 400 SM, namun bentuknya masih berbentuk serbuk.
Pada tahun 1902 Eiichiro mencampur obat nyamuk dengan kulit jeruk mandarin.
Kulit jeruk membuat obat nyamuk menjadi lebih ampuh untuk membasminya. namun
ada beberapa kelemahan yang dimiliki obat nyamuk bakar, membuat para tokoh terus
mengembangkan pembuatan produk obat nyamuk yang lebih ampuh, akhirnya
mereka berhasil menghasilkan produk lotion yang kita kenal sekarang, namun
penggunaan lotion menjadi kendala karena tidak dapat di simpan dalam wadah
plastic, karena dalam hitungan minggu akan mengikis lapisan kemasannya karena
mengandung Diethyltoluamide yang bersifat korosif. Obat nyamuk elektrik muncul
dengan berbagai kelebihan yaitu nyaman, tidak menyebabkan polusi, dan ampuh.
Akan tetapi dalam waktu yang lama kandungan Propoyur dapat menyebabkan
penyakit pada saraf. Akhirnya sekarang kita mengenal obat nyamuk semprot. Lalu
bagaimana cara pembuatan replika penyemprot nyamuk sederhana dan cara
kerjanya? Apakah ada hubungannya dengan materi pembelajaran Fluida Dinamis?
Bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-sehari?


1.2 Rumusan Masalah
a. Apa yang dimaksud fluida dinamis?
b. Apa pengertian dari azas bernauli serta penerapan dalam kehidupan sehari-hari?
c. Bagaimana sejarah perkembangan penyemprot nyamuk di dunia?
d. Bagaimana cara pembuatan replika penyemprot nyamuk sederhana?
e. Bagaimana cara kerja replika penyemprot nyamuk?

1.3 Tujuan
a. Mengetahui pengertian fluida dinamis
b. Mengetahui pengertian dari azas bernauli serta penerapan dalam kehidapn sehari-
hari.
c. Mengetahui sejarah perkembangan penyemprot nyamuk di dunia.
d. Mengetahui cara pembuatan replika penyemprot nyamuk sederhana.
e. Mengetahui cara kerja replika penyemprot nyamuk yang berhubungan dengan
materi pembelajaran fluida.
1.4 Manfaat
a. Dapat dijadikan sebagai sumber informasi terkait pemahaman mengenai fluida
dinamis khususnya penyemprot nyamuk.
b. Dapat dijadikan sebagai proses pembelajaran di dalam penulisan makalah.
1.5 Alat dan Bahan
a. Alat penyemprot nyamuk
b. Botol air mineral 330 mL
c. Sedotan
d. Plastisin
e. Paku
f. Gunting
g. Palu















BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Fluida Dinamis
Fluida dinamis adalah fluida (bisa berupa zat cair, gas) yang bergerak. Untuk
memudahkan dalam mempelajari, fluida disini dianggap steady (mempunyai kecepatan yang
konstan terhadap waktu), tak termampatkan (tidak mengalami perubahan volume), tidak
kental, tidak turbulen (tidak mengalami putaran-putaran).

2.2 Pengertian dari azas bernauli serta penerapan dalam kehidupan sehari-hari
Prinsip Bernoulli adalah sebuah istilah di dalam mekanika fluida yang menyatakan
bahwa pada suatu aliran fluida, peningkatan pada kecepatan fluida akan menimbulkan
penurunan tekanan pada aliran tersebut. Prinsip ini sebenarnya merupakan penyederhanaan
dari Persamaan Bernoulli yang menyatakan bahwa jumlah energi pada suatu titik di dalam
suatu aliran tertutup sama besarnya dengan jumlah energi di titik lain pada jalur aliran yang
sama. Prinsip ini diambil dari nama ilmuwan Belanda/Swiss yang bernama Daniel
Bernoulli.Bentuk Persamaan Bernoulli untuk aliran tak-termampatkan adalah sebagai berikut:


di mana:
v = kecepatan fluida
g = percepatan gravitasi bumi
h = ketinggian relatif terhadap suatu referensi
p = tekanan fluida
= densitas fluida
Dalam bentuknya yang sudah disederhanakan, secara umum terdapat dua bentuk
persamaan Bernoulli; yang pertama berlaku untuk aliran tak-termampatkan (incompressible
flow), dan yang lain adalah untuk fluida termampatkan (compressible flow).

a. Aliran Tak-termampatkan
Aliran tak-termampatkan adalah aliran fluida yang dicirikan dengan tidak
berubahnya besaran kerapatan massa (densitas) dari fluida di sepanjang aliran
tersebut. Contoh fluida tak-termampatkan adalah: air, berbagai jenis minyak, emulsi,
dll.

b. Aliran Termampatkan
Aliran termampatkan adalah aliran fluida yang dicirikan dengan berubahnya
besaran kerapatan massa (densitas) dari fluida di sepanjang aliran tersebut. Contoh
fluida termampatkan adalah: udara, gas alam, dll.
Contoh penerapan azas bernauli dalam kehidupan sehari-hari adalah venturi, tabung
pitot, penyemprot nyamuk, penyemprot parfum, gaya angkat sayap pesawat terbang,

2.3 Sejarah perkembangan penyemprot nyamuk di dunia
Serbuk pengusir serangga sudah di pakai di Persia sejak tahun 400 SM. Obat nyamuk
ini terus dikembangkan sehingga pada tahun 1890.an seorang pengusaha asal Jepang Eiichiro
Ueyama berhasil membuat obat nyamuk batangan. Eiichiro mencampur obat nyamuk tersebut
dengan kulit jeruk mandarin. Obat nyamuk ini terbukti lebih efektif untuk mengusir nyamuk.
Namun obat nyamuk bakar memiliki banyak kekurangan dalam penggunaannya.
Obat nyamuk semprot pertama kali diproduksi pada tahun 2003 oleh Bayern, sebuah
perusahaan kimia asal Jerman. Kemudian hak Ciptanya dibeli oleh S. C. Johnson & Son.
Walaupun demikian, sebagai bagian dari persetujuan, Bayern masih memasok bahan aktif
yang terkandung dalam obat nyamuk semprot. Obat nyamuk semprot ini sangat digemari,
tidak hanya di Eropa melainkan di seluruh dunia, termasuk di negara kita, penggunaan obat
nyamuk semprot semakin bertambah, salah satu alasannya karena penggunaan obat nyamuk
semprot selain mudah dan kandungannya bisa meresap ke seluruh ruangan. Dampak negative
dari penggunaan obat nyamuk semprot adalah mengendapnya zat sisa-sisa penyemprotan.

2.4 Cara membuat replika penyemprot nyamuk sederhana
1. Siapkan alat dan bahan yang di butuhkan
2. Lubangi tutup botol dengan paku selebar sedotan
3. Masukkan air ke dalam botol, lalu pasang tutup botol dan masukkan sedotan pada
lubang yang telah di siapkan
4. Tutup pinggiran lubang agar udara tidak masuk melalui tutup botol



2.5 Cara kerja replika penyemprot nyamuk sederhana






Jika gagang pengisap ( T ) ditekan maka udara keluar dari tabung melalui ujung pipa
kecil A dengan cepat, karena kecepatannya tinggi maka tekanan di A kecil, sehingga cairan
insektisida di B terisap naik lalu ikut tersemprotkan keluar.
Biasanya lubang berukuran kecil, sehingga cairan meluncur dengan cepat. Ingat
persamaan kontinuitas, kalau luas penampang kecil, maka fluida bergerak lebih cepat.
Sebaliknya, kalau luas penampang pipa besar, maka fluida bergerak pelan.

2.6 Contoh lain yang menggunakan prinsip yang sama dengan penyemprot nyamuk
Penyemptot parfume.











BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
1. Fluida dinamis adalah fluida (bisa berupa zat cair, gas) yang bergerak. Untuk
memudahkan dalam mempelajari, fluida disini dianggap steady (mempunyai
kecepatan yang konstan terhadap waktu), tak termampatkan (tidak mengalami
perubahan volume), tidak kental, tidak turbulen (tidak mengalami putaran-putaran).
2. Azas bernauli memberi kesimpulan bahwa di dalam fluida yang mengalir dengan
kecepatan lebih tinggi akan diperoleh tekanan yang lebih kecil.
3. Contoh penerapan azas bernauli dalam kehidupan sehari-hari adalah venturi, tabung
pitot, penyemprot nyamuk, penyemprot parfum, dan gaya angkat sayap pesawat
terbang.
4. Jika pengisap dari pompa ditekan maka udara yang melewati pipa sempit pada bagian
A akan memiliki kelajuan besar dan tekanan kecil. Hal tersebut menyebabkan cairan
obat nyamuk yang ada pada bagian B akan naik dan ikut terdorong keluar bersama
udara yang tertekan oleh pengisap pompa.
3.2 Saran
Adapun saran penulis sehubungan dengan bahasan makalah ini, agar lebih meningkatkan,
menggali dan mengkaji lebih dalam tentang bagaimana fluida statis dan dinamis serta
penerapannya dalam kehidupan sehari-hari








LAMPIRAN