Anda di halaman 1dari 1

Mengapa antibiotika golongan aminoglikosida bekerja sebagai

bakteriosida?
Disusun oleh: Saiful Islam Robbani 26011012042
Aminoglikosida bersifat bakterisid dengan menghambat sintesis protin bakteri
dengan mekanisme yang ditentukan untuk streptomisin. Mekanisme ini terjadi secara
reersible! namun sebenarnya mekanisme kerjanya belum diketahui obat ini berkumpul
dalam dinding sel bakteri! terikat pada reseptor khusus pada subunit ribosom "# s.
$engaruhnya pada sintesis protein ialah menghambat tejadinya pembentukkan peptida!
salah%baca kode! dan merusak polisom. Aktiitas aminoglikosida dipengaruhi oleh
berbagai faktor terutama perubahan p&! keadaan aerobik dan anaerobik. Aktiitas
aminoglikosida lebih tinggi pada suasana alkali daripada suasan asam.
Aminoglikosida berdifusi le'at kanal air yang dibentuk oleh porin proteins pada
membran luar dari bakteri gram negatif masuk keruang periplasmik. Sedangkan transport
melalui membran dalam sitoplasma membutuhkan energi. (ase transport yang dependen
energi ini bersifat rate limiting! dapat diblok oleh )a
**
dan Mg
**
! hiperosmolaritas!
penurunan p& dan anaerobiosis. &al ini menerangkan penurunan aktiitas
aminoglikosida pada lingkungan anaerobik suatu abses atau urin asam yang bersifat
hiperosmolar. Setelah masuk sel! aminoglikosida terikat pada ribosom "#S dan
menghambat sintesis protein.
Aminoglikosid menghambat sintesis protein dengan " cara:
+. Agen%agen ini mengganggu kompleks a'al pembentukan peptide
,. Agen%agen ini menginduksi salah baca mR-A! yang mengakibatkan
penggabungan asam amino yang salah ke dalam peptide! sehingga menyebabkan
suatu keadaan nonfungsi atau toksik protein
". Agen%agen ini menyebabkan terjadinya pemecahan polisom menjadi monosom
non%fungsional
.erikatnya aminoglikosida pada ribosom ini mempercepat transport aminoglikosid
kedalam sel diikuti dengan kerusakan membran sitoplasma dan disusul dengan kematian
sel. Aminoglikosida bekerja secara sinergis dengan antibiotic /%laktam karena kerja /%
laktam pada sintesis dinding sel meningkatkan difusi aminoglikosida kedalam bakteri.
Semua aminoglikosida bersifat bakterisid.