Anda di halaman 1dari 9

A. Injeksi Aminofilin 2.

5%
1. Theophylin
Rumus kimia : C
7
H
8
N
4
O
2
dengan BM 198,18
Pemerian : Serbuk hablur, putih; tidak berbau; rasa pahit; stabil di udara
Kelarutan : Sukar larut dalam air, mudah larut dalam air panas; mudah
larut dalam larutan alkali hidroksida dan dalam amonium
hidroksida; agak sukar larut dalam etanol, kloroform, dan eter
(Dirjen POM, 1995).
Titik lebur : 274.5 C
Kelarutan air : 7400 mg/l
Toksikologi : LD50 (oral, tikus) 235 mg / kg; LD50 (oral, kelinci) 350 mg /
kg
Penyimpanan : Jaga agar wadah tertutup rapat. Simpan wadah di
tempat yang sejuk, berventilasi baik.
(MSDS Theophylline, 2013).
Inkompatibilitas : Bereaksi dengan senyawa tannin
Fungsi : Agen vasodilator atau spasmolitikum bronchial
(PubChem Compound, 2004).
2. Etilendiamin
Rumus kimia : C
2
H
8
N
2

Pemerian : Cairan jernih tidak berwarna atau agak kuning, bau seperti
amoniak, bereaksi alkali kuat.
(Dirjen POM, 1995)
Kelarutan : Mudah larut dalam air dingin
Titik lebur : 8.5C (47.3F)
Fungsi : Pelarut Teofilin
Inkompatibilitas : Bereaksi dengan alkali kuat
(PubChem Compound, 2004).
3. NaCl
Rumus kimia : NaCl dengan BM 58,44
Pemerian : Hablur bentuk kubus, tidak berwarna atau serbuk hablur putih;
rasa asin
Kelarutan : Mudah larut dalam air; sedikit lebih mudah larut dalam air
mendidih; larut dalam gliserin; sukar larut dalam etanol
(Dirjen POM, 1995).
pH : 7
Bobot molekul : 58.44 g/mol
Tekanan uap : 0,1 kPa (1 mmHg)
Titik lebur : 801C
Titik didih : 1413 C
Inkompatibilitas : Reaktif terhadap agen iksidasi, logam dan asam.
Toksikologi : LD50 (oral, rat) > 3000 mg / kg
Penyimpanan : Jaga agar wadah tertutup rapat. Simpan wadah di
tempat yang sejuk, berventilasi baik. Hidroskopis
(MSDS Sodium Chloride, 2013).

B. Larutan Ringer Laktat
1. Natrium Laktat
Rumus kimia : C
3
H
5
O
3
Na in H
2
O dengan BM 118
Pemerian : Cairan; agak kuning; rasa manis; tidak berbau
Kelarutan : Mudah larut dalam air
Titik didih : 112 C
pH : 7,0
Berat jenis : 1,32
Stabilitas : Secara kimiawi stabil selama bertahun-tahun jika disimpan di
bawah kondisi dingin. Pengujian ulang sebelum digunakan
dianjurkan setelah tiga tahun.
(MSDS Sodium Lactate, 2010).
Inkompatibilitas : Sangat reaktif dengan asam
Penyimpanan : Tidak ada syarat yang spesifik. Gunakan rak atau lemari
cukup kokoh untuk menahan berat dari bahan kimia.
(MSDS Sodium Lactate, 2013).
Fungsi : Cairan infuse
(PubChem Compound, 2004).
b. NaCl
Rumus kimia : NaCl dengan BM 58,44
Pemerian : Hablur bentuk kubus, tidak berwarna atau serbuk hablur putih;
rasa asin
Kelarutan : Mudah larut dalam air; sedikit lebih mudah larut dalam air
mendidih; larut dalam gliserin; sukar larut dalam etanol
(Dirjen POM, 1995).
pH : 7
Bobot molekul : 58.44 g/mol
Tekanan uap : 0,1 kPa (1 mmHg)
Titik lebur : 801C
Titik didih : 1413 C
Inkompatibilitas : Reaktif terhadap agen iksidasi, logam dan asam.
Toksikologi : LD50 (oral, rat) > 3000 mg / kg
Penyimpanan : Jaga agar wadah tertutup rapat. Simpan wadah di
tempat yang sejuk, berventilasi baik. Hidroskopis
(MSDS Sodium Chloride, 2013).
Fungsi : Penyumbang basa
(PubChem Compound, 2004).
c. Kalium Klorida
Rumus kimia : KCl dengan BM 74,55
Pemerian : Hablur bentuk memanjang, prisma, atau kubus; tidak berwarna
atau serbuk granul putih; tidak berbau; rasa garam; stabil di
udara
Kelarutan : Mudah larut dalam air; sedikit lebih mudah larut dalam air
mendidih; tidak larut dalam etanol
(Dirjen POM, 1995).
pH : 6 8
Berat jenis : 1,987
Titik lebur : 770 C
Titik didih : 1420 C
Inkompatibilitas : Reaktif terhadap agen pengoksidasi dan asam
Toksikologi : LD50 (oral, mouse) 1500 mg / kg
Penyimpana : Jaga agar wadah tertutup rapat. Simpan wadah di
tempat yang sejuk, berventilasi baik. Hidroskopis
(MSDS Potassium Chloride,2013).
Fungsi : Sumber ion Kalium
(PubChem Compound, 2004).
d. Kalsium Klorida Dihidrat
Rumus kimia : CaCl
2.
2H
2
O dengan BM 147,02
Pemerian : Granul atau serpihan, putih, keras, tidak berbau
Kelarutan : Mudah larut dalam air, dalam etanol dan dalam etanol
mendidih, sangat mudah larut dalam air panas
pH : 4,5 9,2
(Dirjen POM, 1995).
Titik lebur : 175.5 C
Bobot molekul : 147.01 g/mol
Bobot jenis : 0.835
Inkompatibilitas : Reaktif terhadap logam dan asam
Penyimpanan : Higroskopis. Jaga agar wadah tertutup rapat. Simpan
wadah di tempat yang sejuk, berventilasi baik.
Toksikologi : LD50 (oral, mouse) 1000 mg / kg
(MSDS Calcium chloride dihydrate, 2013).
Fungsi : Sumber ion Kalsium
(PubChem Compound, 2004).

4. Solutio Antikoagulan
a. Acidium Citricum Anhidrat
Rumus kimia : C
6
H
8
O
7.
H
2
O dengan BM 210,14
Pemerian : Hablur bening, tidak berwarna atau serbuk hablur granul
sampai halus, putih; tidak berbau; rasa sangat asam
Kelarutan : Sangat mudah larut dalam air; mudah larut dalam etanol; agak
sukar larut dalam eter
(Dirjen POM, 1995).
pH : 2.1
Titik lebur : 145 C
Berat jenis : 1000kg/m
3

Toksikologi : LD50 (oral, rat) 5040 mg / kg
Penyimpanan : Simpan pada suhu kamar. Simpan dalam kering,
berventilasi baik. Simpan wadah ditutup bila tidak
digunakan.
(MSDS Acidium Citricum Anhydrous, 2011).
b. Natrium Citrate Tribacium Anhydrous
Rumus kimia : Na
3
C
6
H
5
O
7
.5H
2
O dengan BM 294,1
Pemerian : Hablur tidak berwarna atau serbuk hablur, putih
Kelarutan : Mudah larut dalam air; sangat mudah larut dalam air
mendidih; tidak larut dalam etanol
(Dirjen POM, 1995).
pH : 7,5 - 9
Titik lebur : > 300 C
Titik didih : 1500 C
Kelarutan air : 29,4 g/l
(MSDS Natrium Citrate Tribacium Anhydrous, 2008).
Fungsi : Sebagai antikoagulan
(MSDS Na citrate tribacium.5H
2
O, 2012).
c. Glucose p.i Anhydrous
Rumus kimia : C
6
H
12
O
6
.H
2
O dengan BM 180,16
Pemerian : Hablur tidak berwarna, serbuk hablur atau serbuk granul
putih; tidak berbau; rasa manis
Kelarutan : Mudah larut dalam air; sangat mudah larut dalam air
mendidih; larut dalam etanol mendidih; sukar larut dalam
etanol
(Dirjen POM, 1995).
Titik lebur : 146 C
Titik didih : 500 C
Kelarutan air : 470 g/l
Kerapatan : 630 kg/m
3
Toksikologi : LD50 (oral, mouse) 25800 mg / kg
(MSDS Glukosa Anhidrat, 2007).
Fungsi : Sebagai kalorigenik
(MSDS Glucose p.i.anhydrous, 2012).
d. NaOH
Rumus kimia : NaOH
Pemerian : NaOH berwarna putih atau praktis putih, massa melebur,
berbentuk pellet, serpihan atau batang atau berbentuk lain.
Keras, rapuh dan menunjukkan pecahan hablur. Bila dibiarkan
di udara, akan cepat menyerap karbon dioksida dan lembab.
Kelarutan : Mudah larut dalam air dan dalam ethanol
(Dirjen POM, 1995).
Titik lebur : 323
o
C
Fungsi : Pelarut, pemberi suasana basa
Inkompatibilitas : Reaksi dengan logam, agen oksidasi, agen reduksi, asam,
basa, lembab
(MSDS Hydrochloric acid MSDS, 2012).
e. Aqua p.i
Rumus kimia : H
2
O
Pemerian : cairan jernih, tidak berwarna, tidak berbau
Berat molekul : 18.02
pH : 7.0
Fungsi : untuk pembuatan injeksi
(Dirjen POM, 1995)



DAFTAR PUSTAKA
Dirjen POM, 1995, Farmakope Indonesia, Departemen Kesehatan Republik
Indonesia, hal. 765, 48, 589, 551,
Merck Indonesia, 2007, MSDS Glukosa Anhidrat, Regulasi (UE) NO.1907/2006, Merck
KgaA, Germany
ScienceLab.com Inc., 2013, MSDS Theophylline, Texas
ScienceLab.com Inc., 2013, MSDS Sodium Chloride, Texas
ScienceLab.com Inc., 2013, MSDS Sodium Lactate, Texas
ScienceLab.com Inc., 2013, MSDS Sodium Chloride, Texas
ScienceLab.com Inc., 2013, MSDS Potassium Chloride, Texas
ScienceLab.com Inc., 2013, MSDS MSDS Calcium chloride dihydrate, Texas
ScienceLab.com Inc., 2013, MSDS Acidium Citricum Anhydrous, Texas
ScienceLab.com Inc., 2013, MSDS MSDS Glukosa Anhidrat, Texas
ScienceLab.com Inc., 2013, MSDS Hydrochloric acid MSDS, Texas
www. pubchem.ncbi.nlm.nih.gov