Anda di halaman 1dari 6

TAKE HOME EXAMINATION TEST

IN CASE REEBOK NFL REPLICA JERSEYS: A CASE FOR POSTPONEMENT


CASE DISCUSSION QUESTION
1. Given The uncertainty associated with player demand, How should Reebok approach
inventory planning for NFL replica jerseys?
2. What should Reeboks goal be? Should Reebok minimize inventory at the end of the
season? or maximize profits? can Reebok achieve both? What service level should
Reebok provide to its customers?
3. Are the models in section 2.2.2 helpful here? What is the cost of underage for a dressed
jerseys? What is the cost of overage of dreseed jersey? How might Reebok decide
between dressed jerseys and blank jersey?
4. Using the forecast for the New England Patriots, what is the optimal quantity to order for
each player? For blank jerseys? What profit do you expect for Reebok? How much and
what type of inventory is expected to be leftover at the end of the season? What service
level?
The answer is...
1. Untuk menjawab pertanyaan nomer 1, saya mengidentifikasi beberapa penyebab
ketidakpastian yang berkaitan dengan pemain tersebut diantaranya adalah:
1). Perpindahan pemain dari satu tim ke tim yang lain (transfer pemain).
2). Pemain yang tidak populer bisa jadi menjadi bintang baru dalam musin NFL
tersebut.
3). Pemain-pemain yang hebat dan populer di musim sebelumnya bisa jadi bermain di
luar performanya di musim yang baru, sehingga kehilangan penggemar.

Dari ketiga penyebab diatas, maka pendekatan yang harus dilakukan oleh Reebok
menurut hemat saya adalah berikut ini:
memaksimalkan peramalan terhadap tim maupun pemain agar tidak terjadi
kesalahan yang fatal
memberikan diskon kurang lebih 20% pada bulan januari-februari
menyiapkan kurang lebih 1728 jersey untuk setiap pemain
menyiapkan pakaian tanpa nama pemain
menyediakan fasilitas sablon Reebok di DC dengan kapasitas minimal 10000
jersey perhari
bekerja sama dengan perusahaan atau pabrik konveksi lokal untuk mengantisipasi
adanya defisit / kekurangan produksi

2. Tujuan/Goal : Menyediakan kepada pelanggan/pembeli produk yang berkualitas pada
waktu dan jumlah yang tepat.
Apabila Reebok ingin memaksimalkan keuntungannya, sudah seharusnya mereka
mengurangi sebisa mungkin inventori atau persediaan. Dengan meminimalkan
persediaan maka sudah barang tentu akan mengurangi biaya penyimpanan dan
mengurangi resiko adanya barang sisa di setiap musimnya.
YA, tentu saja reebok bisa mendapatkan kedua tujuan itu (meminimalkan
persediaan dan memaksimalkan keuntungan). Kuncinya ada pada peramalan,
semakin akurat akan memperbesar kemungkinan untuk mencapai dua tujuan
tersebut.
Pelayanan tingkat tinggi adalah tingkatan pelayanan yang harus dilakukan oleh
Reebok, yaitu: menyediakan semua pesanan pelanggan, termasuk pesanan yang
direvisi/diperbaiki.

3. Pada kasus ini, apabila ditanya Risk Pooling Strategy membantu, maka saya akan
menjawab IYA. Pada kasus ini Reebook menggunakan peramalan dan permintaan
yang diketahui untuk menempatkan pesanan pada pemasok mereka. Pengembangan
Peramalan yang mereka lakukan berdasarkan pada: 1). Penjualan Masa Lampau, 2).
Performa Tim dan Pemain, 3). Marketing (market intelligence), 4). pesanan di muka,
4). dan perkiraan informasi. Peramalan akan direvisi/diubah apabila siklus penjualan
terungkap.

Berikut adalah peritungan Underage dan overagenya:
Diketahui:
Biaya untuk jersey polos : $ 9,5
Biaya untuk jersey yang sudah tersablon : $ 10,9
Nilai sisa : $ 7
Harga jual grosir : $ 24

==> Biaya apabila tidak memiliki persediaan yang cukup (underage)
Harga Jual Grosir - Biaya jersey yang sudah tersablon = $ 24 - $ 10,9 = $13,10
==> Biaya apabila memiliki persediaan yang terlalu banyak (overage)
Biaya jersey yang tersblon - Nilai sisa = $ 10,9 - $ 7 = $ 3,90

Menurut pandangan dan analisa, apabila ditanya mengenai manakah yang seharusnya
dipilih oleh Reebok antara baju polos atau yang sudah tersablon, maka saya lebih
memilih untuk Baju polos (blank jersey). Namun hal ini dengan catatan, Reebok sudah
harus menyiapkan fasilitas penyablonannya, tidak hanya pada satu tempat, tetapi di
beberapa tempat yang dibutuhkan, seperti di DC (soal no.1). Dengan hal ini, Reebok bisa
menyiapkan peramalannya dan menunggu (postponement) hingga waktu yang tepat
untuk melakukan penyablonan kaos polos dengan tim maupun pemain yang bersinar
pada musim tersebut.

4. Berikut adalah beberapa perhitungan yang dapat saya lakukan dengan menggunakan
peramalan dari tim New England Patriot:
diketahui:
harga jual grosir (p) = $ 24
biaya jersey polos(cb) = $ 9,5
biaya jersey tersablon (cd) = $ 10,9
Biaya untuk decorate di amerika utara (Cnad) = $ 2,5
nilai sisa untuk baju polos (sb) = $ 8,46
nilai sisa untuk baju tersablon (sd) = $ 7
biaya untuk kapasitas = $ 0
Sebagaimana tercantum dalam soal studi kasus tersebut, berikut di bawah saya lampirkan
tabel excel spreadsheet saya untuk mempermudah Bu Anggi dalam mengoreksi.
fungsi tujuan dari forecast ini adalah maksimasi profit, namun dengan catatan ini
adalah ekspektasi atau perkiraan/permalan:
perkiraan pendapatan adalah:
=> $24*E(jerseys bersablon terjual)+$24*E(jersey polos terjual)+$7(jersey
bersablon yang tidak terjual)+$8,46*E(jersey polos tidak terjual)
Perkiraan biaya adalah:
=> $9,5*blanks+$10,9*dressed+$2,4*(blanks sold)
dimana profit/keuntungan adalah
=> perkiraan pendapatan - perkiraan biaya
Dari beberapa referensi yang saya dapatkan, saya lebih tertarik untuk menggunakan
pendekatan simple newsvendor model dimana langkahnya adalah sebagai berikut ini:
langkah 1: hitung biaya overage dan underage
overage untuk jersey polos = cb-sb = 9,5-8,46 = $1,04
underage untuk jersey polos = P-cb-Cnad- = 24-9,5-2,4-0 = $12,10
overage untuk jersey tersablon = Cd-Sd = $10
underage untuk tersblon = P-Cd = 24-10,9 = $13,10

langkah 2: hitung critical ratios ( target persediaan ) /CR-dressed
untuk baju yang tersablon ( karena dalam soal yang ditanya dressed )
= underage/(underage+Overage = 13,10/(13,10+3,90) = 0,70588
langkah 3: hitung kuantitas yang optimal
Karena kita tidak tahu data terdistribusi apa, maka dari itu kita gunakan asumsi bahwa
data terdistribusi normal.
Q*= NORMSINV(underage/(underage+Overage))
Q
0
*(kuantitas optimal untuk jersey polos berdasarkan pada peramalan)
=NORMINV(CR-blank;mean;STD)
Q
1
*(kuantitas jersey optimal dari pemain ke "i" berdasarkan pada peramalan)
=NORMINV(CR-dressed;mean;STD) <-- ini yang kita gunakan dalam
perhitungan

Apabila langkah-langkah tadi sudah kita buat, maka kita tentukan dulu rumus E(unsold) dan
E(unmet) dari perhitungan kita nanti.
E(Esold) = Q*Q*
E(unsold) = Q-E(sold)
E(unmet demand) = mean-E(sold)

Berikut adalah tabel perhitungannya:
DESCRIPTION MEAN STD Q Q* E SOLD E UNSOLD E Unmet cond. PROFIT
TOTAL 87680 19211
TOM#12 30763 13843 41018 0,740785 30385 10632 378 356581,2
TY #24 10569 4756 14092 0,740785 10439 3653 130 122508,2
TROY #80 8159 3671 10878 0,740785 8059 2820 100 94569,95
ADAM #04 7270 4362 10501 0,687875 7224 3278 46 81845,84
TEDY #54 5526 3316 7982 0,687875 5491 2492 35 62214,16
ANTOWAIN #32 2118 1271 3060 0,687875 2105 955 13 23845,65
OTHER 23275 10474 31034 0,740785 22990 8044 285 269789,3
total 118566 5,026767 86692 31874 988 1011354
DEMAND FORECAST

Jadi, Kuantitas optimal untuk masing-masing nama pemain tergambarkan pada kolom Q.
Esold atau perkiraan jumlah jersey yang terjual untuk keseluruhan tim New England adalah
86692 unit, dengan rencana persediaan adalah sebesar 118566 unit. Sehingga keuntungan
yang akan di dapatkan adalah sebesar $ 1011354
Pertanyaan berikutnya adalah, bagaiaman dengan jersey polos? apabila digunakan apakah
akan menaikkan keuntungan dari Reebok? berikut adalah tabel perhitungan saya tentang berapa
keuntungan Reebok apabila mengikutsertakan Kaos polos dalam perhitungaan untuk
menutupi kekurangan.
DESCRIPTION MEAN STD Q Q* E SOLD Esold* E UNSOLD Eunsold* E MET W/ BLANK E UNMET PROFIT
TOTAL 87680 19211
TOM#12 30763 13843 41018 0,740785 30385 30763 10632 10255 378 361151,2
TY #24 10569 4756 14092 0,740785 10439 10569 3653 3523 130 124077,8
TROY #80 8159 3671 10878 0,740785 8059 8159 2820 2719 100 95785,04
ADAM #04 7270 4362 10501 0,687875 7224 7270 3278 3231 46 82407,48
TEDY #54 5526 3316 7982 0,687875 5491 5526 2492 2456 35 62638,6
ANTOWAIN #322118 1271 3060 0,687875 2105 2118 955 942 13 24008,04
OTHER 23275 10474 31034 0,740785 22989 22989 8044 8044 0 286 269788,9
total 118566 5,026764 86692 87394 31874 31171 703 285 1019857
DEMAND FORECAST WITH BLANK

Perkiraan Jersey yang terjual (Esold*) naik sebesar 702 unit dengan jumlah total penjualan
termasuk dengan jersey polos adalah sebesar 87394 unit dan total keuntungan juga naik yaitu
menjadi sebesar $ 1019857
Lalu kira-kira seberapa banyak dan persediaan jenis apa untuk membuat sisa di akhir musim,
dan servis level apa?
berikut adalah ulasan saya, seperti yang sudah saya jawab pada pertanyaan sebelumnya,
servis level harus dilakukan pada tingkatan yang tinggi, dan Reebok memang benar-benar
memberikan servis level tinggi untuk produknya. Berikut adalah servis level dihitung dari
perkiraan penjualan:
Service level = Esold/(Esold+Eunmet) x 100%
= 87394/(87394+285) x 100%
= 99,67%



Pekiraan persediaan untuk memberikan sisa di akhir musim adalah sebagai berikut:
Description Q Esold Eunsold Eunmet Eprofit
Total 118566 86692 31874 988 1011354
Jadi, Harus ada minimal persediaan Jersey polos sebanyak 31874.

Referensi:
Simchi-Levi, E., & Kaminsky, P. (2008). Designing and managing the supply chain:
Concepts, strategies, and cases (3
rd
edition). United-States: McGraw-Hill. (fotokopian
case studynya)
Rietze, S. M. (2006). Case studies of postponement in the supply chain (Masters
dissertation, Massachusetts Institute of Technology).
http://dspace.mit.edu/handle/1721.1/34601#files-area
Parsons, J. C. W. (2004). Using a newsvendor model for demand planning of NFL
replica jerseys (Masters dissertation, Massachusetts Institute of Technology).
http://dspace.mit.edu/handle/1721.1/28506
Graves, S. C., & Parsons, J. C. (2005). Using a newsvendor model for inventory planning
of NFL replica jerseys. In Proc. MSOM Conference.
http://dspace.mit.edu/bitstream/handle/1721.1/71720/15-762j-spring-
2005/contents/lecture-notes/reebok_draftscg.pdf
http://www.slideshare.net/shaheen1934/reebok-nfl-replica-jerseys-a-case-for-
postponement-case-study-27880610?qid=3bd5fc01-a22f-410a-b988-
b7de75a91e74&v=default&b=&from_search=1