Anda di halaman 1dari 2

Nama : Ni Nyoman Artini

Kelas : XII IPA 1


No. Absen : 23
No. Nama
Hormon
Tempat
dihasilkan pada
tumbuhan
Fungsi hormon bagi tumbuhan
1. Auksin Ujung akar, ujung
batang, ujung
tunas, daun muda,
bunga, buah, serta
sel-sel kambium
a. Merangsang pemanjangan sel pada daerah
titik tumbu
b. Merangsang pembentukkan akar
c. Merangsang pembentukkan buah tanpa
pembuahan (partenokarpi)
d. Merangsang diferensiasi jaringan
pembuluh
e. Merangsang absisi ( mencegah
pengguguran pada daun, bunga dan buah)
f. Berperan dalam dominansi apikal
g. Fototropisme
h. Geotropisme
i. Menghambat pertumbuhan tunas lateral.
j. Merangsang pertumbuhan akar lateral dan
akar serabut
Sitokinin Disintesis pada
akar dan diangkut
ke organ lain
a. Bersama auksin, dan giberelin merangsang
pembelahan dan pemanjangan sel
b. Menghambat dominansi apikal oleh auksin
c. Merangsang pertumbuhan kuncup lateral
d. Merangsang pemanjangan titik tumbuh
e. Mematahkan dormansi biji serta
merangsang pertumbuhan embrio
f. Merangsang pembentukan akar cabang
g. Menghambat pertumbuhan akar adventive
h. Menghambat proses penuaan (senescence)
daun, bunga dan buah dengan cara
mengontrol proses kemunduran yang
menyebabkan kematian sel-sel daun
3. Giberelin Meristem batang,
meristem akar,
daun muda, dan
embio
a. Merangsang pemanjangan batang dan
pembelahan sel
b. Merangsang perkecambahan biji
c. Memecah dormansi biji
d. Merangsang pembungaan dan pembuahan
4. Asam absisat Disintesis pada
daun, batang,
buah, dan biji
a. Mengurangi kecepatan pembelahan dan
pemanjangan di daerah titik tumbuh
b. Memacu pengguguran daun pada saat
kemarau untuk mengurangi penguapan air
c. Membantu menutup stomata daun untuk
mengurangi penguapan
d. Mengurangi kecepatan pembelahan dan
pemanjangan sel bahkan menghentikannya
e. Memicu berbagai jenis sel tumbuhan untuk
menghasilkan gas etilen
f. Memacu dormansi biji agar tidak
berkecambah
5. Asam
traumalin
Bagian tumbuhan
yang terluka
a. Merangsang sel-sel daerah luka menjadi
bersifat meristematik sehingga mampu
menutup bagian yang luka (daya restitusi
atau regenerasi)
6. Gas etilen Dproduksi di
jaringan buah
masak, ruas
batang, dan di
daun tua
a. Mempercepat pematangan buah
b. Menghambat pemanjangan akar, batang
dan pembungaan
c. Menyebabkan pertumbuhan batang
menjadi kokoh dan tebal
d. Merangsang proses absisi
e. Interaksi antara etilen dengan auksin
memacu proses pembungaan
f. Interaksi antara etilen dengan giberelin
mengontrol rasio bunga jantan dengan
bunga betina pada tumbuhan monoceus
7. Kalin Jaringan
meristem
a. Memacu pertumbuhan organ tubuh
tumbuhan seperti pada daun, batang, akar,
bunga, dan buah