Anda di halaman 1dari 3

LKS ARCHAEBACTERIA DAN EUBACTERIA 2

Nama :
Kelas :

A. Kompetensi Dasar
3.4 Menerapkan prinsip klasifikasi untuk menggolongkan archaebacteria dan eubacteria berdasarkan
ciri-ciri dan bentuk melalui pengamatan secara teliti dan sistematis.
4.4 Menyajikan data tentang ciri-ciri dan peran archaebacteria dan eubacteria dalam kehidupan
berdasarkan hasil pengamatan dalam bentuk laporan tertulis

B. Indikator :
1. Mengetahui adanya bakteri yang ada di lingkungan sekitar
2. Menerapkan cara isolasi bakteri dengan metode cawan gores


C. Tujuan, siswa dapat :
1. Mengetahui adanya bakteri yang ada di lingkungan sekitar
2. Menerapkan cara isolasi bakteri dengan metode cawan gores
3. Menerapkan perilaku ilmiah dalam observasi dan eksperimen


I. ISOLASI BAKTERI DENGAN METODE CAWAN GORES

D. Tinjauan Pustaka
Menurut Hapsari Mahatmi, dkk(2008). Isolasi adalah memisahkan satu spesies mikroba dari
kelompok mikroba atau spesies yang lainnya. Tujuan pemisahan ini adalah untuk mempelajari sifat-sifat,
pertumbuhan dan aktivitas mikroba. Sebagaimana diketahui sel mikroba sangat kecil, sehingga untuk
melakukan isolasi sangat sulit. Salah satu cara untuk melakukan isolasi adalah dengan menggoreskan
suspensi campuran sel pada permukaan media padat dalam cawan petri, kemudian menginkubasinya.
Dengan cara ini setiap sel akan tumbuh membentuk koloni. Sehingga akan mudah untuk memisahkannya.
Ada beberapa metode yang biasanya dilakukan untuk menanam biakan di dalam medium diantaranya
adalah (Lay, 1994) :
1.Metode cawan gores
Metode ini mempunyai dua keuntungan yaitu menghemat bahan dan waktu. Namun untuk memperoleh
hasil yang baik diperlukan keterampilan yang lumayan yang biasanya diperoleh dari pengalaman. Metode
cawan gores yang dilakukan dengan baik kebanyakan akan menyebabkan terisolasinya mikroorganisme
yang diinginkan. Dua macam kesalahan yang umum sekali dilakukan adalah tidak memanfaatkan
permukaan medium dengan sebaik- baiknya untuk digores sehingga pengenceran mikroorganisme
menjafi kurang lanjut dan cenderung untuk menggunakan inokulum terlalu banyak sehingga menyulitkan
pemisahan sel- sel yang digores.
2. Metode cawan tuang
Cara lain untuk mempeeroleh biakan koloni murni dari populasi campuran mikroorganisme ialah
dengan mengencerkan eksperimen dalam medium agar yang telah dicairkan dan didinginkan yang
kemudian di cawankan. Karena konsentrasi sel- sel mikroba di dalam eksperimen pada umumnya tidak
diketahui sebelumnya, maka pengenceran perlu dilakukan beberapa tahap sehingga sekurang- kurangnyya
satu di antara cawan cawan tersebut mengandung koloni- koloni terpisah baik di atas permukaan
maupun di dalam agar. Metode ini memboroskan waktu dan bahan namun tidak memerlukan
keterampilan yang terlalu tinggi.
Proses pemisahan/pemurnian dari mikroorganisme lain perlu dilakukan karena semua pekerjaan
mikrobiologis, misalnya telaah dan identifikasi mikroorganisme, memerlukan suatu populasi yang hanya
terdiri dari satu macam mikroorganisme saja.

E. Alat & bahan
1. Sampel bahan yang mengandung bakteri
2. Medium Nutrient Agar
3. Jarum inokulasi
4. Lampu spiritus
5. Kertas pembungkus
6. Label

F. Metode
Metode kerja yang digunakan adalah penggoresan streak plate

G. langkah kerja
1. Sterilisasikan meja kerja dengan alcohol 70%
2. Buat medium lempeng agar dengan menuangkan media agar yang tengah mencair pada cawan petri
steril. Biarkan hingga dingin dan memadat
3. Sterilkan jarum inokulasi pada lampu spiritus sampai pijar, kemudian dinginkan dalam alcohol atau
sentuhkan pada permukaan agar.
4. Ambil sampel bakteri pada bahan yang dibawa dengan jarum steril tersebut secara aseptis, goreskan
pada permukaan agar lempeng kemudian tutuplah kembali cawan petri tersebut. Beri label dan bungkus
kembali cawan petri (pada posisi terbalik). Inkubasikan selama 24-48 jam pada suhu ruang.
5. Amati koloni yang tumbuh dan catat dalam table pengamatan.
6. Pilih dari masing-masing tipe koloni satu koloni untuk digunakan dalam pembuatan preparat dan
pewarnaan bakteri.
H. Table pengamatan
No. Sumber sampel bakteri Ciri Koloni Jumlah
Koloni
Pertumbuhan Bentuk Permukaan







Catatan.
a. Pertumbuhan koloni (di permukaan atau di bwah permukaan medium)
b. Bentuk koloni (bulat/seperti benang/tidak beraturan/keriting/seperti amoeba/seperti akar/kecil
seperti titik)
c. Permukaannya (licin/kasar)

Gambar metode streak plate