Anda di halaman 1dari 1

Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia

Pancasila digunakan sebagai petunjuk dalam menjalankan aktivitas dan kehidupan di dalam
segala bidang. Dengan kata lain semua tingkah laku dan perbuatan setiap manusia Indonesia
harus sesuai dengan sila-sila Pancasila.

Pancasila sebagai jiwa dan kepribadian bangsa
Pancasila sudah menjadi jiwa setiap rakyat Indonesia dan telah menjadi ciri khas bangsa
Indonesia dalam sikap, tingkah laku, dan perbuatan.

Pancasila sebagai dasar Negara
Pancasila digunakan sebagai dasar mengatur pemerintahan Negara atau dasar mengatur
penyelenggaraan Negara.
Menurut Prof. Dr. Notonegoro, SH. ; Pancasila merupakan norma hukum pokok atau pokok
kaidah fundamental dan memiliki kedudukan yang tetap, kuat, dan tidak berubah. Pancasila
juga memiliki kekuatan yang mengikat secara hukum.
Penegasannya tercantum dalam:
1. Pembukaan UUD 1945 alinea IV
2. Tap MPR No.XVII/MPR/1998
3. Tap MPR No.II/MPR/2000

Pancasila sebagai falsafah bangsa Indonesia
Pancasila merupakan dasar filsafat negara dan ideologi negara. Yang kemudian
dipergunakan sebagai dasar untuk mengatur pemerintahan dan mengatur penyelenggaraan
negara.

Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum negara Indonesia
Merupakan fungsi Pancasila dilihat secara yuridis ketatanegaraan. Tap MPR No.
III/MPR/2000 mengatur tentang Sumber Hukum dan Tata Urutan Peraturan Perundang-
undangan.

Pancasila sebagai perjanjian luhur bangsa Indonesia
Pancasila disahkan bersama-sama dengan disahkannya UUD 1945 oleh PPKI pada tanggal 18
Agustus 1945. PPKI merupakan wakil dari seluruh rakyat Indonesia yang mengesahkan
perjanjian luhur tersebut.

Pancasila sebagai cita-cita bangsa Indonesia
Cita-cita luhur bangsa Indonesia tegas termuat dalam Pembukaan UUD 1945 karena
Pembukaan UUD 1945 merupakan perjuangan jiwa proklamasi, yaitu jiwa Pancasila. Dengan
demikian Pancasila merupakan tujuan dan cita-cita bangsa Indonesia.