Anda di halaman 1dari 50

BAB I

PENDAHULUAN
Kulit adalah organ yang paling luas pada tubuh, mewaili ira!ira "#$
dari berat badan orang dewasa% Kulit merupaan organ satu!satunya yang dapat
digoso, dipi&at, diregangan, dan di'ium% Kulit bersi(at (lesibel dan tahan
terdapat perubahan!perubahan yang ter&adi sepan&ang ehidupan sehari!hari%
)anpa (lesibilitas ini, suatu &abatan tangan yang sederhana aan
menimbulan pengelupasan ulit aibat regangan dan teanan% Karena ulit dapat
terlihat sangat &elas, ulit tersebut bertinda sebagai suatu suatu &endela terhadap
ematian seseorang% *alaupun benar bahwa tida seorangpun meninggal arena
ulit yang sudah tua atau ter&adi egagalan ulit arena suatu diagnosis,
pemahaman tentang buti!buti perubahan (isiologis pada ulit seiring
peningatan usia memberian banya in(ormasi bagi perawat tentang lien lansia%
+e'ara stru'tural, ulit adalah suatu organ omples yang terdiri dari
epidermis, dermis, dan subutis% Hal yang diaitan dengan penuaan adalah
hususnya perubahan yang terlihat pada ulit seperti atropi, eriput, dan ulit
yang endur% Perubahan yang terlihat sangat aber,ariasi, tetapi pada prinsipnya
ter&adi arena hubungan antara penuaan intreinsti -alami. dan penuaan estrinsi
-lingungan.%
+e'ara (ungsional ulit memilii berbagai egunaan, dan ehadirannya
sangat penting untu bertahan hidup se'ara eseluruhan% Karena ulit mampu
untu melauan sensasi, ulit dapat melindungi tubuh dari 'edera dan serangan
tiba!tiba dari lingungan% Kulit yang utuh lebih &auh lagi dapat melindungi
indi,idu se'ara imunologis dengan 'ara men'egah bateri masu edalam tubuh%
Kulit memainan suatu peran utama dalam termoregulasi dan adaptasi
terhadap lingungan% Kulit &uga bertinda sebagai organ esresi, seresi,
absorbsi, dan aumulasi% Ahirnya, ulit mewaili onta pertama indi,idu
dengan orang yang lain se'ara so'ial dan se'ara sesual% Bagaimana 'ara ita
melihat diri sendiri 'enderung untu menentuan bagaimana perasaan ita tentang
diri ita sendiri dan merupaan suatu omponen penting dari harga diri dan
onsep diri%
P/0+E+ PENUAAN N0/1AL PADA KULI)
+)/A)U1 K0/NEU1
Lapisan paling luar dari epidermis, stratum orneum terutama terdiri dari
timbunan orneosit% Dengan peningatan usia, &umlah eseluruhan sel!sel dan
lapisan sel se'ara esensial tetap tida berubah, tetapi ohesi sel mengalami
penurunan% *atu perbaian lapisan sel men&adi lambat, menghasilan watu
penyembuhan yang lebih lama% Penurunan eohesi,an sel dalam hubungannya
dengan penggantian sel beresio terhadap lansia% Pelembab pada stratum orneum
berurang, tetapi status barier air tampanya tetap terpelihara, yang beraibat
pada penampilan ulit yang asar dan ering% Keasaran ini menyebaban
pemantulan 'ahaya men&adi tida seimbang, yang menyebaban ulit urang
ber'ahaya yang sering dihubungan dengan emudahan dan esehatan yang bai%
EPIDE/1I+
Epidermis mengalami perubahan etebalan sangat sediit seiring penuaan
sesorang% Namun, terdapat perlambatan dalam proses perbaian sel, &umlah sel
basal yang lebih sediit, dan penurunan &umlah dan edalaman rete ridge% /ete
ritge dibentu oleh penon&olan epidermal dari lapisan basal yang mengarah
ebawah edalam dermis% Pendataran dari rete ridge tersebut mengurangi area
onta antara epidermis dan dermis, menyebaban mudah ter&adi pemisahan
antara lapisan!lapisan ulit ini% Aibatnya adalah proses penyembuhan ulit yang
rusa ini lambat dan merupaan predisposisi in(esi bagi indi,idu tersebut% Kulit
dapat mengelupas aibat penggunaan plester atau 2at lain yang dapat
menimbulan gesean% 0leh arena itu, penting untu menggunaan suatu
pereat yang tida lebih uat dari taut epidermal!dermal itu sendiri untu
men'egah atau meminimalan 'edera aibat penggunaan plester%
)er&adi penurunan &umlah melanosit seiring penuaan, dan sel yang tersisa
mungin tida dapat der(ungsi se'ara normal% /ambut mungin men&adi beruban,
ulit mungin mengalami pigmentasi yang tida merata, dan perlindungan
pigmen dari sinar ultra,iolet -U3. mungin menurun%
DE/1I+
Pada saat indi,idu mengalami penuaan, ,olume dermal mengalami penurunan,
dermis men&adi tipis, dan &umlah sel biasanya menurun% Konseuensi (isiologis
dari perubahan ini termasu penundaan atau peneanan timbulnya penyait pada
ulit, penutupan dan penyembuhan lua lambat, penurunan termoregulasi,
penurunan respon in(lamasi, dan penurunan absorbsi ulit terhadap 2at!2at topi'al%
Perubahan degenerati( dalam &aringan elastis dimulai seitar usia 45 tahun%
+erabut elastis dan &aringan olagen se'ara bertahap dihan'uran oleh en2im!
en2im, menghasilan perubahan dalam penglihatan arena adanya antung dan
pengeriputan pada daerah seitar mata% Pada saat elastisitas menurun, dermis
meningatan euatan peregangannya6 hasilnya adalah lebih sediit 77melentur77
etia ulit mengalami teanan% 0rganisasi olagen men&adi tida teratur, dan
turgor ulit hilang%
3asularitas &uga menurun, dengan lebih sediit pembuluh darah e'il
yang umumnya terdapat pada dermis yang memilii ,asuler sangat tinggi%
Dermis berisi lebih sediit (ibroblast, maro(ag, dan sel batang% +e'ara ,isual
ulit tampa pu'at dan urang mampu untu melauan termoregulasi% Lansia
oleh arena hal tersebut beresio tinggi untu mengalami hipertermia atau
hipotermia%
+UBKU)I+
+e'ara umum, lapisan &aringan subutan mengalami penipisan seiring
dengan peningatan usia% Hal ini turut berperan lebih lan&ut terhadap elemahan
ulit dan penampilan ulit yang endur8menggantung diatas tulang ranga%
Penurunan lapisan lema terutama dapat dilihat se'ara &elas pada wa&ah,tangan,
ai, dan betis, pembuluh darah men&adi lebih 'enderung untu mengalami
trauma% Deposit lema 'enderung untu meningatan pada abdomen bai pada
wanita dan pria, seperti halnya bagian paha pada wanita% Distribusi embali dan
penurunan lema tubuh lebih lan&ut menimbulan gangguan (ungsi perlindungan
dari ulit tersebut%
"%9 )u&uan
: 1enggambaran perubahan (isiologis pada ulit yang mengalami penuaan%
: 1engenali dampa dari penuaan dini arena sinar matahari pada ulit%
: 1enggambaran lesi pada ulit sebagai aibat terpa&an penyinaran%
: 1enyebutan dua &enis resio dari trauma terhadap ulit%
: 1enggambaran dua alasan ter&adinya penyembuhan lua yang tertunta pada
lansia%
: 1enggambaran proses penga&ian ulit dan mendemonstrasian doumentasi
yang sesuai%
: 1engembangan suatu ren'ana perawatan untu mempertahanan integritas
ulit
BAB II
1A)E/I
A. Konsep Lansia
1. Pengertian Lansia
Lansia adalah tahap ahir silus hidup manusia, merupaan bagian dari
proses ehidupan yang ta dapat dihindaran dan aan di alami oleh setiap
indi,idu% Pada tahap ini indi,idu mengalami banya perubahan bai se'ara (isi
maupun mental, hususnya emunduran dalam berbagai (ungsi dan emampuan
yang pernah dimiliinya%
Perubahan penampilan (isi sebagian dari proses penuan normal, seperti
rambut yang mulai memutih, erut!erut etuaan di wa&ah, berurangnya
eta&aman pan'a indera, serta emunduran daya tahan tubuh, merupaan a'aman
bagi integritas orang usia lan&ut% Belum lagi merea harus berhadapan dengan
ehilangan!ehilangan peran diri, eduduan sosial, serta perpisahan dengan
orang!orang yang di'intai% +emua hal tersebut menuntut emampuan beradaptasi
yang 'uup besar untu dapat menyiapi se'ara bi&a -+oe&ono, 9555.%
9% Batasan Lansia
Ada beberapa pendapat mengenai batasan umur lan&ut usia yaitu;
a% 1enurut 0rganisasi Kesehatan Dunia
Lan&ut usia meliputi ; usia pertengahan yani elompo usia <# sampai =>
tahun% Lan&ut usia -Elderly. yani antara usia #5!?< tahun% Usia lan&ut tua
-Old. yaitu antara ?= sampai >5 tahun dan usia sangat tua -Very Old.
yaitu usia diatas >5 tahun%
b% 1enurut Undang!undang nomor "4 tahun ">>@
Lan&ut usia adalah seseorang yang men'apai usia #5 tahun eatas%
'% 1enurut Pro(% Dr% Koesoemato +etyonegoro pengelompoan lan&ut usia
sebagai beriut ;
Usia dewasa muda -Elderly adulthood. ; "@ atau 95!9= tahun% Usia
dewasa penuh -1iddle year. atau maturitas ; 9=!#5 atau #= tahun% Lan&ut
usia -Aeriatri' Age. lebih dari #= atau ?5 tahun% )erbagi untu umur ?=!@5
tahun -0ld. dan lebih dari @5 tahun -3ery 0ld.%
B. Tanda - lansia, Faktor - factor yang mempengaruhi dan Keluhan
terhadap lansia.
1. Proses menua
Pada haeatnya men&adi tua merupaan proses alamiah yang berarti
seseorang telah melalui tiga tahap ehidupannya yaitu masa ana, masa dewasa
dan masa tua - Nugroho, ">>9.% )iga tahap ini berbeda bai se'ara biologis
maupun psiologis% 1emasui masa tua berarti mengalami emunduran se'ara
(isi maupun psiis% Kemunduran (isi ditandai dengan ulit yang mengendor,
rambut memutih, penurunan pendengaran, penglihatan memburu, geraan
lambat, elainan berbagai (ungsi organ ,ital, sensiti(itas emosional meningat dan
urang gairah%
1esipun se'ara alamiah ter&adi penurunan (ungsi berbagai organ, tetapi
tida harus menimbulan penyait oleh arenanya lan&ut usia harus sehat% +ehat
dalam hal ini diartian ;
". Bebas dari penyait (isi, mental dan sosial
9. 1ampu melauan ati(itas untu memenuhi ebutuhan sehari!hari
4. 1endapat duungan se'ara sosial dari eluarga dan masyaraat
-/ahard&o, ">>#.
Aibat perembangan usia, lan&ut usia mengalami perubahan!perubahan
yang menuntut dirinya untu menyesuaian diri se'ara terus menerus% Apabila
proses penyesuaian diri dengan lingungannya urang berhasil maa timbullah
berbagai masalah% Hurlo' -">?>. seperti diutip oleh 1unandar Ashar +unyoto
- ">><. menyebutan masalah!masalah yang menyertai lansia yaitu ;
". Ketidaberdayaan (isi yang menyebaban etergantungan pada orang lain
9. Ketidapastian eonomi sehingga memerluan perubahan total dalam pola
hidupnya
4. 1embuat teman baru untu mendapatan ganti merea yang telah meninggal
atau pindah
<. 1engembangan ati(itas baru untu mengisi watu luang yang bertambah
banya%
=. Bela&ar memperlauan ana!ana yang telah tumbuh dewasa% Beraitan
dengan perubahan (isi, Hurlo' mengemuaan bahwa perubahan (isi yan g
mendasar adalah perubahan gera%
Lan&ut usia &uga mengalami perubahan dalam minat% Pertama minat
terhadap diri main bertambah% Kedua minat terhadap penampilan semain
berurang% Ketiga minat terhadap uang semain meningat, terhir minta
terhadap egiatan rereasi ta berubah hanya 'enderung menyempit% Untu itu
diperluan moti,asi yang tinggi pada diri lansia untu selalu men&aga ebugaran
(isinya agar tetap sehat se'ara (isi% 1oti,asi tersebut diperlian untu
melauan latihan (isi se'ara benar dan teratur untu meningatan ebugaran
(isinya%
Beraitan dengan perubahan, emudian Hurlo' -">>5. mengataan
bahwa perubahan yang dialami oleh setiap orang aan mempengaruhi minatnya
terhadap perubahan tersebut dan ahirnya mempengaruhi pola hidupnya%
Bagaimana siap yang ditun&uan apaah memuasan atau tida memuasan, hal
ini tergantung dari pengaruh perubahan terhadap peran dan pengalaman
pribadinya% Perubahan yang diminati oleh para lan&ut usia adalah perubahan yang
beraitan dengan masalah peningatan esehatan, eonmi atau pendapatan dan
peran sosial -Aoldstein, ">>9.%
Dalam menghadapi perubahan tersebut diperluan penyesuaian% Biri!'iri
penyesuaian yang tida bai dari lansia - Hurlo', ">?>. di utip oleh 1unandar
-">><. adalah ;
". 1inat sempit terhadap e&adian di lingunganny%
9. penarian diri e dalam dunia (antasi
4. +elalu mengingat embali masa lalu
<. +elalu wuatir arena pengangguran
=. Kurang ada moti,asi
#. /asa esendirian arena hubungan dengan eluarga urang bai
?. )empat tinggal yang tida diinginan
Dilain piha 'iri penyesuaian diri lan&ut usia yang bai antara lain adalah ;
1inat yang uat, etidatergantungan se'ara eonomi, onta sosial luas,
menimati er&a dan hasil er&a, menimati egiatan yang dilauan saat ini dan
memilii euatiran minimal terhadap diri dan orang lain%
Factor yang mempengaruhi penuaan
". Hereditas atau etuaan geneti
9. Nutrisi atau maanan
4. +tatus esehatan
<. Pengalaman hidup
=. Lingungan
#. +tres
. Peru!ahan yang ter"adi pada lansia
1. Peru!ahan Fisik
1eliputi perubahan dari tingat sel sampai esemua sistem organ tubuh,
diantaranya sistem perna(asan, pendengaran, penglihatan, ardio,asuler, sistem
pengaturan tubuh, musuloseletal, gastrointestinal, genito urinaria, endorin dan
integumen%
a. #istem pernafasan pada lansia.
". 5tot perna(asan au dan ehilangan euatan, sehingga ,olume udara
inspirasi berurang, sehingga perna(asan 'epat dan dangal%
9. Penurunan ati,itas silia menyebaban penurunan reasi batu sehingga
potensial ter&adi penumpuan seret%
4. Penurunan ati,itas paru - mengembang C mengempisnya . sehingga &umlah
udara perna(asan yang masu eparu mengalami penurunan, alau pada
perna(asan yang tenang ira ira =55 ml%
<. Al,eoli semain melebar dan &umlahnya berurang - luas permuaan normal
=5m9., U menyebaban terganggunya prose di(usi%
=. Penurunan osigen -59. Arteri men&adi ?= mmHg menggangu prose osigenasi
dari hemoglobin, sehingga 59 tida terangut semua e&aringan%
#. B59 pada arteri tida berganti sehingga omposisi 59 dalam arteri &uga
menurun yang lama elamaan men&adi ra'un pada tubuh sendiri%
?. emampuan batu berurang, sehingga pengeluaran seret C 'orpus alium dari
saluran na(as berurang sehingga potensial ter&adinya obstrusi%
#istem persyarafan%
". Bepatnya menurunan hubungan persyara(an%
9. Lambat dalam merespon dan watu untu ber(iir%
4. 1enge'ilnya syara( pan'a indera%
<. Berurangnya penglihatan, hilangnya pendengaran, menge'ilnya syara(
pen'ium C perasa lebih sensiti( terhadap perubahan suhu dengan rendahnya
etahanan terhadap dingin%
Peru!ahan panca indera yang ter"adi pada lansia.
1$ Penglihatan
a. Kornea lebih berbentu seris%
b. +(ingter pupil timbul slerosis dan hilangnya respon
terhadap sinar%
'. Lensa lebih suram -eeruhan pada lensa.%
d. 1eningatnya ambang pengamatan sinar ; daya adaptasi terhadap egelapan
lebih lambat, susah melihat dalam 'ahaya gelap%
e. Hilangnya daya aomodasi%
(. 1enurunnya lapang pandang C berurangnya luas pandang%
g. 1enurunnya daya membedaan warna biru atau warna hi&au pada sala%
$ Pendengaran.
a. Presbiausis -gangguan pada pendengaran. ;
Hilangnya emampuan -daya. pendengaran pada telinga dalam, terutama terhadap
bunyi suara, antara lain nada nada yang tinggi, suara yang tida &elas, sulit
mengerti ata ata, =5 $ ter&adi pada usia diatas umur #= tahun%
b. 1embran timpani men&adi atropi menyebaban otoslerosis%
'. )er&adinya pengumpulan serumen, dapat mengeras arena meningatnya
reatin%
4. Penge'ap dan penghidu%
a. 1enurunnya emampuan penge'ap%
b. 1enurunnya emampuan penghidu sehingga mengaibatan selera maan
berurang%
<. Peraba%
a. Kemunduran dalam merasaan sait%
b. Kemunduran dalam merasaan teanan, panas dan dingin%
!. Peru!ahan cardio%askuler pada usia lan"ut.
". Katub &antung menebal dan men&adi au%
9. Kemampuan &antung memompa darah menurun " $ pertahun sesudah berumur
95 tahun% Hal ini menyebaban menurunnya ontrasi dan ,olumenya%
4. Kehilangan elastisitas pembuluh darah%
Kurangnya e(eti(itasnya pembuluh darah peri(er untu osigenasi, perubahan
posisi dari tidur edudu - dudu e berdiri . bisa menyebaban teanan darah
menurun men&adi #= mmHg - mengaibatan pusing mendada .%
<. )eanan darah meningat aibat meningatnya resistensi pembuluh darah
peri(er -normal D "?58>= mmHg .%
c. #istem genito urinaria.
". Ain&al, 1enge'il dan nephron men&adi atropi, aliran darah e gin&al menurun
sampai =5 $, penyaringan diglomerulo menurun sampai =5 $, (ungsi tubulus
berurang aibatnya urangnya emampuan mengonsentrasi urin, berat &enis
urin menurun proteinuria - biasanya E " . 6 BUN meningat sampai 9" mg $ 6
nilai ambang gin&al terhadap gluosa meningat%
9. 3esia urinaria 8 andung emih, 0tot otot men&adi lemah, apasitasnya
menurun sampai 955 ml atau menyebaban (rewensi BAK meningat, ,esia
urinaria susah diosongan pada pria lan&ut usia sehingga meningatnya retensi
urin%
4. Pembesaran prostat D ?= $ dimulai oleh pria usia diatas #= tahun%
<. Atropi ,ul,a%
=. 3agina, +elaput men&adi ering, elastisotas &aringan menurun &uga permuaan
men&adi halus, seresi men&adi berurang, reasi si(atnya lebih alali terhadap
perubahan warna%
#. Daya seFual, Grewensi sexsual intercouse 'endrung menurun tapi apasitas
untu melauan dan menimati ber&alan terus%
d. #istem endokrin & meta!olik pada lansia.
". Produsi hampir semua hormon menurun%
9. Gungsi paratiroid dan seesinya ta berubah%
4. Pituitary, Pertumbuhan hormon ada tetapi lebih rendah dan hanya ada di
pembuluh darah dan berurangnya produsi dari AB)H, )+H, G+H dan LH%
<. 1enurunnya ati,itas tiriod U B1/ turun dan menurunnya daya pertuaran
2at%
=. 1enurunnya produsi aldosteron%
#. 1enurunnya seresi hormon bonads ; progesteron, estrogen, testosteron%
?. De(isiensi hormonall dapat menyebaban hipotirodism, depresi dari sumsum
tulang serta urang mampu dalam mengatasi teanan &iwa -stess.%
e. Peru!ahan sistem pencernaan pada usia lan"ut.
". Kehilangan gigi, Penyebab utama adanya periodontal disease yang biasa ter&adi
setelah umur 45 tahun, penyebab lain meliputi esehatan gigi yang buru dan gi2i
yang buru%
9. Indera penge'ap menurun, Adanya iritasi yang ronis dari selaput lendir, atropi
indera penge'ap -D @5 $., hilangnya sensiti,itas dari syara( penge'ap dilidah
terutama rasa manis, asin, asam C pahit%
4. Eso(agus melebar%
<. Lambung, rasa lapar menurun -sensiti,itas lapar menurun ., asam lambung
menurun, watu mengosongan menurun%
=. Peristalti lemah C biasanya timbul onstipasi%
#. Gungsi absorbsi melemah - daya absorbsi terganggu .%
?. Li,er - hati ., 1ain menge'il C menurunnya tempat penyimpanan,
berurangnya aliran darah%
f. #istem muskuloskeletal.
". )ulang ehilangan densiusnya U rapuh%
9. resio ter&adi (ratur%
4. yphosis%
<. persendian besar C men&adi au%
=. pada wanita lansia H resio (ratur%
#. Pinggang, lutut C &ari pergelangan tangan terbatas%
?. Pada disus inter,ertebralis menipis dan men&adi pende - tinggi badan
berurang .%
a% Aeraan ,olunter U geraan berlawanan%
b% Aeraan re(letoni U Aeraan diluar emauan sebagai reasi terhadap
rangsangan pada lobus%
'% Aeraan in,olunter U Aeraan diluar emauan, tida sebagai reasi terhadap
suatu perangsangan terhadap lobus
d% Aeraan seutu U Aeraan otot luri yang iut bangit untu men&amin
e(eti(itas dan etangasan otot ,olunter%
g. Peru!ahan sistem kulit ' karingan ikat.
".% Kulit eriput aibat ehilangan &aringan lema%
9.% Kulit ering C urang elastis arena menurunnya 'airan dan hilangnya
&aringan adiposa
4.% Kelen&ar elen&ar eringat mulai ta beer&a dengan bai, sehingga tida
begitu tahan terhadap panas dengan temperatur yang tinggi%
<.% Kulit pu'at dan terdapat binti binti hitam aibat menurunnya aliran darah
dan menurunnya sel sel yang meprodusi pigmen%
=.% 1enurunnya aliran darah dalam ulit &uga menyebaban penyembuhan lua
lua urang bai%
#.% Kuu pada &ari tangan dan ai men&adi tebal dan rapuh%
?.% Pertumbuhan rambut berhenti, rambut menipis dan bota serta warna rambut
elabu%
@.% Pada wanita H #5 tahun rambut wa&ah meningat adang adang menurun%
>.% )emperatur tubuh menurun aibat e'epatan metabolisme yang menurun%
"5.% Keterbatasan re(le menggigil dan tida dapat memprodusi panas yang
banya rendahnya ait(itas otot%
h. Peru!ahan sistem reproduksi dan kegiatan se(ual.
". Perubahan sistem reprdusi%
a. selaput lendir ,agina menurun8ering%
b. men'iutnya o,arium dan uterus%
'. atropi payudara%
d. testis masih dapat memprodusi mesipun adanya penurunan se'ara berangsur
berangsur%
e. dorongan seF menetap sampai usia diatas ?5 tahun, asal ondisi esehatan bai%
$ Kegiatan se(ual.
+eFualitas adalah ebutuhan dasar manusia dalam mani(estasi ehidupan
yang berhubungan dengan alat reprodusi% +etiap orang mempunyai ebutuhan
seFual, disini ita bisa membedaan dalam tiga sisi ; ". (isi, +e'ara &asmani siap
seFual aan ber(ungsi se'ara biologis melalui organ elamin yang berhubungan
dengan proses reprodusi, 9. rohani, +e'ara rohani U tertu&u pada orang lain
sebagai manusia, dengan tu&uan utama buan untu ebutuhan epuasan
seFualitas melalui pola pola yang bau seperti binatang dan 4. sosial, +e'ara
sosial U edeatan dengan suatu eadaan intim dengan orang lain yang
merupaan suatu alat yang apling diharapan dalammen&alani seFualitas%
+eFualitas pada lansia sebenarnya tergantung dari 'aranya, yaitu dengan
'ara yang lain dari sebelumnya, membuat piha lain mengetahui bahwa ia sangat
berarti untu anda% Iuga sebagai piha yang lebih tua tampa harus berhubungan
badan, msih banya 'ara lain unut dapat bermesraan dengan pasangan anda%
Pernyataan pernyataan lain yang menyataan rasa tertari dan 'inta lebih banya
mengambil alih (ungsi hubungan seFualitas dalam pengalaman seF%
). Peru!ahan-peru!ahan mental* psikologis
Gator!(ator yang mempengaruhi perubahan mental adalah ;
a% Pertama!tama perubahan (isi, hususnya organ perasa%
b% esehatan umum
'% )tingat pendidian
d% Keturunan -herediter.
e% Lingungan
(% Aangguan sara( pan'a indra, timbul ebutaan dan etulian
g% Aangguan onsep diri aibat ehilangan &abatan
h% /angaian dari ehilangan yaitu ehilangan hubungan dengan teman dan (amili
i% Hilangnya euatan dan etegapan (isi, perubahan terhadap gambaran diri dan
perubahan onsep diri
Perubahan epribadian yang drastis eadaan ini &arang ter&adi lebih sering
berupa ungapan yang tulus dari perasaan seseorang, eauan mungin oleh
arena (ator lain seperti penyait!penyait%
Kenangan -memory. ada dua6 ". enangan &anga pan&ang, ber&am!&am
sampai berhari!hari yang lalu, men'aup beberapa perubahan, 9. Kenangan
&anga pende atau seetia -5!"5 menit., enangan buru%
Intelegentia Juation6 ". tidaberubah dengan in(ormasi matematia dan
perataan ,erbal, 9. berurangnya penampilan,persepsi dan eterampilan
psiomotorter&adi perubahan pada daya membayangan, arena teanan!teanan
dari (atro watu%
+. Pengaruh proses penuaan pada fungsi psikososial.
"% perubahan (isi, sosial mengaibatan timbulnya penurunan (ungsi,
emunduran orientasi, penglihatan, pendengaran mengaibatan urangnya
per'aya diri pada (ungsi merea%
9% 1undurnya daya ingat, penurunan degenerasi sel sel ota%
4% Aangguan halusinasi%
<% Lebih mengambil &ara dalam berinterasi%
=% Gungsi psiososial, seperti emampuan ber(iir dan gambaran diri%
,. Peru!ahan #piritual
Agama atau eper'ayaan main terintegarsi dalam ehidupannya
-1aslow,">?5.% Lansia main matur dalam ehidupan eagamaannya, hal ini
terlihat dalam berpiir dan bertinda dalam sehari!hari% -1urray dan
Kentner,">?5.
-. .angguan &ntegument Pada Lansia
Aangguan integumen yang biasanya sering ditemui pada lansia adalah ulit
eriput aibat ehilangan &aringan lema, ulit ering dan urang elasti arena
menurunnya 'airan dan ehilangan &aringan adiposa, ulit pu'at dan terdapat
binti!binti hitam aibat menurunnya aliran darah e ulit dan menurunnya sel!
sel yang memprodusi pigmen, uu pada &ari tangan dan ai men&adi lebih tebal
dan rapuh, pada wanita usia lebih dari #5 tahun rambut wa&ah meningat, rambut
menipis atau bota dan warna rambut elabu%
Penyakit &ntegumen pada Lansia
1. Kandidiasis
Di Ameria +eriat, in(esi andida dewasa ini merupaan penyebab in(esi pada
darah nomor empat paling banya, dan tampanya meningatnya in(esi ini
terutama didapati pada lan&ut usia -lansia.% In(esi &amur andida ini lebih sering
ter&adi pada lansia arena daya tahan tubuh yang menurun, penyait en'ing
manis -diabetes melitus8D1., lebih sering menggunaan obat antibioti, memaai
obat ortiosteroid yang dihirup misalnya memaai obat triam'inolone pada
penderita penyait asma, penyait paru obstruti( menahun -PP01. seperti
bronhitis, mulut ering -Ferostomia. yang dapat disebaban penyait dan obat,
memaai alat!alat untu membantu pemberian maanan, penggunaan alat!alat
yang harus dimasuan e dalam tubuh di dalam ruang rawat intensi(, urang
gi2i, penyinaran dengan sinar rontgen dan lain!lain% +elain daripada itu, pada
lansia lebih sering pula mengalami transplantasi atau pen'angoan organ!organ
,ital tubuh, mendapat pengobatan dengan hemoterapi untu penyait aner
se'ara agresi(, serta mengalami penyait!penyait ulit dan tulang, yang
esemuanya ini sering menggunaan obat!obat yang dapat menurunan daya
tahan tubuh% In(esi andida &uga menyebaban tingginya anga esaitan bagi
lansia% arena pemaaian obat!obat tertentu, perawatan diri yang urang bai, dan
berurangnya produsi air ludah, yang esemuanya hal ini sering ter&adi pada
lansia% 0leh arena itu, in(esi &amur andida merupaan suatu masalah yang
perlu dipertimbangan pada lansia, mengingat seringnya ter&adi in(esi ini%
In(esi &amur andida pada ulit dan uu
Intertigo ; in(esi &amur andida pada ulit di bawah payudara, daerah
antara emaluan dan lubang dubur
Parony'hia ; in(esi &amur andida pada bagian samping dan bawah uu,
ditandai dengan menebalnya uu dan bahan dapat tanggal sendiri
0ny'homy'osis ; penderita D1 lebih sering mendapat in(esi &amur ini%
Penyait ini ditandai dengan sulitnya memotong uu ai, yang
memudahan penderita 'enderung mengalami uunya terbentur dan
in(esi pada uu%
3ul,o,aginitis ; in(esi pada daerah emaluan dan liang senggama wanita%
Ae&ala yang palin sering adalah gatal pada daerah emaluan terutama pada
malam hari, dan eluarnya se'ret atau 'airan dari liang senggama
berwarna e&u sampai dengan eruh en'er%
Ae&ala
In(esi pada lipatan ulit atau in(esi intertriginosa
In(esi penis
)hrush
Perle'he
Paroniia
. /erpes 0oster
Herpes, demiianlah para medis menyebut penyait radang ulit yang ditandai
dengan pembentuan gelembung!gelembung berelompo ini% Aelembung!
gelembung tersebut berisi air pada dasar perdangan% Ada dua ma'am penyait
herpes, yaitu herpes genitalis dan herpes 2oster% Herpes genitalis disebabab oleh
,irus herpes simple dan merupaan penyait elamin, sedangan herpes 2oster
disebaban oleh ,irus ,arisela 2oster dan menyerang ulit se'ara umum% Herpes
2oster intinya memang berurusan dengan daya tahan tubuh% )a heran alau
penyait ini banya menyerang aum lan&ut usia atau mulai di atas =5 tahun% Pada
usia di atas =5 tahun, banya orang yang terserang aibat daya tahan tubuhnya
lemah% )er&adinya nyeri pas'aherpes disebaban lambatnya pengobatan saat
seseorang terserang 3irus 3arisela 2oster% Aibatnya, 3irus sempat
merusa &aringan sara( di seitarnya% Iia ge&ala ini telan&ur ter&adi, ulit
yang terena sentuhan sediit sa&a bisa menimbulan nyeri% Atau, adang sara(
meman'aran sinyal nyeri terus!menerus% +eitar ?=$ penderita nyeri ini
mengau, rasanya seperti terbaar%Gator usia sangat menentuan
erentanan serangan nyeri% +emain tua seseorang saat terena herpes 2oster,
semain besar emunginannya menderita nyeri% Iumlah mantan penderita yang
berlan&ut e nyeri ira!ira "5$ !
"=$ populasi% Di atas =5 tahun emunginannya men&adi <5$, di atas #5 tahun
&adi =5$, dan di atas @5 tahun men&adi @5$ dari populasi% Kaum lan&ut usia
dengan gangguan sara( aibat penuaan atau diabetes lebih mudah terena nyeri
pas'aherpes% Aan tetapi, buan berarti penderita herpes 2oster berusia muda ta
mungin terena nyeri% Iia serangannya parah, misalnya sampai e mata, si
penderita muda &uga mungin terena nyeri pas'aherpes% Iia terena penyait
ini, penderita aan mengalami nyeri pada saat ondisi etahanan tubuhnya
menurun% Pada usia di atas =5 tahun, banya orang yang terserang herpes 2oster
aibat daya tahan tubuhnya lemah%
Ae&ala
Demam
1alaise
Nyeri yang menyerupai appendisistis
Pleuritis
Nyeri mus'uloseletal
Penatalasanaan
1emberian ,asin pada lansia
1engalihan perhatian untu mana&emen nyeri
1emberian obat!obatan untu memblo impuls di sara( ulit agar tida
sampai e ota, seperti amitriplitin
). Psoriasis
Psoriasis merupaan elainan pada ulit berupa ber'a!ber'a merah, berbatas
tegas, dan di atasnya terdapat sisi yang tebal% Psoriasis &uga merupaan penyait
menahun dan bersi(at ambuahan% Paling sering ditemuan pada usia "=!4= tahun%
Penyebab
+engatan matahari hebat
Iritasi ulit atau 'edera -lua baar, gigitan serangga, lua sayat, ruam.
Pemaaian obat anti malaria
Pemaaian litinium
In(esi ,irus dan atau bateri
Pemaaian al'ohol yang berlebihan
0besitas
Bua'a dingin
Ae&ala
Kering atau merah
)ertutup oleh sisi berwarna eperaan
Ber'a menon&ol
Pinggiran merah
Bisa pe'ah dan menimbulan nyeri
Biasanya terpisah satu sama lain
Ditemuan di siu, lutut, batang tubuh, ulit epala
+. Pruritus
Pruritus adalah suatu perasaan yang se'ara otomatis menuntut penggaruan% Hal
itu bisa menyebaban emerahan dan goresan dalam pada ulit% Penggaruan bisa
&uga mengiritasi ulit dan menyebaban bertambahnya rasa gatal sehingga ter&adi
suatu lingaran setan% Dalam &anga pan&ang bisa menyebaban terbentunya
&aringan parut dan penebalan ulit% Penyebab yang paling sering dari rasa gatal
adalah ulit ering yang umumnya pada lansia, atau Ferosis% 1eanisme rasa
gatal itu sendiri belum dietahui dengan pasti, tetapi histamine adalah suatu
mediator yang mengetahui pruritus% /asa gatal bisa &uga disebaban oleh panas,
perubahan suhu yang tiba!tiba, bereringat, paaian, produ pembersih seperti
sabun, elelahan, dan stress emosional6 hal ini biasanya lebih terasa hebat saat
musim dingin% Pruritus bisa &uga dihubungan dengan gangguan ulit atau
penyait sistemi% +ering &uga pruritus diasosiasian dengan ulit ering, tapi bisa
diasosiasian dengan udis, e2ema, reasi obat, penyait hati atau gin&al,
hipergliemia, penyait tiroid, ge&ala prodormal dari herpes 2o2ter, stasis pada
,ena, dan anemia%
,. 1elanoma .anas
1elanoma merupaan neoplasma yang berasal dari melanosit yang emunginan
besar adalah aner ulit yang menyebaban ematian% Kaner ini paling banya
dari insiden aner yang ada% Insidennya meningat sangat 'epat dan lebih
banya ter&adi pada wanita% Pun'anya pada usia =5 dan ?5% melanoma menyebar
melalui system ,as'ular dan lim(ati serta bermetastasis e elen&ar getah bening
regional, ulit, paru, dan system sara(% Prognosisnya ber,ariasi berdasaran
etebalan tumor% 1elanoma biasanya ter&adi di epala dan leher pada pria,
tungai pada wanita, serta punggung pada indi,idu yang terpa&an sinar matahari
se'ara berlebih%
)erdapat empat tipe melanoma ;
A 1elanoma yang menye!ar ke superficial
Biasa ter&adi diantara usia <5 dan =5 tahun% )umor ini tumbuh se'ara hori2ontal
selama bertahun!tahun tpi prognosis semain memburu etia pertmbuhan
,entriel ter&adi%
A 1elanoma nodular
)er&adi diantara usia <5 dan =5 tahun% )umor ini tumbuh se'ara ,erti'al,
mengin,asi dermis, dan bermani(estasis lebih awal%
1elanoma ini ter&adi di telapa tangan dan telapa ai serta di sublingual%
A 1elanoma lentigo ganas
1elanoma ini &arang ter&adi% Ini merupaan aner ulit yang paling &ina,
pertumbuhannya paling lambat dan yang paling tida agresi( dari eempat &enis
melanoma% 1elanoma biasanya ter&adi di area yang sering terpa&an sinar matahari
dan ter&adi pada lansia diantara usia #5 dan ?5 ahun% 1elanoma ini berasal dari
lentigo ganas pada permuaan ulit yang terpa&an%
Beberapa (ator yang mempengaruhi ter&adinya melanoma;
"% )erpa&an sinar matahari yang berlebihan
9% )ipe ulit
4% Gator!(ator geneti
<% /iwayat eluarga
=% /iwayat masa lalu
)anda dan ge&ala pada melanoma ;
Lua yang tida un&ung sembuh
Ben&olan atau pembengaan yang menetap
Perubahan tanda ulit yang telah ada, seperti tah lalat, tanda lahir, &aringan
parut, binti!binti atau util%
Lesi pada pergelangan ai atau permuaan lutut yang tampa merah,
putih atau biru diatas dasar 'olat atau hitam% 1ungin mempunyai
migraine yang tida teratur dan menon&ol% Dan dapat mengalami ulserasi
dan perdarahan pada penderita melanoma yang menyebar se'ara
super(isial
Pada melanoma nodular, nodul tampa pu'at dan tida seragam bentunya
yang menyerupai bla'berry eunguan
Pada lentiginosa!aral, lesi berwarna e'olat!'olatan dan hitam pada
telapa tangan dan telapa ai serta emunginan terdapat warna
e'olatan atau noda 'olat pada uu yang berdi(usi dari dasar%
Pada melanoma lentigio ganas, lesi tahan lama dan luas diwa&ah,
dipunggung tangan, atau dibawah uu &ari yang mengalami ulserasi dapat
terlihat seperti binti!binti berwarna e'olatan, 'olat tua, hitam,
eputihan atau warna seperti batu dengan emunginan terdapat nodul
hitam yang menyebar dan tida beraturan pada permuaannya%
2. 3eku!itus
Deubitus adalah erusaan8ematian ulit sampai &aringan dibawah ulit,
bahan menembus otot sampai mengenai tulang aibat adanya peneanan pada
suatu area se'ara terus menerus sehingga mengaibatan gangguan sirulasi darah
setempat% Deubitus atau lua tean adalah erusaan &aringan yang terloalisir
yang disebaban arena adanya ompresi &aringan yang luna diatas tulang yang
menon&ol -bony prominen'e. dan adanya teanan dari luar dalam &anga watu
yang lama% Kompresi &aringan aan menyebaban gangguan pada suplai darah
pada daerah yang tertean% Apabila ini berlangsung lama, hal ini dapat
menyebaban insu(isiensi aliran darah, anosia atau isemi &aringan dan ahirnya
dapat mengaibatan ematian sel
&nformasi4
Lua tean -pressure ul'er. atau deubitus merupaan masalah serius yang sering
te&adi pada pasien yang mengalami gangguan mobilitas, seperti pasien stroe,
in&uri tulang belaang atau penyait degenerati(% Istilah deubitus sebenarnya
urang tepat dipaai untu menggambaran lua tean arena asal ata deubitus
adalah de'umbere yang artinya berbaring% Ini diartian bahwa lua tean hanya
berembang pada pasien yang dalam eadaan berbaring% Padahal sebenarnya lua
tean tida hanya berembang pada pasien yang berbaring, tapi &uga dapat ter&adi
pada pasien yang menggunaan ursi roda atau prostesi% 0leh arena itu istilah
deubitus searang ini &arang digunaan di literatur literatur untu
menggambaran istilah lua tean%
5tiologi
Gator intrinsi; penuaan -regenerasi sel lemah., +e&umlah penyait : yang
menimbulan seperti D1, +tatus gi2i, underweight atau ebaliannya o,erweight,
Anemia, Hipoalbuminemia, Penyait!penyait neurologi dan penyait!penyait
yang merusa pembuluh darah, Keadaan hidrasi8'airan tubuh%
Gator Estrinsi;Kebersihan tempat tidur, alat!alat tenun yang usut:
dan
otor, atau peralatan medi yang menyebaban penderita ter(isasi pada suatu
siap tertentu, Dudu yang buru, Posisi yang tida tepat, Perubahan posisi yang
urang%
Patofisiologi
Immobile atau terpan'ang pada tempat tidurnya se'ara pasi( dan berbaring -lebih
dari 9 &am.,teanan daerah sarum aan men'apai #5!?5 mmHg dan daerah tumit
men'apai 45!<= mmHg -normal; teanan daerah pada apiler berisar antara "#
mmHg!44 mmHg.,isemi,nerosis &aringan ulit selain (ator tegangan, ada
(ator lain yaitu; Gator teregangnya ulit misalnya geraan melun'ur e bawah
pada penderita dengan posisi dengan setengah berbaring
Gator terlipatnya ulit aibat gesean badan yang sangat urus dengan:
alas tempat tidur, sehingga seaan!aan ulit LtertinggalL dari area tubuh lainnya%
)anda dan Ae&ala, stadium dan ompliasi
1. #tadium #atu
a% Adanya perubahan dari ulit yang dapat diobser,asi% Apabila dibandingan
dengan ulit yang normal, maa aan tampa salah satu tanda sebagai beriut;
perubahan temperatur ulit -lebih dingin atau lebih hangat.
b% perubahan onsistensi &aringan -lebih eras atau luna.
'% perubahan sensasi -gatal atau nyeri.
d% Pada orang yang berulit putih, lua mungin elihatan sebagai emerahan
yang menetap% +edangan pada yang berulit gelap, lua aan elihatan sebagai
warna merah yang menetap, biru atau ungu%
. #tadium 3ua
Hilangnya sebagian lapisan ulit yaitu epidermis atau dermis, atau eduanya%
Birinya adalah luanya super(i'ial, abrasi, melempuh, atau membentu lubang
yang dangal%
). #tadium Tiga
Hilangnya lapisan ulit se'ara lengap, meliputi erusaan atau nerosis dari
&aringn subutan atau lebih dalam, tapi tida sampai pada (as'ia% Lua terlihat
seperti lubang yang dalam
+. #tadium 5mpat
Hilangnya lapisan ulit se'ara lengap dengan erusaan yang luas, nerosis
&aringan, erusaan pada otot, tulang atau tendon% Adanya lubang yang dalam
serta saluran sinus &uga termasu dalam stadium I3 dari lua tean%
Faktor resiko
"% 1obilitas dan ati,itas
9% Penurunan sensori persepsi
4% Kelembapan
<% )enaga yang merobe -shear.
=% Pergesean - (ri'tion.
#% Nutrisi
?% Usia
@% )eanan arteriolar yang rendah
>% +tress emosional
"5% 1eroo
""% )emperatur ulit
Klasifikasi dan stadium ulkus deku!itus
Berdasaran watu yang diperluan untu penyembuhan dari suatu ulus
deubitus dan perbedaan temperatur dari ulus dengan ulit seitarnya, deubitus
dapat dibagi men&adi tiga;
1. Tipe normal
1empunyai beda temperatur sampai dibawah lebih urang 9,=oB dibandingan
ulit seitarnya dan aan sembuh dalam perawatan seitar # minggu% Ulus ini
ter&adi arena isemia &aringan setempat aibat teanan, tetapi aliran darah dan
pembuluh!pembuluh darah sebenarnya bai%
. Tipe arterioskelerosis
1empunyai beda temperatur urang dari "oB antara daerah ulus dengan ulit
seitarnya% Keadaan ini menun&uan gangguan aliran darah aibat penyait pada
pembuluh darah -arterisleroti. iut perperan untu ter&adinya deubitus
disamping (ator teanan% Dengan perawatan, ulus ini diharapan sembuh dalam
"# minggu%
). Tipe terminal
)er&adi pada penderita yang aan meninggal dunia dan tida aan sembuh%
Proses penyembuhan lua
Prinsip!prinsip Perawatan Lua
Ada dua prinsip utama dalam perawatan lua;
Prinsip pertama menyangut pembersihan8pen'u'ian lua% Lua ering
-tida mengeluaran 'airan. dibersihan dengan teni swabbing, yaitu ditean
dan digoso pelan!pelan menggunaan asa steril atau ain bersih yang dibasahi
dengan air steril atau NaBl 5,> $%
+edang lua basah dan mudah berdarah dibersihan dengan teni irrigasi,
yaitu disemprot lembut dengan air steril -alau tida ada bisa diganti air matang.
atau NaBl 5,> $% Iia memunginan bisa direndam selama "5 menit dalam
larutan alium permanganat -PK. ";"5%555 -" gram bubu PK dilarutan dalam
"5 liter air., atau diompres larutan alium permanganat ";"5%555 atau ri,anol
";"555 menggunaan ain asa%
Bairan antisepti sebainya tida digunaan, e'uali &ia terdapat in(esi,
arena dapat merusa (ibriblast yang sangat penting dalam proses penyembuhan
lua, menimbulan alergi, bahan menimbulan lua di ulit seitarnya% Iia
dibutuhan antisepti, yang 'uup aman adalah (era'rylum "$ arena tida
menimbulan beas warna, bau, dan tida menimbulan reasi alergi%
Lansia beresio tinggi mengalami deubitus arena adanya perubahan
nutrisi, perubahan sensasi untu perlindungan terhadap teanan, adanya penyait
ronis, de(isit perawatan diri, duungan dirumah tida adeuat, inontensia,
de(isit, mobilitas, dan perubahan tingat esadaran % pada tahun ">>9 ! edisi
pertama presure ul'ers in adult ; predi'tion and pre,ention diterbitan ole agen'y
(or health 'are poli'y and resear'h% Petun&u ini sangat berman(aat dalam
menentua suatu program yang menyeluruh untu mengidenti(iasi indi,idu yang
beresio tinggi dan strategi awal untu pen'egahan dan pemeliharaan integritas
ulit%
Deubitus ter&adi terutama diatas ton&olan tulang tetapi munin &uga
ter&adi padadaerah &aringan lain yang tertean %tempat terpasangnya slang , daerah
di bawah restrain dan daerah &aringan luna yang tertean oleh suatu trasi atau
bidai adalah beberapa 'ontoh loasi non tulang yang merupaan predisposisi
ter&adinya nerosis aibat teanan% +etiap &aringan dapat mengalami ulserasi &ia
terpa&an teanan dari luar yang lebih besar dibandingan teanan penutupan
apiler untu &anga pan&ang%
Dera&at ulserasi bergantung pada beberapa (ator, bai (ator instrinsi
maupun estrinsi% Pada saat teanan terus berlan&ut tanpa interupsi, &aringan
tersebut men&adi eurangan osigen dan nutrisi yang penting bagi
metabolismesel dan emudian sel mengalami hiposia dan membenga% Iia
diberi teanan pada titi ini , &aringan aan dipenuhi darah arena pembuluh darah
apiler membesar dan daerah tersebut aan berwarna emerahan yang dienal
se'ara linis sebagai hiperemia regional%dalam eadaan ini area yang berada
dibawah teanan dapat dengan sepenuhnya embali eondisi semula pada saat
(ator resio telah dienali dan dihilangan dan tindaan pen'egahan dimulai%
Namun , &ia masalah tida dietahui pada titi ini, teanan tida aan dapat
dihilangan dan edema sel aan berembang men&adi trombosis pembuluh darah
e'il, penurunan suplai osigen yang lebih lan&ut, dan &aringan aan mulai
mengalami ulserasi%
3era"at lesi di!edakan atas 4
Lesi dera&at " dilihat sebagai daerah berwarna merah, daerah yang: &elas
tida memu'at etia etia dilaua palpasi ringan, yang mengidisian adanya
erusaan &aringan yang lebih dalam%
Lesi dera&at 9 epidermis telah mengelupas, menampaan dermis yang:
memilii ,asularisasi sangat tinggi% Bila sensasi tetap utuh , lesi dera&at 9 ini
sangat menyaitan%
Lesi dera&at 4 pada saat lapisan lapisan &aringan mengalami nerosis,:
subutis men&adi lebih terlibat mendorong e arah perembangan% Ulus ini
dapay dengan 'epat mengiis bagian tepi sementara lapisan &aringan subutan
mengalami nerosis lebih 'epat dibandingan dengan dermis yang sangat
,asuler%
Lesi dera&at < mengaibatan in(esi tulang loal dan sulit, serta:
memaan watu 'uup lama untu sembuh tanpa intr,ensi pembedahan%
3. .e"ala Pada Lansia 6anita
Gase Klimaterium
Gase limaterium adalah masa peralihan yang dilalui seorang wanita dari
periode reproduti( e periode non reproduti(% )anda, ge&ala atau eluhan yang
emudian timbul sebagai aibat dari masa peralihan ini disebut tanda atau ge&ala
menopouse% Periode ini dapat berlangsung antara = sebelum dan sesudah
menopause% Pada (ase ini (ungsi reprodusi wanita menurun%
Pase limaterium berlangsung bertahap sebagai beriut ;
a% +ebelum menopouse
1asa sebelum berlangsungnya saat menopouse, yaitu (ungsi reprodusinya mulai
menurun, sampai timbulnya eluhan atau tanda!tanda menopouse%
b% +aat menopouse
Periode dengan eluhan memun'a, rentangan "!9 tahun sebelum dan "!tahun
sesudah menopouse% 1asa wanita mengalami ahir dari datangnya haid sampai
berhenti sama seali% Pada masa ini menopouse masih berlangsung%
'% +etelah menopouse
1asa setelah perimenopouse sampai mun'ulnya perubahan!perubahan patologi'
se'ara permanen disertai dengan ondisi memburunya ondisi badan pada usia
lan&ut -+enilitas.%
1enopouse
Aibat berhentinya haid, berbagai organ reprodusi aan mengalami
perubahan% /ahim mengalami antropi -eadaan emunduran gi2i &aringan.,
pan&angnya menyusut, dan dindingnya menipis% Iaringan miometrium -otot rahim.
men&adi sediit dan lebih banya mengandung &aringan (ibrioti -si(at berserabut
se'ara berlebihan.% Leher rahim -ser,is. menyusut tida menon&ol edalam
,agina bahan lama!lama aan merata dengan dinding ,agina%
Lipatan!lipatan saluran telur men&adi lebih pende, menipis, dan mengerut%
/ambut getar yang ada pada u&ung saluran telur atau (imbria menghilang -Kasdu,
9559 ; =@.%
Aibat perubahan organ reprodusi maupun hormon tubuh pada saat
menopouse mempengaruhi berbagai eadaan (isi tubuh seorang wanita% Keadaan
ini berupa eluhan!eluhan etidanyamanan yang timbul dalam ehidupan
sehari!hari%
". Hot flushes -perasaan panas.
Adalah rasa panas yang luar biasa pada wa&ah dan tubuh bagian atas
-seperti leher dan dada.% Dengan perabaan tangan aan terasa adanya peningatan
suhu pada daerah tersebut% Ae&ola panas ter&adi arena &aringan!&aringan yang
sensiti( atau yang bergantung pada esterogen aan terpengaruh sewatu adar
estrogen menurun% Pan'aran panas diperiraan merupaan aibat dari pengaruh
hormon pada bagian ota yang bertanggung &awab untu mengatur temperatur
tubuh%
9. Keringat Berlebihan
Bara beer&anya se'ara persis tida dietahui, tetapi pan'aran panas pada
tubuh aibat pengaruh hormon yang mengatur termostat tubuh pada suhu yang
lebih rendah% Aibatnya, suhu udara yang semula dirasaan nyaman, mendada
men&adi terlalu panas dan tubuh mulai men&adi panas serta mengeluaran eringat
untu mendinginan diri% +elain itu, dalam ehidupan seorang wanita, &aringan!
&aringan ,agina men&adi lebih tipis dan berurang elembabannya seiring dengan
adar estrogen yang menurun% Ae&ala lain yang dialami wanita adalah bereringat
dimalam hari%
4. 3agina Kering
Perubahan pada organ reprodusi, diantaranya pada daerah ,agina
sehingga dapat menimbulan rasa sait pada saat berhubungan intim% +elain itu,
aibat berurangnya estrogen menyebaban eluhan gangguan pada epitel ,agina,
&aringan penun&ang, dan elastisitas dinding ,agina% Padahal, epitel ,agina
mengandung banya reseptor estrogen yang sangat membantu mengurangi rasa
sait dalam berhubungan sesual%
<. )ida dapat menahan air seni
Ketia usia bertambah, air seni sering tida dapat ditahan pada saat bersin
dan batu% Hal ini aibat estrogen yang menurun sehingga salah satu dampanya
adalah inonsitensia urin -tida dapat mengendalian (ungsi andung emih.%
Perlu dietahui, dinding serta lapisan otot polos uretra perempuan &uga
mengandung banya reseptor estrogen% Keurangan estrogen menyebaban
ter&adinya gangguan penutupan uretra dan perubahan pola aliran urin men&adi
abnormal sehingga mudah ter&adi in(esi pada saluran emih bagian bawah%
=. Hilangnya &aringan penun&ang
/endahnya adar estrogen dalam tubuh berpengaruh pada &aringan
olagen yang ber(ungsi sebagai &aringan penun&ang pada tubuh% Hilangnya
olagen menyebaban ulit ering dan eriput, rambut terbelah!belah, ronto,
gigi mudah goyang dan gusi berdarah, sariawan, uu rusa, serta timbulnya rasa
sait dan ngilu pada persendian%
#. Penambahan berat badan
+aat wanita mulai mengin&a usia <5 tahun, biasanya tubuhnya mudah
men&adi gemu, tetapi sebalinya sangat sulit menurunan berat badannya%
Berdasaran penelitian, setiap urun "5 tahun, aan bertambah berat badan atau
tubuh melebar esamping se'ara bertahap% Hal ini diduga ada hubungannya
dengan turunnya estrogen dan gangguan pertuaran 2at dasar metabolisme lema%
?. Aangguan mata
Kurang dan hilangnya estrogen mempengaruhi produsi elen&ar air mata
sehingga mata terasa ering dan gatal%
@. Nyeri tulang dan sendi
+eiring dengan meningatnya usia maa beberapa organ tida lagi
mengadaan remodeling, diantaranya tulang% Bahan, mengalami proses
penurunan arena pengaruh dari perubahan organ lain% +elain itu dengan
bertambahnya usia penyait yang timbul semain beragam% Hal ini tentu sa&a
beraitan dengan ebugaran dan esehatan tubuh wanita -Kasdu, 9559 ; =#.%
BAB III
A+UHAN KEPE/A*A)AN
PENAKAIIAN G0KU+
Penga&ian eperawatan yang berelan&utan dilasanaan untu mendetesi
in(esi% Kulit yang mengalami disrupsi, eritamatosus serta basah amat rentan
terhadap in(esi dan dapat men&adi tempat olonisasi miroorganisme pathogen
yang aan memperberat in(lamasi antibioti , yang diresepan doter &ia terdapat
in(esi , dipilih berdasaran hasil ultur dan sensiti,itas%
I% BI0DA)A
a% Ienis Kelamin
Biasnya lai ! la 9 !4 ali lebih banya dari perempuan%
b% /iwayat Kesehatan
! /iwayat penyait dahulu
1eluasnya dermatosis eseluruh tubuh dapat ter&adi pada lien planus , psoriasis ,
pitiasis rubra pilaris , pem(igus (oliaseus , dermatitis% +eboroi dan dermatosiss
atopi , lim(oblastoma%
! /iwayat Penyait +earang
1engigil panas , lemah , tosisitas berat dan pembentuan suama ulit%
'% Pola Gungsi Aordon
"% Pola Nutrisi dan metabolisme
)er&adinya ebo'oran apiler , hipoproteinemia dan eseimbangan nitrogen yang
negati,e mempengaruhi eseimbangan 'airan tubuh pasien - dehidrasi .%
9% Pola persepsi dan onsep diri
! Konsep diri
Adanya eritema ,pengelupasan ulit , sisi halus berupa epingan I lembaran 2at
tandu yang besr ! besar seperti eras sela(on , pembentuan suama sehingga
mengganggu harga diri%
4% Pemerisaan (isi
a% KU ; lemah
b% ))3 ; suhu nai atau turun%
'% Kepala
Bila ulit epala sudah terena dapat ter&adi alopesia%
d% 1ulut
Dapat &uga mengenai membrane muosa terutama yang disebaban oleh obat%
e% Abdomen
Adanya lim(adenopati dan hepatomegali%
(% Estremitas
Perubahan uu dan uu dapat lepas%
g% Kulit
Kulit periorbital mengalami in(lamasi dan edema sehingga ter&adi estropion pada
eadaan ronis dapat ter&adi gangguan pigmentasi% Adanya eritema ,
pengelupasan ulit , sisi halus dan suama%
3iagnosa Kepera7atan
"% Nyeri aut berhubungan dengan lesi ulit%
9% Kerusaan integritas ulit berhubungan dengan perubahan (ungsi barier ulit%
4% /isio in(esi berhubungan dengan pertahan primer tida adeuat -erusaan ulit.
<% Hipertermia berhubungan dengan proses penyait
=% Aangguan pola tidur berhubungan dengan pruritus
#% Aangguan body image berhubungan dengan penampaan ulit yang tida bagus
?% Kurang Pengetahuan berhubungan dengan eterbatasan ogniti(%
&nter%ensi Kepera7atan

Nyeri aut berhubungan
dengan;
Agen in&uri -biologi,
imia,
(isi, psiologis.,
erusaan
&aringan
D+;
! Laporan se'ara ,erbal
D0;
! Posisi untu menahan
nyeri
! )ingah lau berhati!
hati
! Aangguan tidur -mata
sayu,
tampa 'ape, sulit atau
geraan a'au,
menyeringai.
! )er(ous pada diri
sendiri
! Gous menyempit
-penurunan persepsi
watu,
erusaan proses
berpiir,
penurunan interasi
dengan
N0B ;
Pain Le,el,
pain 'ontrol,
'om(ort le,el
+etelah dilauan
tin(aan
eperawatan selama M%
Pasien tida mengalami
nyeri, dengan riteria
hasil;
N1ampu mengontrol
nyeri
-tahu penyebab nyeri,
mampu menggunaan
tehni non(armaologi
untu mengurangi nyeri,
men'ari bantuan.
N1elaporan bahwa
nyeri
berurang dengan
menggunaan
mana&emen nyeri
N1ampu mengenali
nyeri
-sala, intensitas,
(reuensi dan tanda
nyeri.
N1enyataan rasa
NIB ;
Lauan penga&ian nyeri
se'ara
omprehensi( termasu loasi,
arateristi, durasi, (reuensi,
ualitas
dan (ator presipitasi
0bser,asi reasi non,erbal
dari
etidanyamanan
Bantu pasien dan eluarga
untu men'ari
dan menemuan duungan
Kontrol lingungan yang dapat
mempengaruhi nyeri seperti suhu
ruangan,
pen'ahayaan dan ebisingan
Kurangi (ator presipitasi nyeri
Ka&i tipe dan sumber nyeri
untu
menentuan inter,ensi
A&aran tentang teni non
(armaologi;
napas dala, relasasi, distrasi,
ompres
hangat8 dingin
Berian analgeti untu
mengurangi nyeri;
orang dan lingungan.
! )ingah lau distrasi,
'ontoh ; &alan!&alan,
menemui orang lain
dan8atau ati,itas,
ati,itas
berulang!ulang.
! /espon autonom
-seperti
diaphoresis, perubahan
teanan darah, perubahan
na(as, nadi dan dilatasi
pupil.
! Perubahan autonomi'
dalam tonus otot
-mungin
dalam rentang dari lemah
e au.
! )ingah lau espresi(
-'ontoh ; gelisah,
merintih,
menangis, waspada,
iritabel, na(as
pan&ang8bereluh esah.
! Perubahan dalam na(su
maan dan minum
nyaman
setelah nyeri berurang
N)anda ,ital dalam
rentang
normal
N)ida mengalami
gangguan tidur
MM%%%
)ingatan istirahat
Berian in(ormasi tentang
nyeri seperti
penyebab nyeri, berapa lama nyeri
aan
berurang dan antisipasi
etidanyamanan
dari prosedur
1onitor ,ital sign sebelum dan
sesudah
pemberian analgesi pertama ali
Kerusaan integritas ulit
berhubungan dengan ;
Esternal ;
! Hipertermia atau
hipotermia
! +ubstansi imia
! Kelembaban
! Gator meani
-misalnya ;
alat yang dapat
menimbulan lua,
teanan, restraint.
! Immobilitas (isi
! /adiasi
! Usia yang estrim
! Kelembaban ulit
! 0bat!obatan
Internal ;
! Perubahan status
metaboli
! )on&olan tulang
! De(isit imunologi
! Berhubungan dengan
N0B ;
)issue Integrity ; +in
and
1u'ous 1embranes
*ound Healing ; primer
dan
seunder
+etelah dilauan
tindaan
eperawatan selamaM%%
erusaan integritas ulit
pasien teratasi dengan
riteria hasil;
Integritas
ulit yang bai bisa
dipertahanan
-sensasi, elastisitas,
temperatur, hidrasi,
pigmentasi.
)ida ada
lua8lesi pada ulit
Per(usi
&aringan bai
NIB ; Pressure 1anagement
An&uran pasien untu
menggunaan
paaian yang longgar
Hindari erutan pada tempat
tidur
Iaga ebersihan ulit agar tetap
bersih
dan ering
1obilisasi pasien -ubah posisi
pasien.
setiap dua &am seali
1onitor ulit aan adanya
emerahan
0lesan lotion atau
minya8baby oil pada
derah yang tertean
1onitor ati,itas dan
mobilisasi pasien
1onitor status nutrisi pasien
1emandian pasien dengan
sabun dan air
hangat
dengan perembangan
! Perubahan sensasi
! Perubahan status nutrisi
-obesitas, eurusan.
! Perubahan status 'airan
! Perubahan pigmentasi
! Perubahan sirulasi
! Perubahan turgor
-elastisitas ulit.
D0;
! Aangguan pada bagian
tubuh
! Kerusaan lapisa ulit
-dermis.
! Aangguan permuaan
ulit
-epidermis.
1enun&ua
n pemahaman dalam
proses perbaian ulit
dan men'egah
ter&adinya sedera
berulang
1ampu
melindungi ulit dan
mempertahanan
elembaban ulit dan
perawatan alami
1enun&ua
n ter&adinya proses
penyembuhan lua
Ka&i lingungan dan peralatan
yang
menyebaban teanan
0bser,asi lua ; loasi,
dimensi,
edalaman lua,
arateristi,warna
'airan, granulasi, &aringan
neroti, tandatanda
in(esi loal, (ormasi tratus
A&aran pada eluarga tentang
lua dan
perawatan lua
Kolaburasi ahli gi2i pemberian
diae )K)P,
,itamin
Begah ontaminasi (eses dan
urin
Lauan tehni perawatan lua
dengan
steril
Berian posisi yang
mengurangi teanan
pada lua
/isio in(esi
Gator!(ator risio ;
! Prosedur In(asi(
! Kerusaan &aringan dan
peningatan paparan
lingungan
! 1alnutrisi
! Peningatan paparan
lingungan patogen
! Imonusupresi
! )ida adeuat
pertahanan
seunder -penurunan Hb,
Leuopenia, peneanan
respon in(lamasi.
! Penyait roni
! Imunosupresi
! 1alnutrisi
! Pertahan primer tida
adeuat -erusaan ulit,
trauma &aringan,
gangguan
peristalti.
N0B ;
Immune +tatus
Knowledge ; In(e'tion
'ontrol
/is 'ontrol
+etelah dilauan
tindaan
eperawatan selamaMM
pasien tida mengalami
in(esi dengan riteria
hasil;
Klien bebas dari tanda
dan ge&ala in(esi
1enun&uan
emampuan untu
men'egah timbulnya
in(esi
Iumlah leuosit dalam
batas normal
1enun&uan perilau
hidup sehat
+tatus imun,
gastrointestinal,
genitourinaria dalam
batas normal
NIB ;
NPertahanan teni asepti(
NBatasi pengun&ung bila perlu
NBu'i tangan setiap sebelum dan
sesudah
tindaan eperawatan
N Aunaan ba&u, sarung tangan
sebagai
alat pelindung
N Aanti leta I3 peri(er dan
dressing sesuai
dengan petun&u umum
N Aunaan ateter intermiten
untu
menurunan in(esi andung
en'ing
N)ingatan intae nutrisi
NBerian terapi
antibioti;%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
N 1onitor tanda dan ge&ala
in(esi sistemi
dan loal
NPertahanan teni isolasi 8p
NInspesi ulit dan membran
muosa
terhadap emerahan, panas,
drainase
N 1onitor adanya lua
N Dorong masuan 'airan
N Dorong istirahat
N A&aran pasien dan eluarga
tanda dan
ge&ala in(esi
N Ka&i suhu badan pada pasien
neutropenia
setiap < &am
Hipertermia
Berhubungan dengan ;
! penyait8 trauma
! peningatan
metabolisme
! ati,itas yang
berlebih
! dehidrasi
D08D+;
Nenaian suhu
tubuh diatas rentang
normal
N serangan atau
on,ulsi -e&ang.
Nulit emerahan
Npertambahan //
Ntaiardi
N Kulit teraba
panas8 hangat
N0B;
)hermoregulasi
+etelah dilauan
tindaan
eperawatan
selamaMMM%%pasien
menun&uan ;
+uhu tubuh dalam batas
normal dengan reiteria
hasil;
+uhu 4#
O 4?B
Nadi dan
// dalam rentang
normal
)ida ada
perubahan warna ulit
dan tida ada pusing,
NIB ;
1onitor suhu sesering
mungin
1onitor warna dan suhu ulit
1onitor teanan darah, nadi
dan //
1onitor penurunan tingat
esadaran
1onitor *BB, Hb, dan H't
1onitor intae dan output
Berian anti pireti;
Kelola Antibioti;
MMMMMMMMM%%
+elimuti pasien
Berian 'airan intra,ena
Kompres pasien pada lipat
paha dan
asila
)ingatan sirulasi udara
)ingatan intae 'airan dan
nutrisi
1onitor )D, nadi, suhu, dan
//
Batat adanya (lutuasi teanan
darah
1onitor hidrasi seperti turgor
ulit,
elembaban membran muosa.
Aangguan pola tidur
berhubungan dengan;
! Psiologis ; usia tua,
e'emasan, agen
bioimia,
suhu tubuh, pola
ati,itas,
depresi, elelahan, taut,
esendirian%
! Lingungan ;
N0B;
AnFiety Bontrol
Bom(ort Le,el
Pain Le,el
/est ; EFtent and
Pattern
+leep ; EFtent ang
Pattern
+etelah dilauan
tindaan eperawatan
NIB ;
+leep Enhan'ement
! Determinasi e(e!e(e mediasi
terhadap pola tidur
! Ielasan pentingnya tidur yang
adeuat
! Gasilitasi untu mempertahanan
ati,itas sebelum tidur -memba'a.
! Biptaan lingungan yang
nyaman
elembaban,
urangnya
pri,a'y8ontrol
tidur, pen'ahayaan,
mediasi
-depresan,
stimulan.,ebisingan%
Gisiologis ; Demam,
mual, posisi,
urgensi urin%
D+;
! Bangun lebih awal8lebih
lambat
! +e'ara ,erbal
menyataan tida (resh
sesudah tidur
D0 ;
! Penurunan emempuan
(ungsi
! Penurunan proporsi
tidur
/E1
! Penurunan proporsi
pada
tahap 4 dan < tidur%
! Peningatan proporsi
pada tahap " tidur
! Iumlah tidur urang
dari
normal sesuai usia
selama M% gangguan
pola tidur pasien teratasi
dengan riteria hasil;
Iumlah &am tidur
dalam batas normal
Pola tidur,ualitas
dalam batas normal
Perasaan (resh
sesudah
tidur8istirahat
1ampu
mengidenti(iasi halhal
yang
meningatan tidur
! Kolaburasi pemberian obat tidur
Aangguan body image
berhubungan dengan;
Bio(isia -penyait
ronis.,
ogniti(8persepsi -nyeri
ronis.,
ultural8spiritual,
penyait, risis
situasional,
trauma8in&ury,
pengobatan
-pembedahan,
emoterapi, radiasi.
D+;
! Depersonalisasi bagian
tubuh
! Perasaan negati( tentang
tubuh
! +e'ara ,erbal
N0B;
Body image
+el( esteem
+etelah dilauan
tindaan eperawatan
selama M% gangguan
body image
pasien teratasi dengan
riteria hasil;
Body image positi(
1ampu
mengidenti(iasi
euatan personal
1endisripsian
se'ara (atual
perubahan (ungsi
tubuh
1empertahanan
interasi sosial
NIB ;
Body image enhan'ement
! Ka&i se'ara ,erbal dan non,erbal
respon lien terhadap tubuhnya
! 1onitor (reuensi mengriti
dirinya
! Ielasan tentang pengobatan,
perawatan, ema&uan dan
prognosis
penyait
! Dorong lien mengungapan
perasaannya
! Identi(iasi arti pengurangan
melalui
pemaaian alat bantu
! Gasilitasi onta dengan indi,idu
lain
dalam elompo e'il
menyataan perubahan
gaya hidup
D0 ;
! Perubahan atual
strutur dan (ungsi tubuh
! Kehilangan bagian
tubuh
! Bagian tubuh tida
ber(ungsi
Kurang Pengetahuan
Berhubungan dengan ;
eterbatasan ogniti(,
interpretasi terhadap
in(ormasi yang salah,
urangnya einginan
untu
men'ari in(ormasi, tida
mengetahui sumber!
sumber
in(ormasi%
D+; 1enyataan se'ara
,erbal
adanya masalah
D0; etidaauratan
mengiuti instrusi,
perilau tida sesuai
N0B;
Kowlwdge ; disease
pro'ess
Kowledge ; health
Beha,ior
+etelah dilauan
tindaan
eperawatan selama M%
pasien menun&uan
pengetahuan tentang
proses penyait dengan
riteria hasil;
Pasien dan eluarga
menyataan
pemahaman tentang
penyait, ondisi,
prognosis dan program
pengobatan
Pasien dan eluarga
mampu melasanaan
prosedur yang
di&elasan se'ara benar
Pasien dan eluarga
mampu men&elasan
embali apa yang
di&elasan perawat8tim
esehatan lainnya
NIB ;
N Ka&i tingat pengetahuan pasien
dan
eluarga
N Ielasan pato(isiologi dari
penyait dan
bagaimana hal ini berhubungan
dengan
anatomi dan (isiologi, dengan 'ara
yang
tepat%
N Aambaran tanda dan ge&ala
yang biasa
mun'ul pada penyait, dengan
'ara
yang tepat
N Aambaran proses penyait,
dengan
'ara yang tepat
NIdenti(iasi emunginan
penyebab,
dengan 'ara yang tepat
N+ediaan in(ormasi pada pasien
tentang
ondisi, dengan 'ara yang tepat
N+ediaan bagi eluarga
in(ormasi
tentang ema&uan pasien dengan
'ara
yang tepat
N Disusian pilihan terapi atau
penanganan
N Duung pasien untu
mengesplorasi
atau mendapatan se'ond opinion
dengan 'ara yang tepat atau
diindiasian
NEsplorasi emunginan
sumber atau
duungan, dengan 'ara yang tepat

DAG)A/ PU+)AKA
9% Iaime L% +to'slager% 955?% Asuhan Keperawatan Geriatrik% Iaarta ;
EAB
4% 1ubara, *ahit IPbal% Ilmu Keperawatan Komunitas 2% Iaarta ; +agung
+eto
<% 1einer, +ue%E% 955#% Gerontologic ursing% +t% Louis, 1issouri ; 1osby
=% Nugroho, *ah&udi% 9555% Keperawatan Gerontik% Iaarta ; EAB