Anda di halaman 1dari 4

PEMBUATAN TEMBAGA (II) SULFAT PENTAHIDRAT

A. LATAR BELAKANG
Tembaga (II) sulfat pentahidrat adalah salah satu jenis dari garam
terhidrat dengan rumus senyawa CuSO4.5H2O atau [Cu(O2SO2)(H2O)4].H2O yang
bersifat stabil dan memiliki bentuk kristal triklinik. CuSO4.5H2O dapat dibuat
dengan cara mereaksikan tembaga dengan asam sulfat dan asam nitrat (Fitroni
dkk, 2013). Reaksi yang terjadi pada pembuatan CuSO4.5H2O.

3Cu(s) + 8HNO3(aq) 3Cu
2+
(aq) + 6NO3
-
(aq) + 2NO(g) + 4H2O(l)

Cu
2+
(aq) + SO4
2-
(aq) + 5H2O(l) CuSO4.5H2O(s)

Pembuatan CuSO4.5H2O melalui beberapa tahapan. Tahap pertama
adalah pencampuran tembaga yang sudah dipotong-potong kecil dengan asam
sulfat dan asam nitrat. Pada tahapan ini asam nitrat berfungsi sebagai agen
pengoksidasi tembaga agar berubah menjadi ion Cu
2+
. Hasil samping dari
pencampuran ini adalah gas NO yang tidak berwarna, namun gas NO berikatan
langsung dengan gas O2 membentuk gas NO2 yang berwarna coklat. Gas NO2
relatif beracun, oleh karena itu pengerjaan tahapan ini dilakukan dalam lemari
asam.
Tahap kedua adalah pemanasan. Pemanasan bertujuan meningkatkan
kelarutan CuSO4 membentuk kristal CuSO4.5H2O. Tahap ketiga adalah
penyaringan yang bertujuan untuk memisahkan pengotor yang mungkin ada
pada larutan. Tahap keempat adalah pendiaman larutan. Hal ini dimaksudkan
untuk proses kristalisasi CuSO4.5H2O (Fitroni dkk, 2013). Tahap kelima adalah
dekantasi. Dekantasi bertujuan untuk memisahkan cairan dari kristal
CuSO4.5H2O. Tahap keenam adalah pencucian kristal yang bertujuan untuk
menghilangkan pengotor yang masih menempel pada permukaan kristal
CuSO4.5H2O. Tahap ketujuh adalah mendekantasi kembali, untuk memisahkan
cairan dari kristal CuSO4.5H2O.
Berdasarkan material safety data sheet (MSDS), tembaga(II) sulfat
pentahidrat berupa kristal padat berwarna biru cerah dengan titik lebur 110
0
C,
dapat larut dalam akuades dan tidak larut dalam pelarut etanol.

B. RUMUSAN MASALAH
1. Apakah tembaga (II) sulfat pentahidrat dapat dibuat dari keping tembaga
dengan asam sulfat dan asam nitrat?
2. Bagaimana wujud dan warna tembaga (II) sulfat pentahidrat yang
dihasilkan?
3. Bagaimana kelarutan tembaga (II) sulfat pentahidrat dalam pelarut
akuades dan etanol?
4. Berapa titik lebur tembaga (II) sulfat pentahidrat yang dihasilkan

C. TUJUAN PEMECAHAN MASALAH
1. Membuat tembaga (II) sulfat pentahidrat dari keping tembaga dengan
asam sulfat dan asam nitrat.
2. Mengetahui wujud dan warna tembaga (II) sulfat pentahidrat.
3. Mengetahui kelarutan tembaga (II) sulfat pentahidrat.
4. Mengetahui titik lebur tembaga (II) sulfat pentahidrat.

D. ALAT DAN BAHAN YANG DIGUNAKAN
Alat:
Gelas kimia 250 mL 2 buah
Gelas ukur 10 mL 1 buah
Gelas ukur 25 mL 1 buah
Neraca analitik 1 buah
Kaca arloji 1 buah
Kaki tiga 1 buah
Kasa 1 buah
Lampu spritus 1 buah
Corong 1 buah
Tabung reaksi 2 buah
Rak tabung 1 buah
Mortar 1 buah
Pastel 1 buah
Fisher Scientific 1 buah
Pipet tetes 2 buah

Bahan:
Akuades 10 mL
H2SO4 pekat 3,4 mL
Keping tembaga 2 gram
HNO3 pekat 5 mL
Kertas saring 1 buah
Etanol 2 mL

E. METODE DAN LANGKAH PERCOBAAN
1. Pembuatan tembaga (II) sulfat pentahidrat
a. Sebanyak 10 mL air dimasukkan ke dalam gelas kimia.
b. Menambahkan 3,4 mL H2SO4 pekat.
c. Memasukkan 2 gram keping tembaga yang telah dipotong kecil-kecil.
d. Menambahkan 5 mL HNO3 pekat, kemudian memanaskan sambil
mengaduk larutan sampai tidak terbentuk lagi gas berwarna coklat
(pengerjaan dalam lemari asam).
e. Menyaring campuran saat panas.
f. Menyimpan larutan sehingga terbentuk kristal.
g. Mendekantasi dan mengambil kristal yang terbentuk.
h. Mencuci kristal dengan sedikit air.
i. Mendekantasi kembali dan mengambil kristal yang terbentuk.

2. Karakterisasi tembaga (II) sulfat pentahidrat
a. Mengamati warna dan wujud CuSO4.5H2O yang terbentuk
b. Menguji kelarutan CuSO4.5H2O
1. Memasukkan masing-masing 0,5 gram CuSO4.5H2O ke dalam 2 buah
tabung reaksi.
2. Menambahkan akuades dan etanol masing-masing 2 mL ke dalam
tabung reaksi.
3. Mengaduk larutan dalam tabung reaksi.
4. Mencatat hasil pengamatan.
c. Penentuan titik lebur CuSO4.5H2O
1. Menghaluskan sedikit CuSO4.5H2O yang diperoleh dari hasil percobaan
dengan mortal dan pastel.
2. Mengambil sebutir CuSO4.5H2O dan meletakkan CuSO4.5H2O ke
tempat sampel alat Fisher Scientific.
3. Mengamati CuSO4.5H2O hingga melebur dan mencatat temperatur
yang terbaca saat CuSO4.5H2O mulai meleleh.
4. Membandingkan titik lebur CuSO4.5H2O yang diperoleh dengan titik
lebur CuSO4.5H2O secara teoritik yaitu 110C.

F. TEKNIK ANALISIS DATA
1. Pembuatan CuSO4.5H2O
Perlakuan Hasil pengamatan
Menambahkan 3,4 mL H2SO4 pekat ke
dalam 10 mL akuades

Memasukkan 2 gram keping tembaga
yang telah dipotong kecil-kecil

Menambahkan 5 mL HNO3 pekat,
kemudian memanaskan sambil
mengaduk larutan sampai tidak
terbentuk lagi gas berwarna coklat
(pengerjaan dalam lemari asam)

Menyaring campuran saat panas
Menyimpan larutan sehingga
terbentuk kristal

Mendekantasi dan mengambil kristal
yang terbentuk

Mencuci kristal dengan sedikit air
Mendekantasi kembali
Mengeringkan kristal

2. Karakterisasi CuSO4.5H2O
Perlakuan Hasil pengamatan
Warna
Wujud
Kelarutan dalam :
Akuades
Etanol

Titik lebur CuSO4.5H2O

Reaksi yang terjadi pada pembuatan CuSO4.5H2O:

3Cu(s) + 8HNO3(aq) 3Cu
2+
(aq) + 6NO3
-
(aq) + 2NO(g) + 4H2O(l)

Cu
2+
(aq) + SO4
2
(aq) + 5H2O(l) CuSO4.5H2O(s)
Mol Cu yang digunakan =



=




= 0,157 mol

Mol Cu = mol Cu
2+
= mol CuSO4.5H2O = 0,157 mol
Massa CuSO4.5H2O = mol CuSO4.5H2O x Mr CuSO4.5H2O
= 0,157 mol x 249,69 gram/mol
= 39,2 gram

Rendemen CuSO4.5H2O =





G. REFERENSI
Fitrony., Fauzi, R., Qadariyah, L. & Mahfud. 2013. Pembuatan Kristal Tembaga
Sulfat Pentahidrat (CuSO
4
.5H
2
O) dari Tembaga Bekas Kumparan. Jurnal
Teknik Fomits, (Online), 2 (1): 121-125,
(http://download.portalgaruda.org/article.php?article=88985&val=4186),
diakses 24 September 2014.
Sciences Lab. Tanpa Tahun. Copper Sulfate Pentahydrate MSDS. (Online),
(http://www.sciencelab.com/msds.php?msdsId=9923597), diakses 24
september 2014.