Anda di halaman 1dari 28

Sistem, Kerja, Kalor, dan Energi

Dalam
Termodinamika
Kelompok 4
Yermia T
Akmal
Mela Florence
A. Zulkifli
Fadhila Amalia


Burhamzah
Satria Robi Afandi
Aulifa Andhini Putri
Fauziah Maswah
Asraf
Sistem
Sistem adalah bagian dari alam semesta yang
menjadi objek kajian kita.

Sistem dalam termodinamika terbagi menjadi
tiga:
Sistem Terisolasi
Sistem Tertutup
Sistem Terbuka
Sistem Terisolasi adalah suatu sistem yang tidak mengalami
interaksi dengan lingkungannya, jadi tidak terjadi
pertukaran massa dan energi. Contoh: tabung gas yang
terisolasi.

Sistem Tertutup adalah suatu suatu sistem yang di
dalamnya tidak terjadi perubahan massa, namun terjadi
pertukaran energi dengan lingkungannya. Contoh: balon
udara yang dipanaskan.

Sistem Terbuka adalah suatu sistem yang di dalamnya dapat
terjadi pertukaran massa dan energi dengan lingkungannya.
Contoh: turbin gas.
Kerja atau Usaha (W)
Kerja atau usaha adalah proses perpindahan
energi secara mekanik.

Usaha dalam gerak translasi
=
Usaha dalam gerak rotasi
=
Usaha dalam termodinamika
= =
2

1

=

1

Jika perubahan tekanan dan volume gas
dinyatakan dalam bentuk grafik , usaha
yang dilakukan gas merupakan luas daerah di
bawah grafik .








Gas dikatakan melakukan usaha apabila
volume gas bertambah besar dan
2
>
1
.
Sebaliknya, gas dikatakan menerima usaha
apabila volume mengecil atau
2
<
1
dan
usaha gas bernilai negatif.

Proses-proses Termodinamika
Proses Isobarik adalah suatu proses perubahan
keadaan gas pada tekanan tetap.
Menurut Hukum Charles, persamaan keadaan gas pada
proses isobarik dinyatakan dengan persamaan

= konstan
Atau

1
=

2

= =
2

1

Proses Isokhorik adalah suatu proses perubahan
gas pada volume tetap = 0
Menurut Hukum Gay-Lussac, proses isokhorik
pada gas dapat dinyatakan dengan persamaan

= konstan
Atau

2
=

2

Karena = 0, maka = 0 = 0
Proses Isotermal adalah suatu proses perubahan
keadaan gas pada suhu tetap = 0
Menurut Hukum Boyle, proses isotermal dapat
dinyatakan dengan persamaan
= konstan
Atau

1
=
2

2

Usaha yang terjadi adalah = ln

1

Proses Adiabatik adalah suatu proses
perubahan keadaan gas di mana tidak ada
kalor yang masuk atau keluar dari sistem.
Proses adiabatik mengikuti persamaan
Poisson sebagai berikut

= konstan
Usaha yang terjadi adalah
=
3
2

Kalor (Q)
Kalor adalah energi yang ditransfer dari satu
benda ke benda yang lain karena adanya
perbedaan suhu.
Alat pengukur kalor adalah kalorimeter. 1 kalori =
4,186 joule.
Kalor berpindah dari suatu benda ke benda yang
lainnya melalui tiga cara: konduksi, konveksi, dan
radiasi.
Kalor merupakan energi karena dapat di ubah
menjadi energi kinetik, begitupun sebaliknya.
Kalor dapat dibagi menjadi 2 jenis:
Kalor yang digunakan untuk menaikkan suhu
Kalor yang digunakan untuk mengubah wujud
Kapasitas Kalor
Kapasitas kalor adalah banyaknya kalor yang
diperlukan untuk menaikkan suhu benda
sebesar 1 derajat celcius.
C = mc


Persamaan Kalor
Untuk benda yang tidak mengalami perubahan
wujud
= =
Untuk benda yang mengalami perubahan wujud
=
Jumlah kalor yang harus diberikan kepada sebuah
benda bermassa m dan mempunyai kalor jenis c,
untuk menaikan temperaturnya adalah
=


Menurut Asaz Black, pada pencampuran zat-
zat, total kalor yang dilepas sama dengan total
kalor yang diterima


Yang melepas kalor adalah benda yang
suhunya tinggi dan yang menerima kalor
adalah benda yang bersuhu rendah. Bila
persamaan tersebut dijabarkan maka akan
diperoleh :
m1.c1.(T2 T1)= m2.c2(T2 T1)

Energi Dalam (U)
Energi dalam adalah jumlah energi kinetik
seluruh partikel penyusunnya, ditambah jumlah
seluruh energi potensial dari interaksi antara
seluruh partikel tersebut.
Energi dalam merupakan suatu sifat mikroskopik
zat sehingga tidak dapat diukur secara langsung.
Secara umum, perubahan energi dalam
dirumuskan :
=
2

1


Menurut Hukum 1 Termodinamika, jumlah
kalor yang diberikan suatu sistem sama
dengan besarnya usaha yang dilakukan sistem
tersebut dan perubahan energi dalam sistem.
= +
=
Contoh Soal
1. Sebuah gas ideal mengalami ekspansi
isotermal (suhu konstan) pada suhu T,
dengan volume bertambah dari
1
ke
2
.
Berapa banyak kerja yang dilakukan gas
tersebut?

penyelesaian
=

1

Dengan
=

1

=

1
= ln

1
1

= ln

2

2. Hitunglah jumlah kalor yang diperlukan untuk
menaikkan suhu 20 Kg besi (c = 0,11 kal/g
0
C)
dari 10
0
C ke 90
0
C
penyelesaian
Q = m c T
= 20 x 10
3
g x 0,11 cal/g
0
C x (90 10)
0
C
= 17600000 cal

3. Satu gram air (1 cm
3
) berubah menjadi 1671
cm
3
uap pada tekanan konstan 1
atm 1,013 10
5
Pa . Panas penguapan pada
tekanan ini adalah

= 2,256 10
6
J/kg.
Hitung: a) Kerja yang dilakukan oleh air ketika
menguap; b) Kenaikan energi-dalam air.
penyelesaian
a) =
2

1

= 1,013 10
5
Pa

1671 10
6
m
3
1
10
6
m
3

= 169 J
b) Panas yang ditambahkan ke air adalah panas
penguapan
=

= 10
3
kg 2,256 10
6
J kg

= 2256 J
Latihan
1. Berapa kerja yang dilakukan terhadap system jika
gas dikompresi melawan tekanan konstan 5 atm
dan gas dikompresi dari 5 dm
3
menjadi 1 dm
3
pada
300K. Nyatakan W dalam kJ.
2. Hitunglah besarnya kerja (dalam Joule) yan g
dilakukan suatu sistem yang mengalami ekspansi
melawan tekanan 2 atm dengan perubahan volume
10 liter.
TERIMA KASIH