Anda di halaman 1dari 12

MAKALAH

METODE NUMERIK

ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN
KELOMPOK 2
1. MUH. FAIS WAHID
2. MAKSUM MADJIDI
3. M. IQBAL MAULANA
4. FAUZIAH MASWAH H221 12 277



PROGRAM STUDI GEOFISIKA
JURUSAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS HASANUDDIN
FEBRUARI, 2014
KATA PENGANTAR

Puji syukur senantiasa penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas berkat
rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan Metode Komputasi
Geofisika ini, yang berjudul Program Menghitung Massa Jenis (Rho) Menggunakan
Dreamweaver.
Sebagai ungkapan rasa syukur, penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada semua
pihak yang telah memberikan bantuan dalam menyelesaikan laporan ini.
Penulis menyadari bahwa laporan ini belum sempurna baik dari segi format maupun dari
segi isi. Oleh karena itu, penulis bersedia menerima saran dan kritik yang membangun untuk
penyempurnaan laporan ini.
Dengan selesainya laporan ini, penulis berharap dapat bermanfaat bagi diri pribadi
penulis dan pengembangan ilmu pengetahuan pada umumnya.

Makassar, Desember 2013

Penulis
DAFTAR ISI

Halaman Judul ................................................................................... i
Kata Pengantar ................................................................................... ii
Daftar Isi ............................................................................................ iii
BAB I PENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang ....... 1
I.2 Ruang Lingkup ...... 2
I.3 Tujuan .... 2
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
II.1 Web Server ... 3
II.2 PHP (Hypertext Preprocessor) ......... 4
II.3 Macromedia Dreamweaver .. 6
II.4 Localhost . 11
II.5 XAMPP ............... 12
BAB III METODOLOGI PERCOBAAN
III.1 Alat dan Bahan .. 15
III.2 Cara Kerja .. 15
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
IV.1 Hasil ... 20
IV.2 Pembahasan 21
BAB V PENUTUP
V.1 Simpulan....... 22
V.2 Saran .... 22
DAFTAR PUSTAKA .... 23

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG
Pesatnya teknologi, terutama teknologi komputer sudah tak bisa dipungkiri lagi, bagi
yang mengikuti perkembangannya, ia tidak akan dipandang sebelah mata. Sebaliknya, bagi
yang tidak mengikuti perkembangannya, bersiaplah untuk mundur secara suka rela dari
panggung kompetisi. Ibarat wabah, teknologi komputer sudah menyusupi hampir semua
bidang kehidupan manusia. Dari pemerintah pusat sampai tingkat pemerintah desa,
perusahaan-perusahaan, supermarket, minimarket, perguruan tinggi, SLTA, SLTP, bahkan
SD hampir semuanya mengenal komputer. Saat ini, yang mempunyai lingkungan yang semakin
luas dan banyak diminati, juga dapat digunakan untuk menghasilkan uang adalah dunia
pemrograman komputer. Dalam dunia pemrograman komputer, dikenal algoritma dan
banyak bahasa pemrograman, seperti C, C++, Pascal, Basic, Java, dan lain-lain. Oleh karena
itulah, yang akan dibahas dalam makalah ini adalah Algoritma dan Pemrograman.

1.2. TUJUAN
Makalah ini disusun dengan tujuan sebagai sarana untuk mengikuti pesatnya
perkembangan teknologi komputer di masa sekarang ini, salah satunya di dunia
pemrograman yang sekarang semakin banyak diminati. Selain itu, tujuan disusunnya
makalah ini adalah untuk memenuhi tugas matakuliah Pemrograman I, dikarenakan Penulis
masih berstatus sebagai mahasiswa Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknik dan Ilmu
Komputer,Universitas Indraprasta PGRI.

ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN
A. DEFINISI :
Algoritma adalah urutan langkah-langkah penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan
logis. Kata logis merupakan kata kunci dalam algoritma. Langkah-langkah dalam algoritma harus logis
dan harus dapat ditentukan bernilai salah atau benar. Dalam beberapa konteks, algoritma adalah
spesifikasi urutan langkah untuk melakukan pekerjaan tertentu. Pertimbangan dalam pemilihan
algoritma adalah, pertama, algoritma haruslah benar. Artinya algoritma akan memberikan keluaran yang
dikehendaki dari sejumlah masukan yang diberikan.
Asal kata dari algoritma adalah pada dasarnya orang hanya menemukan kata algorism yang berarti
proses menghitung dengan angka arab. Para ahli sejarah matematika menemukan asal kata tersebut
yang berasal dari nama penulis buku arab yang terkenal yaitu Abu Jafar Muhammad Ibnu Musa Al-
Khuwarizmi. Al-Khuwarizmi dibaca orang barat menjadi Algorism. Al-Khuwarizmi menulis buku yang
berjudul Kitab Al Jabar Wal-Muqabala yang artinya Buku pemugaran dan pengurangan (The book of
restoration and reduction). Dari judul buku itu kita juga memperoleh akar kata Aljabar (Algebra).
Perubahan kata dari algorism menjadi algorithm muncul karena kata algorism sering dikelirukan dengan
arithmetic, sehingga akhiran sm berubah menjadi thm. Dalam bahasa Indonesia, kata algorithm
diserap menjadi algoritma.
B. KRITERIA SUATU ALGORITMA
Suatu algoritma harus memuat kriteria sebagai berikut :
Ada input dan output
Efektif dan efisien
Terstruktur
C. Langkah Langkah Penyelesaian Masalah dengan Algoritma
Dalam menyelesaikan masalah dengan algoritma, dibutuhkan langkah-langkah sebagai berikut :

Masalah dalam hal ini dianggap sebagai input, kemudian diolah dan dibuatkan jalan keluarnya melalui
algoritma hingga menghasilkan suatu output yang biasa disebut solusi. Contoh algoritma membuat kopi
:
1. Siapkan air panas, kopi, gula, cangkir dan sendok teh.
2. Tuangkan 2 sendok teh gula dan 1 sendok kopi ke dalam cangkir.
3. Tuangkan air panas ke dalam cangkir yang sudah berisi gula dan kopi.
4. Aduk selama 30 detik.
5. Kopi siap dinikmati.

Penulisan algoritma dapat dibuat dengan menggunakan bahasa natural yang meliputi bahasa
Indonesia dan bahasa Inggris, menggunakan flowchart dan dapat pula menggunakan pseudocode.
Menggunakan bahasa natural (Bahasa manusia: Indonesia, Inggris)
Menggunakan Flowchart, adalah bagan-bagan yang mempunyai arus yang
menggambarkan langkah-langkah penyelesaian suatu masalah. Flowchart Merupakan
cara penyajian dari suatu algoritma. Ada 2 macam Flowchart :
1. System Flowchart yaitu urutan proses dalam system dengan menunjukkan alat
media input, output serta jenis media penyimpanan dalam proses pengolahan
data.
2. Program Flowchart yaitu urutan instruksi yang digambarkan dengan symbol
tertentu untuk memecahkan masalah dalam suatu program.
Simbol-simbol flowchart dapat berupa Flow Direction Symbols (Simbol penghubung
alur), processing Symbols (Simbol proses), dan input-output Symbols (Simbol input-
output). Berikut adalah beberapa symbol flowchart yang sering digunakan.



Menggunakan Pseudocode, adalah deskripsi dari algoritma pemrograman komputer yang
menggunakan struktur sederhana dari beberapa bahasa pemograman tetapi bahasa
tersebut hanya ditujukan agar dapat dibaca manusia. Biasanya yang ditulis dari
pseudocode adalah variabel dan fungsi. Tujuan penggunaan utama dari pseudocode
adalah untuk memudahkan manusia dalam memahami prinsip-prinsip dari suatu
algoritma. Pseudocode merupakan Outline dari sebuah program computer. Psedeucode
ditulis dalam bahasa Inggris atau Indonesia sederhana. Kata kunci (keyword) yang
digunakan untuk menjelaskan struktur kendali (misalnya: jika, ulangi,
sampai,if,repeat, until).

Operasi dasar komputer meliputi :
1. Menerima informasi (Input)
2. Menampilkan Informasi (Output)
3. Melakukan perhitungan aritmetika (Compute)
4. Memberikan nilai ke suatu identifier (Store)
5. Membandingkan dan Memilih (Compare)
6. Melakukan pengulangan (Loop)
C. PEMROGRAMAN
Program adalah kumpulan pernyataan komputer,. Program ditulis dengan menggunakan bahasa
pemrograman. Jadi bisa disebut bahwa program adalah suatu implementasi dari bahasa
pemrograman. Memprogram tidak sama dengan pemrograman. Memprogram adalah tentang
metodologi pemecahan masalah, kemudian menuangkannya dalam suatu notasi tertentu yang mudah
dibaca dan dipahami. Pemrograman berarti memakai suatu bahasa aturan-aturan tata bahasanya,
pernyataan-pernyataannya, tata cara pengoperasian compiler-nya, dan memanfaatkan pernyataan-
pernyataan tersebut untuk membuat program yang ditulis hanya dalam bahasa itu saja.
D. PARADIGMA PEMROGRAMAN
Paradigma pemrograman dapat dibagi menjadi :
Pemrograman prosedular, merupakan pemrograman yang didasarkan pada urutan-urutan dan
sekuensial. Program adalah suatu rangkaian prosedur untuk memanipulasi data. Prosedur
merupakan kumpulan instruksi yang dikerjakan secara berurutan. Pemrograman prosedural
harus mengingat prosedur mana yang sudah dipanggil dan apa yang sudah diubah.
Pemrograman fungsional, pemrograman ini berdasar pada teori fungsi matematika. Fungsi
merupakan dasar utama program.
Pemrograman modular, pemrograman ini membentuk banyak modul. Modul merupakan
kumpulan dari prosedur dan fungsi yang berdiri sendiri. Sebuah program dapat merupakan
kumpulan modul-modul.
Pemrograman berorientasi objek, pemrograman ini berdasarkan prinsip objek, dimana objek
memiliki data/variabel/property dan method/event/prosedur yang dapat dimanipulasi.
Pemrograman berorientasi fungsi, pemrograman ini berfokus pada suatu fungsi tertentu saja.
Sangat tergantung pada tujuan pembuatan bahasa pemrograman ini.
Pemrograman deklaratif, pemrograman ini mendeskripsikan suatu masalah dengan pernyataan
daripada memecahkan masalah dengan implementasi algoritma.
E. DASAR ALGORITMA DALAM PEMROGRAMAN
Algoritma merupakan deskripsi urutan pelaksanaan suatu proses. Algoritma tersusun oleh sederetan
langkah instruksi yang logis. Tiap langkah instruksi akan mengerjakan suatu tindakan (Aksi). Bila Aksi
dilaksanakan, maka sejumlah operasi yang bersesuaian akan dikerjakan oleh CPU.
F. STRUKTUR DASAR ALGORITMA
Struktur dasar algoritma dibagi menjadi :
Struktur Sekuensial. Pada struktur sekuensial instruksi dikerjakan secara berurutan baris
perbaris mulai dari baris pertama hingga baris terakhir, tanpa ada loncatan atau perulangan.
Tiap instruksi dikerjakan satu per satu dan dilaksanakan tepat sekali, tidak ada instruksi yang
diulang. Urutan instruksi yang dilaksanakan pemroses sama dengan urutan instruksi sebagai
tertulis di dalam teks algoritma. Akhir dari instruksi terakhir merupakan akhir algoritma.
Contoh algoritma menghitung persegi panjang :
1. Masukkan panjang (p)
2. Masukkan lebar (l)
3. Hitung luas (p*l)
4. Tulis Luas


Struktur seleksi atau pemilihan, adalah instruksi yang dipakai untuk memilih satu aksi dari
beberapa kemungkinan aksi berdasarkan suatu syarat. Bentuk ke-1 dari pemilihan Suatu aksi
hanya dilakukan bila persyaratan atau kondisi tertentu dipenuhi. jika kondisi bernilai benar
kerjakan aksi jika salah, tidak ada aksi apapun yang dikerjakan.
Notasi algoritma :















Bentuk ke-2 dari pemilihan Apabila syarat dipenuhi maka aksi-1 dilaksanakan bila syarat tidak
dipenuhi maka aksi- 2 yang dilaksanakan.
Notasi algoritma :











Struktur perulangan, adalah instruksi yang dapat mengulang sederetan Instruksi secara
berulang-ulang sesuai persyaratan yang ditetapkan. Struktur instruksi perulangan pada
dasarnya terdiri atas:
1. Kondisi perulangan; suatu kondisi yang harus dipenuhi agar perulangan dapat terjadi.
2. Badan (body) perulangan; deretan instruksi yang akan diulang-ulang pelaksanaannya.
3. Pencacah (counter) perulangan; suatu variabel yang nilainya harus berubah agar
perulangan dapat terjadi dan pada akhirnya membatasi jumlah perulangan yang dapat
dilaksanakan.
Jenis perulangan dapat berupa :
1. For Next

Makna dari bentuk perulangan di atas adalah ulangi instruksi tersebut berdasarkan
variabel perulangan mulai dari nilai awal hingga nilai akhir. Dari gambar di atas
instruksi akan dikerjakan sebanyak 4 kali, karena perulangan dimulai dari 1 sampai 4.
2. While Do







Dari bentuk pengulangan di atas instruksi akan dilaksanakan berulang kali selama
kondisi bernilai TRUE , jika FALSE maka badan pengulangan tidak akan dilaksanakan
yang berarti pengulangan selesai.
3. Repeat Until




Intruksi ( atau runtunan instruksi) akan dilaksanakan berulang kali sampai kondisi
bernilai true, jika kondisi bernilai false maka pengulangan masih terus dilakukan.
G. ATURAN PENULISAN TEKS ALGORITMA
Aturan penulisan teks algoritma memuat hal hal sebagai berikut :
Teks algoritma berisi langkah-langkah penyelesaian masalah
Tidak ada notasi baku tapi sebaiknya berkorespondensi dengan bahasa pemrograman umum,
supaya mudah ditranslasikan ke dalam bahasa pemrograman
Notasi yang digunakan untuk menulis algoritma disebut notasi algoritmik
Struktur teks algoritma :
Kepala algoritma terdiri atas nama algoritma dan penjelasan (spesifikasi) tentang
algoritma tersebut
Deklarasi mendefinisikan semua nama (konstanta, peubah, tipe, prosedur atau
fungsi) yang dipakai dalam algoritma
Deskripsi berisi uraian langkah-langkah penyelesaian
Contoh teks algoritma :

H. TIPE, NAMA DAN NILAI