Anda di halaman 1dari 14

PENGENDALIAN KEUANGAN

Kelompok 2

NIVIRA C1C012014
RENO THANJAYA C1C012
PENTINGNYA MANAJEMEN KEUANGAN
Manajemen keuangan adalah sebuah subjek yang sangat menarik saat
kita mendekati abad ke-21. Radio dan televisi menyajikan cerita-cerita
dramatis tentang pertumbuhan dan penurunan perusahaan-
perusahaan, pengembalian perusahaan, dan berbagai jenis
restrukturisasi perusahaan. Untuk memahami perkembangan ini dan
ikut serta di dalamnya secara efektif, diperlukan pengetahuan mengenai
prinsip keuangan.
Pentingnya prinsip keuangan ini digarisbawahi dengan adanya
perkembangan dramatis yang terjadi dalam pasar keuangan.
FUNGSI KEUANGAN

fungsi keuangan yang utama adalah dalam hal keputusan investasi,
perhitungan biaya, dan dividen untuk suatu organisasi.
Tujuan manajer keuangan adalah membuat rencana guna memperoleh
dan menggunakan dana, serta memaksimalkan nilai organisasi.
Lanjutan
kegiatan yang melibatkan manajer keuangan, yaitu:

1. Dalam perencanaan dan peramalan, manajer keuangan
berinteraksi denganpara eksekutif yang bertanggung jawab atas
kegiatan-kegiatan perencanaan strategis umum.
2. Manajer keuangan harus memusatkan perhatiannya pada
keputusan investasidan perhitungan biaya, serta segala hal yang
berkaitan dengannya
Lanjutan

3. Manajer keuangan harus bekerja sama dengan para manajer
lainnya agar perusahaan dapat beroperasi seefisien mungkin
karena semua keputusan bisnis memiliki dampak keuangan.
4. Manajer keuangan menghubungkan perusahaan dengan pasar
uang dan pasar modal yang merupakan sumber perolehan dana
dan tempat surat berharga perusahaan diperdagangkan.

DEFINISI PENGENDALIAN KEUANGAN

1. Umpan Balik Mekanikal vs Respon Perilaku
Definisi pengendalian telah didasarkan pada konsep kepercayaan
dan kemungkinan. Para manajer membutuhkan suatu keyakinan
tentang cara dunia mereka bekerja dan dampak-dampak yang
mereka harapkan dari suatu inisiatif dipilih. Bagaimanapun, para
manajer secara khusus memiliki peluang untuk dapat mendeteksi
hasil-hasil keperilakuan.

Lanjutan

2. Perluasan Konsep-konsep Tradisional
Konsep-konsep pengendalian tradisional dalam akuntansi sering
kali berarti bahwa hasil dari informasi akuntansi adalah langkah
akhir dari peran akuntan. Dalam pendekatan perilaku,
menghasilkan informasi bukanlah akhir dari keterlibatan akuntan,
sehingga informasi dapat dipandang sebagai suatu intermediasi
dari langkah akhir.

PENGENDALIAN TERPADU
1. Perencanaan
Proses perencanaan dalam organisasi juga ditandai dengan istilah
perilaku penetapan tujuan.
2. Operasi
Pengendalian operasi merupakan suatu proses implementasi atas
rencana-rencana manajemen. Di berbagai organisasi, pengendalian
pengoperasian merupakan tanggung jawab manajer pemilik,
Lanjutan

3. Umpan Balik
Umpan balik dalam organisasi berasal dari sumber formal dan
informal yang disusun dari komunikasi nonverbal.
4. Interaksi Pengendalian
Saling keterkaitan diantara sub-sistem pengendalianjuga
memegang peranan penting atas hasil yang kurang memuaskan

FAKTOR-FAKTOR KONTEKSTUAL

a Ukuran
Ukuran dapat dipandang sebagai suatu peluan dan suatu hambatan.
b Stabilitas Lingkungan
Desain pengendalian dalam lingkungan yang stabil dapat berbeda dari
desain pengendalian dalam lingkungan yang selalu berubah.
Lanjutan

c Motif Keuangan
Keberadaan dari motif keuangan tentunya bukanlah penghalang untuk
menggunakan ukuran-ukuran penilaian akuntansi terhadap
produktivitas.
d Faktor-faktor Proses
Suatu faktor proses penting dalam pegendalian biaya-biaya yang tidak
dapat dihindari dan biaya-biaya untuk melakukan rekayasa adalah biaya
variable.
PERTIMBANGAN-PERTIMBANGAN RANCANGAN
a Antisipasi terhadap Konsekuensi Logis
Antisipasi terhadap konsekuensi logis merupakan komponen-komponen
inti dalam mendesain pengendalian.
b Relevansi dengan Teori Agensi
Teori agensi menyangkut persoalan biaya dimana suati pendelegasian
dengan asumsi keputusan-keputusan tertentu bersifat tidak jelas atau
dipengaruhi secara bersama-sama agar menjadi tidak nyata.
c Pengelolaan Perubahan
Pengelolaan perubahan adalah sesuat yang penting dalam menentukan
rancangan-rancangan pengendalian.


PENGENDALIAN DALAM ERA PEMBERDAYAAN

a System Pengendalian Diagnostik
b System Kepercayaan
c System Batasan
d System Pengendalian Interaktif
e Penyeimbangan Pemberdayaan dan Pengendalian


TERIMA KASIH