Anda di halaman 1dari 9

Sistem Operasi

Sistem operasi (bahasa Inggris: operating system; OS) adalah seperangkat program
yang mengelola sumber daya perangkat keras komputer, dan menyediakan layanan
umum untuk aplikasi perangkat lunak. Sistem operasi adalah jenis yang paling penting
dari perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna
tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program
aplikasibooting.
Sistem operasi mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup perhitungan
penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya.
Untuk fungsi-fungsi perangkat keras seperti sebagai masukan dan keluaran dan alokasi
memori, sistem operasi bertindak sebagai perantara antara program aplikasi dan
perangkat keras komputer,
[1][2]
meskipun kode aplikasi biasanya dieksekusi langsung
oleh perangkat keras dan seringkali akan menghubungi OS atau terputus oleh itu.
Sistem operasi yang ditemukan pada hampir semua perangkat yang berisi komputer-
dari ponsel dan konsol permainan video untuk superkomputer dan server web.
Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada
memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software
lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan
melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum
tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka
user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti
umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode
yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu
Sistem Operasi.
Beberapa Tokoh Penemu Sistem Operasi :
Apple
1. Steven Paul "Steve" Jobs lahir di San Francisco,California Amerika Serikat 24
February 1955,Menghembuskan nafas terakhir pada tanggal 5 Oktober 2011 Di kota
Pallo California Amerika Serikat pada umur 56 tahun adalah seorang tokoh bisnis dan
juga seorang penemu dari Amerika Serikat
Linux
2. Linus Benedict Torvalds lahir di Helsinku,Firlandia,28 Desember 1969 Umur 41
sebagai perintis pengembangan Kernel Linux.system operasi menjanjikan, yang bisa
dibenamkan ke dalam server, komputer desktop, tablet PC, PDA, handphone, GPS,
robot, mobil hingga pesawat ulang alik buatan NASA.
Unix
3. Kenneth Thompson lahir di New Orleans,Louisiana,Amerika Serikat 4 February
1943 adalah seorang ilmuwan komputer yang dikenal lewat karyanya dalam
pengembangan system operasi unix Ia menyelesaikan pendidikan sarjana dan master di
bidang teknik elektro, di dampingi oleh temannya Dennis Ritche menjadi pembuat
utama system operasi Unix.
Microsoft
4. William hanry gates III (Bill gates) lahir di seattle,Washington 28 Oktober
1955 adalah seorang tokoh bisnis,investor,filant ropis dan juga sebagai penulis asal
Amerika serikat ini,menjabat sebagai ketua di perusahaannya yaitu Microsoft.
Minix
5 . Andrew S.Tenenbaum lahir di white plains,New York 16 maret ,1944 adalah
seorang propesor ilmu computer di Vrije Universiteit,Amsterdam Belanda.Ia dikenal
sebagai penulis MINIX,sebuah Unix system operasi.

Contoh sistem operasi modern adalah Linux, Android, iOS, Mac OS X, dan Microsoft
Windows.
[3]

Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian :

1.Mekanisme Boot, yaitu meletakan kernel ke dalam memory kernel, kernel dapat
dikatakan sebagai inti dari Sistem Operasi.

2.Command Interpreter atau Shell, bertugas untuk membaca input berupa perintah dan
menyediakan beberapa fungsi standar dan fungsi dasar yang dapat dipanggil oleh
aplikasi/program maupub piranti lunak lain. Contoh dari Shell adalah : Command
Prompt pada Windows XP (DOS pada Windows 98), XTerm dan Konsole di Mesin
Linux (Unix).

3.Driver untuk berinteraksi dengan hardware sekaligus mengontrol kinerja hardware.
4.Resource Allocator. Sistem Operasi bertugas mengatur dan mengalokasikan sumber
daya dari perangkat.
5.Handler. Handler berperan dalam mengendalikan sistem perangkat agar terhindar dari
kekeliruan (error) dan penggunaan sumber daya yang tidak perlu.
Sekarang kita akan menilik sejarah dan perkembangan Sistem Operasi.

Menurut Tanebaum, Sistem Operasi mengalami perkembangan yang dapat
dibagi ke dalam 4 generasi.

1.Generasi Awal
Perkembangan awal Sistem Operasi masih dilakukan secara manual dalam artian belum
muncul adanya Sistem Operasi yang secara otomatis artinya belum mendukung layanan
pekerjaan yang dapat dilakukan dalam 1 rangkaian.

2.Generasi Kedua
Di generasi ini sudah diperkenalkannya perkejaan yang dapat dilakukan dalam 1
rangkaian atau biasa disebut dengan Batch Proccessing System.

3.Generasi Ketiga
Pada generasi ketiga, Sistem Operasi sudah mendukung layanan Multi-User, Multi-
Programming dan Batch Proccessing System (Multi-Task).

4.Generasi Keempat
Di masa ini, sudah diperkenankannya GUI (Graphical User Interface) yang artinya
Sistem Operasi memiliki tampilan dan dengan bermodalkan mouse, End-User dapat
menjalankan aplikasi/porgram atau piranti lunak.

5.Generasi Selanjutnya
Pada generasi selanjutnya diperkenalkan Sistem Operasi yang berada dalam sebuah
Sistem Operasi, ini adalah contoh sebuah Sistem Operasi berbasikan Website yang
berkerja di dalam sebuah Sistem Operasi. Dan generasi selanjutnya diperkenalkanlah
Sistem Operasi bergerak (Mobile) pada perangkat bergerak seperti : PDA, Poket PC,
dan lain sebagainya. Di generasi selanjutnya diperkenalkan juga teknologi Sistem
Operasi jaringan yang sifatnya virtual, sehingga dalam 1 jaringan hanya diinstal 1 buah
Sistem Operasi pada Perangkat yang bertugas menjadi Server. Selain itu, diperkenalkan
pula Cross Platform Operating System yang artinya dapat menggabungkan 2 Sistem
Operasi berbeda seperti : Linux dan Windows.

Dewasa ini, hampir seluruh manusia memiliki PC dan Mobile PC. Dikarenakan faktor
harga yang selalu berubah dan kebutuhan manusia akan perangkat otomatis seperti :
PC, maka manusia menjadikan PC sebagai kebutuhan utama. Seiring dengan
perkembangan teknologi PC pun dibuat ringkas agar dapat dijadikan sebagai piranti
otomatisasi yang bergerak (Bisa digunakan kapan saja, di mana saja dan oleh siapa
saja). Contoh PC bergerak adalah : Laptop, Notebook dan NetBook, ketiga piranti
tersebut juga memiliki Sistem Operasi layaknya PC. Dan sekarang saatnya kita bahas
Sistem Operasi yang ada di PC.





Jenis-Jenis Sistem Operasi :
- WINDOWS (MICROSOFT WINDOWS)

Mircorost Windows atau biasa kita sapa dengan
sebutan Windows adalah Sistem Operasi yang dikembangkan oleh Microsoft
Corporation yang menggunakan antarmuka dengan berbasikan GUI (Graphical User
Interface) atau tampilan antarmuka bergrafis.

Awalnya Windows bermula dari Ms-Dos (Microsoft Disk Operating System) yaitu
sebuah Sistem Operasi yang berbasiskan teks dan Command-Line interpreter. Windows
Versi pertama, Windows Graphic Environmnet 1.0 merupakan perangkat lunak yang
bekerja atas arsitekstur 16-Bit dan bukan merupakan Sistem Operasi dan berjalan atas
MS-DOS, sehingga untuk menjalankannya membutuhkan MS-DOS. MS-DOS sendiri
sebenarnya dibuat oleh perusahaan pembuat komputer Seattle Computer Products dan
barulah kemudian direkrut oleh Microsoft yang selanjutnya dibeli lisensinya.

Kemudian berkembang menjadi Windows 1.0 versi pertama Sistem Operasi dalam
dunia Sistem Operasi yang berbasiskan GUI (Graphical User Interface) dan
mendukung Multi-Tasking atau dapat mengerjakan banyak pekerjaan secara simultan.
Setelah itu Windows 1.0 berkembang menjadi Windows 2.0, Windows 2.0 ini berbasis
GUI dan mendukung penggunaan VGA (Video GraphicsArray) dan juga mendukung
Multi-Tasking. Windows 2.0 juga support terhadap penggunaan Processor Intel 80286
dimana Processor Intel 80286 adalah Processor pertama dengan kemampuan untuk
memproteksi area memory.

Kemudian dilanjutkan dengan generasi Windows 3.0 dimana Windows 3.0 memiliki
kemampuan yang sama dengan Windows sebelumnya dan ditambah dukungan kartu
grafis SVGA atau XGA dan juga icon yang lebih baik. Dalam era tersebut, Microsoft
juga menyediakan SDK (Software Development kit) sehingga para developer piranti
lunak dapat mengembangkan aplikasi/programnya agar mampu berjalan di Windows
3.0 ini. Windows 3.0 juga memperkenalkan adanya Virtual Device Driver (VXD)
dimana dapat berguna untuk meminimalisasi ketergantungan pada setiap driver pada
perangkat keras tertentu. Windows 3.0 kemudian berevolusi menjadi Windows 3.1
yang sudah diperkenalkan dengan fitur Multimedia dan True Type Font selain itu juga
memudahkan End-User karena adanya fitur Drag and Drop dan akhirnya Windows
versi 3 ini berkembang menjadi Sistem Operasi yang sudah mengenal NetWorking
(Windows 3.11).

Setelah berkembang cukup lama akhirnya Microsoft memperkenalkan Sistem Operasi
hibrida 16-Bit/32-Bit yang dikenal dengan nama Windows 95. Banyak perubahan dari
Windows versi sebelumnya, yaitu : Windows 95 memiliki GUI yang lebih menarik dan
atraktif, mendukung Plug and Play, mendukung penamaan yang panjang, memiliki
beberapa fasilitas seperti : Browser yang terintegrasi dan Windows Explorer untuk
menjelajah Windows. Selain itu juga Windows 95 memiliki fitur untuk memanajemen
daya (APM) dan diperkenalkannya juga Client-Server.

Generasi penerus dari Windows 95 adalah Windows 98 dimana Windows 98 sudah
mendukung VGA berbasis AGP, serta mendukung media penyimpanan ringkas seperti
USB, diperkenalkannya NAT untuk berbagi koneksi Internet dan digantikannya Virtual
Device Driver dengan Windows Driver Model. Ada juga beberapa fitur tambahan
berupa aplikasi Microsoft Office dan Internet Explorer versi 5. Windows 98 juga sudah
memiliki kemampuan-kemampuan untuk memainkan Game dan menjalankan aplikasi
Multimedia.

Perkembangan selanjutnya adalah Windows ME, tidak ada yang spesial dari Windows

ME selain transisi dukungan grafis dari 16-Bit ke 32-Bit dan pada era Windows ME
sudah banyak pengguna rumahan yang memakainya. Windows ME pun akhrinya
digantikan dengan Windows NT yang sudah mendukung arsitekstur x86 (8086) , Intel
IA64 dan AMD64 (x64) serta mendukung grafis 32-Bit. Windows NT sebenarnya
dibangun dari pengembangan IBM OS/2 dan Windows NT juga banyak digunakan
dalam jaringan komputer. Windows NT juga memperkenalkan File System NTFS yang
lebih baik dari FAT maupun FAT-32.

Selanjutnya Windows NT berkembang menjadi Windows 2000 banyak fitur tambahan
diantaranya : Active Directory, Image Preview, Browser Internet Explorer v6, DirectX
dan Open GL, Plug and Play dan Windows Driver Model yang lebih baik performanya
dibanding sebelumnya. Setelah generasi Windows NT munculah Windows XP yang
menawarkan banyak perubahan, mempunyai banyak fitur dan performa yang semakin
mengingkat. Bisa dikatakan Windows XP merupakan Windows yang paling laris dan
digandrungi oleh pengguna PC maupun perangkat PC bergerak (Mobile). Seiring
dengan kebutuhan akan networking maka Microsoft Corporation mengeluarkan Sistem
Operasi yang berkonsentrasi pada jaringan, yaitu : Windows Server 2003. Bisa dibilang
Windows Server 2003 adalah reinkarnasi dari Windows NT.

Banyak sekali fitur yang ditawarkan pada Windows Server 2003 ini salah satunya
adalah diperkenalkannya platform .Net. Diperkenalkan juga fitur Domain Controller
Server, PKI (Public Key Infrastructure) Server, Domain Name System (DNS),
Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP), Windows Internet Name Service
(WINS), Microsoft IIS, dan lain sebagainya. Microsoft pun melanjutkan perkembangan
Sistem Operasi dengan Windows Vista (Longhorn), ini merupakan revolusi dari
Windows XP. Windows Vista lebih mengutamakan interface atau penampilan grafis
antarmuka dibandingkan dengan performa, dibuktikan dengan adanya fitur : AERO,
Sidebar, dan lain sebagainya.

Windows Vista juga menawarkan tingkat keamanan yang lebih baik dibandingkan
dengan Windows XP, karena pada Windows Vista diperkenalkan adanya Windows
Firewall with Advanced Security, Windows Defender, Parental Control, User Account
Control (UAC), BitLocker Drive Encryption, ASLR. Windows Vista juga sudah
mengenal IPv6, DirectX versi terbaru, dan arsitekstur 64-Bit. Perkembangan
selanjutnya adalah transisi dari Windows Server 2003 menjadi Windows Home Server
yang ditujukan sebagai File Server untuk rumahan. Windows Server juga mengenalkan
beberapa teknologi yaitu : Headless Operation (Server tidak membutuhkan monitor
atau keyboard untuk memanjemen perangkat), Kontrol jarak jauh, Pemantauan
kesehatan komputer, Sharing dan Streaming.

Generasi berikutnya ditandai dengan munculnya penggabungan Sistem Operasi
Windows Vista dengan Windows Server, yaitu Windows Server 2008. Fitur Windows
Vista dan Windows Server digabung menjadi satu padu untuk meningkatkan keamanan
dan kenyamanan End-User. Selanjutnya Windows Server 2008 berkembang menjadi
Windows Server 2008 R2. Versi terakhir Sistem Operasi besutan Windows adalah
Windows 7, Windows 7 dirilis untuk menggantikan kekurangan Windows XP dan
kelebihan Windows Vista. Boleh dikatakan jikalau Windows 7 adalah fusi dari
Windows XP dan Windows Vista, tidak seperti pada Windows Vista, Windows 7
memiliki performa yang lebih baik dari Windows Vista.


- UNIX

UNIX adalah Sistem Operasi yang diciptakan oleh
Ken Thompson dan Dennis Ritchie, dikembangkan oleh AT&T Bell Labs. UNIX
didesain sebagai Sistem Operasi yang portabel, Multi-Tasking dan Multi-User. Sistem

Operasi UNIX lebih menekankan diri pada Workstation dan Server, Karena faktor
ketersediaan dan kompatibilitas yang tinggi menyebabkan UNIX dapat digunakan,
disalin dan dimodifikasi sehingga UNIX pun dikembangkan oleh banyak pihak dan
menyebabkan banyak sekali varian dari UNIX ini.

UNIX sendiri ditulis dalam bahasa C sehingga UNIX pun mirip dengan DOS yaitu
Line/Text Command Based selain itu UNIX pun merupakan Sistem Operasi yang
secure dibanding dengan Sistem Operasi lain, karena setiap file, direktori, user dan
group memiliki set izin tersendiri untuk diakses. Karena adanya dukungan Proyek
GNU, maka selanjutnya UNIX berkembang menjadi LINUX (Salah satu varian UNIX).

- LINUX

Awalnya dikembangkan oleh Linus Torvalds
yang pada mulanya sekedar emulasi terminal yang dibutuhkan untuk mengakses server
UNIX di Universitasnya. Linux merupakan kloningan dari MINIX (Salah satu varian
UNIX), peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari Sistem Operasi GNU.
Linux memiliki banyak disain yang berasal dari disain dasar UNIX, Linux
menggunakan Kernel Monilitik yaitu Kernel Linux yang menangani kontrol prosses,
jaringan, periferal, dan pengaksesan sistem berkas. Sama seperti UNIX, Linuxpun
dapat dikendalikan oleh satu atau lebih antarmuka baris perintah (Command Line
Interface/CLI) berbasis teks, antarmuka pengguna grafis (Graphical User
Interface/GUI) yang merupakan konfigurasi bawaan untuk versi dektop.

Pada komputer Desktop, GNOME, KDE dan Xfce merupakan antarmuka pengguna
yang paling populer diantara varian antarmuka pengguna lainnya. Sebuah sistem Linux
menyediakan antarmuka baris perintah lewat sebuah Shell (Konsole). Perbedaan utama
antara Linux dan Sistem Operasi Populer lainnya terletak pada Kernel Linux dan
komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Sama seperti pada UNIX, Linux
berkonsentrasi pada Workstation dan Server banyak Workstation dan Server yang
mengandalkan Linux karena Linux sangat stabil digunakan untuk jangka waktu lama
dan Linuxpun kebal terhadap Malware.

Satu hal yang membedakan Linux terhadap Sistem Operasi lainnya adalah harga. Harga
Linux ini kebanyakan Gratis walaupun ada juga yang berbayar (Lisensi). Linux dapat
didistribusikan tanpa harus memberikan royalty kepada seseorang. Linux disusun
berdasarkan standard Sistem Operasi POSIX yang diturunkan dari UNIX itu sendiri.
Ada beberapa macam Distro Linux, seperti : Debian, Lycoris, Xandros, Lindows,
Linare, Linux-Mandrake, Red Hat Linux, Slackware, Knoppix, Fedora, Suse, Ubuntu.
- IBM OS/2
Sistem Operasi IBM OS/2 ini dibuat secara bersama-
sama oleh International Bussiness Machine Corporation dan Microsoft Corporation,
untuk digunakan pada komputer IBM sebagai pengganti Sistem Operasi DOS. Kata
OS/2 adalah singkatan dari Operating System/2, Sistem Operasi ini didesain agar dapat
menggunakan kemampuan penuh dari Mikroprosessor Intel 80286 , termasuk
diantaranya adalah Modus terproteksi (Protected Mode), mampu menjalankan tugas
secara Simultan, serta mendukung Memori Virtual, dengan tetap mempertahankan
kompatibilitas dengan banyak perangkat lunak MS-DOS yang beredar saat itu,


- MAC OS (MACINTOSH OPERATING SYSTEM)

MAC OS atau Macintosh Operating System adalah
Sistem Operasi yang dibuat oleh Apple Computer khusus untuk komputer Macintosh
dan tidak kompatibel dengan komputer berbasis IBM. MAC OS merupakan Sistem
Operasi pertama yang menggunakan antarmuka pengguna grafis (Graphical User
Interface/GUI). Sistem Operasi Macintosh dibagi menjadi 2 jenis :

1.MAC OS Klasik

Tidak memiliki sembarang Command Line (Baris perintah), menggunakan User
Interface (UI) sepenuhnya dan menggunakan Cooperative Multitasking

2.MAC OS X

MAC OS X memasukkan unsur-unsur BSD Unix, One Step, dan MAC OS X memiliki
memori ala-Unix dan Pre-Emptive Multitasking.

Kelebihan MAC OS :

1.Stabil, karena menggunakan UNIX.
2.Multitasking.
3.Tampilan (UI) sangat bagus.
4.Aman dari Malware.

MAC OS X adalah garis komputer Sistem Operasi yang dikembangkan, dipasarkan
oleh Apple Inc, MAC OS X adalah penerus dari MAC OS (Klasik). MAC OS X
dibangun di atas XNU kernel, dengan fasilitas standar Unix tersedia dari antarmuka
baris perintah.


- FREE BSD
FreeBSD adalah Sistem Operasi bertipe UNIX bebas yang
diturunkan dari UNIX AT&T. FreeBSD berjalan di atas sistem intel x86. FreeBSD
sendiri kali pertama muncul pada tahun 1993 oleh David Greenman. Tujuan dari
FreeBSD adalah menyediakan software yang dapat digunakan untuk berbagai
kepentingan. FreeBSD sendiri dikembangkan dari 386BSD sebuah proyek
pengembangan BSD OS yang berjalan di atas Chip Intel.

-SOLARIS

Sistem Operasi Solaris adalah sebuah Sistem Operasi yang

berdasarkan UNIX system yang diperkenankan oleh Sun Microsystems oada tahun
1992 sebagai pendukung SunOS. Solaris terkenal karena kestabilannya, khususnya
pada sistem SPARC (Scalable Processor Architecture), Solaris disertifikasi dalam
Spesifikasi UNIX walaupun pada awal pengembangannya berdasarkan kepemilikan
pribadi, dan kebanyakan kode dasarnya sekarang ini merupakan Software OpenSource
yang biasa dikenal dengan OpenSolaris. OpenSolaris adalah OpenSource versi Sistem
Operasi Sun Solaris, tetapi Sun Solaris terdiri dari lebih beberapa kode yang tidak
hanya inti dari Sistem Operasi misalnya : Source untuk Installer, Desktop, Software.

Open Solaris memiliki banyak fitur yang menjadikan OpenSolaris bisa digunakan
untuk skala penggunaan yang besar dari penggunaan untuk desktop pC atau Mobile
PC. Konsep Open Solaris adalah sebagai berikut :
1.Free Redistribution : Didistribusi secara bebas.
2.Source Code : Sumber (Source) harus tersedia untuk semua distribusi.
3.Derived Works : Setiap orang bisa mengubah kode dan mendisrtibusikan kembali.
4.No Discrimination : Kode harus disediakan untuk seseorang untuk dikembagkan.

Beberapa kelebihan OpenSolaris dibandingkan dengan Sistem Operasi lain :
1.ZFS : System Rstore.
2.DTrace L : Dapat mengamati dimana aplikasi banyak menggunakan waktunya dan
berapa lama.
3.Manajemen Kegagalan : Mencegah, mendiagnosa dan memperbaiki error.
4.Zona : Mengimplementasikan sebuah abstraksi Sistem Operasi yang memungkinkan
beberapa aplikasi berjalan secara terisolasi satu dengan lainnya di perangkat keras fisik
yang sama.
5.Multimedia.






- Chrome OS

Chrome OS adalah Sistem Operasi besutan Google yang
ringan dan berbasis Linux dan standard web untuk personal computer PC. Google
Chrome bekerja dengan metode Windowing atau switching (Multi-Tasking). Google
Chrome OS menggunakan standard web HTML 5, yang merupakan pengembangan
software di browser yang berbasis Sistem Operasi. Jika dilihat-lihat, Chrome OS ini
merupakan gabungan dari Linux dan Windows Vista. Chrome OS dirilis pada
pertengahan 2010.

Banyak sekali berbagai Macam Sistem Operasi Komputer yang terus berkembang,
Tidak ada Sistem Operasi yang sempurna karena masing-masing Sistem Operasi
memiliki daya dan ciri khas tersendiri. Walaupun ada Sistem Operasi yang berbayar,
kenapa tidak kita coba Sistem Operasi yang Free alias gratis? Gratis bukan berarti
buruk, baik atau buruknya sebuah Sistem Operasi bergantung pada End-Usernya
sendiri. Sehingga kita harus cermat dalam memilih Sistem Operasi yang digunakan.




Proses
I stilah-istilah Dalam Proses
Beberapa istilah istilah dalam proses yaitu multiprogramming ,multiprocessing
,multitasking dan timesharing .
.
1. Multiprogramming
Multiprogramming adalah bentuk dasar dari pengolahan paralel yang
memungkinkan untuk menajalankan beberapa program pada waktu yang
bersamaan. Komputer yang multiprogramming dapat diartikan sebagai sebuah
sistem komputer yang telah dialokasikan dengann sumber daya untuk lebih dari
satu aplikasi bersamaan, pekerjaan atau pengguna. Kemampuan
multiprogramming dikembangkan sebagai fitur dari sebuah sistem operasi di
akhir 1950-an dan mulai digunakan di komputer mainframe di pertengahan
1960-an akhir. Hal ini mengikuti pengembangan sistem perangkat keras yang
memiliki logika sirkuit dan set instruksi yang diperlukan untuk memfasilitasi
transfer kontrol antara sistem operasi dan satu atau lebih aplikasi independen
lainnya.
Dalam multiprogramming, ketika suatu program dieksekusi, program lainnya
sedang dalam keadaan menunggu. Setelah program yang dalam status
menunggu selesai maka CPU akan kembali untuk mengeksekusinya. Selama
suatu program butuh dieksekusi, CPU tidak pernah dalam keadaan idle/istirahat.
Perpindahan proses antarprogram tersebut dinamakan switching.
Contoh nyata dari multiprogramming sendiri adalah : menjalankan program
Microsoft Word bersamaan dengan Windows Media Player.

2. Multiprocessing
Multiprocessing adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang
merujuk kepada kemampuan pemrosesan komputer yang dilakukan secara
serentak. Hal ini dimungkinkan dengan menggunakan dua CPU atau lebih
dalam sebuah sistem komputer. Istilah ini juga dapat merujuk kepada dukungan
sebuah sistem untuk mendukung lebih dari satu prosesor dan mengalokasikan
tugas kepada prosesor-prosesor tersebut.
Multiprocessing juga kadang merujuk kepada kemampuan eksekusi terhadap
beberapa proses perangkat lunak dalam sebuah sistem secara serentak, jika
dibandingkan dengan sebuah proses dalam satu waktu, meski istilah
multiprogramming lebih sesuai untuk konsep ini. Multiprocessing sering
diimplementasikan dalam perangkat keras (dengan menggunakan beberapa
CPU sekaligus), sementara multiprogramming sering digunakan dalam
perangkat lunak. Sebuah sistem mungkin dapat memiliki dua kemampuan
tersebut, salah satu di antaranya, atau tidak sama sekali.
J enis-jenis multiprocessing
Multiprocessing dapat dibagi ke dalam beberapa kelas, yakni:
* Berdasarkan simetrinya, multiprocessing dapat dibagi ke dalam
o Asymmetric Multiprocessing (ASMP)
o Symmetric Multiprocessing (SMP)
o Non-uniform memory access (NUMA) multiprocessing
o Clustering
* Berdasarkan jumlah instruksi dan datanya, dapat dibagi ke dalam (lihat
Taksonomi Flynn)
o SISD (Single Instruction on Single Data Stream)
o SIMD (Single Instruction on Multiple Data Stream)
o MISD (Multiple Instruction on Single Data Stream)

o MIMD (Multiple Instruction on Multiple Data Stream)
* Berdasarkan kedekatan antar prosesor, dapat dibagi ke dalam
o Loosely coupled
o Thightly coupled

3. Multitasking
Multitasking adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang
mengacu kepada sebuah metode dimana banyak pekerjaan atau dikenal juga
sebagai proses diolah dengan menggunakan sumberdaya CPU yang sama.
Dalam kasus sebuah komputer dengan prosesor tunggal, hanya satu instruksi
yang dapat bekerja dalam satu waktu, berarti bahwa CPU tersebut secara aktif
mengolah instruksi untuk satu pekerjaan tersebut. Multitasking memecahkan
masalah ini dengan memjadwalkan pekerjaan mana yang dapat berjalan dalam
satu waktu, dan kapan pekerjaan yang lain menunggu untuk diolah dapat
dikerjakan. Kondisi mengalokasikan CPU dari pekerjaan satu ke pekerjaan yang
lain disebut context switch. Ketika context switch terjadi dengan sangat cepat
kondisi ini cukup untuk memberikan ilusi pengolahan-paralel. Bahkan dalam
komputer yang memiliki lebih dari satu CPU (disebut multi-prosesor),
multitasking memperbolehkan lebih banyak pekerjaan dijalankan dibanding
dengan jumlah CPU yang tersedia.
Sistem operasi komputer dapat juga mengadopsi berbagai macam strategi
penjadwalan, yang secara garis besar dapat dikategorikan sebagai berikut:
* Dalam sistem multi-program, pekerjaan yang sedang diolah terus berjalan
hingga membutuhkan suatu operasi yang memerlukan interaksi dari luar. (e.g.
membaca dari tape). Sistem multi-program didesain untuk memaksimalkan
penggunaan CPU.
* Dalam sistem time-sharing , pekerjaan yang sedang diolah diharuskan
melepaskan kerja CPU, baik secara sukarela atau dari interaksi luar, seperti
interupsi-perangkat-keras. Sistem Time-sharing didesain untuk
memperbolehkan beberapa program seolah diproses secara bersamaan.
* Dalam sistem real-time, beberapa program yang sedang menunggu dijamin
untuk mendapatkan pengolahan dari CPU ketika interaksi luar terjadi. Sistem
real-time didesain untuk melakukan kontrol mekanik seperti robot-robot
industri, yang memerlukan ketepatan pemrosesan.
Dewasa ini, penggunaan istilah time-sharing jarang digunakan, dan digantikan
dengan istilah multitasking.
4. Timesharing
Time-sharing adalah berbagi sumber daya komputasi antara banyak pengguna
melalui multiprogramming dan multi-tasking. Konsep time-sharing adalah
sebuah cara di mana sebuah sistem mengizinkan beberapa pengguna atau proses
untuk menggunakan CPU dan memori. Dalam sistem tersebut, sistem operasi
akan menggilir proses-proses yang sedang berjalan, dan mengizinkan setiap
proses untuk dijalankan oleh CPU (serta disimpan di dalam memori), sebelum
pindah ke proses selanjutnya. Mesin-mesin tersebut telah menjadi cukup cepat
sehingga kebanyakan pengguna saat itu dapat merasakan seolah-olah mereka
menggunakan mesin tersebut hanya untuk sendiri. Secara teori, time-sharing
mampu mengurangi biaya komputasi secara signifikan, mengingat sebuah
mesin dapat digunakan oleh beberapa pengguna, bahkan ada yang mencapai
angka ratusan pengguna.