Anda di halaman 1dari 1

BAB I

PENDAHULUAN

Melanoma adalah jenis kanker yang berkembang di sel-sel yang memproduksi
melanin. Melanin adalah pigmen yang memberikan warna kulit. Mata juga memiliki
sel yang memproduksi melanin. Melanoma juga dapat terjadi pada konjungtiva, tetapi
ini jarang terjadi. Melanoma konjungtiva merupakan neoplasma invasif yang timbul
dari melanosit konjungtiva dan dapat meluas secara lokal dan metastase secara
regional atau ke tempat jauh lainnya.
1
Melanoma konjungtiva terjadi hanya 1 : 40 dari melanoma koroid. Insiden
melanoma konjungtiva adalah 0,2-0,8% pada populasi kulit putih. Melanoma
konjungtiva memiliki angka mortalitas tinggi. Insiden melanoma konjungtiva
meningkat dengan bertambahnya usia, dan sebagian besar kasus yang didiagnosis
pada orang usia >50 tahun. Jarang terjadi pada usia kurang dari 20 tahun.
2
Di
Amerika Serikat melanoma pada konjungtiva terjadi sekitar 2% dari keganasan
okular.
3

Melanoma konjungtiva dapat timbul pada konjungtiva palpebral, namun paling
banyak ditemukan di konjungtiva bulbi.
2
Menurut tempatnya melanoma konjungtiva
bulbar lebih baik prognosanya dibanding melanoma pada konjungtiva palpebra atau
forniks. Melanoma konjungtiva dapat bermetastase melalui limfnode-regional, otak
atau tempat lainnya.
3
Pada tinjauan pustaka ini akan dibahas mengenai, etiologi, patogenesis, gejala
klinis, diagnosis, penatalaksanaan, dan prognosis melanoma konjungtiva. Tinjauan
pustaka bertujuan agar kita sebagai dokter dapat melakukan diagnosa dan
penatalaksanaan melanoma konjungtiva dengan tepat.