Anda di halaman 1dari 20

LAPORAN KASUS

Diare Akut dengan Dehidrasi Berat


Pembimbing:
Dr. Wan Nedra, Sp.A
Disusun Oleh :
Farah Malahayati
!."!!#.!$
%&PAN'(&)AAN %*'N'% '*M+ %&S&,A(AN ANA%
)S+D - PASA) )&BO
FA%+*(AS %&DO%(&)AN +N'.&)S'(AS /A)S'
0
STATUS PASIEN
I. IDENTITAS
IDENTITAS PASIEN
Nama : An. N
+mur : 0 bulan
Berat badan : $,#0$ kg
1enis %elamin : perempuan
Agama : 'slam
Alamat : kp. dukuh
(anggal Masuk : !2 1anuari "!2
(anggal %eluar : 3
IDENTITAS ORANG TUA
Nama : Bp. & Ny. /
+sia : 4! tahun 4! tahun
Pendidikan : SMA SMA
Peker5aan : Buruh 'bu )umah (angga
II. ANAMNESA
All6anamnesis dengan 'bu pasien dilakukan pada tanggal !7 1anuari "!2 pukul !.!! W'B.
A. %eluhan utama : men8ret se5ak 4 hari SM)S
B. %eluhan (ambahan : muntah, demam, batuk pilek
9. )'WA/A( P&N/A%'( S&%A)AN:
Pasien datang dengan keluhan men8ret se5ak 4 hari SM)S. Pasien men8ret ; 7< dalam
sehari. (iap kali men8ret = > gelas belimbing berupa 8airan kehi5auan tanpa bau busuk.
9airan disertai dengan sedikit ampas, tanpa darah ataupun lendir. Pada hari ke 2 ?rek@ensi
diare berkurang men5adi $< sehari. Pasien 5uga mengalami muntah selama men8ret, yakni 43
2<sehari dengan 5umlah = "sdm tiap kali muntah, dan 8airan muntah berisi susu yang
diminum ber@arna putih kekuningan.
Selama men8ret, penderita a@alnya tampak re@el dan men5adi banyak minum, namun
lama kemudian pasien men5adi lemah dan tidak mau minum, semakin lama asien semakin
lemah dan tidak beresp6n, sehingga pasien langsung diba@a ke ':D Pasar)eb6, Pasien 5uga
mengalami demam dan batuk pilek se5ak hari sebelum men8et. Selama mengalami hal ini
pasien tidak pernah ke5ang ataupun sesak na?as. BA% 7 5am terakhir sangat sedikit Apd
pempers ber8ampur dg babB.
1
Pasien telah mendapatkan peng6batan di puskesmas sehari SM)S, yakni 6bat penurun
panas dan Cin8 syirup, namun keluhan men8ret tidak berkurang. Pasien belum sempat
mendapatkan 6ralit selama men8ret berlangsung. Pasien 5uga hanya mengk6nsumsi AS'
sampai saat ini.
D. )'WA/A( P&N/A%'( DA,+*+
Pasien belum pernah sakit seperti ini sebelumnya, pasien 5uga belum pernah dira@at
karna hal serupa. %eluhan ke5ang saat demam 5uga disangkal 6leh ibu pasien.
&. )'WA/A( P&N/A%'( %&*+A):A
(idak ada ri@ayat penyakit serupa pada keluarga
F. )'WA/A( %&,AM'*AN D P&)SA*'NAN
'bu 4! tahun dengan :4P"A!, rutin memeriksakan kehamilan ke bidan. 'bu tidak pernah
mengalami sakitE in?eksi saat hamil. Saat persalinan bayi lahir se8ara sp6ntan dit6l6ng 6leh
bidan. Bayi lahir dengan BB 4!$! gram D PB 27 8m, umur kehamilan 47 minggu.
:. )'WA/A( MA%ANAN
MAKANAN JUMLAH KALORI
!0.!! : Susu $!88 7$,$ kkal
!7.!! : Break?ast AsusuB !!88 $F kkal
!.!! : Susu !!88 $F kkal
".!! : *un8h !!88 $F kkal
2.!! : Susu Atidur siangB $!88 7$,$ kkal
0.!! : Susu !!88 $F kkal
7.!! : Susu !!88 $F
".!! : Susu $!88 7$,$ kkal

(O(A*
$2,$ kkal
%esan : Bayi masih dalam AS' ekslusi? dan belum mendapatkan makanan tambahan. %esan
giCi 8ukup
,. )'WA/A( (+MB+, %&MBAN:
USIA Motorik Kasar Motorik Halus Bicara Sosial
2
!.4 bu
lan
3 (engkurap dan
mengangkat
kepala
3Memutarkan
kepala
3Mengikuti arah
6b5ek
3 Mengu8ap
GaaH
3 mera8au
)esp6n senyum
terhadap ibu
2.0 bu
lan
3Mengangkat
kepala tegap
3 Mulai bela5ar
duduk Adengan
sandaranB
3Meraih benda
3Menggenggam
benda
3Memindahkan
6b5e8t dari tangan
ke tangan
3Bereaksi saat
dipanggil nama
3Berteriak
3(erta@a saat
dia5ak berinteraksi
3Makan dengan
memegang sendiri
'. )'WA/A( 'M+N'SAS'
B9: " bulan
,&PA('('S B !, ", 0 bulan
DP( ", 2, 0 bulan
PO*'O !, ", 2, 0 bulan
9AMPA% A belum dapat B
III. PEMERIKSAAN FISIK
P&M&)'%SAAN +M+M
%eadaan umum : tampak sakit berat
%esadaran : apatis
Nadi : 2! <Emenit
)espirasi : "7 <Emenit
Suhu : 4F," I9
STATUS GENERALIS
%epala : N6rm68ephali, rambut hitam merata, tidak mudah di8abut
Mata : Pupil bulat is6k6r J 96n5ungtiKa anemis 3E3 J Sklera ikterik 3E3 J
Palpebra 8ekung J air mata kering
(elinga : Bentuk n6rmal, sekret A3B, serumen A3B
3
,idung : Bentuk n6rmal, na?as 8uping hidung A3B, sekret A3B, septum deKiasi A3B
Mulut : muk6sa dan lidah kering, (rismus A3B, halit6sis A3B, gusi tidak
meradang, tidak merah dan bengkak A3B
Bibir : Bibir kering dan pe8ah3 pe8ah ALB, sian6sis A3B
*idah : Ber8ak3 ber8ak putih pada lidah A3B, trem6r A3B
(engg6r6kan : (6nsil (3 ( tenang, ?aring hiperemis A3B
*eher : (rakea terletak ditengah, %:B tidak teraba membesar, kel. tir6id
tidak teraba membesar
(6raks
1antung
'nspeksi : '8tus 86rdis tidak terlihat
Palpasi : '8tus 86rdis teraba di sela iga ke $, linea mid 8laKikula sinistra.
Perkusi : Batas 5antung n6rmal
Auskultasi : Bunyi 5antung D " reguler, bising A3B
M Paru
'nspeksi : Bentuk dada n6rmal, pernapasan simetris dalam keadaan statis dan
dinamis, retraksi sela iga A3B
Palpasi : .6kal Fremitus kanan dan kiri sama
Perkusi : S6n6r di kedua hemit6raks
Auskultasi : Suara napas Kesikuler, r6nki A3E3B, @heeCing A3E3B.
Abd6men
'nspeksi : Abd6men datar
Palpasi : Supel, nyeri tekan A3B, hepar teraba " 5ari ba8 dan lien tidak teraba
membesar, turg6r lambat
Perkusi : (ympani di seluruh regi6 abd6men
Auskultasi : Bising usus ALB n6rmal
&<tremitas : Akral hangat, 6edem A3B, 9)( N " detik
I. PEMERIKSAAN PENUNJANG
Pemeriksaan darah lengkap A!2 5an "!2B
o ,B : ,! gEdl
o ,( : 4" O
4
o *euk6sit : "24"! uEl
o (r6mb6sit : "0!.!!! uEl
o :DS : mgEdl
&lektr6lit
o Na "# mm6lE*
o % 4, mm6lE*
o 9l !# mm6lE*
. DIAGNOSA
Diare akut n6n3inKasi? dengan dehidrasi berat e8 susp. )6taKirus L 'SPA
I. DIAGNOSA BANDING
Diare akut n6n3inKasi? dengan dehidrasi berat e8 susp. &nter6pat6genik &s8heri8ia 96li
II. REN!ANA PENGELOLAAN
A. R"#ca#a P"$"riksaa#
3 Analisa :as Darah
3 Fae8es lengkap
3 +rinalisa
3 +reum D 9reatinin
B. R"#ca#a P"#%o&ata# 'a# Diit
3 '.FD %A&N ''' B 0!88 A 5amB P 2!tpm makr6
2"!88 A$ 5amB P "tpm makr6
3 Para8etam6l in?us 4<0!mg Abila panasB
3 9e?tria<6ne 4<4!!mg iK
Setelah perbaikan %+, lan5ut terapi :
3 '.FD %A&N ''' B 0!!99E"25am P "$tpm mikr6
3 Qin8 syr. <!mg A!32 hariB
3 Pr6bi6tik 4< > sa8het
3 ,epatamin6l a88etylinate 4<$tts A2!!mgB
III.PROGNOSIS
Ad Kitam : dubia ad b6nam
Ad ?ungti6nam : dubia ad b6nam
Ad sanati6nam : dubia ad b6nam
TINJAUAN PUSTAKA
D'A)& A%+( D&N:AN D&,'D)AS' B&)A(
D"(i#isi
5
Diare akut adalah buang air besar pada bayi atau anak lebih dari 4 kali perhari, disertai
perubahan k6nsistensi tin5a men5adi 8air dengan atau tanpa lendir dan darah yang berlangsung
kurang dari satu minggu. ABuku A5ar :astr6enter6l6gi3,epat6l6gi 1ilid ', "!"B
!ara )"#ulara# 'a# (aktor r"siko
9ara penularan umumnya melalui 8ara ?ekal36ral yaitu melalui makanan atau minuman yang
ter8emar 6leh enter6pat6gen, atau k6ntak langsung tangan dengan penderita atau barang3
barang yang telah ter8emar tin5a penderita atau tidak langsung melalui lalat. Amelalui 2F :
fingers, flies, fluid, fieldB.
Fakt6r resik6 yang dapat meningkatkan penularan enter6pat6gen antara lain :
. (idak memberi AS' se8ara penuh atau 230 bulan pertama kehidupan bayi
". (idak memadainya penyediaan air bersih
4. Penyemaran air 6leh tin5a
2. %urangnya sarana kebersihan AM9%B
$. %ebersihan lingkungan dan pribadi yang buruk
0. Penyiapan dan penyimpanan makanan yang tidak higienis dan 8ara penyapihan yang
tidak baik
Selain itu terdapat beberapa ?akt6r yang pada penderita dapat meningkatkan ke8endrungan
untuk di5angkit diare antara lain : giCi buruk, imun6de?isiensi, berkurangnya keasaman
lambung, menurunnya m6tilitas usus, menderita 8ampak dalam 2 minggu terakhir dan ?akt6r
genetik.
Etiolo%i
. Fakt6r in?eksi
'n?eksi enteral yaitu in?eksi saluran pen8ernaan yang merupakan penyebab utama diare,
meliputi in?eksi bakteri A.ibri6, &. 86li, Salm6nella, Shigella, 9ampyl6ba8ter, /ersinia,
Aer6m6nas, dsbB, in?eksi Kirus A&nter6Kirus, Aden6Kirus, )6taKirus, Astr6Kirus, dllB, in?eksi
parasit A&. hyst6lyti8a, :.lamblia, (. h6minisB dan 5amur A9. albi8ansB.'n?eksi parenteral yaitu
in?eksi di luar sistem pen8ernaan yang dapat menimbulkan diare seperti 6titis media akut,
t6nsilitis, br6nk6pneum6nia, ense?alitis dan sebagainya.ABehrman, "!!#B.
". Fakt6r Malabs6rbsi
6
Malabs6rbsi karb6hidrat yaitu disakarida Aint6leransi lakt6sa, malt6sa dansukr6saB,
m6n6sakarida Aint6leransi gluk6sa, ?rukt6sa dan galakt6saB.'nt6leransi lakt6sa merupakan
penyebab diare yang terpenting pada bayi dan anak.Di samping itu dapat pula ter5adi
malabs6rbsi lemak dan pr6tein.
4. Fakt6r Makanan
Diare dapat ter5adi karena mengk6nsumsi makanan basi, bera8un dan alergi terhadap 5enis
makanan tertentu.
2. Fakt6r Psik6l6gis
Diare dapat ter5adi karena ?akt6r psik6l6gis Arasa takut dan 8emasB.
Bagan eti6l6gi Diare
Pato(isiolo%i
(erdapat beberapa mekanisme dasar yang menyebabkan timbulnya diare yaitu:
. :angguan 6sm6tik
Adanya makanan atau Cat yang tidak dapat diserap akan menyebabkan tekanan 6sm6tik dalam
lumen usus meningkat sehingga ter5adi pergeseran air dan elektr6l6it ke dalam lumen usus. 'si
r6ngga usus yang berlebihan akan merangsang usus untuk mengeluarkannya sehingga timbul
diare AP66r@6, "!!4B.
7
". :angguan sekresi
Akibat rangsangan tertentu Amisalnya t6ksinB pada dinding usus akan ter5adi peningkatan
sekresi, air dan elektr6lit ke dalam lumen usus dan selan5utnya timbul diare karena
peningkatan isi lumen usus.
4. :angguan m6tilitas usus
,iperperistaltik akan menyebabkan berkurangnya kesempatan usus untuk menyerap makanan
sehingga timbul diare. Sebaliknya bila peristaltik usus menurun akan mengakibatkan bakteri
tumbuh berlebihan, selan5utnya dapat timbul diare AP66r@6, "!!4B.
Sedangkan akibat dari diare akan ter5adi beberapa hal sebagai berikut:
. %ehilangan air AdehidrasiB
Dehidrasi ter5adi karena kehilangan air A6utputB lebih banyak dari pemasukan AinputB,
merupakan penyebab ter5adinya kematian pada diare.
". :angguan keseimbangan asam basa Ametabik asid6sisB
,al ini ter5adi karena kehilangan Na3bi8arb6nat bersama tin5a.Metab6lisme lemak tidak
sempurna sehingga benda k6t6r tertimbun dalam tubuh, ter5adinya penimbunan asam laktat
karena adanya an6re<ia 5aringan.Pr6duk metab6lism yang bersi?at asam meningkat karena
tidak dapat dikeluarkan 6leh gin5al Ater5adi 6liguriaEanuriaB dan ter5adinya pemindahan i6n Na
dari 8airan ekstraseluler kedalam 8airan intraseluler.
4. ,ip6glikemia
,ip6glikemia ter5adi pada "34O anak yang menderita diare. ,al ini ter5adi karena adanya
gangguan penyimpananEpenyediaan glik6gen dalam hati dan adanya gangguan abs6rbsi
gluk6sa.:e5ala hip6glikemia akan mun8ul 5ika kadar gluk6sa darah menurun hingga 2! mgO
pada bayi dan $!O pada anak3anak.
2. :angguan giCi
(er5adinya penurunan berat badan dalam @aktu singkat, hal ini disebabkan 6leh:
Makanan sering dihentikan 6leh 6rang tua karena takut diare atau muntah yang
bertambah hebat.
Walaupun susu diteruskan, sering diberikan dengan pengeluaran dan susu yang en8er ini
diberikan terlalu lama.
8
Makanan yang diberikan sering tidak dapat di8erna dan diabs6rbsi dengan baik karena
adanya hiperperistaltik.
$. :angguan sirkulasi
Sebagai akibat diare dapat ter5adi ren5atan Ash68kB hip6K6lemik, akibatnya per?usi 5aringan
berkurang dan ter5adi hip6ksia, asid6sis bertambah berat, dapat mengakibatkan perdarahan
6tak, kesadaran menurun dan bila tidak segera diatasi klien akan meninggal.
Ma#i("stasi kli#is
Klasi(ikasi Diar"
Pada Diare akut dapat ditemukan ge5ala dan tanda3tanda sebagai berikut :
. BAB lebih 8airEen8er dari biasanya, ?rek@ensi lebih dari $ kali sehari
". Apabila disertai darah disebut disentri Adiare akut inKasi?B
4. Dapat disertai dengan muntah, nyeri perut dan panas
2. Pemeriksaan ?isik :
Pada pemeriksaan ?isik harus diperhatikan tanda utama, yaitu kesadaran, rasa haus, turg6r
kulit abd6men.Perhatikan 5uga tanda tambahan, yaitu ubun3ubun besar 8ekung atau tidak,
mata 8ekung atau tidak, ada atau tidak adanya air mata, kering atau tidaknya muk6sa mulut,
bibir dan lidah.1angan lupa menimbang berat badan.
9
Penilaian dera5at dehidrasi dilakukan sesuai kriteria sebagai berikut:
a. Dehidrasi ringan Akehilangan 8airan N $O berat badanB:
B (idak ditemukan tanda utama dan tanda tambahan
"B %eadaan umum baik, sadar
4B (anda Kital dalam batas n6rmal
2B +bun3ubun besar tidak 8ekung, mata tidak 8ekung, air mata ada, mu86sa muluut dan bibir
basah
$B (urg6r abd6men baik, bising usus n6rmal
0B Akral hangat.
Pasien dapat dira@at di rumah, ke8uali apabila terdapat k6mplikasi lain Atidak mau minum,
muntah terus3menerus, diare ?rekuenB AArdhani, "!!7B.
b. Dehidrasi sedang Akehilangan 8airan $3!O berat badanB
B Apabila didapatkan dua tanda utama ditambah dua atau lebih tanda tambahan
"B %eadaan umum gelisah atau 8engang
4B +bun3ubun besar sedikit 8ekung, mata sedikit 8ekung, air mata kurang, mu86sa mulut
dan bibir sedikit kering
2B (urg6r kurang
$B Akral hangat
Pasien harus ra@at inapAArdhani, "!!7B.
8. Dehidrasi berat Akehilangan 8airan ; !O berat badanB
B Apabila didapatkan dua tanda utama ditambah dengan dua atau lebih tanda tambahan
"B %eadaan umum lemah, letargi atau k6ma
4B +bun3ubun sangat 8ekung, mata sangat 8ekung, air mata tidak ada, mu86sa mulut dan
bibir sangat kering
2B Anak malas minum atau tidak bisa minum
$B (urg6r kulit buruk
0B Akral dingin
Diare akut karena in?eksi dapat disertai muntah3muntah, demam, tenesmus, hemat6s8heCia,
nyeri perut dan atau ke5ang perut.Akibat paling ?atal dari diare yang berlangsung lama tanpa
rehidrasi yang adekuat adalah kematian akibat dehidrasi yang menimbulkan ren5atan
hip6K6lemik atau gangguan bi6kimia@i berupa asid6sis metab6lik yang berlan5ut. Sese6rang
yang kekurangan 8airan akan merasa haus, berat badan berkurang, mata 8ekung, lidah kering,
tulang pipi tampak lebih men6n56l, turg6r kulit menurun serta suara men5adi serak. %eluhan
dan ge5ala ini disebabkan 6leh deplesi air yang is6t6nik.ABehrman, "!!#B.
10
%arena kehilangan bikarb6nat A,9O4B maka perbandingannya dengan asam karb6nat
berkurang mengakibatkan penurunan p, darah yang merangsang pusat pernapasan sehingga
?rekuensi pernapasan meningkat dan lebih dalam Apernapasan %ussmaulB :angguan
kardi6Kaskuler pada tahap hip6K6lemik yang berat dapat berupa ren5atan dengan tanda3tanda
denyut nadi 8epat A; "! <EmenitB, tekanan darah menurun sampai tidak terukur.Pasien mulai
gelisah, muka pu8at, akral dingin dan kadang3kadang sian6sis.%arena kekurangan kalium
pada diare akut 5uga dapat timbul aritmia 5antung. Penurunan tekanan darah akan
menyebabkan per?usi gin5al menurun sampai timbul 6liguriaEanuria. Bila keadaan ini tidak
segera diatsi akan timbul penyulit nekr6sis tubulus gin5al akut yang berarti suatu keadaan
gagal gin5al akut.
Penentuan dera5at dehidrasi menurut sistim pengangkaan - Mauri8e %ing A#F2B
11
P"$"riksaa# )"#u#*a#%
aB (in5a
. Dapat disertai darah atau lendir
". P, asamEbasa
4. *euk6sit ; $E*BP
2. Biakan dan test sensitiKitas untuk eti6l6gi bakteriE terapi
$. &*'SA Abila memungkinkan, untuk eti6l6gi KiruCB AP66r@6, "!!4B.
bB Darah
. Dapat ter5adi gangguan elektr6lit atau gangguan asam bassa
". Analisa gas darah AP66r@6, "!!4B.
12
4. Pemeriksaan kadar ureum dan kreatinin untuk mengetahui ?aal gin5al
Tatalaksa#a
. Peng6batan 8airan
13
14
15
16
". Peng6batan diitetik
17
Peng6batan diitetik dipakai singkatan O + B + E + S + E, sebagai singkatan Oralit, Breast
?eeding, Early ?eeding, Simultane6usly @ith Edu8ati6n.
9ara pemberian makanan.
3 Pada bayi dengan AS'
AS' lan5ut bersama 6ralit, selang3seling. Bagi bayi yang sudah mendapatkan makan ;2bulan,
makanan kembali diberikan seperti sebelum sakit.
3 Pada bayi dengan susu ?6rmula
Diberikan 6ralit, selang3seling dengan susu ?6rmula. 1ika bayi telah mendapatkan makanan
tambahan, sementara dihentikan, dan diberi sedikit demi sedikit mulsi har ke 4.
3 Anak3anak ; tahun
RDengan giCi 5elek ANFkgB, realimentasi sama dengan bayi
RDengan giCi baik, realimentasi sbb :
,ari : 6ralit L bubur tanpa sayur L pisang
,ari " : bubur dengan sayur
,ari 4 : Makanan biasa
4. Peng6batan kausal
Peng6batan yang tepat pada kasus diare diberikan setelah kita mengetahui penyebab yang
pasti. 1ika kausa penyakit ini penyakit parenteral, diberikan antib6tik sistemik. 1ika tidak
terdapat in?eksi arenteral, antibi6tika dapat diberikan 5ika hasil lab6rat6rium ditemukan
bakteri pat6gen. %arna menemukan bakteri pada pemeriksaan mikr6sk6pik sulit, maka diberi
pat6kan 5ika leuk6sit !3"3Elpb, maka dianggap in?eksi enteral.
2. Peng6batan simpt6matis
3 Obat antidiare
Obat yang berkhasiat mengehentikan diare se8ara 8epat seperti spasm6litik atau 6pium 5ustru
akan memperburuk keasaan, karena akan menyebabkan terkumpulnya 8airan di lumen usus
dan menyebabkan 6Kergr6@th bakteri, gangguan digesti dan abs6rbsi
3 Ads6rbent
Seperti ka6lin, pe8tin, arang akti? telah dibuktikan tidak ada man?aatnya.
3 Stimulans
18
Seperti adrenalin, niketamid, dsb., tidak akan memperbaiki re5atan atu dehidrasi, karena
penyebab dehidrasi ini kehilangan 8aian, sehingga peng6batan yang tepat ialah penggantian
8airan se8epatnya.
3 Antiemetik
Seperti kl6rpr6maCn #lagaktilB terbukti selain men8egah muntah 5uga mengurangi sekresi dan
kehilangan 8airan bersama tin5a. Dengan d6sis asekuat AmgEkgbbEhariB 8ukup berman?aat.
Namun harus diingat e?eksamping 6bat ini, pasien men5adi ngantuk dan intke 8airan
berkurang.
3 Antipiretika
Seperti salisilat dalam d6sis A"$mgEkgbbEhariB ternyata selain berguna untu menurunkan panas
sebagai akibat dehidrasi atau panas karena in?eksi, 5uga mengurangi sekresi 8airan yang
keluar bersama tin5a.
Da?tar Pustaka
Suraatma5a, Sudaryat et all, "!", Buku A5ar :astr6enter6l6gi anak, Sagung Set6 : 1akarta
19