Anda di halaman 1dari 8

2.

DIAGNOSA KEPERAWATAN DAN INTERVENSI KEPERAWATAN


NO DIANOSA KEPERAWATAN
PERENCANAAN
TUJUAN INTERVENSI RASIONAL
1.
2.
Gangguan integritas kulit
berhubungan dengan
hiperbilirubinemia
Gangguan suhu tubuh
(hipertermi) berhubungan
dengan efek fototerapi
Keutuhan kulit bayi dapat
dipertahankan
Kestabilan suhu tubuh bayi
dapat dipertahankan
Kaji warna kulit tiap 8
jam
Pantau bilirubin direk
dan indirek
ubah posisi setiap 2
jam
!asase daerah yang
menonjol
"aga kebersihan kulit dan
kelembabannya.
!andiri
#kur kuantitas foto
energi bola lampu
$perubahan warna jaringan
dan integritas kulit
menandakan peningkatan
iritasi dan kebutuhan
inter%ensi
!enilai adanya
hiperbilirubin.
!enghindari tekanan yang
lama pada bagian tubuh.
!en&egah dan menurunkan
resiko &edera dermal.
!en&egah kerusakan pada
area kulit.
$ intensitas sinar
menembus permukaan
floresen (sinar putih'
biru) dengan
menggunakan fotometer
(okumentasikan tipe
lampu) jam total dan
pengukuran jarak antara
permukaan lampu dan
bayi
*erikan tameng untuk
menutup mata
+utup testes dan penis
bayi pria
Pantau kulit neonatus
dan suhu inti setiap 2
jam
kulit dari spektrum biru
(sinar biru) menentukan
seberapa dekat bayi
ditempatkan terhadap
sinar.
$ ,misi sinar dapat
berkurang dengan
berjalannya waktu.
$ !en&egah kemungkinan
kerusakan retina dan
konjungti%a dari sinar
intensitas tinggi
$ !en&egah kemungkinan
kerusakan testes dari
panas
$ -luktuasi pada suhu
tubuh dapat terjadi
sebaai respon terhadap
pemajanan sinar) radiasi
#bah posisi bayi setiap 2
jam
Pantau masukan dan
haluaran &airan
Perhatikan warna dan
frekuensi) defekasi dan
urin.
.ati$hati &u&i area
perianal setelah setiap
defekasi
Perhatikan perubahan
perilaku atau tanda$tanda
penyimpangan kondisi
dan kon%eksi
$ !en&egah pemajanan
berlebihan dari bagian
tubuh indi%idu
$ Peningkatan kehilangan
air melalui feses dan
e%aporasi dapat
menyebabkan dehidrasi
$ (efekasi en&er) sering
dan kehijauan serta urin
kehijauan menandakan
keefektifan foto terapi.
$ !embantu men&egah
iritasi dan ekskoriasi dari
defekasi yang sering
$ Perubahan dapat
bermakna deposisi
pigmen empedu pada
basal ganglia dan
terjaninya kernikterus
/. esiko tinggi &edera b.d
transfusi tukar
!enyelesaikan transfusi tukar
tanpa komplikasi
!enunjukkan penurunan kadar
bilirubin serum
Kolaborasi
Pantau kadar bilirubin
setiap 12 jam
Pantau kadar .b
Pantau trombsit dan sel
darah putih
*erikan &airan per
parenteral sesuai indikasi
!andiri
$ Penurunan kadar
bilirubin menandakan
keefektifan foto terapi
$ .emolisis lanjut
dimanifestasikan oleh
penurunan kontiniu pada
kadar .b
$ Penurunan 0(P
menunjukkan
kemungkinan efek pada
limfosit perifer
$ !ungkin perlu untuk
memperbaiki atau
men&egah dehidrasi
berat
$ Pen&u&ian perlu untuk
melunakkan tali pusat
dan %ena umbilikus
Perhatikan kondisi tali
pusat bayi sebelum
transfusi bila %ena
umbilikal digunakan
Pertahankan suhu tubuh
selama dan sesudah
prosedur
Pastikan golongan darah
dan faktor h bayi dan
ibu
"amin kesegaran darah
Pantau tekanan %ena)
nadi) warna dan
frekuensi pernapasan
sebelum transfusi untuk
akses 12
$ !embantu men&egah
hipotermia dan
%asospasme
$ +rnsfusi tukar paling
sering dihubungkan
dengan masalah
inkompatibilitas h
$ (arah yang lama lebih
mungkin mengalami
kemungkinan hemolisis
karenanya meningkatkan
kadar bilirubin
$ #ntuk mengidentifikasi
potensial dari kondisi
tidak stabil
$ !embantu men&gah
kesalahan dalam
sebelum) selama dan
setelah transfusi
(okumentasikan
kejadian selama tranfusi
Pantau tanda$tanda
ketidak seimbangan
elektrolit
Kaji bayi terhadap
perdarahan berlebihan
dari lokasi 12 setelah
transfusi
Kolaborasi
Pantau kadar .b) .t
sebelum dan setela
transfusi
Kadar bilirubin serum
setelah prosedur)
penggantian &airan
$ .ipokalsemia dan
hiperkalemia dapat
terjadi selama dan
setelah transfusi
$ !enghindarkan
terjadinya pendarahan
$ Penurunan kadar setelah
transfusi menandakan
kebutuhan terhadap
transfusi kedua
$ Kadar bilirubin dapat
menurun dan meningkat
dengan &epat setelah
prosedur
$ !engalikan kadar
dengan /)3 menentukan
derajat peningkatan
kemudian setiap 4$8 jam
Protein serum total
Kalsium dan kalium
serum
Pemerikasaan glukosa
*erikan albumin
sebelum transfusi bila
diindikasikan
bilirubin yang
memerlukan transfusi
tukar
$ !engetahui resiko
hiperkalemia dan henti
jantung
$ +indakan segera perlu
untuk men&egah efek
buruk atau kerusakan
00P
$ Pemberian albumin
dapat meningkatkan
ketersediaan albumin
untuk berikatan dengan
bilirubin
*erikan obat$obatan
sesuai indikasi

Anda mungkin juga menyukai