Anda di halaman 1dari 30

OLEH: JEFMAN E MARZUKI H Y (C11109789)

PEMBIMBING: dr. Azis Beru Gani


SUPERVISOR: dr. Willy Adhimartha, SP.BS(K)
Journal Reading

Publikasi: J Neurol Neurosurg Psychiatry 2007;78:12391247. doi:
10.1136/jnnp.2004.052654
M C Obonsawin, S Jefferis, R Lowe, J R Crawford, J Fernandes, L Holland, K Woldt, E
Worthington, G Bowie
Objektif
Mengembangkan contoh perubahan kepribadian
akibat cedera otak berdasarkan informasi yang
tersedia dari survivor TBI dan significant other (SO).
Membandingkan contoh umum dari dua sumber
yang berbeda.
Metode
Individual dengan dan tanpa cedera otak dan SO
diinterview secara tersebar tentang kepribadiannya
saat ini
SO juga diinterview tentang kepribadian survivor
sebelum cedera otak
Interview dilakukan dua kali untuk uji nilai dan uji
ulang keakuratan
Item yang tidak berhubungan dengan perubahan
kepribadian akibat cedera otak, yang tidak
terpercaya, atau yang tidak berkontribusi untuk
contoh, dikeluarkan
Hasil
Dari 123 item, 29 item berasal dari interview dengan
survivor dan 31 item berasal dari interview SO untuk
membentuk skala Kepribadian Cedera Otak
Penilaian faktor analisis tersebar dari beberapa
interview (survivor dan SO) dihasilkan satu dari
tujuh faktor
Faktor analisis kedua untuk setiap interview
dihasilkan empat faktor
Konkordansi yang rendah diantara informasi
diperoleh dari dua interview
Konklusi
Tiga faktor yang utama dari item personal (regulasi
afek, regulasi perilaku, dan engagement) dan satu
faktor utama dari item yang berhubungan dengan
status mental (kegelisahan dan batas pemikiran).
Pendekatan mengarah pada tiga isu yang
mungkin menghambat progres perkembangan
sebuah kerangka:
(i) perkembangan populasi pada contoh (model)
(ii) sumber informasi untuk penyetaraan contoh
(iii) prosedur yang digunakan untuk penyetaraan
contoh (model).
Prosedur untuk
menghasilkan model
- pendekatan kepribadian non-psikometrik
- pendekatan psikometri
Studi Saat Ini
Pendekatan eksplorasi dipandu oleh
kriteria klinis dan statistik yang sama dengan
yang digunakan oleh Corrigan:
(i) nilai awal dari item untuk penilaian harus
perhitungkan,
(ii) item yang dimasukkan ke dalam faktor
analisis harus terseleksi berdasarkan kriteria
yang baik (relevansi dengan TBI, kemudahan
interpretasi, tes-retest yang dapat dipercaya)
(iii) kelengkapan akhir harus mencakup item
yang berkontribusi terhadap solusi dari faktor
analisis dan kerangka kerja kepribadian,

(iv) penilaian terhadap perubahan kepribadian
harus dilengkapi oleh pengalaman
pewawancara berdasarkan informasi yang
diberikan secara langsung maupun tidak
langsung oleh survivor TBI dan SO, dan


(v) informasi yang diperoleh dari survivor TBI
mungkin menghasilkan contoh yang berbeda
dari perubahan kepribadian dibandingkan
dengan informasi yang akan disediakan oleh
SO, dan informasi dari dua sumber awalnya
harus diperlakukan secara terpisah.
METODE
Peserta direkrut dari enam kotaan di
Inggris (tabel 1).
Jenis kelamin dan hubungan SO ke
peserta untuk kedua kelompok diberikan
dalam tabel 2.
Survivor TBI (n = 184) direkrut dari jasa
rehabilitasi swasta dan layanan sosial lokal
(tabel 3).
Peserta
Peserta dilibatkan dalam penelitian
tersebut hanya jika ada bukti untuk TBI
moderat-berat (Glasgow Coma Scale 12 atau
dibawah, atau amnesia pasca trauma lebih
dari 1 jam) atau jika catatan mereka berisi
informasi yang cukup untuk memperoleh skor
(tabel 4).
Bahan
Sebanyak 123 karakteristik kepribadian
dikumpulkan dari :
(1) Literatur ilmiah dan klinis pada TBI,
(2) Adanya skala penilaian kepribadian,
(3) Staf di tempat pelayanan rehabilitasi,
(4) Klien jasa rehabilitasi,
(5) Skala Pengkajian Gejala Negatif dan Skala
Pengkajian Gejala Positif dan
(6) Literatur ilmiah pada gangguan kepribadian.
Prosedur
Semua survivor TBI dan SO diwawancarai
setidaknya satu kali. Setiap SO diwawancarai
tentang kepribadian saat ini (selama 3 bulan
terakhir) dan kepribadian peserta sebelum
cedera. Tiga puluh survivor TBI adalah
diwawancarai dua kali (interval 2 minggu),
sama seperti SO, untuk menilai keakuratan
dilakukan tes dan tes ulang
HASIL
Dari 123 item, 29 memenuhi semua
kriteria untuk wawancara dengan survivor TBI
dan 31 item untuk wawancara dengan SO.
Delapan belas item yang dipilih dari kedua
wawancara. Penilaian untuk beberapa item
tidak tersedia dari beberapa peserta, dan
prosedur statistik yang tersisa dilakukan pada
152 survivor TBI dan 174 SO.

PEMBAHASAN
Beberapa item merefleksikan aspek klinis
yang menonjol dari kepribadian yang
berhubungan dengan TBI (misalnya, rasa
canggung, kekanak-kanakan) dikeluarkan dari
model dengan proses statistik. Penelitian ke
depan akan menguji hubungan antara item dan
model permulaan.
Studi saat ini memiliki sejumlah
keterbatasan.
- Sampel mungkin tidak mewakili populasi
TBI
- Skala Kepribadian Cedera Otak satu-
satunya ukuran kepribadian yang
digunakan
- Tidak ada kriteria eksternal
- Tidak ada gold standard
TERIMA KASIH