Anda di halaman 1dari 8

Masalah Utama.

Perubahan isi pikir : WAHAM



By elnino
RSUD ARJAWINANGUN
Pengertian
Waham adalah keyakinan seseorang
yang berdasarkan penilaian realitas
yang salah. Keyakinan klien tidak
konsisten dengan tingkat intelektual
dan latar belakang budaya klien
Manifestasi klinik waham yaitu berupa : klien
mengungkapkan sesuatu yang diyakininya ( tentang
agama, kebesaran, kecurigaan, keadaan dirinya )
berulang kali secara berlebihan tetapi tidak sesuai
kenyataan, klien tampak tidak mempunyai orang lain,
curiga, bermusuhan, merusak (diri, orang lain,
lingkungan), takut, kadang panik, sangat waspada,
tidak tepat menilai lingkungan / realitas, ekspresi wajah
tegang, mudah tersinggung
Faktor faktor penyebab
PENYEBAB
secara umum dari waham adalah gannguan konsep diri : harga
diri rendah. Harga diri rendah dimanifestasikan dengan
perasaan yang negatif terhadap diri sendiri, termasuk hilangnya
percaya diri dan harga diri, merasa gagal mencapai keinginan
AKIBAT
Akibat dari waham klien dapat mengalami kerusakan komunikasi
verbal yang ditandai dengan pikiran tidak realistic, flight of ideas,
kehilangan asosiasi, pengulangan kata-kata yang didengar dan
kontak mata yang kurang. Akibat yang lain yang ditimbulkannya
adalah beresiko mencederai diri, orang lain dan lingkungan.

Masalah keperawatan :


Resiko tinggi mencederai diri, orang lain dan lingkungan
Kerusakan komunikasi : verbal
Perubahan isi pikir : waham
Gangguan konsep diri : harga diri rendah.

Cara cara mengatasi Gangguan proses pikir
WAHAM
Bina hubungan. saling percaya: salam terapeutik,
perkenalkan diri, jelaskan tujuan interaksi, ciptakan
lingkungan yang tenang, buat kontrak yang jelas topik, waktu,
tempat).

Jangan membantah dan mendukung waham klien: katakan
perawat menerima keyakinan klien "saya menerima
keyakinan anda" disertai ekspresi menerima, katakan
perawat tidak mendukung disertai ekspresi ragu dan empati,
tidak membicarakan isi waham klien.

Yakinkan klien berada dalam keadaan aman dan terlindungi:
katakan perawat akan menemani klien dan klien berada di
tempat yang aman, gunakan keterbukaan dan kejujuran
jangan tinggalkan klien sendirian.

Observasi apakah wahamnya mengganggu aktivitas harian
dan perawatan diri.

Dan yang terakhir ...
Diskusikan dengan kiten tentang nama obat,
dosis, frekuensi, efek dan efek samping
minum obat.

Bantu klien menggunakan obat dengan
priinsip 5 benar (nama pasien, obat, dosis,
cara dan waktu).

Anjurkan klien membicarakan efek dan efek
samping obat yang dirasakan.

Beri reinforcement bila klien minum obat
yang benar.

By elnino