Anda di halaman 1dari 1

Senja, itulah sebutan yang pantas untuk lelaki yang seharusnya sudah punya sikap dewasa.

Ahmad
firdaus Perdana lelaki yang selalu bertindak semaunya, selalu melakukan hal yang belum tentu orang
lain bisa. Ada satu keberuntungan hebat untuk dia di hidupnya. Masuk dan menempuh jenjang
pendidikan di Universitas Negeri Jakarta, itulah hal yang membuatnya bersyukur. Duduk di kelas
dengan 27 orang lainnya. Perjalanan anak yang memalukan ini penuh dengan rasa belas kasihan
teman sebayanya. Ia tidak pernah sadar bahwa menjual kemiskinan bukanlah hal yang baik. Anak
bodoh ini mengikuti banyak kegiatan untuk membuat dirinya berbeda dan merubah dirinya di depan
orang banyak. Terkadang anak bodoh ini mau membuktikan kepada orang bahwa dia memang layak
berada di jalan perjuangan nya sekarang.