Anda di halaman 1dari 12

GIGITAN ULAR

PENDAHULUAN
Ular adalah reptil yang tak berkaki dan bertubuh panjang. Ular memiliki sisik seperti kadal dan
sama-sama digolongkan ke dalam reptil bersisik (!uamata". #erbedaannya adalah kadal pada
umumnya berkaki$ memiliki lubang telinga$ dan kelopak mata yang dapat dibuka tutup. Akan
tetapi untuk kasus-kasus kadal tak berkaki (misalnya %phisaurus spp." perbedaan ini menjadi
kabur dan tidak dapat dijadikan pegangan.&'(
Ular adalah he)an yang mengagumkan$ sukses berkembang hidup di darat$ laut$ hutan$ padang
rumput$ danau$ maupun di padang pasir. *e+uali reputasi buruk mereka$ sebenarnya ular hampir
selalu lebih takut pada manusia daripada manusia pada ular. &,(
emua ular merupakan karni-ora. .ereka menangkap serangga$ burung$ mamalia ke+il$ dan
reptil lain$ kadang termasuk ular lain. /anya sekitar 011 dari 2111 ular di seluruh dunia yang
menyuntikan bisa. &,(
KEBIASAAN DAN REPRODUKSI ULAR
3anyak ular$ seperti san+a dan ular tikus$ menangkap mangsa dengan melilitnya. aat melilit$
ular melemaskan mangsanya dengan melilit erat di bagian leher mangsa$ men+egah mangsa
berna4as atau langsung menyebabkan +ardia+ arrest. &,( Ular memakan mangsanya bulat-bulat5
artinya$ tanpa dikunyah menjadi keping-keping yang lebih ke+il. Gigi di mulut ular tidak
memiliki 4ungsi untuk mengunyah$ melainkan sekedar untuk memegang mangsanya agar tidak
mudah terlepas. Agar lan+ar menelan$ ular biasanya memilih menelan mangsa dengan kepalanya
lebih dahulu. &'(
Ular-ular berbisa (memiliki ra+un$ -enom" membunuh mangsa dengan bisanya$ yang dapat
melumpuhkan sistem sara4 pernapasan dan jantung (neurotoksin"$ atau yang dapat merusak
peredaran darah (haemotoksin"$ dalam beberapa menit saja. 3isa yang disuntikkan melalui
gigitan ular itu biasanya sekaligus mengandung en6im pen+erna$ yang memudahkan pen+ernaan
makanan itu apabila telah ditelan. &'(
Ular adalah he)an berdarah dingin. %leh karena itu$ mereka tidak dapat meningkatkan suhu
tubuh mereka dan tidak dapat tetap akti4 saat +ua+a dingin. Ular paling akti4 pada suhu ,7-2,89
(::-;18<". &,( Untuk menghangatkan tubuh dan juga untuk membantu kelan+aran pen+ernaan$
ular kerap kali perlu berjemur (basking" di ba)ah sinar matahari. &'(
*ebanyakan jenis ular berkembang biak dengan bertelur. =umlah telurnya bisa beberapa butir
saja$ hingga puluhan dan ratusan butir. Ular meletakkan telurnya di lubang-lubang tanah$ gua$
lubang kayu lapuk$ atau di ba)ah timbunan daun-daun kering. 3eberapa jenis ular diketahui
menunggui telurnya hingga menetas5 bahkan ular san+a >mengerami? telur-telurnya. ebagian
ular$ seperti ular kadut belang$ ular pu+uk dan ular bangkai laut >melahirkan? anak. ebetulnya
tidak melahirkan seperti halnya mamalia$ melainkan telurnya berkembang dan menetas di dalam
tubuh induknya (o-o-i-ipar"$ lalu keluar sebagai ular ke+il-ke+il. ejenis ular primiti4$ yakni ular
buta atau ular ka)at Rhampotyphlops braminus$ sejauh ini hanya diketahui yang betinanya. Ular
yang mirip +a+ing ke+il ini diduga mampu bertelur dan berbiak tanpa ular jantan
(partenogenesis". &'(
JENIS-JENIS ULAR DAN HUBUNGANNYA DENGAN MANUSIA
*lasi4ikasi ilmiah &'(
*erajaan@ Animalia
<ilum@ 9hordata
*elas@ auropsida
%rdo@ !uamata
ubordo@ erpentes (Linnaeus$ ':7A"
uper4amili dan uku
B/enophidia
C Aniliidae
C Anomo+hilidae
C 3oidae
C 3olyeriidae
C 9ylindrophiidae
C LoDo+emidae
C #ythonidae
C Tropidophiidae
C Uropeltidae
C Eenopeltidae
C Typhlopoidea
C Anomalepididae
C Leptotyphlopidae
C Typhlopidae
C Eenophidia
C A+ro+hordidae
C Atra+taspididae
C 9olubridae
C Flapidae
C /ydrophiidae
C Giperidae
Ular ada yang berbisa$ namun lebih banyak yang tidak. Tidak perlu terlalu kuatir bila bertemu
ular. Gigitan ular berbahaya bila ularnya tergolong jenis berbisa. Hari ratusan jenis ular yang
diketahui$ hanya sedikit sekali yang berbisa. &2( Hari antara yang berbisa$ kebanyakan bisanya
tidak +ukup berbahaya bagi manusia. Lagipula$ umumnya ular pergi menghindar bila bertemu
manusia. &'( 3eberapa ular$ dengan penge+ualian khusus pada king kobra (%phiophagus hannah"
atau mamba hitam (Hendroaspis polylepis"$ berlaku agresi4 terhadap manusia tanpa pro-okasi.
&,(
Terdapat dua 4amili utama ular berbisa yang berbahaya bagi manusia. #ertama$ 4amili Flapidae$
termasuk di dalamnya kobra (Naja spp." di Asia dan A4rika5 .amba (Hendroaspis" di A4rika5
*rait (3ungarus" di Asia5 Ular *oral (.i+rurus" di Amerika5 dan Flapid Australia$ yang meliputi
+oastal taipan (%Dyuranuss+utellatus"$ tiger snake (Note+his"$ king bro)n snake
(#seude+hisaustralis"$ dan death adder (A+anthophis". Ular laut yang sangat berbisa berhubungan
dekat dengan elapid Australia. *edua$ 4amili Giperidae$ termasuk rattlesnake atau ular derik
(9rotalus" (Iestern diamondba+k rattlesnake dan timber rattlesnake"$ mo++asin (Agkistrodon"$
dan lan+e-headed -iper (3othrops" di Amerika5 the sa)-s+aled -iper (F+his" di Asia dan A4rika5
the Russell?s -iper (Haboia russellii" di Asia5 dan the pu44 adder (3itis arietans" dan Gaboon
-iper (3itis gaboni+a" di A4rika. pesies terbesar yang memiliki distribusi terluas dengan
berma+am-ma+am 4amili$ 9olubridae$ kurang berbisa dan kurang berbahaya bagi manusia.
Namun$ beberapa spesiesnya termasuk boomslang (Hispholidus typus"$ t)ig snake (Thelotornis"$
the =apanese garter snake (Rhabdophis tigrinus"$ dan bro)n tree snake (3oiga irregularis"$ dapat
berbahaya. Anggota lain dari 4amili ini$ termasuk Ameri+an garter snake$ kingsnake$ rat snake$
dan ra+er$ tidak berbahaya bagi manusia. &,(
Hi Indonesia$ ular-ular primiti4$ seperti ular ka)at (Rhamphotyphlops braminus"$ ular karung
(A+ro+hordus ja-ani+us"$ ular kepala dua (9ylindrophis ru44us"$ dan ular san+a (#hyton spp."$
tidak berbisa. Ular-ular yang berbisa kebanyakan termasuk suku 9olubridae5 akan tetapi bisanya
umumnya lemah saja. Ular-ular yang berbisa kuat di Indonesia biasanya termasuk ke dalam salah
satu suku ular berikut@ Flapidae (ular sendok (kobra"$ ular belang$ ular +abai$ dll."$ /ydrophiidae
(ular-ular laut"$ dan Giperidae (ular tanah$ ular bangkai laut$ ular bandotan". &'(
3eberapa jenis ular di Indonesia$ sebagai +ontoh &'( @
suku Typhlopidae
ular ka)at (Rhamphotyphlops braminus"
suku 9ylindrophiidae
ular kepala-dua (9ylindrophis ru44us"
suku #ythonidae
o ular san+a kembang (#ython reti+ulatus"
o ular pera+a (#. +urtus"
o ular san+a hijau. Nama Latin a)al adalah (9hondropython -iridis" tapi telah mengalami
perubahan menjadi (J.orelia -iridisK"
suku A+ro+hordidae
ular karung (A+ro+hordus ja-ani+us"
suku Eenopeltidae
ular pelangi (Eenopeltis uni+olor"
suku 9olubridae
o ular siput (#areas +arinatus"
o ular-air pelangi (Fnhydris enhydris"
o ular kadut belang (/omalopsis bu++ata"
o ular +e+ak (Ly+odon auli+us"
o ular gadung (Ahaetulla prasina"
o ular +in+in mas (3oiga dendrophila"
o ular terbang (9hrysopelea paradisi"
o ular tali (Hendrelaphis pi+tus"
o ular birang (%ligodon o+tolineatus"
o ular tikus atau ular jali (#tyas korros"
o ular babi (Flaphe 4la-olineata"
o ular serasah (ibynophis geminatus"
o ular sapi (Lao+ys +arinatus"
o ular pi+ung (Rhabdophis subminiata"
o ular kisik (Eeno+hrophis -ittatus"
suku Flapidae
o ular +abai (.ati+ora intestinalis"
o ular )eling (3ungarus +andidus"
o ular sendok M kobra (Naja spp."
o ular king-+obra (%phiophagus hannah"
suku Giperidae
o ular bandotan puspo (Gipera russelli"
o ular tanah (9alloselasma rhodostoma"
o ular bangkai laut (Trimeresurus albolabris"
3isa ular sendok merupakan salah satu yang terkuat dari jenisnya$ dan mampu membunuh
manusia. Ular sendok melumpuhkan mangsanya dengan menggigit dan menyuntikkan bisa
neurotoDin pada he)an tangkapannya (biasanya binatang mengerat atau burung ke+il" melalui
taringnya. 3isa tersebut kemudian melumpuhkan syara4-syara4 dan otot-otot si korban (mangsa"
dalam )aktu yang hanya beberapa menit saja. elain itu$ ular sendok dapat melumpuhkan
korbannya dengan menyemprotkan bisa ke matanya5 namun tidak semua kobra dapat melakukan
hal ini. *obra hanya menyerang manusia bila diserang terlebih dahulu atau merasa teran+am.
elain itu$ kadang mereka juga hanya menggigit tanpa menyuntikkan bisa (gigitan >kosong? atau
gigitan >kering?". .aka tidak semua gigitan kobra pada manusia berakhir dengan kematian$
bahkan +ukup banyak persentase gigitan yang tidak menimbulkan gejala kera+unan pada
manusia. &'(
EPIDEMIOLOGI GIGITAN ULAR
Hiperkirakan sekitar 7 juta kasus gigitan ular terjadi di seluruh dunia setiap tahunnya$
menyebabkan sekitar ',7.111 kematian. Gigitan ular lebih umum terjadi di )ilayah tropis dan di
daerah dimana pekerjaan utamanya adalah agrikultural. Hi daerah-daerah ini$ sejumlah besar
orang hidup berdampingan bersama sejumlah besar ular. %rang-orang yang digigit oleh ular
dikarenakan memegang atau bahkan menyerang ular merupakan penyebab yang signi4ikan di
Amerika erikat. Hiperkirakan ada 07.111 gigitan ular per tahun di Amerika erikat$ terbanyak
pada musim panas$ sekitar A111 digigit oleh ular berbisa. &,(
Hi Amerika erikat$ :NO korban adalah laki-laki kulit putih. tudi nasional di Negara tersebut
melaporkan angka perbandingan antara laki-laki dan perempuan adalah ;@'$ dengan 71O korban
berada pada rentang usia 'A-,A tahun. edangkan studi UT.9* melaporkan perbandingan laki-
laki dengan perempuan hanya ,.'@'$ dengan jumlah korban dalam rentang usia yang sama hanya
,7O. UT.9* juga melaporkan ;NO gigitan berlokasi pada ekstremitas$ dengan 7NO pada
lengan. &0(
PATOFISIOLOGI GIGITAN ULAR
3isa ular diproduksi dan disimpan pada sepasang kelenjar di ba)ah mata. 3isa ular dikeluarkan
dari lubang pada gigi-gigi taring yang terdapat di rahang atas. Gigi taring ular dapat tumbuh
hingga ,1 mm pada rattlesnake (ular derik" yang besar. Hosis bisa setiap gigitan tergantung pada
)aktu yang berlalu sejak gigitan terakhir$ derajat an+aman yang dirasakan ular$ dan ukuran
mangsa. Lubang hidung ular merespon panas yang dikeluarkan mangsa$ yang memungkinkan
ular untuk mengubah-ubah jumlah bisa yang akan dikeluarkan. &0(
Ular koral memiliki mulut yang lebih ke+il dan gigi taring yang lebih pendek. /al ini
menyebabkan mereka memiliki lebih sedikit kesempatan untuk menyuntikan bisa dibanding
dengan jenis +rotalid$ dan mereka menggigit lebih dekat dan lebih mirip mengunyah daripada
menyerang seperti dikenal pada ular jenis -iper. &0(
emua metode injeksi -enom ke dalam korban (en-enomasi" adalah untuk mengimobilisasi
se+ara +epat dan mulai men+ernanya. ebagian besar bisa terdiri dari air. #rotein en6imatik pada
bisa mengin4ormasikan kekuatan destrukti4nya. 3isa ular terdiri dari berma+am polipeptida yaitu
4os4olipase A$ hialuronidase$ AT#-ase$ 7 nukleotidase$ kolin esterase$ protease$
4os4omonoesterase$ RNA-ase$ HNA-ase. Fn6im ini menyebabkan destruksi jaringan lokal$
bersi4at toksik terhadap sara4$ menyebabkan hemolisis$ atau pelepasan histamin sehingga timbul
reaksi ana4ilaksis. &2( #rotease$ kolagenase$ dan arginin ester hydrolase telah diidenti4ikasi pada
bisa ular -iper. NeurotoDin merupakan mayoritas bisa pada ular koral. Hetail spesi4ik diketahui
beberapa en6im seperti berikut ini@
('" hyaluronidase memungkinkan bisa dapat +epat menyebar melalui jaringan subkutan dengan
merusak mukopolisakarida5
(," phospholipase A, memainkan peranan penting pada hemolisis sekunder dari e4ek esterolitik
pada membran eritrosit dan menyebabkan nekrosis otot5 dan
(2" en6im trombogenik menyebabkan terbentuknya bekuan 4ibrin yang lemah$ dimana$ pada
)aktunya mengakti-asi plasmin dan menyebabkan koagulopati konsumti4 dan konsekuensi
hemoragiknya.
*onsentrasi en6im ber-ariasi di antara spesies$ karena itu menyebabkan perbedaan en-enomasi.
Gigitan +opperhead se+ara umum terbatas pada destruksi jaringan lokal. Rattlesnake dapat
menyisakan luka yang hebat dan menyebabkan toksisitas sistemik. Ular koral mungkin
meninggalkan luka ke+il yang kemudian dapat mun+ul kegagalan berna4as dengan tipe blokade
neuromus+ular sistemik. F4ek lokal dari bisa ber4ungsi sebagai pengingat akan potensi kerusakan
sistemik dari 4ungsi system organ. alah satu e4ek adalah perdarahan5 koagulopati bukanlah hal
yang aneh pada en-enomasi yang hebat. F4ek lain$ edema lokal$ meningkatkan kebo+oran kapiler
dan +airan interstisial di paru. .ekanisme pulmonal dapat terpengaruh se+ara signi4ikan. F4ek
terakhir$ kematian sel lokal$ meningkatkan konsentrasi asam laktat sekunder terhadap perubahan
status -olume dan membutuhkan peningkatan -entilasi per menit. F4ek-e4ek blokade
neuromuskuler berakibat pada lemahnya ekskursi dia4ragmatik. Gagal jantung merupakan akibat
dari hipotensi dan asidosis. .yonekrosis meningkatkan kejadian kerusakan adrenal
myoglobinuria. &0(
Gariasi derajat toksisitas juga membuat bisa ular dapat berguna untuk membunuh mangsa.
elama en-enomasi (gigitan yang menginjeksikan bisa atau ra+un"$ bisa ular mele)ati kelenjar
bisa melalui sebuah duktus menuju taring ular$ dan akhirnya menuju mangsanya. 3isa ular
merupakan kombinasi berbagai substansi dengan e4ek yang ber-ariasi. Halam istilah sederhana$
protein-protein ini dapat dibagi menjadi 0 kategori @
C 9ytotoDin menyebabkan kerusakan jaringan lokal.
C /emotoDin$ bisa yang menghan+urkan eritrosit$ atau mempengaruhi kemampuan darah untuk
berkoagulasi$ menyebabkan perdarahan internal.
C NeurotoDin menyerang sistem syara4$ menyebabkan paralisis transmisi sara4 ke otot dan pada
kasus terburuk paralisis melibatkan otot-otot menelan dan perna4asan.
C 9ardiotoDin bere4ek buruk langsung pada jantung dan mengarah pada kegagalan sirkulasi dan
syok. &,$ ;(
Ra+un yang merusak jaringan menyebabkan nekrosis jaringan yang luas dan hemolisis. Gejala
dan tanda yang menonjol berupa nyeri yang hebat yang tidak sebanding dengan besar luka$
udem$ eritema$ petekie$ ekimosis$ bula$ dan tenda nekrosis jaringan. Hapat terjadi perdarahan di
peritoneum atau peri+ardium$ udem paru$ dan syok berat karena e4ek ra+un langsung pada otot
jantung. Ular berbisa yang terkenal di Indonesia adalah ular kobra dan ular )elang yang bisanya
bersi4at neurotoksik. Gejala dan tanda yang timbul akibat bisa jenis ini adalah rasa kesemutan$
lemas$ mual$ sali-asi$ dan muntah. #ada pemeriksaan ditemukan ptosis$ re4leks abnormal$ dan
sesak na4as sampai akhirnya terjadi henti na4as akibat kelumpuhan otot perna4asan. &2(
DIAGNOSA KLINIK
Anamnesa @
Anamnesa biasanya didapat langsung dari pasien. *ebanyakan kasus berasal dari per+obaan
memegang ular$ jadi jenis ular biasanya diketahui. #engetahuan tentang 4auna lokal juga penting
untuk diagnosa banding. Iaktu yang berlalu sejak menggigit adalah suatu komponen yang
diperlukan dalam anamnesa. Ini memberikan penilaian menyangkut e4ek yang sementara dari
gigitan untuk menentukan apakah proses bersi4at lokal atau jika tanda-tanda sistemik sudah
berkembang. &0(
Tanda dan Gejala Gigitan Ular @
Tanda umum ular berbisa adalah kepalanya berbentuk segitiga. Tanda lain adalah dari
penampakan langsung misalnya +orak kulitnya. Hari bekas gigitan dapat dillihat dua lubang yang
jelas akibat dua gigi taring rahang atas bila ularnya berbisa$ dan deretan bekas gigi-gigi ke+il
berbentuk U bila ularnya tak berbisa. &2(
Higigit oleh ular berbisa menghasilkan e4ek yang ber-ariasi$ dari luka gigitan yang sederhana
sampai sakit yang mengan+am nya)a dan kematian. /asil temuan pada korban gigitan ular dapat
menyesatkan. eorang korban dapat tidak menunjukkan gejala inisial$ dan kemudian tiba-tiba
menjadi sesak na4as dan menjadi syok.
Gejala dan tanda gigitan ular berbisa dapat dibagi ke dalam beberapa kategori mayor &,( @
C F4ek lokal @ digigit oleh beberapa ular -iper atau beberapa kobra (Naja spp" menimbulkan rasa
sakit dan perlunakan di daerah gigitan. Luka dapat membengkak hebat dan dapat berdarah dan
melepuh. 3eberapa bisa ular kobra juga dapat mematikan jaringan sekitar sisi gigitan luka.
C #erdarahan @ Gigitan oleh 4amili -iperidae atau beberapa elapid Australia dapat menyebabkan
perdarahan organ internal seperti otak atau organ-organ abdomen. *orban dapat berdarah dari
luka gigitan atau berdarah spontan dari mulut atau luka yang lama. #erdarahan yang tak
terkontrol dapat menyebabkan syok atau bahkan kematian.
C F4ek sistem sara4 @ bisa ular elapid dan ular laut dapat bere4ek langsung pada sistem sara4. 3isa
ular kobra dan mamba dapat beraksi terutama se+ara +epat menghentikan otot-otot perna4asan$
berakibat kematian sebelum mendapat pera)atan. A)alnya$ korban dapat menderita masalah
-isual$ kesulitan bi+ara dan berna4as$ dan kesemutan.
C *ematian otot @ bisa dari Russell?s -iper (Haboia russelli"$ ular laut$ dan beberapa elapid
Australia dapat se+ara langsung menyebabkan kematian otot di beberapa area tubuh. Hebris dari
sel otot yang mati dapat menyumbat ginjal$ yang men+oba menyaring protein. /al ini dapat
menyebabkan gagal ginjal.
C .ata @ semburan bisa ular kobra dan ringhal dapat se+ara tepat mengenai mata korban$
menghasilkan sakit dan kerusakan$ bahkan kebutaan sementara pada mata.
HIAGN%A 3ANHING
Reaksi ana4ilaksis
Trombosis -ena dalam
Trauma -askuler ekstremitas
engatan *alajengking
yok septik
erum i+kness
engatan ta)on
In4eksi Luka
#FNATALA*ANAAN GIGITAN ULAR
#enatalaksanaan tergantung derajat keparahan en-enomasi5 dibagi menjadi pera)atan di
lapangan dan manajemen di rumah sakit.
#era)atan di Lapangan
seperti kasus-kasus emergensi lainnya$ tujuan utama adalah untuk mempertahankan pasien
sampai mereka tiba di instalasi ga)at darurat. ering penatalaksanaan dengan autentisitas yang
kurang lebih memperburuk daripada memperbaiki keadaan$ termasuk membuat insisi pada luka
gigitan$ menghisap dengan mulut$ pemasangan turniket$ kompres dengan es$ atau kejutan listrik.
#era)atan di lapangan yang tepat harus sesuai dengan prinsip dasar emergen+y li4e support.
Tenangkan pasien untuk menghindari hysteria selama implementasi A39 (Air)ay$ 3reathing$
9ir+ulation". &0(
#ertolongan #ertama @
'. 9egah gigitan sekunder atau adanya korban kedua. Ular dapat terus mengigit dan
menginjeksikan bisa melalui gigitan berturut-turut sampai bisa mereka habis.
,. 3uat korban tetap tenang$ yakinkan mereka bah)a gigitan ular dapat ditangani se+ara e4ekti4
di instalasi ga)at darurat. 3atasi akti-itas dan imobilisasi area yang terkena (umumnya satu
ekstrimitas"$ dan tetap posisikan daerah yang tergigit berada di ba)ah tinggi jantung untuk
mengurangi aliran bisa.
2. =ika terdapat alat penghisap$ (seperti a)yer FDtra+tor"$ ikuti petunjuk penggunaan. Alat
penghisap tekanan-negati4 dapat memberi beberapa keuntungan jika digunakan dalam beberapa
menit setelah en-enomasi. Alat ini telah direkomendasikan oleh banyak ahli di masa lalu$ namun
alat ini semakin tidak diper+aya untuk dapat menghisap bisa se+ara signi4ikan$ dan mungkin alat
penghisap dapat meningkatkan kerusakan jaringan lokal.
0. 3uka semua +in+in atau benda lain yang menjepit M ketat yang dapat menghambat aliran darah
jika daerah gigitan membengkak. 3uat bidai longgar untuk mengurangi pergerakan dari area
yang tergigit.
7. .onitor tanda-tanda -ital korban P temperatur$ denyut nadi$ 4rekuensi na4as$ dan tekanan
darah Q jika mungkin. Tetap perhatikan jalan na4as setiap )aktu jika se)aktu-)aktu menjadi
membutuhkan intubasi.
N. =ika daerah yang tergigit mulai membengkak dan berubah )arna$ ular yang mengigit
kemungkinan berbisa.
:. egera dapatkan pertolongan medis. Transportasikan korban se+ara +epat dan aman ke 4asilitas
medis darurat ke+uali ular telah pasti diidenti4ikasi tidak berbahaya (tidak berbisa". Identi4ikasi
atau upayakan mendeskripsikan jenis ular$ tapi lakukan jika tanpa resiko yang signi4ikan
terhadap adanya gigitan sekunder atau jatuhnya korban lain. =ika aman$ ba)a serta ular yang
sudah mati. /ati-hati pada kepalanya saat memba)a ular Q ular masih dapat mengigit hingga
satu jam setelah mati (dari re4lek". &7( Ingat$ identi4ikasi yang salah bisa 4atal. ebuah gigitan
tanpa gejala inisial dapat tetap berbahaya atau bahkan 4atal.
A. =ika berada di )ilayah yang terpen+il dimana transportasi ke instalasi ga)at darurat akan
lama$ pasang bidai pada ekstremitas yang tergigit. =ika memasang bidai$ ingat untuk memastikan
luka tidak +ukup bengkak sehingga menyebabkan bidai menghambat aliran darah. #eriksa untuk
memastikan jari atau ujung jari tetap pink dan hangat$ yang berarti ekstrimitas tidak menjadi
kesemutan$ dan tidak memperburuk rasa sakit.
;. =ika dipastikan digigit oleh elapid yang berbahaya dan tidak terdapat e4ek mayor dari luka
lokal$ dapat dipasang pembalut dengan teknik imobilisasi dengan tekanan. Teknik ini terutama
digunakan untuk gigitan oleh elapid Australia atau ular laut. 3alutkan perban pada luka gigitan
dan terus sampai ke bagian atas ekstremitas dengan tekanan seperti akan membalut pergelangan
kaki yang terpeleset. *emudian imobilisasi ekstremitas dengan bidai$ dengan tetap
memperhatikan men+egah terhambatnya aliran darah. Teknik ini membantu men+egah e4ek
sistemik yang mengan+am nya)a dari bisa$ tapi juga bisa memperburuk kerusakan lokal pada
sisi gigitan jika gejala yang signi4ikan terdapat di sana.
ejumlah teknik pertolongan pertama yang lama telah ditinggalkan. #enemuan klinik terbaru
mendukung hal-hal berikut &7( @
C =angan men+oba menghisap bisa dengan mulut dan memotong sisi gigitan. .emotong sisi yang
tergigit dapat merusak organ yang mendasarinya$ meningkatkan resiko in4eksi$ dan tidak
membuang ra+un.
C =angan gunakan es atau kompres dingin pada sisi gigitan. Fs tidak mendeakti-asi bisa dan
dapat menyebabkan radang dingin.
C =angan menggunakan kejutan listrik. *ejutan listrik tidak e4ekti4 dan dapat menyebabkan luka
bakar atau masalah elektrik pada jantung.
C =angan gunakan alkohol. Alkohol dapat menghilangkan sakit$ tapi juga membuat pembuluh
darah lokal berdilatasi$ dimana dapat meningkatkan absorpsi bisa.
C =angan menggunakan turniket atau -erband yang ketat. /al ini tidak terbukti e4ekti4$ dapat
meningkatkan kerusakan jaringan$ dan dapat menyebabkan keharusan amputasi.
C =angan mengangkat sisi gigitan di atas tinggi jantung korban.
.anajemen di Rumah akit
#era)atan de4initi4 meliputi penge+ekan kembali A39 dan menge-aluasi pasien atas tanda-tanda
syok (seperti takipneu$ takikardi$ kulit kering dan pu+at$ perubahan status mental$ hipotensi".
Ra)at dahulu keadaan yang mengan+am nya)a. *orban dengan kesulitan berna4as mungkin
membutuhkan endotra+heal tube dan sebuah mesin -entilator untuk menolong korban berna4as.
*orban dengan syok membutuhkan +airan intra-ena dan mungkin obat-obatan lain untuk
mempertahankan aliran darah ke organ-organ -ital. &0(
emburan bisa ular sendok$ apabila mengenai mata$ dapat mengakibatkan iritasi menengah dan
menimbulkan rasa pedih yang hebat. .en+u+inya bersih-bersih dengan air yang mengalir
sesegera mungkin dapat membilas dan menghanyutkan bisa itu$ mengurangi iritasi dan
men+egah kerusakan yang lebih lanjut pada mata. &'(
#enderajatan en-enomasi membedakan kebutuhan akan anti-enin pada korban gigitan ular-ular
-iper. Herajat dibagi dalam ringan$ sedang$ atau berat. &0(
C Fn-enomasi ringan ditandai dengan rasa sakit lokal$ edema$ tidak ada tanda-tanda toksisitas
sistemik$ dan hasil laboratorium yang normal.
C Fn-enomasi sedang ditandai dengan rasa sakit lokal yang hebat5 edema lebih dari ', in+i di
sekitar luka5 dan toksisitas sistemik termasuk nausea$ -omitus dan penyimpangan pada hasil
laboratorium (misalnya penurunan jumlah hematokrit atau trombosit".
C Fn-enomasi berat ditandai dengan ptekie$ ekimosis$ sputum ber+ampur darah$ hipotensi$
hipoper4usi$ dis4ungsi renal$ perubahan pada protrombin time dan tromboplastin time parsial
terakti-asi$ dan hasil-hasil abnormal dari tes-tes lain yang menunjukkan koagulopati konsumti4.
#enderajatan en-enomasi merupakan proses yang dinamis. Halam beberapa jam$ sindrom ringan
a)al dapat berkembang menjadi sedang bahkan reaksi yang berat.
3eri anti-enin pada korban gigitan ular koral sebagai standar pera)atan jika korban datang
dalam ', jam setelah gigitan$ tanpa melihat adanya tanda-tanda lokal atau sistemik.
Neurotoksisitas dapat mun+ul tanpa tanda-tanda sebelumnya dan berkembang menjadi gagal
na4as.
3ersihkan luka dan +ari pe+ahan taring ular atau kotoran lain. untikan tetanus diperlukan jika
korban belum pernah mendapatkannya dalam kurun )aktu 7 tahun terakhir. 3eberapa luka
memerlukan antibiotik untuk men+egah in4eksi. &2(
.edikasi
Tujuan dari 4armakoterapi adalah untuk menetralisir toDin$ untuk mengurangi morbiditas$ dan
untuk men+egah komplikasi.
Anti-bisa (anti-enin" (biasanya di Indonesia disebut A3U$ serum anti bisa ular" P Untuk
menetralisir bia ular dilakukan penyuntikan serum anti-enin intra-ena atau intra-arteri yang
menperdarahi daerah yang bersangkutan. &2( ekarang tersedia , jenis anti-enin. alah satunya
telah diproduksi sejak ';7N. Hibuat dari serum kuda setelah kuda diinjeksi dengan bisa ular
dalam dosis subletal (Iyeth". Anti-enin telah dipuri4ikasi tapi masih mengandung protein serum
lain yang mungkin bisa imunogenik. Gersi terakhir$ didukung oleh <HA pada tahun ,111
(9ro<ab$ a-age" adalah suatu 4ragmen immunoglobulin mono-alen yang berasal dari domba
namun dipuri4ikasi untuk menghilangkan protein antigenik lain. &0(
Anti-enin yang lama mungkin masih tersedia$ namun se+ara umum telah direkomendasikan
untuk memakai obat yang lebih spesi4ik dan telah dipuri4ikasi. 3ahkan dengan agen terbaru$
harus diperhatikan bah)a saat mungkin anti-enin dapat menyelamatkan nya)a$ anti-enin juga
dapat mengarah pada reaksi hipersensiti-itas tipe +epat (ana4ilaksis" dan tipe lambat (serum
si+kness" dan harus digunakan dalam penga)asan. Untuk men+apai e4ikasi maksimum$ berikan
dalam 0 Q N jam setelah gigitan. &0(
%-ine +rotalidae poly-alent immune 4ab-puri4ied (9ro4ab" dibuat se+ara spesi4ik dari bisa ular
eastern dan )estern diamondba+k$ .oja-e rattlesnake$ dan ular +ottonmouthM)ater mo++asin.
Tujuan pemberian anti-enin adalah untuk mengikat ra+un dalam bisa dan men+egah e4ek buruk
baik lokal maupun sistemik. 9ro<ab telah digunakan pada gigitan ular +opperhead dan ular
9rotalid lain dengan e4ek yang baik dan diper+aya atas kurangnya toksisitas anti-enin. &0(
Hosis He)asa @
Hosis untuk gigitan ular -iper tergantung dari derajat en-enomasinya @
o Ringan @ tidak perlu
o edang @ inisial N-'1 -ial IG
o 3erat @ dapat membutuhkan R,7 -ial IG.
Herajat en-enomasi bersi4at dinamis$ dan kebutuhan anti-enin dapat meningkat. 3anyak penulis
yang tidak setuju pemberian anti-enin untuk en-enomasi ular +opperhead ke+uali luka benar-
benar nyeri ( merupakan tanda a)al en-enomasi yang signi4ikan". Hosis untuk gigitan ular
koral @ dosis inisial 0-N -ial IG$ dapat membutuhkan sebanyak '1 -ial$ gunakan anti-enin spesi4ik
untuk ular koral.
Hosis Anak @
C Fn-enomasi ular -iper @ dapat membutuhkan dua kali dosis de)asa
C Fn-enomasi ular koral @ sama dengan dosis de)asa &0(
Antibiotik Q sering diberikan saat korban tiba di rumah sakit tapi lebih sering digunakan hanya
pada kasus berat. 3agaimanapun$ pro4ilaksis dengan antibiotik spektrum luas masih
direkomendasikan. 9ontoh obat yang sering digunakan adalah 9e4triaDone (Ro+ephin" Q
generasi-ketiga dari +ephalosporin5 diberikan dengan dosis de)asa '-, g IG per ', Q ,0 jam$ dan
dosis anak :7 mgMkgMd IG per ', jam. &0(
Imunisasi Q ular tidak memba)a 9lostridium tetani pada mulutnya$ tapi gigitan ular dapat
memba)a bakteri lain$ terutama spesies gram-negati4. #ro4ilaksis tetanus direkomendasikan jika
pasien belum diimunisasi dalam 7 tahun terakhir. &0(
Hi4teri-tetanus toDoid Q digunakan untuk menginduksi imunitas akti4 mela)an tetanus pada
pasien tertentu. Agen imunisasi pilihan untuk kebanyakan korban de)asa dan anak R : tahun
adalah tetanus dan toDoid di4teri. #erlu untuk memberi dosis booster untuk memelihara imunitas
tetanus seumur hidup. *orban yang hamil harus mendapat hanya toDoid tetanus bukan produk
yang mengandung antigen di4teri. #ada de)asa dan anak-anak$ dapat diberikan pada m. deltoid
atau paha midlateral. #ada bayi$ pemberian sebaiknya pada paha midlateral. Hosis pemberian
untuk de)asa adalah 1.7 mL I.$ sedangkan untuk anak N mgg Q N thn @ tiga kali 1.7-mL I.
dosis HT setidaknya dengan jarak pemberian 0 minggu dan booster N Q ', bulan setelah injeksi
ketiga. &0(
#engobatan suporti4 terdiri dari in4us Na9l$ plasma$ atau darah$ dan pemberian -asopresor untuk
menanggulangi syok. .ungkin perlu diberikan 4ibrinogen untuk memperbaiki kerusakan sistem
pembekuan. Hianjurkan juga pemberian kortikosteroid. &2(
3ila terjadi kelumpuhan perna4asan dilakukan intubasi$ dilanjutkan dengan memasang respirator
untuk -entilasi. 3ila terjadi pembengkakan hebat biasanya perlu dilakukan 4asiotomi untuk
men+egah sindrom kompartemen. 3ila perlu$ dilakukan upaya untuk mengatasi 4aal ginjal.
Nekrotomi dikerjakan bila telah nampak jelas batas kematian jaringan$ kemudian dilanjutkan
dengan +angkok kulit. &2( 3ila ragu-ragu mengenai jenis ularnya$ sebaiknya penderita diamati
selama 0A jam karena kadang e4ek kera+unan bisa timbul lambat. Gigitan ular tak berbisa tidak
memerlukan pertolongan khusus$ ke+uali pen+egahan in4eksi. &2(
Tindakan 3edah@
=arang terjadi$ dokter mungkin perlu berkonsultasi dengan ahli bedah jika terdapat bukti-bukti
sindrom kompartemen. =ika pera)atan dengan ele-asi tungkai dan obat-obatan gagal$ ahli bedah
mungkin perlu melakukan pembedahan pada kulit sampai kompartemen yang terkena$ disebut
4as+iotomy. #rosedur ini dapat memperbaiki pembengkakan dan penekanan tungkai$ berpotensi
menyelamatkan lengan atau tungkai. <as+iotomi tidak diindikasikan pada setiap gigitan ular$ tapi
dilakukan pada pasien dengan bukti objekti4 adanya peningkatan tekanan kompartemen. 9edera
jaringan setelah sindrom kompartemen bersi4at re-ersible tapi dapat di+egah. &7(
tudi Laboratorium @
o #enghitungan jumlah sel-sel darah
o #rothrombin time dan a+ti-ated partial thromboplastin time.
o <ibrinogen dan produk-produk pemisahan darah
o Tipe dan jenis golongan darah
o *imia darah$ termasuk elektrolit$ 3UN$ kreatinin
o Urinalisis untuk myoglobinuria
o Analisa gas darah untuk pasien dengan gejala sistemik
tudi Imaging @
o Radiogra4i thoraks pada pasien dengan edema pulmoner
o Radiogra4i untuk men+ari taring ular yang tertinggal
Tes lain @
o Tekanan kompartemen dapat perlu diukur. e+ara komersial tersedia alat yang steril$ sederhana
untuk dipasang atau diba+a$ dan dapat diper+aya (seperti tryker pressure monitor". #engukuran
tekanan kompartemen diindikasikan jika terdapat pembengkakan yang signi4ikan$ nyeri yang
sangat hebat yang menghalangi pemeriksaan$ dan jika parestesi mun+ul pada ekstremitas yang
tergigit. &0(
TINDAK LANJUT
#era)atan pasien lebih lanjut di rumah sakit &0( @
#engiriman pasien ke rumah sakit sudah menjadi hal rutin untuk setiap kasus en-enomasi.
Untuk kasus gigitan kering dari ular -iper$ obser-asi di instalasi ga)at darurat selama A-'1 jam5
namun$ hal ini sering tidak mungkin dilaksanakan. #asien dengan en-enomasi yang berat
membutuhkan pera)atan khusus di I9U untuk pemberian produk-produk darah$ menyediakan
monitoring yang in-asi4$ dan memastikan proteksi jalan na4as. %bser-asi untuk gigitan ular koral
minimal selama ,0 jam. 3uat e-aluasi serial untuk penderajatan lebih lanjut dan untuk
menyingkirkan sindrom kompartemen. Tergantung pada skenario klinik$ ukur tekanan
kompartemen setiap 21-',1 menit. <as+iotomy diindikasikan untuk tekanan yang lebih dari 21-
01 mm /g. Tergantung dari derajat keparahan gigitan$ pemeriksaan darah lebih lanjut mungkin
dibutuhkan$ seperti )aktu pembekuan darah$ jumlah trombosit$ dan le-el 4ibrinogen.
KOMPLIKASI
indrom kompartemen adalah komplikasi tersering dari gigitan ular pit -iper. *omplikasi luka
lokal dapat meliputi in4eksi dan hilangnya kulit. *omplikasi kardio-askuler$ komplikasi
hematologis$ dan kolaps paru dapat terjadi. =arang terjadi kematian. Anak-anak mempunyai
resiko lebih tinggi untuk terjadinya kematian atau komplikasi serius karena ukuran tubuh mereka
yang lebih ke+il. &7( #erpanjangan blokade neuromuskuler timbul dari en-enomasi ular koral.
*omplikasi yang terkait dengan anti-enin termasuk reaksi hipersensiti-itas tipe +epat
(ana4ilaksis$ tipe I" dan tipe lambat (serum si+kness$ tipe III". Ana4ilaksis terjadi dimediasi oleh
immunoglobulin F (IgF"$ berkaitan dengan degranulasi sel mast yang dapat berakibat
laryngospasme$ -asodilatasi$ dan kebo+oran kapiler. *ematian umumnya pada korban tanpa
inter-ensi 4armakologis. erum si+kness dengan gejala demam$ sakit kepala$ bersin$
pembengkakan kelenjar lymph$ dan penurunan daya tahan$ mun+ul ' Q , minggu setelah
pemberian anti-enin. #resipitasi dari kompleks antigen-immunoglobulin G (IgG" pada kulit$
sendi$ dan ginjal bertanggung ja)ab atas timbulnya arthralgia$ urtikaria$ dan glomerulonephritis
(jarang". 3iasanya lebih dari A -ial anti-enin harus diberikan pada sindrom ini. Terapi suporti4
terdiri dari antihistamin dan steroid. &0(
PROGNOSIS
.eskipun kebanyakan korban gigitan ular berbisa dapat tertolong dengan baik$ memprediksi
prognosis pada tiap kasus indi-idu dapat menjadi sulit. Hisamping 4akta bah)a mungkin terdapat
sebanyak A111 kasus gigitan ular berbisa$ terdapat kurang dari '1 kematian$ dan kebanyakan dari
kasus 4atal ini tidak men+ari pertolongan karena suatu alasan dan lain hal. =arang terjadi untuk
seseorang meninggal sebelum men+apai pera)atan medis di A. *ebanyakan ular tidak berbisa
jika menggigit. =ika tergigit oleh ular tidak berbisa$ korban akan pulih. *omplikasi yang
mungkin dari gigitan ular tak berbisa meliputi gigi yang tertahan pada luka gigitan atau in4eksi
luka (termasuk tetanus". Ular tidak memba)a atau mentransmisikan rabies.
Tidak semua gigitan oleh ular berbisa menghasilkan ra+un berbisa. #ada lebih dari ,1O gigitan
oleh rattlesnake dan mo++asin$ sebagai +ontoh$ tidak ada bisa yang disuntikan. /al ini disebut
gigitan kering yang bahkan lebih umum pada gigitan yang diakibatkan oleh elapid. Gigitan
kering memiliki komplikasi yang sama dengan gigitan ular tidak berbisa.
eorang korban yang masih sangat muda$ tua$ atau memiliki penyakit lain tidak akan mentolerir
jumlah yang sama dengan orang de)asa yang sehat. *etersediaan pera)atan medis darurat dan$
yang paling penting$ anti-enin dapat mempengaruhi bagaimana keadaan korban.
F4ek bisa yang serius dapat tertunda untuk beberapa jam. eorang korban yang sesaat terlihat
baik kondisinya dapat menjadi sangat kesakitan. eluruh korban yang tergigit oleh ular berbisa
harus segera mendapat pera)atan medis tanpa harus ditunda-tunda. &,(
PENCEGAHAN
o *enakan sepatu boot panjang dan +elana panjang (ketika berada di hutan siapkan juga
beberapa perlengkapan perlindungan terhadap lintah"
o 3uat suara (atau lebih tepatnya -ibrasi di sekeliling Q ular merupakan he)an yang tuli$ tapi
bereaksi terhadap getaran". #ukul-pukul dengan +abang atau ranting pohon sekitar 2 Q 7 langkah
ke depan$ dan tetap berdiri beberapa saat sebelum mengambil langkah berikutnya. .ayoritas ular
akan menghindar jika diberi kesempatan. #enge+ualian pada ular Taipan Australia yang agresi4$
yang dapat tiba-tiba menggigit tanpa bisa diprediksi.
o /indari berpergian ke )ilayah yang berular saat gelap. =ika sangat penting$ ba)a serta obor
yang terang. Ular lebih menghindari +ahaya terang dan getaran.
o =ika bertemu dengan ular$ tetap berdiri tegak. Ular se+ara instingti4 akan menghindar dan
kebanyakan ular menyerang objek yang bergerak.
o =angan menaruh tangan ke dalam lubang-lubang$ rongga yang gelap atau +elah pada batu.
Untuk mengambil sesuatu$ +oba raih dengan suatu tongkat$ berdiri +ukup jauh dari lubang.
/e)an melata lain (seperti kalajengking" juga dapat bera+un.
o *emungkinan terbaik adalah dengan tidak memegang ular liar. /al terburuk yang dapat
dilakukan adalah +oba tangkap ular yang menggigit agar dokter dapat mengidenti4ikasi.
o =ika menemukan ular >mati?$ pastikan ular benar-benar mati. 3anyak orang telah tergigit dua
atau tiga kali oleh ular >mati?. =ika seseorang tergigit$ pastikan ular yang menggigit telah benar-
benar mati dan ba)a serta untuk identi4ikasi$ tapi pegang di bagian ekor dan tetap perhatikan
kepalanya$ atau lebih baik tempatkan pada suatu kantung yang bisa ditempatkan jauh dari tubuh.
o emua ular laut (/ydrophiidae" berpotensi sangat berbisa dan peneliti atau penyelam jangan
men+oba melihat terlalu dekat. 3iasanya ular laut mun+ul di pantai-pantai Asia Tenggara dan
Australia
DAFTAR RUJUKAN
'. Ular Q Iikipedia Indonesia$ ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia a-ailable at URL @
http@MMid.)ikipedia.orgM)ikiMUlar
,. /a4id$ Abdul$ dkk.$ editor @ jamsuhidajat$R. dan de =ong$ Iim$ 3ab , @ Luka$ Trauma$ yok$
3en+ana.$ 3uku Ajar Ilmu 3edah$ Fdisi Re-isi$ FG9 @ =akarta$ .ei ';;:. /al. ;;-'11.
2. nakebite$ ,117 a-ailable at URL @
http@MM))).emedi+inehealth.+omMsnakebiteMarti+leSem.htmTnakebite..
0. Haley e.edi+ine Q nakebite @ Arti+le by 3rian =ames$ .H$ .3A$ <A9$ ,11N a-ailable at
URL @ http@MM))).emedi+ine.+omMmedMtopi+,'02.htm
7. .edline#lus .edi+al Fn+y+lopedia@ nake bite$ A.H.A...$ In+. ,11N a-ailable at URL @
http@MM))).nlm.nih.go-MmedlineplusMen+yMarti+leM11112'.htm
N. .edline#lus .edi+al Fn+y+lopedia@nakebite (poison" treatment Q seriesU A.H.A...$ In+.
,11N$ a-ailable at URL @ http@MM))).nlm.nih.go-MmedlineplusMen+yMpresentationsM'11'0'S'.htm
http@MM))).nlm.nih.go-MmedlineplusMen+yMpresentationsM'11'0'S,.htm
:. .edline#lus .edi+al Fn+y+lopedia@ nake bite on the 4inger$ A.H.A...$ In+. ,11N a-ailable at
URL @ http@MM))).nlm.nih.go-MmedlineplusMen+yMimagepagesM,7A2.htm
A. nakes and snake bites$ ,117 a-ailable at URL @
http@MM))).netdo+tor.+o.ukMtra-elMdiseasesMsnakesSandSsnakeSbites.htm