Anda di halaman 1dari 13

TUGAS SOFTSKILL ETIKA PROFESI #

KODE ETIK DI BIDANG KOMPUTER


PTA 2014/2015

Disusun oleh :
Catur Joko Wijanarko Mindiar / 41112559
3DC02

TEKNIK KOMPUER (TK)


UNIVERSITAS GUNADARMA
2014

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas
rahmat dan karunia-Nya akhirnya dapat menyelesaikan tugas softskill dengan
judul makalah KODE ETIK DI BIDANG KOMPUTER dengan baik.

Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu
hingga tugas ini tersusun serta dibuat dengan segala masukan dan kekurangan
yang telah diberikan pada kami.

Segala saran dan kritik baik mengenai kelengkapan, cara penyajian


maupun hal yang kurang tepat atau kurang teliti akan sangat diharapkan saya guna
penyempurnaan tugas ini. Mudah - mudahan tugas ini dapat memberikan motivasi
untuk lebih meningkatkan kemampuan saya khususnya dan para pembaca dalam
bidang Etika Komputer.

Bekasi, November 2014

Penulis

ii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ........................................................................................... ii


DAFTAR ISI......................................................................................................... iii
KODE ETIK DI BIDANG KOMPUTER ............................................................ 1
1. Latar Belakang ............................................................................................... 1
2. Pengertian Etika Di Bidang Komputer ........................................................... 1
2.1 Etika Penggunanaan Komputer ..................................................................2
2.2 Etika Dan Jasa Informasi ............................................................................2
2.3 Hak Sosial dan Komputer ...........................................................................3
2.4 Fungsi Kode Etik ........................................................................................ 4
2.5 Etika Dan Profesionalisme .........................................................................5
3. Keterampilan Tenaga Kerja Di Bidang Komputer .........................................6
3.1 Brainware....................................................................................................6
Profesi Brainware Di Bidang Komputer .................................................... 7
3.1.1 System Analysts And Designer ............................................7
3.1.2 Computer Programmer .......................................................... 7
3.1.3 Computer Operator ............................................................... 7
3.1.4 Data Controller ......................................................................8
3.1.5 Data Entry Operator .............................................................. 8
3.1.6 Librarian ................................................................................ 8
3.1.7 Scheduler ...............................................................................8
3.1.8 Network Manager .................................................................8
4. Pengertian Etika Di Bidang Komputer ........................................................... 9
4.1 Kesimpulan .................................................................................................9
4.2 Etika Dan Jasa Informasi ............................................................................9
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................... 10

iii

KODE ETIK DI BIDANG KOMPUTER

1. Latar Belakang

Etika profesi sangatlah dibutuhkan dalam berbagai bidang khususnya


bidang teknologi informasi. Kode etik sangat dibutuhkan dalam bidang IT karena
kode etik tersebut dapat menentukan apa yang baik dan yang tidak baik serta
apakah suatu kegiatan yang dilakukan oleh IT-er itu dapat dikatakan bertanggung
jawab atau tidak. Pada jaman sekarang banyak sekali orang di bidang IT
menyalahgunakan profesinya untuk merugikan orang lain, contohnya hacker yang
sering mencuri uang, password leat komputer dengan menggunakan keahlian
mereka. Contoh seperti itu harus dijatuhi hukuman yang berlaku sesuai dengan
kode etik yang telah disepakati. Dan banyak pula tindakan kejahatan dilakukan di
internet selain hacker yaitu cracker, dll. Oleh sebab itu kode etik bagi pengguna
internet sangat dibutuhkan pada jaman sekarang ini.
Kode etik profesi merupakan lanjutan dari norma-norma yang lebih
umum yang telah dibahas dan dirumuskan dalam etika profesi. Kode etik ini lebih
memperjelas,mempertegas dan merinci norma-norma ke bentuk yang lebih
sempurna walaupun sebenarnya norma-norma terebut sudah tersirat dalam etika
profesi. Tujuan utama dari kode etik adalah memberi pelayanan khusus dalam
masyarakat tanpa mementingkan kepentingan pribadi atau kelompok. Dengan
demikian kode etik profesi adalah sistem norma atau aturan yang ditulis secara
jelas dan tegas serta terperinci tentang apa yang baik dan tidak baik, apa yang
benar dan apa yang salah dan perbuatan apa yang harus dilakukan dan tidak boleh
dilakukan oleh seorang profesional.

2. Pengertian Etika di Bidang Komputer


Etika komputer adalah sebagai analisis mengenai sifat dan dampak sosial
teknologi kompuetr, serta formulasi dan justifikasi kebijakan untuk menggunakan
teknologi tsb secara etis. Etika komputer juga bisa di definisikan sebuah frase
1

yang sering digunakan namun sulit untuk didefinisikan. Untuk


menanamkan kebiasaan komputer yang sesuai, etika harus dijadikan kebijakan
organsasi etis.

2.1

Etika Penggunaan Komputer


Etika dalam penggunaan komputer sedang mendapat perhatian yang

lebih besar daripada sebelumnya. Masyarakat secara umum member ikan


perhatian terutama karena kesadaran bahwa komputer dapat menganggu hak
privasi individual. Dalam dunia bisnis salah satu alasan utama perhatian
tersebut adalah pembajakan perangkat alat lunak yang menggerogoti
pendapatan penjual perangkat lunak hingga milyaran dolar setahun. Namun
subyek etika komputer lebih dalam daripada masalah privasi dan
pembajakan. Komputer adalah peralatan sosial yang penuh daya, yang dapat
membantu atau mengganggu masyarakat dalam banyak cara. Semua
tergantung pada cara penggunaannya.

2.2

Etika dan Jasa Informasi


Etika komputer adalah sebagai analisis mengenai sifat dan dampak

social teknologi kompuetr, serta formulasi dan justifikasi kebijakan untuk


menggunakan teknologi tersebut secara etis. (James H. Moor) Manajer yang
paling bertanggungjawab terhadap etika komputer adalah CIO (The Cief
Information Officer). Etika komputer terdiri dari dua aktivitas utama yaitu :

CIO harus waspada dan sadar bagaimana komputer mempengaruhi


masyarakat.

CIO harus berbuat sesuatu dengan menfor mulasikan kebijakankebijakan yang memastikan bahwa teknologi tersebut secara tepat.
Namun ada satu hal yang sangat penting bahwa bukan hanya CIO
sendiri yang bertanggungjawab atas etika komputer. Para manajer
puncak lain juga bertanggung jawab. Keterlibatan seluruh
perusahaan merupakan keharusan mutlak dalam dunia end user
computing saat ini. Semua manajer di semua area bertanggung
jawab atas penggunaan komputer yang etis di area mereka. Selain

manajer setiap pegawai bertanggungjawab atas aktivitas mereka


yang berhubungan dengan komputer.

Alasan pentingnya etika computer Menurut James H. Moor ada tiga


alasan utama minat masyarakat yang tinggi pada komputer, yaitu :

Kelenturan

logika:

kemampuan

memprogram

komputer

untukmelakukan apapun yang kita inginkan .

Faktor transformasi : komputer dapat mengubah secara drastis cara


kita melakukan sesuatu.

Faktor tak kasat mata : semua operasi inter nal komputer tersembunyi
dari penglihatan.

Faktor ini membuka peluang pada nilai- nilai pemrograman yang tidak
terlihat, perhitungan rumit yang tidak terlihat dan penyalahgunaan yang tidak
terlihat.

2.3

Hak Sosial dan Komputer

Masyarakat memiliki hak- hak tertentu berkaitan dengan penggunaan


computer, yaitu :
Hak atas komputer :

Hak atas akses komputer

Hak atas keahlian komputer

Hak atas spesialis komputer

Hak atas pengambilan keputusan computer

Hak atas informasi :

Hak atas privasi

Hak atas akurasi

Hak atas kepemilikan

Hak atas akses

Untuk memecahkan permasalahan etika komputer, jasa informasi harus


masuk ke dalam suatu kontrak sosial yang memastikan bahwa komputer akan
digunakan untuk kebaikan sosial. Jasa informasi membuat kontrak dengan

individu dan kelompok yang menggunakan atau yang mempengaruhi oleh


output infor masinya. Kontrak ini tidak tertulis tetapi tersirat dalam segala
sesuatu yang dilakukan jasa informasi. Kontrak tersebut, menyatakan bahwa :

Komputer tidak akan digunakan untuk sengaja mengganggu privasi


orang

Setiap ukuran akan dibuat untuk memastikan akurasi pemrosesan


komputer

Hak milik intelektual akan dilindungi

Komputer dapat diakses masyarakat sehingga anggota masyarakat


terhindar dari ketidaktahuan infor masi.

2.4

Fungsi Kode Etik


Kode etik profesi merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas

profesi yang bersangkutan. Maksudnya bahwa etika profesi dapat


memberitahukan suatu
memahami

arti

pengetahuan kepada

pentingnya

suatu

profesi,

masyarakat
srhingga

agar

dapat

memungkinkan

pengontrolan terhadap para pelaksana di lapangan kerja.


Adapun fungsi dari kode etik profesi adalah :

Memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip


profesionalitas yang digariskan

Sebagai sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang


bersangkutan

Mencegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi tentang


hubungan etika dalam keanggotaan profesi.

Jadi pelanggaran kode etik profesi berarti pelanggaran atau penyelewengan


terhadap system norma, nilai dan aturan profesional tertulis yang secara tegas
menyatakan apa yang benar dan baik bagi suatu profesi dalam masyarakat.

2.5

Etika dan Profesionalisme


Masyarakat harus dilindungi dari kerugian yang ditimbulkan karena

ketidak mampuan teknis dan perilaku yang tidak etis, dari mereka yang
menganggap dirinya sebagai tenaga profesional dalam bidang tersebut.
Beberapa masyarakat yang memerlukan perlindungan :

Masyarakat umum

Pembeli produk dan jasa komputer

Penyedia tenaga ahli komputer

Tenaga ahli computer

Profesi

merupakan

kelompok

lapangan

kerja

yang

khusus

melaksanakan kegiatan yang memerlukan keterampilan dan keahlian tinggi,


untuk memenuhi kebutuhan yang rumit dari manusia, dimana pemakaian
dengan cara yang benar keterampilan dan keahlian yang tinggi hanya dapat
dicapai dengan penguasaan pengetahuan, serta adanya disiplin etika yang
dikembangkan dan diterapkan oleh kelompok anggota yang menyandang
profesi tersebut. Sedangkan profesionalisme merupakan pelaksanaan tugas
dan kewajiban untuk memenuhi kebutuhan yang rumit dari klien, yang
mencakup pengambilan keputusan dengan kemungkinan akibat yang luas
bagi masyarakat. Usaha-usaha untuk meningkatkan kemampuan profesional
dibidang teknologi komputer dan informasi:

Sertifikasi

Akreditasi

Forum Komunikasi

Dua kelompok kode etik dan perilaku:

Organisasi atau lembaga di mana ia bekerja

Asosiasi Profesi

Tujuan penyusunan kode etik dan perilaku professional:

Memberi pedoman bagi anggota asosiasi dalam aspek-aspek etika


dan moral, terutama yang berada di luar jangkauan hukum,
undang-undang dan peraturan-peraturan yang berlaku

Memberi perlindungan bagi kelompok masyarakat terhadap


berbagai macam perilaku yang merugikan, sebagai akibat adanya
kegiatan di bidang profesi yang bersangkutan

Beberapa usaha untuk meningkatkan kode etik:

Menyebarkan dokumen kode etik kepada orang yang menyandang


profesi yang bersangkutan

Melakukan promosi etika profesional

Memberikan sanksi disipliner yang melanggar kode etik

3. Keterampilan Tenaga kerja di Bidang Komputer

3.1

Brainware
Brainware merupakan semua personil atau tenaga kerja di bidang

komputer, yakni yang terlibat dalam kegiatan pembentukan system


komputerisasi maupun yang menangani dan mengawasi langsung pengolahan
data berbantuan komputer. Braiware komputer juga merupakan pelaksana dari
apa yang disebut sebagai Life Cycle of a Business Information System :
Investigation and analysis:

Mengumpulkan data

Deskripsi dari elemen basis sistem informasi

Analisis biaya sistem informasi saat ini

Definisi masalah

Penetapan mungkin tidaknya solusi

Design and Development:

Desain dari elemen basis sistem informasi

Penetapan kontrol sistem informasi

Penetapan standar performa

Prakiraan biaya sistem informasi

Implementation:

Seleksi software dan hardware computer

Desain ulang pekerjaan


6

Distribusi dokumentasi

Pelatihan personal

Operation and maintenance:

Mengawasi dan mengevaluasi

Memodifikasi bila diperlukan

Sebagian profesi brainware di Bidang Komputer:


3.1.1 System Analysts And Designer
Bertanggung

jawab

sepenuhnya

dalam

persiapan

dan

pelaksanaan sistem komputerisasi yang diminta oleh user, diantaranya:


a. Membantu user dengan mempelajari informasi apa yang
dibutuhkan dari hasil pengolahan data dengan melakukan :
Studi sistem
Analisa sistem
b. Menyusun spesifikasi program-program yang akan dijadikan
sebgai pedoman oleh programmer untuk membuat program
c. Membuat dokumentasi sistem
d. Melakukan pemeliharaan sistem dan modifikasi sistem bila
diperlukan.

3.1.2 Computer Programmer


Bertugas

membuat

dan

mempersiapkan

program

berdasarkanspesifikasi program

3.1.3 Computer Operator


Bertanggung jawab atas semua peralatan yang ada dalam system
komputerisasi, memeriksa dan mencoba komputer dan peralatan lain
apakah dapat dipergunakan sebagaimana mestinya dan menonfungsikan
peralatan

bila

tidak

dipergunakan,

membuat

catatan

tentang

pelaksanaan jadwal kegiatan penggunaan komputer,

membuat backup dari sejumlah file yang ada dan pengawasan dari file
backup tersebut serta bertanggung jawab atas kebersihan dan kerapihan
ruang komputer.

3.1.4 Data Controller


Bertugas menerima data dari sumber data dan melakukan
administrasi data ini, mengawasi keaslian data dan mencegah adanya
kemungkinan kesalahan dari sumber data sebelum data ini diakses di
komputer oleh data entry operator.

3.1.5 Data Entry Operator


Bertugas melaksanakan input data dari sumber data untuk
diakses kedalam media komputer.Ia tidak boleh merangkap profesi
sebagai data controller.

3.1.6 Librarian
Bertugas mendokumentasikan :

Program-program yang digunakan dan backup-nya

Semua data file yang ada dan membuat backupnya

Semua arsip dari sumber data yang perlu disimpan, semua


output dari hasil pengolahan data.

3.1.7 Scheduler
Bertugas menyusun jadwal yang akan dipakai sebagai pedoman
operasional bagi semua bagian pada pengoperasian komputer, selain itu
ia juga membuat kalender proses bulanan, jadwal harian dan jadwal
perekaman data.

3.1.8 Network Manager


Menagani dan mengawasi jaringan komputer dalam suatu
organisasi.

4. Penutup
4.1

Kesimpulan
Dari pembahasan sebelumnya maka dapat di simpulkan bahwa kode

etik profesi merupakan pedoman mutu moral profesi si dalam masyarakat


yang di atur sesuai dengan profesi masing-masing. Hanya kode etik yang
berisikan nilai-nilai dan cita-cita di terima oleh profesi itu sendiri serta
menjadi tumpuan harapan untuk di laksanakan dengan tekun dan konsekuen.
Kode etik tidak akan efektif kalau di drop begitu saja dari atas yaitu instansi
pemerintah karena tidak akan di jiwai oleh cita-cita dan nilai hidup dalam
kalangan profesi itu sendiri.

4.2

Saran
Agar dapat memahami dan memperoleh pengetahuan baru maka usaha

yang dapat di lakukan adalah:


a. Memperbanyak pemahaman terhadap kode etik profesi.
b. Mengaplikasikan keahlian sebagai tambahan ilmu dalam praktek
pendidikan yang di jalani.
c. Pembahasan tugas ini menjadikan individu yang tahu akan pentingnya
kode etik profesi.
d. Berhati-hati dalam melakukan segala tindakan.

DAFTAR PUSTAKA

Donn B. Parker, Ethics for Information Systems Personnel Journal of


Information Systems Management 5 (Summer 1988), 46.
http://barudakmi3.blogspot.com/
http://ferlianus-gulo.blogspot.com/2013/05/pelanggaran-kode-etik-profesi-itdan.html

10