Anda di halaman 1dari 8

KULIT PISANG UNTUK KESEHATAN GIGI DAN MULUT

KARYA TULIS ILMIAH

Disusun oleh :

Rahajeng Intan Pawestri

131610101030

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI


UNIVERSITAS JEMBER
2013

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang


Pisang merupakan salah satu buah favorit di mata masyarakat di Indonesia
ini. Buah pisang juga merupakan pencuci mulut yang paling sering digunakan
masyarakat Indonesia pada umumnya. Harganya cukup terjangkau untuk
semua kalangan. Rasa manis dan legit dari buah yang satu ini pun, menjadi
salah satu alasan yang menjadikan buah ini laris dikonsumsi oleh masyarakat
Indonesia sebagai hidangan penutup. Selain harganya yang terjangkau dan
rasanya yang manis legit, pisang juga sangat mudah didapatkan. Di pasar
tradisional, toko buah, bahkan di supermarket ternama pun menjual buah yang
satu ini. Selain bisa dikonsumsi secara langsung sebagai pencuci mulut, pisang
juga bisa dikonsumsi dalam bentuk hidangan lain yang bervariasi. Mulai dari
pisang goreng, pisang rebus, kolak pisang, tambahan bumbu untuk rujak
cingur (pisang yang mentah), bahkan pisang juga bisa digunakan sebagai isian
roti basah. Selain itu saat ini juga sudah banyak berkembang puding dan es
krim rasa pisang. Tidak heran jika pisang sudah seperti menjadi buah wajib
bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.
Hampir semua bagian dari tanaman pisang dapat dimanfaatkan, seperti
daun, batang, bonggol pisang, bunga pisang, dan kulit buah pisang sekalipun.
Begitu banyak makanan tradisional khas daerah yang memerlukan
pengemasan dengan daun pisang, sehingga begitu besar ketergantungannya
pada tanaman pisang. Bagian dari pisang yang selama ini masih jarang
dimanfaatkan adalah kulit pisang.
Kulit pisang yang biasa kita buang setiap hari mengandung zat zat organik
maupun anorganik. Kandungan mineral, vitamin C, dan fosfor dalam kulit
pisang sangatlah tinggi. Selain itu, kandungan kalsiumnya juga cukup tinggi.

Kandungan dalam kulit pisang secara lengkap terdapat dalam tabel


dibawah ini.

Kandungan dalam 100 gram kulit pisang


No

Zat Gizi

Kadar

Air (g)

68,90

Karbohidrat (g)

18,50

Lemak (g)

2,11

Protein (g)

0,32

Kalsium (mg)

715

Fosfor (g)

95

Zat besi (mg)

1,60

Vitamin B (mg)

0,12

Vitamin C (g)

17,50

Sumber: Balai Penelitian dan Pengembangan Industri, Jatim, Surabaya


(1982).
Berdasarkan tabel diatas, terlihat bahwa kandungan dalam kulit pisang yang
paling banyak adalah air, kalsium, fosfor, dan vitamin C. Keempat bahan tersebut
sangatlah berguna bagi tubuh kita terutama gigi.
Oleh karena itu berdasarkan uraian diatas, dalam makalah ilmiah ini akan
dibahas mengenai manfaat manfaat kulit pisang pada gigi.

BAB II
PEMBAHASAN

Dari uraian diatas dapat diketahui bahwa kulit pisang, mengandung zat zat penting
yang berguna bagi tubuh. Dalam bab pembahasan ini akan diuraikan satu persatu
manfaat atau kegunaan zat dalam kulit pisang tersebut bagi tubuh kita terutama
bagi kesehatan gigi dan mulut.
a. Fosfor
Dalam kulit pisang, kandungan yang paling tinggi adalah fosfor. Fosfor adalah
salah satu zat anorganik yang berfungsi dalam proses pengkalsifikasian atau
pengerasan lapisan terluar gigi (email). Klasifikasi tulang dan gigi diawali dengan
pengendapan fosfor pada matriks tulang. Jika kemudian tulang dan gigi
mengalami kekurangan fosfor, maka yang terjadi adalah peningkatan enzim
fosfatase yang sangat dibutuhkan karena fungsinya adalah untuk melepaskan
fosfor yang ada didalam aliran darah menuju ke tiap tiap sel. Oleh karena itu,
fosfor sangatlah berguna dalam pembentukan tulang dan gigi kita. Namun
pengonsumsian fosfor juga tidak boleh kelebihan atau kekurangan. Karena akan
ada dampaknya bagi tubuh kita. Jika kita kekurangan fosfor akan menyebabkan
kerusakan atau kerapuhan pada tulang dan gigi kita. Sedangkan jika kita
mengonsumsi fosfor terlalu banyak akan mengakibatkan ion fosfat akan mengikat
kalsium sehingga dapat menimbulkan kejang.
b.

Kalsium

Selain fosfor, kandungan kulit pisang yang juga berguna dalam pembentukan
tulang dan gigi adalah kalsium. Seperti kita ketahui bersama bahwa kalsium

sangat berperan penting dalam pembentukan tulang dan gigi. Anak-anak


memerlukan kalsium untuk pertumbuhan tulang dan gigi mereka. Kekurangan
kalsium dapat mengakibatkan pertumbuhan tulang anak tidak sempurna dan
menderita penyakit rickets. Orang dewasa membutuhkan kalsium untuk terusmenerus meremajakan sistem tulang dan giginya. Mineral di tulang dan gigi kita
tergantikan 100% setiap tujuh tahun sekali. namun pengonsumsian kalsium dalam
jumlah berlebih juga tidak baik untuk tubuh kita. Tubuh tidak dapat menyerap
kalsium bila tidak memiliki cukup magnesium dan fosfor. Magnesium dan fosfor
mengubah bentuk kalsium sehingga dapat diserap tubuh. Kalsium dan magnesium
diedarkan oleh tubuh melalui albumin dalam darah. Terlalu banyak kalsium akan
membuat magnesium terdesak dari albumin sehingga tidak tersalurkan lewat
darah dan tubuh akan kekurangan magnesium. Bila tidak cukup mendapat
magnesium, ginjal tidak dapat memproses kalsium sehingga dapat terjadi endapan
batu ginjal. Selain fosfor dan magnesium, vitamin D, zinc dan zat besi juga
diperlukan dalam pengolahan kalsium dan dapat terdesak peranannya oleh
kalsium yang berlebihan. Konsumsi kalsium, magnesium, fosfor, vitamin D, zinc
dan zat besi harus berimbang agar tubuh tetap sehat.
c. Air
Kandungan air dalam kulit pisang sangatlah banyak. Air memiliki manfaat yang
sangat banyak bagi kesehatan gigi dan mulut kita. Manfaat itu diantaranya:
-

Pelembab
Rongga mulut manusia selalu berada dalam kondisi lembab. Jika
seseorang kurang minum air putih, maka rongga mulut dapat menjadi
kering. Kondisi mulut yang kering dapat merusak gigi geligi, serta gusi
dan jaringan mukosa mudah teriritasi. Meminum air putih yang cukup
dapat menambah produksi air liur yang juga berfungsi melindungi gigi
geligi.

Pembersih
Seperti berkumur dengan larutan penyegar, berkumur air putih juga dapat
membantu membersihkan sisa-sisa makanan yang menempel atau terselip
di gigi geligi. Berkumurlah setelah Anda makan.

Penetral

Kondisi mulut yang asam dapat menyebabkan gigi berlubang. Air putih
dapat menetralkan kondisi asam pada mulut setelah mengonsumsi
makanan. Minum dan berkumur air putih setelah makan itu seperti
membilas rongga mulut dari asam.
d. Vitamin C
Vitamin C berguna bagi kesehatan rongga mulut terutama bibir. Hal ini
disebabkan karena vitamin C dapat menvegah terjadinya bibir karing dan
pecah pecah. Selain itu vitamin C juga membantu mempercepat
penyembuhan luka.
Berdasarkan pembahasan kandungan dalam kulit pisang diatas, dapatlah diketahui
bahwa kulit pisang sebenarnya sangatlah bermanfaat bagi manusia untuk menjaga
kesehatan gigi dan mulut.

BAB III
KESIMPULAN

Kesimpulan dari pembahasan diatas adalah kulit pisang yang biasanya menjadi
limbah dan dibuang percuma ternyata memiliki kandungan zat zat organik
anorganik yang sangat bermanfaat bagi tubuh terutama menjaga kesehtan gigi dan
mulut. Kandungan zat tersebut diantaranya fosfor, kalsium, air, dan vitamin C.

DAFTAR PUSTAKA

Admin.2013.manfaatkulitpisang. <http://www.halolampung.net/berita/773
>.

http://id.shvoong.com/medicine-and-health/nutrition/2059082-perananfosfor-bagi-tubuh-manusia/#ixzz2gxVh4SDG

: http://id.shvoong.com/medicine-and-health/nutrition/2059082-perananfosfor-bagi-tubuh-manusia/#ixzz2gxXZXGz2

http://majalahkesehatan.com/beberapa-fakta-penting-mengenai-kalsium/

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/30697/4/Chapter%20II.pd
f

http://www.halolampung.net/berita/773/#

http://www.formulaoralcare.com/manfaat-air-putih-untuk-gigi/