Anda di halaman 1dari 11

ASUHAN KEBIDANAN GANGGUAN SISTEM REPRODUKSI NONA N

DENGAN KISTA OVARIUM PADA POST OPERASI HARI KE II


DI RUMAH SAKIT SYEKH YUSUF GOWA
TANGGAL 12 SEPTEMBER 2014

No. register

: 374399

Tanggal masuk

: 12 September 2014 , pukul 11.00 wita

Tanggal pengkajian : 12 September 2014, Pukul 11.15 wita


Nama pengkaji

: Melisa Gosal

LANGKAH I. IDENTIFIKASI DATA DASAR


A. Identitas pasien /klien
Nama

: Nona N

Umur

: 13 tahun

Suku

: Makassar

Agama

: Islam

Pendidikan

: Smp

Pekerjaan

: siswi

Alamat

: Pallantikang

B. Data biologis /fisiologis


1. Keluhan utama
Nyeri perut bagian bawah dirasakan sejak tanggal 11 september 2014 beberapa
jam setelah operasi.
2. Riwayat keluhan utama
-

Mulai timbul keluhan sejak 5 bulan yang lalu

Lokasi keluhan perut bagian bawah

Sifat keluhan hilang timbul

Perut terasa nyeri jika BAK

Merasa cemas dengan keadaannya

C. Riwayat kesehatan yang lalu


Klien mengatakan tidak pernah menderita penyakit hypertensi , hepatitis, DM,
asma, TBC, dan penyakit menular lainnya.
Klien tidak pernah operasi dan ini merupakan operasi pertama karena kista
ovarium
Tidak ada riwayat ketergantungan alcohol, obat obatan dan rokok
Tidak ada riwayat alergi dan penyakit keturunan dalam keluarga
D. Riwayat Reproduksi
Riwayat Haid
Klien mengatakan belum mengalami haid
Riwayat ginekologi
Klien mengatakan tidak pernah mengalami penyakit tersebut
Tidak pernah menderita infeksi genetalia
Operasi pertama kista ovarium di RSUD Syekh Yusuf Gowa
E. Riwayat pemenuhan kebutuhan dasar
Kebutuhan nutrisi
-

Sebelum operasi
Jenis makanan

: nasi , sayur , lauk- pauk, dan buah buahan serta

sering mengkosumsi mie instan 2-3 kali dalam sehari


Frekuensi

: 3 kali sehari

Kebutuhan minum : 7-8 gelas perhari


-

Setelah operasi
Jenis makanan

: nasi, sayur, lauk pauk dan buah-buahan

Frekuensi

: 2 kali sehari dengan bantuan keluarga

Nafsu makan kurang baik dan minum sedikit-sedikit


Eliminasi
-

Sebelum operasi
BAK

: 4-5 kali sehari

BAB

: 1 kali sehari dan tidak ada gangguan

Setelah operasi
BAK

: Masih terpasang kateter, jumlah urine

BAB

: Belum pernah BAB

Istrahat
-

Sebelum operasi
Tidur siang 1-2 jam

Setelah operasi
Klien kurang istrahat karena merasakan nyeri

Personal hygiene
-

Sebelum operasi
Mandi 2X sehari , keramas 3X seminggu, mengganti pakaian tiap kali
lembab.

Setelah operasi
Klien belum bisa mandi sendiri

F. Riwayat psikologi,spiritual dan ekonomi


a. Hubungan klien dengan keluarga dan petugas kesehatan berjalan baik
b. Klien dan keluarga mempercayakan perawatan dan pengobatan kepada bidan
dan dokter
c. Klien menjalankan ibadah sesuai keprcayaannya
d. Klien tetap berzikir dan berdoa demi keselamatannya
G. Pemeriksaan Fisik
1. KU : klien terbaring lemah di tempat tidur dan belum bisa beraktifitas
2. Kesadaran kompos mentis
3. Ekspresi wajah meringis

4. TTV :
TD: 100/ 70 mmhg
N : 80 X/i
P: 20 X/i
S : 36,6
5. Kepela/ rambut : tampak bersih, hitam, tidak ada massa dan nyeri tekan
6. Wajah

: tidak ada oedema , ekspresi wajah meringis terutama bila

bergerak
7. Mata

:konjungtiva agak pucat, sclera putih tidak ikterus

8. Hidung

: tidak ada polip

9. Mulut dan gigi : tampak bersih , tidak ada caries pada gigi, tidak ada gigi
yang tanggal.
10. Leher

:tidak ada pembesaran kelenjar tyroid , kelenjar limfe, dan

vena jogularis.
11. Payudara

:putting susu terbentuk, simetris kiri dan kanan, tidak ada

massa dan tidak ada nyeri tekan


12. Abdomen

:tampak luka bekas operasi tertutup dengan kassa steril dan

terasa nyeri saat ditekan.


13. Genetalia

: tidak ada pengeluaran darah

14. Ekstremitas

: Terpasang infuse di tangan kanan, cairan RL 28 tetes/ menit,

reflex patella kiri dan kanan positif (+)


15. Pengobatan yang di berikan:
Cefotaxine 1 gr/ 8 jam, Ketorolac 1 amp / 8 jam , Ranitidin 1amp/IV, As.
Traneksamat 1amp/IV
H. Pemeriksaan penunjang
CT scan abdomen tanggal 04 september 2014 kesan complex eyst abdomen,asal
tidak jelas.

LANGKAH II. IDENTIFIKASI DIAGNOSA / MASALAH AKTUAL


Diagnosa : Kista ovarium Post operasi hari kedua
Masalah Actual : 1. Nyeri perut bekas operasi
2.Kecemasan
Data subjektif

: Klien mengatakan nyeri perut bagian bawah sebelah kanan, merasa

cemas dengan keadaannya dan sakitnya hilang timbul


Data objektif

:Ekspresi wajah klien meringis terutama bila bergerak,nyeri tekan

pada perut, Klien berbaring di tempat tidur dan tidak bisa beraktivitas, terpasang infuse
pada tangan kanan dengan cairan RL 28 tts/mnt
Analisa dan interpretasi data
Terputusnya kontinuitas jaringan dan otot ,kulit dan serabut akibat dari regangan
otot abdomen yang berlebihan saat operasi dengn luka ini maka merangsang
ujung-ujung saraf sehingga timbul rasa nyeri.
(Hidjosastro H.2000, hal 182)
Adanya pertumbuhan massa yang abnormal pada perut bagian bawah yang
menyebabkan nyeri perut bagian bawah. Adanya pengobatan yang diberikan pada
klien melalui infus yang masih terpasang dan juga ditunjang oleh kondisi klien
yang masih lemah disertai rasa nyeri.

LANGKAH III. IDENTIFIKASI DIAGNOSA / MASALAH POTENSIAL


Diagnosa

: Post operasi hari kedua dengan kista ovarium

Masalah potensial

: potensial terjadi infeksi luka bekas operasi

DS

: klien mengatakan nyeri pada luka bekas operasi

DO

: Nampak luka pada bekas operasi yang masih ditutupi kassa steril dan

adanya nyeri tekan pada luka bekas operasi


Analisa dan interpretasi data
Pada daerah bekas luka operasi merupakan tempat yang lembab dan tempat
berkembangbiaknya mikroorganisme sehingga kuman dapat masuk dan dapat
menyebabkan infeksi bila tidak dilakukan perawatan secara benar dan teratur.
(Sarwono , ilmu kebidanan, hal 96)

LANGKAH IV. IDENTIFIKASI TINDAKANSEGERA / KOLABORASI


Tidak ada data yang menunjang untuk dilakukan tindakan kolaborasi
LANGKAH V. INTERVENSI / RENCANA TINDAKAN
Diagnosa

: Kista Ovarium post operasi hari kedua

Masalah actual

: nyeri luka bekas operasi

Masalah potensial

: potensial terjadi infeksi luka bekas operasi

Tujuan

: 1. Post operasi hari ke II berlangsung normal


2. Nyeri berkurang/hilang
3. Tidak terjadi infeksi
4. Ttanda-tanda vital dalam batas normal

Kriteria

: 1. Rasa nyeri berkurang/hilang


2. Tidak ada tanda-tanda infeksi
3. Ttv dalam batas normal :
TD :100/70mmHg(normal systole 90-120,diastole 60-90mmHg)
N : 78X/i ( normalnya 72-80x/i)

P : 20X/I ( normalnya 16-24x/i)


S : 36,5

(normalnya 36,5 37,5

Rencana Tindakan
Tanggal 12 September 2014 , pukul 11.30 wita
1.Jelaskan penyebab nyeri yang dirasakan
Rasional : Klien dapat mengatasi dan memahami penyebab nyeri dan dapat beradaptasi
dengan nyeri yang dirasakan
2.Observasi TTV/8jam
Rasional : untuk mengetahui keadaan klien dan melakukan tindakan selanjutnya
3.Ajarkan klien teknik relaksasi
Rasional : untuk melancarkan suplai 02 dalam darah kejaringan yang bisa mengurangi
nyeri.
4.Ganti verban apabila basah atau kotor
Rasional : mencegah terjadinya infeksi
5.Beri penjelasan pada klien tentang personal hygiene terutama kebersihan luka operasi
serta kebersihan vulva dan vagina
Rasional : mencegah terjadinya infeksi
6.Anjurkan klien untuk melakukan mobilisasi secara bertahap
Rasional : merangsang imun tubuh dan otot-otot polos sehingga peristaltic usus kembali
normal
7.Anjurkan klien untuk minum setelah platus sedikit demi sedikit
Rasional : Platus merupakan salah satu tanda bahwa peristaltic usus sudah kembali
normal, member minum sedikit demi sedikit untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh
dan berfungsinya kembali organ-organ pencernaan
8. Anjurkan klien untuk makan makanan bergizi

Rasional : makanan yang mengandung gizi sangat dibuuhkan oleh klien sebagai sumber
tenaga
9. Penatalaksanaan pemberian obat-obatan
Rasional : mempercepat penyembuhan klien dan memperbaiki keadaan umum klien

PENDOKUMENTASIAN HASIL ASUHAN KEBIDANAN GANGGUAN SISTEM


REPRODUKSI NONA N DENGAN KISTA OVARIUM POST
OPERASI HARI KE II DI RSUD SYEKH YUSUF GOWA
TANGGAL 12 SEPTEMBER 2014
No. register

: 374399

Tanggal masuk

: 12 September 2014 , pukul 11.00 wita

Tanggal pengkajian : 12 September 2014, Pukul 11.15 wita


Nama pengkaji

: Melisa Gosal

Identitas pasien /klien


Nama

: Nona N

Umur

: 13 tahun

Suku

: Makassar

Agama

: Islam

Pendidikan

: Smp

Pekerjaan

: siswi

Alamat

: Pallantikang

DATA SUBJEKTIF (S)


Nyeri perut bagian bawah dirasakan sejak tanggal 11 September 2014 beberapa jam
setelah operasi, sakitnya hilang timbul, ini merupakan operasi pertama karena kista
ovarium.
DATA OBJEKTIF (O)
Keadaan umum baik, kesadaran composmentis, ekspresi wajah meringis terutama bila
bergerak, terpasang infus RL pada tangan kanan 28 tetes/I, Tanda-tanda vital : TD :
100/70 mmHg, N : 78 x/I, S : 20 x/I, P : 36.5 , ada nyeri tekan apada luka bekas operasi.

ANALISA (A)
Diagnosa

: post operasi hari kedua dengan Kista Ovarium

Masalah actual

: nyeri luka bekas operasi

Masalah potensial

: potensial terjadi infeksi

PENATALAKSANAAN (P)
Tanggal 12 september 2014 , pukul 11.35 wita
11.35 Menjelaskan penyebab nyeri yang dirasakan
11.37 Mengobservasi TTV/8jam,TD : 100/70 mmHg, N : 78 x/I, S : 20 x/I, P :
36.5
11.42 Mengajarkan klien teknik relaksasi yaitu dengan menarik nafas melalui
hidung dan menghembuskan melalui mulut
11.43 Mengkaji tanda-tanda infeksi
11.44 Mengganti verban apabila basah dan kotor
11.45 Memberikan penjelasan pada klien tentang personal hygiene
11.46 Menganjurkan klien untuk melakukan mobilisasi secara bertahap
11.47 Menganjurkan klien untuk minum sedikit demi sedikit setelah platus
11.48 Menganjurkan klien untuk makan makanan bergizi
11.49 Penatalaksanaan pemberian obat-obatan, cefotaxime, ranitidine, ketorolac,
as. Traneksamat, cairan RL 500 ml 28 tpm, dan cairan PAN AMIN G