Anda di halaman 1dari 12

MEKANISME PELARUTAN OBAT

DAN KOEFISIEN PARTISI

KELARUTAN
Adalah bagian pelarut yang dapat melarutkan beberapa bagian
zat terlarut.
Dijelaskan dalam farmakope mengenai istilah-istilah kelarutan.

MEKANISME KELARUTAN
1 . Molekul zat terlarut terlepas dari bentuk
padatannya/kristalnya.
2. Molekul pelarut membentuk lubang.
3. Molekul zat terlarut masuk ke lubang yang dibentuk molekul
pelarut.

SYARAT SENYAWA
DAPAT LARUT DALAM AIR
1. Ikatan Hidrogen
2. Terionisasi Sempurna maupun Sebagian

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI


KELARUTAN SECARA KIMIA
GUGUS FUNGSI
Gugus fungsi mempengaruhi interaksi antara zat terlarut
terhadap pelarutnya.
Gugus fungsi mempengaruhi polaritas.
a. Gugus Polar, seperti : -OH membentuk ikatan hidrogen
dengan molekul air.
b. Gugus Non-polar, seperti : -CH 3 , -Cl
c. Ionisasi Gugus Fungsi, seperti COOH, -NH 2 , -COO-, NH 3 +

HOW WATER DISSOLVES SALT??

KOEFISIEN PARTISI
Koefisien Partisi (P) : adalah ratio berapa banyak obat
terpartisi ke air dan berapa banyak obat terpartisi ke octan-1ol
Maksudnya adalah bagaimana obat dapat
terpartisi/terdistribusi untuk menyukai lingkungan air dan
lemak
Sifat ini penting untuk absorpsi dan distribusi obat

Log P = Log10

Obat dengan LogP = 0-3, memiliki keseimbangan hidrofil dan


lipofil untuk melintasi membran melalui mekanisme difusi
pasif.
LogP obat dapat dihitung saat obat TIDAK TERIONISASI.
Obat pada umumnya bersifat asam dan basa
Obat asam tidak terionisasi pada pH rendah
Obat basa tidak terionisasi pada pH tinggi