Anda di halaman 1dari 9

Bab l

PENDAHULUAN
Adiwiyata adalah program terhadap sekolah yang mewujudkan sekolah yang berwawasan
dan peduli lingkungan. Tujuan dari suatu program adiwiyata yaitu menciptakan kondisi yang
baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah, sehinggga
di kemudain hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggung jawab dalam upaya upaya
penyelamatan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjut. Kegiatan utama diarahkan pada
terwujudnya kelembagaan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan bagi sekolah dasar dan
menengah di Indonesia. Disamping pengembangan norma-norma dasar dan antara lain
kebersamaaan, keterbukaan, kesetaraan, kejujuran, keadilan dan kelestarian fungsi lingkungan
hidup dan sumber daya alam. Serta peneraan prinsip dasar yaitu partisipatif, dimana komunitas
sekolah terlibat dalam manajemen sekolah yang meliputi keseluruhan proses perencanaan,
pelaksanaan dan evaluasi sesuai tanggung jawab dan peran. Untuk menjadikan sekolah yang
peduli dan berbudaya lingkungan makan diperlukan beberapa kebijakan sekolah yang
mendukung dilaksanakan kegiatan pendidikan lingkungan hidup oleh semua warga sekolah
sesuai dengan prinsip dasar program Adiwiyata. Maka dari itu kami dari kelompok
kewirausahaan ingin melaksanakan kegiatan berupa pembuatan barang-barang bekas atau daur
ulang sampah menjadi barang-barang yang bernilai ekonomis.
Maksud dan tujuan kami melaksanakan kegiatan ini adalah terwujudnya SMAN 1 Matauli
Pandan sebagai sekolah Adiwiyata dan menumbuhkembangkan siswa/i yang kreatif, inovatif dan
produktif untuk bisa mengkreasikan barang-barang bekas menjadi barang yang bernilai ekonomis
dan bernilai seni tinggi.

TUJUAN
a. Menuju sekolah Adiwiyata
b. Menjadikan siswa/i yang kreatif, terampil dan berwawasan lingkungan
c. Mengarahkan siswa/i agar dapat memanfaatkan barang bekas / sampah menjadi
barang yang lebih berguna / bernilai Ekonomis
d. Mengurangi sifat konsumtif siswa/i terhadap barang jadi atau impor

Bab ll
KAJIAN TEORITIS
Kewirausahaan merupakan salah satu media dimana siswa dapat mengembangkan
kreativitasnya dalam berbagai bidang. Contohnya dalam pemanfaatan barang bekas. Siswa
dapat mengolah berbagai sampah tersebut menjadi barang yang bernilai ekonomis tinggi dan
ramah lingkungan. Selain itu siswa juga dapat menumbuhkan sikap inovatifnya dalam
menciptakan berbagai produk. Produk yang dikreasikan pun akan diperjualbelikan kepada
masyarakat sehingga hasil yang diperoleh dari kegiatan ini dapat bermanfaat bagi siswa dan
masyarakat. Hasil yang diperoleh pun dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk menciptakan
barang-barang lainnya yang inovatif. Untuk itu diharapkan siswa tidak hanya membuang
sampah tetapi memanfaatkan dan mengolahnya menjadi barang ekonomis lebih baik.
Sampah mungkin bisa dikaatakan sudah menjadi bagian dari manusia. Betapa tidak,
setiap kegiatan yang dilakukan, sebagian besar pasti menghasilkan sampah. Kita contohkan
saja dari kegiatan tiaap-tiap individu, seperti saat kita memasak sayuran pasti ada bagian
sayuran yang tidak terpakai, sehingga pada akhirnya akan dibuang. Kemudian dalam
memenuhi kebutuhan sehair-hari, seperti mencuci, mandi, dsb. Seluruh barang yang kita
gunakan juga menghasilkan sampah.
Sampah bisa dibagi menjadi 2, yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik
merupakan sampah yang bisa terurai. Contohnya sayuran, dedaunan, kayu, dll. Sedangkan
sampah anorganik adalah sampah yang tidak terurai. Misalnya adalah plastik, kertas, dll.
Oleh karenanya, kelompok kewirausahaan berencana mengadakan pembuatan barangbarang bekas dan diolah menjadi barang yang bernilai ekonomis agar dapat menumbuhkan
jiwa kepedulian siswa terhadap lingkungan dan juga mengambil gambar mengenai fakta
masyarakat dalam penggunaan sampah.
3R terdiri atas reuse, reduce, dan recycle. Reuse berarti menggunakan kembali
sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya. Reduce
berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah. Dan Recycle berarti
mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat.

BAB lll
PROGRAM KERJA DAN PELAKASANAAN KEGIATAN

1. Pelatihan pemanfaatan barang bekas


Agar ketrampilan siswa/siswi SMAN 1 Matauli Pandan dalam hal berkreasi
pengolahan barang-barang bekas dapat meningkat dan terampil, maka akan
diadakannya pelatihan pemanfaatan barang bekas pada maret 2014 di ruangan
operasional. Pelatihan ini bermaksud agar siswa/I dapat mengembangkan
ketrampilannya dalam pengolaan barang-barang bekas dan dapat mengenal lebih jauh
mengenai cara pembuatan dan pemanfaatan barang-barang bekas tersebut.

2. Praktik pemanfaatan barang bekas


Untuk menindaklanjuti kegiatan pelatihan pemanfaatan barang bekas, maka siswa/I
diharapkan dapat mempraktikkan dan mengolah barang-barang bekas tersebut
menjadi barang yang bernilai ekonomis. Pengetahuan dan ketrampilan siswa yang
diperoleh dari pelatihan dapat membantu siswa dalam mengembangkan produk yang
diciptakan, agar hasil yang diperoleh pun memuaskan dan bermanfaat.

3. Pembuatan / Disain Gallery produk olehan barang bekas


Hasil yang diperoleh dari proses pengolahan barang-barang bekas tersebut akan
dipamerkan di ruangan lobby SMAN 1 Matauli Pandan. Dan disini akan dibuat
seperti rak-rak yang terbuat dari sekat bambu sebagai tempat dipamerkannya produkproduk yang dihasilkan oleh siswa

4. Sosialisasi / iklan produk olehan barang bekas (spanduk/leaflet/brosur)


Sebagai proses penindaklanjutan dari kegiatan ini maka sarana yang dignunakan
untuk memperkenalkan produk-produk yang dihasilkan oleh siswa dapat berupa
iklan, brosur, spanduk kepada masyarakat luar dan siswa- siswi lainnya.

Kami mengeloh sampah organik maupun anorganik sebagai salah satu upaya
mewujudkan sekolah adiwiyata yang bersih, asri dan ramah lingkungan. Mulai dari
menciptakan barang dari bahan-bahan yang praktis hingga yang rumit. Kami berupaya untuk
bisa menciptakan barang yang praktis, ekonomis serta bernilai jual. Selama seminggu awal di
bulan Maret kami mulai berkreasi untuk menciptakan barang-barang tersebut. Banyak
halangan dan tantangan bagi kami untuk bisa menciptakan barang-barang ini, yaitu
keterbatasannya sumber dana, alat-alat bahan pendukung, waktu persiapan yang kurang
memadai serta kurangnya jumlah anggota yang ikut berpartisipasi.

Kewirausahaan merupakan salah satu media dimana siswa dapat mengembangkan


kreativitasnya dalam berbagai bidang. Contohnya dalam pemanfaatan barang bekas. Siswa
dapat mengolah berbagai sampah tersebut menjadi barang yang bernilai ekonomis tinggi dan
ramah lingkungan. Selain itu siswa juga dapat menumbuhkan sikap inovatifnya dalam
menciptakan berbagai produk. Produk yang dikreasikan pun akan diperjualbelikan kepada
masyarakat sehingga hasil yang diperoleh dari kegiatan ini dapat bermanfaat bagi siswa dan
masyarakat. Hasil yang diperoleh pun dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk menciptakan
barang-barang lainnya yang inovatif. Untuk itu diharapkan siswa tidak hanya membuang
sampah tetapi memanfaatkan dan mengolahnya menjadi barang ekonomis lebih baik.

NAMA, WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN KEGIATAN


1. Nama Kegiatan

: Kegiatan Memanfaatkan Barang Bekas / Sampah


menjadi Barang Ekonomis

2. Waktu dan Tempat Kegiatan


Hari/Tanggal

: Senin - Sabtu

Waktu

: Pukul 15.00 WIB s.d Selesai

Tempat

: Aula SMAN 1 PLUS MATAULI PANDAN

PESERTA KEGIATAN
Adapun peserta dalam kegiatan kelompok kewirausahaan SMAN 1 Matauli
Pandan adalah seluruh anggota kelompok kewirausahaan dan guru pembimbing.

KEPANITIAAN
1. Pembina

: Murdianto S.Pd, MM

2. Wakil Pembina

: Deden Rachmawan, S.Pd.,MM


Iso Suwarso, M.Pd
Hari Supyanto, S.Pd
Imam Purhadi, S.Pd., MM
Subadi, S.Pd., MM
Drs. Sumarno, M.Si

3. Pembimbing

: Refelina Puspita S.Pd

4. Penanggung Jawab

: Rizky Putra Nauli Sormin

5. Ketua Pelaksana

: Samuel Reinhard (XI IPA 1)

6. Wakil ketua

: Agung Karunia Lembu Sepuh (XI IPA 2)

7. Sekretaris 1

: Dian Adinda (XI IPA 2)

8. Wakil Sekretaris

: Alfany Miserwin Suhada Mendrofa (XI IPA 2)

9. Bendahara 1

: Nurul Handayani Hasibuan (XI IPA 8)

10. Wakil Bendahara

: Anne Chrisantika Larosa (X IPA 5)

11. Seksi Seksi

a. Seksi Konsumsi

: Fiktor Adil Rahmat Ndruru (X IPA 2)


Rian Ardian Dalimunthe (X IPA 9)
Mutiara Meiyln Siregar (XI IPA 4)

b. Seksi Perlengkapan

: Noprialdy Julian Saputra (XI IPA 6)


Sarah Sofy (XI IPA 8)
Ramadhani Dinda S Depari (X IPA 9)

c. Seksi Dokumentasi

: Reja B Siregar (XI IPA 6)


Janu Alfiqry Amandani (XI IPA 4)
Jianny Herawati Sinaga (X IPA 7)

d. Anggota

: 1. Ganda Nugroho Sibarani (X IPA 2)


2. Herman Darmawan (X IPA 2)
3. Ilman Arif Aritonang (X IPA 2)
4. Ken Ade Wongso (X IPA 2)

5. Ahmad Khoiri Fauzan Nasution (X IPA 5)


6. Asrul Anggara Siregar (X IPA 5)
7. Azhar Saifullah Daulay (X IPA 5)
8. Christiant Purba (X IPA 5)
9. Historis K. Telaumbanua (X IPA 7)
10. Holong Putra Agung Sihombing (X IPA 7)
11. Ichlasul Amin Nasution (X IPA 7)
12. Juliana Andriani (X IPA 7)
13. Mercy Riquana Sutra (X IPA 9)
14. Muhammad Arif Harahap (X IPA 9)
15. Amin Fazri Rambe (XI IPA 2)
16. Dandy Rebinter Tampubolon (XI IPA 2)
17. Calvin R. Tampubolon (XI IPA 4)
18. Hapsah Suleha (XI IPA 4)
19. Indra Gunawan Hutabarat (XI IPA 4)
20. Nur Anisa Tul Husna (XI IPA 6)
21. Nurulin Ginni Is Amini Siregar (XI IPA 6)
22. Rafi Adi Syahputra (XI IPA 8)
23. Siti Kholijah Harahap (XI IPA 8)
24. Anugerah Hans Pebrinaldy (XI IPS 3)
25. Artika Putri Andraini (XI IPS 3)
26. Efan Sarial Ginting (XI IPS 3)
27. Hotpierre A. S (XI IPS 3)

Sumber Dana
A. Pemasukan
1. Dana Sekolah

: Rp. 350.000,-

2. Dana Kelompok

: Rp. 200.000,-+
Rp. 550.000,-

B. Pengeluaran
1. Pembelian Bahan

: Rp. 400.000,-

2. Konsumsi

: Rp. 150.000,-+
Rp. 550.000,-

Bab lV
PENUTUP

Kesimpulan : Berdasarkan proposal yang kami buat, wirausaha ini menjadi ajang bagi para
siswa dan siswi SMAN 1 MATAULI PANDAN untuk menguji
kekreativitasan siswa dan siswi dalam memanfaatkan barang bekas. Sehingga
barang bekas dapat menjadi barang yang layak pakai dan mempunyai nilai
ekonomis serta dapat membuat para siswa dan siswi semakin terampil dalam
menciptakan suatu produk atau barang yang berkualitas.
Saran

: Semoga siswa siswi SMAN 1 PLUS MATAULI PANDAN semakin kreatif


dan inovatif.

Sehingga dapat menciptakan sebuah produk yang bermanfaat

dari bahan bekas/sampah. Dengan itu, Siswa siswi SMAN 1 PLUS


MATAULI PANDAN dapat menjadi teladan bagi siswa siswi sekolah yang
lainnya.

LAMPIRAN DOKUMENTASI