Anda di halaman 1dari 1

Akurasi dan presisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Belum Diperiksa

Akurasi menunjukkan kedekatan hasil pengukuran dengan nilai sesungguhnya, presisi menunjukkan seberapa
dekat perbedaan nilai pada saat dilakukan pengulangan pengukuran.

Dalam bidang ilmu pengetahuan, industri rekayasa, dan statistik, akurasi[1] dari suatu sistem
pengukuran adalah tingkat kedekatan pengukuran kuantitas terhadap nilai yang sebenarnya.
Kepresisian dari suatu sistem pengukuran, disebut jugareproduktifitas (bahasa
Inggris: reproducibility) atau pengulangan bahasa Inggris: repeatability, adalah sejauh mana
pengulangan pengukuran dalam kondisi yang tidak berubah mendapatkan hasil yang sama. [2]
Sebuah sistem pengukuran dapat akurat dan tepat, atau akurat tetapi tidak tepat, atau tepat
tetapi tidak akurat atau tidak tepat dan tidak akurat.

Akurasi vs Presisi[sunting | sunting sumber]

Akurasi tinggi, tetapi presisi rendah

Presisi tinggi tetapi akurasi rendah

Ilustrasi di samping digunakan untuk menjelaskan perbedaan antara akurasi dan presisi. Dalam
ilustrasi ini, pengukuran berulang diibaratkan dengan anak panah yang menembak target
beberapa kali. Akurasi menggambarkan kedekatan panah panah dengan pusat sasaran. Panah
yang menancap lebih dekat dengan pusat sasaran dianggap lebih akurat. Semakin dekat sistem
pengukuran terhadap nilai yang diterima, sistem dianggap lebih akurat.
Jika sejumlah besar anak panah ditembakkan, presisi adalah ukuran kedekatan dari masingmasing anak panah dalam kumpulan tersebut. Semakin menyempit kumpulan anak panah
tersebut, sistim dianggap semakin presisi.