Anda di halaman 1dari 1

Sampai saat ini, ditengah masyarakat yang dicirikan dengan pengetahuan, informasi dan lainlain, banyak sekali yang

masih mempertimbangkan services sebagai aktivitas sekunder bagi


pertumbuhan ekonomi. Ide ini diwariskan dari konsep materialistis dimana memamerkan konflik
dengan realita saat ini.
Menurut Rubalcaba (2007), yang menjadi basis dari karakteristik baru dalam ekonomi service,
alasan untuk menganalisis service sebagai berikut :
a. Service menggambarkan bagian besar dari ekonomi berkembang dan sedang semakin
terintegrasi di keseluruhan sistem produksi
b. Service memainkan lebih banyak peran aktif di integrasi pasar dan globalisasi
c. Ciptaan karyawan, nilai tambah dan pendapatan meningkat sehubungan dengan performa
yang baik dalam service

Services and economic growth : one way or return ticket?


Apa hubungan antara perubahan struktural dan pertumbuhan ekonomi? Pengetahuan inti dari
pengembangan ekonomi klasik adalah bahwa pertumbuhan ekonomi pada hakikatnya terhubung
dengan perubahan struktur produksi dan pekerjaan. Menurut sudut pandang ini, industrialisasi
adalah pendorong dari perubahan tekhnikal, dan keseluruhan peningkatan produktivitas adalah hasil
dari re-alokasi dari tenaga kerja dari aktivitas produktivitas rendah ke aktivitas produktivitas tinggi

Andrs Maroto-Snchez, (2012), Productivity in the services sector: conventional and current
explanations, The Service Industries Journal, 32:5, 719-746, DOI:
10.1080/02642069.2010.531266
Rubalcaba, L. (1999). Business services in European industry: Growth, employment &
competitiveness. Brussels/Luxembourg: European Commission DGIII-Industry.
Rubalcaba, L. (2007). The new service economy. Cheltenham: Edward Elgar.