Anda di halaman 1dari 3

A.

Peran dalam pengelolaan ruangan (Peran sebagai Perawat


Assosiate/PA )
Jumat, 18 Mei 2012
1. Pengkajian/Identifikasi Masalah Terkait Fungsi Manajemen :
Dalam model asuhan keperawatan Tim Primer, Perawat Assosiate memiliki
lingkup tangung jawab untuk mengikuti konferens guna menerima penjelasan
tentang asuhan yang direncanakan oleh PP, melaksanakan asuhan keperawatan
yang telah dibuat oleh PP, memberi informasi/masukan yang diperlukan kepada
PP tentang klien untuk keperluan asuahan keperawatan selanjutnya. Mencatat
tindakan keperawatan yang telah dilakukan dalam catatan tindakan keperawatan.
Dalam praktek manajemen peran PA yang ditemukan tidak memperoleh
konfrense dari PP terkait dengan suhan keperawatan yang disusun bagi pasienya,
dan tidak terkadi komunikasi timbal balik antara PP dan PA dalam upaya
menjamin mutu asuhan keperawatan pasien.
a. Man : tidak ada konfrense antara PP dan PA dalam merencanakan dan
mengevaluasi asuhan keperawatan yang diberikan pada klien.
b. Method : metode asuhan keperawatan yang ditetapkan Tim Primer, ada PP,
ada PA ada Incharge, tetapi pemahaman terhadap peran dan fungsi belum
optimal
c. Machine : d. Material : sosialisasi sudah dilakukan tentang metode Tim Primer
e. Measurement : evalusi pemahamnan staff terhadap peran dan fungsi
dilakukan dengan hasil cukup.
2. Perencanaan penyelesaian Masalah
a. Streng :
Kebijakan RS tentang penerapan metode Tim Primer
Sudah dilakukan sosialisasi terhadap 80% staff kapernaum
Motivasi belajar staff tinggi
Sosialisasi peran dan fungsi secara tertulis tersedia dan mudah diakses
b. Weakness :
Tidak tersedia tenaga SI
Tidak ada sistim dalam lingkungan interen Kapernaum yang
mengontrol dan membimbing pelaksanaan metode Tim Primer di
ruang Kapernaum
Tidak ada 1 staff pun yang memiliki konsep kuat yang berfungsi
sebagai rool model dalam memantapkan pelaksanaan model asuhan
keperawatan Tim Primer di kapernaum
c. Opurtunity :
Metode Tim primer dapat diterapkan di ruang Kapernaum

d. Treath :
Tim Primer tidak berjalan tanpa adanya rool model yang
memantapkan konsep staff di ruang kapernaum
Perencanaan :

Mengidentifikasi pemahaman PP dan PA terkait dengan peran dan


fungsinya dalam Tim Primer
Mensosialisasikan sistim kerja PP dan PA pada pemberian asuhan
keperawatan Tim Primer
Mensosialisasikan masalah yang dapat terjadi jika tidak ada koordinasi
antara PP dan PA
Melakukan bedside teaching bagaimana sistim tersebut berjalan

3. Implementasi, kendala dan penyelesaian :


a. Resosialisasi peran timbal balik PP dan PA dalam model asuhan keperawatan
Tim Primer :
1) Peran PP : Menerima pasien, Mengkaji kebutuhan pasien untuk
asuhan, Membuat tujuan, Membuat rencana keperawatan, Melakukan
konferens untuk menjelaskan rencana asuhan kepada PA yang menjadi
anggota timnya. Melaksanakan rencana yang telah dibuat selama dinas
bersama PA yang menjadi anggota timnya. Melakukan kolaborasi
dengan tim kesehatan lainnya. Memantau PA dalam melaksanakan
rencana asuhan keperawatan. Mengkoordinasi pelayanan yang
diberikan oleh disiplin lain maupun perawat lain. Mengevaluasi
keberhasilan yang dicapai. Menerima dan menyesuaikan rencana
Menyiapkan penyuluhan untuk pulang. Melakukan
pendokumentasian (catatan perkembangan, catatan tindakan
keperawatan)
2) Peran Perawat Asosiat
Mengikuti konferens untuk menerima penjelasan tentang asuhan yang
direncanakan oleh PP. Melaksanakan asuhan keperawatan yang telah
dibuat oleh PP. Memberi informasi/masukan yang diperlukan kepada
PP tentang klien untuk keperluan asuahan keperawatan selanjutnya.
Mencatat tindakan keperawatan yang telah dilakukan dalam catatan
tindakan keperawatan
b. Mendiskusikan masalah yang dapat terjadi jika tidak ada koordinasi antara PP
dan PA dalam pemberian asuhan keperawatan Tim Primer
c. Mendemonstrasikan pelaksanaan peran PP dan bentuk kerja sama PP dan PA
dalam menjaga kontinuitas pelayananan keperawatan)
d. Melakukan bedside teaching bagaimana metode Tim Primer seharusnya
berjalan
e. Mendiskusikan kendala yang dirasakan setelah bedside teaching dilakukan.

f. Mendiskusikan strategi yang dapat dilakukan terhadap masalah yang timbul,


PP tidak sempat melakukan konfrense dengan PA. maka PA dapat membaca
rencana PP pada dokumentasi yang sudah dibuat PP
4. Evaluasi
a. Pemahaman staff terkait peran dan fungsi PP dan PA dalam asuhan
keperawatan Tim primer perlu terus direview
b. Proses bedside teaching meningkatkan Pemahaman staff terkait tugas dan
tangung jawab masing-masing
c. Diskusi post bedside teaching mengambarkan pemahaman staff terkait peran
dan fungsi PP dan PA pada mode asuhan keperawatan Tim Primer meningkat

5. Pembahasan
Perlu dilakukan sosialisasi berkala dan bedside teaching yang
berkesinambungan untuk meningkatkan pemahaman staff tentang model
asuhan keperawatan Tim primer.
Pemahamna konsep yang adekuat member dampak yang signifikan
terhadap perubahan sikap positif.
Bedside teaching diperlukan sepanjang proses evalusi belum
menunjukkan hasil yang optimal.
6. Evaluasi diri ;
Mempraktekkan sebagai perawat associate, member gambaran pada saya
pentingnya koordinasi antara PP dan PA untuk menghasilkan pelayanan yang
optimal

TT Mahasiswa

TT Pembimbing

Siti Zaenab

----------------------