Anda di halaman 1dari 20

PENDAHULUAN

Kosmetika adalah bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan para wanita.
Di era modern seperti ini, para wanita terutama wanita karier yang memiliki
segudang pekerjaan harus benar-benar pintar menjaga penampilan. Begitu pula
dengan para ibu rumah tangga yang terpaksa mengencangkan ikat pinggang demi
tercukupinya kebutuhan sehari-hari namun masih ingin berpenampilan menarik.
Produk kosmetik sangat banyak beredar di pasaran tentunya dengan bahan dasar
yang berbeda-beda. Ada banyak jenis produk yang ditawarkan dengan tujuan
mempercantik kulit. Sebelum membeli sebuah produk perawatan kulit, ada
baiknya jika kita mengetahui bahan apa yang terkandung di dalamnya. Hal ini
berguna untuk mencegah terjadinya kerusakan pada kulit. Walaupun hasil yang
diharapkan tidaklah secepat jika kita menggunakan produk perawatan kulit
berbahan kimia, namun, produk perawatan kulit berbahan alami akan membuat
kulit sehat dalam jangka waktu yang lama.
Dalam bidang kosmetik dan kesehatan kulit, peran madu alami sangat
penting sebagai bahan kecantikan seperti lulur, ataupun krim wajah. Karena madu
dapat melembabkan kulit dan memberikan gizi pada kulit. Selain itu madu
memiliki daya antibiotik untuk membunuh dan menghilangkan kuman dalam
lubang atau pori-pori kulit serta pada permukaan kulit. Secara higroskopis
membersihkan wajah dengan madu alami baik langsung maupun tidak langsung
maka segala kotoran yang yang biasa menempel dan sering mengganggu
kelancaran kerja saluran keringat dapat dilarutkan hingga lancar dan bersih.
Dengan begitu, berbagai jenis penyakit atau keriput dan bintik-bintik hitam pada
wajah dapat hilang dengan cepat.
Sebuah penelitian para ahli kecantikan pernah menyimpulkan masker dari
campuran madu dan putih telor berkhasiat utnuk mengencangkan kulit.
Kandungan mineral dalam madu dan putih telor memberikan nutrisi pada lapisan
kulit dalam dan luar. Sebagai zat higroskopis, madu berfungsi sebagai penyerap
racun dan kotoran dalam kulit.

Guna menghadirkan kosmetik yang aman dan halal tanpa efek samping,
maka diluncurkanlah sebuah produk kecantikan yang di beri nama Bee Happy.
PRODUK
Madu merupakan humectant yang alami. Artinya madu bisa menarik air
dan mempertahankannya di dalam lapisan kulit sehingga terhidrasi dan kenyal.
Madu juga mengandung antiseptik, yang bisa menyembuhkan kulit iritasi dan
berjerawat.
Produk Lebah Madu yang Lain
Selain menghasilkan madu dari nectar bunga, lebah madu juga
menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi.antara lain :
a. Propolis
Propolis (lem lebah) dibuat dari getah yang dikumpulkan lebah pekerja dari
pucuk-pucukpohon dan kuncup bunga tertentu. Getah diproses dalam mulut lebah
sampai menghasilkan lem. Bagi lebah madu lem ini bertujuan untuk melindungi
dan menghangatkan sarang pada saat musim dingin, le mini digunakan untuk
merekatkan gumpalan-gumpalan lilin.
Sifat desinfektan propolis yang sangat ampuh dibuktikan dengan ditemukannya
seekor tikus yang mati dalam sarang lebahlebih dari lima tahun tidak mengalami
pembusukan. Jadi ketika tikus masuk ke sarang lebah kemudian dibunuh oleh
lebah pekerja, karena lenah pekerja tidak bisa mengeluarkan bangkai tikus maka
lebah membungkusnya dengan propolis.
Propolis merupakan senyawa kompleks yang terdiri dari 55% resin, 30% lilin
lebah, 10% minyak aromatic dan 5% bee pollen. Kandungan propolis adalah
semua vitamin kecuali vitamin K, semua mineral kecuali sukfur, 16 rantai asam
amino essential yang dibutuhkan untuk regenerasi sel dan bioflafanoid yaitu zat
antioksidan sebagai suplemen sel. Dalam satu tetes propolis setar dengan
bioflavanoid yang dihasilkan 500 buah jeruk.
Dalam dunia pengobatan lem lebah berkhasiat untuk menurunkan tekanan darah
tinggi, memperlancar air seni, sebagai anti virus dan tumor, sebagai zat wangi.

Propolis juga sangat berperan dalam melawan kanker. Propolis mengandung zat
CAPE (Asam Cafeic Phenetyl Esther), berbeda dengan kerja obat interferon yang
membunuh virus juga merusak sel sehat, sehingga pengobatan kanker sering kali
menimbulkan pengaruh buruk kepada pasien. Berbeda dengan propolis zat CAPE
menekan transformasi DNA-RNA virus sehingga memungkinkan virus menjadi
tidak berkembang dan merusak jaringan virus. Propolis banyak digunakan dalam
industri farmasi sebagai obat luka. Dalam dunia industri digunakan sebagai plester
dan lak.
TUJUAN PROMOSI
Tujuan promosi dilakukan agar produk kosmetik Bee Happy ini lebih
dikenal oleh masyarakat luas, terutama kaum hawa. Sehingga nantinya produk
Bee Happy ini dapat berkembang lagi bukan hanya sebagai perawatan kulit
(kosmetik) tapi juga untuk kesehatan tubuh.
Promosi secara langsung dianggap cukup efektif karena adanya interaksi
langsung antara konsumen dan produsen. Usaha promosi tidak langsung juga
ditambah dengan terjadinya promosi mulut ke mulut yang akan dilakukan oleh
konsumen yang merasa puas akan produk ini.

SASARAN PASAR / PASAR YANG DITUJU


Sasaran pasar yang dituju adalah kalangan mahasiswa atau mahasiswi, dan
wanita-wanita yang peduli dengan kecantikan mereka. Sementara produk akan
disebar di agen atau outlet-outlet tertentu, ini merupakan gerbang untuk memasuki
pasar umum secara luas. Sehingga saya berencana untuk memasarkan produk saya
di outlet atau swalayan-swalayan yang ada di sekitar kampus dan tempat produk
Bee Happy ini diproduksi
PEMILIHAN BERITA

Nama Produk

Nama produk dari perawatan wajah ini adala Bee Happy. Mengapa Bee

Happy? Karena produk in berasal dari madu lebah (bee) alami, dan saya berharap
setiap konsumen yang memakainya mendapatkan kepuasan atau kesenangan
(happy) akan khasiatnya.

Deskripsi Produk

Produk Bee Happy ini berasal dari madu lebah alami, produk lebah telah
menjadi bagian dari perawatan wajah sejak jaman mesir kuno. Madu sendiri telah
lama dikenal sebagai sumber perawatan kulit wajah dan telah digunakan oleh
berbagai suku di dunia.
Tetapi tidak banyak yang mengetahui bahwa jika madu digunakan bersamasama dengan bee pollen, propolis, dan royal jelly, keunikan unsure-unsur tersebut
saling melengkapi dan member hasil yang optimal bagi perawatan wajah.
Berikut akan dijelaskan apa itu bee pollen, propolis, dan royal jelly :
Bee Pollen
Pollen adalah serbuk berwarna emas atau kecoklatan, merupakan serbuk sari
jantan pada bunga, yang dibutuhkan dalam proses penyerbukan. Setiap butir
pollen mengandung 500.000 hingga 5 juta spora spollen yang masing-masing
kaya akan kandungan nutrisi dan memiliki kemampuan untuk bereproduksi.
Lebah mengumpulkan pollen sebagai sumber makanan mereka selain madu,
dan

lebah

hanya

mengumpulkan

pollen

berkualitas

baik,

kemudian

mencampurkannya dengan nectar bunga dan air liurnya, membentuk makanan


yang sempurna. Lebah membutuhkan pollen sebagai sumber energy pada saat
mereka bekerja.
Bee pollen dikenal sebagai sumber makanan paling sempurna dari alam, kaya
akan kandungan nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita, yaitu :

Berbagai macam asam amino, termasuk asam amino esensial yang


merupakan zat pembangun bagi pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan
serta pengatur kelangsungan proses di dalam tubuh.

Vitamin dan mineral yang diperlukan untuk pertumbuhan, perkembangan,


perbaikan, dan pemeliharaan sel tubuh, serta meningkatkan daya tahan
tubuh

Enzim dan koenzim yang diperlukan untuk proses pencernaan makanan


serta proses sintesa yang terjadi di dalam tubuh

Nutrisi penting lainnyaseperti fruktosa, dn glukosa yang merupakan


sumber karbohidrat: asam fenolik dan flavonoid yang merupakan antioksidan tinggi: serta bahan-bahan penting lainnya seperti lecithin,
lycopene, dan lain-lain.

Propolis
Propolis merupakan substansi resin (sejenis getah tanaman) yang berasal dari
kulit kayu dan pucuk-pucuk tanaman, terutama dari tanaman poplar (Populus
spp.), birch (Betula spp.), atau conifer (sejenis pinus), yang dikumpulkan oleh
lebah dan kemudian dicampur dengan lilin dan air liur lebah. Propolis digunakan
untuk melindungi pintu sarang lebah yang mana akan mensterilkan setiap lebah
yang masuk. Selain itu lebah juga menggunakan propolis untuk memperbaiki
sarang mereka yang retak atau rusak.
Bahan-bahan yang terkandung dalam bee propolis sangatlah kompleks, dan
lebih dari 200 komponen telah teridentifikasi. Secara garis besar, propolis terdiri
dari 50% balsam (fraksi polifenol), 30% getah, 10% minyak esensial, 5% pollen,
serta 5% zat organic dan anorganik. Kandungan polifenol yang tinggi di dalam
bee propolis berfungsi sebagai anti-bakteri, anti-virus, anti-jamur, antioksidan,
anti-peradangan, serta meningkatkan system kekebalan tubuh.
Royal Jelly
Royal jelly juga disebut susu lebah, karena warnanya yang mirip dengan
warna susu, dihasilkan dari kelenjar hipofaringeal yang terdapat di bagian kepala
lebah perawat, dan merupakan makanan bagi para lebah dan ratu lebah.
Royal jelly kaya akan kandungan nutrisi penting yang tidak hanya berguna
bagi para lebah, tetapi juga bermanfaat bagi manusia, seperti:

Protein dan asam amino, yang merupakan komponen terbesar dalam royal
jelly.

Asam lemak esensial. Asam lemak yang paling banyak terkandung dalam

royal jelly adalah 10-HAD (trans-10-hydroxy-2-decenoic acid). Hingga


kini belum ditemukan produk alami yang memiliki kandungan 10-HAD,
tidak juga pada hasil lebah lainnya.

Vitamin B komples, seperti : B1, B2, B6, B12, biotin, asam folat, dan
inositol. Selain itu juga kaya akan kandungan vitamin B5 atau asam
pantotenat yang dikenal akan khasiatnya untuk mengurangi tingkat stress.

Asetilkolin

Gula, yaitu fruktosa dan glukosa, yang merupakan sumber karbohidrat.

Enzim

Mineral, seperti : kalium, kalsium, natrium, zinc, cuprum, dan mangan.

MANFAAT PRODUK

Membuka pori-pori yang tersumbat dan mengangkat kotoran


Butiran-butiran pollen membantu membuka pori-pori yang tersumbat, serta
mengangkat kotoran dari wajah secara menyeluruh hingga di dalam pori-pori.

Mengatasi jerawat dan infeksi akibat jerawat.


Sifat anti-bakteri dan anti-peradangan dari propolis dapat membantu
mencegah perkembangan bakteri pada jerawat sehingga bermanfaat dalam
mengatasi jerawat atau infeksi yang disebabkan karena jerawat.

Meremajakan, menutrisi, dan menghaluskan kulit


Royal jelly mempertahankan kelenturan kulit serta meremajakan, menutrisi,
mencerahkan, dan menghaluskan kulit.

Melembabkan kulit serta menghambat aktifitas bakteri


Kandungan madunya yang tinggi selain dapat melembabkan dan menutrisi
kulit, juga dapat menghambat aktifitas bakteri.

MEKANISME AKSI

Bersihkan wajah terlebih dahulu dengan sabun atau pembersih wajah

Siapkan air hangat, celupkan handuk kedalamnya lalu peras, kompres wajah
dengan handuk hangat selama 1-2 menit agar pori-pori kulit wajah terbuka.
Keringkan perlahan-lahan.

Oleskan secara tipis Bee Happy pada wajah, hindari daerah mata. Diamkan
selama 20-30 menit.

Bilas dengan air hangat dengan gerakan memutar pada wajah.

Percikan air dingin agar pori-pori wajah tertutup

Keringkan wajah dan gunakan cairan penyegar atau pelembab

Lakukan perawatan wajah dengan Bee Happy satu kali dalam seminggu.

BEBERAPA KEUNGGULAN
Keunggulan produk Bee Happy ini adalah merupakan masker antinakteri, terdiri dari 4 bahan alami dari produk lebah, yang dapat membantu
mebersihkan muka secara menyeluruh, sekaligus menutrisi kulit dan menyegarkan
wajah Anda.
Selain itu, produk ini tidak mengandung bahan kimia tambahan, dan cocok
bagi semua jenis kulit. Dianjurkan bagi semua individu yang menginginkan kulit
yang bersih, sehat, dan awet muda. Sangat bermanfaat bagi mereka yang memiliki
jerawat, kulit kering, atau flek pada wajah.
KEMASAN DAN UKURAN
Bee Happy di kemas secara unik dan menarik dengan berat bersih perkemasan 60g. Harga yang ditawarkan untuk setiap kemasannya adalah Rp
190.000,00.

ANGGARAN
Tabel 6 Biaya produksi Bee Happy
No
1.

Jenis alat dan bahan


Madu / liter

Anggaran proposal
Rp. 50.000,00/liter

Harga aktual
Rp. 250.000,00 (5

2.

Royal jelly liquid/g

Rp. 2400/g

liter)
Rp.

3.

Propolis/g

Rp. 8000/g

(500g)
Rp.
4.000.000,00

4.

Pollen

Rp 6000/g

(500g)
Rp
3.000.000,00

1.200.000,00

(500g)
Rp 8.450.000,00

Total =

Biaya produksi yang membengkak tersebut merupakan suatu resiko


produsen apabila produsen ingin produk yang dijual disukai oleh konsumen dan
untuk mengatasi

permasalahan

tersebut produsen

Bee Happy dapat

menyesuaikan biaya produksi dengan harga jual produk. Oleh karena itu, produk
Bee Happy yang direncanakan dijual dengan harga Rp. 190.000,00 per kemasan
akan dinaikkan menjadi Rp 200.000,00 per kemasan. Kenaikan harga ini belum
dilakukan karena dengan harga Rp 190.000,00 produsen masih mendapat
keuntungan.
PROMOTION MIX
Pemasaran (Marketing) adalah proses penyusunan komunikasi terpadu
yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam
kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.
Menurut Kotler dan Amstrong pemasaran didefinisikan sebagai proses
social manajerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang
mereka butuhkan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk
dan nilai dengan orang lain. Sedangkan menurut William J Shultz mengemukakan
bahwa marketing terdiri dari usaha yang mempengaruhi pemindahanpemilikan
barang dan jasa termasuk distribusinya.

Berdasarkan beberapa ahli dapat disimpulkan bahwa pengertian pemasaran


adalah kegiatan menyalurkan barang dan jasa yang dibutuhkan konsumen melalui
pendistribusian promosi agar dapat mencapai tujuan perusahaan yakni
memberikan kepuasan pada konsumennya.
Maka.dalam memasarkan produknya perusahaan perlu menerapkan
strategi-strategi agar tujuan perusahaan tersebut dapat tercapai, salah satu strategi
yang dapat digunakan yaitu dengan menggunakan bauran pemasaran atau
marketing mix.
Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian
bertumbuh

menjadi

keinginan

manusia.

Contohnya,

seorang

manusia

membutuhkan air dalam memenuhi kebutuhan dahaganya. Jika ada segelas air
maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi. Namun manusia tidak hanya ingin
memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi keinginannya yaitu
misalnya segelas air merek Aqua yang bersih dan mudah dibawa. Maka manusia
ini memilih Aqua botol yang sesuai dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai
dengan keinginannya yang juga mudah dibawa.
Philip Kotler dan Geri Amstrong (2001 : 23) tentang bauran pemasaran
adalah: saluran pemasaran dapat dipandangan sebagai sistem penyerahan nilai
pelanggan dimana masing-masing anggota saluran menambah nilai bagi
pelanggan.
Oleh karena itu mendesain saluran distribusi dengan menemukan nilai apa
yang diinginkan oleh berbagai segmen sasaran dari saluran distribusi.
Salah satu strategi utama dalam menentukan keberhasilan mencapai tujuan
kegiatan pemasaran perusahaan adalah penentuan marketing mixnya. Penentuan
ini secara lansung berhubungan dengan langkah operasi perusahaan didalam
pelaksanaan kegiatan berhubungan dengan langkah operasi. Sehingga apabila
marketing mix yang ditetapkan perusahaan tersebut akan mengalami kegagalan
dalam nencapai tujuan operasinya
Untuk lebih jelasnya, berikut ini akan dikemukakan beberapa pengertian
marketing mix.
Marketing menurut Drs. Siswanti Sutojo (1993 : 13) adalah

Bermacam kebijaksanaan pemasaran yang digunakan untuk mencapai


pembeli sasaran secara ringkas dapat digolongkan menjadi 4 yaitu kebijaksanaan:
1.

Produk

2.

Harga

3.

Distribusi

4.

Promosi

Komponen Marketing Mix


1.

Produk
Produk secara singkat menurut Philip Kotler Dasar-dasar Pemasaran

(1989:89) dapat didefinisikan sebagai berikut:


Produk adalah apa yang diapat ditawarkan daidalam pasar untuk
dipertahankan, dimiliki, digunakan atau dikonsumsi sehingga dapat memusaskan
keinginan atau kebutuhan termasuk didalam adalah objek fisik, jasa, orang,
tempat organisasi dan gagasan.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud produk adalah suatu
yang berwujud maupun sesuatu yang tidak berwujud yang lazim disebut jasa. Dari
definisi diatas terkandung tiga makna yang perlu dibedakan:
1.

Produk ini yang merupakan manfaat yang dicari oleh pembeli.

2.

Produk formal yaitu obyek fisik yang ditawarkan seperti : kemasan,


merek, mutu

3.

Produk yang disempurnakan yaitu mencakup keseluruhan manfaat


yang diberikan oleh produk formal.

Dari ketiga makna produk, menumbulkan gagasan bagi pemasar selalu


mempertimbangkan konsumsi konsumen yaitu bagaimana cara seseorang
membeli, bukan semata-mata dipengaruhi oleh manfaat yang dicai, melainkan
dipengaruhi oleh faktor faktor lain yang menyertai barang yang bersangkutan.
Maka dari itu produk digolongkan menjadi:
1.

Penggolongan menurut tujuan pemakainya

a.

Barang konsumsi

Barang konsumsi yaitu barang-barang yang dibeli untuk dikonsumsikan,


jadi barang ini untuk dikonsumsikan sendiri dan tidak digunakan untuk proses
produksi. Barang konsumsi dapat dibedakan menjadi:
-

Barang konvenien, yaitu barang yang mudah dipakai pembeliannya

dapat disembarang tempat dan pada setiap waktu.


-

Barang shopping, adalah barang yang harus dibeli dengan mencari

terlebih dahulu dan didalam pembeliannya harus dipertimbangkan secara matang.


-

Barang special adalah barang yang mempynyai ciri khas dan hanya

dapat dibeli ditempat tertentu saja, untuk memperolehnya konsumen harus


mengeluarkan pengorbanan yang sangat besar
b.

Barang industri

Adalah yang dibeli untuk menghasilkan barang lain atau untuk


menyelenggarakan suatu usaha.
2. Penggolongan menurut tingkat konsumsi dan konkret tidaknya suatu
barang
a.

Barang tahan lama

Adalah barang konkret yang dapat digunakan dalam jangka waktu tertentu
b.

Barang tidak tahan lama

Adalah barang konkret yang habis dikonsumsikan setelah digunakan sekali


atau beberapa kali
c.

Jasa

Adalah kegiatan, kegunaan atau kepuasan yang dijual berdasarkan.


Berdasarkan uraian diatas maka produk yang dihasilkan home industri
adalah barang konsumsi.
2.

Kebijakan Harga
Dalam penetapan harga jual, perusahaan harus memperhatikan berbagai

pihak antara lain para konsumen akhir, para penyalur, saingan, para suplier, bahan,
dana, tenaga kerja dan para manager perusahaan yang bersangkutan.

Segala keputusan yang berhubungan dengan harga akan sangat


mempengaruhi beberapa aspek kegiatan perusahaan, baik menyangkut kegiatan
penjualan maupun aspek keuntungan yang mau dicapai oleh perusahaan.
Dengan demikian semua keputusan yang berkaitan dengan harga
hendaknya harus dipertimbangkan secara sungguh-sungguh dan mendalam serta
memperhatikan aspek intern dan ekstern perusahaan.
Marius P Angipora (1998 : 186) mendefinisikan kebijakan harga sebagai
berikut:
Tuntutan atau pedoman managerial yang akan diperlukan untuk membuat
keputusan-keputusan dimasa yang akan datang bila mana situasi menuntutnya.
Dengan demikian sebuah kebijakan dapat menjadi suatu tindakan konkrit
yang secara rutin diikuti bila mana sebuah situasi taktis atau strategis tertentu
menuntutnya.
Apabila produk dipresepsikan berkualitas tinggi dan manfaatnya dianggap
banyak, maka harga akan dinilai murah. Tetapi apabila presepsi konsumen
terhadap kualitas rendah dan manfaatnya dianggap kurang, maka harga umumnya
dianggap mahal, dengan dasar pemikiran yang demikian.
Harga bisa juga didefinisikan suatu takaran perbandingan antara
pengorbanan dan manfaat dalam pikiran (asumsi konsumen). Untuk mencapai
keunggulan dalam harga, menurut Michael Treacy, diperlukan keunggulan
operasional (operational exelence) dengan keunggulan operasional akan
memberikan perpaduan kualitas, harga dan kemudahan dalam membeli (Michael
Treacy & Fred Wiessema, Op Cit 22)
Dengan keunggulan dalam pelaksanaan operasi perusahaan, maka
perushaan akan dapat menekan biaya produksi. Dengan demikian harga jual dapa
ditekan lebih rendah lagi.
Namun presepsi konsumen tidak secara mutlak mampu membuat
konsumen mengabaikan harga. Sebab konsumen pada umumnya memiliki suatu
acuan dalam menilai harga. Acuan atau dasar yang sering dijadikan konsumen
dalam menilai harga adalah:
a.

Harga produk lain.

b.

Perubahan waktu pembelian

c.

Lingkungan pembelian

Selain hal penetapkan harga diatas , Perusahaan juga dapat menggunakan


cara dengan melakukan pendekatan penetapan harga secara umum yang meliputi
satu atau lebih diantara tiga perangkat perimbangan berikut ini yakni:
1. Cost-Based Pricing (Penetapan harga berdasarkan biaya)
(a) Cost-Plus-Pricing (Penetapan harga biaya plus)
Metode ini merupakan metode penelitian harga yang paling sederhana,
dimana metode ini menambah standar mark-up terhadap biaya produk.
(b) Break Even Analysis and Target Profit Pricing (Analisis peluang pokok
dan penetapan harga laba sasaran).
Suatu metode yang digunakan perusahaan untuk menetapkan harga apakah
akan break even atau membuat target laba yang akan dicari.
2. Value-Based Pricing (Penetapan harga berdasarkan nilai)
Metode ini menggunakan satu persepsi nilai dari pembeli (bukan dari
biaya penjualan) untuk menetapkan suatu harga.
3. Competition-Based Pricing (Penetapan harga berdasarkan persaingan)
(a) Going-rate Pricing (Penetapan harga berdasarkan harga yang berlaku)
Perusahaan mendasarkan harganya pada harga pesaing dan kurang
memperhatikan biaya dan permintaannya. Perusahaan dapat mengenakan harga
yang sama, lebih tinggi atau lebih rendah dan pesaing utamanya.
(b) Scaled-Bid Pricing (Penetapan harga penawaran tertutup)
Perusahaan menetapkan pesaing dan bukan berdasarkan hubungan yang
kaku atas biaya atau permintaan perusahaan.
3. Distribusi
Setelah barang selesai dibuat dan siap untuk dipasarkan, tahap
berikutnya dalam proses pemasaran adalah menentukan metode dan rute yang
akan dipakai untuk menyalurkan barang tersebut kepasar. Hal ini menyangkut
strategi penyaluran dan termasuk didalam pemiilihan penyaluran distribusi.
Secara singkat saluran distribusi menurut Drs. Basu Swasta (1990)
tersebut dapat didefinisikan sebagai saluran distribusi untuk suatu barang adalah:

Saluran yang digunakan oleh produsen untuk menyalurkan barang


tersebut dari produsen sampai ke konsumen atau pemakai industri
Willian J. Stanto (1986 : 81) membagi gambaran umum mengenai saluran
distribusi yang paling banyak digunakan untuk barang hasil produksi buat
konsumen atau pemakai industri antara lain:
a.

Distribusi barang-barang konsumen

1.

Produsen - Konsumen

Merupakan saluran distribusi paling pendek dan sederhana untuk arang


konsumen tanpa campur tangan perantara
2.

Produsen - Pengecer - Konsumen

Dalam saluran distribusi ini, perusahaan pengecer besar membeli lansung


dari produsen industri
3.

Produsen - Pedagang besar - Pengecer - Konsumen

Disebut juga saluran tradisional karna beribu-ribu pengecer kecil dan


produsen industri kecil menganggap saluran ini sebagai saluran paling ekonomis.
4.

Produsen - Agen - Pengecer - Konsumen

Dari pada menggunakan pedagang pasar, produsen banyak menggunakan


agen, makelar atau agen perantara lain untuk mencapai pasar eceran, khususnya
perusahaan besar pengecer
5.

Produsen - Agen - Pedagang besar - Pengecer - Konsumen

Untuk dapat mencapai pengeceran kecil, produsen juga menggunakan


perantara yang menghubungi pasar besar yang menjual kepada pengecer kecil.
b.

Distribusi barang industri

1.

Produsen - Pemakai Industri

Hubungan lansung ini menyalurkan produksi industri dengan nilai dolar


lebih besar dibandingkan dengan saluran distribusi lain
2.

Produsen - Distributor Industri -Pemakai

Produsen peralatan assesoris kecil kerap kali memasuki pasaran mereka


3.

Produsen Agen - Pemakai

Perusahaan yang hendak memasarkan produk baru atau hendak memasuki


pasaran baru lebih suka menggunakan agen dari pada tenaga penjual

4.

Produsen - Agen - Distributor Industri - Pemakai

Cara ini dipakai dalam keadan produsen tidak menjual maupun menjual
lewat agen lansung kepada pemakai industri.
4.

Promosi
Luas ruang lingkup kegiatan promosi dipengaruhi oleh macam-macam

kegiatan yang dipergunakan. Dan kegiatan promosi dari perusahaan saingan


merupakan faktor lain yang perlu dipertimbangkan oleh perusahaan dalam
memasarkan produknya.
Promosu menurut Basu Swaswa Dh Op. Cit (273) adalah:
Arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat untuk mengarahkan
seseorang atau organisai kepada tindakan untuk menciptakan pertukaran dalam
pemasaran.
Philip Kotler Manajemen Pemasaran Analisis (1983 : 177) membagi
kegiatan promosi kedalam beberapa element, antara lain:
a.

Periklanan

Yaitu setiap penyajian yang bukan dengan orang pribadi dan promosi, ideide, barang atau jasa dengan pembayaran oleh suatu sponsor tertentu. Adapun
fungsi-fungsi periklanan adalah sebagai berikut:
-

Memberikan informasi.

Membujuk atau mempengaruhi

Menciptakan kesan (image)

Memuaskan keinginan

Periklanan merupakan alat komunikasi

b.

Penjualan pribadi (pesonal selling)

Yaitu penyajian yang secara lisan dalam percakapan bersama calon


pembeli dengan tujuan melaksanakan jual beli.
Fungsi dari tenaga penjualan adalah:
-

Mengadakan analisa pasar

Menentukan komunikasi

Memajukan langganan

Memperhatikan langganan

Mengatasi masalah

Mengatur waktu

Mengalokasi sumber-sumber

Meningkatkan kemampuan diri

c.

Promosi dagang

Yaitu ransangan (stimulation) jangka pendek untuk mendorong jual beli


suatu barang atau jasa.
-

Pembelian contoh (product sampling)

Kupon atau nota

Hadiah

Kupon berhadiah

Undian

d.

Publisitas

Yaitu penggairahan bukan bribadi untuk meransang permintaan terhadap


suatu barang atau jasa, atau suatu unit niaga dengan menanam berita dengan sifat
komersil dalam suatu media penerbitan atau untuk memperoleh penyajian baik
dalam siaran radio, TV, atau dipentas tanpa lansung dibayar oleh seorang sponsor.
MEDIA MIX
Media mix yang digunakan untuk mempromosikan produk Bee Happy ini
adalah melalui media elektronik, media massa, baliho, dan sponsorship.
1. Elektronik
Adalah media dengan teknologi elektronik dan hanya bias digunakan bila ada
jasa transmisi siaran. Bentuk-bentuk iklan dalam media elektronik biasanya
berupa sponsorship, iklan partisipasi (disisipkan ditengah-tengah film atau acara),
pengumuman acara atau film, iklan layanan masyarakat, jingle, sandiwara, dan
lain-lain. Contohnya :

a. Televisi
Keunggulan media televise:

Bersifat audio, visual, motion

Formatnya sangat fleksibel

Jangkauannya jauh

Prestisius

Sangat menarik perhatian

Menimbulkan dampak yang kuat

Kemampuannya yang kuat untuk mempengaruhi persepsi


Kelemahannya:

Sangat mahal

Banyak gangguan

Penayangan terlalu cepat

Khalayak tidak selektif

b. Radio
Keunggulannya:

Merupakan media yang bersifat missal

Memiliki khalayak yang terspesialisasi secara geografis dan demografis

Pembuatan iklan untuk radio relatif murah

Dapat mendukung kampanye iklan di media lain

Fleksibel

Penyisipan iklan ditengah-tengah acara radio lebih eketif daripada


penyisipan iklan ditengah-tenga acara televisi

Radio bukan media musiman

Radio dapat dibawa-bawa dan relatif memerlukan energy yang tidak besar

Kelemahannya:

Hanya menyajikan suara

Iklan radio biasanya disuarakan dengan cepat

Banyaknya stasiun wilayah menyebabkan pengiklan sering tumpang tindih


dalam menjangkau pasar

Iklan harus disesuaikan dengan sumber daya setempat

Frekuensi iklan yang disiarkan sulit dibuktikan telah sesuai dengan


pesanan.

2. Media Massa
Yaitu media yang statis dan mengutamakan pesan-pesan dengan sejumlah
kata, gambar, atau foto, baik dalam tata warna maupun hitam putih. Bentukbentuk iklan dalam media cetak biasanya berupa iklan baris, iklan display,
suplemen, pariwara, dan iklan layanan masyarakat. Contohnya:
a. Surat kabar
Keunggulannya:

Cakupan pasarnya luas dan bias dalam lingkup nasional, regional, maupun
local.

Fleksibel

Diterima luas

Sangat terpercaya

Merupakan referensi yang bias dibawa-bawa ketika berbelanja

Memuat hal-hal yang aktual

Kelemahannya:

Hanya dibaca dalam waktu singkat (memiliki life span yang singkat)

Kualitas reproduksi buruk

Pembaca ganda terbatas

Tata letak yang buruk dapat mengacaukan penglihatan pembaca. Dan


informasi yang berlebihan membuat pengaruh iklan berkurang

Beberapa kelompok pembaca tidak dapat terjangkau, misalnya karena


adanya perebdaan bahasa

Beberapa produk tidak dapat atau tidak cocok diiklankan di Koran


(misalnya : iklan pesawat).

b. Majalah
Keunggulannya:

Menjangkau segmen pasar tertentu yang spesifik dan terspesialisasi secara


demografis atau geografis

Terpercaya

Mampu mengangkat produk yang diiklankan sejajar dengan persepsi


khalayak terhadap prestise majalah yang bersangkutan

Kualitas reproduksi sangat bagus

Masa edar sangat panjang dan biasanya dikoleksi

Pembaca ganda banyak

Kualitas visual sangat bagus karena dicetak di kertas yang bermutu tinggi

Dapat digunakan sebagai media humas dan sales promotion

Kelemahannya:

Pemesanan tempat iklan di majalah harus jauh-jauh hari dan tempattempat tertentu di majalah kadang-kadang sudah dikontrak untuk jangka
waktu lama

Waktu edar sangat lambat

Biayanya mahal

3. Baliho
Merupakan media luar ruang, yaitu media iklan (biasanya berukuran besar)
yang dipasang di tempat-tempat terbuka seperti di pinggir jalan, di pusat
keramaian, atau tempat-tempat khusus lainnya, seperti di dalan bis kota, gedung,
pagar tembok, dan sebagainya. Jenis-jenis media luar ruang meliputi billboard,
baliho, poster, spanduk, umbul-umbul, transit (panel bis), balon raksasa, dan lainlain.

Keunggulannya:

Murah

Sangat cocok karena ukurannya besar

Penampilannya menarik

Fleksibel

Persaingan sedikit

Menayangkan pesan iklan yang sama berkali-kali

Memiliki kesinambungan atau konstinuitas yang baik

Penempatan yang strategis dapat membuat masyarakat yang lalu-lalang


terekspos untuk memandangnya

Kelemahannya:

Membahayakan pengemudi

Masyarakat khalayak tidak selektif

Hanya efektif bila khlayak menggunakan kendaraan yang memiliki ruang


pandang luas, misalnya sepeda, sepeda moto, dan mobil pribadi.

EFEKTIFITAS YANG DIPILIH


Promosi yang yang dipilih untuk mempromosikan produk Bee Happy
ini adalah dengan penyebaran dari mulut ke mulut dengan tetap memanfaatkan
iklan di media cetak dan elektronik, seperti surat kabar harian dan radio. Ini
dikarenakan produk yang masih seumur jagung dengan modal yang terbatas dan
dengan pemanfaatan seluas-luasnya. Jika efektifitas promosi tersebut terlihat,
maka produsen berencana untuk memodifikasi kampanyer promosi dengan tidak
hanya mengiklankan di radio, surak bara, atau mulu ke mulut, tetapi memalui
iklan di televisi, mengiklankan di internet dengan membuat website resminya, dan
mengadakan promo berkala untuk memperkenalkan produk lebih dekat kepada
konsumen.