Anda di halaman 1dari 6

I.

PENDAHULUAN

Di era globalisasi sekarang, sektor industri dan teknologi merupakan hal yang
saling berkesinambungan di dalam membangun sebuah bangsa yang maju. Kedua
sektor tersebut akan mendorong para pelaku industri termasuk sumber daya manusia
lain nya unuk meningkatkan kualitas serta mengembangkan bidang yang dikuasai
nya. Kemampuan-kemampuan tersebut digunakan untuk bersaing dalam kompetisi
antar industri baik dalam persaingan nasional maupun internasioal.
Untuk mengupayakan adanya pengembangan industri dan teknologi yang
lebih maju, para pelaku industri melakukan kerja sama yang baik dengan pihak pihak
perguruan tinggi guna tercapai nya sebuah keuntungan bagi kedua pihak, serta
terbentuknya sumber daya manusia yang lebih baik untuk prospek industri dan
teknologi yang berkualitas kedepannya.
Mahasiswa merupakan generasi penerus bangsa dan tenaga terdidik yang
dengan segala potensinya mampu membawa negara ini semakin kuat dan tangguh
menghadapi era globalisasi. Selain itu mahasiswa pada akhirnya akan memikul
tanggung jawab dalam mengisi pembangunan nasional dan memajukan bangsa dan
negara. Kebutuhan akan kemampuan dan profesionalisme menuntut adanya pelatihan
dan usaha yang sungguh-sungguh. Salah satu cara untuk menambah pengalaman kerja
tersebut adalah dengan mengadakan praktik industri. Guna meningkatkan wawasan
dan kemampuan kami di bidang elektro khususnya bidang kelistrikan serta untuk
memenuhi persyaratan wajib perkuliahan maka kami bermaksud untuk melaksanakan
kerja praktik.
Praktik industri merupakan salah satu mata kuliah di Jurusan Pendidikan
Teknik

Elektro

Universitas

Pendidikan

Indonesia,

sebagai

sarana

untuk

pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan. Selain itu dengan praktik industri
akan diperoleh gambaran yang jelas tentang berbagai hal yang berkaitan dengan
berbagai masalah, khususnya mengenai sistem kelistrikan, sistem kendali, dan sistem
pembangkitan energi listrik yang ada di industri.
Dalam mencapai usaha di atas ,tentunya tidak lepas dari peran serta berbagai
pihak,baik dari kalangan kampus dan Industri serta semua instansi terkait.

II.

LATAR BELAKANG

Praktik industri merupakan salah satu mata kuliah yang wajib diikuti oleh
setiap mahasiswa program studi S-1 Teknik Elektro JPTE UPI dengan bobot 2 sks
dan tidak sedang mengambil kegiatan di dalam kampus atau sedang kuliah. Selain itu
praktik industri merupakan salah satu syarat untuk kelulusan. Sehubungan dengan
kewajiban mahasiswa tersebut, saya memilih PT. LENTERA ANGIN NUSANTARA
sebagai tempat melaksanakan Praktik Industri.
PT Lentera Angin Nusantara (LAN) merupakan perusahaan yang bergerak di
bidang teknologi pemanfaatan energi terbarukan. PT LAN didirikan sejak tahun 2012
dan sedang melakukan penelitian uji potensi energi angin dan juga turbin angin di
Pantai Cipatujah, Tasikmalaya, Jawa Barat hingga sekarang untuk penelitian dan
pengembangan teknologi energi terbarukan. Di situs penelitian tersebut terdapat
beberapa fasilitas pembangkitan energi listrik, diantaranya: 5 unit turbin angin
NIDEC JAPAN, 1 unit turbin angin Southwest USA, 2 unit sel surya fotovoltaik, 1
unit power house, dan sistem sensorik Wind Speed & Wind Direction. Kegiatan
penelitian yang dilakukan di situs tersebut diantaranya adalah: survey potensi energi
angin dan uji keandalan sistem pembangkitan energi listrik. Survey potensi energi
angin dilakukan dengan cara mengambi dan mengolah data karakteristik angin secara
rutin, sedangkan uji keandalan sistem pembangkitan energi listrik dilakukan dengan
cara memasang konfigurasi sistem pembangkitan energi listrik yang berbeda-beda
lalu mengujinya selama jangka waktu tertentu.
Selain pengembangan teknologi energi terbarukan, PT LAN juga melakukan
beberapa proyek untuk meningkatkan tingkat elektrifikasi di bagian-bagian pelosok
Indonesia, salah satunya adalah Sumba Project. Sumba Project direncanakan akan
memberikan listrik ke empat desa: Kalihi, Tana Rara, Kamanggih, dan Palindi.
Dengan pembangkit energi listrik sebanyak 100 unit turbin angin dan 50 unit sel surya
fotovoltaik, akan menghasilkan 55kW secara keseluruhan untuk keempat desa
tersebut. Proyek ini bekerjasama dengan IBEKA dan disponsori oleh PT
PERTAMINA. Sumba Project pun didukung oleh program Sumba Iconic Island dari
Hivos International, sebagai contoh daerah yang memanfaatkan 100% energi
terbarukan.

Selain pengembangan teknologi energi terbarukan dan melakukan proyek


pengadaan pembangkitan energi listrik non-konvensional (energi terbarukan), PT
LAN pun membuka kesempatan bagi mahasiswa-mahasiswa se-Indonesia untuk
belajar mengenai pembangkitan energi listrik tenaga angin di Pantai Cipatujah, Kab.
Tasikmalaya, Jawa Barat. Sebuah upaya pendidikan yaitu transfer teknologi yang
dilakukan oleh PT LAN untuk para mahasiswa se-Indonesia bertujuan agar ke
depannya Indonesia dapat membuat generator, charge controller, dan turbin angin
sendiri (lokal).
Oleh karena itu saya sebagai mahasiswa Teknik Elektro yang berkonsentrasi
Teknik Tenaga Elektrik ingin melaksanakan Praktik Industri di PT. Lentera Angin
Nusantara, dimana saya bisa mengetahui serta mendapatkan ilmu tentang perancangan
generator sinkron tiga fasa jenis magnet permanen serta sistem pembangkitan energi
listrik tenaga angin di

PT. Lentera Angin Nusantara dan tentunya mendapatkan

pengalaman kerja di perusahaan, maka dengan adanya praktik industri ini diharapkan
saya bisa memperoleh pengalaman yang nantinya bisa menjadi bekal di dunia kerja
setelah lulus.

III.

DASAR PEMIKIRAN

1. Diharapkan mahasiswa dapat mengembangkan kreativitas kemandirian mental di


dunia kerja.
2. Untuk memenuhi kurikulum perkuliahan di Universitas Pendidikan Indonesia
(UPI), khususnya program studi S-1 Teknik Elektro.
3. Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu: pendidikan, penelitian, dan pengabdian
masyarakat.
4. Diperlukan keselarasan antara sistem pendidikan perguruan tinggi dan dunia kerja.
5. Syarat kelulusan mata kuliah praktek industri di program studi S-1 Teknik Elektro
FPTK UPI.

IV.

TUJUAN PRAKTIK INDUSTRI

1. Mahasiswa dapat mengaplikasikan / mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di


bangku kuliah dengan kondisi nyata yang ada di lapangan.
2. Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami sistem kerja perusahaan dan turut
serta dalam proses.
3. Mahasiswa dapat mengetahui produktivitas perusahaan.
4. Mengenalkan dan membiasakan diri terhadap suasana kerja sebenarnya sehingga
dapat membangun etos kerja yang baik, serta sebagai upaya untuk memperluas
cakrawala wawasan kerja.
5. Mahasiswa dapat memahami dan mengerti secara langsung sistem kelistrikan
pada dunia industri sesungguhnya, dengan hal ini diharapkan akan meningkatkan
hubungan yang baik antara dunia industri kerja dengan dunia pendidikan.
6. Mendapatkan pengetahuan dan menambah referensi untuk bahan tugas akhir bagi
mahasiswa.

V.

MANFAAT PRAKTIK INDUSTRI

Adapun manfaat dari pelaksanaan kegiatan praktik industri ini adalah :


1. Bagi Mahasiswa
a. Mengetahui tentang sistem pembangkitan energi listrik tenaga angin.
b. Mengetahui tentang perancangan generator sinkron tiga fasa jenis magnet permanen
yang sesuai digunakan pada sistem pembangkitan energi listrik tenaga angin.
c. Mendapatkan gagasan gagasan baru yang dapat dijadikan topik tugas akhir.
2. Bagi Jurusan
a. Sebagai masukan untuk mengevaluasi sampai sejauh mana kurikulum yang ada sesuai
dengan kebutuhan industri.
b. Sebagai masukan untuk menyempurnakan kurikulum kedepan.
c. Membuka interaksi antara dunia akademis dan dunia usaha dalam simbiosis
mutualisme.
3. Bagi Perusahaan
a. Dapat memberikan umpan balik atau masukan yang bermanfaat bagi perusahaan
b. Mampu mengembangkan sistem pembangkit energi listrik tenaga angin yang efektif
di perusahaan
4

VI.

METODE PENELITIAN
Pada pengerjaan penelitian Praktik Industri ini akan dilakukan metodologi penelitian

sebagai berikut ini :

a. Studi literatur
Metode pengumpulan data yang diperoleh dari berbagai buku dan media lain seperti jurnal
elektronik sebagai referensi penulis dalam menyusun laporan Praktik Industri.
b. Metode observasi
Suatu metode pengumpulan data yang dilakukan dengan mengadakan pengamatan
langsung di sekitar PT. Lentera Angin Nusantara dengan tujuan mencari dan
mengumpulkan data.
c. Wawancara
Wawancara merupakan sebuah metode dalam penelitian dengan cara melakukan tanya
jawab atau wawancara langsung dengan teknisi dan karyawan. Wawancara yang
dimaksudkan disini adalah guna memperoleh keterangan atau informasi terkait dengan
sistem sebagai pelengkap data agar lebih akurat.

VII.

TEMPAT DAN JADWAL PRAKTIK INDUSTRI

Tempat

: PT. LENTERA ANGIN NUSANTARA

Alamat

: Jl. Raya Ciheras Kp. Sindang Asih RT 02 / RW 02, Dusun Lembur


Tengah, Desa Ciheras, Kec. Cipatujah, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat

Waktu

VIII.

: 19 Januari s.d 19 April 2015

PESERTA

Nama

: Fajar Witama Wijaya

NIM

: 1100917

Jur/ Prodi

: Pendidikan Teknik Elektro / S-1 Teknik Elektro

Konsentrasi

: Teknik Tenaga Elektrik


5

Alamat

: Jl. Riung Sekar III No. 13 Blok 2B RT 02 RW 10 Komplek


Perumaha Riung Bandung, Kelurahan Cisaranten Kidul, Kecamatan
Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat. 40295

IX.

LINGKUP MATERI

Selama melaksanakan praktik industri di PT. LENTERA ANGIN NUSANTARA, bila


diperkenankan saya ingin mempelajari tentang hal-hal antara lain sebagai berikut:
1. Perancangan generator sinkron tiga fasa jenis magnet permanen.
2. Sistem pembangkitan energi listrik tenaga angin di PT. LENTERA ANGIN
NUSANTARA.
Tentu saja materi tersebut atas persetujuan yang disesuaikan dengan kebijaksanaan
yang berlaku di PT. LENTERA ANGIN NUSANTARA.

X.

PENUTUP

Demikian proposal ini kami buat. Besar harapan semoga kami diizinkan untuk
melaksanakan Praktik Industri di Perusahaan Bapak pimpin. Atas perhatian Bapak, saya
ucapkan terima kasih.