Anda di halaman 1dari 12

a prospective, Randomized, double blind trial

TOPICAL

DPB

EMLA Cream

NaCl Solution

Placebo Cream

Bupivacaine

Menilai Nyeri yang di ukur dengan :


Modifikasi skala nyeri Childrens Hospital of
Eastern Ontario.

Dan Mengukur lama efek analgesi nyeri


melalui obat analgetik post operasi.

2 penilitian yang di terima dalam menurukan


nyeri sirkumsisi adalah :
1. Caudal Epidural Block
Dis : prolong time to micturition, lower limb motor block.
2. Dorsal Penile Block
Dis : hematome at the injection site.

EMLA (eutectic Mixture of LA)


Tujuan penelitian ini membandingkan efikasi dan
komplikasi EMLA dengan DPB pada anak usia 2-12.

63 boy ASA I dan ASA II


2 12 tahun
random, double blind, over 6 mo.

Eklusi :
Allergy LA amide (EMLA)
Konsumsi sulfonamide
Atopic dermatitis

Skin test 1 gr EMLA di dorsum manus (1 jam)


Premed
(E) 2-4 gr EMLA di distal kulit penis dan di balut plastik
selama 60 menit.
(D) Placebo Cream
Induksi
Propofol 3-4 mg/kgBB IV
Maintance
NO2 : O2 = 66 : 34, isoflurane 0,6-0,9 % face mask
DPB
0,2 mL/kg of 0,5% plain bupivacain
NaCl

Perfom Circumcision

Bila saat operasi :


1. RR dan HR > 25% saat awal inadequate

analgetic IV bolus fentanyl 0,5-2 g/kgBB.


2. Bila gagal menurunkan efek simpatis analgetik
gagal masuk ke kriteria eksklusi.

Menilai CHEOPS : 0, 30, 60, 120, 240, 360 min


Bila skor > 5 di RR bolus fentanly 0,5g/kgBB
> 5 di bangsal PCT 15mg/kgBB

EMLA tidak efektif di banding DPB dalam hal, lama


periode analgetik dan Skala nyeri.

EMLA dan DPB efektif dalam mengurangi nyeri,


dengan minimum supplemental analgesia (fentanyl)

Penggunaan EMLA menghindari komplikasi serius


dari DPB yang jarang. Dan secara tekhnis EMLA
mudah untuk di kerjakan..