Anda di halaman 1dari 19

PROSES PENUAAN

Novi Silvia Hardiany

PROSES PENUAAN Novi Silvia Hardiany Dept. Biokimia & Biologi Molekuler Fakultas Kedokteran UI

Dept. Biokimia & Biologi Molekuler

Fakultas Kedokteran UI

Pendahuluan

Menua (aging) adalah proses menghilangnya

secara perlahan-lahan kemampuan jaringan

untuk memperbaiki diri/ mengganti diri dan

mempertahankan struktur dan fungsi

normalnya sehingga tidak dapat bertahan

terhadap jejas (termasuk infeksi) dan

memperbaiki kerusakan yang diderita

(Constantinides, 1994)

Proses penuaan pada kulit

Intrinsik : tergantung waktu, sbg akibat

kerusakan endogen, faktor genetik & hormon

Ekstrinsik : faktor eksternal pajanan UV yang

berlebihan, merokok, alkohol, nutrisi yang

buruk

Intrinsic Aging

Telomer memendek 50 -100 bp

setiap sel membelah

Pada fibroblast: > 30 % pjg

telomer hilang slm masa dewasa

elemen berulang yg berlokasi pada

tiap ujung kromosom dari sel

eukariota

Panjang telomer pada manusia 5 10 kb

elemen berulang yg berlokasi pada tiap ujung kromosom dari sel eukariota • Panjang telomer pada manusia

Extrinsic aging

UV 80 %

UVB (290 320 nm) & UVA (320 -400 nm)

UVB:

- kerusakan DNA pd epidermis (keratinosit dan

melanosit) dimer timidin

- Menginduksi Epidermis Soluble Factor (ESF) & enzim proteolitik

- Sel tampak terbakar 8 -12 jam stlh pemajanan

- UVB B ‘bad’ or ‘burn’

Extrinsic aging

UVA:

- Penetrasi lbh dalam epidermis & dermis

- Jumlah UVA 10 -100 x lbh banyak drpd UVB, tapi UVB 1000 x lbh kuat

- Berperan pd patogenesis photoaging

- UVA: A ‘’aging”

- Perubahan pada jaringan penunjang kulit

(kolagen, elastin, proteoglycan)

- Peningkatan MMP

- Kerusakan DNA dan membran lipid

Actinic Keratosis Seborrheic keratosis Lentigines

Actinic Keratosis

Actinic Keratosis Seborrheic keratosis Lentigines

Seborrheic keratosis

Actinic Keratosis Seborrheic keratosis Lentigines

Lentigines

Karakteristik penuaan kulit

Epidermis

- Lebih tipis

- Ketebalan stratum korneum tdk berubah

- Dermal-epidermal junction (DEJ) menipis (usia 21 40 thn 2.64 mm 2 ; usia 61 -80 thn 1.90

mm 2 )

- Kecepatan turnover epidermal berkurang 30

50 %

- Penurunan asam hialuronat (HA)

- Penurunan jumlah melanosit

Karakteristik penuaan kulit

Dermis

Menipis sekitar 20 %

Relatif aseluler dan avaskuler

Disorganisasi kolagen

Fragmentasi elastin

elastosis

Perubahan rasio tipe kolagen I dan III (kolagen I

menurun)

Up regulasi enzim yg mendegradasi kolagen

Karakteristik penuaan kulit

Dermis

GAG: asam hialuronat, dermatan sulfat,

chondroitin sulfat

HA menurun penurunan hidrasi kulit

Chondroitin sulfat meningkat

Relatif avaskular: penurunan aliran darah,

pertukaran nutrisi berkurang, hambatan termoregulasi

Jaringan lemak sub kutan menurun

Rujukan

1. Rhein LD. Aging Skin general consideration.

Fairleigh Dickinson University

2. Ivic NP. Skin Aging. Acta Dermatoven APA.

2008;17:47-54.

3. Baumann L. Skin ageing and its treatment. J

Pathol. 2007;211:241-51.

novi_s_h@yahoo.com