Anda di halaman 1dari 6

Analisis EFAS

Matriks Faktor Evaluasi Eksternal (EFE) McDonalds

Faktor-faktor Strategi Eksternal


Peluang :
1. Perusahaan dapat melakukan penjualan
online sehingga memberikan kemudahan
bagi pelanggan dan juga menambah fiturfitur dalam pelayanan.
2. Merubah trend kebiasaan makan ke arah
makan yang lebih sehat.
3. Mengembangkan secara terus menerus
pangsa pasar terutama untuk generasi muda
dan kelompok yang telah berumur.
4. Penyesuaian produk terhadap kebudayaan

yang berkembang di berbagai negara.


5. Menciptakan produk baru. Meneruskan
untuk menggunakan teknologi untuk
mempengaruhi strategi pendapatan.
Ancaman:
1. Adanya fluktuasi terhadap nilai mata uang
asing
2. Industri makanan cepat saji merupakan
sektor yang sangat kompetitif sehingga
persaingan semakin ketat.
3. Tekanan dari beberapa pihak mengenai
makanan cepat saji dengan masalah
obesitas.
4. Persamaan strategi dengan perusahaan lain.
5. Merupakan industri yang berada pada siklus
mature yang merupakan industri yang cepat
mengalami kejenuhan.
Total

Nilai

Bobot

Rating

0,10

0,40

0,10

0,20

0,10

0,30

0,10

0,40

0,15

0,30

0,15

0,60

0,10

0,30

0,10

0,30

0,05

0,10

0,05

0,15

1,00

Tertimbang

3.05

Alasan memilih variabel, pemberian bobot dan rating:


Peluang:
1. Variabel: Pada masa ini teknologi dan informasi berkembang sangat pesat serta keinginan
masyarakat menuntut adanya kecepatan dan kemudahan dalam bertransaksi.
Dengan memberlakukan penjualan secara online akan memberikan keuntungan
bagi McDonalds dalam memberikan pelayanan dan kemudahan bertransaksi
bagi konsumen.
Bobot:

kelompok kami memberi bobot 0,10 pada variabel pertama, alasannya karena
dari segi industri variabel ini penting untuk diterapkan. Sesuai dengan salah satu
tujuan dari McDonalds yaitu Brand McDonalds menyentuh siapa saja, kapan
saja, dan di mana saja saat kita melakukan bisnis dengan adanya sistem
penjualan online ini maka akan dapat memberikan kemudahan order bagi
konsumen.

Rating:

kelompok kami memberi rating 4 (respon perusahaan superior) pada variabel


pertama dengan alasannya karena sistem penjualan online yang diterapkan oleh
McDonalds sangat memudahkan konsumen dalam melakukan pembelian dan
juga untuk mendapatkan informasi mengenai produk-produk yang ditawarkan
oleh McDonalds tanpa harus datang langsung ke lokasinya.

2. Variabel: McDonalds membuat produknya dari bahan-bahan yang berstandar dan terjamin
kesehatannya sesuai dengan tujuannya Makanan yang paling baik di kelasnya
dengan penyajian yang istimewa dan menu makanan yang beragam, contohnya
seperti mengembangkan lini produk baru yang fokus pada makanan organik dan
sehat (zero trans-fat), menyediakan makanan organik dengan harga kompetitif
untuk menarik organic foods fans, serta mengubah lini produk coca-cola yang
lebih sehat (Diet, Coffin-free, etc). Hal ini akan lebih menarik minat konsumen,
karena saat ini konsumen sudah cerdas dalam memilih makanan yang sehat.
Bobot:

kelompok kami memberi bobot 0,15 pada variabel kedua ini karena jika
McDonalds maksimal dalam menerapkan keunggulannya ini maka akan lebih
meningkatkan keunggulan kompetitifnya, sehingga dapat lebih menarik minat
konsumen.

Rating:

kelompok kami memberi rating 2 (respon perusahaan rata-rata) karena dari


pengalaman sebagai konsumen ada beberapa produk dari McDonalds yang
masih memiliki kandungan lemak tinggi penyebab kolesterol

dan pernah

beberapa kali mendapatkan produk ayamnya yang belum terlalu matang


diproses.
3. Variabel: McDonalds selalu menawarkan varian baru dalam produknya dan juga jenis
makanan yang ditawarkan juga beragam. Selain itu McDonalds juga merubah
menu di beberapa negara, menambahkan beberapa makanan dengan rasa lokal
dan menghilangkan beberapa makanan yang tidak populer (di Indonesia
contohnya burger rasa rendang).
Bobot:

kelompok kami memberi bobot 0,10 karena variabel tersebut penting


dilaksanakan. Hal ini akan lebih menarik minat konsumen dan memperluas
pangsa pasar dari semua golongan umur.

Rating:

kelompok kami memberi rating 3 (respon perusahaan di atas rata-rata) karena


produk Mcdonalds sudah cukup bervariasi sehingga konsumen tidak jenuh
dengan produk yang ditawarkan.

4. Variabel: karena merupakan perusahaan global yang memiliki banyak cabang perusahaan
di berbagai negara membuat McDonalds harus menyesuaikan produknya dengan
budaya dan kebiasaan yang berkembang di masing-masing negara untuk dapat
menyerap pangsa pasar di negara tersebut.
Bobot:

kelompok kami memberi bobot 0,10 karena hal ini sangat penting diperhatikan
untuk dapat membuat produknya laku di suatu negara, sehingga dapat lebih
banyak menjaring konsumen.

Rating:

kelompok kami memberikan rating 4 (respon perusahaan superior) karena


McDonalds

mampu

menyesuaikan

produknya

pada

kebudayaan

yang

berkembang di masing-masing negara untuk menarik minat konsumennya.


Contohnya di Indonesia karena kebiasaan penduduknya yang mengkonsumsi
nasi sebagai makanan pokok maka McDonalds menawarkan paket nasi selain
itu McDonalds juga membuat varian burger rasa rendang. Contoh lainya di

India, untuk menghormati agama dan kebudayaan orang India yang tidak
memakan daging sapi dan babi (karena mayoritas beragama hindu dan islam)
maka McDonalds mengeluarkan produk burger ayam dan burger vegetarian
yang disebut Big Maharaja. Strategi ini sangat penting dilakukan mengingat
usaha global sangat sensitif terhadap faktor agama dan budaya.
5. Variabel: McDonalds mencoba terus berinovasi dan terus mengembangakan pemanfaatan
kecanggihan teknologi dan informasi dalam pelayanannya sehingga banyak
memberikan kemudahan dan kepuasan bagi konsumennya dan juga pada sistem
informasi manajemennya.
Bobot:

kami memberi bobot 0,15 karena di jaman sekarang ini penggunaan dan
pemanfaatan

teknologi

sangat

penting

dilakukan

untuk

meningkatkan

keunggulan kompetitif. Saat ini kepraktisan dan kemudahan sangat dituntut oleh
pasar.
Rating:

kami memberi rating 2 (respon perusahaan rata-rata) karena McDonalds telah


memanfaatkan perkembangan teknologi dan informasi dengan baik.

Ancaman:
1. Variabel: McDonalds merupakan perusahaan global yang memiliki cabang diseluruh
dunia dan sistem pembayarannya pun menggunakan mata uang yang berlaku di
masing-masing negara. Oleh karena itu faktor fluktuasi nilai kurs sangat
mempengaruhi hasil penjualan dan laba perusahaan.
Bobot:

kelompok kami memberi bobot 0,10 karena faktor fluktuasi mata uang asing
sangat penting pengaruhnya terhadap penentuan PPP (Purchasing Power Parity)
akibat nilai kurs yang berbeda dari masing-masing negara sehingga harga produk
McDonalds dapat disesuaikan dan juga agar tidak menimbulkan kerugian bagi
perusahaan.

Rating:

kelompok kami memberi rating 4 (respon perusahaan superior) karena


McDonalds memiliki strategi penentuan paritas daya beli yaitu dengan
menggunakan Big Mac Index sehingga masalah penentuan PPP dapat diatasi.

2. Variabel: saat ini banyak sekali pesaing McDonalds yang mampir memiliki keunggulan
yang sama contohnya seperti KFC dan Burger King. Pesaing merupakan salah
satu variabel yang dapat menjadi ancaman bagi keberlangsungan usaha.
Bobot:

pemberian bobot 0,10 alasnnya karena pesaing merupakan ancaman yang serius
bagi kelangsungan hidup perusahaan. Ketika persaingan antar perusahaan sejenis
semakin intensif, laba perusahaan menurun, dan dalam beberapa kasus dapat
menyebabkan suatu industri menjadi sangat tidak menarik.

Rating:

pemberian rating 3 (respon perusahaan diatas rata-rata) alasannya karena


McDonalds sangat memperhatikan variabel ini dengan terus mengawasi
pergerakan dari kompetitornya agar dapat survive dalam bisnis. Selain itu
banyak inovasi yang telah dikembangkan agar dapat terus mempertahankan
keunggulan kompetitifnya sehingga sampai saat ini McDonalds masih menjadi
pemimpin pasar (market leader) baik secara domestik maupun internasional.

3. Variabel: beberapa orang dan ahli kesehatan banyak yang menyatakan bahwa sering
mengkonsumsi makanan cepat saji dapat menyebabkan obesitas.
Bobot:

kelompok kami memberi bobot 0,10 alasannya karena pendapat tersebut sangat
berpengaruh terhadap usaha. Hal ini dapat berpengaruh pada penurunan jumlah
konsumen sehingga pendapatan perusahaan juga akan menurun.

Rating:

kelompok kami memberi rating 3 (respon perusahaan diatas rata-rata) alasnnya


karena untuk mengatasi hal tersebut McDonalds telah mengembangkan
beberapa strategi seperti mengembangkan lini produk baru yang fokus pada
makanan organik dan sehat (zero trans-fat), menyediakan makanan organik
dengan harga kompetitif untuk menarik organic foods fans , serta mengubah lini
produk coca-cola yang lebih sehat (Diet, Coffin-free, etc).

4. Variabel: biasanya usaha-usaha sejenis memiliki konsep dan strategi yang sama, selain itu
karena McDonalds merupakan leader market dalam usaha makanan cepat saji
banyak perusahaan-perusahaan lain yang juga meniru dan mempelajari strategi
bisnisnya dan mengembangkan pada perusahaan mereka.

Bobot:

pemberian bobot 0,05 alasannya variabel ini penting tetapi tidak cukup
signifikan pengaruhnya pada perusahaan. Mcdonalds memiliki kekuatan
tersendiri untuk mencapai kadar keuntungan yang tinggi seperti kualitas
barangannya yang terjamin, latihan melalui Hamburger University

yang

dimilikinya, harga rendah dengan barang yang berkualitas, makanan dengan


citarasa keluarga.
Rating:

kelompok kami memberi rating 2 (respon perusahaan rata-rata) karena


McDonalds mempiliki stategi yang cukup andal untuk mengatasi persaingan,
buktinya produk McDonalds masih meiliki banyak peminat.

5. Variabel: jenis usaha sejenis fast food saat ini sudah banyak ada dimana-mana dengan
menawarkan makanan yang sejenis, ini membuat persaingan semakin ketat dan
juga karena banyak kompetitor yang menawarkan produk sejenis membuat para
konsumen mulai jenuh terhadap jenis makanan fast food.
Bobot:

alasan kelompok kami memberi bobot 0,05 karena variabel ini penting tetapi
tidak cukup signifikan dalam mempengaruhi kelangsungan usaha McDonalds.

Rating:

kami memberi rating 3 (respon perusahaan diatas rata-rata) karena McDonalds


masih tetap unggul diantara pesaingnya dan masih cukup banyak konsumen
yang masih menyukai produknya. Strategi-strategi, inovasi, pelayanan, dan
fasilitas terbaik yang diberikan

McDonalds kepada konsumen membuat

perusahaan ini dapat mempertahankan eksistensinya.


Kesimpulan:
Dari hasil analisi EFAS didapat total nilai terimbang dari McDonalds adalah sebesar
3,05 yang berarti bahwa strategi perusahaan berada diatas rata-rata. Hal ini mengindikasikan
perusahaan merespon dengan baik terhadap peluang dan ancaman eksternal yang ada dalam
industrinya. Dengan kata lain strategi perusahaan secara efektif mengambil keuntungan dari
peluang yang ada dan meminimalkan efek yang mungkin muncul dari ancaman eksternal.