Anda di halaman 1dari 36

A

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Tujuan Pembelajaran
Mendefinisikan sifat dasar kapasitor dan
bagaimana menghitung besaran yang dapat
mengukur kemampuan dalam menyimpan
muatan.
Menganalisa kapasitor-kapasitor yang
terhubung dalam suatu jaringan.
Menghitung energi yang tersimpan dalam
kapasitor.
Mendefinisikan dielektrik dan bagaimana
dielektrik dapat menambah efektifitas kapasitor.

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Topik yang akan dipelajari


Kapasitor dan Kapasitansi
Susunan Kapasitor Seri dan Paralel
Penyimpanan Energi dalam Kapasitor
dan Energi dalam Medan Listrik
Dielektrik

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Pendahuluan
Jika terdapat dua permukaan konduktor yang
memiliki beda potensial tertentu maka
dikatakan bahwa sistem dua permukaan
tersebut memiliki sekian energi potensial.
Salah satu alat yang dapat digunakan untuk
memanfaatkan sifat listrik semacam itu adalah
kapasitor.
Kapasitor dapat digunakan untuk menyimpan
energi potensial yang dihasilkan dari perbedaan
potensial listrik pada dua permukaan yang
berdekatan.

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Menghubungkan material konduktor dengan


beda potensial sama saja memberikan energi
potensial listrik terhadap elektron-elektron yang
berada pada permukaan material tersebut.
Namun demikian, energi yang dimiliki elektronelektron tersebut akan hilang ketika beda
potensial dilepaskan.
Kita dapat mempertahankan energi yang
dimiliki material konduktor tersebut apabila kita
dapat mencegah elektron-elektron kembali ke
kesetimbangan elektrostatik setelah diberi beda
potensial. Keadaan tidak setimbang tersebut
ditandai dengan adanya polarisasi muatan.

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Polarisasi Muatan

Kapasitor dan Kapasitansi


A

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Suatu material yang telah dirancang


sedemikian rupa sehingga dapat menyimpan
beda potensial dalam bentuk polarisasi muatan
disebut kapasitor.
Beda potensial
menginduksi muatanmuatan pada plat tersebut
sehingga mengalami
pengkutuban.

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Bagaimana polarisasi muatan dapat menghasilkan


medan listrik dan beda potensial? Perhatikan Gambar
berikut ini:

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Jika sebuah muatan, misalnya


proton, dilepaskan dari kutub
positif maka proton tersebut
akan bergerak ke kutub
negatif. Proton mengalami
percepatan karena gaya
elektrostatik yang dihasilkan
dari medan listrik E.
Potensial yang dimiliki oleh
suatu muatan sebanding
dengan muatan tersebut.

1 Q
V
V Q
4 0 r

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Rasio antara Q dan V oleh karenanya adalah


konstan. Rasio Q dan V ini disebut dengan
kapasitansi.
Kapasitansi disimbolkan dengan huruf C dan
secara umum dinyatakan dalam persamaan:

Q
C
V
Kapasitansi sebuah kapasitor
tidak pengaruhi oleh Q dan V,
hanya dipengaruhi oleh rasionya
saja dimana rasio tersebut dapat
dilihat pada persamaan
disamping :

C
C

Q
1 Q
V
V
4 0 r
Q

1 Q

4 0 r
4 0 r

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Jadi kapasitansi suatu


kapasitor hanya
dipengaruhi oleh
geometri dan susunan
kapasitor tersebut.

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Kapasitansi kapasitor plat sejajar


Karena terdapat muatan netto pada setiap plat maka
terdapat medan listrik yang dihasilkan oleh kedua plat
tersebut

E
0

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Potensial listrik yang dihasilkan oleh medan listrik


pada jarak sejauh d dengan demikian dapat dicari
dengan rumus:

V Ed

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Kapasitansi kapasitor plat sejajar


Dengan menggunakan beda potensial V pada
persamaan sebelumnya maka diperoleh kapasitansi
kapasitor sebagai berikut:

V d
0

1
Q
C Q

A

d
0
0A

Yang mana:
C = kapasistansi kapasitor (C2/Nm atau Farad)
0 = permitivitas ruang hampa, 8,85 x 10-12 C2/Nm2
A = luas permukaan bidang (m2)
d = jarak antar plat (m)

Kapasitor dan
Kapasitansi

Kapasitansi kapasitor berbentuk bola


Dengan menggunakan hukum Gauss, medan listrik
pada ruang di antara R1 dan R2 adalah sebesar:

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Q
E
r
2
4 0 r
1

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Q
V

4 0 R2 R1
R2 R1

V R 2 E ds
1
R

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

R 1

R 2
r

d
s

d
s

dr
r
2
1
4 0 r
R2

R1

dr
r
2
4 0 r
1

R2

R1

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Q
dr

2
4 0 r
1

4 0 r

Dielektrik

R2

R1

1
1

Q
4 0 R1 R2
1

1
1
Q

4 0 R2 R1
1

Kapasitansi
kapasitor
berbentuk bola
Dimana R1 < r < R2.
Beda potensial V
antara dua bola
dapat ditentukan
dengan persamaan
disamping:

Q
V

4 0 R2 R1
R2 R1

Kapasitor dan
Kapasitansi

Kapasitansi kapasitor berbentuk bola


Kapasitansi kapasitor dengan demikian dapat
ditentukan dengan persamaan:

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Q
V

4 0 R2 R1
R2 R1

Q
V

4 0 R2 R1
R2 R1

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Kapasitansi kapasitor berbentuk kabel koaksial


Koaksial adalah susunan dua batang konduktor
berbentuk silinder berongga yang konsentris.
Dengan hukum Gauss kita dapat mengetahui bahwa
medan listrik hanya dihasilkan pada ruang antara a dan b
sedangkan di luar daerah tersebut medan listriknya
adalah nol.

Q
V

4 0 R2 R1
R2 R1

Kapasitor dan
Kapasitansi

Kapasitansi kapasitor berbentuk kabel koaksial


Potensial listrik dapat ditentukan dengan persamaan
berikut:

V a E dr
Q b1

a r dr
2 0 L r
b

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

b
E
a

ds

1
E
r
2 0 L r
Q

Kapasitansi
Kapasitor Tersebut
adalah :

ln
2 0 L a
Q

Q
V
2 0 L

ln b
a

Q
V

4 0 R2 R1
R2 R1

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Kapasitansi kapasitor berbentuk kabel koaksial


Kapasitor semacam itu sering digunakan untuk membuat
kabel koaksial yang dapat mentransmisikan sinyal
dengan kecepatan sangat tinggi.
Kabel koaksial biasanya terdiri dari dua material
konduktor dimana ruang di antara material tersebut
biasanya diisi dengan bahan-bahan tertentu untuk
meningkatkan daya kerja kabel.
Perbedaan isi ruang
tersebut mempengaruhi
kapasitansi kapasitor.
Bahan yang diletakkan di
antara dua keping
konduktor yang
membentuk kapasitor
disebut bahan dielektrik.

Kapasitor dan
Kapasitansi

Muatan di Pelat
B

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Sebuah kapasistor pelat sejajar dihubungkan ke


sebuah batere sehingga beda potensial antar
kedua pelat terjaga tetap = V. Jika pelat-pelat ini
ditarik saling menjauhi, jarak keduanya
bertambah, apakah besar muatan di pelat
(a) bertambah,
(b) berkurang, atau
(c) tetap sama?

Kapasitor dan
Kapasitansi

Alasan dan pembahasan

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Karena kapasitansi sebuah kapasitor pelat


sejajar adalah C = 0A/d, memperbesar jarak
antar pelat, d, berarti mengurangi
kapasitansi.

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Karena nilai C lebih kecil, dan nilai V


konstan, muatan Q = CV akan berkurang.
Perilaku umum yang sama dapat diharapkan
pada sembarang kapasitor.

Dielektrik

Kapasitor dan
Kapasitansi

Jawaban
B

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

(b) Muatan di pelat berkurang.

Susunan Kapasitor Seri dan Paralel


A

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Dalam suatu rangkaian atau alat elektronik,


biasanya terdapat lebih dari satu kapasitor yang
saling terhubung satu sama lain.
Kapasitor dapat dirangkai dua cara yaitu:
Seri
Parallel.

Kapasitor dan
Kapasitansi

Rangkaian Seri Kapasitor


Gambar dibawah, menunjukkan contoh rangkaian
kapasitor seri.

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Proses dimana muatan-muatan


pada setiap kapasitor
mengalami dislokasi sehingga
terpolarisasi sering diistilahkan
dengan proses penge-chargean atau proses pemberian
muatan kapasitor.

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Rangkaian Seri Kapasitor


Muatan pada kapasitor yang dirangkai secara seri
memiliki muatan yang sama besar. Ini merupakan
salah satu ciri khas rangkaian kapasitor seri. Dalam
aplikasinya, merangkai beberapa kapasitor kadang
dimaksudkan untuk memperoleh nilai kapasitansi total
yang lebih besar.
Jika dikaitkan dengan kapasitansi kapasitor dan
muatan total Q maka:
V V1 V2 V3

Dielektrik

Q Q
Q

C1 C 2 C3

1
1
1
1
1
1
1

Ctotal C1 C 2 C3
C1 C 2 C3

Kapasitor dan
Kapasitansi

Rangkaian Seri Kapasitor


Kapasitansi total pada rangkain seri dengan demikian
dapat ditentukan dengan persamaan:

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

1
Ctotal

seri

1
1
1

C1 C 2 C3

Secara umum menjadi :

1
Ctotal

seri

1
1
1
1

...
C1 C 2 C3
Cn

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Rangkaian Paralel Kapasitor


permukaan konduktor merupakan bidang ekipotensial
sehingga potensial pada titik a sama dengan beda
potensial pada titik b dan c. Demikian juga dengan
titik d, e dan f.

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Rangkaian Paralel Kapasitor


kita dapat menyimpulkan bahwa pada rangkaian
parallel, beda potensial yang masuk ke setiap
kapasitor adalah sama.

V V1 V2
Qtotal C1V C 2V

V C1 C 2 Ctotal C1 C 2

C total
D

Dielektrik

paralel

C1 C 2 C 3 ... C n

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpangan Energi dalam Kapasitor dan


Energi dalam Medan Listrik
Jika terdapat suatu potensial V yang bekerja pada
muatan titik q, maka untuk memindahkan muatan
tersebut dari titik A ke titik B dibutuhkan kerja
sebesar:
B

W F dl F qE
A

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

q E dl E V
A
B

q V dl
A

Dielektrik

qVB V A

Weksternal q V B V A

Kapasitor dan
Kapasitansi

Energi Kapasitor dalam Variabel V, Q, dan C


kerja yang dibutuhkan untuk membawa muatan
sebesar dq adalah:

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

dWeksternal V B V A dq

Beda potensial VB VA kita definisikan sebagai V saja


dimana V = q/C.

q
dW dq
C

Dengan menerapkan batas q1 = 0 dan q = Q kita


peroleh:
Q

Dielektrik

2 Q

q
1q
W dq
C
2C
0

1Q

2 C

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Energi Kapasitor dalam Variabel V, Q, dan C


2

1Q
Q CV
2 C
1
CV 2
2

1 Q2
Q
W
C
2 C
V
1
QV
2

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Energi dalam medan listrik


Muatan muatan menghasilkan medan listrik yang
berhubungan dengan beda potensial yang mengalir
pada kapasitor tersebut. Potensial listrik dan medan
listrik berhubungan satu sama lain sesuai dengan
persamaan dibawah yaitu:

0 A

d
V Ed
1 Q2
W
Q CV
2 C
1
CV 2
2

1 0 A 2 2
W
E d
2 d
1
0 E 2 Ad Ad Volume
2

Kapasitor dan
Kapasitansi

Energi dalam medan listrik


Dengan mendefinisikan besaran energi per satuan
volum u maka kita peroleh:

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

1 W
u
2 Volume
1 0 E 2 Ad

2 Ad
1
0E2
2
Energi hanya ada jika terdapat medan listrik pada
kapasitor tersebut. Jika tidak ada medan listrik pada
kapasitor maka energi kapasitor akan nol.

Dielektrik
A

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Dielektrik adalah suatu material isolator yang


dapat berinteraksi dengan medan listrik yang
digunakan untuk meningkatkan efektivitas
kapasitor dalam menyimpan muatan.
Kapasitor identik A memiliki kapasitansi yang
sebesar CA = C. Jika kapasitor A diberi bahan
dielektrik maka, berdasarkan hasil eksperimen,
kapasitansi kapasitor A menjadi lebih besar, CA
= C > C.
menyatakan konstanta
dielektrik yang bergantung
pada jenis bahan isolator
yang digunakan.

C'
konstanta konstanta
C
C'

C
C ' C

Kapasitor dan
Kapasitansi

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

Dielektrik

Kapasitor dan
Kapasitansi

Jika kita misalkan kapasitansi kapasitor A mula-mula


dipenuhi oleh persamaan

C
B

Susunan
Kapasitor Seri
dan Paralel

Penyimpanan
Energi dalam
Kapasitor dan
Energi dalam
Medan Listrik

Dielektrik

0 A
d

maka dengan menggunakan relasi pada persamaan


sebelumnya kita peroleh:

C ' C

0 A
d

Dengan mendefinisikan konstanta permitivitas ruang


yang baru = 0 dan menisipkannya ke persamaan (4
17) diperoleh:

A
C'
d