Anda di halaman 1dari 21

Kelompok 5 :

1. Sefli Sri Wahyu Effendi


2. Trifena Chrisnawangsih
3. Tri Wahyudi

08.2012.1.01537
08.2012.1.01541
08.2012.1.0154

Lemak / Lipida
Definisi : Senyawa organik yang terdapat dialam, yang tidak larut dalam air (Hidrofobik), dapat
diekstraksi dari sel hewan, dan tumbuhan dengan pelarut.
Organik dengan polaritas rendah :
- Chloroform
- Karbon Tetraklorida
- Benzena
- Heksana
- Petroleumeter
Lemak merupakan ester2 asam lemak asam lemak yang berasal dari alkohol tunggal,
gliserol, HOCH2CHOHCH2OH, dan dikenal sebagai trigliserida
O

H2C
HC

OH
OH

O
O

H2C

+ 3 HOCR

HC

O
O

-3H2O
H2C

OH

H2C

C
O

Trigliserida

Asam Lemak (Fatty Acid)


Saturated Fatty Acid
Formula

Common Name

Melting Point

CH3(CH2)10CO2H

lauric acid

45 C

CH3(CH2)12CO2H

myristic acid

55 C

CH3(CH2)14CO2H

palmitic acid

63 C

CH3(CH2)16CO2H

stearic acid

69 C

CH3(CH2)18CO2H

arachidic acid

76 C

Unsaturated
Formula

Common
Name

Melting
Point

CH3(CH2)5CH=CH(CH2)7CO2H

palmitoleic
acid

0 C

CH3(CH2)7CH=CH(CH2)7CO2H

oleic acid

13 C

CH3(CH2)4CH=CHCH2CH=CH(CH2)7CO2H

linoleic acid

-5 C

CH3CH2CH=CHCH2CH=CHCH2CH=CH(CH2)7C
O2H

linolenic acid

-11 C

CH3(CH2)4(CH=CHCH2)4(CH2)2CO2H

arachidonic
acid

-49 C

Asam Lemak terdiri dari :


Nomenklatur Umum

Istilah Kimia

Nomenklatur

Sumber Bahan Makanan

Reaksi Senyawa

Pendek
Jenuh dan Rantai
pendek
Butirat

Butanoat

4:0

Mentega

C3H7COOH

Kaproat

Heksanoat

6:0

Mentega

C5H11COOH (-20 C)

Kaprilat

Oktanoat

8:0

Minyak Kelapa

C7H15COOH (170 C)

Kaprat

Dekanoat

10:0

Minyak Kelapa sawit

C9H19COOH (310 C)

Laurat

Dodekanoat

12:0

Minyak Kelapa

C11H23COOH (440 C)

Miristat*)

Tetradekanoat

14:0

Mentega, Minyak kelapa, dan Pala

C13H27COOH (540 C)

Palmitat *)

Heksadekanoat

16:0

Lemak hewan, minyak tumbuhan

C15H31COOH (630 C)

Stearat *)

Oktadekanoat

18:0

Lemak hewan, minyak tumbuhan

C17H35COOH (700 C)

Rantai Sedang

Rantai Panjang

Nomenklatur Umum

Istilah Kimia

Nomenklatur

Sumber Bahan Makanan

Reaksi Senyawa

Pendek

Tidak jenuh tunggal

Oleat

Asam 9-

18:1 (n-9)

oktadesenoat

Sebagiana besar lemak dan minyak

C13H25COOH (160 C)

terutama minyak zaitun

Tidak jenuh Ganda


Omega-6
Linoleat **)

Asam 9, 12-

18:2 (n-6) atau

Minyak jagung, kapas, kacang

oktadekadienoat

omega-6

kedelai, wijen, bunga matahari

(minyak biji-bijian)
Arakidonat

Asam 5, 8, 11, 14-

20:4 (n-6 atau

ASI, Minyak kacang tanah (dapat

eikosatetraenoat

omega 6)

dibuat dari asam linoleat)

Asam 9, 12, 15-

18:3 (n-3 atau

Minyak kacang kedelai, kacambah

oktadekatrienoat

omega 3)

dan gandum.

Omega-3
Linolenat **)

C13H23COOH (-50 C)

Sifat-sifat fisika pada temperatur kamar


Lemak Padat
Minyak Lemak Cair ?
Dalam Keadaan Murni : Tidak Bewarna, Tidak Berbau dan Tidak berasa
(Warna Kuning pada mentega/keju, karena adanya Caroten, Ada rasa keju karena
ada bakteri yang digunakan dalam proses)
Tidak larut dalam air
Larut dalam berbagai pelarut organik yang polaritasnya rendah
Membentuk emulsi bila diagitasi dengan air
Tidak bersifat konduktor/insulator panas.
Sifat-sifat Kimia
Dapat dihidrolisis
Enzimatis (Lipase)
Bila dihidrolisi dengan basa akan terbentuk gliserol + garam dari asam lemak yang
dikenal sebagai sabun
Dapat diadisi dengan Halogen khususnya dengan kandungan asam lemak tidak
jenuh.

Tahapan sintesis asam lemak :

Secara Kimia Lemak dibagi menjadi :

Pengangkutan asetil-KoA ke dalam sitoplasma


Pengubahan asetil-KoA menjadi malonil-KoA
Transfer gugus asil ke kompeks enzim
Gugus malonil terikat pada ACP
Reaksi kondensasi
Reaksi reduksi pertama
Dehidrasi
Reaksi reduksi kedua

1.Lemak sederhana
2.Lemak Majemuk
3.Turunan Lemak

LILIN (WAXES)

HASIL HIDROLISIS :
ASAM LEMAK RANTAI PANJANG DAN MONOHIDRIK -ALKOHOL PRIMER RANTAI
PANJANG
MISALNYA BEESWAX ; MIRISILPALMITAT
ESTER DARI ASAM PALMITAT (C15H31COOH) DENGAN
MIRISIL ALKOHOL (C30H61OH)
C3-(CH2)14-COO-(CH2)29-CH3
SECARA UMUM ALKOHOL DAN ASAM LEMAK DARI LILIN MEMPUNYAI RANTAI
ATOM C 12-36 TIDAK BERCABANG
SIFAT-SIFAT FISIKA

DI ALAM TERDAPAT PADA HEWAN DAN TUMBUHAN


LILIN BERUPA PADATAN DENGAN RASA LILIN (WAXY FEEL)
MELELEH PADA TEMPERATUR 35 100 C
TIDAK LARUT DALAM AIR
LARUT DALAM PELARUT ORGANIK
SIFAT-SIFAT KIMIA
BERBEDA DENGAN LEMAK, LILIN LEBIH SULIT DIHIDROLISIS OLEH KARENA ITU LILIN
BANYAK DIGUNAKAN UNTUK PROTECTIVE COATING

LILIN TIDAK DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MEMBUAT SABUN

LILIN TUMBUHAN (PLANT WAXES)


CARNAUBA WAX, BRAZILIAN PALM MIRISILCEROTAT :
MIRISIL ALKOHOL (C31H63OH) +
CEROTIC ACID (C25H51COOH
LILIN HEWAN (ANIMAL WAXES)
BEESWAX RUMAH TAWON
CERILMIRISTAT/MIRISILPALMITAT/ALKANA
PAPER COATING
SPERMACETI CETILPALMITAT
SALEP/KOSMETIK

FOSFOLIPIDA
Adalah lipid yg mengandung gugus
ester fosfat.
Adalah konstituen utama dari membran
sel.
Menyerupai trigliserida menjadi ester
atau amidaderivatif gliserol atau
sphingosine dengan asam lemak dan
asam fosfat.
Fosfat yang tidak asam phosphatidic
dihasilkan lebih lanjut esterified dengan
ethanolamine, Kolin atau Serin di
fosfolipid itu sendiri. Diagram berikut
memperlihatkan struktur beberapa
komponen ini. Mengklik pada diagram
akan berubah untuk menampilkan
struktur untuk dua fosfolipid perwakilan.
Perhatikan bahwa komponen asam
lemak (R & amp; R') mungkin jenuh
atau tak jenuh.

Komponen Fosfolipida

PhospholipidsIon dipolar, sgt polar


Bersifat distinctive (jelas
terbedakan) karena molekulmolekulnya berisi dua ekor
hidrofobik yang panjang dan
suatu gugus yg sangat polar
(suatu gugus ion dipolar)
Oleh karena itu fosfolipid
ini(fosfogliserida) bersifat
surfaktan netral
Merupakan zat pengemulsi yg
sangat bagus
Ekor hidrofobik

SABUN DAN DETERJEN


Saponifikasi (pembuatan sabun) suatu ester (Lemak dan asam Lenak) dengan NaOH/KOH
menghasilkan garam natrium/kalium dari asam karboksilat yang disebut sabun.
Pioner : Lemak sapi/babi + abu kayu = sabun
Molekul sabun mempunyai rantai hidrokarbon panjang (12-18 atom c) dengan ion dibagian ujung.
Bagian hidrokarbon bersifat hidrofobik.
Bagian ion bersifat hidrofilik.
Secara keseluruhan molekul sabun tidak larut dalam air, sabun tersuspensi dalam air membentuk
misel (micelles); Segerombolan rantai hidrokarbon yang ujung-ujung ionnya menghadap air, dengan
demikian sabun berkemampuan mengemulsi kotoran berminyak sehingga dapat dihilangkan dengan
pembilasan.
Dua sifat sabun : Rantai Hidrokarbon, Sabun larut dalam zat non polar (minyak)
Ujung anion : sabun tertarik oleh air, menyembul dari tetesan minyak karena sama-sama bermuatan
negatif. Terjadi total menolak antar molekul minyak.
Dalam sabun tidak hanya terdapat alkali (Na dan K) tetapi juga alkali tanah (Mg dan Ca).
Garam alakali tanah tidak larut (air sadah)

DETERJEN
SENYAWAAN DENGAN SUATU UJUNG HIDROKARBON
HIDROFOBIK PLUS UJUNG ION SULFAT/SULFONAT
HIDROFILIK
DENGAN STRUKTUR SEPERTI ITU DETERJEN
MEMPUNYAI KEMAMPUAN MENGEMULSI SEPERTI
SABUN
ALKILBENZENSULFAT/SULFONAT DARI KEBANYAKAN
LOGAM LARUT DALAM AIR, SEHINGGA TIDAK
MENGENDAP BERSAMA ION LOGAM DALAM AIR
SADAH SEPERTI SABUN

DETERJEN YANG PERTAMA KALI DIBUAT ADALAH SUATU


ALKILBENZENASULFONAT YANG SANGAT BERCABANG
KARENA BERCABANG MIKROORGANISME TIDAK
DAPAT MENCERNANYA, SEHINGGA MENCEMARKAN
LINGKUNGAN, TERJADI PENUMPUKAN DETERJEN DI
SUNGAI/DANAU
(TIDAK BIODEGRADABLE)
UNTUK MENGATASINYA DIRANCANG DETERJEN
DENGAN MEMPERHATIKAN BIODEGRADABILITASNYA

SALAH SATU TIPENYA ADALAH DENGAN


ALKILBENZENASULFONAT DENGAN RANTAI LURUS
TIPE LAIN ALKILBENZENASULFAT

PROSTAGLANDIN
DISINTESIS DALAM KELENJAR PROSTAT

MODERATOR KEGIATAN HORMON DALAM TUBUH


KETIDAK SEIMBANGAN KANDUNGAN PROSTAGLADIN
DAPAT MENYEBABKAN MABUK, DIARE, RADANG,
NYERI, DEMAM, KEKACAUAN MENSTRUASI, ASMA,
ULCER, TEKANAN DARAH TINGGI, MENGANTUK DAN
PENGGUMPALAN DARAH
ASPIRIN DIKENAL MENGHAMBAT BIOSINTESIS
PROSTAGLANDIN
ASAM KARBOKSILAT DENGAN ATOM KARBON 20 YANG
MENGANDUNG CINCIN SIKLOPENTANA

PROSTAGLANDIN
Asam lemak essential sebagai bahan baku pembentuk prostaglandin,
protaclyn, thromboxan dan leukotrin
Dihasilkan oleh semua sel tubuh dan jaringan .
Rangsangan-rangsangan (kimia/fisik)
Enzim Posfolipase A2
Posfolipid membran sel

asam arachidonat
Asam lemak tak jenuh yang terdiri dari 20 rantai atom carbon dengan
1 cincin siklopentana
Jenis: A-I
Setiap jenis memiliki struktur yang sedikit berbeda tapi fungsinya
kadang jauh berbeda
Contoh :vasodilatasi -vasokontriksi

Thromboxan

Diproduksi oleh trombosit


Berfungsi untuk agregasi (pengumpulan) trombosit dan vesokontriksi
pembekuan darah

mempercepat

Prostacyclin

Diproduksi oleh sel-sel dipembuluh darah


Fungsi:
1.mencegah pengumpulan trombosit.
2.Menimbulkan vasodilatasi

Leukotrin
Dilepaskan bila terjadi reaksi radang dan reaksi alergi
Reaksi Alergi
alergen terikat oleh IgE pada permukaan mastosit
Fungsi :
-brochokontriksi
-meningkatkan permebialitas kapiler
-Menarik leukosit

Obat-obat corticosteroid
Contoh :hidrocortison
Disekresikan oleh cortex kelenjar adrenal
Menghambat enzim posfolipase
Sintesa prostgalandin,thromboxan,prostacyclin,leukotrin dihambat
Dipakai sebagai anti alergi dan anti radang

Obat-obat antiinflamasi nonsteroid


Misalnya:aspirin,paracetamol
Menghambat enzim cyclooxygenase

Prostaglandin,thromboxan,prostacyclin
dihambat,tetapi jalur permukaan leukotrin utuh
Tidak menghambat seluruh gejala radang

Aspirin

Aspirin adalah senyawa turunan asam salisilat yang dapat disintesis melalui reaksi
esterifikasi. Asam salisilat dilarutkan pada anhidra asam asetat sehingga terjadi subtitusi
gugus hidroksi(-OH) pada asam salisilat dengan gugus asetil(OCOCH3) pada anhidra asetat.
Esterifikasi

Proses Pembuatan
Reaksi yang terjadi adalah reaksi esterifikasi yang merupakan prinsip dari pembuatan aspirin.
Reaksi esterifikasi tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut.

Untuk pemurniannya, aspirin tak murni kemudian ditambahi larutan


NaHCO3. Reaksinya adalah sebagai berikut: