Anda di halaman 1dari 41

c SEJARAH

PT AQUA Golden Mississippi didirikan pada tahun 1973 oleh Bapak Tirto Utomo, sebagai
produsen pelopor air minum dalam kemasan di Indonesia. Ide mendirikan perusahaan AMDK
timbul ketika Tirto bekerja sebagai pegawai Pertamina pada awal tahun 1970-an dan pegawai
Petronas pada awal dekade 1980-an. Ketika itu Tirto bertugas menjamu delegasi sebuah
perusahaan Amerika Serikat. Namun jamuan itu terganggu ketika istri ketua delegasi mengalami
diare yang disebabkan karena mengonsumsi air yang tidak bersih. Tirto kemudian mengetahui
bahwa tamu-tamunya yang berasal dari negara Barat tidak terbiasa meminum air minum yang
direbus, tetapi air yang telah disterilkan. Ia dan saudara-saudaranya mulai mempelajari cara
memproses air minum dalam kemasan di Bangkok, Thailand, Ia meminta adiknya, Slamet Utomo
untuk magang di Polaris, sebuah perusahaan AMDK yang ketika itu telah beroperasi 16 tahun di
Thailand. Tidak mengherankan bila pada awalnya produk Aqua menyerupai Polaris mulai dari
bentuk botol kaca, merek mesin pengolahan air, sampai mesin pencuci botol serta pengisi air,
karena di Indonesia sama sekali tidak ada. Atasan Tirto, Ibnu Sutowo juga mengatakan : Aneh
Tirto iki, banyu banjir kok diobokke dalam botol.
Tirto mendirikan Pabrik pertamanya di Pondok Ungu, Bekasi, dan menamai pabrik itu PT Golden
Mississippi dengan kapasitas produksi enam juta liter pertahun.Tirto sempat ragu dengan nama PT
Golden Mississippi yang meskipun cocok dengan target pasarnya, ekspatriat, namun terdengar
asing di telinga orang Indonesia. Sebelum bernama Aqua, dahulu bernama Puritas (nama lain dari
Pure Artesian Water), yang berlogo daun semanggi. Tetapi, Eulindra Lim, mengusulkan untuk
menggunakan nama Aqua karena cocok terhadap imej air minum dalam botol serta tidak sulit
untuk diucapkan. Ia setuju dan mengubah merek produknya dari Puritas menjadi Aqua, karena
kata Puritas sulit diucapkan. Dua tahun kemudian, produksi pertama Aqua diluncurkan dalam
bentuk kemasan botol kaca ukuran 950 ml dengan harga jual Rp.75, hampir dua kali lipat harga
bensin yang ketika itu bernilai Rp.46/liter.
Setelah beroperasi selama 30 tahun, kini AQUA memiliki 14 pabrik di seluruh Indonesia.
Pada tahun 1998, AQUA (yang berada di bawah naungan PT Tirta Investama) melakukan langkah
strategis untuk bergabung dengan Group DANONE, yang merupakan salah satu kelompok
perusahaan air minum dalam kemasan terbesar di dunia dan ahli dalam nutrisi. Langkah ini
berdampak pada peningkatan kualitas produk, market share, dan penerapan teknologi
pengemasan air terkini. Di bawah bendera DANONE-AQUA, kini AQUA memiliki lebih dari
1.000.000 titik distribusi yang dapat diakses oleh pelanggannya di seluruh Indonesia.
Aqua untuk saat ini merupakan market leader dalam medan persaingan berbagai produk
air mineral di Indonesia. Posisinya yang kuat disebabkan oleh faktor Aqua sebagai produk air
mineral yang pertama kali hadir di Indonesia serta strategi promosi dan pemasaran yang gencar.
Metode promosi yang digunakan adalah terutama melalui iklan di media elektronik dan cetak,
mensponsori berbagai acara, serta instalasi iklan billboard secara luas.
2.
VISI
AQUA telah menjadi bagian dari keluarga sehat Indonesia selama lebih dari 40 Tahun.
Sebagai pelopor air minum dalam kemasan sejak didirikan tahun 1973, kini AQUA menjadi bagian
yang tidak terpisahkan dari hidup sehat masyarakat Indonesia. Dulu dan kini, AQUA tetap dan
selalu menjadi yang terbesar dan terdepan di Indonesia. Volume penjualan AQUA merupakan
volume penjualan terbesar di dunia untuk kategori air mineral.
3.
MISI
1)

Melakukan program untuk menyehatkan konsumen Indonesia dan Asia Pasifik

2)

Meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar degan standar dunia.

pemberian lisensi disertai dengan kewajiban penerapan standar produksi dan pengendalian mutu
yang prima

3)

Menyiapkan sumber air minum dalam kemasan yang sehat yang murni, bening, dan

bebas bakteri dengan melakukan pengujian produk setiap tetesnya berdasarkan standar
internasional.
4)

Meningkatkan kualitas management diseluruh organiasi dan Peningkatan Research &

Development menuju AQUA ISO 9002


4.

BUDAYA

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang sumber daya alam, Aqua menyadari bahwa ciptaan
alam yang berharga, dengan kebaikan alam dalam setiap tetesnya, harus dijaga keberadaaanya.
Hal ini dilakukan agar konsumen selalu dapat menikmati air Aqua dari generasi ke generasi
berikutnya. Oleh karenanya, menjaga kelestarian alam merupakan faktor terpenting dalam proses
keberlangsungan Aqua. Komitmen untuk menjaga kelestarian alam pun bukan lagi hanya sekadar
tagline semata. Sesuai dengan komitmen Danone Aqua tentang manajemen sumber daya air
untuk menjamin kemurnian dan kualitas sumber-sumber mata air alami, Aqua melakukan
sejumlah program sosial dan lingkungan hidup untuk memberdayakan masyarakat sekitar. Salah
satunya dengan melakukan program CSR Gunung Salak Lestari di wilayah Sukabumi yang
merupakan hasil dari kemitraan strategis antara Pesantren Al-Amin, sebuah pesantren yang
berbasis di Sukabumi dengan Danone Aqua dan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).
Program penghijauan ini menekankan konservasi pertanian organik berbasis komunitas. Artinya,
bagaimana tanaman yang dipilih akan menahan air lebih lama di daratan sehingga warga
memperoleh manfaat dan dapat meningkatkan taraf hidup mereka

1. 5.
MARKETING MIX
Marketing mix merupakan suatu alat marketing yang digunakan perusahaan untuk mencapai
tujuan marketing dalam pasar target. Mizone sebagai pendatang baru minumanisotonik
menunjukkan eksistensinya dengan mengoptimalkan unsur 4 P marketing mix (Produk, Harga,
Distribusi, Promosi) yang kompetitif Strategi Marketig Mix PT Danone Aqua terhadap Mizone :
1) Produk (product)
Mizone yang diproduksi oleh Danone Aqua merupakan kategori minuman isotonik bernutrisi.
Diluncurkan pertama kali pada 27 September 2005 di Surabaya dengan rasa orange lime yang
menyegarkan, rasa passion fruit yang memanjakan selera, dan pada Juni 2008 meluncurkan
varian baru dengan rasa lychee lemon yang sensasional. Mengandung Hydromaxx yaitu : Vitamin
B1, B3, B6, dan B12 untuk membantu metabolisme karbohidrat menjadi energi, Vitamin C,
sebagai antioksidan untuk menjaga kahidupan sel dalam tubuh, dan elektrolit untuk menggantikan
mineral yang hilang akibat pengeluaran keringat. Bahan dasar Mizone menggunakan air mineral
Aqua dan sari buah alami melalui proses kristalisasi. Mizone sendiri merupakan produk yang sudah
terkenal di Australia, New Zealand, dan Cina. Pada November 2006 Mizone dilanda krisis karena
tidak menantumkan salah satu bahan pengawet (natrium benzoat) dalam kemasannya. BPOM
memberikan tenggat waktu hingga Desember 2006 agar Mizone menarik produknya dari pasaran
dan memperbaiki label pada kemasan. Pada saat itu, Mizone sudah beredar di 30 depo, 50
distributor dan 1 juta outlet di seluruh Indonesia. Penjualan turun drastis sedikitnya Rp 35 miliar
perhari. Untuk mengembalikan kepercayaan konsumen, Mizone melakukan edukasi kepada
konsumen melalui promosi baik below the line maupun above the line.
2). Harga (Price)
Dari segi harga, Mizone sangat kompetitif sekitar Rp 2.500 untuk isi 500 mL, jika dibandingkan
dengan isotonik dalam kemasan kaleng yang yang harganya sekitar Rp 3.300 untuk isi 330 ml .

3). Distribusi (Place)


Distribusi Mizone berorientasi nasional menggunakan jalur distribusi Aqua yang sangat luas, kuat
di pasar tradisional (mudah dijumpai di warung dan toko-toko yang menjual produk Aqua).
Sampai ada suatu istilah di kalangan distributor di mana ada Aqua, disitu ada Mizone.
4). Promosi (Promotion)
Target pasar Mizone adalah semua kalangan umur, namun dalam kampanyenya lebih ditujukan
kepada kalangan usia 18-35 tahun dengan aktivtas yang dinamis. Mizone melakukan kampanye
besar-besaran lewat placement iklan di televisi (TV), radio, media cetak, dan media luar ruang.
Belanja iklan Mizone sepanjang 2006 paling besar dibandingkan kompetitornya, yaitu sebesar 46,1
milyar. Pada Agustus 2006, Mizone mengadakan sampling road show di beberapa kota besar pada
pusat keramaian. Mizone memasuki sekolah dengan membuat iklan dan pembuatan logo Mizone
pada lapangan olahraga (lapangan basket) serta di white board SMA ternama di beberapa kota
besar.

1. 6.
6.1

ANALISIS INTERNAL
Laporan Keuangan
Laporan Keuangan Perusahaan Tbk. Tahun 2012 dan Perhitungan Rasio Likuiditas
PT AQUA GOLDEN MISISSIPI Tbk. DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN
KONSOLIDASI
31 DESEMBER 2012
(Dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 Desember 2012

Aset lancar
Kas dan setara kas
Piutang usaha

783,505

Pihak ketiga
Pihak-pihak berelasi

983,865
92,680

Piutang lainnya
Pihak ketiga

26,262

Pihak-pihak berelasi
Persediaan

269,947
15,669,906

Pajak dibayar di muka


Uang muka pembelian tembakau

599,090
2,506,777

Biaya dibayar dimuka


Aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual

160,797
35,484

Jumlah aset lancar

21,128,313
Aset tidak lancar

Investasi pada entitas asosiasi


Properti investasi
Aset tetap
Tanah untuk pengembangan
Aset pajak tangguhan

24,783
141,005
4,115,078
144,139
164,862

Goodwill

60,423

Aset tidak lancar lainnya


Jumlah aset tidak lancar

468,924
5,119,214

JUMLAH ASET

26,247,527
LIABILITAS
Liabilitas jangka pendek
Pinjaman

Pihak ketiga

493,319

Pihak berelasi

1,812,884
Utang usaha dan lainnya

Pihak ketiga
Pihak-pihak berelasi

1,374,131
1,053,980
Utang pajak

Pajak penghasilan badan

476,447

Pajak lain-lain
Utang cukai

891,849
5,295,906

Akrual

443,485
Kewajiban imbalan pascakerja

jangka pendek

30,388
Liabilitas sewa pembiayaan

jangka pendek
Jumlah liabilitas jangka pendek
Liabilitas jangka panjang
Kewajiban imbalan pascakerja
Liabilitas pajak tangguhan
Liabilitas sewa pembiayaan
jangka panjan
Pendapatan tangguhan
Jumlah liabilitas jangka panjang
Jumlah liabilitas

25,588
11,897,977
854,970
5,091
56,037
125,032

1,041,130
12,939,107

EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk
Modal saham
Modal dasar 6.300.000.00
saham biasa dengan - 6,300,000,000
nilai nominal Rp100 (Rupiah penuh)
per saham Rp100
Modal ditempatkan dan disetor
penuh 4.383.000.000
saham biasa
Tambahan modal disetor
Selisih kurs karena penjabaran
laporan keuangan
Ekuitas lainnya
Saldo laba
Dicadangkan
Belum dicadangkan
Jumlah ekuitas

438,300
136,937
647,317
(29,721)
90,000
12,025,587
13,308,420

JUMLAH LIABILITAS
DAN EKUITAS

26,247,527

6.2
Struktur Organisasi dan Uraian Pekerjaan
Struktur organisasi mempunyai peranan penting dalam suatu perusahaan untuk menjalankan
kegiatan sehari-hari, sebagai sistem pengendali intern dalam suatu perusahaan, pelimpahan
wewenag dan tanggung jawab dari masing-masing bagian.
Berikut adalah struktur organisasi secara umum :

General Manager
Pascal De petrini

pP

Uraian Pekerjaan

1. General Manager
Memonitor bisnis Danone-AQUA di Indonesia
Memonitor bagaimana Profit AQUA
Menyusun strategi untuk jangka panjang (4 atau 5 tahun kedepan)
Membuat/menyusun laporan regional dan laporan kepada pemegang saham.
1. Coorporate Secretary
Bertanggung Jawab atas PR.
1. VP Finance
Menyusun strategi keuangan untuk jangka panjang (5 Tahun ke depan)
Menyusun strategi dalam menentukan anggaran secara efisien dan efektif
1. VP Human & Resources
Menyusun Startegi Sumber daya manusia dan sumber daya lainnya yang digunakan dalam
perusahaan sehingga memberikan kontribusi dan kinerja yang tinggi
1. VP Sales & Distribusion
Menyusun strategi distribusi dalam jangka panjang, program atu rencana distribusi dalam 5
tahun mendatang
1. VP Marketing
Menyusun rencana pemasaran produk AQUA sendiri, strategi pemasaran dalam jangka panjang
(4 atau 5 tahun mendatang)

1. Purchasing
Menyusun strategi bagaimana membangun hubungan atau menjalin kerja sama dengan
supplier.
1. VIT
Menyusun strategi penetrasi pasar VIT seiring sejalan dengan AQUA
Menyusun strategi untuk menjadikan VIT sebagai air minum dalam kemasan (AMDK) yang baik
dalam kelas menengah kebawah.

1. 7.
ANALISIS EKSTERNAL
7.1
Analisis Kompetitif : Model Lima Kekuatan Porter
1. Persaingan antar Perusahaan Saingan
Kebutuhan masyarakat akan air minum meningkat seiring dengan meningkatnya pertumbuhan
penduduk. Kesadaran masyarakat akan butuhnya air minum yang bersih dan menyehatkan
berpengaruh pada persepsi masyarakat akan konsumsi Air Minum Dalam Kemasan. Atas dasar
itulah, banyak pemain baru yang masuk dalam industri ini.
Menurut data Aspadin(Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia), tercatat lebih
dari 400 perusahaan AMDK dan lebih dari 600 merek yang ada di pasaran. Hal ini menjelaskan
bahwa beberapa perusahaan memiliki lebih dari satu merek untuk merespon tuntutan pasar yang
beragam mulai dari harga sampai dengan kualitas. Sebagai contoh, PT. Golden Aqua Mississipi
yang memproduksi Aqua juga memproduksi VIT.
Pemain dalam Industri butuh usaha ekstra keras untuk meningkatkan produk yang berbeda,
kualitas yang terjamin dan brand image. Kondisi persaingan sangat ketat karena banyak pesaing
menjual produk AMDK yang sama. Untuk itu diperlukan informasi pasar dan kondisi pesaing
terutama kelemahan dan kekuatan pesaing. Informasi itu penting berhubungan dengan
penggunaan kebijakan tentang produk, harga, promosi dan distribusi.
1. Potensi masuknya pesaing baru
Di Indonesia Dari tahun ke tahun konsumsi air kemasan terus meningkat, tercatat tahun 1973
kapasitas produksi hanya 6 juta liter per tahun. Tahun 2001 meningkat tajam menjadi 5,4 milyar
liter. Setahun kemudian naik 31,5% menjadi 7,1 milyar liter. Lalu pada 2003 meningkat 14,1%
mencapai 8,1 milyar liter. Tahun 2011 konsumsi air kemasan mencapai 17,3 milyar liter
meningkat 23% di bandingkan tahun 2010. Tahun 2012 diperkirakan konsumsi air kemasan
meningkat menjadi 19,88 milyar liter per tahun.
Dengan data di atas maka terdapat potensi masuknya pesaing baru di indonesia, karena
permintaan akan AMDK semakin meningkat. Tetapi dengan banyaknya merk atau produk yang
sudah ada sekarang, maka pemerintah harus ekstra ketat mengawasi keberlangsungan produk
tersebut, karena banyak survey yang menyatakan terdapat produk AMDK yang membahayakan
untuk konsumen. Sehingga proses pengolahan dan pembuatan AMDK harus mempunyai standart
khusus yang sudah ditetapkan. Dan pendatang baru juga harus memperhatikan skala ekonomi,
perbedann produk yang eksklusif, identitas merek, kebutuhan modal, akses ke dalam distribusi,
keuntungan dari biaya absolute, akses yang dibutuhkan, kebijakan pemerintah, dan balasan yang
diharapkan. Dengan demikian tidak semakin bertambah merek AMDK yang ada dalam pasaran,
dan akan mengurangi persaingan di industry.
1. Potensi pengembangan produk-produk pengganti

Salah satu ancaman dalam industri AMDK adalah air isi ulang. Meskipun merek-merek tertentu
telah memberi peringatan untuk tidak boleh mengisi dengan produk lain, tetapi hal itu tidak
berpengaruh karena pengawasan tidak ketat dalam aplikasinya. Terlebih harga air mineral isi
ulang yang lebih murah dan tetap praktis. Apalagi melihat harga kebutuhan pokok semakin
meningkat, tentu masyarakat menengah ke bawah lebih memilih alternative tersebut karena
kebutuhan akan air mineral tidak mungkin dikurangi.
1. Daya tawar pemasok
Dalam industri AMDK tentu pemasok mempunyai daya tawar yang tinggi, karena kebutuhan akan
bahan baku plastik untuk membuat kemasan (galon, botol, dan gelas) tidak ada penggantinya.
Dan tentu akan berpengaruh terhadap persangan dan juga biaya yang di keluarkan perusahaan.
1. Daya tawar konsumen
Dalam industri AMDK daya tawar pembeli cukup tinggi, mengingat banyak alternative lain yang
tersedia di pasaran. Tetapi tidak terlalu mengancam dalam industri terutama merk AQUA karena
berorientasi terhadap kualitas. Jika konsumen sudah percaya dan loyal terhadap air mineral yang
di konsumsi pasti ia tidak akan mudah beralih. Apalagi produk yang di konsumsi berkaitan dengan
kesehatan, pasti tidak akan main-main dalam menetukan pilihannya, meskipun banyak merek
yang ada.
Kesimpulan
Berdasarkan model lima factor kekuatan porter di atas maka dapat disimpulkan bahwa, industri Air
Minum Dalam Kemasan (AMDK) tidak mempunyai ancaman yang cukup serius dalam persaingan
baik dalam industry maupun pendatang baru, karena orientasi konsumen cenderung terhadap
kualitas produk. Dan hanya sebagian kecil dari konsumen yang orientasinya terhadap harga.
Tetapi masalah yang menjadi ancaman bagi industri AMDK adalah faktor lingkungan. Mengingat
industri ini yang mengakibatkan limbah plastik semakin meningkat dan hampir tidak bisa
dimusnahkan. Meskipun berbagai alternative telah dilakukan tetapi belum dapat dirasakan
keberhasilannya.
Peluang dalam industri Air Mineral Dalam Kemasan sangat baik, yaitu dapat kita lihat semakin
bertambahnya penduduk Indonesia baik dilihat dalam tingkat kehamilan dan kelahiran, maka
memberi peluang yang cemerlang karena dapat meningkatkan penjualan yang berdampak
terhadap peningkatan produksi, peningkatan tenaga kerja, peningkatan pendapatan dan
peningkatan laba bagi perusahaan. Dan juga peran pemerintah untuk mensosialisasikan cara
hidup sehat untuk minum air 10-11 gelas per hari per orang juga mendatangkan peluang bagi
industri AMDK untuk meningkatkan produksinya.

1. 8.

ANALISIS SWOT

2. Strong (Kekuatan)
1. Strategi Pemasaran
1)

Brand Aqua Danone sangat kuat

2)

Distribusi yang efektif

3)

Periklanan yang berbeda dan lebih menarik

4)

Agency

5)

Slogan brand

6)

Promosi Produk

7)

Agency

8)

Pencitraan Produk Sponsor Kegiatan

9)

Menampatkan fasilitas produksi berlisensi di beberapa daerah

10)

Perluasan jarigan Pemasaran didalam dan luar negeri

1. Produksi dan Distribusi


1)

Kualitas bahan baku

2)

Control dan monitoring bahan baku

3)

Control dan monitoring produk

4)

Kemudahan pendistribusian bahan baku

5)

Ukuran Kemasan Produk bervariatif

6)

Packaging Produk

7)

Ketersedian Laboratorium

8)

Teknologi mesin pabrik dalam menghasilkan produk

9)

Lisensi Produksi

10)

Distributor Pemasok Bahan Baku produksi perusahaan lain

1. Persaingan
1)

Penerapan harga premium

2)

Menciptakan produk bayangan dengan brend lain

3)
4)

Konsistensi terhadap Brand


Menguasai market share dalam negeri

5)

Menjadi Bracnh Image untuk Produk Air Mineral

1. Organisasi dan Personalia


1)

Management terdesentralisasi

2)

Total Quality Control (TQC) telah diimplementasikan diseluruh organanisai.

3)

Memperoleh ISO 9002

4)

Penghargaan tingkat Nasional dan International

5)

Go public di tingkat investory

6)

Staf peneliti berkualitas

1. Keuangan dan saham


1)

Peningkatan keuntungan Perusahaan

2)

Stabilitas keuangan

3)

Tingkat Kepercayaan Go Public

1. Kelemahan
1. Strategi Pemasaran
1)

Kendali pasokan atau stock berada pada distributor utama

2)

Distribusi produk menggunakan pihak ketiga

1. Produksi dan Distribusi


1)

Ketersedian bahan baku

2)

Produk mudah dipalsukan

3)

Keterlambatan distribusi

4)

Kemasan tidak ramah lingkungan

1. Persaingan
1)

Ekstensi Brand

2)

Kurangnya inovasi produk

1. Organisasi dan Personalia


1)

Semua beberapa perusahan mendapatkan sertifikat ISO 9002

1. Keuangan dan saham


1)

Harga saham tidak liquid atau tidak stabil

1. Peluang
1. Bisnis air mineral menjanjikan
2. Potensi Pasar
3. Jangkuan Pemasaran
4. Bahan Baku untuk wilayah Indonesia melimpah
5. Kesempatan pangsa pasar international
6. Dukungan pemerintah
7. Image Posistif Masyarakat
1. Ancaman
1. Lokasi Sumber air
2. Pemalsuan Produk
3. Limbah kemasan
4. Muncul Teknologi filterisasi air
5. Dukungan masyarakat sekitar sumber mata air
6. Itensitas persaingan Air minum dalam kemasan
1. Analisis pemasaran
Analisis Kekuatan dan Kelemahan, lihat pada gambar 1.

STRENGTH
Brand Aqua Danone sangat kuat

Distribusi yang efektif

Periklanan yang yang berbeda dan lebih


menarik

Kendali pasokan/stock berada pada


distributor utama

Jangkauan pemasaran

Slogan brand

Promosi produk

Pelayanan Konsumen

Agency

Pencintraan Produk

Sponsor kegiatan

Design Kemasan Produk bervariatif

Menempatkan fasilitas produksi berlisensi di

WEAKNESS
Distribusi Produk Menggunakan Pihak ketiga

beberapa daerah

Perluasan jaringan pemasaran didalam dan


luar negeri.

OPPORTUNITY

THREAT

Bisnis air mineral menjanjikan

Lokasi sumber air

Potensi Pasar

Pemalsuan Produk

Jangkauan Pemasaran

Limbah kemasan

Bahan Baku untuk wilayah indonesia

Muncul Teknologi Filterisasi air

melimpah

Dukungan masyarakat skitar sumber air

Kesempatan pangsa pasar internasional

Dukungan pemerintah

Intensitas persaingan air minum dalam


kemasan

Respon positif masyarakat

Meningkatkan kontrol distribusi produk dan pasokan dari pihak ke tiga dan pemasok distributor

Meningkatkan jangkauan pemasaran ke suluh Indonesia dan mancanegara

Mencari sumber-sumber air di wilayah Indosesia dan International

Melakukan lisensi pada setiap produk

Menigkatkan dukungan dan kepercayaan masyarakat terhadap air minum dalam kemasan

Memberikan layanan ke masyarakat sekitar sumber air

STRATEGY:

1. Produksi dan Distribusi


Analisis Produksi dan Disribusi :
STRENGTH

WEAKNESS

Kualitas bahan baku

Ketersedian bahan baku

Control dan monitoring bahan baku

Produk mudah dipalsukan

Control dan monitoring produk

Keterlambatan distribusi produk

Kemudahan distribusi bahan baku

Kemasan tidak ramah lingkungan

Ukuran Kemasan Produk bervariatif

Packaging Produk

Ketersedian laboratorium modern

Teknologi mesin pabrik dalam menghasilkan


produk

License Produk

Distributor Pemasok Bahan Baku Perusahaan


Lain

Bisnis air mineral menjanjikan

Lokasi sumber air

Potensi Pasar

Pemalsuan Produk

Jangkauan Pemasaran

Limbah kemasan

Bahan Baku untuk wilayah indonesia

Muncul Teknologi Filterisasi air

melimpah

Dukungan masyarakat skitar sumber air

Kesempatan pangsa pasar internasional

Dukungan pemerintah

Intensitas persaingan air minum dalam


kemasan

Respon positif masyarakat

Mencari sumber-sumber bahan baku yang berkualitas di Indonesia yang


melakukan kontrol dan monitoring di laboratorium modern

Meningkatkan kualitas produksi dengan produk yang bervariasi,inovatif dan pemberian lisensi

OPPORTUNITY

THREAT

STRATEGY:
berlimpah dengan

pada tiap produksinya

Meningkatkan teknologi mesin pabrik yang menghasilkan produk ramah lingkungan

1. Persaingan
Analisis Persaiangan
STRENGTH

WEAKNESS

Penerapan harga premium

Existensi brand

Meciptakan produk bayangan dengan brand

Kurangnya inovasi produk

lain

Konsistensi terhadap Brand.

Menguasai Market Share dalam negeri


Menjadi Branch Image untuk Produk Air
Mineral

OPPORTUNITY
Bisnis air mineral menjanjikan

THREAT
Lokasi sumber air

Potensi Pasar

Pemalsuan Produk

Jangkauan Pemasaran

Limbah kemasan

Bahan Baku untuk wilayah indonesia

Muncul Teknologi Filterisasi air

melimpah

Dukungan masyarakat skitar sumber air

Kesempatan pangsa pasar internasional

Dukungan pemerintah

Respon positif masyarakat

STRATEGY:
Meningkatkan inovasi produk dengan untuk menunjang potensi pasar dengan jangkaun

Intensitas persaingan air minum dalam


kemasan

pemesaran dan pangsa pasar internasional

Menigkatkan konsistensi terhadap Brand dan branch Image terhadap mayasarakat

1. Organisasi dan Personalia


Analisis Organisasi dan Personalia
STRENGTH

WEAKNESS

Manajemen perusahaan Terdesentralisasi

Implementasi Total Quality Control

(TQC)diseluruh organisasi
Sertifikasi ISO 9002

Penghargaan tingkat nasional dan

Hanya beberapa perusahaan mendapatkan


Sertifikat ISO 9002

internasional

Melakukan Go Pucblic di tingkat investor

Bisnis air mineral menjanjikan

Lokasi sumber air

Potensi Pasar

Pemalsuan Produk

Jangkauan Pemasaran

Limbah kemasan

Bahan Baku untuk wilayah indonesia

Muncul Teknologi Filterisasi air

melimpah

Dukungan masyarakat skitar sumber air

Kesempatan pangsa pasar internasional

Dukungan pemerintah

Intensitas persaingan air minum dalam


kemasan

Respon positif masyarakat

Mempercepat proses mendapatkan Sertifikasi ISO9002

Meninkatkan pelayanan terhadap manajemen

Memperluas jangkuan pemasaran

Membangun image positif masyarakat Indonesia

Staf peneliti

OPPORTUNITY

THREAT

STRATEGY:

1. Masa Depan
Analisis Masa Depan
STRENGTH

OPPORTUNITY
Bisnis air mineral menjanjikan

WEAKNESS

THREAT
Lokasi sumber air

Potensi Pasar

Pemalsuan Produk

Jangkauan Pemasaran

Limbah kemasan

Bahan Baku untuk wilayah indonesia

Muncul Teknologi Filterisasi air

melimpah

Dukungan masyarakat skitar sumber air

Kesempatan pangsa pasar internasional

Dukungan pemerintah

Intensitas persaingan air minum dalam


kemasan

Respon positif masyarakat

STRATEGY:

Meningkatkan dukungan terhadap masyarakat

Menigkatkan produksi air minum dalam kemasan

Mecari sumber air yang berkualitas

1. Keuangan dan Saham


Analisis Masa Depan

STRENGTH
Tingkat Kepercayaa Go Public

WEAKNESS
Harga saham tidak stabil

Peningkatan keuntungan Perusahaan

Stabilitas Keuangan

Bisnis air mineral menjanjikan

Lokasi sumber air

Potensi Pasar

Pemalsuan Produk

Jangkauan Pemasaran

Limbah kemasan

Bahan Baku untuk wilayah indonesia

Muncul Teknologi Filterisasi air

melimpah

Dukungan masyarakat skitar sumber air

Kesempatan pangsa pasar internasional

Dukungan pemerintah

Intensitas persaingan air minum dalam


kemasan

Respon positif masyarakat

OPPORTUNITY

THREAT

STRATEGY:

Menigkatkan kepercayaan terhadap Go Public

Menigkatkatkan hubungan dengan pihak luar

Meningkatkan kestabilan keuangan

KESIMPULAN
PT.AQUA Golden Mississippi, kini AQUA memiliki 14 pabrik di seluruh Indonesia. PT. AQUA Golden
Mississippi melakukan langkah strategis untuk bergabung dengan Group DANONE, yang
merupakan salah satu kelompok perusahaan air minum dalam kemasan terbesar di dunia dan ahli
dalam nutrisi. Langkah strategis lain yang dilakukan oleh AQUA adalah melakukan kerjasama

dengan PT UNILEVER Indonesia akan memasarkan produk Lipton Ice Tea dalam kemasan
individual. Langkah ini berdampak pada peningkatan kualitas produk, market share, dan
penerapan teknologi pengemasan air terkini. Di bawah bendera DANONE-AQUA, kini AQUA
memiliki lebih dari 1.000.000 titik distribusi yang dapat diakses oleh pelanggannya di
seluruh Indonesia.Dari analisis SAP dan Matriks ETOP posisi PT AQUA Golden Mississippi
Strong,dan Matrik strategi dengan nilai Invest dari hasil tersebut menunjukkan bahwa PT AQUA
Golden Mississippi dapat berkembang dan terus maju menjadi perusahaan yang lebih dewasa dan
matang.

MANAJEMEN PT. DANONE AQUA


Manajemen strategi yang dilakukan oleh PT.
DANONE AQUA
Manajemen yang diterapkan di PT. Aqua
Golden Mississippi yang paling utama
adalah strategi pemasaran yang handal.
Dengan strategi pemasaran yang handal PT.
Aqua Golden Mississippi berkomitmen
untuk menguasai pasar produk Air Minum
dalam Kemasan (AMDK).
Adapun pengertian dari strategi pemasaran
adalah pengambilan keputusan-keputusan
tentang biaya pemasaran, bauran pemasaran,
alokasi pemasaran dalam hubungan dengan
keadaan lingkungan yang diharapkan dan
kondisi persaingan.
Manajeman strategi pemasaran yang diterapkan di PT. Aqua Golden Mississippi adalah :
1) Strategi menarik konsumen
Banyak cara yang sudah dilakukan oleh PT. Aqua Golden Mississippi untuk menarik
konsumen sebanyak mungkin, salah satunya dengan cara memberi selogan yang bagus dari
semua produk, membuat iklan yang menarik, promosi di setiap pelosok tanah air, dan lainlain. Hal ini dimaksudkan agar semua orang tertarik untuk membeli atau mencoba memakai
produk dari PT. Aqua Golden Mississippi yang nantinya diharapkan bisa menjadi pelanggan
dari produk PT. Aqua Golden Mississippi.
2) Strategi mempertahankan pelanggan

Dalam strategi ini PT. Aqua Golden Mississippi berkomitmen bahwa pelanggan itu yang
paling penting untuk perusahaan. Tanpa pelanggan atau konsumen, perusahaan tidak akan
maju dan berkembang. Demi kepuasan pelanggan PT. Aqua Golden Mississippi memberikan
pelayanan dan kualitas yang maksimal dengan tujuan agar pelanggan selalu merasa puas
dalam menggunakan produk dari PT. Aqua Golden Mississippi. Hal itu dilakukan untuk
mempertahankan pelanggan agar tidak berpaling kepada produk yang lain.
3) Strategi promosi untuk menguasai pasar
Demi menjaring konsumen yang banyak PT. Aqua Golden Mississippi mengutamakan
promosi melalui iklan-iklan yang berkualita dan mudah dimengerti, baik iklan di televisi,
radio, maupun iklan di media cetak, dan lain-lain.
Strategi Pemasaran dengan Marketing Mix
Marketing mix merupakan suatu alat marketing yang digunakan perusahaan untuk mencapai
tujuan marketing dalam pasar target. Mizone sebagai pendatang baru minuman isotonik
menunjukkan eksistensinya dengan mengoptimalkan unsur 4 P marketing mix (Produk,
Harga, Distribusi, Promosi) yang kompetitif
Strategi Marketig Mix PT Danone Aqua terhadap Mizone
1) Produk (product)
Mizone yang diproduksi oleh Danone Aqua merupakan kategori minuman isotonik bernutrisi.
Diluncurkan pertama kali pada 27 September 2005 di Surabaya dengan rasa orange lime yang
menyegarkan, rasa passion fruit yang memanjakan selera, dan pada Juni 2008 meluncurkan
varian baru dengan rasa lychee lemon yang sensasional. Mengandung Hydromaxx yaitu :
Vitamin B1, B3, B6, dan B12 untuk membantu metabolisme karbohidrat menjadi energi,
Vitamin C, sebagai antioksidan untuk menjaga kahidupan sel dalam tubuh, dan elektrolit
untuk menggantikan mineral yang hilang akibat pengeluaran keringat. Bahan dasar Mizone
menggunakan air mineral Aqua dan sari buah alami melalui proses kristalisasi. Mizone
sendiri merupakan produk yang sudah terkenal di Australia, New Zealand, dan Cina.
Pada November 2006 Mizone dilanda krisis karena tidak menantumkan salah satu bahan
pengawet (natrium benzoat) dalam kemasannya. BPOM memberikan tenggat waktu hingga
Desember 2006 agar Mizone menarik produknya dari pasaran dan memperbaiki label pada
kemasan. Pada saat itu, Mizone sudah beredar di 30 depo, 50 distributor dan 1 juta outlet di
seluruh Indonesia. Penjualan turun drastis sedikitnya Rp 35 miliar perhari. Untuk
mengembalikan kepercayaan konsumen, Mizone melakukan edukasi kepada konsumen
melalui promosi baik below the line maupun above the line.
2). Harga (Price)
Dari segi harga, Mizone sangat kompetitif sekitar Rp 2.500 untuk isi 500 mL, jika
dibandingkan dengan isotonik dalam kemasan kaleng yang yang harganya sekitar Rp 3.300
untuk isi 330 ml .
3). Distribusi (Place)
Distribusi Mizone berorientasi nasional menggunakan jalur distribusi Aqua yang sangat luas,
kuat di pasar tradisional (mudah dijumpai di warung dan toko-toko yang menjual produk
Aqua). Sampai ada suatu istilah di kalangan distributor di mana ada Aqua, disitu ada
Mizone.

4). Promosi (Promotion)


Target pasar Mizone adalah semua kalangan umur, namun dalam kampanyenya lebih
ditujukan kepada kalangan usia 18-35 tahun dengan aktivtas yang dinamis. Mizone
melakukan kampanye besar-besaran lewat placement iklan di televisi (TV), radio, media
cetak, dan media luar ruang. Belanja iklan Mizone sepanjang 2006 paling besar dibandingkan
kompetitornya, yaitu sebesar 46,1 milyar. Pada Agustus 2006, Mizone mengadakan sampling
road show di beberapa kota besar pada pusat keramaian. Mizone memasuki sekolah dengan
membuat iklan dan pembuatan logo Mizone pada lapangan olahraga (lapangan basket) serta
di white board SMA ternama di beberapa kota besar.
ANALISA SWOT :
Strength :
- Brand Aqua Danone sangat kuat
- Aqua Danone sebagai market leader bisnis air mineral (pangsa pasar 60%)
- Memasarkan produk tidak susah, karena konsumen sudah mengetahui kualitas produk
- Kemasan Aqua semakin beragam ( dari kemasan gelas, botol kecil, sedang hingga galon )
- Menggunakan manajemen sumber daya air yang canggih. Sebagai bagian dari Grup Danone
di seluruh dunia, AQUA mengikuti aturan yang dituangkan dalam Piagam Danone untuk
manajemen sumber daya air untuk menjamin kualitas sumber-sumber mata airnya
- Inovasi terbaru tutup Aqua Galon yang unik dan inovatif, dan secara eksklusif dilengkapi
segel transparan dengan hologram untuk menjamin terjaganya produk alami dari tiap tetes
Aqua
- Agen penjualan Aqua yang tersebar dimana-mana, karena untuk menjadi agen Aqua sangat
mudah, hanya dengan pengambilan minimal 20 galon Aqua
Weakness :
- Kendali pasokan / stok barang berada di tangan Principal / Main Distributor
- Margin tipis
- Diperlukan Modal Kerja yang cukup besar
- Ketika musim hujan penjualan turun dan Arus Kas terbenam di Stok Barang.
- Air mineral Aqua masih menggunakan proses Ozonisasi, sehingga menimbulkan stigma
negatif pada masyarakat
Opportunity :
- Jenjang menuju strata Distributor (margin cukup menggiurkan) terbuka lebar
- Track record distribusi Aqua Danone bisa dipakai referensi untuk melebarkan sayap bisnis
produk Danone Food (Biskuat dll)
- Mempunyai peluang untuk merambah ke agen-agen kecil yang belum mempunyai pasar
lokal
- Sosialisasi ke masyarakat mengenai pentingnya mengkonsumsi air mineral yang bersih dan
higienis dimana Aqua memiliki semua kriteria yang dibutuhkan
- Pemberian bantuan Aqua untuk wilayah terpencil merupakan salah satu promosi Aqua
bahwa Aqua juga perduli terhadap sesama
- Air PDAM yang sekarang sudah tidak memungkinkan untuk dikonsumsi, maka Pemerintah
menganjurkan kepada masyarakat agar mengkonsumsi air mineral dalam kemasan
- Aqua mempunyai kesempatan besar untuk bisa menembus pasar Internasional
Threat :
- Persaingan harga dengan sesama Agen / Sub Distributor / Distributor Aqua Danone dari

wilayah lain (cross border)


- Tidak dipasok produk / pencabutan lisensi keagenan Aqua Danone apabila melanggar
aturan keagenan.
- Mulai muncul produk-produk air mineral baru
- Sekarang ini banyak bermunculan depo-depo air minum isi ulang dikawasan padat
penduduk dimana harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibanding Aqua
- Adanya kenaikan bahan baku untuk kemasan, seperti plastik untuk label dan bahan untuk
pembuatan gallon
- Tidak stabilnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing
- Melemahnya daya beli konsumen
- Adanya penghapusan subsidi BBM bagi industri
- Biaya pengiklanan yang tidak murah

KASUS MANAJEMEN STRATEGIK DALAM PERUSAHAAN AQUA


GOLDEN PT.AQUA MISSISIPPI tbk
1.LATAR BELAKANG
Tujuan utama yang diharapkan oleh suatu perusahaan dalam kegiatan usahanya adalah
mencapai laba atau nilai yang optimal dengan menggunakan sumberdaya secara efektif
dan efisien untuk kelangsungan hidup perusahaan. Dalam usaha pencapaian tujuan
perusahaan, pihak-pihak yang terlibat paling dominan adalah pihak manajemen dan
para pemegang saham. Guna mencapai tujuan perusahaan tersebut, pihak manajemen
memiliki tujuan untuk mempertahankan keberhasilan yang akan dicapai dengan melihat
kelemahan dan kekuatan yang terdapat dalam perusahaan serta menjalankan
kebijaksanaan perusahaan dengan baik dan tepat. Kebijaksanaan tersebut meliputi
bidang Pemasaran, Keuangan, Sumberdaya Manusia, Produksi dan sebagainya
sehingga memerlukan tinjauan manajmen strategi tertentu.
Mengingat PT. Aqua Golden Mississippi, Tbk merupakan perusahaan yang cukup besar,
yaitu sebagai perusahaan yang mempelopori usaha air minum dalam kemasan di
Indonesia sejak tahun 1973. Maka dari itu, pengelolaan modal kerja dalam perusahaan
sangat memerlukan perhatian khusus. Perusahaan juga berkepentingan untuk menjaga
profitabilitasnya dengan baik agar kondisi krisis yang dialami Indonesia tidak berimbas
pada perusahaan sehingga perusahaan akan mampu memperoleh laba di dalam
menjalankan usahanya.
Berdasarkan uraian di atas, penulis tertarik untuk menganalisis tentang modal kerja serta
kekuatan dan kelemahan PT. Aqua Golden Mississippi, Tbk dalam memperoleh laba atas
penggunaan modalnya, terutama dalam hal ini PT. Aqua Golden Mississippi, Tbk sebagai

perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) berusaha untuk tetap menjaga merk, kemasan,
dan produknya sebagai kepuasan pelanggan.
PROFIL PERUSAHAAN AQUA.
1. AQUA telah menjadi bagian dari keluarga sehat Indonesia lebih selama lebih dari 30
tahun. Sebagai pelopor air minum dalam kemasan sejak didirikan tahun 1973, kini AQUA
menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari hidup sehat masyarakat Indonesia. Dulu dan
kini, AQUA tetap dan selalu menjadi yang terbesar dan terdepan di Indonesia. Volume
penjualan AQUA merupakan volume penjualan terbesar di dunia untuk kategori air
mineral.
2. Lebih lagi kini group DANONE yang merupakan salah satu produsen terbesar dan terbaik
di dunia untuk minuman menjadi bagian dari AQUA. Keunggulan DANONE dalam
produk makanan dan minuman bernutrisi menjadikan AQUA semakin baik dan kokoh.
3. Sistem proses dan kualitas AQUA memenuhi standar yang dibuat oleh Good
Manufacturing Practice dan Good Sanitation-Hygienic Practice sekaligus kualitas produk
akhir sesuai dengan SNI 01-3553-2006 atau Codex for Bottle Water.
4. AQUA merupakan merek minuman yang sudah terpercaya sampai puluhan tahun sebagai
merek terbaik. Terbukti AQUA sudah menerima berbagai penghargaan yang merupakan
wujud kepercayaan dan kepuasan konsumen, antara lain: Indonesian Best Brand Award
(penghargaan untuk merek terbaik Indonesia) dari tahun 2003-2004, Indonesian Customer
Satisfaction Award (penghargaan untuk merek yang memberikan kepuasan tertinggi
kepada konsumennya) dari tahun 2003 dan Indonesian Golden Brand Award di tahun
2005-2007.
Rumusan Masalah
Sesuai dengan latar belakang makalah ini, maka perumusan masalah yang dihadapi
adalah sebagai berikut :
1. Strategi apa yang diterapkan dalam menghadapi kelemahan dan kelebihan perusahaan PT.
AQUA GOLDEN MISSISSIPPI, Tbk?
2. Bagaimana gambaran eksternal dan internal perusahaan dalam tata kelola strategi yang
diterapkan?
3. Sejauh mana perusahaan menerapkan alternatif strategi sebagai kekuatan perusahaan
tersebut?
Tujuan Penulisan
1. Mengetahui strategi yang diterapkan dalam menghadapi kelemahan dan kelebihan
perusahaan PT. AQUA GOLDEN MISSISSIPPI, Tbk?

2. Mengetahui gambaran eksternal dan internal perusahaan dalam tata kelola strategi yang
diterapkan?
3. Mengetahui sejauh mana perusahaan menerapkan alternatif strategi sebagai kekuatan
perusahaan tersebut?
VISI DAN MISI DAN STRATEGI PERUSAHAAN
Visi :
AQUA telah menjadi bagian dari keluarga sehat Indonesia lebih selama lebih dari 30
tahun. Sebagai pelopor air minum dalam kemasan sejak didirikan tahun 1973, kini
AQUA menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari hidup sehat masyarakat Indonesia.
Dulu dan kini, AQUA tetap dan selalu menjadi yang terbesar dan terdepan di Indonesia.
Volume penjualan AQUA merupakan volume penjualan terbesar di dunia untuk kategori
air mineral.
Misi :
AQUA selalu ingin melakukan program untuk menyehatkan konsumen Indonesia,
diantaranya program AKSI (AQUA untuk Keluarga Sehat Indonesia) dan AuAI (AQUA
untuk Anak Indonesia).
Strategi Pemasaran dengan Marketing Mix
Marketing mix merupakan suatu alat marketing yang digunakan perusahaan untuk
mencapai tujuan marketing dalam pasar target. Mizone sebagai pendatang baru
minuman isotonik menunjukkan eksistensinya dengan mengoptimalkan unsur 4 P
marketing mix (Produk, Harga, Distribusi, Promosi) yang kompetitif . Launching produk
pada saat yang tepat, variasi rasa yang disukai konsumen, harga yang terjangkau
semua kalangan, ketersediaannya yang merata hampir di seluruh pelosok, serta strategi
promosi yang edukatif dan kreatif mampu mereduksi pangsa pasar market leader
minuman isotonik (Pocari Sweat) sebesar 30% dan menempati urutan kedua market
share kategori minuman isotonik.
Strategi Marketig Mix PT Danone Aqua terhadap Mizone
1) Produk (product)
Mizone yang diproduksi oleh Danone Aqua merupakan kategori minuman isotonik
bernutrisi. Diluncurkan pertama kali pada 27 September 2005 di Surabaya dengan rasa
orange lime yang menyegarkan, rasa passion fruit yang memanjakan selera, dan pada
Juni 2008 meluncurkan varian baru dengan rasa lychee lemon yang sensasional.
Mengandung Hydromaxx yaitu : Vitamin B1, B3, B6, dan B12 untuk membantu
metabolisme karbohidrat menjadi energi, Vitamin C, sebagai antioksidan untuk menjaga
kahidupan sel dalam tubuh, dan elektrolit untuk menggantikan mineral yang hilang
akibat pengeluaran keringat. Bahan dasar Mizone menggunakan air mineral Aqua dan
sari buah alami melalui proses kristalisasi. Mizone sendiri merupakan produk yang

sudah terkenal di Australia, New Zealand, dan Cina.


Pada November 2006 Mizone dilanda krisis karena tidak menantumkan salah satu
bahan pengawet (natrium benzoat) dalam kemasannya. BPOM memberikan tenggat
waktu hingga Desember 2006 agar Mizone menarik produknya dari pasaran dan
memperbaiki label pada kemasan. Pada saat itu, Mizone sudah beredar di 30 depo, 50
distributor dan 1 juta outlet di seluruh Indonesia. Penjualan turun drastis sedikitnya Rp
35 miliar perhari. Untuk mengembalikan kepercayaan konsumen, Mizone melakukan
edukasi kepada konsumen melalui promosi baik below the line maupun above the line.
2). Harga (Price)
Dari segi harga, Mizone sangat kompetitif sekitar Rp 2.500 untuk isi 500 mL, jika
dibandingkan dengan isotonik dalam kemasan kaleng yang yang harganya sekitar Rp
3.300 untuk isi 330 ml .
3). Distribusi (Place)
Distribusi Mizone berorientasi nasional menggunakan jalur distribusi Aqua yang sangat
luas, kuat di pasar tradisional (mudah dijumpai di warung dan toko-toko yang menjual
produk Aqua). Sampai ada suatu istilah di kalangan distributor di mana ada Aqua, disitu
ada Mizone.
4). Promosi (Promotion)
Target pasar Mizone adalah semua kalangan umur, namun dalam kampanyenya lebih
ditujukan kepada kalangan usia 18-35 tahun dengan aktivtas yang dinamis. Mizone
melakukan kampanye besar-besaran lewat placement iklan di televisi (TV), radio, media
cetak, dan media luar ruang. Belanja iklan Mizone sepanjang 2006 paling besar
dibandingkan kompetitornya, yaitu sebesar 46,1 milyar. Pada Agustus 2006, Mizone
mengadakan sampling road show di beberapa kota besar pada pusat keramaian.
Mizone memasuki sekolah dengan membuat iklan dan pembuatan logo Mizone pada
lapangan olahraga (lapangan basket) serta di white board SMA ternama di beberapa
kota besar.

Analisis SWOT Schedule Tbk, Jakarta


Jelasnya ANALISA SWOT
Analisis SWOT (singkatan bahasa Inggris dari strengths, weaknesses, opportunities,
dan threats) adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi
kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam suatu proyek atau suatu spekulasi
bisnis. Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis atau
proyek dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang
tidak dalam mencapai tujuan tersebut.

Teknik ini dibuat oleh Albert Humphrey, yang memimpin proyek riset pada Universitas
Stanford pada dasawarsa 1960-an dan 1970-an dengan menggunakan data dari
perusahaan-perusahaan Fortune 500.
Dalam Pengelolaan dan pengembangan suatu aktifitas memerlukan suatu perencanaan
strategis, yaitu suatu pola atau struktur sasaran yang saling mendukung dan melengkapi
menuju ke arah tujuan yang menyeluruh. Sebagai persiapan perencanaan, agar dapat
memilih dan menetapkan strategi dan sasaran sehingga tersusun program-program dan
proyek-proyek yang efektif dan efisien maka diperlukan suatu analisis yang tajam dari
para pegiat organisasi. Salah satu analisis yang cukup populer di kalangan pelaku
organisasi adalah Analisis SWOT tersebut.
Dalam sebuah organisasi biasanya setiap awal periode kepengurusan akan
dilaksanakan pembuatan rencana program kerja, untuk itu biasanya akan dilakukan
sebuah analisis kondisi mengenai suatu organisasi tersebut. Analisis SWOT biasanya
dicantumkan dalam GBHK (Garis-garis Besar Haluan Kerja) yang menjelaskan tentang
kondisi lingkungan organisasi baik kondisi internal maupun external.
2.2 Strategi Perusahaan
Dalam era persaingan yang semakin ketat, setiap kali sebuah perusahaan harus
mengevaluasi kinerjanya, serta melakukan serangkaian perbaikan, agar tetap tumbuh
dan dapat bersaing. Perbaikan ini akan dilaksanakan secara terus menerus, sehingga
kinerja perusahaan makin baik dan dapat terus unggul dalam persaingan, atau minimal
tetap dapat bertahan. Salah satu strategi untuk memperbaiki dan memaksimalkan
kinerja perusahaan adalah dengan cara restrukturisasi.
Jika kita mendengar istilah atau kata restrukturisasi, yang ada dipikiran kita, seolah-olah
membicarakan perusahaan yang sedang menurun. Hal ini disebabkan oleh definisi
restrukturisasi itu sendiri, yang antara lain sebagai berikut:
1. Restrukturisasi, sering disebut sebagai downsizing atau delayering, melibatkan
pengurangan perusahaan di bidang tenaga kerja, unit kerja atau divisi, ataupun
pengurangan tingkat jabatan dalam struktur oganisasi perusahaan. Pengurangan skala
perusahaan ini diperlukan untuk memperbaiki efisiensi dan efektifitas (David,F, 1997:226)
2. Strategi restrukturisasi digunakan untuk mencari jalan keluar bagi perusahaan yang tidak
berkembang, sakit atau adanya ancaman bagi organisasi, atau industri diambang pintu
perubahan yang signifikan. Pemilik umumnya melakukan perubahan dalam tim unit
manajemen, perubahan strategi, atau masuknya teknologi baru dalam perusahaan.

Selanjutnya sering diikuti oleh akuisisi untuk membangun bagian yang kritis, menjual
bagian yang tidak perlu, guna mengurangi biaya akuisisi secara efektif. Hasilnya adalah
perusahaan yang kuat, atau merupakan transformasi industri. Strategi restrukturisasi
memerlukan tim manajemen yang mempunyai wawasan untuk melihat ke depan, kapan
perusahaan berada pada titik undervalued atau industri pada posisi yang matang untuk
transformasi. Wawasan yang sama diperlukan untuk melakukan turn around pada unit
usaha, bahkan pada bisnis yang tidak familiar (Mintzberg & Quinn, 1996:732).
3. Restrukturisasi perusahaan bertujuan untuk memperbaiki dan memaksimalisasi kinerja
perusahaan (Djohanputro, Bramantyo, 2004:2).
Padahal setiap kali perusahaan melakukan perbaikan, entah dalam skala kecil, atau
skala besar, tujuannya adalah untuk memperbaiki kinerja. Tentu saja perusahaan tak
perlu menunggu terjadi penurunan baru dilakukan perbaikan, karena bisa terlambat,
sehingga perbaikan perlu dilakukan secara terus menerus. Pada umumnya istilah
restrukturisasi digunakan jika perusahaan ingin melakukan perbaikan secara
menyeluruh, dan tujuannya adalah untuk memperbaiki dan memaksimalkan kinerja
perusahaan.
Pada saat ini, jika anda membaca di surat kabar, banyak perusahaan yang melakukan
aksi korporasi, yang tujuannya adalah untuk memperkuat, memperbaiki dan
memaksimalkan kinerja perusahaan
2. 3 Tata Kelola Perusahaan
Tata kelola perusahaan (bahasa Inggris: corporate governance) adalah rangkaian
proses, kebiasaan, kebijakan, aturan, dan institusi yang mempengaruhi pengarahan,
pengelolaan, serta pengontrolan suatu perusahaan atau korporasi. Tata kelola
perusahaan juga mencakup hubungan antara para pemangku kepentingan (stakeholder)
yang terlibat serta tujuan pengelolaan perusahaan. Pihak-pihak utama dalam tata kelola
perusahaan adalah pemegang saham, manajemen, dan dewan direksi. Pemangku
kepentingan lainnya termasuk karyawan, pemasok, pelanggan, bank dan kreditor lain,
regulator, lingkungan, serta masyarakat luas.
Tata kelola perusahaan adalah suatu subjek yang memiliki banyak aspek. Salah satu
topik utama dalam tata kelola perusahaan adalah menyangkut masalah akuntabilitas
dan tanggung jawab mandat, khususnya implementasi pedoman dan mekanisme untuk
memastikan perilaku yang baik dan melindungi kepentingan pemegang saham. Fokus
utama lain adalah efisiensi ekonomi yang menyatakan bahwa sistem tata kelola
perusahaan harus ditujukan untuk mengoptimalisasi hasil ekonomi, dengan penekanan

kuat pada kesejahteraan para pemegang saham. Ada pula sisi lain yang merupakan
subjek dari tata kelola perusahaan, seperti sudut pandang pemangku kepentingan, yang
menuntuk perhatian dan akuntabilitas lebih terhadap pihak-pihak lain selain pemegang
saham, misalnya karyawan atau lingkungan.
Perhatian terhadap praktik tata kelola perusahaan di perusahaan modern telah
meningkat akhir-akhir ini, terutama sejak keruntuhan perusahaan-perusahaan besar AS
seperti Enron Corporation dan Worldcom. Di Indonesia, perhatian pemerintah terhadap
masalah ini diwujudkan dengan didirikannya Komite Nasional Kebijakan Governance
(KNKG) pada akhir tahun 2004.
Nilai Ekuitas Makanan dan Minuman
Berdasarkan perhitungan Discounted Cash Flow maka pendapatan nilai ekuitas untuk
perusahaan Aqua, yaitu :

Jumlah Saham (dalam


Nama Perusahaan Nilai Ekuitas (dalam Rupiah)

Lembar)

PT. AQUA

297.360.000

539290464951

Nilai ekuitas sama dengan laba (rugi bersih) ditambah penyusutan ditambah
penambahan (jika diarus kas bersih untuk ekuitas bernilai negatip), sedangkan
pengurangan (jika diarus kas bersih untuk ekuitas bernilai positip) aktiva tetap, modal
kerja, dan hutang jangka panjang, sehingga mendapat nilai arus kas bersih bernilai
ekuitas.
PT AQUA adalah perusahaan yang berada pada posisi overvalue , maksudnya jika
harga saham lebih besar dari harga wajar saham atau nilai yang sebenarnya. Jika harga
saham berada dalam posisi overvalue, maka para investor dapat mengambil keputusan
untuk menjual sahamnya, dimana untuk mengetahui nilai saham, harga wajar saham
tersebut dibandingkan harga saham.
PT. AQUA GOLDEN Mississippi
PT AQUA Golden Mississippi didirikan pada tahun 1973 oleh Bapak Tirto Utomo, sebagai
produsen pelopor air minum dalam kemasan di Indonesia. Pabrik pertama didirikan di
Bekasi. Setelah beroperasi selama 30 tahun, kini AQUA memiliki 14 pabrik di seluruh Indonesia.
Pada tahun 1998, AQUA (yang berada di bawah naungan PT Tirta Investama)
melakukan langkah strategis untuk bergabung dengan Group DANONE, yang

merupakan salah satu kelompok perusahaan air minum dalam kemasan terbesar di
dunia dan ahli dalam nutrisi. Langkah ini berdampak pada peningkatan kualitas produk,
market share, dan penerapan teknologi pengemasan air terkini. Di bawah bendera
DANONE-AQUA, kini AQUA memiliki lebih dari 1.000.000 titik distribusi yang dapat
diakses oleh pelanggannya di seluruh Indonesia.
Lokasi Sumber Mata Air AQUA
Brastagi
Lampung (Jabung dan Umbul Cancau)
Mekarsari (Kubang)
Subang (Cipondoh)
Wonosobo (Mangli)
Klaten (Sigedang)
Pandaan
Kebon Candi
Mambal
Menado (Airmadidi)
ANALISA PERUSAHAAN
KEKUATAN
1. Keahlian dalam cita rasa Indonesia
2. Produksi rendah biaya
3. Jangkauan distribusi luas
4. Kecepatan dalam menjangkau konsumen
5. Brand yang sudah terkenal

KELEMAHAN

1. Terlalu banyak Brand yang dikeluarkan


2. Terlalu banyak inovasi rasa yang dibuat oleh Danone
3. Permintaan pasar yang belum terpenuhi

PELUANG

1. Melakukan ekspansi ke luar negeri


2. Melakukan join dengan perusahaan yang memiliki produk yang sejenis

3. Melakukan diversifikasi terhadap produk lain

ANCAMAN

1. Ketatnya persaingan yang dilakukan pesaing dalam hal iklan maupun inovasi
2. Tidak fokus terhadap satu jenis produk AQUA

Strategi Dan Keunggulan Perusahaan.


Seiring dengan perkembangan zaman, khususnya di era globalisasi dan teknologi
informasi, pola manajemen perusahaan di Indonesia harus menyesuaikan sistem dan
lebih terbuka terhadap perubahan. Kebanyakan perusahaan di Indonesia, baik
perusahaan besar, menengah dan kecil, didirikan dan dikembangkan oleh keluarga atau
pribadi.
Mengingat tajamnya kompetisi dan luasnya skala persaingan dewasa ini, maka
perusahaan harus dikelola secara modern, terbuka tanpa harus kehilangan sifat dan
citra kekeluargaannya. Salah satu caranya adalah dengan go publik. Pada dasarnya go
publik merupakan suatu proses untuk meningkatkan partisipasi masyarakat
melaluipermanent capital formation, yang menuntut adanya transparansi
dan disclosure yang wajib dilakukan oleh perusahaan.
Adapun tujuan dari go publik yaitu memperoleh modal dari masyarakat dengan cara
menjual sedikit mungkin surat berharga dengan harga yang mahal sebab dengan
membagi kepemilikan dengan masyarakat yang tidak terlalu besar, modal yang besar
tetap bisa diperoleh. Selain itu, tujuan terpenting dari go publik lainnya adalah
memperbaiki struktur modal menjadi lebih sehat (Widoatmodjo, 2004: 32).
Dalam situasi persaingan yang tidak lagi berskala nasional, tetapi sudah memasuki
tataran global, maka perusahaan yang masih dikelola privat (keluarga) tidak dapat
diandalkan untuk bersaing. Modal dan jaringan pemasaran yang dimiliki oleh
perusahaan privat sangat terbatas. Di samping itu, kemajuan teknologi informasi telah
memaksa masyarakat bersifat kritis dan dapat menilai bahwa perusahaan yang go
publik adalah perusahaan yang lebih memperhatikan masyarakat.
Penerapan strategi dalam tata kelola perusahaan

AQUA memegang saham lebih dari 62% dari pasar botol di Indonesia, negara berpenduduk
terbanyak kelima didunia. Memegang tampuk pimpinan menjadi sulit. Ada beberapa rintangan
yang effektif untuk masuk dalam industry air dalam botol. Teknologi air dlam botol tidak terlalu
sulit dan kebutuhan modal tidak terlalu berlebihan.Pemasaran menyediakan keunggulan bersaing
yang utama diantara pembuat air dalam botol. Penyaluran yang efisien dan pengiklananan untuk
membedakan dan memproduksi satu kesetiaan pada merek adalah kunci sukses.
Pembedaan telah menjadi tujuan pertama Tirto. Dalam satu penggelaran pemasaran yang
cemerlang, dia telah memberi nama produknya dengan AQUA (Nama Latin untuk "Air". Orang
asing di Indonesia, sasaran asli pemasaran, dapat mengerti apa arti kata itu. Lebih dari 300 bahasa
dipakai di Indonesia dan kepekaan suku sangat penting . Pemilihan bentuk nama Latin dalah
netral, dan tidak ada kepentingannya dengan kelompok suku tertentu. Sebaga bonus AQUA
adalah kata yang mudah untuk diucapkan untuk pembicara setiap bahasa.
Strategi pemasaran yang asli tidak ditujukan di Indonesia . Tirto bermaksud untuk
memapankan ceruk pasar kecil memasok air aman dan es pada orang asing di
Indonesia. Satu hal yang mengejutkan, uji pemasaran di Terminal besar di Jakarta dan
sepanjang jalan Pantura membuktikan bahwa orang-orang Indonesia ada kemauan
untuk membeli air dalam botol. Berita tentang AQUA menyebar dari kota besar ke desadesa kecil diseluruh pelosok tanah air. Tetapi perkiraan konsumen harus dipikirkan.
Sementara perkiraan tersebut AQUA mengandung mineral sehat, sebenarnya tidak ada
apa-apanya selain air dalam botol.Tidak dikarbonasi dan tidak pula dibumbui. Sejak
semula, bagaimanapun, AQUA secara umum mengacu pada Air Mineral AQUA orang
Indonesia tidak tahu bagaiman memperkirakan. Pada awalnya contoh promosi
penjualan AQUA dilaksanakan pada pengunjung bioskop.
Untuk memoles citra AQUA Tirto mencoba slogan bersih, bening, bebas bakteriuntuk
empat tahun yang pertama. Penjualan tetap tertahan dibawah dua juta liter per tahun
tidak cukup apabila perusahaan telah menjadi distributor utama. Dalam tahun 1979 Tirto
merubah slogan secara permanen menjadi air sehat setiap saat, sedikit penedekatan
klinis. Berhasil, Slogan yang baru berpasangan dengan perkenalan dengan kemasan
plastik yang baru, mendorong penjualan AQUA sampai lebih 13 juta liter di tahun 1983.
Alternatif Strategi Perusahaan Dalam Menghadapi Persaingan
AQUA menggunakan seluruh media untuk iklannya. Bis, taxi, TV, radio, koran, dan
majalah membawakan logo dan slogan biru AQUA yang berbeda. Dalam menjaga
kesehatannya, mengangkat citra, AQUA secara aktif mendukung penyelenggaraan
atletik internasional seperti pada jalur dan lapangan, mendaki gunung, angkat berat.
Pada maraton yang populer dan balapan 10.000 meter truk-truk AQUA menyediakan
pelari yang kelelahan dengan pancuran air segar. Sebagai bagian dari hubungan

masyarakat, AQUA juga membuka pabriknya untuk dikunjungi masyarakat untuk


meyakinkan masyarakat pelanggan bahwa AQUA diproduksi dengan cara yang higienis
dengan fasilitas, personel, dan manajemen yang utama.
Sementara pengiklanan dan humas menarik AQUA melalui saluran-saluran distribusi,
promosi eceran lokal dan potongan harga mendorong produksi pada pelanggan.
Pelayanan adalah krusial dalam bisnis air. Ada pusat-pusat distribusi AQUA di
Indonesia, dijalankan oleh PT. Wirabuana Intrent, distributor tunggal produk-produk
AQUA. Truk-truk AQUA yang selalu siap sedia dimana saja kapan saja memastikan
pengiriman yang handal pada outlet eceran dan perusahaan-perusahaan yang
menyediakan pendingin air AQUA untuk karyawannya. Penerbangan besar seperti
Garuda Indonesia, Penerbangan Nasional Indonesia, menawarkan AQUA pada
penumpangnya. Pelanggan-pelanggan ini membutuhkan pelayanan yang segera dan
handal. Pendingin air kantoran yang kosong atau rusak menciptakan citra yang buruk
dan penerbangan membutuhkan pengiriman tepat waktu.
AQUA melanjutkan untuk mengembangkan upaya pemasarannya ke pulau yang lain di
Indonesia. Untuk memotong biaya transportasi, fasilitas produksi dioperasikan dengan
lisensi yang memproduksi air dalam persyaratan AQUA telah dibuka di Manado,
Sulawesi Utara, dan Medan, Sumatera Utara. Satu instalasi kecil mulai berproduksi airl
SEHAT dalam botol di Brunei Darrussalam, satu negara minyak yang merdeka di pantai
utara Borneo. Bukan suatu hal yang kecil

MANAJEMEN PEMASARAN AQUA


Sebagaimana Tirto Utomo merenungkan masa depan, dia telah memikirkan peluang-peluang
dan ancaman pada usaha air dalam botolnya. Rahasia keberhasilan AQUA adalah
kemampuannya untuk tumbuh secara cepat untuk menciptakan ledakan permintaan untuk air
dalam botol di Indonesia dan kemudian memasok permintaan itu. Pada dasarnya, orang
Indonesia mengkonsumsi lebih kecil dari satu liter air dalam botol per tahun. Dibandingkan
dengan 40 liter pertahun diantara orang Amerika dan 60 liter pertahun untuk orang Eropa.
Ada terlihat banyak ruang untuk tumbuh , keduanya didalam negeri Indonesia dan diseputar
kawasan Asia-Pasifik.
Di pihak lain, Tirto telah tahu bahwa Asia Tenggara adalah kawasan yang melayang-layang.
Kegiatan-kegiatan Sosial, Politik dan Ekonomi yang tiba-tiba muncul adalah hal yang umum.

Dalam kurun 10 tahun terakhir berkali-kali terjadi booming ekonomi untuk Indonesia.
Akankah hal ini terus berlangsung? Dapatkah AQUA melanjutkan eksport ke kawasan?
Akankahpesaing, dalam negeri dan luar negeri, berhasil dalam mengambil pangsa pasar?,.
Suatu hal mendesak yang dapat menyulitkan Tirto, adalah konsentrasi penjualan
AQUA didaerah Jakarta, Apakah hal ini telah menjadi masalah? Apakah jika persaiangan
yang kuat, atau kekuatan-kekuatan lain mengakibatkan penjualan AQUA di Jakarta jatuh ?
Jakarta adalah pasar yang sangat besar, tapi juga tempat tinggal warga intelektual
kelasmenengah di Indonesia yang sedang tumbuh. Kelompok-kelompok lingkungan telah
menyampaikan ketidakpuasannya terhadap masalah sampah yang ditimbulkan akibat
kemasan AQUA kosong. Surat kabar memberitakan satu dari otoritas air minum masyarakat
(PDAM Jaya) di Jakarta menyelesaikan rencana pendahuluan untuk menyusun kemitraan
dengan perusahaan-perusahaan botol air swasta. Idenya adalah menyalurkan air minum yang
diproduksinya melalui pipa ke pengusaha pembotolan swasta untuk dikemas dan distribusi ke
saluran pengecer. Direktur PDAM Jaya memperkirakan bahwa air yang dipasarkan dibawah
susunan tertentu akan berharga jauh lebih murah dari pada merek-merek dagang air dalam
botol yang sekarang beredar.
Hotel kelas satu di Jakarta sekarang, mengoperasikan instalasi sistem air bersihnya
sendiri sehingga para tamu dapat meminum air kraan. Pengembang perumahan dan
perkantoran secara rutin memasukkan instalasi pemroses air dalam proyeknya. Pada
kompleks perumahan raksasa yang baru dipusat kota Jakarta dimana bekas Pelabuhan Udara
Kemayoran, setiap kantor dan rumah telah dialiri air minum dalam pipa.
Sumber-sumber air di Seputar Jakarta sangat melimpah, namun bukan takterbatas.
Muka air tanah telah turun sebagai hasil dari penggunaan sejalan dengan ledakan
pertumbuhan penduduk dan perkembangan industri. Pemukim dataran tinggi Jawa Barat
selatan Jakarta telah mulai mengeluh bahwa sumber air segar yang digunakan orang desa
selama beberapa generasi telah dijual oleh perusahaan air dan dipagari, melarang masyarakat
untuk masuk melewatinya.
Upaya penganekaragaman dengan memperkenalkan Es Teh Lipton berarti bergerak
menjauh dari air dalam botol, satu ceruk pasar dimana AQUA memimpin, menuju persaingan
langsung dalam industri minuman lunak yang didominasi oleh lawan yang sudah mapan Coca
Cola dan Es Teh Botol Peraga 11 memperlihatkan pangsa pasar dalam industri minuman

lunak di Indonesia. Penjualan soft drink meningkat secara cepat sejalan dengan lebih banyak
warga Indonesia bergabung dalam kelas menengah. Coca Cola memperkirakan bahwa di
tahun 1995, kelas menengah akan meliputi 30% penduduk, meningkat 20% dari tahun 1992.
Ini berarti peningkatan sekitar 20 juta orang yang mampu membeli softdrink.
Punyakah AQUA sumber-sumber daya untuk bersaing sukses dalam industri ini?
Membutuhkan waktu 20 tahun Tirto membangun perusahaanya kedalam pesaing kelas
dunia. Apa yang harus dilakukan untuk menjaga AQUA pada puncaknya?
III . PEMBAHASAN
DefinisiManajemen Strategik
SET OF DECISIONS AND ACTIONS THAT RESULT IN THE FORMULATION AND
IMPLEMENTATION OF PLANS DESIGNED TO ACHIEVE COMPANYS
OBJECTIVES
CRITICAL TASKS SHOULD BE ENGAGED :
1.ASSESS THE COMPANY S EXTERNAL ENVIRONMENT
2.FORMULATE COMPANY S MISSION
3.DEVELOP A COMPANY S PROFILE
4.ANALYSE THE COMPANY S OPTIONS
5.IDENTIFY THE MOST DESIRABLE OPTIONS
6.SELECT A SET OF LONG TERM OBJECTIVES AND GRAND STRATEGIES
7.DEVELOP ANNUAL OBJECTIVES AND SHORT-TERM STRATEGIES
8.IMPLEMENT THE STRATEGIC CHOICES
9.EVALUATE THE SUCCESS OF STRATEGIC PROCESS

URAIAN

1.ASSESS THE COMPANY S EXTERNAL ENVIRONMENT

Lingkungan Eksternal yang merupakan Lingkungan Jauh, Lingkungan Industry, dan


Lingkungan Operasi ditinjau oleh Tirto Utomo Cs, sebagai tantangan yang dapat diidentifikasikan
berupa pandangan pandangan diluar lingkungan perusahaan .
Indonesia, seperti kebanyakan negara-negara berkembang, mempunyai kesulitan penyedian
pelayanan masyarakat pada rakyat jelata. Hal ini sangat terlihat di Jawa, sebuah pulau seluas
Carolina Utara, yang dihuni lebih dari 100 juta orang. Sebagian besar orang Jawa hidup didaerah
perkotaan membuat sulit dalam penyediaan pelayanan masyarakat.
Tekanan penduduk yang sulit diatur telah melambungkan biaya memperoleh sumbersumber air bersih, menciptakan masalah kesehatan masyarakat. Pemerintah Indonesia telah
melakukan upaya sungguh-sunnguh dalam menyediakan air bersih. Ada program Nasional untuk
membangun sistem penyediaan air berupa perpipaan air minum pada masyarakat lokal. Namun
proyek-proyek ini melibatkan instalasi penjernih air yang besar dan jaringan distribusi bawah tanah
yang ekstensif. Instalasi butuh modal, waktu, dan peran serta masyarakat. Kebanyakan di
Indonesiabelum mempunyai sambungan pada penyediaan air minum melalui fasilitas lokal.
Suatu hal yang aneh membayar harga yang sama untuk satu liter air seperti halnya satu liter minyak.
Lelucon yang mencemoohbahwa menjual air pada masyarakat Indonesia di negara hutan tropis
sama halnya menjual es batu di masyarakat Eskimo.
Akan tetapi tetap saja dia bertahan. Dia bangun instalasi penjernih air yang pertama di
Bekasi, Jawa Barat. Cukup kecil dengan kapasitas enam juta liter per tahun. Usaha sangat lamban
dimana instalasi hanya beropersi pada hari Senin dan Selasa. Segala sesuatu telah berubah. Kini
koran-koran mengacu Tirto sebagai Raja Air . Instalasi pemroses AQUA Group memiliki kapasitas
gabungan pertahun sebesar 485 juta liter air ( Peraga 1 ), mengeksport AQUA ke Singapore,
Malaysia, Philipina, dan Australia.

Kekurangan air minum yang bersih di Indonesia yang selanjutnya merupakan lingkungan
jauh, memberikan Tirto sebuah ide untuk satu perusahaan air minum dalam botol. Satu dari
teman-temannya, isteri dari kontraktor expatriat Pertamina, menjadi sakit serius karena
minum air kraan pada satu dari hotel terbaik di Jakarta. Sekilas inspirasi, Tirto melihat satu
pasar terbuka luas. Pendatang dari luar negeri yang bekerja di Indonesia akan menjadi pasar
yang siap untuk air dalam botol. Para wisatawan dan orang asing lainnya telah minum hanya
makanan-makanan panas dan dalam botol ketika makan diluar. Mereka sangat waspada pada
air dingin dan minuman yang diberi es. Sumber yangpaling andal dari air minum yang bersih

adalah yang sudah direbus di rumah. Tidak ada seorangpun yang memproduksi air dalam
botol secara komersial.
2.DEVELOP A COMPANY PROFILE :
Sakitnya wisatawan adalah serius dan menjadi kritis karena wisatawan tidak hanya satu
orang dari satu negara, wisatawan berasal dari berbagai-bagai negara yang mempunyai hak-hak
diplomatiknya. Dan jutaan orang yang harus merebus air dari PDAM, berapa energi yang harus
dibuang setiap hari ?, berapa keuntungan yang dihemat bila air dapat langsung diminum dari air
PDAM ?, berapa biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan dan ketidak sehatan akibat kondisi air
yang buruk ?
Berdasarkan hal diatas,sasaran pertama dari AQUA adalah orang asing yang makan diluar di
Jakarta. Hotel dan rumah makan telah membeliAQUA dalam botol yang dapat dikembalikan.
Penjualan mencapai 2.5 juta liter pada tahun 1980, namun meluaskan pasar adalah tidak layak
selama AQUA belum mempunyai jaringan pengembalian botol diluar Jakarta.
Hal ini berubah di tahun 1981. AQUA mulai mengemas air dalam penampung yang dapat
dibuang terbuat dari PVC (polyvinyl chloride). Penjualan diluar Jakarta mulai meningkat (Peraga 2).
Penyempurnaan berikutnya datang pada tahun 1984 ketika AQUA merubah menjadi kemasan plastik
segi empat. Bentuk yang baru jauh lebih mudah untuk disimpan dan secara dramatis
menyempurnakan tampilan dari penampung PVC.

Sementara Tirto mengembangkan perusahaannya maka tibalah saatnya pesta olah


raga Olimpiade digelar .Olimpiade adalah suatu hal yang wajar sejak dimulainya pada jaman
Yunani dan diteruskan dijaman Modern yang diselenggarakan di berbagai-bagai negara. Hal
ini menjadi kritis manakala Bulutangkis dimasukkan pertama kali sebagai cabang olah raga
yang dipertandingkan pada saat itu, lebih kritis lagi Bulutangkis di Indonesia merupakan
Prestige dunia dengan dimenangkannya kejuaraan-kejuaraan dunia baik Amatir Profesional
maupun even-even seperti SEA Games. Maka tidak ada alasan Indonesia kalah bertanding di
Olimpiade. Jika kita menoleh kepada logo AQUA yang baru : AIR SEHAT SETIAP SAAT.
Maka bila AQUA tidak menjadi salah satu sponsor maka pada saat Olimpiade tidak ada
AQUA sehingga tidak setiap saat AQUA merupakan air sehat. Padahal perbulutangkisan kita
adalah yang tersehat didunia, jadi yang paling kritis adalah bagaimana ada AQUA di
Olimpiade dan itu adalah bagaimana mengemas air sehat dalam botol dan kemasan.

Maka Tirto Utomo digambarkan oleh majalah, berhenti pada gambaran seorang pria
dan wanita muda yang telah memenangkan medali emas olimpiade bulu tangkis untuk
Indonesia. Sebagai sponsor utama persatuan bulu tangkis, dengan bangga telah menolong
Indonesia memenangkan dua medali emas Olimpiade yang pertama kali. Ini hanya masalah
waktu katanya. Tapi kini Tirto sedang memikirkan bagaimana mengemas air dalam botol,
bukan bulutangkis.
Sebagai lulusan Sarjana Hukum pada tahun 1957, Tirto Utomo lahir di satu kota kecil
di Wonosobo di Jawa Tengah dengan darah campuran Iundonesia China. Setelah suksesnya
dalam karir pemasaran dengan Pertamina, BUMN di Indonesia, dia lalu pensiun, tahun 1978,
untukpengabdian penuh pada PT. AQUA Golden Mississipi, bendera air dalam kemasan
yang didirikannya di Indonesia tahun 1973.
3.FORMULATE COMPANYS MISSION

Suatu tugas yang diemban oleh Tirto pada masa di Pertamina , yang mengajarkan suatu
pengalaman yang kental telah menjadi misi perusahaan Pemasaran produk-produk
perminyakan untuk pertama telah meyakinkan Tirto bahwa menjual adalah 60% pelayanan
dan 40% produk, Baginya, hubungan dengan pelanggan adalah krusial. Dia telah tumbuh
bersama hubungan yang bersahabat dengan pelanggan pelanggan pertamina selama sebagai
pemasar ketika minyak sedang langka dan harganya melambung. Mereka masih mengingat
keramahannya dan yakin bahwa Tirto telah turut ambil bagian ketika kelebihan pasokan
minyak telah menciptakan pasar oleh pembeli Tirto telah mengetrapkan falsafah pelayanan
menjadi wiraswasta sukses.
Jadi misi yang diemban Tirto adalah menjual, dan yang dijual di pasaradalah 60% pelayanan
dibandingkan dengan 40% produk dengan bendera AQUA air dalam kemasan Air Sehat
Dalam Kemasan.
4.DEVELOP A COMPANY S PROFILE

Sebagian besar yang ada didunia ini mempunyai bentuk, benda-benda, tanaman, hewan
mempunyai

muka,

manusia

mempunyai

wajah,

maka

perusahaan

mempunyai

profile.Permasalahannya adalah apakah setiap saat wajah itu hadir dihadapan pelanggan maka Tirto

berusaha menghadirkannya melalui wajah-wajah lain yang sudah dikenal dunia yang sudah diketahui
dimana saja dan setiap saat.

Sebagai tambahan ( terhadap pengertian diatas ) untuk usaha airnya,dia memegang waralaba
di Indonesia untuk Green Pub, Pizza Hut, Dairy Queen dan Steak House Ponderosa yang dia
kelola melalui group Ponderosa, satu Kantor pusat operasi.
Dalam sebuah kegiatan usahanya, Tirto mengingatkan karyawannya bahwa 60% dari apa
yang mereka jual adalah pelayanan. AQUA Group saat ini telah menjadi perusahaan air dalam
kemasan yang terbesar di kawasan Asia-Pasifik, memperkirakan penjualan lebih dari 300 juta liter air
kemasan di tahun 1992. Memulai adalah tidak terlalu mudah. Pada mulanya, banyak orang tertawa
atas idenya bahwa orang Indonesia akan membeli air minum dalam kemasan tersebut,
5.ANALYSE THE COMPANYS OPTIONS

Option adalah suatu pilihan yang boleh diambil atau tidak diambil yang keduanya
mempunyai implikasi yang masih ada dalam standard yang belaku
Di tahun 1985, AQUA mulai bersaing dengan minuman lunak dalam botol denagn
memperkenalkan satu gelas plastik kecil (220 ml) dengan peutup segel. Ini adalah pukulan
yang terbesar diantara warga Indonesia. Hanya lebih kecil dari 500 perak, setiap orang dapat
memperoleh minuman air yang bersih. Pada tahun berikutnya, AQUA telah menjual sekitar
42 juta liter air dalam botol (Peraga. 2)
Di tahun 1987, AQUA memperkenalkan satu jalur baru dari kemasan terbuat dari PET (polyethilene
terephthalate). Dibandingkan PVC, kemasan terbuat dari PET mempunyai empat keuntungan utama
:
1.Bahan kemasan mempunyai kejernihan tingkat tinggi membuat air nampak sejernih kristal
2.Permeabilitas gas sangat rendah, membuat isi tidak sensitif terhadap atmosfir sekitarnya.
3.Kemasan jauh lebih kuat dan lebih jarang bocor atau di tembus.
4.Zat-zat kimia yang digunakan dalam pembuatan PET lebih kecil dalam merusak lingkungan umum
daripada penggunaan dalam pembuatan PVC.

Pergantian ke PET mendahului yang lain menjadikan AQUA pemimpin teknologi melampaui penyalur
air dalam botol di Eropa dan Amerika. Dipacu dengan kemasan baru, penjualam melonjak lebih 130
juta liter pada tahun 1990 (Peraga 2)
6.IDENTIFY THE MOST DESIRABLE OPTIONS

Produksi dan Distribusi


Dalam iklannya AQUA menekankan asal dari air dan proses produksinya. Asal dari AQUA
adalah benar-benar sumber air yang mengalir, bukan air tanah yang dipompa kepermukaan
tanah. Merek-merek lain air yang diproduksi Grup AQUA menggunakan air yang dipompa,
tapi tidak menggunakan nama AQUA. Truk-truk yang diperlengkapi dengan tangki 10.000
liter yang berupa baja tahan karat membongkar air pada instalasi pemroses. Disana air diolah
disucikan (Peraga 3). Tidak ada bahan kimia, mineral, atau penyedap ditambahkan. Setelah
diproses, AQUA dikemas dalam penampung lebar untuk export penjualan eceran (Peraga 4).
Di Jakarta AQUA memasok air bersih pada kapal perang asing yang masuk dengan
menggunakan truk-truk tangki besi stainless.
Pengawasan mutu adalah krusial di AQUA. Perusahaan mempunyai laboratorium modern
untuk menguji produk dan staff tetap terdiri dari ahli fisika, ahli mikrobiologi, dan ahli kimia.
Sebagai tambahan untuk memenuhi Standard Pemerintah Indonesia untuk air kemasan,
AQUA telah disetujui oleh World Health Organisasi (WHO), Administrasi Makanan dan
Obat-obatan Amerika, Agen pelindung Lingkungan Amerika dan Asosiasi Internasional Air
dalam botol.
Di tahun 1991, instansi kesehatan di Jawa Timur telah melaporkan bahwa mikroorganisme
telah ditemukan dibeberapa perdagangan air dalam botol yang dijual di Surabaya dibawah
standard air yang aman. Salah satu merek dagang adalah AQUA. Sebagai tambahan satu
penampung AQUA mengeluarkan bau klorin yang kuat. AQUA segera mengambil langkah
cepat untuk meyakinkan bahwa standard keamanan ditekankan disemua pabriknya.
Untuk melawan pemberitaan yang buruk yang melingkupi pencemaran boto-botol AQUA di
Jawa Timur, perusahaan mengintensifkan kebijakasanaan keterbukaan berupa kunjungan
pada fasilitas produksinya. Arus kunjungan yang hampir menerus dari pejabat-pejabat
pemerintahan dan tokoh-tokoh lembaga masyarakat mengunjungi fasilitas AQUA sepanjang
tahun.

Pengawasan kwalitas dimuara sangat krusial. Disamping toko eceran, AQUAjuga dijual di
PK5 yang juga menjual rokok, minuman limun, makanan kecil, dan kadang-kadang bahan
bakar bensin untuk sepeda motor. Sering outlet-outlet ini tidak melindungi produk AQUA
dari sinar matahari, debu, dan bau yang menyengat yang dapat mempengaruhi air dalam botol
dengan kemasan bukan gelas. Walaupun kemasan PET yang digunakan AQUA adalah
kemasan non gelas yang tersedia, tetap ada rembesan gas pada tingkatan tertentu. Penanganan
dan penyimpanan yang benar dibutuhkan untuk mencegah kerusakan produk. AQUA dan
agen pemasarannya, PT Wirabuana Intrent, menyelenggarakan pelatihan dan pemerikasaan
dilapangan untuk memastikan bahwa pedagang kecil mencegah pencemaran dimuara.
AQUAuq mempunyai upaya aktif dalam riset dan pengembangan untuk bahan kemasan baru
dan cara-cara baru untuk menarik pelanggan. Teknologinya yangmemimpin dikalangan
pabrik kemasan memberi daya saing sepanjang biaya kemasan berkisar diantara 40% sampai
70% biaya produksi, bergantung pada produknya. Banyak kantor-kantor di Indonesia
mengandalkan Dispenser air listrikdengan tanda merah untuk air panas dan tanda biru untuk
air dingin sebagai pembuat kopi atau teh. Spray adalah produk baru dikembangkan dalam
kemitraan dengan perusahaan air mineral perancis Vittel. Spray AQUA adalah kaleng
tekanan digunakan untuk menyemprotkan embun yang lembut dari air dingin pada wajah atau
lengan. Untuk menganekaragamkan lini produknya, AQUA masuk dalam perjanjian
pemasaran dengan PT. Unilever Indonesia, dimana AQUA akan memasarkan paket-paket
individu Es teh Lipton rasa jeruk, AQUA sedang mengembangkan lini baru minuman sehat
untuk memanfaatkan kegemaran kebugaran yang menyapu Asia Tenggara.
7.SELECT A SET OF LONG TERM OBJECTIVES AND GRAND STRATEGIES

AQUA memegang saham lebih dari 62% dari pasar botol di Indonesia, negara
berpenduduk terbanyak kelima didunia. Memegang tampuk pimpinan menjadi sulit. Ada
beberapa rintangan yang effektif untuk masuk dalam industry air dalam botol. Teknologi air
dlam botol tidak terlalu sulit dan kebutuhan modal tidak terlalu berlebihan. Pemasaran
menyediakan keunggulan bersaing yang utama diantara pembuat air dalam botol. Penyaluran
yang efisien dan pengiklananan untuk membedakan dan memproduksi satu kesetiaan pada
merek adalah kunci sukses.
Pembedaan telah menjadi tujuan pertama Tirto. Dalam satu penggelaran pemasaran yang
cemerlang, dia telah memberi nama produknya dengan AQUA (Nama Latin untuk Air.
Orang asing di Indonesia, sasaran asli pemasaran , dapat mengerti apa arti kata itu. Lebih dari

300 bahasa dipakai di Indonesia dan kepekaan suku sangat penting. Pemilihan bentuk nama
Latin dalah netral , dan tidak ada kepentingannya dengan kelompok suku tertentu. Sebaga
bonus AQUA adalah kata yang mudah untuk diucapkan untuk pembicara setiap bahasa.
Strategi pemasaran yang asli tidak ditujukan di Indonesia . Tirto bermaksud untuk
memapankan ceruk pasar kecil memasok air aman dan es pada orang asing di Indonesia. Satu
hal yang mengejutkan, uji pemasaran di Terminal besar di Jakarta dan sepanjang jalan
Pantura membuktikan bahwa orang-orang Indonesia ada kemauan untuk membeli air dalam
botol. Berita tentang AQUA menyebar dari kota besar ke desa-desa kecil diseluruh pelosok
tanah air. Tetapi perkiraan konsumen harus dipikirkan. Sementara perkiraan tersebut AQUA
mengandung mineral sehat, sebenarnya tidak ada apa-apanya selain air dalam botol.Tidak
dikarbonasi dan tidak pula dibumbui. Sejak semula, bagaimanapun, AQUA secara umum
mengacu pada Air Mineral AQUA orang Indonesia tidak tahu bagaiman memperkirakan.
Pada awalnya contoh promosi penjualan AQUA dilaksanakan pada pengunjung bioskop.
Untuk memoles citra AQUA Tirto mencoba slogan bersih, bening, bebas bakteriuntuk empat
tahun yang pertama. Penjualan tetap tertahan dibawah dua juta liter per tahun tidak cukup
apabila perusahaan telah menjadi distributor utama. Dalam tahun 1979 Tirto merubah slogan
secara permanen menjadi air sehat setiap saat, sedikit penedekatan klinis. Berhasil, Slogan
yang baru berpasangan dengan perkenalan dengan kemasan plastik yang baru, mendorong
penjualan AQUA sampai lebih 13 juta liter di tahun 1983.
AQUA menggunakan seluruh media untuk iklannya. Bis, taxi, TV, radio, koran, dan majalah
membawakan logo dan slogan biru AQUA yang berbeda. Dalam menjaga kesehatannya,
mengangkat citra, AQUA secara aktif mendukung penyelenggaraan atletik internasional
seperti pada jalur dan lapangan, mendaki gunung, angkat berat. Pada maraton yang populer
dan balapan 10.000 meter truk-truk AQUA menyediakan pelari yang kelelahan dengan
pancuran air segar. Sebagai bagian dari hubungan masyarakat, AQUA juga membuka
pabriknya untuk dikunjungi masyarakat untuk meyakinkan masyarakat pelanggan bahwa
AQUA diproduksi dengan cara yang higienis dengan fasilitas, personel, dan manajemen yang
utama.
Sementara pengiklanan dan humas menarik AQUA melalui saluran-saluran distribusi,
promosi eceran lokal dan potongan harga mendorong produksi pada pelanggan. Pelayanan
adalah krusial dalam bisnis air. Ada pusat-pusat distribusi AQUA di Indonesia, dijalankan

oleh PT. Wirabuana Intrent, distributor tunggal produk-produk AQUA. Truk-truk AQUA
yang selalu siap sedia dimana saja kapan saja memastikan pengiriman yang handal pada
outlet eceran dan perusahaan-perusahaan yang menyediakan pendingin air AQUA untuk
karyawannya. Penerbangan besar seperti Garuda Indonesia, Penerbangan Nasional Indonesia,
menawarkan AQUA pada penumpangnya. Pelanggan-pelanggan ini membutuhkan pelayanan
yang segera dan handal. Pendingin air kantoran yang kosong atau rusak menciptakan citra
yang buruk dan penerbangan membutuhkan pengiriman tepat waktu.
AQUA melanjutkan untuk mengembangkan upaya pemasarannya ke pulau yang lain di
Indonesia. Untuk memotong biaya transportasi, fasilitas produksi dioperasikan dengan lisensi
yang memproduksi air dalam persyaratan AQUA telah dibuka di Manado, Sulawesi Utara,
dan Medan, Sumatera Utara. Satu instalasi kecil mulai berproduksi airl SEHAT dalam botol
di Brunei Darrussalam, satu negara minyak yang merdeka di pantai utara Borneo. Bukan
suatu hal yang kecil, hampir dua per tiga penjualan AQUA tetap berada di daerah Jakarta,
dipasok oleh lima lima fasilitas produksi terletak di Jawa Barat mewakili 65% total kapasitas
AQUA (Peraga 1). Proyek-proyek baru sedang berlangsung dibeberapa bagian di Indonesia
sebaik diluar Indonesia, di Philippina dan Vietnam.
Persaingan
AQUA adalah pemimpin pasar yang tidak dipertanyakan dalam industri air dalam botol.
Sistem penyaluran, strategi pemasaran, dan kemasan yang istimewa menciptakan keunggulan
bersaing.Memungkinkan harga premium sekitar 10% sampai 25% diatas harga-harga yang
dipatok merek-merek pesaing. AQUA bersaing disegala segmen pasar, memproduksi Vit
dibawah lisensi dari Vittel Perancis dan pemegang merekuntuk beberapa rantai supermarket
Indonesia. Franchise Mc. Donalds di Jakarta menjual AQUA yang menampakkan busur emas
Mc. Donalds bersama logo AQUA . Selama lima tahun terakhir sukses AQUA telah menarik
persaingan dari sekitar 50 perusahaan air dalam botol di Indonesia, yang menjual lebih dari
70 merek dagang. Sementara sebagian besar adalah pabrik regional kecil, beberapa pesaing
memiliki pangsa pasar mendasar sejalan dengan sumber-sumber keuangan, memasarkan
pengetahuan, dan sistem-sistem distribusi yang dapat menjadi ancaman serius akankah
AQUA goyah.
Peraga 5 merupakan daftar pesaing utama AQUA. Ades, Oasis, Air Sosro secara agrsif
menantang tampuk pimpinan AQUA dalam pasar air dispenser yang sangat menguntungkan

di Jakarta. Prusahaan keluarga Air Sosro mengendalikan pasar teh dalam botol di Indonesia
denga menjual satu juta botol perhari dengan bendera merek Teh Botol Sosro. Air sosro
menhargai airnya sekitar 20% dibawah AQUA, Bonaqua, satu produk Coca Cola dihargai
sama dengan AQUA, adalah nama dagang internasional dengan sistem distribusi yang kuat di
Indonesia. ABC Pure diproduksi oleh PT ABC Central Food, distributor besar konsentrat
minuman lunak tradisional di Indonesia.
Keberhasilan merek dagang AQUA telah menarik paling tidak 10 peniru untuk menggunakan
kata aqua. Tirto secara aktif mempertahankan merekdagangnya, memenangkan pertarungan
hukum melawan perusahaan yang menggunakan nama Club AQUA dan Aquaria. Dalam
keputusannya pada bulan Mei 1992, Kejaksaan Agung di Indonesia memaklumkan bahwa
kata aqua, bilamana digunakan pada air dalam botol bukan nama latin yang umum, namun
merek dagang yang dilindungi.Pengacara AQUAmembantah bahwa kata itu telah didaftarkan
sebagai merek dagang sejak 1973, diperbaharui di tahun 1986, bahwa AQUA telah
membelanjakan jutaan dolar mengiklankan merekdagang tersebut, dan akibat dari
pengiklanan ini, dibenak pelanggan Indonesia kata AQUA sambung dengan air dalam botol
yang diproduksi PT. AQUA Golden Mississippi. Oleh sebab itu perusahaan air dalam botol
yang lain tidak dapat menggunakan kata aqua pada namanya atau logo kecuali dibawah
perjanjian lisensi. Pengadilan telah menyetujui.
8.IMPLEMENT THE STRATEGIC CHOICES

Organisasi dan Personil


AQUA diorganisasikan secara pengendalian terpusat dari operasi yang desentralisasi (Peraga
6). Kebanyakan produksi dan distribusi ditangani anak perusahaan atau pemegang lisensi.
Perusahaan keluarga relatif kecil dengan tiga lapis manajemen : pelaksana (delapan
pimpinan), manajerial (23 manajer) dan pengawasan (80 pengawas dan petugas lapangan).
Total Quality Control (TQC) telah ditrapkan pada seluruh organisasi. Setiap unitada satu Satu
Komite Kelompok Pengawasan Mutu tidak resmi (GQC) untuk menyempurnakan operasi.
Institut Manajemen Asia telah memilih AQUA mendapatkan penghargaan manajemen 1991
untuk manajemen umum. Perusahaan juga menerima Penghargaan Sahwali 1991 untuk upaya
perlindungan lingkungan.
PT AQUA Golden Mississippi adalah anggota Aqua Group , koleksi perusahaan dengan
kepemilikan silang dimana Tirto yang paling berkepentingan. Kelompok memusatkan pada

produksi dan distribusi air dalam botol. Fasilitas produksi ada dalam daftar pada (Peraga 7)
memprodksi AQUA dibawah lisensi, merek dagang yang lain air dalam botol seperti VIT
(Perusahaan Perancis Vittel), atau label merekdagang pribadi untuk distributor Indonesia
yang lain. Perusahaan kemasan mempruduksi kemasan plastik untuk fasilitas kelompok
AQUA. Pabrik di Jawa Barat telah dioperasikan oleh AQUA memasok pasar Jakarta (65%
penjualan) dan pasar eksport (10% penjualan). Pabrik-pabrik mendapat lisensi dari AQUA
diluar Jawa Barat (Peraga 7) memproduksi sekitar 25% dari penjualan. Dibawah manajemen
lisensi, AQUA menerima penghasilan non-air dari lisensi yang membayar upah bantuan
manajemen dan bunga pada pendapatan. Pendapatan non-air yang lain termasuk sewa kantor
dan permesinan dari PT. Wirabuana Intrent, distributor tunggal untuk AQUA di Indonesia,
dan PT. Tirta Graha Parama, satu pabrik kemasan. Keseluruhan, ongkos dari pendapatan nonair memacu pendapatan dari penjualan tahunan AQUAsekitar 5%.
Tirto adalah Pimpinan dan Direktur dari PT. AQUA Golden Mississippi. Dia juga
mengendalikan kepentingan disebagian besar di Kelompok AQUA (Peraga 7), Willy
Sidharta, yang memulai usaha pada tahun 1973, adalah Presiden. Dia juga presiden PT.
Andarila Plastik, satu dari anak perusahaan kemasan AQUA, dan Ketua Asia Chapter
International Bottled Water Association (IBWA) berkantor pusatdi Amerika disamping
sebagai anggota International Relation Committee pada organisasi yang sama.
PT. AQUA Golden Mississippi bangga terhadap tenaga kerjanya . Lebih dari 70%
karyawannya berijasah SMA. Dari sini, sekitar 20 karyawan lulusan Universitas Teknik dan
30 adalah seni bebas atau lulusan Universitas Ekonomi. Perusahaan mempunyai program
aktifpelatihan intern untuk mengupgrade keahlian karyawannya. Sekitar separuh dari 1200
karyawan perusahaanbrpartisipasi dalam beberapa pelatihan resmi tiap tahun. Sebagai
tambahan, sekitar 20 karyawan menyelesaikan kursus formal instruktur yang ditawarkan
sekolah Indonesia sementara 10 karyawan mendapatkan pelatihan tehnik di Eropa dan
Amerika Serikat. AQUA menyediakan keuntungan kesehatan pada karyawannya dan
membantu mereka mendapatkan dan membiayai perumahan yang terjangkau.
9.EVALUATE THE SUCCESS OF STRATEGIC PROCESS

Situasi Keuangan

Pendapatan dan keuntungan meningkat sebanding dengan peningkatan penjualan per unit
AQUA (Peraga 8). Di tahun 1990 PT. AQUA Golden Mississippi telah membuat Initial
Public Offering IPO sebanyak satu juta lembar saham, senilai sekitar 17% total saham.
Dengan nilai par 1000 rupiah per saham telah ditawarkan pada harga awal Rp. 7.500,- per
saham. Tirto menahan kepemilikan sekitar 42% saham sedang PT. Wirabuana Intrent,
distributor tunggal AQUA di Indonesia, memegang sisa 42%. Ada kegiatan spekulasi yang
meningkat dalam pasar saham AQUA selama enam bulan yang pertama semenjak ditawarkan
, mencapai ketinggian Rp. 15.000,- pada bulan July 1990. Pada paruh 1992, saham AQUA
mapan di Rp. 8.300,- dan sangat jarang diperdagangkan, membuat AQUA digunjingkan
sebagai saham yang paling tidak aktif di bursa efek Jakarta. Setahun kemudian saham-saham
AQUA telah jatuh menjadi Rp. 4.500,-.
Walaupun harga-harga saham tidak liquid seperti AQUA hanya sedikit, penurunan
harga saham mungkin mencerminkan ketidakpuasan investor dengan kenaikan yang relatif
kecil dalam keuntungan yang dilaporkan pada tahun 1992.Peraga 9 & 10 mengandung
laporan rugi/laba dan neraca. Laporan keuangan yang terlihat disini tercakup hanya asset dan
pendapatan dilaporkan oleh kantor pusat perusahaan dan Instalasi di Bekasi dan Citeureup.
Asset, pendapatan dan laba dari sisa Kelompok AQUA tidak dimasukkan. Tidak pernah jadi
yang terkecil, kesehatan keuangan AQUA adalah memuaskan. Dengan bunga deposito Bank
di Indonesia sekitar 16% dan 18% , AQUA harus menjaga return on equitynya disekitar 20%.
Hal ini telah dilakukan. Pengeluaran untuk operasi atau perluasan tidak nampak sebagai
masalah.
IV . KESIMPULAN
Langkah langkah sukses telah diambil oleh Tirto Utomo yang telah membesarkan
PT. AQUA Golden Mississippi menjadi perusahaan kelas Internasional merupakan rangkaian
strategi yang dijalankannya, kini Tirto harus menjawab tantangan yang dihadapinya yaitu :
Punyakah AQUA sumber-sumber daya untuk bersaing sukses dalam industri ini?
Membutuhkan waktu 20 tahun Tirto membangun perusahaanya kedalam pesaing kelas dunia.
Apa yang harus dilakukan untuk menjaga AQUA pada puncaknya ?
Hal ini telah dijawab Tirto Utomo dengan harga saham AQUA per tanggal 02 Mei
2001 sebesar Rp. 13.500,- per lembar, suatu harga yang cukup dibandingkan ketika pada saat

merosot hingga Rp. 4.500,- per lembar saham, menunjukkan sumber daya yang cukup berarti
sejajar dengan Sampurna dan Indosat maupun Telkom.
Yang harus dilakukan Tirto untuk menjaga AQUA pada puncaknya, hanyalah
mengulangi strategi yang telah dijalankannya berupa :
SET OF DECISIONS AND ACTIONS THAT RESULT IN THE FORMULATION
AND IMPLEMENTATION OF PLANS DESIGNED TO ACHIEVE COMPANYS
OBJECTIVES :
CRITICAL TASKS SHOULD BE ENGAGED :

9.

1.

ASSESS THE COMPANY S EXTERNAL ENVIRONMENT

2.

FORMULATE COMPANY S MISSION

3.

DEVELOP A COMPANY S PROFILE

4.

ANALYSE THE COMPANY S OPTIONS

5.

IDENTIFY THE MOST DESIRABLE OPTIONS

6.

SELECT A SET OF LONG TERM OBJECTIVES AND GRAND STRATEGIES

7.

DEVELOP ANNUAL OBJECTIVES AND SHORT-TERM STRATEGIES

8.

IMPLEMENT THE STRATEGIC CHOICES


EVALUATE THE SUCC