Anda di halaman 1dari 14

Praktik Elektronika Telekomunikasi

Jobsheet 3 : Penguat Tegangan Tak Membalik dengan Penguatan Tinggi

Praktik Elektronika Telekomunikasi


DAFTAR ISI

COVER
DAFTAR ISI...............................................................................................................2
A. Tujuan...................................................................................................................3
B. Dasar Teori...........................................................................................................3
C. Alat dan Bahan.....................................................................................................4
D. Langkah Percobaan..............................................................................................4
E. Gambar Hasil Percobaan.....................................................................................6
F. Analisis Data dan Perhitungan.............................................................................7
G. Jawaban Pertanyaan dan Tugas ..........................................................................12
H. Kesimpulan..........................................................................................................14

Jobsheet 3 : Penguat Tegangan Tak Membalik dengan Penguatan Tinggi

Praktik Elektronika Telekomunikasi


PERCOBAAN - 3
PENGUAT TEGANGAN TAK MEMBALIK DENGAN PENGUATAN TINGGI
(HIGH-GAIN NONINVERTING VOLTAGE AMPLIFIER)

I.

Tujuan
Setelah melaksanakan praktikum, menyusun rangkaian, memeriksa rangkaian dan
menganalisa data diharapkan mahasiswa dapat :
a. Merancang, merangkai, memeriksa, dan mengevaluasi penguat dengan perolehan
(gain) tinggi.
b. Menentukan impedansi output penguat operasional.
c. Memperhitungkan dan mengukur penguatan, penguat operasional.
d. Merancang rangkaian operasional amplifier sesuai dengan kebutuhan.

II.

Dasar Teori
Rangkaian Non Inverting (Tidak Membalik)
Penguat Tak-Membalik (Non-Inverting Amplifier) merupakan penguat sinyal
dengan karakteristik dasar bahwa Sinyal output yang dikuatkan memiliki fasa yang
sama dengan sinyal inputnya.
Penguat tak-membalik (non-inverting amplifier) dapat dibuat menggunakan
penguat operasional (Op Amp) seperti rangkaian berikut:
Rf

+ Vcc
R1

Vout

Vin
-

- Vcc

Gambar Rangkaian Non-Inverting


Impedansi masukan dari rangkaian penguat tak-membalik berharga sangat
tinggi. Tegangan positip VIN dihubungkan ke terminal masukan (+) Op-Amp, beda
tegangan pada masukan (-) dan (+) adalah sama dengan 0(nol). sehingga tegangan
masukan (Vin) sama dengan tegangan jatuh pada R1 dan tegangan keluaran (Vout) akan
sama dengan tegangan pada R1 ditambah dengan tegangan pada Rf ,Maka besarnya
penguatan tegangan rangkaian (Gain) penguat tak membalik bergantung pada harga Rin
dan Rf yang dipasang.
Jobsheet 3 : Penguat Tegangan Tak Membalik dengan Penguatan Tinggi

Praktik Elektronika Telekomunikasi


VIN
VOUT

= I.R1
= I(R1 +Rf)

VOUT

Gain Op-Amp

R1 Rf
VIN
R1

VOUT R1 Rf
Rf

1
VIN
R1
R1

Sedangkan bentuk sinyal penguatan antara sinyal output dan input dapat
digambarkan :

Keterangan :

= Sinyal Input
= Sinyal Output

III.

Alat dan Bahan yang Digunakan


a. IC MC 3403
b. Resistor berbagai nilai dari 1K hingga 100 K.
c. Kapasitor dari 0,001F hingga 10F
d. CRO
e. Generator Fungsi 10 Hz s/d 1 MHz
f. Multimeter Analog & Digital
g. Catu Daya 15 Volt

Jobsheet 3 : Penguat Tegangan Tak Membalik dengan Penguatan Tinggi

Praktik Elektronika Telekomunikasi


IV.

Langkah Percobaan
1. Sebelum percobaan dimulai, Mengisi tabel 1 dengan menghitung R3, menghitung
perolehan (gain) dalam dB. Untuk nilai R tersebut.
Tabel 1
Gain

R1 ,

R2, K

BW

10

100

0,9

100 KHz

100

100

9,9

10 KHz

1000

100

99,9

1 KHz

R3

Rin, M

Rout

Gain, dB

2. Menyiapkan catu daya ( Power Supply).


3. Memastikan catu daya pada kondisi OFF dan pengatur tegangan pada posisi
minimum.
4. Menghubungkan catu daya dengan tegangan jala-jala.
5. Membuat rangkaian seperti berikut:
C1 100pF

R2

1 Kohm

IC 3403
+15 Volt
(2)

(4)
C2 10uF
(1)

R1 100 ohm

(3)

Vin

RL

Vout
(11)
- -15 Volt

R3 100 ohm

Gambar 3.2. Rangkaian untuk percobaan 3 (Rangkaian Non-Inverting Penguatan Tinggi)

6. Memberikan sinyal kecil ke input (kira-kira 100mVp-p). Catatlah gain dari penguat.
Isilah tabel 1 untuk gain dan BW terukur.
7. Mengukur impedansi output pada gain 100. Dengan cara memasang rangkaian
kapasitor kopling C2 dan resistor beban RL. Dapat menggunakan beban variabel, nilai
resistansi beban yang menyebabkan Vout turun menjadi setengahnya adalah sama
dengan Rout.
8. Berapa nilai input puncak ke puncak yang tidak menyebabkan keluaran terpotong?

Jobsheet 3 : Penguat Tegangan Tak Membalik dengan Penguatan Tinggi

Praktik Elektronika Telekomunikasi


V.

Gambar Hasil Percobaan

Tabel 1 Pengamatan

Gain

R1 ()

R2 ()

BW

R3 ()

Gain, terukur

Gain, dB

10

10 K

1K

100 KHz

100

10,4091

20,34827

100

10 K

10 K

12 KHz

100

95,0910801

39,47096

1000

10 K

100 K

1 KHz

100

941,91

59,48019

Jobsheet 3 : Penguat Tegangan Tak Membalik dengan Penguatan Tinggi

Praktik Elektronika Telekomunikasi


VI.

Analisa Data
1. Percobaan 1 ( R1 = 100 , R2 = 1K , R3 = 1K , C =100 pF)

Xc =
Xc =
Xc = 15923,567

Gain terukur =

+1

=
= 10,4091

Rf = Xc // R2
= 15923,567 // 1000
+1
= 940,9108
Gain ,dB = 20 log Gain
= 20 log 10,4091
= 20,34827 dB

f rendah = 10 KHz
f cut off = 60 KHz
f tinggi = 100 KHz
F ( KHz )

Vout

Vin

Vout / Vin

10

20
30
40
50
60
70
80
95
100

3,95
3,9
3,8
3,6
2,8
2,4
2
1,2
0,4

4
4
4
3,8
3,6
3,6
4
4
4

0,9875
0,975
0,95
0,94
0,7
0,6
0,55
0,3
0,1

Jobsheet 3 : Penguat Tegangan Tak Membalik dengan Penguatan Tinggi

Praktik Elektronika Telekomunikasi

Gambar Semilog

Jobsheet 3 : Penguat Tegangan Tak Membalik dengan Penguatan Tinggi

Praktik Elektronika Telekomunikasi


2.

Percobaan 2 ( R1 = 100 , R2 = 10 K , R3 = 10K , C = 100 pF)

Xc =
Xc =
Xc = 159235,668

Gain terukur =

+1

+1

= 95,0910801

Rf = Xc // R3
= 159235,668 // 10000
= 9409,10801
Gain ,dB = 20 log Gain
= 20 log 95,0910801
= 39,47096 dB

f rendah = 1 KHz
f cut off = 10 KHz
f tinggi = 70 KHz
F ( KHz)

Vout

Vin

Vout / Vin

2
5
10
20
40
70

3,95
3,9
1,4
0,8
0,5
0.1

2
2
2
2
2
2

0,9875
0,975
0,70
0,4
0,25
0,05

Jobsheet 3 : Penguat Tegangan Tak Membalik dengan Penguatan Tinggi

Praktik Elektronika Telekomunikasi

Gambar Semilog

Jobsheet 3 : Penguat Tegangan Tak Membalik dengan Penguatan Tinggi

10

Praktik Elektronika Telekomunikasi

3. Percobaan 2 ( R1 = 100 , R2 = 100 K , R3 = 100K , C = 100 pF)

Xc =
Xc =
Xc = 1592356,687
Gain terukur =

+1

+1

= 941,91

Rf = Xc // R3
= 1592356,687 // 100000
= 94091,08016
Gain ,dB = 20 log Gain
= 20 log 941,91
= 59,48019 dB

f rendah = 20 Hz
f cut off = 950 Hz
f tinggi = 4,8 KHz

F ( Hz )

Vout

Vin

Vout / Vin

20

20

50
100
250
500
950
1K
1,8K
2,6K
4,8K

18,5
15
8,5
4
2,8
2,5
2,2
1,2
0,4

4
4
4
4
4
4
4
4
4

0,9875
0,975
0,95
0,94
0,7
0,625
0,55
0,3
0,1

Jobsheet 3 : Penguat Tegangan Tak Membalik dengan Penguatan Tinggi

11

Praktik Elektronika Telekomunikasi

Gambar Semilog

Jobsheet 3 : Penguat Tegangan Tak Membalik dengan Penguatan Tinggi

12

Praktik Elektronika Telekomunikasi


VII.

Tugas dan Pertanyaan


A. Tugas
1. IC MC3403 adalah IC dengan jumlah penguat opreasional di dalamnya ada
empat buah. Rancanglah sistem penguat beberapa tingkat dengan penguat
operasional tersebut. Catatlah hasilnya.

B. Pertanyaaan
1. Pada penguat inverting, jika resistor umpan balik R2 = 100 Kohm, dan R1 = 1
Kohm, maka penguatan dari penguat tersebut akan sama dengan
Jawab :

= +1

=+1
= 100 + 1

= 101 x

A(dB) = 20 log 101


= 40,09 dB
2. Dari data komponen IC MC3403, impedansi input typical adalah sebesar
Jawab : Impedansi input typical adalah sebesar 15V
3. Dengan mengganti kapasitor kopling C2 menjadi lebih besar maka akan
menyebabkan batas frekuensi bawah menjadi
Jawab : Batas frekuensi bawah menjadi kecil karena kapasitor yang terdapat pada
umpan balik akan menyebabkan perubahan batas frekuensi atas karena
mempengaruhi impedansi output.

Jobsheet 3 : Penguat Tegangan Tak Membalik dengan Penguatan Tinggi

13

Praktik Elektronika Telekomunikasi


VIII.

Kesimpulan

Penguatan terbesar yang kami amati terdapat pada frekuensi masukan pada tabel 3
dengan nilai penguatan sebesar 59,48019 dB

Penguatan terkecil menurut pengamatan penghitungan terjadi pada frekuensi pada


table 1 dengan nilai penguatan 20,34827 dB

Besarnya frekuensi cut off adalah 1592356 Hz

Gain terukur paling kecil berada di tabel pengamatan 1 sebesar 10,4091

Gain terukur paling besar berada di tabel pengamatan 3 sebesar 941,91

Jobsheet 3 : Penguat Tegangan Tak Membalik dengan Penguatan Tinggi

14